Penipuan Philip Joeng Cage Stay


Gambar: Philips Joeng

Gambar: Philips Joeng

Ketika keluar pagar anjing anda hanya mengibaskan ekor dari jauh saat dipanggil dan disuruh duduk serta menjauh waktu didekati. Dia bahkan menyalak waktu dibentak. Biasanya dia patuh.

Kerabatku sekalian, hampir semua orang yang memelihara anjing pernah mengalami kejadian di atas. Kenapa anjing yang biasanya patuh di dalam pagar ujug-ujug menjadi tidak patuh di luar pagar? Mohon maaf tanpa mengurangi rasa hormat, sesungguhnya anjing demikian tidak pernah patuh sama sekali kepada anda. Anda salah sangka! Anda menyangka selama ini dia mematuhi anda padahal tidak.

Ketika dipanggil dia berhenti dan memandang anda. Saat anda menghampirinya dia pun menjauh. Perilakunya demikian menunjukkan bahwa dialah bosnya (sang alfa) dan anda anggota kelompoknya. Dalam kelompok serigala dan anjing liar sang alfa jalan di depan diikuti anggota kelompoknya. Ketika anda memanggilnya dia berhenti. Dia menatap anda sambil menggoyang-goyangkan ekor untuk meyakinkan anda agar tetap mengikutinya. Ketika anda membentaknya dia menggonggong untuk meyakinkan anda agar jangan takut untuk terus mengikutinya. Ketika anda pulang, dia tidak peduli sama sekali. Itulah perilaku sang alfa.

Bila tidak mematuhi anda kenapa selama ini dia datang ketika dipanggil? Kenapa dia duduk ketika anda suruh? Karena anda memanggilnya untuk memanjakan dia dengan makanan atau menggaruk atau bermain dengannya. Dia datang dan duduk bukan karena patuh namun karena SUKA anda manjakan. Itu sebabnya ketika berada di luar pagar dia menolak panggilan dan perintah duduk karena baginya itulah waktunya jalan-jalan bukan bukan waktu untuk anda manjakan.

Anjing anda tahu yang anda tahu bahkan dia tahu yang anda tidak tahu. Dia tahu selama ini anda suka berlagak bos, namun dia tahu yang anda tidak tahu bahwa dialah bosnya.

Patuh Di Segala Tempat Dan Kondisi

Anda mengajak anjing ke ruang tamu untuk dilatih duduk. Bagaimana cara melatih anjing duduk? Dengan makanan sebagai umpan. Anjing suka makanan. Itu sebabnya ketika anda berdiri di depannya sambil menggenggam makanan, dia pun berusaha mengambilnya dari tangan anda. Ketika anda menggerakkan tangan, moncongnya pun mengikuti tangan anda. Bukan. Bukan mengikuti tangan. Sebetulnya moncongnya tidak mengikuti tangan namun makanan di dalam genggaman anda.

Gambar: hai hai

Gambar: hai hai

Bila anda gerakan tangan sehingga anjing mendongak kemudian mendorong tangan anda ke arah ekornya maka agar bisa mengikuti makanan dengan moncongnya anjing itu akan menekuk kaki belakangnya dan duduk. Saat dia duduk, katakan “Yes” lalu berikan makanan di tangan anda kepadanya.

Tindakan anda demikian namanya MENANDAI gerakan duduk anjing sebagai hal yang membuat anda senang dengan ucapan “YES” lalu memberinya hadiah. Setelah berulang-ulang maka anjing anda pun mengerti bahwa gerakannya duduk membuat anda senang. Karena senang maka anda memberinya hadiah makanan. Itu sebabnya dia akan melakukan gerakan duduk untuk menyenangkan anda agar diberi hadiah.

Setelah berkali-kali melakukan hal demikian maka ucapkan kata, “Sit!” setiap kali anjing akan duduk. Tindakan demikian disebut MENAMAI tanda. Ingat langkah pertama pelatihan adalah MENANDAI gerakan duduk dengan berkata, “YES” lalu memberinya makanan. Langkah kedua adalah MENAMAI gerakan duduk “SIT”. Langkah ketiga adalah melakukannya berulang-ulang agar anjing mengaitkan NAMA“SIT” dengan TANDA yaitu gerakannya duduk. Langkah keempat adalah melakukannya berulang-ulang agar anjing mengerti kata “SIT” sebagai perintah duduk yang harus ditaati 100% di segala tempat dalam segala kondisi dan situasi dengan godaan apa pun.

