
Maria yang mendesah karena birahi, Maria yang telanjang dan menggelinjang basah dalam pergumulan dengan suaminya dan Maria yang mengerang nikmat orgasme, mustahil Maria yang suci bagi masyarakat generasi itu.
Tidak ada ayat alkitab yang menyatakan Maria tetap perawan setelah melahirkan apalagi mengharuskannya tetap perawan setelah melahirkan Yesus. Kenapa anda kekeh jumekeh memaksa Maria perawan selamanya?
Maria Tidak Perawan Lagi
Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya, tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus. Matius 1:24-25
Kerabatku sekalian, Matius 1:24-25 ditulis lama setelah Yesus lahir bahkan lama setelah Yesus mati bangkit lalu naik ke sorga. Apakah ayat tersebut ditulis untuk memberitahu pembacanya bahwa Yusuf tidak pernah bersetubuh dengan Maria selamanya atau Yusuf tidak bersetubuh dengan Maria HANYA sampai Maria melahirkan Yesus?
Karena yang tertulis adalah “Ia mengambil Maria sebagai isterinya, tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya” itu berarti setelah Maria melahirkan anaknya, Yusuf pun bersetubuh dengannya.
Kenapa penulis Matius 1:24-25 merasa PERLU untuk MENCATAT jangka WAKTU Yusuf tidak bersetubuh dengan Maria dengan TEGAS dan GAMBLANG? Tentu saja untuk MENENTANG dongeng Maria tidak pernah bersetubuh dengan Yusuf selamanya.
Mengutip kalimat Matius 1:24-25 untuk menyatakan Yusuf tidak pernah bersetubuh dengan Maria selamanya benar-benar jaka sembung bawa golok, nggak nyambung blok! Nggak pedas bukan combro, nggak cerdas bro!
Maria Beranak Pinak Yesus Anak Sulungnya
dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan. Lukas 2:7
Lukas 2:7 tidak ditulis saat Yesus dilahirkan namun ditulis jauh setelah Yesus dilahirkan mati bangkit dan naik ke sorga. Pada saat Lukas 2:7 ditulis, Yesus anak TUNGGAL atau anak SULUNG yang punya adik-adik sudah diketahui PASTI. Apakah ayat tersebut ditulis untuk memberitahu pembaca bahwa Yesus anak TUNGGAL atau anak SULUNG yang punya adik-adik?
Kalau ayat tersebut memang ditulis untuk memberitahu pembaca bahwa Yesus adalah anak tunggal maka kalimat benar yang digunakan penulisnya pastilah, “dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang TUNGGAL,”
Karena yang tertulis adalah, “dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung,” sudah pasti yang ingin disampaikan oleh Lukas adalah setelah melahirkan Yesus Maria bersetubuh dengan Yusuf kemudian mengandung dan melahirkan anak-anak bagi Yusuf. Itu sebabnya Yesus disebut anak sulung. Mustahil anak TUNGGAL disebut anak SULUNG.
Kenapa Lukas merasa perlu MENEGASKAN seorang anak laki-laki yang dilahirkan oleh Maria adalah anak SULUNG? Tentu saja untuk MENENTANG dongeng Maria hanya melahirkan Yesus semata. Tentu saja untuk memberitakan kepada dunia bahwa Yesus adalah anak SULUNG sebab Maria punya anak-anak lainnya.
Kontol Memar Teper
Memasuki abad ke dua, ajaran Kristen mulai dipertanyakan banyak orang. “Siapakah Yesus?” adalah yang paling banyak dipertanyakan baik oleh orang Kristen maupun penentangnya. Akhirnya mempertanyakan kesucian Yesus pun merembet pada mempertanyakan kesucian Maria ibu-Nya. Para cerdik pandai saat itu berkeyakinan bahwa Yesus mustahil suci bila Maria ibunya tidak suci.
Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging –karena keduanya bertentangan–sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki. Galatia 5:17
Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya. Roma 8:7
Masyarakat pada saat itu hidup dengan keyakinan manusia terdiri dari roh dan tubuh. Roh itu suci namun tubuh itu jahat. Keinginan daging itu jahat. Nafsu birahi adalah keinginan daging. Sex itu jahat dan tidak suci. Menjaga keperawanan dan keperjakaan adalah pencapaian tertinggi akan kesucian dan kemurnian.
Maria yang mendesah karena birahi, Maria yang telanjang dan menggelinjang basah dalam pergumulan dengan suaminya dan Maria yang mengerang nikmat orgasme, mustahil Maria yang suci bagi masyarakat generasi itu. Itulah alasan yang mendorong orang Kristen menciptakan berhala Perawan Maria yang tetap perawan setelah melahirkan Yesus. Itulah yang mendorong rohaniwan Kristen hidup selibat. Bukan agar bisa melayani sepenuhnya karena tidak ada gangguan urusan keluarga seperti yang diajarkan oleh Paulus namun untuk menunjukkan komitmennya atas kesucian mengalahkan keinginan daging.
Kerabatku, “Kontol Memar Teper” adalah singkatan dari “Konspirasi Tolol Memaksa Maria Tetap Perawan”. Orang tolol adalah orang yang secara sengaja bertindak bodoh karena yakin tindakan itu bijaksana. Disebut konspirasi tolol karena membentuk konspirasi memaksa Maria tetap perawan adalah tindakan bodoh. BODOH karena tidak ada satu ayat Alkitab pun yang mendukungnya. BODOH karena Alkitab mengajarkan dengan tegas dan gamblang bahwa Maria setelah melahirkan Yesus lalu bersetubuh dengan Yusuf suaminya dan beranak-pinak.
Kontol Memar Teper muncul pertama kali dipimpin oleh Ignatius dari Antiokhia (3-107). Selanjutnya, dari generasi ke generasi dipimpin oleh Origen Adamantius (184-253), Hilarius dari Poitiers(300-358), Gregorius Nissa (335-39), Athanasius dari Aleksandria (296-373), Hieronimus Jerome (347-420), Agustinus dari Hippo (354-430), Ambrosius (339-397), Petrus Kristologus (406-450), Paus Leo Agung (440-461), Yohanes Damaskus (676-749), Martin Luther (1483-1546), John Calvin (1509-1564), Ulrich Zwingli (1484-1531) dan John Wesley (1703-1791). Empat orang pemimpin Kontol Memar Teper yang disebutkan terakhir adalah para pemimpin reformasi yang memisahkan diri dari gereja Katolik menjadi gereja Kristen.
Kontol Memar Teper mencapai puncaknya ketika Paus ke 260, Paus Pius XII pada tanggal 1 November 1950 menggunakan kuasa Infability Paus ex cathedra (Paus mustahil salah di atas kursi) berdasarkan Konsili Vatikan Pertama untuk menerbitkan Munificentissimus Deus (Tuhan yang sangat murah hati) Maria naik ke Surga yang isi utamanya adalah:
Maria Ibu Yesus Punya Enam Anak
Pada hari Sabat Ia mulai mengajar di rumah ibadat dan jemaat yang besar takjub ketika mendengar Dia dan mereka berkata: “Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu? Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya? Dan mujizat-mujizat yang demikian bagaimanakah dapat diadakan oleh tangan-Nya? Markus 6:2
Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara (adelphos) Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan (adelphe) ada bersama kita?” Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. Markus 6:3
Setibanya di tempat asal-Nya, Yesus mengajar orang-orang di situ di rumah ibadat mereka. Maka takjublah mereka dan berkata: “Dari mana diperoleh-Nya hikmat itu dan kuasa untuk mengadakan mujizat-mujizat itu? Matius 13:54
Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Bukankah ibu-Nya bernama Maria dan saudara-saudara-Nya (adelphos): Yakobus, Yusuf, Simon dan Yudas? Matius 13:55
Dan bukankah saudara-saudara-Nya perempuan (adelphe) semuanya ada bersama kita? Jadi dari mana diperoleh-Nya semuanya itu?” Matius 13:56
Kerabatku sekalian, baik Markus 6:2-3 maupun Matius 12:54-56 mencatat kisah yang sama yaitu: Yesus di kampung halaman-Nya Nazaret. Ayat-ayat kedua penulis itu menyatakan dengan tegas dan gamblang sehingga mustahil menyangkalnya. Ibu Yesus namanya Maria. Selain Yesus Maria ibu Yesus juga memperanakkan Yakobus, Yusuf alias Yoses, Simon dan Yudas. Orang-orang kampung Yesus sendiri yang BERSAKSI sehingga kesaksian mereka mustahil SALAH. Atas kesaksian dua orang atau lebih maka masalah Maria beranak pinak tidak diragukan lagi.
