Metafisika adalah cabang ilmu filsafat yang mempelajari asal-usul. Kata “metafisika” adalah terjemahan lateral dari kata Yunani Metaphysika yang merupakan singkatan dari frasa “ta meta ta physika” yang artinya “setelah fisika” alias setelah hal-hal fisik. Di dalam generasi ini, kata “metafisika” dipahami sebagai “hal-hal diluar fisika” alias hal-hal gaib. Meskipun selalu menyatakan Hipnotis adalah suatu pengetahuan yang benar-benar ilmiah namun kebanyakan hipnoterapis alias master hipnotis menyatakan hipnotis adalah metafisika alias hal (gaib) yang tidak bisa diuji secara ilmiah. Pernyataan demikian ngaco-belo sebab semua fenomena hipnotis bisa diuji dengan mudah secara ilmiah.
https://www.youtube.com/watch?v=Vb125SAlUfo
Kerabatku sekalian, dengan liciknya Henrikus Yorath menghapus video tersebut di atas untuk menghilangkan jejak. Saya mengunggahnya kembali agar jejak penipuannya tetap tinggal tetap.
Kerabatku sekalian, silahkan menonton video berjudul “Hipnotis Tameng Tenaga Dalam” di atas. Dalam video tersebut, Henrikus Yorath mensugesti pasiennya bahwa lawannya mempunyai TAMENG tenaga dalam. Dengan gerakan tangan kirinya Henrikus menunjukkan LETAK tameng tenaga dalam itu, yaitu sekitar satu jengkal dari tubuh lawan si pasien. Kemudian Henrikus menyugesti pasiennya menyerang lawannya. “Keras!” Henrikus memberi semangat. “Tambah!” lanjutnya. Menuruti sugesti Henrikus, pasiennya pun melancarkan pukulan dan tendangan kepada lawannya. Tolong perhatikan baik-baik gerakan pasien Henrikus baik ketika memukul maupun menendang.
Henrikus Yorath: dari dulu api tidak pernah dingin, tetapi dengan kemampuan pikiran bawah sadar, manusia bisa merubah persepsinya sehingga merasakan sesuatu yang berbeda dari rangsangan dunia luar,
Apabila sugesti Henrikus tentang tameng tenaga dalam berkhasiat, itu berarti sugestinya tentang LETAK tameng tenaga dalam juga berlaku. Karena hal hal demikian yang seharusnya terjadi maka pasien pasti MELIHAT atau MERASA-kan tameng tenaga dalam di POSISI yang disugestikan oleh Henrikus yaitu sekitar SEJENGKAL dari lawannya. Apakah hal demikian yang terjadi? Tidak! Dalam video kelihatan jelas sekali, ketika pasiennya berlagak terpental, jaraknya lebih dari satu jengkal dari lawannya bahkan lebih dari satu lengan jauhnya. Itulah bukti pertama bahwa hipnotis tameng tenaga dalam adalah pepesan kosong.
Silahkan menonton video berjudul “Speed of the BOXING punches” di atas kemudian jawablah pertanyaan berikut ini. Apa yang terjadi ketika anda melancarkan pukulan kepada lawan? Pukulan anda akan membentur SASARAN yang dipukul. Apa yang terjadi bila sasaran yang anda pukul dilindungi oleh TAMENG? Pukulan anda akan menghantam TAMENG.
Perhatikan posisi tubuh pasien Henrikus ketika dia memukul dan menendang. Kepala dan badannya ada di depan tangan kanannya yang memukul dan kaki kanannya yang menendang. Apabila pasien itu memang TERSUGESTI melihat atau merasakan tameng tenaga dalam, maka seharusnya yang dia rasakan membentur tameng tenaga dalam adalah kepalanya yang di depan, bukan tangan atau kakinya yang di belakang. Itulah bukti kedua bahwa hipnotis tameng tenaga dalam adalah omong kosong.
