Berhala Maria Bukan Bunda Maria


Setelah keluar dari Mesir, bangsa Israel membuat patung anak lembu lalu menyembahnya sebagai TUHAN (YHWH) yang membawa mereka keluar dari Mesir. Perilaku demikian namanya menyembah BERHALA alias menyembah Mahatiada. Mereka menciptakan ROH lalu memberinya WUJUD anak lembu kemudian menyembahnya sebagai Mahatuan alias TUHAN. Walaupun dinamakan YHWH (TUHAN) namun yang diciptakan dan disembah bangsa Israel itu tetap Mahatiada, mustahil YHWH (TUHAN) sejati. Menciptakan ROH kemudian memberinya wujud patung perawan lalu berdoa kepadanya berarti menyembah berhala. Walaupun dinamakan Bunda Maria dan diimani keberadaannya namun faktanya ROH itu mahatiada. Kenapa demikian? Karena roh yang di namakan bunda Maria itu dongeng belaka.

Yesus Adalah Ciptaan Terakhir

TUHAN Allah mengambil sebutir debu tanah lalu membentuknya (yatsar) menjadi manusia. TUHAN Allah menghembuskan nafas hidup (nashamah Chay) ke dalamnya, maka manusia itu pun menjadi jiwa hidup (nephes chay). Adam adalah manusia. Dia dibentuk (yatsar) dari debu tanah dan nafas hidup (nashamah Chay). Setelah menjadi manusia, debu dan nafas hidup kehilangan jati dirinya. Ibarat tukang roti membentuk roti dari gandum dan ragi. Setelah menjadi roti, gandum dan ragi kehilangan jadi dirinya. Apakah debu dari mana TUHAN Allah mengambil satu butir menjadi istimewa karena salah satu butirnya adalah bahan baku pembentuk manusia? Mustahil! Apakah butir debu yang digunakan sebagai bahan baku membentuk manusia adalah butir debu istimewa dibandingkan dengan butir debu lainnya? tidak! Itu hanya butir debu biasa saja. Manusia memang istimewa, namun butir debu bahan baku pembentukannya biasa saja, demikian juga kumpulan debu dari mana butir debu itu diambil, hanya kumpulan debu biasa saja. Yang menjadikan manusia istimewa bukan debu atau nafas hidup namun dirinya sendiri. Sama seperti roti, dia istimewa bukan karena gandum dan ragi namun karena dirinya sendiri. Adam adalah anak TUHAN Allah karena nafas hidup keluar dari TUHAN Allah namun Adam juga adalah anak debu tanah karena berasal dari debu tanah. Adam mendapatkan tubuhnya dari debu dan mendapatkan jiwanya (nashamah chay) dari TUHAN Allah.

TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk manusia lalu, dari rusuk itu dibangun-Nya-lah (banah) seorang perempuan. Apakah manusia itu menjadi istimewa karena salah satu rusuknya dibangun menjadi perempuan? Mustahil! Apakah rusuk yang digunakan sebagai bahan baku pembangunan perempuan itu adalah istimewa dibandingkan dengan tulang-tulang lainnya? Tidak! Itu hanya tulang biasa saja. Yang menjadikan perempuan itu istimewa bukan rusuk yang digunakan untuk membangunnya namun keahlian Arsitek alias TUHAN Allah yang membangunnya dari rusuk. Hawa adalah manusia karena dibangun dari manusia. Itu sebabnya dikatakan bahwa Hawa dibangun (banah) dari rusuk Adam. Itu sebabnya tidak dikatakan bahwa Hawa dibentuk (yatsar) dari rusuk Adam. Itu seperti Nuh membangun bahtera dari kayu. Itu seperti seorang arsitek membangun sebuah rumah. Walaupun bentuknya berubah namun sifat bahan bakunya tetap sama.

