Yakin Masuk Sorga?


jefri box

jefri box

Manusia itu penuh dengan DOSA. Menurut Ayang apakah dosa itu? Dosa adalah pelanggaran terhadap perintah Allah. Seandainya kita hanya melakukan 3 dosa sehari, dalam sebulan 90 kali. Setahun 1.080 kali.

OKB: Shalom dan semangat pagi. Apakabar? Saya dengar ada gangguan syaraf? Tuhan memberkati kesehatan dan pekerjaan Ayang. Amin.

Ayang: Stroke ringan. Namun makin membaik. Syukurlah

OKB: Puji Tuhan. Stroke ringan Ayang sudah membaik. Amin

Ayang: Stroke bukan masalah besar. Kita nikmati saja Kayak yang diajarkan oleh orang hokien dalam lagi ai pia chia e ia.

OKB: Luar biasa. Kalau ada pikiran seperti itu. Supaya tidak stress dan dapat dinikmati. Ha ha ha. Apakah saya boleh menanya pada Ayang dua pertanyaan yang selalu ada di pukiran saya?

Ayang: Silahkan Gratis. Lebih dari dua juga boleh.

OKB: Seandainya Anda meninggal dunia hari ini apakah Anda yakin pasti masuk surga?

Ayang: Keyakinan tidak menjadikan seseorang masuk atau tidak masuk sorga. Iman = perasaan nyaman meyakini sesuatu. Iman tidak ada sumbangsihnya dalam segala sesuatu.

OKB: Berarti Ayang tidak yakin?

Ayang: Keyakinan tidak menjamin masuk atau tidak masuk sorga atau neraka. Sudah bertahun tahun saya memikirkan iman dan sudah ribuan kali saya membaca ayat-ayat Alkitabnya.

OKB: Sama seperti saya. Dulu saya juga seperti Ayang. Pertanyaan saya yang kedya adalah. Seandainya Ayang meninggal hari ini. Berdiri di hadapan Allah dan Allah bertanya. “Mengapa AKU harus memgijinkan engkau masuk Surga ku? Apa jawaban Ayang?

Ayang: Sebelum menjawab baiklah saya ceritakan kisah saya: Pertama kali ikut sekolah Minggu tahun 73.

SMP kelas 2, tahun 81, saya diajak ke kkr di mana diajari bahwa untuk masuk sorga harus terima Yesus dan yakin. Saya Ok saja.

Tahun 82, saya mulai bergabung dengan Lembaga Pelayanan Mahasiswa dan Perkantas dan bertemu dengan Stephen Tong. Jadi, sejak itu saya bukan yakin bahkan mengantarkannya kemana-mana. Istilahnya menginjil kemana mana.

Kematian pertama yang saya hadapi adalah kematian Ema (nenek). 16 November 91. Tahun 90, Ema ke Jakarta dan kami ngobrol tentang hidup dan mati serta jaran Kristen.

“Ce lang ce tiau Lo. Kamu nggak boleh bilang jalanmu pasti benar dan jalannya pasti salah karena kita tidak pernah menjalaninya lalu kembali. Itu sebabnya kita hanya bisa bilang, jalan ini kelihatan baik jadi mari kita menjalaninya bersama.”

Kaget sekali, Ema bisa mengajari ajaran seperti itu. Ema juga cerita, waktu di cina dulu dia bertemu banyak orang Kristen. Jadi nggak masalah kalau cucuku sekarang jadi Kristen.

Pemikiran saya waktu Ema meninggal adalah. Apalah dia akan masuk sorga atau neraka? Apakah orang yang mengaku Yesus Allah dan yakin masuk surga pasti masuk sorga? Pemikiran demikian muncul bertahun-tahun. Itu sebabnya saya mggak berani ke kuburan bahkan cengbeng. Pertanyaan itu belum terjawab.

OKB: Menurut Ayang pertanyaan saya yang pertama Yakin atau tidak? Dan kedua belum jawab. Saya tunggu yaah?

Ayang: Suatu hari saya mendapat pencerahan bawa saya yakin untuk masuk sorga hanya perlu SATU orang yang menyayangi seseorang. Ema pasti masuk sorga karena saya menyayanginya. Itu sebabnya kalau saya masuk surga dan tidak menemukannya maka saya pasti mencarinya atau mencari Allah agar Ema masuk sorga sebab tanpa itu sorga nggak akan seru bagiku.