Cobalah. Layangkan telapak tangan kiri untuk menghantam kepalan kanan anda. Kenapa kepalan anda mental? Karena pikiran sadar anda menyuruhnya mental? Tidak! Karena pikiran bawah sadar anda menyuruhnya mental? Tidak! Kepalan anda mental karena membentur telapak tangan. Perhatikan gerakan pasien Henrikus Yorath ketika memukul dan menendang. Kepalan kanannya dan kaki kanannya sama sekali tidak MEMBENTUR tameng lalu mental. Yang terjadi adalah dia menarik tangannya sebelum pukulannya lurus dan menarik kakinya sebelum tendangannya lurus. Itulah bukti ketiga bahwa hipnotis tameng tenaga dalam adalah dongeng.
Awie Suwandi adalah penulis buku Turbo Hipnotis. Di dalam blognya yang berjudul “Proses apa yang Terjadi Dalam Pain Management Dengan Hinoanestesi?” dia menulis:
Awie Suwandi: … hipnotis adalah sebuah metoda yang dikembangkan secara ilmiah dan memanfaatkan relaksasi pikiran dan efek sugesti untuk mempengaruhi pengalaman seorang klien secara subyektif, … Jadi ketika seorang klien di tusuk tangannya, dibakar, atau disuruh minum racun, maka meskipun terkadang klien yang di bawah pengaruh sugesti tidak menderita dan tidak merasa sakit, tapi secara fisik klien tetap akan terluka, tangan yang ditusuk tetap akan berdarah dan infeksi, yang dibakar akan melepuh dan jika minum racun makan klien akan keracunan yang bisa berakibat fatal.
Di dalam video Hipnotis Tameng Tenaga Dalam, nampak, SUGESTI yang diberikan oleh Henrikus Yorath sangat tegas dan gamblang yaitu: “KERAS!” “TAMBAH!” Artinya Henrikus memberi perintah untuk MEMUKUL dan MENENDANG dengan KERAS dan SEMAKIN keras. Dia sama sekali tidak memberi SUGESTI, “Pukulanmu MENTAL membentur tameng tenaga dalam!”
Karena sugesti sama sekali tidak MENCIPTAKAN tameng tenaga dalam, itu berarti andai kata pun tersugesti melihat atau merasakan tameng namun pukulan dan tendangan pasien Henrikus mustahil membentur tameng tenaga dalam. Kenapa demikian?
Ketika anda memukul seseorang yang melindungi dirinya dengan tameng kertas, yang anda pukul adalah orangnya, bukan tamengnya. Itu sebabnya ketika tameng kertas tidak kuat menahan pukulan maka orangnya pun terpukul telak. Henrikus mensugesti pasiennya untuk memukul orangnya, bukan memukul tamengnya, itu sebabnya, seharusnya ketika pukulan dan tendangan dilancarkan, meskipun pasien itu melihat atau merasakan tameng namun karena tidak ada tameng yang menghalangi maka seharusnya pukulan dan tendangannya pun mendarat dengan telak. Tidak mental sama sekali. Mustahil mental. Itulah bukti keempat bahwa hipnotis tameng tenaga dalam adalah tepu-tepu.
Yan Nurindra: Hipnotis adalah suatu pengetahuan yang benar-benar ilmiah dan tidak terkait sama sekali dengan mistik atau magis, walaupun terkadang Hipnotis menunjukkan hal-hal yang bagi masyarakat awam “sangat tidak masuk akal”.
Kerabatku sekalian, oleh komunitas hipnotis Indonesia, Yan Nurindra digelari, “Bapak Hipnotis Indonesia.” Apa yang dikatakannya tentang hipnotis 100% benar. Bagi masyarakat awam, hal-hal yang terekam dalam video, “Hipnotis Tameng Tenaga Dalam” Henrikus Yorath memang menunjukkan hal yang tidak masuk akal. Namun, Hipnotis sangat ILMIAH itu sebabnya mudah sekali diuji secara ilmiah.
Setelah kita MENGUJINYA secara ILMIAH nampak gamblang sekali bahwa yang terekam dalam video tersebut tidak lebih dari hipnotis alias sulap tanpa trik yang dikoreografi asal-asalan sehingga jelek sekali penampilannya. Bila demikian, kenapa kita menyebut Henrikus Yorath PENIPU? Karena dia melakukan PENIPUAN Hipnotis Tameng Tenaga Dalam.
