Yakin Masuk Sorga?


jefri box

jefri box

Manusia itu penuh dengan DOSA. Menurut Ayang apakah dosa itu? Dosa adalah pelanggaran terhadap perintah Allah. Seandainya kita hanya melakukan 3 dosa sehari, dalam sebulan 90 kali. Setahun 1.080 kali.

OKB: Shalom dan semangat pagi. Apakabar? Saya dengar ada gangguan syaraf? Tuhan memberkati kesehatan dan pekerjaan Ayang. Amin.

Ayang: Stroke ringan. Namun makin membaik. Syukurlah

OKB: Puji Tuhan. Stroke ringan Ayang sudah membaik. Amin

Ayang: Stroke bukan masalah besar. Kita nikmati saja Kayak yang diajarkan oleh orang hokien dalam lagi ai pia chia e ia.

OKB: Luar biasa. Kalau ada pikiran seperti itu. Supaya tidak stress dan dapat dinikmati. Ha ha ha. Apakah saya boleh menanya pada Ayang dua pertanyaan yang selalu ada di pukiran saya?

Ayang: Silahkan Gratis. Lebih dari dua juga boleh.

OKB: Seandainya Anda meninggal dunia hari ini apakah Anda yakin pasti masuk surga?

Ayang: Keyakinan tidak menjadikan seseorang masuk atau tidak masuk sorga. Iman = perasaan nyaman meyakini sesuatu. Iman tidak ada sumbangsihnya dalam segala sesuatu.

OKB: Berarti Ayang tidak yakin?

Ayang: Keyakinan tidak menjamin masuk atau tidak masuk sorga atau neraka. Sudah bertahun tahun saya memikirkan iman dan sudah ribuan kali saya membaca ayat-ayat Alkitabnya.

OKB: Sama seperti saya. Dulu saya juga seperti Ayang. Pertanyaan saya yang kedya adalah. Seandainya Ayang meninggal hari ini. Berdiri di hadapan Allah dan Allah bertanya. “Mengapa AKU harus memgijinkan engkau masuk Surga ku? Apa jawaban Ayang?

Ayang: Sebelum menjawab baiklah saya ceritakan kisah saya: Pertama kali ikut sekolah Minggu tahun 73.

SMP kelas 2, tahun 81, saya diajak ke kkr di mana diajari bahwa untuk masuk sorga harus terima Yesus dan yakin. Saya Ok saja.

Tahun 82, saya mulai bergabung dengan Lembaga Pelayanan Mahasiswa dan Perkantas dan bertemu dengan Stephen Tong. Jadi, sejak itu saya bukan yakin bahkan mengantarkannya kemana-mana. Istilahnya menginjil kemana mana.

Kematian pertama yang saya hadapi adalah kematian Ema (nenek). 16 November 91. Tahun 90, Ema ke Jakarta dan kami ngobrol tentang hidup dan mati serta jaran Kristen.

“Ce lang ce tiau Lo. Kamu nggak boleh bilang jalanmu pasti benar dan jalannya pasti salah karena kita tidak pernah menjalaninya lalu kembali. Itu sebabnya kita hanya bisa bilang, jalan ini kelihatan baik jadi mari kita menjalaninya bersama.”

Kaget sekali, Ema bisa mengajari ajaran seperti itu. Ema juga cerita, waktu di cina dulu dia bertemu banyak orang Kristen. Jadi nggak masalah kalau cucuku sekarang jadi Kristen.

Pemikiran saya waktu Ema meninggal adalah. Apalah dia akan masuk sorga atau neraka? Apakah orang yang mengaku Yesus Allah dan yakin masuk surga pasti masuk sorga? Pemikiran demikian muncul bertahun-tahun. Itu sebabnya saya mggak berani ke kuburan bahkan cengbeng. Pertanyaan itu belum terjawab.

OKB: Menurut Ayang pertanyaan saya yang pertama Yakin atau tidak? Dan kedua belum jawab. Saya tunggu yaah?

Ayang: Suatu hari saya mendapat pencerahan bawa saya yakin untuk masuk sorga hanya perlu SATU orang yang menyayangi seseorang. Ema pasti masuk sorga karena saya menyayanginya. Itu sebabnya kalau saya masuk surga dan tidak menemukannya maka saya pasti mencarinya atau mencari Allah agar Ema masuk sorga sebab tanpa itu sorga nggak akan seru bagiku.

