YHWH adalah Iblis


Foto: arrestedmotion.com

Iblis adalah makluk yang paling sering disebut umat Kristen. Hampir tidak ada kotbah Kristen yang tidak menyebut Iblis. Namun sayang, seribu sayang! Meskipun paling disebut namun Iblis adalah makluk yang paling tidak dikenali oleh umat Kristen. Kenapa demikian? Karena Iblis yang diceritakan guru sekolah minggu dan dikotbahkan dari mimbar gereja serta dimusuhi umat Kristen dari generasi ke generasi bukan Iblis sejati namun berhala yang dinamakan Iblis. Bila demikian, siapakah Iblis sejati?

ia menangkap naga (drakon), si ular (ophis) tua itu, yaitu Iblis (diabolos) dan Satan (Satanas). Dan ia mengikatnya seribu tahun lamanya, Wahyu 20:2

Berdasarkan nama-namanya kita BISA MELACAK Iblis untuk mengetahui SIAPAKAH dia sebenarnya?

Iblislah (diabolos) adalah (eimi) bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh (anthropoktonos) manusia  sejak (apo) semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta. Yohanes 8:44

Maka engkau harus berkata kepada Firaun: Beginilah firman TUHAN: Israel ialah anak-Ku, anak-Ku yang sulung; Keluaran 4:22

Bapak bangsa Israel = Iblis
Bapak bangsa Israel = YHWH
Iblis = YHWH

Frasa PEMBuNUH dalam Yohanes 8:44 diterjemahkan dari kata anthropoktonos. Kata MANUSIA diterjemahkan dari kata APO. Anda tahu arti kata APO? artinya SEJAK. Mustahil SEJAK (apo) diterjemahkan menjadi manusia! Kata MANUSIA ditambahkan oleh penerjemah LAI. TIDAK ada di dalam BAHASA Aslinya.

Iblis adalah PEMBUNUH pertama, bukan PEMBUNUH manusia PERTAMA. Pembunuh manusia pertama adalah Kain. PEMBUNUH pertama adalah YHWH.

Iblis = Pembunuh pertama
YHWH = pembunuh pertama
Iblis = YHWH

Iblis adalah Bapa para pendusta. YHWH adalah Bapa para pendusta. Kenapa demikian? Karena YHWH menipu Adam ketika menyatakan Adam PASTI mati bila makan buah pengetahuan. YHWH adalah PENIPU pertama di dunia

Iblis = Bapa alias penipu pertama
YHWH = penipu pertama
Iblis = YHWH

Iblis (satan) bangkit melawan orang Israel dan ia membujuk Daud untuk menghitung orang Israe. 1 Tawarikh 21:1

Bangkitlah pula murka TUHAN (YHWH) terhadap orang Israel; Ia menghasut Daud melawan mereka, firman-Nya: “Pergilah, hitunglah orang Israel dan orang Yehuda.” 2 Samuel 24:1

Iblis = penghasut Daud
YHWH = penghasut Daud
Iblis = YHWH

Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: “Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu. Kejadian 3:14

Ada tiga oknum yaitu:

1.    Adam
2.    Hawa
3.    YHWH

Siapakah yang makan DEBU tanah seumur hidupnya? YHWH! Kenapa demikian? Karena binatang dibentukd ari DEBU tanah. Ketika daging binatang dibakar, jadilah debu tanah alias abu. Persembahan korban bangsa Israel adalah DEBU TANAH makanan YHWH.

Kenapa YHWH mengutuk dirinya sendiri? YHWH tidak mengutuk diri-Nya sendiri. Bila demikian, apa yang terjadi? Yang terjadi adalah TIDAK seorang pun yang pernah mendengar dan melihat Allah. Untuk berinteraksi dengan manusia ELOHIM alias Allah melakukannya melalui YHWH. Ketika YHWH mengutuk ULAR, yang terjadi adalah ELOHIM berkata-kata YHWH mengucapkannya, ibarat YHWH berkata-kata, keledai Bileam mengucapkannya.

Untuk membaca blog-blog tentang YHWH yang lain, silahkan klik di SINI.

330 thoughts on “YHWH adalah Iblis

  1. @BeZero4Truth, BACA yang teliti. Anak-anak Allah itu MENGHADAP TUHAN. Datang pula di antara mereka Iblis. coba anda bca pertanyaan YHWH. DAri mana ENGKAU ….? Apakah Engkau …..? YHWH tidak mahatahu bukan? itu sebabnya bertanya. iblis langsung TAHU tentang Ayub. Iblis tidak MENHYAPA YHWH TUAN namun ENGKAU.

