
Maria yang mendesah karena birahi, Maria yang telanjang dan menggelinjang basah dalam pergumulan dengan suaminya dan Maria yang mengerang nikmat orgasme, mustahil Maria yang suci bagi masyarakat generasi itu.
Tidak ada ayat alkitab yang menyatakan Maria tetap perawan setelah melahirkan apalagi mengharuskannya tetap perawan setelah melahirkan Yesus. Kenapa anda kekeh jumekeh memaksa Maria perawan selamanya?
Maria Tidak Perawan Lagi
Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya, tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus. Matius 1:24-25
Kerabatku sekalian, Matius 1:24-25 ditulis lama setelah Yesus lahir bahkan lama setelah Yesus mati bangkit lalu naik ke sorga. Apakah ayat tersebut ditulis untuk memberitahu pembacanya bahwa Yusuf tidak pernah bersetubuh dengan Maria selamanya atau Yusuf tidak bersetubuh dengan Maria HANYA sampai Maria melahirkan Yesus?
Karena yang tertulis adalah “Ia mengambil Maria sebagai isterinya, tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya” itu berarti setelah Maria melahirkan anaknya, Yusuf pun bersetubuh dengannya.
Kenapa penulis Matius 1:24-25 merasa PERLU untuk MENCATAT jangka WAKTU Yusuf tidak bersetubuh dengan Maria dengan TEGAS dan GAMBLANG? Tentu saja untuk MENENTANG dongeng Maria tidak pernah bersetubuh dengan Yusuf selamanya.
Mengutip kalimat Matius 1:24-25 untuk menyatakan Yusuf tidak pernah bersetubuh dengan Maria selamanya benar-benar jaka sembung bawa golok, nggak nyambung blok! Nggak pedas bukan combro, nggak cerdas bro!
Maria Beranak Pinak Yesus Anak Sulungnya
dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan. Lukas 2:7
Lukas 2:7 tidak ditulis saat Yesus dilahirkan namun ditulis jauh setelah Yesus dilahirkan mati bangkit dan naik ke sorga. Pada saat Lukas 2:7 ditulis, Yesus anak TUNGGAL atau anak SULUNG yang punya adik-adik sudah diketahui PASTI. Apakah ayat tersebut ditulis untuk memberitahu pembaca bahwa Yesus anak TUNGGAL atau anak SULUNG yang punya adik-adik?
Kalau ayat tersebut memang ditulis untuk memberitahu pembaca bahwa Yesus adalah anak tunggal maka kalimat benar yang digunakan penulisnya pastilah, “dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang TUNGGAL,”
Karena yang tertulis adalah, “dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung,” sudah pasti yang ingin disampaikan oleh Lukas adalah setelah melahirkan Yesus Maria bersetubuh dengan Yusuf kemudian mengandung dan melahirkan anak-anak bagi Yusuf. Itu sebabnya Yesus disebut anak sulung. Mustahil anak TUNGGAL disebut anak SULUNG.
Kenapa Lukas merasa perlu MENEGASKAN seorang anak laki-laki yang dilahirkan oleh Maria adalah anak SULUNG? Tentu saja untuk MENENTANG dongeng Maria hanya melahirkan Yesus semata. Tentu saja untuk memberitakan kepada dunia bahwa Yesus adalah anak SULUNG sebab Maria punya anak-anak lainnya.
Kontol Memar Teper
Memasuki abad ke dua, ajaran Kristen mulai dipertanyakan banyak orang. “Siapakah Yesus?” adalah yang paling banyak dipertanyakan baik oleh orang Kristen maupun penentangnya. Akhirnya mempertanyakan kesucian Yesus pun merembet pada mempertanyakan kesucian Maria ibu-Nya. Para cerdik pandai saat itu berkeyakinan bahwa Yesus mustahil suci bila Maria ibunya tidak suci.
Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging –karena keduanya bertentangan–sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki. Galatia 5:17
Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya. Roma 8:7
Masyarakat pada saat itu hidup dengan keyakinan manusia terdiri dari roh dan tubuh. Roh itu suci namun tubuh itu jahat. Keinginan daging itu jahat. Nafsu birahi adalah keinginan daging. Sex itu jahat dan tidak suci. Menjaga keperawanan dan keperjakaan adalah pencapaian tertinggi akan kesucian dan kemurnian.
Maria yang mendesah karena birahi, Maria yang telanjang dan menggelinjang basah dalam pergumulan dengan suaminya dan Maria yang mengerang nikmat orgasme, mustahil Maria yang suci bagi masyarakat generasi itu. Itulah alasan yang mendorong orang Kristen menciptakan berhala Perawan Maria yang tetap perawan setelah melahirkan Yesus. Itulah yang mendorong rohaniwan Kristen hidup selibat. Bukan agar bisa melayani sepenuhnya karena tidak ada gangguan urusan keluarga seperti yang diajarkan oleh Paulus namun untuk menunjukkan komitmennya atas kesucian mengalahkan keinginan daging.
Kerabatku, “Kontol Memar Teper” adalah singkatan dari “Konspirasi Tolol Memaksa Maria Tetap Perawan”. Orang tolol adalah orang yang secara sengaja bertindak bodoh karena yakin tindakan itu bijaksana. Disebut konspirasi tolol karena membentuk konspirasi memaksa Maria tetap perawan adalah tindakan bodoh. BODOH karena tidak ada satu ayat Alkitab pun yang mendukungnya. BODOH karena Alkitab mengajarkan dengan tegas dan gamblang bahwa Maria setelah melahirkan Yesus lalu bersetubuh dengan Yusuf suaminya dan beranak-pinak.
Kontol Memar Teper muncul pertama kali dipimpin oleh Ignatius dari Antiokhia (3-107). Selanjutnya, dari generasi ke generasi dipimpin oleh Origen Adamantius (184-253), Hilarius dari Poitiers(300-358), Gregorius Nissa (335-39), Athanasius dari Aleksandria (296-373), Hieronimus Jerome (347-420), Agustinus dari Hippo (354-430), Ambrosius (339-397), Petrus Kristologus (406-450), Paus Leo Agung (440-461), Yohanes Damaskus (676-749), Martin Luther (1483-1546), John Calvin (1509-1564), Ulrich Zwingli (1484-1531) dan John Wesley (1703-1791). Empat orang pemimpin Kontol Memar Teper yang disebutkan terakhir adalah para pemimpin reformasi yang memisahkan diri dari gereja Katolik menjadi gereja Kristen.
Kontol Memar Teper mencapai puncaknya ketika Paus ke 260, Paus Pius XII pada tanggal 1 November 1950 menggunakan kuasa Infability Paus ex cathedra (Paus mustahil salah di atas kursi) berdasarkan Konsili Vatikan Pertama untuk menerbitkan Munificentissimus Deus (Tuhan yang sangat murah hati) Maria naik ke Surga yang isi utamanya adalah:
Maria Ibu Yesus Punya Enam Anak
Pada hari Sabat Ia mulai mengajar di rumah ibadat dan jemaat yang besar takjub ketika mendengar Dia dan mereka berkata: “Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu? Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya? Dan mujizat-mujizat yang demikian bagaimanakah dapat diadakan oleh tangan-Nya? Markus 6:2
Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara (adelphos) Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan (adelphe) ada bersama kita?” Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. Markus 6:3
Setibanya di tempat asal-Nya, Yesus mengajar orang-orang di situ di rumah ibadat mereka. Maka takjublah mereka dan berkata: “Dari mana diperoleh-Nya hikmat itu dan kuasa untuk mengadakan mujizat-mujizat itu? Matius 13:54
Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Bukankah ibu-Nya bernama Maria dan saudara-saudara-Nya (adelphos): Yakobus, Yusuf, Simon dan Yudas? Matius 13:55
Dan bukankah saudara-saudara-Nya perempuan (adelphe) semuanya ada bersama kita? Jadi dari mana diperoleh-Nya semuanya itu?” Matius 13:56
Kerabatku sekalian, baik Markus 6:2-3 maupun Matius 12:54-56 mencatat kisah yang sama yaitu: Yesus di kampung halaman-Nya Nazaret. Ayat-ayat kedua penulis itu menyatakan dengan tegas dan gamblang sehingga mustahil menyangkalnya. Ibu Yesus namanya Maria. Selain Yesus Maria ibu Yesus juga memperanakkan Yakobus, Yusuf alias Yoses, Simon dan Yudas. Orang-orang kampung Yesus sendiri yang BERSAKSI sehingga kesaksian mereka mustahil SALAH. Atas kesaksian dua orang atau lebih maka masalah Maria beranak pinak tidak diragukan lagi.