Pemikiran demikian menjadikan saya banyak mengajarkan ajaran Alkitab namun tidak gembar-gembor lagi bahwa saya pasti masuk sorga. Juga tidak mengajarkan lagi bahwa cara untuk masuk surga adalah bahwa saya pasti masuk sorga.

Setelah hari itu pengetahuan Alkitab saya semakin banyak dan saya semakin sering baca Alkitab bahkan kitab-kitab lainnya.

OKB: Haleluya. Tolong dong jawab pertanyaan kedua.Saya tunggu?

Ayang: Semua orang pasti masuk sorga. Kenapa? Karena hanya ada satu jalan setelah seseorang mati yaitu masuk sorga. Hilter masuk sorga setelah mati? Ya! Apa yang akan dia jalani di sorga? PENYESALAN. Itu sebabnya saya berdoa semoga Hitler mengampuni dirinya atas semua kejahatannya.

Mengampuni orang lain itu mudah. Mengampuni diri sendiri itu yang sulit.

Di dalam hidup kita punya banyak kemauan. Kita menghalalkan segala cara untuk mewujudkan semuanya.

Sebenarnya apa yang kita miliki setelah kita mati? Bahkan ada yang kita miliki di dunia ini seumur hidup kita? Tidak ada apapun. Yang kita miliki hanya KENANGAN.

OKB: So. Jawaban pertanyaan kedua yang konkrit itu apa Yang? Jawaban Ayang tolong di sistematiskan. 1…… 2….. Kalau pertanyaan saya udah dapat. Jawaban Ayang yakin masuk sorga

Ayang:  Mengapa Aku harus mengijinkan engkau masuk sorga-Ku? Tidak ada ajaran Alkitab yang mengajarkan Allah harus atau tidak harus masuk sorga.

Berbahagialah mereka yang membasuh jubahnya. Mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu. Tetapi anjing-anjing dan tukang-tukang sihir, orang-orang sundal, orang-orang pembunuh, penyembah-penyembah berhala dan setiap orang yang mencintai dusta dan yang melakukannya, tinggal di luar. Wahyu 22:14-15

Di sorga ada dua tempat:
1. Kota
2. Tinggal Di Luar

OKB: Maksudnya apa Yang saya tidak ngerti?

Ayang:  Maksudnya adalah saya yakin semua orang masuk sorga setelah mati.

OKB: Tapi Saya mempunyai kabar baik untuk Ayang.

– Hidup kekal adalah anugrah Allah. Roma 6:23b.
– Hidup kekal tidak didapat karena usaha atau karena upah. Efesus 2:8-9.

Seperti jika kita menerima hadiah dari seseorang. Tentunya gratis, bukan? Demikian pula hidup kekal bukan diperoleh sebagai hasil usaha kita. Kita dapat dengan GRATIS. Tidak perlu dibayar dengan pelayanan ibadah dan kesetiaan kita.

Meskipun ini pemberian Cuma-Cuma tetapi semua orang tidak dapat memperolehnya. Apakah yang menghalangi kita untuk menerima anugrah ini? DOSA, bukan?

Manusia itu penuh dengan DOSA. Menurut Ayang apakah dosa itu? Dosa adalah pelanggaran terhadap perintah Allah. Seandainya kita hanya melakukan 3 dosa sehari, dalam sebulan 90 kali. Setahun 1.080 kali. Kita bulatkan 1000 kali.

Katakan Tuhan memberi kita umur 80 thn. Jadi seumur hidup kita lakukan 80 ribu kali dosa. Kita-kita ini orang baik. Bila kita hitung dengan patokan Allah sangat banyak dosanya. Dengan dosa sebanyak itu, apakah kita layak masuk surga/menerima hidup kekal? Tentu saja Tidak!

Manusia tidak dapat menyelamatkan diri sendiri. Dulu saya berpikir dengan banyak perbuatan baik kita bisa masuk surga. Menurut Ayang harus sebaik apakah kita utk masuk surga?

Tuntutan Allah adalah sempurna. Matius 5:48.

Saya mau cerita, seandainya saya buat telur dadar dengan 10 butir, ternyata waktu telur dipecahkan dan bercampur satu di antaranya BUSUK.  Apakah telur dadar kita layak digunakan apalagi disajikan? Tentu tidak. Mengapa? Karena 1 telur yang busuk telah mencemari 9 telur yg lain.

