
Lot: Google
Benarkah Lot serakah itu sebabnya ketika diberi kesempatan dia pun memilih kota Sodom dibandingkan tanah Kanaan sehingga selain kehilangan semua harta dan para gembalanya dia bahkan kehilangan istrinya? Bohong!
Kejadian 13:1-13 mencatat bahwa bukan Lot namun Abrahamlah yang mengajak berpisah karena mereka masing-masing sangat kaya-raya sehingga negeri itu tidak cukup besar untuk keduanya. Bukan Lot namun Abrahamlah yang memberi Lot kesempatan untuk memilih.
Sejak meninggalkan Haran, Abraham memang menyukai tanah Kanaan, itu sebabnya setelah meninggalkan Kanaan lalu mengembara sampai ke Mesir Abraham kembali lagi ke tanah Kanaan dan kembali ke pohon terbantin di Memre.
dan ia berkata: “Saudara-saudaraku, janganlah kiranya berbuat jahat. Kamu tahu, aku mempunyai dua orang anak perempuan yang belum pernah dijamah laki-laki, baiklah mereka kubawa ke luar kepadamu; perbuatlah kepada mereka seperti yang kamu pandang baik; hanya jangan kamu apa-apakan orang-orang ini, sebab mereka memang datang untuk berlindung di dalam rumahku.” Kejadian 19:7-8
Keluarlah Lot, lalu berbicara dengan kedua bakal menantunya, yang akan kawin dengan kedua anaknya perempuan, katanya: “Bangunlah, keluarlah dari tempat ini, sebab TUHAN akan memusnahkan kota ini.” Tetapi ia dipandang oleh kedua bakal menantunya itu sebagai orang yang berolok-olok saja. Kejadian 19:14
Kerabatku sekalian, Alkitab mencatat dan membuktikan bahwa Lot dan anak istrinya serta kedua calon menantunya adalah orang-orang saleh. Tindakan Lot menerima kedua malaikat itu di rumahnya adalah bukti bahwa dia murah hati. Tindakannya tanpa ragu untuk mengorbankan kedua anak perempuannya demi kedua tamunya membuktikan bahwa dia memiliki hati yang teguh.
Lot dan istrinya mendidik kedua anak perempuannya dengan baik. Kedua anak perempuan Lot yang tetap perawan membuktikan bahwa selain mereka kedua calon suami mereka pun adalah orang saleh.
Bertobatlah hai para sarjana teologi yang selama ini memfitnah Lot dan keluarganya sebagai orang-orang jahat dan bukalah matamu hai orang-orang Kristen bahwa Lot dan keluarganya termasuk kedua calon mantunya adalah orang-orang saleh.
Kenapa aja elu TANYAIN aja seluruh sarjana teologi? Nanti kan ketahuan kalau suhu hai hai membual? ha ha ha ha …
Orang kayak apa si Lot? Tanya dia dong? kok tanya gua? Gua kan hai hai, bukan Lot? ha ha ha ha …
Aldy Tan, belajar itu asyik bukan? Baca ayat-ayatnya bila perlu periksa ke bahasa aslinya. Kitab Kejadian DITULIS oleh Musa atas KESAKSIAN dan PERINTAH YHWH. YHWH memang JAHAT namun dia TIDAK cerdas. Itu sebabnya penipuannya TIDAK sulit untuk dipahami.
Petrus tidak 100% benar. PErjanjian Baru juga mencatat KESALAHAN PEtrus dengan Gamblang. Kalau petrus saha BISA membual, itu berarti Yudas juga bisa membual dan Paulus juga belum tentu 100% benar. Itu sebabnya PEtrus mengajarkan agar MENGUJI dan MEMAGANG yang BENAR.
Tetapi mereka berkata: “Enyahlah!” Lagi kata mereka: “Orang ini datang ke sini sebagai orang asing dan dia mau menjadi hakim atas kita! Sekarang kami akan menganiaya engkau lebih dari pada kedua orang itu!” Lalu mereka mendesak orang itu, yaitu Lot, dengan keras, dan mereka mendekat untuk mendobrak pintu. Kejadian 19:9
Coba anda CARI tahu, Kenapa orang-orang itu MENUDUH Lot mau MENJADI HAKIM atas orang-orang Sodom? Siapa yagn BICARA itu? Orang-orang SODOM atau YHWH yang sedang MENGHASUT orang Sodom untuk MEMusnahkan Lot sekeluarganya? ha ha ha ha ….
