Siapakah Yesus? Bukan hanya hari ini, bahkan Alkitab mencatat bahwa, sejak Yesus mengajar, bukan hanya masyarakat Israel dan murid-murid-Nya saja, bahkan Yesus sendiri mempertanyakan, “Siapakah Aku ini?”
Kata malaikat itu kepadanya: “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya, dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan.” Lukas 1:30
Kata Maria kepada malaikat itu: “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?” Lukas 1:34
Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus (pneuma hagios) akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi (hupsistos) akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. Lukas 1:35
Siapakah Yesus? Ayat di atas adalah berita yang disampaikan oleh malaikat Gabriel kepada Maria. Apakah ramalan (nubuatan) Gabriel digenapi? Kita bisa mengujinya dengan yang tercatat di keempat kitab Injil, Matius, Markus, Lukas dan Yohanes. Kalau tidak digenapi kita bisa menyebut Gabriel pembual. Kalau digenapi kita bisa memujinya malaikat sejati.
Yesus Adalah Roh Kudus
ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup. Kejadian 2:7
Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging. Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu. Kejadian 2:21-22
Siapakah Yesus? Dia adalah Roh Kudus (pneuma hagios) artinya roh yang dikhususkan untuk melakukan tugas khusus. Atas kuasa Yang Mahatinggi (hupsistos) roh itu dimasukan ke dalam rahim Maria kemudian dikandung dan dilahirkan sebagai manusia.
Kerabatku sekalian, berdasarkan catatan Alkitab maka di alam semesta ini ada tiga jenis makluk yang menyerupai manusia namun bukan manusia sejati seperti kita. Ketiga makluk itu adalah Adam dan Hawa serta Yesus. Ketiganya tidak dibuahi oleh sperma dan telor. Manusia sejati adalah manusia yang dibentuk dari sperma dan telor.
Nubuatan malaikat Gabriel digenapi buktinya Yesus pun lahir melalui perawan Maria.
Namanya Yesus
tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus. Matius 1:25
Nubuatan malaikat Gabriel digenapi karena Maria dan suaminya Yusuf menamai-Nya, “Yesus,”
Raja Israel
Pilatus bertanya kepada-Nya: “Engkaukah raja orang Yahudi?” Jawab Yesus: “Engkau sendiri mengatakannya.” Lukas 23:3
Yesus menjawab: “Engkau tidak mempunyai kuasa apapun terhadap Aku, jikalau kuasa itu tidak diberikan kepadamu dari atas. Sebab itu: dia, yang menyerahkan Aku kepadamu, lebih besar dosanya.” Yohanes 19:11
Dan Pilatus menyuruh memasang juga tulisan di atas kayu salib itu, bunyinya: “Yesus, orang Nazaret, Raja orang Yahudi.” Banyak orang Yahudi yang membaca tulisan itu, sebab tempat di mana Yesus disalibkan letaknya dekat kota dan kata-kata itu tertulis dalam bahasa Ibrani, bahasa Latin dan bahasa Yunani. Maka kata imam-imam kepala orang Yahudi kepada Pilatus: “Jangan engkau menulis: Raja orang Yahudi, tetapi bahwa Ia mengatakan: Aku adalah Raja orang Yahudi.” Jawab Pilatus: “Apa yang kutulis, tetap tertulis.” Yohanes 19:19-22
Kapan Yesus menjadi raja Israel? Ketika dia disalibkan. Pada saat itulah penguasa Romawi yaitu gubernur Pontius Pilatus mengangkat Yesus menjadi raja orang Yahudi. Dan sejak itu kekuasaan Yesus sebagai raja orang Yahudi tidak pernah berkesudahan sampai hari ini bahkan sampai selama-lamanya.
Anak Domba Allah
Dan ketika ia melihat Yesus lewat, ia berkata: “Lihatlah Anak domba (amnos) Allah!” Yohanes 1:36
Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: “Lihatlah Anak domba (amnos) Allah, yang menghapus dosa dunia. Yohanes 1:29
Ibu Yohanes Pembaptis, Elisabet bersahabat dengan Maria ibu Yesus. Kemungkinan besar, selain saling bersahabat, Yohanes Pembaptis juga tahu riwayat kelahiran Yesus. Itu sebabnya dia menyebut Yesus Anak domba Allah.