Lalu datanglah ibu dan saudara-saudara (adelphos) Yesus. Sementara mereka berdiri di luar, mereka menyuruh orang memanggil Dia. Markus 3:31
Ada orang banyak duduk mengelilingi Dia, mereka berkata kepada-Nya: “Lihat, ibu dan saudara-saudara-Mu (adelphos) ada di luar, dan berusaha menemui Engkau.” Markus 3:32
Ibu dan saudara-saudara (adelphos) Yesus datang kepada-Nya, tetapi mereka tidak dapat mencapai Dia karena orang banyak. Lukas 8:19
Orang memberitahukan kepada-Nya: “Ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu (adelphos) ada di luar dan ingin bertemu dengan Engkau.” Lukas 8:20
Bukan hanya penulis Matius dan Markus saja namun penulis Lukas pun mencatat tentang keberadaan sudara-saudara Yesus dengan tegas dan gamblang sehingga mustahil menentangnya. Orang-orang banyak yang memberi kesaksian sehingga perkaranya mustahil diragukan lagi.
Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara (adelphos) Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan (adelphe) ada bersama kita?” Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. Markus 6:3
Mereka adalah Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus dan Yusuf, dan ibu anak-anak Zebedeus. Matius 27:56
Ada juga beberapa perempuan yang melihat dari jauh, di antaranya Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus Muda dan Yoses, serta Salome. Markus 15:40
Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena. Yohanes 19:25
Kontol Memar Teper mengutip Matius 27:56 dan Markus 15:40 serta Yohanes 19:25 untuk membangun dongeng Yakobus, Yoses alias Yusuf, Yudas dan Simon bukan anak Maria ibu Yesus namun anak Maria istri Klopas.
Kerabatku sekalian, siapakah Maria ibu Yakobus dan Yusuf yang berdiri di dekat salib menurut Matius 27:56? Dia adalah Maria Ibu Yesus yang tercatat di dalam Markus 6:3 sebagai ibu Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon.
Siapakah Maria Maria ibu Yakobus Muda dan Yoses serta Salome yang tercatat di dalam Markus 15:40? Tentu saja dialah Maria ibu Yesus yang tercatat di dalam Markus 6:3 sebagai ibu Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon.
Apakah Yohanes 19:25 mencatat bahwa Yakobus, Yoses alias Yusuf, Yudas dan Simon serta Salome adalah anak Maria istri Klopas? Tidak!
Apakah Yohanes Yohanes 19:25 mencatat bahwa Maria ibu Yakobus, Yoses alias Yusuf, Yudas dan Simon serta Salome yang berdiri di dekat salib mustahil ibu Yesus? Tidak!
Ada orang banyak duduk mengelilingi Dia, mereka berkata kepada-Nya: “Lihat, ibu dan saudara-saudara-Mu (adelphos) ada di luar, dan berusaha menemui Engkau.” Markus 3:32
Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: “Ibu, inilah, anakmu!” Yohanes 19:26
Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: “Inilah ibumu!” Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya. Yohanes 19:27
Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara (adelphos) Yesus. Kisah Para Rasul 1:14
Kalau Maria tidak punya anak lain, dia pasti sudah terlunta-lunta sejak ditinggal Yesus berkelana dan disangkal oleh Yesus ketika mencarinya seperti yang tercatat di dalam Markus 3:32. Namun alih-alih mencatat Maria terlunta-lunta Alkitab justru mencatat bahwa Maria ditemani oleh anak-anaknya yang lain.