Pemikiran demikian menjadikan saya banyak mengajarkan ajaran Alkitab namun tidak gembar-gembor lagi bahwa saya pasti masuk sorga. Juga tidak mengajarkan lagi bahwa cara untuk masuk surga adalah bahwa saya pasti masuk sorga.

Setelah hari itu pengetahuan Alkitab saya semakin banyak dan saya semakin sering baca Alkitab bahkan kitab-kitab lainnya.

OKB: Haleluya. Tolong dong jawab pertanyaan kedua.Saya tunggu?

Ayang: Semua orang pasti masuk sorga. Kenapa? Karena hanya ada satu jalan setelah seseorang mati yaitu masuk sorga. Hilter masuk sorga setelah mati? Ya! Apa yang akan dia jalani di sorga? PENYESALAN. Itu sebabnya saya berdoa semoga Hitler mengampuni dirinya atas semua kejahatannya.

Mengampuni orang lain itu mudah. Mengampuni diri sendiri itu yang sulit.

Di dalam hidup kita punya banyak kemauan. Kita menghalalkan segala cara untuk mewujudkan semuanya.

Sebenarnya apa yang kita miliki setelah kita mati? Bahkan ada yang kita miliki di dunia ini seumur hidup kita? Tidak ada apapun. Yang kita miliki hanya KENANGAN.

OKB: So. Jawaban pertanyaan kedua yang konkrit itu apa Yang? Jawaban Ayang tolong di sistematiskan. 1…… 2….. Kalau pertanyaan saya udah dapat. Jawaban Ayang yakin masuk sorga

Ayang:  Mengapa Aku harus mengijinkan engkau masuk sorga-Ku? Tidak ada ajaran Alkitab yang mengajarkan Allah harus atau tidak harus masuk sorga.

Berbahagialah mereka yang membasuh jubahnya. Mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu. Tetapi anjing-anjing dan tukang-tukang sihir, orang-orang sundal, orang-orang pembunuh, penyembah-penyembah berhala dan setiap orang yang mencintai dusta dan yang melakukannya, tinggal di luar. Wahyu 22:14-15

Di sorga ada dua tempat:
1. Kota
2. Tinggal Di Luar

OKB: Maksudnya apa Yang saya tidak ngerti?

Ayang:  Maksudnya adalah saya yakin semua orang masuk sorga setelah mati.

OKB: Tapi Saya mempunyai kabar baik untuk Ayang.

– Hidup kekal adalah anugrah Allah. Roma 6:23b.
– Hidup kekal tidak didapat karena usaha atau karena upah. Efesus 2:8-9.

Seperti jika kita menerima hadiah dari seseorang. Tentunya gratis, bukan? Demikian pula hidup kekal bukan diperoleh sebagai hasil usaha kita. Kita dapat dengan GRATIS. Tidak perlu dibayar dengan pelayanan ibadah dan kesetiaan kita.

Meskipun ini pemberian Cuma-Cuma tetapi semua orang tidak dapat memperolehnya. Apakah yang menghalangi kita untuk menerima anugrah ini? DOSA, bukan?

Manusia itu penuh dengan DOSA. Menurut Ayang apakah dosa itu? Dosa adalah pelanggaran terhadap perintah Allah. Seandainya kita hanya melakukan 3 dosa sehari, dalam sebulan 90 kali. Setahun 1.080 kali. Kita bulatkan 1000 kali.

Katakan Tuhan memberi kita umur 80 thn. Jadi seumur hidup kita lakukan 80 ribu kali dosa. Kita-kita ini orang baik. Bila kita hitung dengan patokan Allah sangat banyak dosanya. Dengan dosa sebanyak itu, apakah kita layak masuk surga/menerima hidup kekal? Tentu saja Tidak!

Manusia tidak dapat menyelamatkan diri sendiri. Dulu saya berpikir dengan banyak perbuatan baik kita bisa masuk surga. Menurut Ayang harus sebaik apakah kita utk masuk surga?

Tuntutan Allah adalah sempurna. Matius 5:48.

Saya mau cerita, seandainya saya buat telur dadar dengan 10 butir, ternyata waktu telur dipecahkan dan bercampur satu di antaranya BUSUK.  Apakah telur dadar kita layak digunakan apalagi disajikan? Tentu tidak. Mengapa? Karena 1 telur yang busuk telah mencemari 9 telur yg lain.