Manusia-manusia yang lain yaitu keturunan Adam dan Hawa tidak dibentuk (Yatsar) juga tidak dibangun (banah) oleh TUHAN Allah. Penciptaan keturunan Adam dan Hawa dilakukan TUHAN Allah dalam manusia. Artinya TUHAN Allah mencipta melalui manusia. Prosedurnya adalah lelaki dan perempuan bersetubuh (Yada) lalu perempuan mengandung (harah) kemudian melahirkan (yalad) anak. Dengan cara demikianlah Maria bunda Yesus diciptakan.

Yesus bukan manusia. Selama di dunia, tiga kali Dia menyangkal disebut manusia. Yesus memang bukan manusia karena proses penciptaan-Nya berbeda dengan manusia. Dia tidak dibentuk (yatsar) dari debu seperti Adam. Dia tidak dibangun (banah) seperti Hawa. Dia juga tidak diciptakan melalui prosedur lelaki dan perempuan bersetubuh (Yada) lalu perempuan mengandung (harah) kemudian melahirkan (yalad). Bagaimana cara Yesus diciptakan? Dia dikandung oleh Roh Kudus dan dilahirkan oleh Maria. Dikandung oleh Roh Kudus artinya tidak dikandung oleh Maria. Dilahirkan oleh Maria artinya Dia memang lahir dari rahim Maria. Bila demikian, kenapa Maria hamil? Maria memang hamil namun dia tidak hamil janin sebab yang dikandungnya adalah rahim. Maria hamil rahim Roh Kudus yang hamil Yesus lalu Maria melahirkan Yesus.

Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, iapun sedang mengandung (sullambano) seorang anak laki-laki (huios) pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu. Lukas 1:36

Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Lukas 1:31 – LAI

Sesungguhnya engkau akan mengandung (sullambano) RAHIM (gaster) dan akan RAHIM (gaster) melahirkan seorang anak laki-laki (huios) dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Lukas 1:31 – LAI – koreksi

Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. Matius 1:18 – LAI

Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung (echo) RAHIM (gaster) dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. Matius 1:18 – LAI – Koreksi

“Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” — yang berarti: Allah menyertai kita. Matius 1:23 – LAI

“Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung (echo) RAHIM (gaster) dan melahirkan seorang anak laki-laki (huios), dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” — yang berarti: Allah menyertai kita. Matius 1:23 – LAI – Koreksi

Kerabatku sekalian, kenapa para penerjemah LAI tidak menerjemahkan kata GASTER (GASTRI) yang tercatat dengan tegas dan gamblang dalam Injil Matius dan Lukas bahasa Yunani? Karena mereka menganggap ayat-ayat itu tidak LOGIS itu sebabnya mereka menafsirkannya dengan LOGIS lalu menerjemahkannya menjadi LOGIS menurut HIKMAT mereka. Akibat perilaku sok tahu itu jemaat Kristen pun kehilangan kesempatan untuk memahami ajaran sejati Alkitab. Maria tidak hamil janin namun hamil rahim Roh Kudus yang hamil janin Yesus. Silahkan menganggap hal itu mustahil terjadi namun faktanya itulah yang terjadi dan Injil mencatatnya. Anda bisa menolak kebenaran demikian namun mustahil menyangkalnya sebab Matius dan Lukas mencatatnya dengan tegas dan gamblang. Yesus adalah ciptaan terakhir. Yesus adalah yang terakhir diciptakan.

Maria Bunda Allah – Theotokos

Konsili Efesus pada tahun 431 menetapkan doktrin Maria bunda Allah alias Theotokos. Benarkah Maria adalah bunda Allah? Benar. Kenapa demikian? Karena Marialah yang melahirkan Allah menjadi manusia. Karena Alkitab mengajarkan bahwa hubungan kekeluargaan tidak pernah berakhir. Itu sebabnya, walaupun Abraham sudah mati namun orang-orang Yahudi tetap disebut anak-anak Abraham. Itu sebabnya dalam silsilah-Nya dikatakan bahwa Yesus Kristus adalah anak Daud, anak Abraham.

