Yusak Tjipto Membual Piknik Ke Sorga


Gambar: youtube.com

Apakah kesaksian Yusak Tjipto bertemu Yesus lalu diajak piknik ke sorga dan menerima mandat untuk bersaksi tentang sorga kepada dunia adalah kisah nyata? Mustahil. Yusak Tjipto membual alias menipu publik.

Yusak Tjipto bersaksi piknik ke sorga:

Tetapi Tuhan segera memerintahkan saya, “Ikut Aku, sekarang juga.” Saya bertanya, “Ikut ke mana?” “Katanya kamu mau melihat sorga?” tanya Tuhan.

Saya tahu betul tubuh saya tertinggal di kursi gereja itu dan hanya roh serta jiwa (pikiran) saya yang dibawa.

Dalam waktu singkat saya dibawa ke Firdaus. Luar biasa, terangnya jauh lebih terang dibandingkan matahari, beberapa ratus kali tetapi tidak silau dan tidak panas, bahkan terasa sejuk melebihi sejuknya mesin pendingin.

Rumput di Taman Firdaus itu pun sangat mengagumkan, seperti karpet tebal. Bila diinjak ambles namun setelah itu pulih kembali’ dan mereka pun kemudian bersorak “Haleluya.”

Anehnya ketika di sorga pun sifat mata keranjang saya tetap masih muncul. Ketika berjalan-jalan dengan Yesus di taman itu, Tuhan pun mengetahui jika saya ingin tahu seberapa cantikkah wajah malaikat di sorga karena kabarnya malaikat itu cantik-cantik.

Setelah itu Tuhan menanyakan, “Kamu lihat, apakah semua yang tertulis di dalam Alkitab sama dengan kenyataan di sini? Sekarang kembalilah ke dunia dan saksikan apa yang telah kamu lihat.”

Tetapi Tuhan tetap meminta saya untuk kembali lagi ke dunia. Setengah jam saya diajak Tuhan berjalan-jalan di sorga.

Saya pernah ditunjukkan oleh Tuhan seorang konglomerat yang baru bertobat, waktu itu ada sebuah kelas dan saya disuruh mengajar. Saya kaget dan bertanya kepada Tuhan, mengapa konglomerat itu menjadi anak kecil di sorga? Tuhan menjawab, karena ia baru saja bertobat, sekalipun usianya sudah 60 tahun lebih.

Jadi sekalipun Anda sudah opa dan oma tetapi jika tidak dewasa rohani maka nanti di sorga Anda akan menjadi anak kecil. Sebaliknya cucu Anda bila di dunia tingkat rohaninya lebih dewasa maka nanti di sorga ia akan menjadi lebih besar.

Jadi bila Anda masuk ke sorga kelak, semua orang di sana akan mengenal nama Anda dan mereka semua akan beramai-ramai menyambut anda kelak. Makanya di Alkitab dituliskan, satu orang bertobat, seluruh isi Kerajaan Sorga bersorak-sorai. Dan Anda akan langsung masuk ke tingkat di mana Anda ditempatkan.

Benar, bahwa sorga memang ada dan saya sudah melihat dan mengalaminya serta bertemu sendiri dengan banyak orang di sana. Dan saya tidak hanya sekali di bawa ke sorga namun berkali-kali.

Anda tabu bahwa di sorga banyak tempat dan tidak terbatas. Jika di tingkat pertama sorga, terdapat rumah yang berukuran besar maka di tingkat yang lebih tinggi mulai terdapat rumah-rumah untuk individu. Semakin tinggi tingkat di sorga, maka perlengkapannya bertambah luar biasa.

Namun di sorga jangan mencari orang berpakaian aneh-aneh atau warna-warni seperti di dunia, yang ada semuanya mengenakan pakaian kemuliaan dari Allah. Kondisinya sama seperti ketika Adam dan Hawa baru diciptakan oleh Tuhan, mereka juga berpakaian kemuliaan dan tidak terlihat telanjang.

Kemudian tahun 1986, ketika saya pelayanan di Surabaya jantung saya kambuh lagi. Kali ini bukan kelumpuhan namun jantung saya seperti diserang lagi. Sepertinya saya hanya sempat bernafas tiga kali dan langsung mati. Saya tahu jika saya sudah mati karena saya sadar bahwa roh saya keluar dari tubuh saya. Kemudian roh saya berteriak kepada Tuhan, “Tuhan saya pulang.” Langit langsung terbuka, cahaya sorga terang luar biasa.

