Anies Mulai Mengacau Ibu Kota?


Pertandingan sepak bola di Indonesia sering rusuh namun umumnya aman. Kenapa demikian? Karena, secara NALURI semua orang mau menang sendiri dan bebas bertindak seenak jidatnya untuk memaksakan keinginannya atau ngamuk bila keinginannya tidak dipatuhi. Kerusuhan sepak bola terjadi karena orang-orang memprovokasi masyarakat untuk melampiaskan keinginannya dan kemarahannya seenak jidatnya.

Itulah jurus yang digunakan oleh para pemimpin PKI dan Komunis dunia untuk memaksa pemerintah dan partai lain atau lawan, agar memenuhi keinginannya. Jurus itulah yang digunakan oleh Belanda waktu GANYANG Cina tahun 1740. Jurus itu terbukti manjur sekali, itu sebabnya terus digunakan sampai hari ini. Masyarakat menjadi BERINGAS dan kehilangan AKAL SEHAT, yang penting GANYANG.

Jurus itulah yang digunakan oleh Mayor Jenderal Robert Mansergh, pemimpin pasukan Britania Raya, untuk memprovokasi pasukannya untuk membumi-hanguskan Surabaya. 16,000 pejuang Indonesia tewas dan 200,000 rakyat sipil mengungsi dari Surabaya. Sementara 2.000 tentara Britania Raya, tewas. Kita memperingati peristiwa itu sebagai, “Hari Pahlawan 10 November.” Untuk mengagung-agungkan KEBERANIAN orang Indonesia? Orang Inggris dan India yang terlibat dalam perang tersebut juga tidak kalah beraninya.

Kejadiannya sudah lewat dan sejarah mencatat bahwa peristiwa itu dipicu oleh KEBERANIAN namun oleh KETIDAKTAHUAN tentara India bahwa GENCATAN senjata sudah berjalan sehingga menembak membabibuta. KETIDAKTAHUAN masyarakat Surabaya bahwa Brigadir Mallaby sudah mengatasi masalahnya dengan nekad menerobos pasukan India dan memerintahkan mereka berrhenti menembak.

Setengah jam kemudian massa di alun-alun bergolak dan dua senapan Bren menyalak dari barak tentara India. Kita tidak tahu, itu untuk menakut-nakuti atau membunuh kerumunan di alun-alun? Kita juga tidak tahu, siapa yang menembak? Faktanya Brigadir Mallaby tertembak di mobilnya. Kita hanya bisa berpikir logis bahwa, kalau bukan berusaha untuk MENENANGKAN, mustahil dia gentayangan naik mobil ketika suasana rusuh.

MENANG jadi arang, kalah jadi ABU. Sama-sama BERANI dan sama-sama tidak takut mati. Hasilnya: kedua belah pihak RUGI besar bahkan yang tidak ikut berperang justru paling banyk jadi korban. Bagaimana dengan kerusuhan yang kita sebut G30S PKI?

3 juta lebih rakyat Indonesia mati. Untuk apa anda membunuhi orang-orang sebanyak itu? Demi NKRI lalu membunuhi sesama manusia, sesama orang Indonesia, sesama masyarakat sendiri? Mengenaskan. Namun itu sudah TERJADI. Mustahil saling menyalahkan karena sekarang kita tahu kejadiannya dengan gamblang. Bukan karena JAHAT namun karena SUDAH DIBUTAKAN yang disebut KERUSUHAN SEPAK BOLA Indonesia. Ketika kerusuhan berakhir, kita baru tahu betapa besarnya kerugiannya untuk Indonesia. MENANG jadi arang, kalah jadi ABU.

Menuduh TENTARA pengecut membunuhi rakyat tanpa senjatah? Menuduh UMAT beragama sadis mendompleng TENTARA membunuhi orang-orang PKI? Mustahil. Karena kita sudah melihat yang dilakukan balatentara Britania Raya terhadap masyarakat surabaya. Untung saja ada para pejuang yang lalu membedung serangan tentara Britania Raya. Bila tidak, bukankah korbannya akan menggunung karena tentara Inggris itu sudah DIBUTAKAN belas kasihannya sehingga yang dilakukannya hanya GANYANG siapa saja di depan sana.