Allah mustahil dilahirkan oleh manusia? Faktanya adalah Yesus dilahirkan oleh Maria. Dan Yesus adalah Allah yang diciptakan menjadi manusia. Allah mustahil diciptakan? Faktanya adalah Yesus diciptakan dari Allah. Artinya Yesus diciptakan dengan bahan baku Allah. Silahkan menolaknya namun anda mustahil menyangkal kebenarannya sebab Alkitab mencatatnya dengan tegas dan gamblang. Yesus tidak pernah mengakui diri-Nya sebagai Allah. Benar! Setelah diciptakan menjadi Anak Manusia Yesus memang bukan Allah lagi. Anak Manusia memang bukan Allah juga bukan manusia sebab Anak Manusia adalah Manusia Allah (Anthrophos Theos). Itu sebabnya, menyebut Maria adalah bunda Allah (Theotokos) sesungguhnya kurang tepat sebab yang paling tepat adalah menyebut Maria bunda Manusia Allah alias Anthrophos Theotokos.

Maria Perawan Kekal – Perpetual virginity of Mary

Sinode Lateran pada tahun 649 yagn dipimpin oleh Paus Martin I menetapkan doktrin Maria Perawan Kekal (Perpetual virginity of Mary):

“Ia [Maria] mengandung tanpa benih laki-laki, [melainkan] dari ROH KUDUS, melahirkan tanpa merusak keperawanannya, dan keperawanannya tetap tidak terganggu setelah melahirkan.” (D256)

St. Agustinus mengajarkan: “Dengan kuasa ROH KUDUS yang sama, YESUS lahir tanpa merusak keperawanan Bunda Maria, seperti halnya setelah kebangkitan-Nya, Dia dapat datang ke dalam ruang tempat para murid-Nya berdoa, tanpa merusak semua pintu yang terkunci (Lih. Yoh 20:26).ROH KUDUS yang membangkitkan YESUS dari mati adalah ROH KUDUS yang sama yang membentuk YESUS dalam rahim Bunda Maria. Maka kelahiran YESUS dan kebangkitan-Nya merupakan peristiwa yang ajaib: kelahirannya tidak merusak keperawanan Maria, seperti kebangkitan-Nya tidak merusak pintu yang terkunci. Tidak benar bila Dia yang datang untuk menyembuhkan yang korup justru melanggar integritasnya lewat kedatangan-Nya.

Anda mampu membayangkan bunda Maria bersetubuh? Bunda Maria bergumul penuh birahi? Maria mendesah nikmat lalu orgasme? Itu sebabnya bunda Maria tidak boleh bersetubuh sebab bila bersetubuh maka dia tidak lagi suci namun lucu. Itu sebabnya kita harus menegakkan doktrin Maria Perawan Kekal untuk menjaga kesucian bunda Maria agar bunda Allah tidak birahi apalagi melampiaskan birahinya.

“Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya (adelphe), Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena. Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid (matheten) yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: “Ibu, inilah LIHATLAH (eido), anakmu! (huios)” Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya (mathete): ” inilah LIHATLAH (eido) ibumu!” Dan sejak saat itu murid itu (mathetes) menerima dia di dalam rumahnya.” Yohanes 19:25-27

Berdasarkan Yohanes 19:25-27, teolog Katolik mengajarkan: Bila Yesus punya saudara, artinya bunda Maria punya anak lain, maka sesuai tradisi Yahudi, mustahil Yesus menyerahkan ibu-Nya kepada Yohanes murid-Nya yang tidak ada hubungan kekerabatan sama sekali. Menurut mereka, karena tidak memiliki saudaralah maka Yesus menyerahkan ibu-Nya untuk dirawat oleh Yohanes murid-Nya. Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, apabila yang diajarkan oleh para teolog Katolik itu memang benar, Yakobus, Yusuf, Simon dan Yudas adalah saudara sepupuh Yesus, bukankah sesuai ajaran Yahudi, merekalah yang berhak merawat Maria, bukan Yohanes yang bukan kerabat sama sekali? Apabila yang diajarkan oleh para teolog Katolik itu memang benar, bukankah seharusnya mereka juga mengajarkan bahwa Yohanes adalah anak yatim piatu dan tidak punya saudara itu sebabnya Yesus menyerahkannya kepada Maria untuk dirawat? Kerabatku sekalian, anda mustahil menegakkan doktrin Maria Perawan Kekal dengan cara yang digunakan oleh para teolog Katolik tersebut di atas. Lebih baik kita menggunakan cara ini.

“Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya (adelphe), Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena. Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid (matheten) yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: “Ibu, inilah LIHATLAH (eido), anakmu! (huios)” Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya (mathete): ” inilah LIHATLAH (eido) ibumu!” Dan sejak saat itu murid itu (mathetes) menerima dia di dalam rumahnya.” Yohanes 19:25-27

Yohanes 19:25-27 mencatat yang berdiri di dekat salib Yesus adalah:

1.    Maria Ibu-Nya
2.    Maria isteri Klopas saudara Ibu-Nya
3.    Maria Magdalena
4.    Murid-Nya

Dan ada di situ banyak perempuan yang melihat dari jauh, yaitu perempuan-perempuan yang mengikuti Yesus dari Galilea untuk melayani Dia. Di antara mereka terdapat Maria Magdalena, dan Maria ibu Yakobus dan Yusuf, dan ibu anak-anak Zebedeus. Matius 27:55-56

Matius 27:55-56 mencatat bahwa di antara perempuan-perempuan yang melihat Yesus tersalib terdapat:

1.    Maria Magdalena
2.    Maria ibu Yakobus dan Yusuf
3.    Ibu anak-anak Zebedeus

Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Bukankah ibu-Nya bernama Maria dan saudara-saudara-Nya (adelphos):  Yakobus, Yusuf, Simon dan Yudas? Matius 13:55

Matius 13:55 mencatat bahwa saudara Yesus namanya:

1.    Yakobus
2.    Yusuf alias Yoses
3.    Simon
4.    Yudas

Maria ibu Yakobus dan Yusuf adalah istri Klopas, saudara perempuan Maria ibu Yesus. Itu berarti Yakobus, Yusuf, Simon dan Yudas anaknya adalah saudara sepupuh Yesus. Tidak ada ayat yang mengajarkan bahwa Yakobus dan Yusuf adalah anak Klopas namun juga tidak ayat yang menentangnya, bukan? Itu berarti kata Yunani adelphos yang selama ini berarti saudara lelaki harus dipahami sebagai saudara sepupuh lelaki. Itu juga berarti kata Yunani Adelphe yang selama ini dipahami sebagai saudara perempuan harus dipahami sebagai saudara sepupuh perempuan. Saya tahu, ketika menghadapi ajaran demikian, orang-orang Kristen pasti akan mengutip ayat-ayat di bawah ini:

Dari Yudas, hamba Yesus Kristus dan saudara (adelphos) Yakobus, kepada mereka, yang terpanggil, yang dikasihi dalam Allah Bapa, dan yang dipelihara untuk Yesus Kristus. Yudas 1:1

Abraham memperanakkan Ishak, Ishak memperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yehuda dan saudara-saudaranya (adelphos), Matius 1:2

Dan ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya (adelphos). Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan. Matius 4:18

Dan setelah Yesus pergi dari sana, dilihat-Nya pula dua orang bersaudara, yaitu Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya (adelphos), bersama ayah mereka, Zebedeus, sedang membereskan jala di dalam perahu. Yesus memanggil mereka. Matius 4:21

Orang-orang Kristen itu akan mengejek. Apabila tidak membual sehingga yang anda ajarkan benar, adelphos artinya saudara sepupuh lelaki: Kenapa tidak mengajarkan bahwa Yudas adalah saudara sepupuh Yakobus? Kenapa tidak mengajarkan bahwa Yakub memperanakkan Yehuda dan saudara-saudara sepupuhnya? Kenapa tidak mengajarkan Petrus adalah saudara sepupuh Andreas. Kenapa tidak memberitakan Yakobus adalah saudara sepupuh Yohanes dan ayah keduanya bernama Zebedeus?