Ketika melatih anda ingat ucapan hai hai bahwa anjing harus diajari 30-70 kali untuk mengerti sebuah perintah dan harus dilatih 7 X 70 kali agar mematuhi sebuah perintah. Namun anda segera merasa anjing anda cerdas karena belum sampai 30 kali anjing anda sudah mengerti perintah “SIT” itu sebabnya setiap kali anda memberi perintah “SIT” dia pun langsung duduk.

Anda segera bertanya-tanya dalam hati, diri anda yang hebat atau hai hai yang membual? Kenapa demikian? Karena anjing anda yang belum dilatih 7 X 70 kali sudah sangat patuh. Dia tidak pernah membantah perintah “SIT” yang anda berikan.  Anda pun mulai menghitung jumlah kepatuhannya. Setelah 200 kali dia menaati perintah, anda pun merasa cukup dan berhenti. Anda duduk di lantai bersender pada sofa dan membiarkan anjing anda mengendus ke sana-sini.

Ketika anjing anda mengendus-ngendus laci lemari buku anda memberinya perintah, “SIT!” Aneh bin ajaib. Mendengar suara anda, dia hanya menoleh lalu meneruskan keasyikannya mengendus-endus laci. Kembali anda memberi perintah, “SIT” dan hal yang sama kembali terjadi.

Anda lalu memanggil namanya. Ketika dia menoleh anda pun memberi perintah “SIT” Aneh bin ajaib. Dia hanya menggoyang-goyang ekornya lalu melanjutkan kegiatannya mengendus-endus.

Anda lalu memanggilnya sambil menggoyang-goyangkan tangan menawarinya makanan. Dia segera menghampiri anda. Ketika dia berdiri berusaha mengambil makanan dari tangan anda, keluarlah perintah, “SIT” dari mulut anda. Aneh bin ajaib. Dia menggoyang-goyang ekornya sambil berusaha mengambil makanan dari tangan anda namun tidak mematuhi perintah “SIT” yang anda berikan.

Anda lalu berdiri dan memberi perintah, “SIT!” Aneh bian ajaib. Anjing anda patuh dan segera duduk. Anda mengulanginya berkali-kali dan dia selalu patuh. Anda lalu memberi perintah “SIT” sambil membelakanginya. Dia tidak mematuhi perintah anda.

Kerabatku sekalian, apa yang terjadi? Kenapa anjing itu anya menaati perintah “SIT” yang anda berikan KETIKA berdiri di hadapannya? Karena sesungguhnya dia tidak mengerti arti KATA “SIT”. Dia hanya mengerti ucapan “SIT” dengan KONDISI anda berdiri di hadapannya. Itulah yang anda latihkan. Anda belum melatih dia perintah “SIT” sambil duduk, perintah “SIT” dari jauh sambil duduk, perintah “SIT” sambil membelakanginya.  Karena belum melatihnya mustahil dia mengerti! Itu sebabnya ketika melatih anjing anda harus melakukannya dalam berbagai posisi dan situasi, bila hanya melatihnya dalam satu posisi maka dia akan mengabaikan anda karena tidak mengerti perintah dalam posisi lain.

Handai taulanku sekalian, banyak orang yang memelihara anjing. Banyak yang melatih anjingnya. Banyak pula yang mengaku dirinya pelatih anjing bahkan mengaku dirinya pelatih anjing profesional. Namun, sesungguhnya hanya sedikit pelatih anjing sejati yang benar-benar memiliki pengetahuan dan pengalaman melatih anjing dengan cara yang benar.

Diperlukan pelatihan 4000 sampai 6000 kali untuk membuat seekor anjing PATUH di segala tempat dalam segala kondisi dan situasi adalah FAKTA. Bukan omong kosong! Tidak ada jalan pintas. Tidak ada pelatihan instan. Tempo-tempo PATUH tempo-tempo tidak patuh bukan PATUH namanya.

Memanipulasi anjing melakukan 11 gerakan dalam 1 jam mustahil pelatihan kepatuhan. Hanya PENIPU yang menyebut hal demikian pelatihan kepatuhan. Hanya juri MURI dan orang-orang yang tidak mengerti pelatihan anjing yang tertipu oleh penipuan KAMPUNGAN demikian.