Gelar itu dia gunakan untuk menyatakan bahwa Yesus bukan manusia biasa seperti kita karena Yesus adalah makluk spesial walaupun wujudnya seperti manusia.
Yesus Disebut Anak Allah
Kata Natanael kepada-Nya: “Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!” Yohanes 1:49
Dan orang-orang yang ada di perahu menyembah Dia, katanya: “Sesungguhnya Engkau Anak Allah.” Matius 14:33
Maka jawab Simon Petrus: “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!” Matius 16:16
Kepala pasukan dan prajurit-prajuritnya yang menjaga Yesus menjadi sangat takut ketika mereka melihat gempa bumi dan apa yang telah terjadi, lalu berkata: “Sungguh, Ia ini adalah Anak Allah.” Matius 27:54
Dari banyak orang keluar juga setan-setan (daimonion) sambil berteriak: “Engkau adalah Anak Allah.” Lalu Ia dengan keras melarang mereka dan tidak memperbolehkan mereka berbicara, karena mereka tahu bahwa Ia adalah Mesias. Lukas 4:41
Malaikat Gabriel menyatakan bahwa Yesus bukan Anak Allah karena dia menubuatkan bahwa setelah besar Yesus akan disebut Anak Allah. Kalau memang Anak Allah, Yesus tidak perlu tumbuh menjadi besar dulu baru disebut Anak Allah.
Ayat-ayat di atas mencatat tentang orang-orang yang menyebut Yesus sebagai Anak Allah. Dari mana mereka tahu bahwa Yesus adalah anak Allah? Kisanak, orang-orang tersebut sama sekali tidak punya pengetahuan yang berotoritas untuk untuk menyatakan bahwa Yesus adalah Anak Allah.
Di samping itu, kepada setan-setan (daimonion) Yesus sendiri menyangkal bahwa diri-Nya adalah Anak Allah, itu sebabnya dia melarang roh-roh itu menyebutnya dan menghormatinya sebagai Anak Allah.
Yesus Bukan Anak Allah
Orang-orang yang lewat di sana menghujat Dia dan sambil menggelengkan kepala, mereka berkata: “Hai Engkau yang mau merubuhkan Bait Suci dan mau membangunnya kembali dalam tiga hari, selamatkanlah diri-Mu jikalau Engkau Anak Allah, turunlah dari salib itu!” Matius 27:39-40
Dan setelah hari siang berkumpullah sidang para tua-tua bangsa Yahudi dan imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu mereka menghadapkan Dia ke Mahkamah Agama mereka, katanya: “Jikalau Engkau adalah Mesias (Christos), katakanlah kepada kami.” Jawab Yesus: “Sekalipun Aku mengatakannya kepada kamu, namun kamu tidak akan percaya; dan sekalipun Aku bertanya sesuatu kepada kamu, namun kamu tidak akan menjawab. Mulai sekarang Anak Manusia sudah duduk di sebelah kanan Allah Yang Mahakuasa.” Kata mereka semua: “Kalau begitu, Engkau ini Anak Allah?” Jawab Yesus: “Kamu sendiri mengatakan, bahwa Akulah Anak Allah.” Lalu kata mereka: “Untuk apa kita perlu kesaksian lagi? Kita ini telah mendengarnya dari mulut-Nya sendiri.” Lukas 22:66-71
Orang-orang dijalanan bahkan anggota-anggota Mahkamah Agama Yahudi yang terdiri dari para tua-tua, imam-imam dan ahli-ahli Taurat, mustahil adalah orang-orang yang memiliki pengetahuan yang berotoritas bahwa Yesus adalah Anak Allah.
Anak Allah adalah Hawa
Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar (wadak) dan rupa Kita (roh), supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.” Kejadian 1:26
Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya (wadak), menurut gambar (wadak) Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Kejadian 1:27
Kerabatku sekalian, kalau saja selama ini kita tidak disesatkan dengan doktin Allah Tritunggal oleh para sarjana teologi Kristen maka tidak sulit bagi kita untuk mengerti dengan gamblang bahwa Akitab mengajarkan keberadaan dua Allah yaitu:
Allah yang berfirman dan Allah yang menciptakan. Allah yang berfirman adalah Allah yang menyatakan kehendak-Nya sedangkan Allah yang menciptakan adalah Allah yang mewujudkan kehendak Allah yang berfirman.