Jangan kuatir. Masalah kita adalah bagaimana meyakinkan seluruh dunia bahwa kata Yunani adelphe artinya saudara sepupuh perempuan sedangkan (adelphos) artinya saudara sepupuh lelaki? Gunakan saja jurus kelima dari TULIP alias Lima Dasar Cavinis (lu!) yaitu: Perseverance of Calvinism = Kebebalan Calvinisme = Bila kau menafsirkan ayat ngaco-belo, BERKOTEKLAH, ini ditafsirkan sesuai KONTEKS lalu nasehati dia untuk belajar Hermeneutik (jurus tafsir 1001 mimpi). Dalam KONTEKS yang berhubungan dengan doktrin Maria Perawan Kekal, kata adelphos harus dipahami dalam KONTEKS saudara sepupuh lelaki sedangkan kata adelphe harus dipahami dalam konteks saudara sepupuh perempuan. Di luar konteks doktrin Maria Perawan Kekal, kata Adelphos dan adelphe harus dipahami apa adanya yaitu saudara lelaki dan saudara perempuan.

NB.
Jangan bilang siapa-siapa ya kalau bahasa Yunani untuk saudara sepupuh adalah: ANEPSIOS

Maria Dikandung Tanpa Dosa – Immaculata

Pada tanggal 8 Desember 1854 Paus Pius IX menetapkan Ineffabilis Deus, “….. perawan tersuci Maria sejak saat pertama perkandungannya oleh rahmat yang luar biasa dan oleh pilihan Allah yang mahakuasa karena pahala Yesus Kristus, Penebus umat manusia, telah dibebaskan dari segala noda dosa asal”

Konon, pada tahun 1982, dalam misa Maria Dikandung Tanpa Dosa, dalam kotbahnya, Paus Yohanes Paulus II berkata, “Terpujilah Allah Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang memenuhi engkau, ya Perawan dari Nazaret, dengan segala rahmat rohani dalam Kristus. Dalam Dia, engkau dikandung tanpa noda dosa! Telah dipilih sejak semula untuk menjadi Bunda-Nya, engkau ditebus dalam Dia dan melalui Dia lebih dari segala manusia lainnya! Dilindungi dari warisan Dosa Asal, engkau dikandung dan datang ke dalam dunia dalam keadaan rahmat. Penuh rahmat! Kami mengagungkan misteri iman yang kami rayakan pada hari ini. Pada hari ini, bersama dengan segenap Gereja, kami memuliakan Penebusan yang dilaksanakan atasmu. Partisipasi yang teramat luar biasa dalam Penebusan dunia dan manusia, diperuntukkan hanya bagimu, semata-mata hanya bagimu. Salam O Maria, Alma Redemptoris Mater, Bunda Penebus yang terkasih.”

Kenapa kita menegakkan doktrin Maria dikandung tanpa dosa alias Maria Immaculata?

Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa. Roma 5:12

Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku. Mazmur 51:5

Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, Roma  3:23

Aurelius Agustinus alias Agustinus Hippo (354-430) mengajarkan tentang keberadaan dua jenis dosa yaitu: Dosa asal dan dosa perbuatan. Dosa perbuatan adalah dosa karena perbuatan sendiri. Dosa asal adalah dosa Adam yang diwariskan kepada seluruh umat manusia. Dosa asal diwariskan melalui benih lelaki alias sperma. Itu sebabnya kita harus menegakkan doktrin Maria Perawan Kekal sebab bila Maria kena semburan sperma maka dia pun tercemar oleh dosa asal.

Ayat-ayat yang anda kutip di atas sama sekali tidak mencatat tentang dosa asal, kenapa Agustinus menggunakannya untuk menggajarkan tentang dosa asal? Hai ya … Itu hal biasa. Bukankah Alkitab juga tidak mencatat frasa “Allah tritunggal” namun gereja getol sekali mangajarkan doktrin Allah Tritunggal? Bukankah Alkitab juga tidak mencatat frasa “satu pribadi dua hakekat” namun gereja gemar sekali mengajarkan doktrin Yesus Satu Pribadi Dua Hakekat? Apa salahnya mengajarkan tentang dosa asal walaupun Alkitab tidak mencatatnya? Apa salahnya mengajarkan bahwa dosa asal diwariskan lewat benih lelaki alias sperma walaupun Alkitab tidak mengajarkannya? Yang penting adalah kita mampu memberi alasan dan jemaat suka dengan yang diajarkan.