Saya melihat Tuhan Yesus duduk di atas takhta, luar biasa agungnya. Mendengar saya berteriak mau pulang, Yesus hanya tersenyum, dan mengatakan, “Tugasmu belum selesai. Selesaikan dulu tugasmu, nanti pada waktunya Aku yang akan menjemput kamu sendiri.”

Tuhan begitu sayang kepada saya. Saya sendiri tidak habis mengerti, sebab orang seperti saya ini tidak ada apa-apanya.

Tuhan kemudian mengirimkan sinar sebesar satu kelereng. Dan anehnya sinar tersebut dari sorga sampai di tubuh saya tetap saja besarnya satu kelereng. Kemudian saya dihidupkan lagi oleh Tuhan. Roh saya dimasukkan lagi ke tubuh saya.

Suatu saat saya dibawa ke sorga karena istri saya. Ketika istri saya melihat calon rumahnya di sorga saya merasa iri hati. Semua saudara saya sudah diberi rumah, tetapi calon rumah saya mana? Saya merasa dianak tirikan oleh Tuhan. Tuhan justru menjawab bahwa saya tidak memiliki rumah.

Namun sebelum sampai di istana milik Tuhan, saya melewati beberapa rumah besar yang bagus dan memiliki pekarangan yang luas. Bahkan ada jembatan penghubung yang besar dan lebarnya seukuran antar provinsi. Saya heran mengapa ada jembatan yang begitu besar. Tuhan mengatakan bahwa di sorga tidak ada batasan waktu dan ruang.

Ternyata kemudian Tuhan mengatakan bahwa saya tidak akan memiliki rumah sendiri di sorga tetapi saya akan tinggal bersama Yesus di istana-Nya. Karena dikatakan oleh Tuhan, selama saya di dunia ini selalu mengatakan saya adalah hamba-Nya, bagaikan seekor anjing. Maka saya akan selalu tinggal bersama Tuan. Jadi kamu akan tinggal bersama dengan Aku.”

Bengcu Menggugat:

Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan. Matius 18:16

Aku tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau–entah di dalam tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya–orang itu tiba-tiba diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga. 2 Korintus 12:2

Kerabatku sekalian, Perjanjian Lama mengajarkan bahwa satu saksi tidak sah. Dua saksi atau lebih baru sah. Di dalam Matius 18:16 Yesus juga mengajarkan bahwa atas keterangan dua atau tiga orang saksi barulah suatu perkara tidak disangsikan.

Ketika Ananias bersaksi bertemu Yesus Paulus tidak meragukannya karena Yesus sendiri bersaksi menemui Ananias. Ketika Paulus bersaksi ketemu Yesus Ananias tidak meragukannya karena Yesus sendiri bersaksi menemui Paulus.  Hal yang sama juga terjadi ketika Yesus menampakkan diri kepada Petrus dan Cornelius. Dengan keterangan dua saksi maka suatu perkara tidak diragukan lagi.

2 Korintus 12:2 adalah kesaksian Paulus tentang seorang Kristen yang diangkat ke tingkat ketiga dari sorga. Paulus tidak melihat kejadian tersebut namun diberitahu oleh Allah. Itu sebabnya Paulus bersaksi hanya Allah yang tahu. Itu berarti kesaksian Paulus tersebut adalah kesaksian Allah. Setelah jaman berlalu kita pun tahu bahwa orang yang tentangnya Allah bersaksi lewat Paulus adalah Yohanes yang diajak ke sorga di pulau Patmos.

Kerabatku sekalian, karena Yesus bersaksi lewat Paulus bahwa Paulus adalah orang paling terakhir yang ditemui-Nya, itu berarti setelah Paulus tidak ada lagi orang baru yang akan ditemui Yesus. Itu berarti semua orang yang bersaksi bertemu Yesus setelah Paulus adalah penipu.

Karena Yesus bersaksi lewat Yohanes bahwa Wahyu terakhir sudah diwahyukan kepada Yohanes di pulau Patmos, itu berarti semua kesaksian mendapat wahyu baru dari Yesus adalah wahyu palsu alias pepesan kosong.