Kalau Maria memang sebatang kara itu sebabnya dititipkan oleh Yesus kepada murid kesayangan-Nya, maka setelah Yesus mati dan bangkit lalu naik ke sorga seharusnya Maria gentayangan bersama murid kesayangan Yesus itu, bukan? Namun hal demikian sama sekali tidak terjadi. Kisah Para Rasul 1:14 mencatat tentang Maria Ibu Yesus kelayapan bersama anak-anaknya yang lain yaitu saudara Yesus. Bila demikian, apa yang sebenarnya terjadi di dekat salib? Yang terjadilah adalah Yesus memperkenalkan dan menitipkan murid kesayangannya kepada Ibunya.
Robert Payesko Mengharuskan Maria Tetap Perawan
Kerabatku sekalian, pernyataan “Robert Payesko, The Truth about Mary, A Summary of the Trilogy, (Queenship Publishing Company, CA, 1998), p.110” di atas adalah PENGAKUAN blak-blakkan bahwa dongeng Maria tetap perawan bukan FAKTA sejarah namun rekayasa untuk menghadapi penyangkalan akan keilahian Yesus.
Agustinus dan Ambrosius Memaksa Maria Tetap Perawan
Delapan hari kemudian murid-murid Yesus berada kembali dalam rumah itu dan Tomas bersama-sama dengan mereka. Sementara pintu-pintu terkunci, Yesus datang dan Ia berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: “Damai sejahtera bagi kamu!” Yohanes 20:26
Alkitab tidak mencatat kisah Yesus gentayangan di luar ruangan lalu menembus pintu atau dinding tanpa merusaknya untuk masuk ke ruangan terkunci dimana murid-murid-Nya berkumpul. Namun alkitab mencatat kisah batu penutup gua disingkirkan agar Yesus bisa keluar dari kuburan-Nya.
kejadian Yesus ujug-ujug ada di tengah murid-murid-Nya dalam ruangan terkunci dan batu kuburan Yesus terguling tidak ada kaitannya dengan keperawanan Maria. Menggunakan kisah-kisah tersebut sebagai bukti Maria tetap perawan adalah tindakan bodoh alias tolol. Jaka sembung bawa golok, nggak nyambung, blok!
Kesimpulan
Dongeng Maria Tetap Perawan bukan ajaran alkitab bahkan bertentangan dengan ajaran Alkitab. Kenapa anda kekeh jumekeh memaksa Maria harus tetap perawan padahal kejadiannya tidak demikian? Anda mustahil memaksa Maria tetap perawan karena kejadiannya sudah berlalu dan alkitab mencatat setelah melahirkan Yesus Maria bersetubuh dengan Yusuf lalu beranak pinak empat anak lelaki Yakobus, Yoses alias Yusuf, Yudas dan Simon serta satu anak perempuan yaitu Salome.
AGama untuk menggajari orang menjadi baik. Itu sebabnya harus dilakukan dengan CARA yang baik. Nah, apa yang dilakukan oleh Ingrid Listiati dan para pembina Katolisitas sehubungan blog mereka MEMAKSA Maria Tetap Perawan? MEREKA MENIPU umatnya sendiri dengan MEMUTAR balik ayat-ayat Alkitab. alih alih MEMBERI pencerahan mereka justru MENYESATKAN dengan PENIPUAN. Sekarang TIPUANNYA kita bongkar. Tinggal lihat saja. Apa yang akan dilakukan oleh KATOLISITAS? MENUDUH hai hai melakukan PELECEHAN dengan tulisnanya? Apa yang akan dilakukan oleh orang-orang Katolik? MENUDUH hai hai MENgHINA agama mereka? ikut campur urusan mereka? MEMVONIS hai hai tidak sopan? tidak punya kasih? haha ha … Ha ha ha ha ha ..