Lalu datanglah ibu dan saudara-saudara (adelphos) Yesus. Sementara mereka berdiri di luar, mereka menyuruh orang memanggil Dia. Markus 3:31
Ada orang banyak duduk mengelilingi Dia, mereka berkata kepada-Nya: “Lihat, ibu dan saudara-saudara-Mu (adelphos) ada di luar, dan berusaha menemui Engkau.” Markus 3:32
Ibu dan saudara-saudara (adelphos) Yesus datang kepada-Nya, tetapi mereka tidak dapat mencapai Dia karena orang banyak. Lukas 8:19
Orang memberitahukan kepada-Nya: “Ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu (adelphos) ada di luar dan ingin bertemu dengan Engkau.” Lukas 8:20
Bukan hanya penulis Matius dan Markus saja namun penulis Lukas pun mencatat tentang keberadaan sudara-saudara Yesus dengan tegas dan gamblang sehingga mustahil menentangnya. Orang-orang banyak yang memberi kesaksian sehingga perkaranya mustahil diragukan lagi.
Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara (adelphos) Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan (adelphe) ada bersama kita?” Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. Markus 6:3
Mereka adalah Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus dan Yusuf, dan ibu anak-anak Zebedeus. Matius 27:56
Ada juga beberapa perempuan yang melihat dari jauh, di antaranya Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus Muda dan Yoses, serta Salome. Markus 15:40
Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena. Yohanes 19:25
Kontol Memar Teper mengutip Matius 27:56 dan Markus 15:40 serta Yohanes 19:25 untuk membangun dongeng Yakobus, Yoses alias Yusuf, Yudas dan Simon bukan anak Maria ibu Yesus namun anak Maria istri Klopas.
Kerabatku sekalian, siapakah Maria ibu Yakobus dan Yusuf yang berdiri di dekat salib menurut Matius 27:56? Dia adalah Maria Ibu Yesus yang tercatat di dalam Markus 6:3 sebagai ibu Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon.
Siapakah Maria Maria ibu Yakobus Muda dan Yoses serta Salome yang tercatat di dalam Markus 15:40? Tentu saja dialah Maria ibu Yesus yang tercatat di dalam Markus 6:3 sebagai ibu Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon.
Apakah Yohanes 19:25 mencatat bahwa Yakobus, Yoses alias Yusuf, Yudas dan Simon serta Salome adalah anak Maria istri Klopas? Tidak!
Apakah Yohanes Yohanes 19:25 mencatat bahwa Maria ibu Yakobus, Yoses alias Yusuf, Yudas dan Simon serta Salome yang berdiri di dekat salib mustahil ibu Yesus? Tidak!