Berdasarkan kedua fakta alkitab demikian, maka terbukti sudah bahwa Yusak Tjipto adalah nabi palsu alias guru palsu yang bersaksi bohong ketemu Yesus dan piknik ke sorga.

Yesus Tidak Menemui Orang Baru Setelah Paulus

bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci; 1 Korintus 15:4

bahwa Ia telah menampakkan diri kepada Kefas dan kemudian kepada kedua belas murid-Nya. 1 Korintus 15:5
 
Sesudah itu Ia menampakkan diri kepada lebih dari lima ratus saudara sekaligus; kebanyakan dari mereka masih hidup sampai sekarang, tetapi beberapa di antaranya telah meninggal. 1 Korintus 15:6

Selanjutnya Ia menampakkan diri kepada Yakobus, kemudian kepada semua rasul. 1 Korintus 15:7
 
Dan yang paling akhir dari semuanya Ia menampakkan diri juga kepadaku, sama seperti kepada anak yang lahir sebelum waktunya. 1 Korintus 15:8

Di dalam 1 Korintus 15:4-8 Yesus bersaksi lewat Paulus bahwa orang paling terakhir yang ditemui-Nya adalah Paulus. Itu berarti setelah Paulus tidak ada lagi orang baru yang ditemui-Nya. Itu berari kesaksian Yusak Tjipto ketemu Yesus dan piknik ke sorga adalah pembohongan publik.

Tidak Ada Lagi Wahyu Baru Setelah Wahyu Pulau Patmos

Inilah wahyu Yesus Kristus, yang dikaruniakan Allah kepada-Nya, supaya ditunjukkan-Nya kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi. Dan oleh malaikat-Nya yang diutus-Nya, Ia telah menyatakannya kepada hamba-Nya Yohanes. Wahyu 1:1
 
Yohanes telah bersaksi tentang firman Allah YAITU kesaksian Yesus Kristus, yaitu segala sesuatu yang telah dilihatnya. Wahyu 1:2 – terjemahan lebih baik

Kerabatku sekalian, kitab Wahyu adalah catatan Wahyu Yesus Kristus yang dikaruniakan Allah kepada-Nya supaya ditunjukkan-Nya kepada hamba-hamba-Nya. Itu berarti meskipun Yohanes yang menulisnya namun yang ditulisnya bukan wahyu dari Yohanes. Dalam hal ini Yohanes hanya tukang tulis.

Meskipun Yesus Kristus yang menunjukkannya kepada Yohanes namun yang ditunjukkan-Nya bukan bukan wahyu dari Yesus Kristus. Dalam hal ini, Yesus Kristus hanya tulang menunjukkan.

Wahyu yang tercatat di dalam kitab Wahyu adalah Wahyu Allah kepada hamba-hamba-Nya. Selain umat manusia, Yesus Kritus juga adalah hamba Allah. Itu sebabnya Yesus Kristus berkata, Dia hanya melakukan kehendak Bapa-Nya.

Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: “Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini. Wahyu 22:18

Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini.” Wahyu 22:19

Kerabatku sekalian, Di dalam Wahyu 22:18 Yesus Kristus bersaksi lewat Yohanes bahwa tidak ada lagi wahyu baru. Artinya tidak ada lagi wahyu baru dari Allah. Itu berarti bila Yesus Kristus menambahkan wahyu-Nya kepada Wahyu Allah yang diterima-Nya maka Dia akan kena malapetaka. Itu berarti bila Yohanes menambahkan wahyu-nya sendiri kepada Wahyu Allah yang ditunjukkan Yesus Kristus kepadanya maka dia akan kena malapetaka.

Berdasarkan kebenaran demikian, itu berarti setelah Yohanes menerima wahyu di pulau Patmos, Yesus Kristus TIDAK menunjukkan wahyu baru kepada umat manusia lagi. Itu berarti siapa saja yang mengaku mendapat wahyu baru dari Yesus Kristus adalah pembual alias penipu alias nabi palsu.

Bukti-Bukti Kebohongan Yusak Tjipto

Kerabatku sekalian, karena kesaksian Yusak Tjipto ketemu Yesus dan diajak piknik ke sorga adalah cerita bohong itu sebabnya jalan ceritanya selain tidak masuk akal juga saling bertentangan. Inilah bukti-bukti kebohongannya.