  2. dioz mahardika, anda ingin bilang bahwa anda percaya bahwa dewa-dewa itu ada..?

    (yoh 8:44….Iblis lah yg menjadi Bapamu…, bukan iblis lah yg kamu anggap/kamu jadikan bapamu..) Anda ingin bilang bahwa Yesus percaya dewa-dewa itu benar2 ada..?

    Ingat…! Iblis dalam alkitab selalu berbentuk tunggal, tidak pernah jamak.

    Kisah yunus tentang allah-allah lain=yg dianggap/dijadikan sbg allah. Beda dg kisah dlm yoh 8:44.

  3. saya yang seharusnya tertawa. memahami komen saya saja anda tidak bisa. Anda menulis untuk mengajar orang lain via blog ini, TAPI anda sama sekali TIDAK belajar dan DANGKAL. haha. OK, saya kasih saran kalau anda mau belajar, 1. tutup blog Anda ini; 2. pelajari bahasa Yunani dengan sistematis, jangan CUMA mengandalkan kamus recehan yang anda dapat di internet; 3. pelajari pengantar Alkitab, konteks sosial, religi, sejarah, dll, karena walau bagaimanapun Alkitab adalah tulisan kesaksian umat percaya di suatu masa dan tempat tertentu, berbeda dengan cara pandang dunia modern sekarang; 4. Berdoalah! 5. Suatu saat jika Anda sudah siap untuk mengajar, buat lagi blog baru!! Sekali lagi saya seharusnya yang tertawa. Jika anda merasa dicerahkan, jangan sungkan bertanya, hahahaha satu hal lagi, dengan pola pikir anda terhadap Alkitab, anda berPOTENSI untuk mem-BERHALAkan alkitab!!

  4. @richard, ketawa saja sampai KuDA GIGIT jari kisanak. Kenapa demikian? Karena menurut an da Kata SIFAT bisa diterjemahkan menjadi kata BENDA dan kata BENDA bisa diterjemahkan menjadi kata SIFAT, bukan? ha ha ha ha …. Kata BENDA juga bisa diterjemahkan menjadi kata KERJA bukan? Kata kerja juga bisa ditafsirkan menjadi kata BENDA, kan? ha ha ha ha … diterjemahkan pakai JURUS TAFSIR 1001 mimpi kan? ha ha …

  5. @dioz mahardhika, Anda PERNAH membaca Alkitab? MAksud saya anda SUDAH pernah MEMBACA semua kitab dalam Alkitab? Maksud saya MEMBACA semua kitab sampai selesai? Namun bila anda mau BELAJAR tentang YHWH lebih banyak lagi, silahkan KLIK di SINI untuk membaca blog-blog tersebut.

    Anda sudah baca blog saya bahwa YHWH = iblis bukan? Apabila TIDAK adil, lalu ADILNYA harus MENJELASKAN ayat-ayat Alkitab itu sebagai APA? Maksud saya, apa yang DIAJARKAN oleh ayat-ayat yang saya kutip tersebut?

  6. @BeZero4Truth :
    1. anda ingin bilang bahwa anda percaya bahwa dewa-dewa itu ada..?
    tanggapan saya= bukankah paham politeisme itu tumbuh subur pada masa itu? demikianlah juga yang tercermin dalam kitab Ayub, paham Yunani mengenai keberagaman ilah / dewa / tuhan, hadir dalam narasi awal antara Allah dengan Iblis yang bercakap-cakap, jadi untuk memahami konteks berfikir si penulis kitab, saya tidak layak membawa paham monoteisme untuk menafsirkan pandangan politeisme 🙂 jika anda pembaca kitab PL, tentunya anda menemukan tentang pemahaman politeisme dalam kehidupan bangsa Israel saat itu.

    2. Anda ingin bilang bahwa Yesus percaya dewa-dewa itu benar2 ada..?
    tanggapan saya = Yesus sangat memahami kitab taurat, itulah yang dia gunakan untuk mendekati orang-orang Yahudi ketika ingin melakukan perombakan/ reformasi/ kritikan. saya tidak layak mengatakan bahwa Yesus percaya dewa itu ada, tetapi dalam mengenali taurat tentunya Yesus mengenali “kisah-kisah” yang hadir di sana termasuk paham politeisme yang tumbuh subur pada masa kehidupan musa dkk. saya rasa andai dalam yohanes 8:44 adalah kata-kata Yesus asli, bukan rekayasa penulis Yohanes, saya kira Yesus cukup kontekstual.

