Maria Mengandung Roh Kudus Dengan Yang Mahatinggi


Gambar: pixgood.com

Maria berasal dari dunia dan umat Kristen percaya bahwa tubuh Yesus berasal dari Tubuh Maria (sel telur). Namun Yesus tiga kali menyangkal bahwa diri-Nya berasal dari dunia. Jadi, sesungguhnya siapakah Yesus?

Yesus TIGA kali menyangkal Bahwa Dia Berasal Dari Dunia

Siapa yang datang dari atas adalah di atas semuanya; siapa yang berasal dari bumi, termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi. Siapa yang datang dari sorga adalah di atas semuanya. Yohanes 3:31

Lalu Ia berkata kepada mereka: “Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini. Yohanes 8:23

Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. Yohanes 17:14

Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. Yohanes 17:16

Saudara-saudara, inilah yang hendak kukatakan kepadamu, yaitu bahwa daging dan darah  tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah dan bahwa yang binasa tidak mendapat bagian dalam apa yang tidak binasa. 1 Korintus 15:50

Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu. Galatia 6:8

Tiga kali Yesus menyangkal bahwa Dia berasal dari dunia dan Paulus mendukung-Nya. Tiga kali menyangkal dan DUA saksi, bukankah kesaksian Yesus bahwa Dia bukan dari Dunia ini SAH dan tidak perlu diragukan lagi kebenarannya?

Bila bukan dari dunia ini lalu Yesus datang dari mana? Kalau bukan berasal dari tubuh Maria lalu  Yesus mendapatkan tubuh-Nya dari mana? Siapakah Yesus?

Maria Mengandung Roh Kudus Dengan Yang Mahatinggi

Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret, kepada seorang perawan (parthenos) yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria. Lukas 1:26-27

Kata malaikat itu kepadanya: “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Lukas 1:30
 
Sesungguhnya engkau akan mengandung DALAM KANDUNGAN (syllempse en gastri ) dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Lukas 1:31 – terjemahan lebih baik

Kata Maria kepada malaikat itu: “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum MENGENAL LELAKI (epei andra ou ginosko)?” Lukas 1:34 – terjemahan  lebih baik

Jawab malaikat itu kepadanya: “Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Yang Mahatinggi (Hypsistou) akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan DILAHIRKAN KUDUS  (gennōmenon hagion) akan disebut Anak Allah. Lukas 1:35 – Terjemahan lebnih baik

Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung (syneilephen) seorang anak laki-laki (huion) pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. Lukas 1:36

Perawan artinya belum pernah berhubungan sex. Lukas 1:34 mencatat bahwa Maria adalah seorang perawan karena dia belum pernah mengenal alias belum pernah berhubungan sex dengan lelaki. Bila perawan, kenapa hamil?

Lukas 1:31 mencatat tentang kehamilan Maria sementara Lukas 1:35 mencatat tentang kehamilan Elisabet sejak enam bulan sebelumnya. Kenapa malaikat Gabriel memberitahu Maria tentang kehamilan Elisabet? Tentu saja tujuannya untuk membandingkan kehamilan Maria dan kehamilan Elisabet. Kenapa membandingkan kehamilan Maria dan Elisabet?

Karena kehamilan Maria berbeda dengan kehamilan Elisabet. Elisabet mengandung JANIN lelaki sementara Maria mengandung KANDUNGAN. Rahim dalam bahasa Yunani adalah koilia. Kata Yunani gastri yang berasal dari kata dasar gaster adalah kata benda yang artinya kandungan alias kehamilan yaitu rahim yang berisi janin.

Sebenarnya, Rahim dan Janin siapa yang dikandung Maria? Berdasarkan Lukas 1:35 dapat disimpulkan bahwa Rahim yang dikandung oleh Maria adalah Kuasa Yang Mahatinggi sementara Janin yang ada di dalam-Nya alias di dalam Rahim alias di dalam Kuasa Yang Mahatinggi adalah Roh Kudus. Itu sebabnya Maria hamil meskipun dia masih perawan alias tidak berhubungan sex dengan lelaki.

Janin yang ada di dalam Rahim yang dikandung Maria bukan sel telurnya yang dibuahi sperma lelaki namun Roh Kudus yang turun atasnya. Yang terjadi adalah Yang Mahatinggi menjadi satu daging dengan Maria untuk mengandung Roh Kudus lalu melahirkan-Nya sebagai Yesus.

Ternyata Yesus memang bukan dari dunia Ini.

Untuk membaca blog-blog tentang Allah Tritunggal yang lain, silahkan klik di SINI.

Untuk membaca blog-blog tentang Kristologi yang lain, silahkan klik di SINI.

27 thoughts on “Maria Mengandung Roh Kudus Dengan Yang Mahatinggi

  1. Kesalahan anda, karena anda tidak mengenal siapa TUHAN..!!!, Jika anda mengenal Dia, pasti anda akan memahami secara baik dan benar. Ingat loh…TUHAN adalah Allah yang saya sembah termasuk para pengikut KRISTUS.

  2. Sudahlah kisanak. Orang yang bahkan belum pernah baca Alkitab dari Matius 1:1 sampai Matius 28:20 tidak berhak MENGAJAR. Oleh karena itu, kisanak, silakan BERTOBAT dulu lalu mulai Alkitab dari Kejadian sampai Wahyu.

  3. Anda mustahil paham karena belum pernah baca alkitab dari Kejadian sampai Wahyu. Anda tidak mungkin paham karena membaca Alkitab dari Matius 1:1 sampai Matius 28:20. Kalau mau paham bersikap rendah hati dan jangan sok jagoan lalu mulailah baca alkitab.

  4. Di dalam kisah Nabi Nuh tercatat ada dua EL = Allah yaitu:

    1. El Elyown = Yang Mahatinggi
    2. El Shadday = Yang Mahakuasa

    Kalau anda pelajari maka nampak sekali bahwa keduanya BEKERJA sendiri-sendiri. Kalau pun akhirnya bekerja SAMA namun cara bekerjanya berbeda. Contoh: El Elyown MEMBERI tahu Nuh bahwa dia akan mengirim berbagai binatang SATU PASANG. Namun El Shadday SURUH Nuh untuk mengumpulkan binatang HALAL 7 pasang dan haram 1 pasang.

    Abraham menyembah El Shadday. Kepada Musa El Shadday lalu memberi tahu bahwa namanya adalah YHWH. Dia juga mengaku bahwa dirinyalah TUAN segala TUAN. Orang Belanja di Batavia lalu membuat TUHAN dari kata TUAN. sejak itulah kata TUHAN dipakai di Indonesia.

    Kata EL lalu berubah menjadi ELOHIM. Pada saat itu orang Nusantara beragama Islam menggunakan istilah AULOH. Penerjemah Alkitab Belanda itu menggunakan kata ALLAH untuk Elohim dan El. Jadilah akhirnya kata Akkah digunakan di Nusantara dan akhirnya jadi Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.