Perintah Stay

Perintah “Stay” artinya diam di tempat dan jangan bergerak. Perintah “Stay” bisa dijalani oleh anjing dalam posisi berdiri (stand), duduk (sit), tiarap (down) maupun tidur menyamping (sleep). Perintah “Stay” memiliki tiga langkah: Pertama, lamanya (duration). Kedua, jarak anjing dengan pelatihnya (distance). Ketiga, godaan yang dihadapi anjing (distraction).

Video di atas menunjukkan cara melatih perintah “Stay”. Langkah pertama adalah MENANDAI gerakan “Stay!” dengan ucapan “YES” lalu memberinya makanan. Langkah selanjutnya adalah MENAMAI tanda dengan “Stay”.

Biarkan anjing berbaring santai. Berlututlah dengan satu kaki di depannya. Sembunyikan tangan anda yang memegang makanan di punggung. Tangan yang satunya lagi biarkan santai di samping tubuh anda. Diam dan tatap anjing anda. Ketika dia terpaku menatap anda, katakan, “Yes” lalu beri dia makanan. Itulah langkah MENANDAI. Setelah mengulanginya berkali-kali, perpanjang waktunya namun jangan terlalu lama. Bila terlalu lama dia akan bosan dan bergerak. Bila dia bergerak, katakan, “No” dan jangan kasih makanan.  Langkah selanjutnya adalah menamai gerakan itu “Stay”.

Dalam tahap awal anda tidak bisa melatih anjing perintah “Stay” ketika dia dalam kondisi bersemangat. Itu sebabnya hanya latihlah dia ketika dalam kondisi santai. Setelah berkali-kali melakukan “Stay” ajak anjing anda untuk bangkit lalu bergerak.

Perintah Come

Perintah “come” artinya datanglah kepadaku. Perintah “Come” bisa diberikan ketika anjing berdiri, duduk, tiarap, berbaring maupun tidur menyamping atau sedang bermain atau sedang melakukan apa pun.

Video di atas menunjukkan cara melatih perintah “Come”. Saat melatih perintah “Stay!” Langkah pertama adalah MENANDAI gerakan “Stay!” dengan ucapan “YES”. Langkah selanjutnya adalah MENAMAI gerakan diam dengan “Stay”. Dalam melatih perintah “Come” kita melakukan hal sebaliknya. Pertama MENAMAI-nya “Come” lalu MENANDAI gerakannya dengan ucapan “YES” lalu memberinya hadiah makanan.

Jangan mengucapkan perintah “Come” bila tidak PASTI anjing anda akan mendatangi. Itu sebabnya untuk melatih perintah “Come” anda harus menggunakan umpan makanan yang benar-benar dia sukai. Oleh karena itu dalam pelatihan awal perintah “Come” tidak boleh diberikan ketika anjing sedang ASYIK melakukan sesuatu. Untuk menghindari gangguan mulailah dengan jarak yang dekat lalu makin lama makin jauh kemudian ditambahkan godaan atau gangguan.

“YES” harus diucapkan saat anjing MULAI bergerak mendangi, bukan saat dia SAMPAI kepada anda.

Penipuan Cage Stay Dan Cage Out

Kerabatku sekalian, perintah “Cage stay” yang artinya diam di kandang dan Cage Out yang artinya keluar kandang tidak ada di dalam dunia pelatihan anjing (dog obedience training). Kedua perintah itu diciptakan oleh Philip Joeng untuk PENIPUAN PUBLIK dan MENIPU Juri MURI yang tidak punya PENGETAHUAN dan PENGALAMAN pelatihan anjing.

Gambar: Philips Joeng

Gambar: Philips Joeng

Menurut Philip Joeng, dia menciptakan perintah “Cage Stay” untuk mencegah anjing nyelonong keluar dari kandang dengan tidak sopan saat pintunya dibuka. Dan dia menciptakan perintah “Cage Out” karena anjing yang diperintahkan untuk “Cage Stay” sering kebingungan saat diminta keluar kandang.