    3. Kisah yunus tentang allah-allah lain=yg dianggap/dijadikan sbg allah. Beda dg kisah dlm yoh 8:44..
    tanggapan saya = jelas beda, saya menggunakan kisah yunus 1:5-6 untuk membuktikan paham dalam PL yang menggambarkan bermacam-macam ilah ada di sana. lihat pada kata “allah” dan “Allah”: (5-Awak kapal menjadi takut, masing-masing berteriak-teriak kepada allahnya, dan mereka membuang ke dalam laut segala muatan kapal itu untuk meringankannya. Tetapi Yunus telah turun ke dalam ruang kapal yang paling bawah dan berbaring di situ, lalu tertidur dengan nyenyak. 6- Datanglah nakhoda mendapatkannya sambil berkata: “Bagaimana mungkin engkau tidur begitu nyenyak? Bangunlah, berserulah kepada Allahmu, barangkali Allah itu akan mengindahkan kita, sehingga kita tidak binasa.)

    4. Iblis dalam alkitab selalu berbentuk tunggal, tidak pernah jamak
    tanggapan saya = BENAR, penggunaan kata iblis dalam PL dan PB bentuknya tunggal.. tapi iblis ternyata juga memiliki sifat-sifat, jadi menurut saya (lagi-lagi politeisme) tidak lah benar menyebutkan YHWH adalah iblis itu sendiri, karena pernyataan kejadian 1:26 (marilah KITA membentuk manusia serupa dan segambar dengan rupa kita) menunjukkan bermacam2 pemahaman akan ilah pada masa PL seolah-olah ada batasan yang menunjukkan mana Allah dan mana illah

    note : saya pribadi tidak suka mencampur adukkan pemahaman PB dengan PL karena ada yang tidak bisa di sinkronkan. tapi ketika (menurut saya) Yesus merujuk kepada paham yang ada dalam PL, tentunya kita harus mewaspadai batasan-batasan yang akan kita jadikan referensi untuk melakukan pro dan kontra tulisan-tulisan dalam keseluran Alkitab.
    juga kita perlu mengkaji+mempertimbangkan, sumber-sumber yang turut berperan aktif dalam penulisan Alkitab, termasuk dalam memahami maksud penulis, dan kepada siapa surat itu dituliskan…

  7. kalau pak bengcu menyetujui ide politeisme yang sudah saya sebutkan “tumbuh subur dalam PL” tentunya bagi saya akan tampak adil jika memberikan kesimpulan kata iblislah yang menjadi bapamu (umeis ek tou patros tou diabolou este), bukan sebagai YHWH, ada 2 oknum di sana, si baik dan si jahat.

    jika kita merujuk kepada ayat sebelumnya, Yesus membicarakan tentang konsep Allah. apakah logis apabila saat itu Yesus mengenalkan Allah Abraham juga sama dengan Iblis kepada orang-orang saat itu? dalam dialog Yesus, Yesus berusaha memberikan batasan-batasan untuk memberikan kejelasan identitas pada dirinya. bahwa Yesus berasal dari Allah. jika pemahaman Allah di sini di tarik menjadi YHWH tentunya mengacu pada 2 oknum yang menjelaskan sibaik dan si jahat, tentunya kata : Bapaku dan bapamu merujuk kepada pengartian yang berbeda pula.

    oke pak, jika ada kesempatan, saya akan membaca konsep2 YHWH pada blog pak bengcu…
    tapi muncul pertanyaan iseng pak, ga usah di jawab (maaf) : lantas bagaimana bapak selama ini memahami konsep YHWH, elohim, adonai dan Theos dalam spiritualitas pak bencu, pastinya memberi warna yang berbeda pada warna kekristenan pada umumnya…

  8. Sebab segala allah bangsa-bangsa adalah berhala, tetapi Tuhanlah yang menjadikan langit. 1 Tawarikh 16:26

    Setiap manusia ternyata bodoh, tidak berpengetahuan, dan setiap pandai emas menjadi malu karena patung buatannya. Sebab patung tuangannya itu adalah tipu, tidak ada nyawa (ruwach) di dalamnya, semuanya adalah kesia-siaan, pekerjaan yang menjadi buah ejekan, dan yang akan binasa pada waktu dihukum. Yeremia 10:14-15

    @dioz mahardhika, untuk memahami ajaran Alkitab anda hanya BISA mendapatkannya dengan BACA Alkitab. Ha ha ha ha …. POLITEIS? ha ha ha ha …..

    Kisanak, Alkitab HARUS dipahamik tidak boleh DITAFSIRKAN karena Alkitab ditulis untuk dIPAHAMI bukan DITAFSIRKAN. ngomong ngomong anda TAHU bedanya MEMAHAMI dan MENAFSIRKAN? Kalau belum TAHU nggak ada SALAHNYA buka kamus, kissanak.

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.