Ada orang banyak duduk mengelilingi Dia, mereka berkata kepada-Nya: “Lihat, ibu dan saudara-saudara-Mu (adelphos) ada di luar, dan berusaha menemui Engkau.” Markus 3:32
Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: “Ibu, inilah, anakmu!” Yohanes 19:26
Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: “Inilah ibumu!” Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya. Yohanes 19:27
Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara (adelphos) Yesus. Kisah Para Rasul 1:14
Kalau Maria tidak punya anak lain, dia pasti sudah terlunta-lunta sejak ditinggal Yesus berkelana dan disangkal oleh Yesus ketika mencarinya seperti yang tercatat di dalam Markus 3:32. Namun alih-alih mencatat Maria terlunta-lunta Alkitab justru mencatat bahwa Maria ditemani oleh anak-anaknya yang lain.
Kalau Maria memang sebatang kara itu sebabnya dititipkan oleh Yesus kepada murid kesayangan-Nya, maka setelah Yesus mati dan bangkit lalu naik ke sorga seharusnya Maria gentayangan bersama murid kesayangan Yesus itu, bukan? Namun hal demikian sama sekali tidak terjadi. Kisah Para Rasul 1:14 mencatat tentang Maria Ibu Yesus kelayapan bersama anak-anaknya yang lain yaitu saudara Yesus. Bila demikian, apa yang sebenarnya terjadi di dekat salib? Yang terjadilah adalah Yesus memperkenalkan dan menitipkan murid kesayangannya kepada Ibunya.
Robert Payesko Mengharuskan Maria Tetap Perawan
Kerabatku sekalian, pernyataan “Robert Payesko, The Truth about Mary, A Summary of the Trilogy, (Queenship Publishing Company, CA, 1998), p.110” di atas adalah PENGAKUAN blak-blakkan bahwa dongeng Maria tetap perawan bukan FAKTA sejarah namun rekayasa untuk menghadapi penyangkalan akan keilahian Yesus.
Agustinus dan Ambrosius Memaksa Maria Tetap Perawan
Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: “Damai sejahtera bagi kamu!” Yohanes 20:26
Alkitab tidak mencatat kisah Yesus gentayangan di luar ruangan lalu menembus pintu atau dinding tanpa merusaknya untuk masuk ke ruangan terkunci dimana murid-murid-Nya berkumpul. Namun alkitab mencatat kisah batu penutup gua disingkirkan agar Yesus bisa keluar dari kuburan-Nya.
kejadian Yesus ujug-ujug ada di tengah murid-murid-Nya dalam ruangan terkunci dan batu kuburan Yesus terguling tidak ada kaitannya dengan keperawanan Maria. Menggunakan kisah-kisah tersebut sebagai bukti Maria tetap perawan adalah tindakan bodoh alias tolol. Jaka sembung bawa golok, nggak nyambung, blok!
Kesimpulan
Dongeng Maria Tetap Perawan bukan ajaran alkitab bahkan bertentangan dengan ajaran Alkitab. Kenapa anda kekeh jumekeh memaksa Maria harus tetap perawan padahal kejadiannya tidak demikian? Anda mustahil memaksa Maria tetap perawan karena kejadiannya sudah berlalu dan alkitab mencatat setelah melahirkan Yesus Maria bersetubuh dengan Yusuf lalu beranak pinak empat anak lelaki Yakobus, Yoses alias Yusuf, Yudas dan Simon serta satu anak perempuan yaitu Salome.
Jika alkitab menurut anda adalah standar kebenaran dan sumber pustaka, mengapa anda tidak percaya dengan apa yang tertulis di alkitab, semua anda katakan bohong, Yesus mengadakan mujizat anda katakan bohong. Mengapa status anda sekarang bukan kristen tionghoa lagi.
hahaha,,lo pikir semua ini tidak pernah di bahas dan diperdebatkan???lo pikir statemen lo adalah adalah hal yang baru dan membuka pemikiran????hari gini berstament gitu???hari gini baru buka ayat2 gitu???capek deh,,,,cari tahu deh,,,jgn bisanya cuma nyinyir,,paling2 lo bilang pikiran udah ketutup,,,agama katolik itu selalu di serang karena sepertnya tdk masuk akal dan konyol…tapi lihatlah,,pertumbuhannya 14% melebihi petambahan penduduk dunia, yg lain makin menyusut.