Demikian pula kalau kita berbuat baik sebanyak mungkin tapi hanya satu dosa saja telah mencemari seluruh perbuatan baik kita dan membuat kita tidak layak di hadapan Allah yang sempurna. Jadi dengan usaha manusia mustahil dapat masuk Surga.

Maka harus cara berbeda. Mari kita melihat bagaimana cara Allah

Tadi Ayang ada singgung mengenai IMAN. Karunia hidup kekal ini dapat diterima dengan Iman.
Ibarat kunci, untuk membuka pintu surga Ayang bisa saja mempunyai sebuah gantungan kunci yang berisi banyak kunci. Hanya satu saja kunci yang benar yang bisa buka pintu rumah kita. Kunci yang benar utk buka pintu surga disebut IMAN yg menyelamat kan sedangkan kunci yang lain disebut IMAN yang tidak menyelamatkan.

Iman yg tidak menyelamat kan:

1.    Melompat dalam gelap. Artinya percaya tetapi tidak tahu apa atau siapa yang dia percaya.

2. Iman berdasarkan akal. Tahu dan setuju Yesus juru selamat dunia tapi hanya sebatas pengetahuan di akal saja.

3. Iman sementara. Mengandalkan Yesus hanya utk hal-hal yang sementara di dunia ini

Iman yang menyelamatkan adalah mengenal dan mengandalkan Yesus saja sebagai Tuhan dan juru selamat untuk memperoleh HIDUP KEKAL.

Ha ha ha ha … Mohon dan komentar dibaca apa yang saya dapat selama saya percaya Yesus adalah Tuhan dan juru selamat utk memperoleh hidup kekal. Jaminan keselamatan kita terletak pada janji dan kesetiaan Allah sendiri  (Yohanes 10:28) dan bukan pada kesetiaan KITA YANG RAPUH.

Ayang:  Siplah. Saya sudah membacanya. Saya akan merenungkannya dan membahasnya nanti.

OKB: Ok. Saya tunggu.

NB. OKB = Orang Kristen Baru

64 thoughts on “Yakin Masuk Sorga?

  1. Allah menciptakan malaikat2. Diantara malaikat2 ada malaikat yg tiba2 sombong ingin menyamai Allah yg menciptakannya. Apakah Allah sebelum menciptakan malaikat2 itu tidak ada firasat/tidak tau bahwa nnt ada yg sombong mau menyaingi Dia?. Okelah Allah tau tapi sengaja membiarkannya untuk mengoda manusia2 ciptaannya yg lain. Setelah manusia itu makin hebat kejahatannya, manusia dihapuskan dri muka bumi hanya 8 org disisakan, tapi si iblis tetap dibiarkan gentayangan utk menggoda manusia2 itu lagi. Setelah kejahatan manusia itu makin banyak Dia mengirimkan Anak-Nya untuk menebus manusia dri iblis dgn jalan mati konyol disalib. Setelah Anak-Nya naik ke Surga. Iblis masih gentayangan di bumi utk menggoda manusia. Jadi manfaat Anak-Nya ke dunia utk menebus manusia itu apa?. Yang jadi pertanyaan lagi masa Allah lebih sayang sama iblis ya si pengaco daripada Anak-Nya. Anak-Nya dibiarkan tersiksa si iblis tetap dibiarkan gentayangan. Arghhhhh…..

  2. kalau saya menilai (belum tentu benar)… kata-kata “iblis” di dalam alkitab adalah perilaku manusia yang dihasilkan dari otaknya sendiri. (kata sifat bukan kata benda).. atau iblis adalah manusia yang berbuat jahat… jadi iblis sendiri bukan diartikan secara literal… itu kalau menurut saya sih…. coba ganti semua kata iblis dengan sifat jahat (nafsu, kekuasaan, penipuan dll)….mind blown…

  3. simak ayat ini Yakobus
    1:13 Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: “Pencobaan ini datang dari Allah!” Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun.
    1:14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh KEINGINANNYA SENDIRI, karena ia diseret dan dipikat olehnya.
    1:15 Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.

    dosa adalah nafsu bejat dan keinginan manusia sendiri… ajaran iblis mencobai manusia adalah ajaran sesat….. iblis adalah buah pikiran manusia sendiri itulah metafora antara baik dan jahat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.