Demikian pula kalau kita berbuat baik sebanyak mungkin tapi hanya satu dosa saja telah mencemari seluruh perbuatan baik kita dan membuat kita tidak layak di hadapan Allah yang sempurna. Jadi dengan usaha manusia mustahil dapat masuk Surga.

Maka harus cara berbeda. Mari kita melihat bagaimana cara Allah

Tadi Ayang ada singgung mengenai IMAN. Karunia hidup kekal ini dapat diterima dengan Iman.
Ibarat kunci, untuk membuka pintu surga Ayang bisa saja mempunyai sebuah gantungan kunci yang berisi banyak kunci. Hanya satu saja kunci yang benar yang bisa buka pintu rumah kita. Kunci yang benar utk buka pintu surga disebut IMAN yg menyelamat kan sedangkan kunci yang lain disebut IMAN yang tidak menyelamatkan.

Iman yg tidak menyelamat kan:

1.    Melompat dalam gelap. Artinya percaya tetapi tidak tahu apa atau siapa yang dia percaya.

2. Iman berdasarkan akal. Tahu dan setuju Yesus juru selamat dunia tapi hanya sebatas pengetahuan di akal saja.

3. Iman sementara. Mengandalkan Yesus hanya utk hal-hal yang sementara di dunia ini

Iman yang menyelamatkan adalah mengenal dan mengandalkan Yesus saja sebagai Tuhan dan juru selamat untuk memperoleh HIDUP KEKAL.

Ha ha ha ha … Mohon dan komentar dibaca apa yang saya dapat selama saya percaya Yesus adalah Tuhan dan juru selamat utk memperoleh hidup kekal. Jaminan keselamatan kita terletak pada janji dan kesetiaan Allah sendiri  (Yohanes 10:28) dan bukan pada kesetiaan KITA YANG RAPUH.

Ayang:  Siplah. Saya sudah membacanya. Saya akan merenungkannya dan membahasnya nanti.

OKB: Ok. Saya tunggu.

NB. OKB = Orang Kristen Baru

64 thoughts on “Yakin Masuk Sorga?

  1. wahyu 21:10 Lalu, di dalam roh ia membawa aku ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari sorga, dari Allah.
    kalau dari ayat itu dikatakan surga adalah ALLAH alias ALLAh adalah surga itu sendiri… sehingga pendapat bahwa Tuhan tinggal di surga kayaknya salah deh… hahahah… pendapat surga lebih besar dari ALLAH dimentahkan ayat wahyu 21 itu karena bahkan kota itu keluar dari tubuh ALLAH, yaitu sorga

  2. Apakah pasti little bonsir muslim? jika tidak pasti bukan kah anda melanggar perintah Allah yaitu bersaksi dusta? jika pasti muslim darimanakah anda tahu ia seorang Muslim? apakah orang kristen yang baik melanggar perintah allah? apakah ini ulah iblis lagi? atau anda yang belum paham dalam pengamalan perintah Allah tersebut?

  3. jika Tuhan Maha Tahu( Tuhan mengetahui segala kejadian dari awal sebelum ada apapun, sampai kejadian masa depan yang tidak bisa kita perkirakan lagi) maka siapakah yang menciptakan event atau kejadian dari awal sampai masa yang tak terbatas ini? apakah Tuhan Sendiri ?

    jika ia Maha Tahu, dan Juga Pencipta segala kejadian tersebut, bahkan Tuhan Tahu mana manusia yang “menang” dan mana manusia yang kalah…. karena bukan manusia lah pencipta kejadian kejadian tersebut., manusia tidak memungkinkan kejadian kejadian tersebut ada jika tidak dikehendaki Tuhan. maka ini kan bukan free will? ini kan sudah ditakdirkan oleh Tuhan bahwa hal hal tersebut akan terjadi. maka bukankah sudah ditakdirkan manusia mana yang akan masuk sorga dan mana yang masuk neraka?

  4. ****** TANGGAPAN Sha-Sha ******
    TUHAN menjadikan iblis sebagai “alat penguji”, dengan kata lain: iblis diberi tugas untuk nge-test manusia…supaya jelas siapa yang KUAT dan siapa yang LEMAH mudah terjatuh ke dalam dosa.

    jika TUHAN MAHA TAHU bukan kah ia sudah tahu siapa yang kuat dan siapa yang lemah? kalau sudah tahu kan tidak perlu diuji.
    ini sama seperti tes karyawan, kalau bosnya sudah tau ia mampu, maka langsung diangkat jadi manajer… namun kalau belum tahu kemampuannya harus diuji dulu…. begitu kan

  5. @Kristen logis dan rasional

    “Kristen logis dan rasional” bertanya:
    kalau begitu logikanya menurut anda maka kasian betul si iblis itu ya……. iblis berlaku menggoda manusia atas kehendaknya sendiri atau atas seijin Tuhan ( bahkan diperintah Tuhan untuk menguji)?