Kalau saya lebih suka melihat dari sisi realistis saja sekarang pak. Saya lebih suka melihatnya dari sisi sains (science), logika, realita, karena cuma satu-satunya yang bisa dijadikan pegangan. Kalau agama memang mengajari berbuat baik, tapi saya lebih berpikir kalau agama itu merupakan kumpulan norma-norma kehidupan yang diambil dari pengalaman jaman orang dulu yang dimasukkan kedalam sebuah pedoman buku yang dinamakan kitab suci. Tapi berbeda cara penyampaiannya disesuaikan dgn agama apa. Dan dari situlah berkembang atau muncul agama-agama lain lagi dikarenakan perpecahan. Dan semua agama itu kebanyakan egois terutama dalam hal klaim mana yang lebih benar. Jadi sebenarnya ketika jaman manusia belum mengenal agamapun sebenarnya mereka sudah mengenal norma kehidupan. Jadi saya pribadi buat apa agama kalau kita sadar bahwa dengan memegang prinsip dan tahu norma kehidupan juga sudah termasuk kategori baik juga 🙂
mas Mau Belajar nulis ttg singa, dijawab Elizabeth Lucy ke macan… dasar orang pandir si Lucy; kekacauan di dunia ini makin menjadi gara2 orang2 tolol sok tahu yg suka jemur gigi…
Kalau anda lebih suka demikian. saya mau bilang apa? ya ikut senang sajalah.
Begini Bro, coment saya singkat saja.
Hal in sperti ini, dulu pernah di kemukakan di forum2 perdebatan oleh orang2 yang menganggap alkitab hanya dongeng saja,
Membaca alkitab perjanjian baru, memang kita harus membayangkan situasi saat itu, Kisah2 itu ada yang tertulis di alkitab dan ada yang tidak tertulis. Berdasarkan kisah lisan dari generasi ke generasi. Selain itu Ada roh kudus yang menolong kita memahami yang tersirat dari alkitab.
Bunda Maria yang di pilih menjadi ibu TUHAN YESUS. Sebagai manusia sudah pasti manusia yang luar biasa sucinya .
kata “saudara” itu bukan hanya mengandung arti saudara kandung, sepupu juga termasuk saudara sepupu.
Matius dalam matius 27:56 juga menulis ada maria saudara ibunya yang merupakan ibu dari yakobus dan yohanes. Kalau maria yang di maksud itu Bunda maria, pasti matius menulis maria ibuNYA.
Pendapat inggrid Listiati di atas itu benar. Dan tidak mungkin arti kata ibu ini anakmu itu terbalik. Mana mungkin Bunda Maria yang menjaga yohanes, ada2 saja, Maksudnya Bunda maria di jaga oleh yohanes. Dan ada ceritanya bahwa Bunda maria mengikuti yohanes sampai Bunda maria sakit dan meninggal.
Bunda Maria itu manusia yang suci dan kudus yang di mahkotai di surga. Lihat wahyu 12: 1-5 Perempuan berselubung matahari…bermahkota…melahirkan anak laki2 yang akan memerintah dengan gada besi..dst. lanjut ke wahyu 19: 11-15.
Djoni, belajar Alkitab dulu bai-baik nak. Baca dulu dari kitab Kejadian sampai Wahyu barang sepuluh kali. dua puluh tahun lagi baru dech kembali untuk komentar.
dihapus ulasan ilmiahnya, suhu?
Dihapus? Tidak! Hanya ada orang TOLOL bernama Elizabeth Lucy yang BERLAGAK punya pengetahuan tentang apa itu ILMIAH. ha ha ha ha ha … Lagi malas melayninya jadi biarkan saja dia BERLAGAK mengagul-agulkan ISI kepalanya yang kosong.
suhu blunder yaa? 🙂
“Pujian tanpa alasan yg tept namanya MENJILAT. Mencela namun tdk menunjukkan kesalahan dan mengajarkan yg bnar namanya MENGHUJAT.” by hai2.
hanya orang2 mlas sja yg tdak mau mengash akal budi yg tlah Dia brikan, shingga hnya percya kpada kata2 dri orang yg membuat meraka mrasa NYAMAN. Haha…