Yusak Tjipto: Suatu saat saya ikut dalam satu kebaktian di Gereja Isa Almasih jemaat Pringgading Semarang, ketika itu Pdt. Tan Hok Tjoan … Saya tahu betul tubuh saya tertinggal di kursi gereja itu dan hanya roh serta jiwa (pikiran) saya yang dibawa…. Tetapi Tuhan tetap meminta saya untuk kembali lagi ke dunia. Setengah jam saya diajak Tuhan berjalan-jalan di sorga.

Kerabatku sekalian, apabila Yusak Tjipto tidak membual, itu berarti selama setengah jam tubuhnya tanpa jiwa dan roh alias mati. Mustahil orang yang duduk di sampingnya tidak tahu. Karena Yusak Tjipto nggak pamit mau ke sorga, itu berarti tidak mungkin orang yang duduk di sampingnya mustahil tidak panik saat mengetahuai kematiannya. Itulah bukti pertama kebohongan Yusak Tjipto piknik ke sorga.

Yusak Tjipto: Jadi bila Anda masuk ke sorga kelak, semua orang di sana akan mengenal nama Anda dan mereka semua akan beramai-ramai menyambut anda kelak. Makanya di Alkitab dituliskan, satu orang bertobat, seluruh isi Kerajaan Sorga bersorak-sorai. Dan Anda akan langsung masuk ke tingkat di mana Anda ditempatkan.

Kerabatku  sekalian, Kenapa saat bersaksi piknik ke sorga Yusak Tjipto tidak bersaksi dirinya disambut beramai-ramai olrh semua penghuni sorga? Karena kesaksiannya piknik ke sorga bukan kisah nyata namun pepesan kosong belaka. Itulah bukti kedua kebohongan Yusak Tjipto piknik ke sorga.

Yusak Tjipto: Anehnya ketika di sorga pun sifat mata keranjang saya tetap masih muncul. Ketika berjalan-jalan dengan Yesus di taman itu, Tuhan pun mengetahui jika saya ingin tahu seberapa cantikkah wajah malaikat di sorga karena kabarnya malaikat itu cantik-cantik.

Tidak ada satu ayat alkitab pun yang mencatat bahwa di sorga banyak malaikat cantik-cantik. Itulah bukti ketiga kebohongan Yusak Tjipto piknik ke sorga.

Yusak Tjipto: Namun di sorga jangan mencari orang berpakaian aneh-aneh atau warna-warni seperti di dunia, yang ada semuanya mengenakan pakaian kemuliaan dari Allah. Kondisinya sama seperti ketika Adam dan Hawa baru diciptakan oleh Tuhan, mereka juga berpakaian kemuliaan dan tidak terlihat telanjang.

Mereka keduanya telanjang, manusia dan isterinya itu, tetapi mereka tidak merasa malu. Kejadian 2:25

Kerabatku sekalian, Kejadian 2:25 mencatat dengan tegas bahwa Adam dan Hawa TELANJANG namun mereka tidak merasa malu. Berdasarkan fakta demikian maka kesaksian Yusak Tjipto bahwa Adam dan Hawa mengenakan pakaian kemuliaan sehingga tidak terlihat telanjang adalah pembohongan publik.

Yusak Tjipto: Anda tidaklah rugi menjadi orang Kristen sebab apa yang dituliskan di dalam Alkitab adalah benar dan tentu terjadi, saya sudah menyaksikannya sendiri. Dan Tuhan sudah mengatakan sendiri kepada saya untuk memberitahukan apa yang sudah saya alami bisa pula dialami orang lain, supaya apa yang sudah dinubuatkan oleh Nabi Yoel, “Orang-orang tua akan bermimpi dan anak-anak muda akan mendapatkan penglihatan.” Apa yang sudah saya alami juga bisa Anda alami, supaya kernuliaan Tuhan menjadi nyata.

“Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan. Yoel 2:28

Nabi Yoel sama sekali tidak bernubuat tentang diajak piknik ke sorga. Itulah bukti lain bahwa kesaksian Yusak Tjipto piknik ke sorga bukan kisah nyata.

Yusak Tjipto: Saya pernah ditunjukkan oleh Tuhan seorang konglomerat yang baru bertobat, waktu itu ada sebuah kelas dan saya disuruh mengajar. Saya kaget dan bertanya kepada Tuhan, mengapa konglomerat itu menjadi anak kecil di sorga? Tuhan menjawab, karena ia baru saja bertobat, sekalipun usianya sudah 60 tahun lebih. Jadi sekalipun Anda sudah opa dan oma tetapi jika tidak dewasa rohani maka nanti di sorga Anda akan menjadi anak kecil. Sebaliknya cucu Anda bila di dunia tingkat rohaninya lebih dewasa maka nanti di sorga ia akan menjadi lebih besar.