    ****** TANGGAPAN Sha-Sha ******
    Mengapa ente merasa kasihan kepada iblis? Sedangkan iblis tidak pernah merasa kasihan pada nasib ente? Malah iblis merasa girang kalau ente bernasib sial masuk neraka 😀

    “Kristen logis dan rasional” bertanya:
    manusia memperkosa orang itu diuji iblis atau memang karena dia bejat dan horny lalu memperkosa orang?
    manusia masturbasi karena itu ajakan iblis atau memang karena ia ingin puas melampiaskan hasratnya?

    ******* TANGGAPAN Sha-Sha *******
    Manusia memang bisa horny dan ada cara penyaluran yang disediakan oleh TUHAN, yaitu MENIKAH BAIK-BAIK dan bisa ber-horny ria bersama isteri sah saja.

    Namun iblis mau supaya orang yang horny memperkosa gadis orang saja, bikin rugi masa depan si gadis korban pemerkosaan dan bikin rugi orang-tuanya
    Bagaimana kalau anak-gadis ente yang ente sayangi kemudian diperkosa oleh orang yang tidak dikenal? Tentu ente merasa sedih bercampur geram bukan? Karena pemerkosaan adalah hasutan jahat dari iblis.

    “Kristen logis dan rasional” bertanya:
    dengan logika bahwa iblis memang ada maka manusia tidak pernah salah, yang salah adalah iblis karena menguji… bukankah ini berarti menyalahkan pihak lain padahal kebejatan manusia adalah karena keinginan mereka sendiri ?
    jika anda percaya free will memang ada maka konsekuensi anda melakukan masturbasi contohnya adalah murni karena keinginan bebas anda sendiri…. namun jika anda mempercayai iblis itu ada maka iblis akan menggoda anda tiap hari sampai anda masturbasi… berarti dalam kasus ini free will tidak ada? bagaimana tanggapan anda?

    ****** TANGGAPAN Sha-Sha *******
    TUHAN juga mengaruniakan HATI-NURANI tempat malaikatNya berbisik …
    Ketika manusia terdorong berbuat bejat, maka hati-nuraninya akan berusaha mencegahnya…
    Namun iblis juga berbisik padanya malah mendorong supaya berbuat bejat

    Pada kalbu orang itu akan terjadi “peperangan” antara baik dan jahat…orang itu punya free-will untuk menuruti bisikan baik atau hasutan jahat.

    “Kristen logis dan rasional” bertanya:
    dan kasihannya lagi jika si iblis hanya menuruti perintah Tuhan namun ia juga dilemparkannya ke Api neraka… bukankah si iblis hanya nurut saja?

    ****** TANGAPAN Sha-Sha ******
    Mana pernah? Ada iblis yang patuh pada perintah TUHAN demi berbuat baik? Perbuatan iblis selalu menyesatkan manusia, supaya manusia celaka masuk neraka bareng dia.

    “Kristen logis dan rasional” bertanya:
    lalu menanggapi pernyataan little bonsir tentang surga/ bumi baru ke 2…….. setelah penghakiman terakhir sebenarnya manusia tingggal di dalam surga atau kota yerusalem baru alias bumi ke 2?
    bagaimana dengan para sundal dan penyihir serta anjing? mereka tinggal di dalam neraka atau berada di luar kota yerusalem baru di bumi ke 2???

    ****** TANGGAPAN Sha-Sha ******
    Orang-orang percaya yang terselamatkan dari neraka akan tinggal di:

    1. Kota Yerusalem baru , yaitu 144 ribu orang pilihan yang akan memerintah Bumi-baru bersama TUHAN

    2. Di bumi yang baru , di luar kota Yerusalem yaitu orang-orang yang tidak terpilih dari 144 ribu itu.

    Sedangkan para sundal , penyihir dan anjing tidak ada tempat buat mereka di kota Yerusalem baru atau di bumi baru, mereka akan masuk neraka .