Allah yang berfirman menjadikan manusia (Adam) menurut gambar (wadak) dan rupa-Nya (roh) sedangkan Allah yang menciptakan lalu menciptakan manusia (Adam) itu menurut gambar-Nya (wadak). Itu berarti Adam adalah gambar (wadak) dan rupa (roh) Allah.
Dengan demikian maka Hawa adalah Anak Adam alias Anak Allah. Sementara semua manusia yang dilahirkan oleh Hawa adalah anak-anak manusia sebab Hawa adalah Anak Manusia karena Adam adalah Manusia.
Siapakah Yesus?
Yesus adalah anak domba Allah. Yesus bukan Anak manusia. Yesus juga bukan Anak Allah. Dia adalah Roh Kudus yang menjadi manusia. Dia adalah anak domba Allah yang dikorbankan untuk menebus dosa. Menebus dosa, bukan menebus manusia. Manusia tidak pernah ditebus apalagi oleh Iblis. Yang ditebus adalah dosa.
Dosa artinya kekurangan kemuliaan Allah. Menebus dosa artinya menambahkan kemuliaan Allah kepada manusia.
Bengcu menulis
@ Ketiga ayat di atas dikenal sebagai amanat Yesus Kristus.
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, Matius 28:19
JAWAB : Mat 28:19 yang anda tulis ternyata dikatakan dibuat di Roma oleh gereja . Yang menyatakan ini adalah Joseph Ratzinger semasa menjadi kardinal yang kemudian menjadi Paus Benedictus VII
setelah saya pelajari lebih lanjut , saya condong membenarkan pernyataan tersebut sebagai sisipan berdasar fakta bahwa sepeninggal Yesus ,tak ada satupun dari 12 murid Yesus yang menjadikan semua bangsa menjadi murid Yesus,. kedua belas murid Yesus hanya mengajar kepada bangsa Yahudi saja
Kis 11:19 Sementara itu banyak saudara-saudara telah tersebar karena penganiayaan yang timbul sesudah Stefanus dihukum mati. Mereka tersebar sampai ke Fenisia, Siprus dan Antiokhia; namun mereka memberitakan Injil kepada orang Yahudi saja.
kedua belas murid Yesus nampaknya konsisten dengan misi Yesus yang hanya untuk bangsa Israel saja
Mat 15:24 Jawab Yesus: “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.”
dan juga perintah Yesus kepada mereka sebelumnya
Mat 10:
5 Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: “Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria,
6 melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.
Petruspun dinyatakan oleh Paulus hanya mau menginjili orang orang bersunat (yahudi) saja
Gal 2:7 Tetapi sebaliknya, setelah mereka melihat bahwa kepadaku telah dipercayakan pemberitaan Injil untuk orang-orang tak bersunat, sama seperti kepada Petrus untuk orang-orang bersunat
so semakin menguatkan indikasi kepalsuan Mat 28:19 tak pernah diucapkan dari mulut Yesus
lebih lebih dari cara pembaptisan para murid yang tanpa memakai formula trinitas ( Bapa , Putra dan Roh Kudus )
Kis 2:38 Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.
jelas mengindikasikan bahwa kedua belas murid Yesus tak pernah mendengar perintah pembaptisan dengan formula trinitas
dan yang semakin membuka kepalsuan Mat 28:19 versi gereja kristen adalah kitab Matius berbahasa Ibrani yang tak ada mencantumkan perintah mengajar semua bangsa dan juga tak ada perintah pembaptisan dengan formula trinitas
Matt 28:19-20 “Go and teach them to carry out all the things which I have commanded you forever.”
terjemahan : Pergilah dan ajari mereka untuk menjalankan semua yang telah kuperintahkan kepadamu selamanya
http://jesus-messiah.com/apologetics/catholic/matthew-proof.html
bagaimana tanggapan anda suhu Hai Hai ?