PENIPUAN; PASAL 378 KUHP
PASAL 378 KUHP: Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hukum, dengan memakai nama palsu atau martabat palsu, dengan tipu muslihat ataupun dengan rangkaian kebohongan menggerakkan orang lain untuk menyerahkan sesuatu benda kepadanya, atau supaya memberi hutang maupun menghapuskan piutang, diancam karena penipuan dengan pidana penjara paling lama 4 tahun.
PENIPUAN adalah: Dengan TIPU muslihat atau pun dengan rangkaian KEBOHONGAN menggerakkan orang lain menyerahkan SESUATU BENDA
Henrikus Yorath menyatakan yang terjadi adalah hipnotis tameng tenaga dalam. Pasiennya terpental karena alam bawah sadarnya disugesti bahwa lawannya memiliki tameng tenaga dalam kemudian disugesti untuk menyerang lawannya.
FAKTANYA adalah pasien Henrikus bersandiwara terpental karena pukulan dan tendangannya membentur tameng tenaga dalam lawannya.
Apa yang dilakukan oleh Henrikus Yorath dengan bantuan pasiennya adalah TIPU muslihat atau rangkaian KEBOHONGAN.
Untuk apa Henrikus Yorath dan pasiennya melakukan TIPU muslihat atau rangkaian KEBOHONGAN demikian? Untuk MENGGERAKKAN orang lain MENYERAHKAN sesuatu yaitu UANG kepadanya baik untuk ikut TERAPI maupun ikut SEMINAR hipnoterapi.
Kerabatku sekalian, itulah sebabnya kenapa Henrikus Yorath disebut PENIPU Hipnotis Tameng Tenaga Dalam.
YANG COCOK JADI KAMBING BANDOT HAIBENGCU,,KARENA TULISANNYA SERING PAKAI PANTAT/LOBANG PANTAT ,ONANI,,,,,,,SEKARANG PAKAI NGELOCO..?..KAMBING BANDOT ITU KAMBING TUA YANG NGACENGAN SEPERTI BENGCU TUA YANG JOROK KATA-KATANYA.
ITU BUKTINYA BENGCU INGAT NGLOCOONYA KALAU TIDAK LIAT KECANTIKAN MAMAHNYA HAYBENGCU TIDAK BISA ORGASME NGLOCONYA….KEHEKEKEKEKKEK
HAIBENGCU KALAU MENAFSIRKAN ALKITAB JANGAN TANGGUNG-TANGGUNGHAIBENGCU KALAU NGLOCO JANGAN TANGGUNG-TANGGUNG SAMPAI LECET SONO,,, BIAR NYAHOK………..KEHEKEKEKEKEKEKKKK
HUAKAKAKAKKAAKKAKAK tolong beritahu donk orang yang melakukan hipnotis itu kekuatannya/kuasanya dari mana ? (dari dalam tubuh,atau dari kekuatan/kuasa dari luar tubuh atau lainnya) tolong beri tahu saya awam nich dengan hipnotis tks….kehekekekekke
@mich @haibengcu, ,ORANG YANG DIHIPNOTIS DIBERI TAMENG TENAGA DALAM KEKUATANNYA BISA BERTAHAN BERAPA LAMA yach?
MOHON MAAF NIH,MOHON MAAF SEBELUMNYA keliatannya debat hipnotis disini perlu pembuktian :
saran: dengan tidak mengurangi rasa hormat BAGAIMANA @MICH dan,ATAU @HAIBENGCU dihipnotis oleh HENRIKUS YORATH DIBERI TAMENG TENAGA DALAM, NANTI GUA YANG MUKUL. GUA MUKULNYA PAKAI TANGAN KANAN DAN NENDANG PAKAI KAKI KANAN.