Kerabatku sekalian kesaksian Yusak tjipto di atas jelas pembohongan publik karena alkitab tidak mengajarkan yang demikian.

Yusak Tjipto: Tuhan kemudian mengirimkan sinar sebesar satu kelereng. Dan anehnya sinar tersebut dari sorga sampai di tubuh saya tetap saja besarnya satu kelereng. Kemudian saya dihidupkan lagi oleh Tuhan. Roh saya dimasukkan lagi ke tubuh saya.

Jarak pandang seseorang ada batasnya. Semakin jauh kelihatan semakin kecil. Kesaksian Yusak Tjipto di atas adalah pembohongan publik.

Yusak Tjipto: Namun sebelum sampai di istana milik Tuhan, saya melewati beberapa rumah besar yang bagus dan memiliki pekarangan yang luas. Bahkan ada jembatan penghubung yang besar dan lebarnya seukuran antar provinsi. Saya heran mengapa ada jembatan yang begitu besar. Tuhan mengatakan bahwa di sorga tidak ada batasan waktu dan ruang.

Kesaksian Yusak Tjipto di atas juga pepesan kosong belaka karena alkitab tidak mengajarkan di sorga ada banyak rumah dan istana. Ketika Yohanes ke sorga dia tidak melihat rumah-rumah apalagi istana. Yohanes juga tidak melihat jembatan apalagi yang besar dan lebarnya seprovinsi.

Kesimpulan

Kerabatku sekalian, khususnya anggota gereja JKI yang mulia, mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, dengan alkitab sebagai standar kebenaran maka kesaksian Yusak Tjipto MUSTAHIL kisah nyata.

Yusak Tjipto getol sekali mengaku dirinya hamba Tuhan yang setia. Anggota JKI rajin sekali mengagul-agulkan Yusak Tjipto sebagai hamba Tuhan yang diurapi. Itu sebabnya tindakan Yusak Tjipto selama bertahun-tahun bersaksi dusta benar-benar kurang ajar dan tidak tahu diri. Bukan hanya bikin malu JKI namun juga mencoreng muka anak cucu.

Yusak Tjipto sudah tua, bila tidak segera mengakui dosa-dosanya dan minta maaf serta bertobat, saya  kuatir dia keburu mati sehingga anak cucunya menanggung malu dipoyoki “Keturunan Penipu!”

NB.
Silahkan klik di SINI untuk membaca penipuan 6 hamba Tuhan JKI yang lainnya.

220 thoughts on “Yusak Tjipto Membual Piknik Ke Sorga

  1. HatI penuh dendam, permusuhan, kebencian, memecahbelah, penghakiman dan kepahitan terhadap hamba Tuhan…selalu merasa diri sok paling benar, buah tulisan nya mengajak orang untuk membentuk opini buruk, menjatuhkan dan mendiskreditkan orang lain…tanda orang bodoh yg sok paling pintar…merendahkan orang dan sok paling benar…gak sadar dipake iblis (sorry ya bengcu, anda tidak dipake Tuhan sebab hatimu penuh kepahitan dan kebencian) sebab tulisan mu tidak menjadi berkat, tapi ngajak orang utk membentuk opini publik yg sama sekali tidak berguna…ngaca dulu lah

  2. Cindy, anda mendeskripsikan diri anda dengan lengkap sekali. Hatimu penuh DENDAM dan kepahitan kisanak. Itu sebabnya anda tidak dipakai Allah untuk menyatakan kebenaran. Yang anda lakukan hanya MENGUMBAR KEMARAHAN dan kebencian anda kepada hai hai bengcu dengan semena-mena. Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, komentar anda sama seklai TIDAK BERGUNA bagi umat Kristen. Komentar anda menunjukkan betapa PICIK dan SEMPITNYA jiwa anda serta sedikitnya pengetahuan alkitab anda. Makanya kisanak, BACA alkitab dari kejadian sampai wahyu. Baca dan berdoa minta roh kudus untuk menginsafkan anda atas apa yagn sudah diajarkan Kristus. Anda tidak baca alkitab itu sebabnya mudah sekali TERTIPU oleh 6 hamba tuhan JKI sehingga MENUTUP akal budimu dari ajaran Alkitab dan membukanya bagi DONGENG. SADARLAH dan BERTOBATLAH!