  6. @ “baikbaiksaja”

    “baikbaiksaja” menulis:
    jika Tuhan Maha Tahu( Tuhan mengetahui segala kejadian dari awal sebelum ada apapun, sampai kejadian masa depan yang tidak bisa kita perkirakan lagi) maka siapakah yang menciptakan event atau kejadian dari awal sampai masa yang tak terbatas ini? apakah Tuhan Sendiri ?

    jika ia Maha Tahu, dan Juga Pencipta segala kejadian tersebut, bahkan Tuhan Tahu mana manusia yang “menang” dan mana manusia yang kalah…. karena bukan manusia lah pencipta kejadian kejadian tersebut., manusia tidak memungkinkan kejadian kejadian tersebut ada jika tidak dikehendaki Tuhan. maka ini kan bukan free will? ini kan sudah ditakdirkan oleh Tuhan bahwa hal hal tersebut akan terjadi. maka bukankah sudah ditakdirkan manusia mana yang akan masuk sorga dan mana yang masuk neraka?

    ****** TANGGAPAN Sha-sha *******
    TUHAN MAHA MENGETAHUI, tapi juga MAHA ADIL…
    Dengan tidak “menyalah-gunakan” kekuatan dan kekuasaanNya untuk merubah sejarah ke-manusia-an, maka terlihatlah Ke-Maha adil-an Nya

    Seorang penjahat pasti merasakan hukuman + hinaan…

    Korban kejahatan pasti akan mendapat penghiburan baik itu dari Tuhan juga dari sesama manusia…

    Seorang yang saleh ber-ahlak tinggi pasti akan banyak dipuji dan dihormati orang…

    Sorga atau neraka, baik atau jahat , bermoral atau bejat , bukan takdir , tapi PILIHAN

  7. @”baikbaiksaja”

    Sha-Sha menulis:
    TUHAN menjadikan iblis sebagai “alat penguji”, dengan kata lain: iblis diberi tugas untuk nge-test manusia…supaya jelas siapa yang KUAT dan siapa yang LEMAH mudah terjatuh ke dalam dosa.

    “baikbaiksaja” menyahut:
    ika TUHAN MAHA TAHU bukan kah ia sudah tahu siapa yang kuat dan siapa yang lemah? kalau sudah tahu kan tidak perlu diuji.
    ini sama seperti tes karyawan, kalau bosnya sudah tau ia mampu, maka langsung diangkat jadi manajer… namun kalau belum tahu kemampuannya harus diuji dulu…. begitu kan

    ***** TANGGAPAN Sha-sha ******
    Pemenang harus terbukti pernah bergumul dan menang
    Berkemampuan harus terbukti memang mampu
    Semua seharusnya lewat ujian dulu…dan ujian itu ada saksi-saksinya

    Seseorang yang lansung diangkat menjadi manager tanpa ujian akan mengundang protes dan kritikan sumbang bagi yang melantiknya. Otomatis manager itu legitimasi-nya rendah.

  8. ya disitulah statement anda tidak konsisten… statement saling lawan melawan sendiri…
    apakah iblis memiliki free will? kalau tidak memiliki free will berarti kan semua kelakuan iblis adalah suruhan Tuhan benar tidak? kalau iblis memiliki free will berarti ia lebih hebat dari Tuhan dan manusia ya kan? buktinya memberontak di surga apakah itu free will?
    anda mengatakan memiliki free will atau keinginan bebas… tapi tidak bisa menerima konsekuensi bahwa kebejatan manusia adalah karena free willnya sendiri… bukankah ini mneggunakan standar ganda? kalau baik free will kalau jahat iblis yang bertanggung jawab… ngomong-ngomong definisi free will yang anda maksud free will yang mana? versi calvinist? versi lutheran atau versi armianus?

    berarti kepercayaan bahwa kalau mati masuk surga adalah pembohongan publik bukan? karena menurut Wahyu nantinya manusia akan tinggal di bumi baru bukan begitu? jika definisi anda benar maka kitab wahyu salah dong? jelas dilatakan disana setelah penghakiman terakhir dimana setelah iblis dan pengikutnya dibakar di api maka orang baik akan tinggal di kota baru dan yang jahat tinggal di luar….. ini ayatnya

    wahyu 22: 14Berbahagialah mereka yang membasuh jubahnya. Mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu.
    wahyu 22: 15 Tetapi anjing-anjing dan tukang-tukang sihir, orang-orang sundal, orang-orang pembunuh, penyembah-penyembah berhala dan setiap orang yang mencintai dusta dan yang melakukannya, tinggal di luar.

