Misteri Iman


Gambar: bangkong-hejo

Apa itu iman? Banyak orang yang mengaku beriman namun berapa banyak yang mengerti apa itu iman? Banyak yang mengutip Ibrani 11:1 lalu mengajarkannya namun apakah mereka benar-benar memahami ajarannya?

Iman (pistis) adalah dasar (hupostasis) dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti (elegchos) dari segala sesuatu yang tidak (ou) kita lihat (blepomenon). Ibrani 11:1

Iman (pistis) adalah keyakinan (hupostasis) atas segala yang kita harapkan dan bukti (elegchos) dari segala yang belum (ou) kita lihat (blepomenon). Ibrani 11:1 – terjemahan lebih baik

Untuk mengerti benar Ibrani 11:1 harus menerjemahkannya dengan benar dulu. Menerjemahkan kata Yunani “hupostasis” sebagai “dasar” adalah kekeliruan. Hupostasis bukan kata yang menunjukkan sebuah tempat atau kegunaan dari sesuatu sebagai tempat. Hupostasis adalah sebuah kata yang menunjukkan perasaan pada suatu ketika. Hupostasis artinya keyakinan alias perasaan yakin.

Kata Yunani “ou”selain berarti “tidak; bukan; jangan” juga berarti “belum”. Itu sebabnya frasa Yunani “ou blepomenon” di Ibrani 11:1 harus diterjemahkan menjadi “belum kita lihat” alias belum kita lihat dengan mata kepala sendiri alias belum terbukti secara fakta dan ilmiah.

Kerabatku sekalian, pada suatu pagi anda berharap sorenya hujan. Anda yakin harapan anda akan terjadi. Anda yakin nanti sore akan hujan. Anda merasa nyaman meyakini perasaan yakin anda bahwa nanti sore akan hujan. Yang anda rasakan itulah iman. Iman adalah perasaan nyaman meyakini sesuatu.

Sorenya hujan turun dengan derasnya. Anda melihat hujan turun dengan derasnya. Hujan adalah bukti tentang sore hujan. Karena sudah terbukti maka tidak mungkin menyangkalnya. Hujan adalah fakta  yang mustahil disangkal keberannya tentang sore hujan.

Sebelum hujan turun belum ada bukti sore hujan. Sebelum hujan turun anda belum melihat hujan. Belum ada fakta dan belum melihat hujan jam namun sudah menganggap sore hujan adalah fakta? Benar! Kenapa bisa demikian? Karena bagi anda sore hujan sudah terbukti secara perasaan. Karena sudah terbukti secara perasaan itu sebabnya anda merasa nyaman meyakini sore hujan.

Kata Yesus kepadanya: “Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.” Yohanes 20:29

Apa yang terjadi bila sore menjelang namun hujan tak kunjung turun? Anda percaya sore sedang hujan meskipun tidak melihatnya? Anda merasa bahagia karena percaya hujan sedang turun meskipun tidak melihatnya karena itulah yang diajarkan oleh Yesus di dalam Yohanes 20:29? Berbahagialah mereka yang tidak melihat namun percaya?

Tidur di atas paku berarti menekan paku dengan seluruh berat badan. Ketika ditekan paku akan menekan balik dengan kekuatan yang sama. Ketika tidur di atas paku, tubuh yang beratnya 50 kg menekan paku dengan kekuatan 50 kg dan menerima tekanan balik seberat 50 kg pula. Karena tidak kuat menahan tekanan paku maka kulit dan daging pun sobek.

Ketika tubuh yang beratnya 50 kg tidur di atas 1000 batang paku maka beratnya dibagi rata ke 1000 paku yang menahannya. Artinya masing-masing paku hanya menahan 0,05 kg saja. Itu sebabnya tidur di atas 1.000 paku tidak menyebabkan luka  karena tekanan paku terlalu lemah untuk melukai kulit dan otot.

Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Matius 22:37

Mereka yang tidur di ranjang paku sama-sama percaya tidak akan terluka namun jenis kepercayaannya berbeda-beda. Ada yang percaya dengan segenap hatinya alias percaya dengan perasaannya alias beriman. Ada pula yang percaya dengan segenap jiwanya alias percaya dengan pengalamannya. Ada juga yang percaya dengan segenap akal budinya alias pengetahuan.

Banyak guru agama yang mengaku tidur di ranjang paku tanpa terluka adalah mujizat atas kuasa Allah. Banyak dukun mengaku tubuhnya kebal karena kekuatan gaib dan tenaga dalam. Master hipnoterapi mengklaim hal demikian terjadi oleh kekuatan hipnotisnya. Motivator meyakinkan bahwa itulah kekuatan pikiran dan motivasinya. Yang berpengetahuan tahu kebenarannya.