Gak berani sebut nama namun menuduh, itu namanya fitnah. Lagakmu sih boleh bilang :
Bertobatlah hai para sarjana teologi yang selama ini memfitnah Lot dan keluarganya sebagai orang-orang jahat dan bukalah matamu hai orang-orang Kristen bahwa Lot dan keluarganya termasuk kedua calon mantunya adalah orang-orang saleh.
Tapi ditanya siapa orangnya yg fitnah, malah diem dan melongo. Rupanya kamu asal mbacot doang beng, kan kampret namanya hehe
Yang nanya soal lot denganmu siapa beng ? gak ada, jangan geer dong.
lapor polisi saja bang. ha ha ha ha …
Kampret dikepret aja. Pret pret pret. Beres. Hehe
bagaimana dengan cerita Daud yang karena hendak ingin meniduri batsyeba lalu mengirimkan suami batsyeba ke depn medan perang supaya ia mati… apakah ini termasuk perbuatan saleh atau bukan mohon penjelasannya
menurut kejadian 13;1-18 terjadi pertengkaran antara gembala karena sumber daya yang tidak cukup… lalu abraham secara eksplisit mengisyaratkan kalau lahan tidak cukup, janganlah bertengkar segeralah pergi mencari lahan lain karena semua belah dunia terbuka untukmu… kemudian lot melihat bahwa perkataan abraham ada benarnya maka dia pun pergi ke daerah Yordan…
kalau melihat ayat 10 saja maka bisa bisa saja diintepretasikan bahwa lot rakus… padahal kalau dibaca dari awal sampai akhir bisa disimpulkan pertengkaran berakhir damai karena akhirnya ada salah satu pihak yang pergi dari daerah tersebut…
coba dibaca lebih dalam lagi tentang lot, kejadian 19:1 ia menyonsong dua malaikat di gerbang sodom…
19:4 ada orang sodom ingin mengepung dan memaksa malaikat itu keluar. 19:7 lot mengingatkan kepada orang sodom agar jangan berbuat jahat . 19:8 ia menawarkan anaknya demi melindungi malaikat tersebut.. 19:10 malaikat menarik tangan lot masuk.. 19:11 malaikat membutakan orang sodom dan menyelamatkan lot dari tempat itu.. 19:13 sembari menyelamatkan lot malaikat bertanya siapa kaummu lagi karena kota tersebut akan dihancurkannya.. 19:14 lot mengajak bakal menantunya namun karena kebodohan bakal menantunya yang tidak percaya maka lot tinggalkan mereka.. 19:15 lot beserta anak istri meninggalkan kota saat fajar. 19:17 malaikat menyuruh mereka lari jgan toleh ke belakang.. 19:26 sungguh sayang karena istrinya menengok maka iapun mati…
19:31 karena kasihan kepada ayahnya yang tidak memiliki keturunan lain ( pria) maka anak wanita ini memabuki ayahnya supaya hamil guna menyambung keturunan…
bro orang asing itu malaikat… jika ia dan keluarga tidak saleh lantas mengapa malaikat menyelamatkan lot dari kehancuran kota sodom? please lebih jeli dalam membaca alkitab?
menantu lot itu orang bodoh…. tidak ada hubungan antara bodoh dan saleh.. saleh itu tidak berbuat dosa kalau bodoh itu karena kurang belajar..
kalau anda melihat anaknya dari perspektif meniduri ayahnya dianggap tidka saleh maka itu bisa bisa saja.. tapi jika anda menilai bahwa karena kasihan dan ingin berbakti kepada ayahnya dengan menyambung keturunan keluarga maka bisa saja itu disebut saleh….