Di dalam dunia pelatihan anjing, setelah memberi perintah, “Stay” anda memberi perintah, “Good” untuk menyuruh dia mempertahankan posisinya dan menggunakan perintah “Yes” untuk membebaskan dia dari perintah, “Stay” dan mengambil hadiahnya. Bila anjing tidak menaati perintah “Good” anda menggunakan perintah, “No” untuk memberitahu dia bahwa dia SUDAH melakukan hal yang tidak berkenan sehingga tidak mendapat hadiah. Dia diberi kesempatan untuk melakukan hal yang benar. Anda memberinya perintah “Stay” dan menyuruhnya mempertahankan posisinya dengan perintah, “Good”.

Pernyataan Philips Joeng bahwa dia menciptkan perintah “cage out” untuk menyelesaikan masalah “anjing yang diperintahkan untuk “Cage Stay” sering kebingungan saat diminta keluar kandang” adalah pembohongan publik. Kenapa demikian? Karena “cage out” adalah perintah untuk keluar kandang. Di samping itu, bukankah dia menciptakan perintah “cage stay” untuk mencegah anjing nyelonong keluar kandang? Alih-alih bingung anjing yang suka nyelonong keluar kandang pasti senang sekali disuruh keluar kandang, bukan?

Philip Joeng bukan pelatih anjing sejati namun PENIPU yang berlagak pelatih anjing. Itu sebabnya dia sama sekali tidak mengerti FUNGSI perintah “Yes” dan “Good” serta “No”. Dia juga tidak punya kemampuan untuk melatih perintah “Stay” dan “Come” itu sebabnya menciptakan perintah “Cage Stay” dan “Cage Out” untuk MENIPU juri MURI yang tidak mengerti dunia pelatihan anjing.

Gambar: Philips Joeng

Gambar: Philips Joeng

Apabila memperhatikan videonya dan fotonya maka nampak gamblang sekali bahwa Charmy (warna putih) yang dia gunakan untuk mencatatkan rekor MURI adalah anjing lembut (Soft) yang semangatnya (drive) rendah dan nyalinya (nerves) kecil.

Perhatikan foto di samping ini. Dalam acara tersebut Charmy ditempatkan dalam kandang kecil dengan pintu kecil. Karena nyalinya kecil dan semangatnya rendah maka Charmy tidak akan menerobos pintu di tempat yang asing baginya. Karena lembut maka dia mudah diintimidasi untuk membatalkan keinginannya keluar dari kandang kecil itu.

Tanpa perintah “Cage Stay” pun Charmy akan memilih diam di dalam kandangnya ketika pintunya dibuka. Itu sebabnya meskipun mengucapkan perintah, “Cage Stay” faktanya Charmy diam di dalam kandang bukan karena mematuhi perintah namun karena nyalinya kecil di tempat asing. Kalau pun ingin keluar dari kandangnya maka Charmy akan segera mengurungkan niatnya saat diintimidasi dengan gerakan tangan diiringi suara yang keras dan tegas.

Kenapa Philip Joeng tidak menggunakan perintah “Stay” untuk mencegah Charmy keluar kandang? Karena perintah “Stay” berarti diam di tempat sedangkan perintah “Cage Stay” akan dianggap SAH oleh juri MURI meskipun Charmy bergerak-gerak di dalam kandangnya dan berusaha keluar.

Dalam dunia pelatihan anjing, untuk menyuruh anjing menghampiri digunakan perintah, “Come”. Kenapa Philip Joeng tidak menggunakan perintah “Come” namun menciptakan perintah “Cage Out” untuk menyuruh Charmy keluar dari kandangnya? Karena perintah “Come” mengharuskan Charmy menghampirinya sementara perintah “Cage Out” akan dianggap SAH oleh juri MURI meskipun saat keluar dari kandangnya Charmy tidak menghampiri  Philips Joeng namun mencari TUAN-nya.

Kerabatku sekalian, dongeng tentang serigala yang ingin menjauh dari kelompoknya untuk bermain atau kencing atau berak minta izin kepada sang alfa (pemimpin kelompok) dan baru bermain atau berak atau kencingg bila diizinkan sang alfa adalah PEMBOHONGAN publik karena hal demikian tidak terjadi dalam kelompok serigala maupun anjing liar apalagi anjing peliharaan. Anjing anda mendengking ketika mau kencing atau berak bukan untuk minta izin namun minta dibukakan pintu atau dilepaskan dari ikatannya.