KALAU DIIJINKAN INI MOHON MAAF NANTI SAMBIL JALAN TANGAN KIRI SAYA GARUK-GARUK LUBANG PANTAT SAYA, SAMBIL TERIAK HAIBENGCU GILA,…HAIBENGCU GILA,…HAIBENGCU GILA… SAMBIL TANGAN KANAN GUA ANGKAT KAYA ORANG DEMO.. NANTI SUDAH SAMPAI JARAK PUKUL GUA PUKUL /GUA COLOK MATA NYA MICH/HAIBENGCU SETELAH ITU GUA TENDANG KLEMPONG/PENIS HAIBENGCU BIAR TIDAK BISA NGLOCO LAGIIII…. KEHEKEKEKEKEKEKEK HAYO KAPAN KITA BUKTIKAN RAME-RAME ?. MOHON MAAF NICH SEKALI LAGI, GUA HANYA INGIN MEMBUKTIKANNYA YANG BENAR SIAPA…….KEHEKEKEKEKEKK
Kang Haihai berani gk ketemu sm mas Yan,Mas Henrik atau Romo Dewa ? Daripada debat kusir gk jelas dgn bantuan fake akun masing2.Seru kalee tuh kalau kang Haihai dihipnotis sm Mas Yan, Mas Henrik atau Romo Dewa.Seru juga kl ketiganya gk bisa tunjukkin hipnotis ke Haihai.
Gimana ? Pada berani gk ?
maaf ada yang ketinggalan tulisannya ;> saya YAKIN kalau mich /haibengcu dihipnotis henrikus ,walau sudah diberi tameng tenaga dalam ,pasti saya bisa memukul mich/haibengcu……..NUWUN SEWU …… Roma 8 :31 Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?
KEHEKEKEKEKEKEKEK
Gleen, dia nggak bakalan berani. Kita tunggu jawabannya. Saya haqul yaqin hai hai pasti akan menghindar dengan berbagai alasan. Kita tunggu jawabannya…..
Kisanak, mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, hai hai TIDAK BERANI ketemu dengan orang-orang yang anda sebutkan itu. Kalau anda anggap blog-blog saya adalah DEBAT kusir, maka kalau ketemu pun yang terjadi hanya DEBAT kusir belaka. hai hai TIDAK BERANI!
@arifsebastian,
Dalam hipnosis tidak ada yang namanya ‘kekuatan/kuasa’ dari LUAR tubuh.
Misal :
A = orang yg dipukul
B = orang yg memukul
C = orang yg menghipnosis
– C menghipnosis B, dikatakan kepada B bahwa A mempunyai ‘tameng tenaga dalam’ yang radiusnya 60 cm dari tubuh A. Jika B memukul A maka pada jarak 60 cm dari A pukulan B akan tertahan oleh tameng sehingga pukulan B tidak akan bisa menyentuh A.
– A tidak dihipnosis dan tidak diberi tameng apapun oleh C
– Jika B diperintahkan untuk memukul A maka pukulan B tidak bisa menyentuh A.
– Jika orang lain (misal D) disuruh memukul A maka pukulan tsb. akan mengenai A karena D tidak dalam pengaruh hipnosis (dan tidak ada tameng di A)
– Jadi ‘tameng tenaga dalam’ adalah tameng imajiner yang ada dipikiran B saja.
Jika Arif Sebastian sebagai B walaupun telah dihipnosis, kemungkinan besar Arif akan bisa menyarangkan pukulan mengenai A. Kenapa ???
Karena Arif mempunyai keyakinan kuat bahwa “Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?”
Sugesti yang diberikan tidak bisa mengalahkan keyakinan seseorang.
mich, jangan TOLOL! Apabila HIPNOTIS itu BENAR dan anda dihipnotis lalu disugesti ada TAMENG tenaga dalam yang jaraknya 60 cm dari Adi W Gunawan yang MELINDUNGI Adi W Gunawan dari LEMPARAN batu anda, lalu anda DISUGESTI untuk MELEMPAR batu. Apa yang TERJADI? BATU yang anda LEMPAR mental? Ha ha ha ha ha ha ….. jangan DUNGU. Anda tahu arti kata MELEMPAR? LEMPARLAH? Ha ha ha ha ha …. Nah kisanak, ketika anda disugesti untuk MELEMPAR anda TIDAK disuggesti untuk MIKIR tentang CARA batu itu MELUNCUR setelah anda LEMPAR. Hal yang sama juga terjadi ketika and DOSUGESTI memukul. Anda tidak DISUGESTI untuk MIKIR tentang CARA kepalan anda MELUNCUR.
Batu jika sudah kita lempar, tidak dalam kendali kita lagi (karena batu sudah tidak menyatu lagi dengan kita).
Berbeda dengan pukulan, ketika mencapai tameng (imajiner), pelaku ‘merasa’ tangannya menyentuh sesuatu ia tidak bisa lagi meneruskan pukulannya.