    MENUNJUKKAN kesalahan dan mengajarkan ajaran alkitab yang BENAR. Itulah yang dilakukan oleh hai hai bengcu dalam blog ini. Yang anda lakukan hanya MENGUMBAR kebencian anda kepada hai hai bengcu. SEmoga Allah mengampunimu kisanak. hai hai mengampunimu kisanak.

  3. isi komentarmu yang penuh kemarahan adalah representasi dari dirimu sendiri…ngaca dulu lah.
    Melampiaskan kemarahanmu dgn menyerang penulis secara personal gak ada gunanya, kamu buang2 waktu menulis komentar, lebih baik to the point sanggah dan bantah saja isi artikelnya dengan mengemukakan argumentasimu.

  4. Dia tertidur selagi khotbah kemudian mengkhayal….patut dikasihani.

  5. Pak penulis, kita memang harus memfilter apa saja yang para hamba Tuhan khotbahkan, bukan cuma 6 hamba Tuhan, tapi siapa saja. Tapi jangan lupa, minta bimbingan Roh Kudus untuk bisa membedakan mana ajaran yang benar mana yang bukan. Mana yang sesuai dengan Firman mana yang bukan. Karna kalo cuma pikiran manusia, kita ga akan sanggup untuk memfilter apapun. Karna klo ga hati-hati bisa jadi malah bisa jadi kitalah yang jadi sandungan buat orang lain dalam mengerti Firman. Bukan cuma khotbah, tapi juga tulisan dan artikel. Termasuk artikel anda.
    Saran saya, bapak berdoa dan minta Roh Kudus untuk menolong anda memfilter, termasuk juga dalam memahami Firman Tuhan. Kita tidak bisa melihat Firman itu cuma dengan pengertian kita sendiri.
    Yang saya percaya, alkitab itu 100% kebenaran, dan tidak akan ada bagian yang bertentangan satu sama lain. Di alkitb pun disebutkan tentang karunia Roh, tentang babtisan Roh, tentang Roh Kudus, tentang karya Roh Kudus juga yang bukan hanya membimbing kita tiap hari tapi juga memberikan kita pewahyuan baru juga pengalaman2 secara rohani. Dan itu ada tertulis dari perjanjian lama sampai perjanjian baru, dan masih terjadi sampai sekarang.
    Sayapun manusia yang bisa saja salah menginterprestasikan segala sesuatu, tapi kan Tuhan ga akan tinggal diam, Dia sendiri yang akan memberikan pengertian dan pasti bakal ditegur dan dikasih tau yg benernya. Yang penting kita punya hati yang rendah hati aja, untuk ditegur, untuk dibentuk, dan untuk dikritik. Tuhan memberkati.