hatimu sakitnya tuh di sini ya bro? ha ha ha
Bacalah Kitab Suci dalam konteksnya dan renungkanlah untuk konteksmu saat ini, apa yang dikatakan Kitab Suci bagi hidupmu saat ini dengan semua peristiwa yang terjadi. Dengan demikian Anda tetap berjalan dalam kebenaran sebagaimana yang dikehendaki Allah. Sibuk menyerang iman orang lain lupa dengan iman sendiri. Sibuk melihat kekurangan dalam diri orang lain lupa dengan kekurangan dalam diri sendiri yang mungkin jauh lebih banyak dibandingkan dengan kekurangan dalam diri orang lain. Menafsirkan Kitab Suci secara harafia dan sesuka hati dapat menyesatkan diri sendiri. Membaca tafsiran orang lain tidak dituntut untuk menerima mentah-mentah, tetapi juga kita tidak berhak untuk menuduh mereka bodoh. Jangan mengatakan bodoh terhadap orang lain, sebab mungkin kitalah orang bodoh itu, karena kita tidak mampu memahami apa yang mereka ajarkan. kalau kita tidak mampu memahami ajaran orang lain, jangan salahkan mereka yang mengajarkan, tapi salahkanlah diri sendiri mengapa kita tidak mampu memahaminya. Kalau kita akhirnya tidak menerima apa yang mereka ajarkan, itu adalah hak kita dan mereka juga tidak memaksa kita untuk menerimanya, Maka daripada kita sibuk memaki dan menuduh orang menyembah berhala, lebih baik kita tunjukkan cara hidup dan sikap iman yang benar dan baik menurut kita. Maka apa yg dikatakan Bayu Rexo itu baik untuk direnungkan dan dijalankan.
Menurut KBBI, MENAFSIRKAN: Menangkap maksud perkataan (kalimat dan seabgainya) tidak menurut apa adanya saja, melainkan menerapkan juga apa uang terseirat dengan mengutarakan pendapatnya sendiri.
Lagak anda kayak sok jagoan padahal mengerti arti kata MENAFSIRKAN saja anda nggak tidak. ha ha ha … Lagak anda menuduh orang lain sembarangan MENAFSIRKAN apa yang tercatat di dalam alkitab adalah bukti bahwa andalah front pembela Katolik yang asal ngejeblak. belajar dulu baik-baik sebelum sembarangan menuduh orang lain sembarangan menafsirkan nak.
Cara saudara menulis dan berkomunikasi di kolom tanya jawab terkesan (maaf) angkuh, menganggap diri sendiri pintar dan orang lain bodoh semua. Ada menggunakan kata-kata kasar dan kotor juga. Tidak mencerminkan ajaran Yesus. Padahal anda umat GKI dan isteri umat Katholik.
Mohon maaf, saya memberanikan diri untuk menegur saudara. Semoga saudara tidak tersinggung atau mempertahankan ego saudara dengan menjawab teguran ini.
Suhu hai hai bengcu memang SOMBONG namun dia benar-benar berisi. Hal itu terjadi karedna kebanyakan orang Kristen hanya BERISIK. Tentu saja saya tidak pernah tersinggung atas makian dan hinaan serta tegoran dari siapa saja. Kenapa demikian? Karena suhu hai hai memang orang jalanan, orang paling RENDAHAN yang paoling RENDAH yang pernah anda jumpai.