Kesimpulan

Kerabatku sekalian, nampak gamblang sekali. Philips Joeng bukan pelatih anjing sejati. Dia hanya seorang PENIPU yang berlagak Pelatih Anjing. Penipuannya SUKSES karena Juri MURI dan masyarakat tidak mengerti dunia pelatihan anjing.

Banyak orang yang menuduh saya pengecut karena tidak mau menerima tantangan Philips Joeng untuk memecahkan rekor MURI-nya. Mustahil bagi saya untuk menerima tantangan demikian karena memecahkan rekor Philips Joeng berarti mendukung PENIPUAN PUBLIK-nya tentang Pelatihan Kepatuhan Anjing. Itu sebabnya yang saya lakukan adalah MEMBONGKAR penipuannya dan mengajarkan ilmu pelatihan kepatuhan anjing yang benar kepada masyarakat dan MURI. Dengan demikian Philips Joeng tidak bisa sembarangan MENIPU lagi di waktu yang akan datang.

Kerabatku sekalian, Philips joeng alias Oen Tay Joeng alias Gintara yongky Wenas alias Pst Wenas alias philips Wenas adalah seorang pendeta yang karena dibongkar penipuan publik sehingga banting haluan melakukan penipuan publik sebagai pelatih anjing alias dog training. Silahkan klik di SINI untuk membaca kisah-kisah penipuan publiknya.

6 thoughts on “Penipuan Philip Joeng Cage Stay

  1. [quote Haihai Bengcu alias Arief Chrisdiyanto alias Ang Ci Yang]
    Banyak orang yang menuduh saya pengecut karena tidak mau menerima tantangan Philips Joeng untuk memecahkan rekor MURI-nya. Mustahil bagi saya untuk menerima tantangan demikian karena memecahkan rekor Philips Joeng berarti mendukung PENIPUAN PUBLIK-nya tentang Pelatihan Kepatuhan Anjing. Itu sebabnya yang saya lakukan adalah MEMBONGKAR penipuannya dan mengajarkan ilmu pelatihan kepatuhan anjing yang benar kepada masyarakat dan MURI. Dengan demikian Philips Joeng tidak bisa sembarangan MENIPU lagi di waktu yang akan datang.

    (Tanggapan TJin)
    Mohon maaf tanpa mengurangi rasa hormat, MEMBERANIKAN DIRI menyebutmu HANYA MEMBUAL……
    MURI dengan senang hati dan bersedia memfasilitasi elu untuk menerima tantangan Philips Joeng memecahkan rekor MURI-nya……. dalam hal ini MURI bertindak OBJEKTIF dan TEPAT……

    Elu TIDAK PUNYA NYALI melakukannya karena TULISAN dan PEMAPARAN elu ini HANYA BUAL TANPA BISA DIPRAKTIKKAN……. Jika elu SANGGUP MELAKUKANNYA sekaligus MEMPRAKTIKKAN apa yang elu sebut “penipuan” yang dilakukan Philips Joeng…….. ITULAH KEABSAHAN TUDINGAN elu…… artinya…… elu MEMBUKTIKAN Philips Joeng melakukan trik “penipuan” yang memang sanggup dilakukan oleh siapa saja……. bahkan elu sanggup lebih cepat catatan waktu rekornya……

    Dengan demikian tulisan elu ini BUKAN BUAL…….

    Melihat BANYAKNYA TUDUHAN elu DALAM TULISAN TANPA BUKTI PRAKTIK…… gua malah “mencium aroma” IRI dan DENGKI dalam PERSAINGAN BISNIS dunia PERTERNAKAN dan PELATIHAN ANJING yang dimiliki oleh keluarga dan saudara elu MELAWAN Philips Joeng……..

    Sekali lagi mohon maaf tanpa mengurangi rasa hormat………. tanggapan ini HANYA OPINI PRIBADI gua melihat perseteruan ini…….. 😉 😉 😉

  2. OMG. saya baru sadar ni klo ternyata om hai juga pelatih anjing. Makanya tampak sirik banget. xixixixixi…..Ayo om, buktikan merahmu! pecahin rekornya om PJ donk………masak koar koar mulu tapi disuruh pecahkan rekornya malah muter muter kaya gasing?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.