  6. Pak penulis, kita memang harus memfilter apa saja yang para hamba Tuhan khotbahkan, bukan cuma 6 hamba Tuhan, tapi siapa saja. Tapi jangan lupa, minta bimbingan Roh Kudus untuk bisa membedakan mana ajaran yang benar mana yang bukan. Mana yang sesuai dengan Firman mana yang bukan. Karna kalo cuma pikiran manusia, kita ga akan sanggup untuk memfilter apapun. Karna klo ga hati-hati bisa jadi malah bisa jadi kitalah yang jadi sandungan buat orang lain dalam mengerti Firman. Bukan cuma khotbah, tapi juga tulisan dan artikel. Termasuk artikel anda.
    Saran saya, bapak berdoa dan minta Roh Kudus untuk menolong anda memfilter, termasuk juga dalam memahami Firman Tuhan. Kita tidak bisa melihat Firman itu cuma dengan pengertian kita sendiri.
    Yang saya percaya, alkitab itu 100% kebenaran, dan tidak akan ada bagian yang bertentangan satu sama lain. Di alkitb pun disebutkan tentang karunia2 Roh Kudus, tentang babtisan Roh, semua tentang Roh Kudus, tentang karya Roh Kudus juga, yang bukan hanya membimbing kita tiap hari tapi juga memberikan kita pewahyuan baru juga pengalaman2 secara rohani. Dan itu ada tertulis dari perjanjian lama sampai perjanjian baru, dan masih terjadi sampai sekarang. Semuanya itu sangat sangat nyata baik secara natural ataupun supranatural (seperti juga yang anda sebutkan di Yoel 2:28 tentang mimpi2, penglihatan2 dan nubuatan). Kemahabesaran Tuhan itu tak terselami, siapa yang bisa membatasi Tuhan?
    Karna itu saya bisa bilang, pengalaman dengan Tuhan itu sungguh harus kita alami setiap hari, sungguh itulah yang membentuk iman kita, yakin deh, ga akan pernah bisa gugur dan pindah ke lain hati. Dan lama lama kita jadi terlatih buat memfilter segala sesuatunya, juga terlatih buat menyerahkan pengertian kita ttg Firman kpd bimbingan Tuhan sendiri.
    Yang saya tahu juga, Tuhan sangat mengasihi saya, sangat mengasihi anda, juga sangat mengasihi cindi. Tuhan sangat2 mengasihi kita semua. Jadi kenapa kita tidak berpegang pada kasih itu dan membaginya kepada semua orang alih2 memakai kata-kata kasar dan mengutuki orang lain?
    Sayapun manusia yang bisa saja salah menginterprestasikan segala sesuatu, tapi kan Tuhan ga akan tinggal diam, Dia sendiri yang akan memberikan pengertian dan pasti bakal ditegur dan dikasih tau yg benernya. Yang penting kita punya hati yang rendah hati aja, untuk ditegur, untuk dibentuk, dan untuk dikritik. Tuhan memberkati.

  7. Untuk Garfield : Komentar Cindi memang kedengarannya pedes bgt, tapi komentar balasan dari si penulis juga ga kalah kasar lho. Jadi mari kita sama2 belajar buat menjaga perkataan kita. Karna orang yang berjalan dalam kebenaran dan punya hati yang cinta Tuhan, pasti kelihatan jelas kok dari buah2nya, yaitu: Kasih, Suka cita, Damai sejahtera, Kesabaran, Kemurahan, Kebaikan, Kesetiaan, Kelemahlembutan, dan Penguasaan diri. Baik itu dari pikiran, perkataan, maupun perbuatan. Orang yang semakin mengerti Firman, dia akan semakin rendah hati dan semakin merendahkan dirinya dihadapan Tuhan.

  8. Kisanak, anda mengaku percaya alkitab itu 100% kebenaran, namun nggak pernah baca alkitab dari Kejadian sampai Wahyu? ha ha ha ha …. MUNAFIK! Apa yang mau DIFILTER kalau anda NGGAK pernah baca alkitab dari Kejadian sampai Wahyu? Ha ha ha ha ha …. Jangan hanya SLOGAN KOSONG nak. BAca dulu alkitab anda dari Kejadian sampai Wahyu. Kalau sudah baca dan paham baru kembali lagi untuk komentar. hai hai bengcu sudah baca alkitab lebih dari 100 kali, nak. ha ha ha ha … Anda pasti SUDAH berslogan kosong lebih dari 100 kali ya? ha ha ha ha …

    gimanamau SALAH interpretasi kalau anda belum pernah BACA alkitab dari Kejadian sampai Wahyu? Ha ha ha ha … Dari mana anda TAHU tidak ada yang bertentangan kalau blom pernah baca alkitab dari Kejadian sampai Wahyu? Dari IMAN alias NGGAK MIKIR ya? ha ha ha … Gimana roh kudus mau bimbing klo anda nggak PERNAH baca alkitab dari Kejadian sampai Wahyu? ha ha ha ha … paling paling roh kudus bisa membimbing anda BERSLOGAN kosong kayak saat ini ya? ha ha ha ha …

  9. Kisanak, baca dulu alkitab anda dari Kejadian sampai Wahyu sampai ngerti baru kembali lagi untuk komentar. Belom pernah baca alkitab dari Kejadian sampai Wahyu kok banyak ngejeblak sich? malu dong nak. ha ha ha ha …

  10. Preeeeeet… jangan cuman nilai orangnya doank! Sekali-kali berargumen / sanggahlah isi artikel om hai2 dengan Alkitab, non… Bosan baca komen yg ad hominem dari “orang yg penuh kasih” seperti kamu, non…

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.