Baca alkitab dari Kejadian sampai Wahyu dulu baru bicara nak. ha ha ha
Wow … anda mau belajar tentang Allah Tritunggal ya? Baca Alkitab dari Kejadian sampai Wahyu dulu nak. setelah itu silahkan dech baca blog suhu haa hai tentang Allah Tritunggal.
https://bengcumenggugat.wordpress.com/tag/tritunggal/page/2/
Orang-orang Yahudi itu berkata seorang kepada yang lain: “Ke manakah Ia akan pergi, sehingga kita tidak dapat bertemu dengan Dia? Adakah maksud-Nya untuk pergi kepada mereka yang tinggal di perantauan, di antara orang Yunani, untuk mengajar orang Yunani? Yohanes 7:35
Di antara mereka yang berangkat untuk beribadah pada hari raya itu, terdapat beberapa orang Yunani. Orang-orang itu pergi kepada Filipus, yang berasal dari Betsaida di Galilea, lalu berkata kepadanya: “Tuan, kami ingin bertemu dengan Yesus.” Yoh 12:20-21
Sebelum yesus disalibkan, mereka sudah mulai berpikir untuk menginjili orang asing. Kisah hari turunnya Roh Kudus adalah bukti bahwa murid-murid sudah terpacu untuk menginjili orang asing. Baca lagi ajaran Paulus tentang orang asing.
Mas, kalau umat Islam kan ada rukun Islam yg mewajibkan pergi Haji jika mampu.
Apakah di Kristen ada kewajiban pergi ke kota suci tertentu, Bethlehem, Nazareth, atau Vatikan? (maaf saya newbie tapi kepo soal ini)
Mohon tanggapannya, terimakasih!
Di kekristenan TIDAK ada ajaran untuk ZIARAH ke kota-kota apalagi gereja-gereja yang dianggap SUCI. Namun saat ini, bahkan sejak dulu kala, banyak orang yang MENCARI keuntungan dengan menyebar HOAX bahwa berziarah ke kota-kota dan gereja-gereja itu mendatangkan PAHALA. Saat ini banyak PENDETA yang mengajarkan untuk ziarah ke Israel karena mereka bekerja sama dengan TOUR dan TRAVEL bila piknik BARENG.
menurut sy sih… udahlah biarin ajaran yg sesat itu dulu..
karena, saya menyimpulkan alkitab ini penuh tafsiran yg merupakan wujud dari harapan para penafsirnya.
harapan = baik = terang.
tetapi, ketika bilamana waktunya tiba.. yah harus siap menerima yang “gelap”.
dan menga-amini sebagai suatu kesatuan.
kebanyakan orang kristen mengatakan “Tuhan mahakasih ,, makanya aku mengasihi-nya terlebih dahulu”.
okay.. tetapi bagaimana bila Tuhan yang engkau sembah selama ini.. ternyata juga punya “flaw” / atau kekurangan?
apa kamu mau menerimanya? Tuhan-tuhanan kristen kan berdasarkan harapan orang banyak yang tidak tercapai di proyeksikan dalam bentuk ” yang serba “YANG”.. pokoknya yang baik”..
kalau marah.. ada yang bilang ” kemarahan kudus .. cemburu.. cemburu yang kudus”..
ada lagi yang ngomong” yin dan yang itu tidak alkitabiah”.. padahal ini orang pendeta.. etnis tionghoa lagi..
WADAW.. ane aja yang pribumi begitu respek dengan ajaran” filsafat tiongkok kuno..
semangat om bengcu.. ditunggu seri kitab wahyu-nya”
hai hai
on 24/12/2017 at 8:17 pm said:
0 0 Rate This
Di kekristenan TIDAK ada ajaran untuk ZIARAH ke kota-kota apalagi gereja-gereja yang dianggap SUCI. Namun saat ini, bahkan sejak dulu kala, banyak orang yang MENCARI keuntungan dengan menyebar HOAX bahwa berziarah ke kota-kota dan gereja-gereja itu mendatangkan PAHALA. Saat ini banyak PENDETA yang mengajarkan untuk ziarah ke Israel karena mereka bekerja sama dengan TOUR dan TRAVEL bila piknik BARENG.
Reply ↓
SETUJU….
Itu kan dagang. Namanya juga usaha?
kok gak nyambung sih jawabannya