Beriman dan mengandalkan pengalamanan memang mudah dijalani dan kelihatan dasyat akan tetapi gampang ditipu. Hanya mereka yang menggunakan akal budinya dengan rendah hati untuk belajar yang akhirnya mendapatkan pengetahuan. Itu sebabnya dikatakan, “Iman, pengalaman dan pengetahuan. Yang paling utama dari ketiganya adalah pengetahuan.”

35 thoughts on “Misteri Iman

  1. Pengetahuan dialami menjadi pengalaman, pengalaman diresapi menjadi iman.

  2. Baca mula mula tulisan kamu hai hai, bagus, sayangnya pada yang terachir, adalah salah kaprah.

    Itu sebabnya dikatakan, “Iman, pengalaman dan pengetahuan. Yang paling utama dari ketiganya adalah pengetahuan.”

    Ini yang Alkitab katakan :
    1 Korintus 13:13
    Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.

    Karena IMAN adalah pemberian Allah, bukan kita dapat dari pengalaman., dan pengetahuan.

    Ef 2 : 8,9
    2:8 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,
    2:9 itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.

    Filipi 1:29
    Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia,

    Rom 5 :
    5:5 Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.

    Roma 8:24
    Sebab kita diselamatkan dalam pengharapan. Tetapi pengharapan yang dilihat, bukan pengharapan lagi; sebab bagaimana orang masih mengharapkan apa yang dilihatnya?

    Setelah kita diberi IMAN dalam hati oleh Roh Kudus yang dikaruniakan pada kita, melalui Lahir kembali, kita menerima IMAN.

    Iman itu yang memampukan kita PERCAYA, bahwa Kristus telah mati bagi kita, menanggung dosa kita, menjadi pengantara antara kita dengan Allah, mendamaikan kita dengan Allah.

    Tanpa Pemberian Allah, PENGETAHUAN tidak ada gunanya.

    Karena itu hanya merupakan INFORMASI bagi orang yang belum dilahirkan kembali, masih menjadi budak dosa.

    Keadaan menjadi manusia baru, dan ciptaan baru, baru memampukan kita mengerti PENGETAHUAN .

    Manusia membutuhkan ANUGERAH ALLAH untuk dirubah dari dalam, tanpa kasih karunia Tuhan, manusia tidak mungkin mempunyai iman, pengetahuan, dan pengalaman.

    Fil 2 : 13
    2:13 karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.

  3. Kisanak, baca lagi dengan teliti dan hati-hati. Anda maih jauh dari mengerti isi dari blog ini. Pahami dulu apa itu IMAN, pengalaman dan pengetahuan. kalau cuman mau BERSLOGAN, ambil ember saja lalu BERSLOGAN RIA dech sana.

  4. Iman = Keyakinan atas harapan dan bukti atas yang belum terbukti.
    Kalau sudah terbukti = Pengetahuan.

    2 Petrus 1 :5 Justru karena itu kamu harus dengan sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan, 6 dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan,
    7 dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang.
    8 Sebab apabila semuanya itu ada padamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yesus Kristus, Tuhan kita.
    9 Tetapi barangsiapa tidak memiliki semuanya itu, ia menjadi buta dan picik, karena ia lupa, bahwa dosa-dosanya yang dahulu telah dihapuskan.
    …….
    mengaku BERIMAN tp langsung loncat ke KESALEHAN dan Loncat lagi ke MENGENAL YESUS secara PRIBADI bakal nyungsep jadi BUTA dan Picik…

    Apa begini ko?

  5. menurut saya blog anda SAMPAH, SESAT,provokatif dan tidak berguna. lebih baik dihapus saja. kalo anda merasa ini hanya uneg uneg anda, lebih baik anda corat coret saja di buku bekas, lalu bakar dan buang.

  6. ha ha ha …. ngaca dulu gih? mustahillah hai hai bengcu MENURUT anda. ha ha ha ha … Kisanak, ambil EMBER lalu marahin gih. ha ha ha …. Jangan lupa berdoaminta bimbingan roh Kudus ya? ha ha ha …

  7. Ko…hanya mereka yg menggunakan akal budinya dgn rendah hati untuk belajar yg akhirnya mendapat pengetahuan….., rendah hati…..kata kata yg sering terdengar namun cukup sulit dipahami, maksudnya rendah hati seperti apa ya ko….

  8. Apakah dari rasa yang dialami dan direfleksikan dengan akal budi?.. Dari dalam keluar?..

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.