Atau andalah yg sangat berkutat dan berambisi untuk MEMAKSAKAN pendapat pribadi anda sendiri yg HANYA berdasarkan pemikiran pendapat pribadi TANPA BUKTI BENAR. Apakah anda sendiri mengetahui asal-muasal penulisan kitab suci yg terjemahan aslinya berasal dari bahasa Ibrani dan Yunani (Septuaginta) yg kemudian diterjemahkan dahulu ke dalam Bahasa Latin (oleh St. Hieronimus disebut : Vulgata) baru setelah itu disalin dalam banyak bahasa termasuk bahasa Indonesia ? Asal anda ketahui bahwa tidak semua terjemahan Kitab Suci berbahasa Indonesia memang memiliki arti seperti yg tertulis dalam Kitab Suci sebab banyak kata yg maknanya tidak menunjuk pada ARTI / MAKNA sebenarnya seperti membaca novel, majalah, atau tulisan fantasi lainnya. Dalam memahami & menghayati Kitab Suci dibutuhkan pandangan dalam konteks dekat dan konteks jauh yg disesuaikan dengan zaman penulisan Kitab Suci tersebut sehingga yg membacanya tidak NGAWUR, ASAL-ASALAN, & COBA MENYESATKAN orang beriman seperti yg menulis postingan ini.
MAKANYA.. PELAJARI KITAB SUCI BUKAN HANYA LANGSUNG LIHAT ARTI KATA DIDALAMNYA, TANPA MENGETAHUI PASTI ASAL-MUASAL KATA TERSEBUT DARI BAHASA APA, SEHINGGA MEMUAT POSTINGAN YANG MERENDAHKAN DOGMA, KEYAKINAN, & KEPERCAYAAN AGAMA LAIN !
Atau anda yg HARUS BELAJAR LEBIH BANYAK !
Sebab Keyakinan, Penghayatan, dan Pengakuan Iman akan Maria Bunda Allah Tetap Perawan.. bukan hanya dilihat & berdasarkan satu sumber saja (kitab suci) MELAINKAN melalui apa yg DIYAKINI & DIPELAJARI dalam Gereja Katolik yakni :
– Sumber TRADISI
– MAGISTERIUM (Kuasa Mengajar Gereja)
termasuk DOGMA-DOGMA dan KONSILI-KONSILI yg memuat Ajaran Kudus Bunda Maria Tetap Perawan.
jadi.. bukan hanya seperti dalam isi kepala anda yg kecil & terbatas, untuk dapat menafsirkan secara TEPAT, BENAR, & berdasarkan WAHYU ILAHI segala tulisan yg terdapat dalam Kitab Suci.
DAN asal anda tahu.. bahwa TIDAK SEMUA PERISTIWA KUDUS & KEBENARAN AJARAN IMAN KAMI..
hanya ada & ditulis dalam kitab suci saja semata sebagai satu sumber terbatas, MELAINKAN berdasarkan BANYAK SUMBER LAIN dalam Agama kami yg SANGAT..SANGAT TENTUNYA..
TIDAK anda KETAHUI !!
Jadi.. andalah yg HARUS BELAJAR LEBIH BANYAK, sebelum sok tahu & sok benar tentang AGAMA ORANG LAIN !
Kisanak, Gereja tidak pernah menerjemahkan Alkitab ke dalam bahasa Indonesia. Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) adalah lembaga Kristen, merekalah yang menerjemahkan Alkitab Perjanjian Lama bahasa Ibrani ke dalam bahasa Indonesia dan menerjemahkan Alkitab dari bahasa asli yaitu bahasa Yunani ke dalam bahasa Indonesia.
LAI tidak pernah menerjemahkan Alkitab dari bahasa Latin ke dalam bahasa Indonesia.
LAI tidak pernah menerjemahkan Perjanjian Lama dari terjemahkan SEPTUANGINTA ke dalam bahasa Indonesia karena menerjemahkan LANGSUNG dari bahasa ASLI yaitu bahasa Ibrani.
Bertobatlah wahai kau orang KATOLIK, jangan bikin malu dengan asal ngejeblak. ha ha ha