Kisanak, apa yang sedang dilakukan oleh Anies Sandi saat ini? Tentu saja MULAI MENGACAU IBU KOTA. Kenapa begitu? Bagaimana caranya? Jalan di Tanah Abang dia tutup untuk dijadikan tempat PKL jualan. Untuk apa? Untuk membangun BASIS kerusuhan begitu disulut. ha ha ha …

Para preman bebas mengubah lahan parkir pemerintah menjadi lahan parkir LIAR. Masyarakat yang tidak mau membayar diintimidasi. Cepat atau lambat masyarakat akan MARAH dan mulai menyalahkan Satpol PP sebagai gentong nasi tidak berguna. Kalau Satpol PP disulut rasa MALU-nya, bukankah muncul perang melawan preman?

Monas (Monumen Nasional) sudah menjadi ajang bancakan Even Organizer untuk mengumpulkan banyak orang. Kalau ada yang menyulut, bukankah Istana Merdeka dekat sekali untuk DILEMPARI?

Sebentar lagi, siapa saja boleh jadi tukang beca dimana saja. Tentu saja para tukang becak akan menjadi bulan-bulanan dimarahin karena LELET dan bikin MACET oleh para pengendara bermotor?

Sebentar lagi siapa saja bleh berebut dagang di Waduk Pluit. Kalau PKL ditertipkan, mereka pasti MARAH. Kalau MARAH, bukankah muncul kerusuhan?

Devide At Impera, artinya pecah belah alias adu domba. Masyarakat VS masyarakat. Masyarakat VS Pemkot. Pemkot VS Kementrian. Pemerintah Pusat VS Pemerintah Daerah. Kalau dibiarkan bukankah Indonesia akan PECAH BELAH? Karena para penguasa mengaku dirinya PRIBUMI artinya PENGUASA BUMI alias KHILAFAH?

Siapa saja bisa mengaku-aku dirinya KHILAFAH alias PRIBUMI dan mengaku BERJUANG demi KHILAFAH karena KHILAFA hanya sebuah KATA dalam bahasa ARAB yang artinya PENGUASA alias PEMIMPIN. Dan PRIBUMI artinya orang yang LAHIR di BUMI ini?

Setiap panglima menghadapi lima bahaya: Bila nekad, dia mudah terbunuh. Bila penakut, dia mudah ditawan. Bila pemarah, dia mudah dihasut. Bila sombong, dia mudah dihina. Bila mencintai rakyatnya, dia mudah diusik. Kelima hal tersebut, selain membahayakan seorang panglima, juga membahayakan negara karena mendatangkan bencana bagi bala tentaranya. Mengubah rencana dan mengorbankan anak buah sia-sia terjadi akibat lima bahaya tersebut, itu sebabnya, jangan biarkan hal itu terjadi. Sunzi 8:4 – jiubian

Wahai Presiden Indonesia, wahai bapak Jokowi, wahai Panglima Tertinggi Kami, berhati-hatilah menghadapi KELIMA BAHAYA tersebut di atas karena bila LENGAH, anda pasti JADI bulan-bulanan. Wahai LHILAFAH INDONESIA, jangan terlenah. Mari kita kekeh jumekeh menjaga INDONESIA RAYA.

#IndonesiaRaya #Pribumi #Khilafah #PribumiItuKhilafah #AniesGakBener #DukungJokowi2Periode #KhilafahIndonesia

2 thoughts on “Anies Mulai Mengacau Ibu Kota?

  1. berkat anies nama tuhan dipuji. pkl bilang puji tuhan bisa dagang ditrotoar bahkan ditengah jalan. omset penjualan pasti bertambah. puji tuhan pabrik becak bisa buka lagi nich. puji Tuhan bisa bernostalgia naik beca keliling jakarta. sekalian usul ke pak anies ,becak boleh lewat jalan tol. biar pak anies bisa naik becak dari jakarta ke kuningan kalo mudik lebaran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.