INGAT pada jaman dahulu standar moral kawin dengan keluarga itu adalah hal normal dan lumrah… coba cek cerita ADAM dan Hawa yang kawin mawin dengan sesama keluarganya untuk memenuhi bumi…
kejadian 19:21 Sahut malaikat itu kepadanya: “Baiklah, dalam hal inipun permintaanmu akan kuterima dengan baik; yakni kota yang telah kau sebut itu tidak akan kutunggangbalikkan… ini adalah ayat dimana bukti lot diselamatkan oleh malaikat itu
jika anda menganggap incest pada jaman itu adalah sesuatu yang terlarang dan berdosa maka anda akan tercengang dengan ayat di bawah ini:
kejadian 20:11 Lalu Abraham berkata: “Aku berpikir: Takut akan Allah tidak ada di tempat ini; tentulah aku akan dibunuh karena isteriku.
20:12 Lagipula ia benar-benar saudaraku, anak ayahku, hanya bukan anak ibuku, tetapi kemudian ia menjadi isteriku.
20:13 Ketika Allah menyuruh aku mengembara keluar dari rumah ayahku, berkatalah aku kepada isteriku: Tunjukkanlah kasihmu kepadaku, yakni: katakanlah tentang aku di tiap-tiap tempat di mana kita tiba: Ia saudaraku.”
apakah kawin dengan saudara seayah lain ibu bisa dianggap incest? lantas apakah abraham orang bejat?
Siapa yang berwenang menentukan dia saleh atau tidak saleh ? tentunya yang bisa menentukan demikian adalah Dia alias YHWH. Kembali lagi dalam cerita lot ini, YHWH tidak menganggap lot adalah orang saleh, karena awalnya YHWH akan memusnahkan seluruh kota sodom dan gomora tanpa terkecuali, tanpa mengingat ada lot dan keluarganya disitu.
Namun kemudian YHWH bercerita ttg niat penghancurannya itu kepada Abraham, dan Abraham timbul belas kasihnya dan kemudian melakukan tawar menawar, yang akhirnya disepakati apabila ada 10 orang benar (saleh ?) saja disana, maka kota itu tidak akan dihancurkan.
Demikianlah diutus dua orang malaikat untuk menghitung apakah ada 10 orang benar disana. Disinilah kecerdikan lot muncul, dia melihat peluang agar mendapatkan keuntungan yaitu agar diselamatkan dengan cara mencari muka kepada dua malaikat tsb, dengan seolah melakukan penjaminan keselamatan malaikat itu dengan menukar dua orang anak gadisnya. Padahal lot tahu dua orang ini malaikat, punya kemampuan “super”, tak perlu dibela oleh lot (wong niatnya mau menghancurkan kok, pasti sudah siap dengan senjatanya), dua malaikat ini juga bisa dengan mudah membinasakan massa yang mengepungnya. Dan lagi lot juga tahu kalau yang mengepungnya gak doyan perempuan, jadi anaknya pasti aman, cerdik gak tuh ?
Misalnya nih, kamu punya anak, lalu kamu beritahu anakmu kalau akan ada bahaya datang dan mengajaknya pergi, lalu anakmu tidak mau dan malah mengangap kamu lagi berolok-olok, itu tandanya anakmu bodoh atau anakmu kurang ajar ? kalau kamu jawab anakmu bodoh bukan kurang ajar, ya saya bisa bilang apa lagi ? kan anak gak jatuh jauh dari bapaknya hehe. Misalnya lagi anggap bukan anakmu deh, tapi calon menantumu yang begitu, kurang ajarkan namanya, masakan omongan calon mertua dianggap stand up comedy, tidak dituruti cuma diketawain saja hahaha
Kalau alasan kedua anak gadis lot minta digauli bapaknya agar dapat keturunan, harusnya setelah mereka berdua dapat anak laki-laki, mereka akan siasat mabuk lagi, minta digauli lagi sampai dapat anak perempuan. Percuma kan dapat dua anak laki-laki, mana bisa meneruskan keturunan ? harusnya mereka bermabuk ria lagi, sampai dapat sepasang anak perempuan lagi. Kalau begitu yang terjadi, baru deh saya yakin mereka berniat baik nan saleh demi meneruskan keturunan.