    mustahil kedua ayat ini mengatakan bahwa orang baik tinggal di kota dna yang jahat tinggal di neraka… jika neraka pasti kitab akan menulis neraka dan bukan di luar…. di luar adalah kata perbandningan menjelaskan ayat sebelumnya yaitu di luar kota

  9. jika Tuhan Maha baik maka ia tidak akan menyakiti dan menghukum baik manusia, hewan, malaikat, maupun iblis… karena mereka semua lah juga ciptaanNya… Iya pun tidak akan menguji bukan begitu? apa tujuan menguji jika Ia bisa memberikan yang terbaik bagi manusia?
    Jika Tuhan maha adil maka Ia tidak akan memihak baik kepada agama tertentu, kaum tertentu, orang-orang tertentu… ia akan memberikan segalanya sama bagi semua manusia.. dan seluruh ciptaan bukan begitu?
    Jika Tuhan maha Tahu maka ia tidak akan menguji karena ia akan tahu hasilnya toh akan tetap sama… jika ia menguji karena tidak tahu sha sha akan berbuat apa nih malam ini nih? bukankah Ia tidak Maha Tahu? seperti seorang produser film ia akan tahu bahwa sha sha akan ngapain aja di film ini karena Ia yang buat scriptnya… lain cerita jika Ia adalah penonton maka Tuhan nggak akan tahu sha sha ngapain aja malam ini? akankah ia tidur pulas? atau terbujuk iblis untuk masturbasi? atau ia masturbasi sendiri tanpa diajak iblis? sebelumnya jawab dulu free will yang anda pahami versi yang mana sebab definisi free will macam-macam lho… ga ada yang sama…..

  10. 1 raja-raja 22:23 Karena itu, sesungguhnya TUHAN telah menaruh roh dusta ke dalam mulut semua nabimu ini, sebab TUHAN telah menetapkan untuk menimpakan malapetaka kepadamu.”
    amsal 12:22 Orang yang dusta bibirnya adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi orang yang berlaku setia dikenan-Nya.
    bukankah ayat ini bertentangan dengan pendapat anda? bukan iblis yang membuat anda berdusta namun Tuhan sendiri melalui perilaku anda….
    yeremia 52:12 Dalam bulan yang kelima, pada tanggal sepuluh bulan itu–itulah tahun kesembilan belas pemerintahan Nebukadnezar, raja Babel–datanglah Nebuzaradan, kepala pasukan pengawal, yang melayani raja Babel, ke Yerusalem.
    2 raja-raja 25:8 Dalam bulan yang kelima pada tanggal tujuh bulan itu–itulah tahun kesembilan belas zaman raja Nebukadnezar, raja Babel–datanglah Nebuzaradan, kepala pasukan pengawal, pegawai raja Babel, ke Yerusalem.
    tolong jelaskan mengapa kedua ayat ini saling bertentangan …. tanggal mana yang benar ketika nebukadnezar memerintah?
    yohanes 1: 18 Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya
    kejadian 32:30 Yakub menamai tempat itu Pniel, sebab katanya: “Aku telah melihat Allah berhadapan muka, tetapi nyawaku tertolong!”
    sebenarnya ada manusia yang pernah melihat Allah atau tidak?

    2 raja-raja 8:26 berumur dua puluh dua tahun pada waktu ia menjadi raja dan setahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Atalya, cucu Omri raja Israel.
    2 tawarikh 22;2 Ahazia berumur empat puluh dua tahun pada waktu ia menjadi raja dan setahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Atalya, cucu Omri.
    mana yang benar nih ayat….

    intinya yang saya ingin katakan.. dengan mengambil sepengal-sepenggal ayat lalu dijadikan sebuah doktrin bukankah akan menjadi keliru? bukankah tujuan alkitab adalah menjadikan manusia sejalan dengan jalanNya? menjadi manusia yang lebih baiK?
    dengan menyalahkan iblis dan doktrin-doktrin mistis yang dikembangkan oleh gereja akankah manusia menjadi lebih sadar dan lebih baik dihadapan Allah? atau jgn-jgn doktrin sesat dikembangkan untuk kepentingan pribadi dan menyesatkan umat yang lainnya… jgn-jgn banyak yang tidak ngerti namun merasa ngerti dan memelintir doktrin ke arah yang salah… hahahaha

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.