Apabila anda mengisi gelas kotor dengan air bening, maka air itu pun tercemar dan menjadi kotor. Apabila Yesus yang tanpa dosa dikandung oleh Maria yang berdosa maka Yesus pun tercemar oleh dosa. Itu sebabnya, Maria bunda Allah tidak boleh berdosa, baik dosa perbuatannya sendiri maupun dosa asal yang diwarisinya dari Adam. Bagaimana cara Allah membuat Maria tidak berdosa? Ada pelayanan telepon prabayar ada pula paskabayar. Ada yang menikmati penebusan Yesus secara pratebus ada pula yang paskatebus. Manusia generasi ini menikmati pratebus artinya setelah Yesus melakukan penebusan, baru kita menikmati hasil penebusan-Nya. Maria menikmati paskatebus artinya dia sudah menikmati hasil penebusan walaupun Yesus belum menebusnya. Itulah hakekat doktrin Maria Dikandung Tanpa Dosa alias Maria Immaculata yang juga dikenal dengan nama Doktrin Pratebus dan Paskatebus.

Apakah Alkitab mengajarkan bahwa Maria dikandung tanpa dosa? Dasar anda orang Kristen lu! Selalu saja menjadikan Alkitab sebagai standard kebenaran. Alkitab memang tidak mencatat segalanya dengan tegas dan gamblang, itu sebabnya Yesus menjanjikan Roh Kebenaran alias Roh Kudus yang akan mengajarkan segala sesuatu dan mengingatkan semua yang telah dikatakan Yesus serta memimpin ke dalam seluruh kebenaran. Apabila segalanya sudah tercatat di Alkitab dengan tegas dan gamblang, Roh Kudus bisa mati nganggur tahu?

Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: “Salam, hai engkau yang dikaruniai (charitoo), Tuhan menyertai engkau.” Lukas 1:28

lalu berseru dengan suara nyaring: “Diberkatilah (eulogeo) engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. Lukas 1:42

Maria digelari “yang dikaruniai” oleh malaikat Gabriel. Elisabet yang dipenuhi Roh Kudus menyebutnya “yang diberkati”.  Maria adalah yang paling diberkati dan dikaruniai di antara semua wanita karena dua hal yaitu: Pertama, dia satu-satunya manusia yang menikmati fasilitas paskatebus. Kedua, dia menjadi bunda Allah sehingga bila mau panjang usia-Nya maka Yesus Kristus harus menghormatinya.

Apabila Maria dikandung tanpa dosa, bukankah itu berarti yang mengandungnya juga tidak boleh berdosa? Apabila yang mengandung Maria dikandung tanpa dosa, bukankah yang mengandungnya juga tidak boleh berdosa? Apabila diteruskan, bukankah itu berarti pada akhirnya Hawa pun tidak boleh berdosa? Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, itulah akibatnya bila desersi dari gereja yang Kudus. Itu sebabnya dikatakan, yang mewarisi jabatan dari rasul Petrus juga mewarisi kuasanya untuk mengikat dan melepaskan di sorga dan di bumi. Itu sebabnya mereka yang melepaskan diri dari Gereja Yang Kudus pasti terlepas dari pimpinan Roh Kudus. Baiklah, saya akan ajarkan sekali lagi, agar anda mengerti: Maria dikandung tanpa dosa bukan karena yang mengandungnya tidak berdosa namun karena dia menerima anugerah penebusan paskatebus. Artinya, walaupun Yesus belum melakukan penebusan, namun Maria sudah menikmati penebusan-Nya. Yesus adalah penebus itu sebabnya Dia mustahil menikmati penebusannya sendiri baik secara paskatebus seperti Maria maupun secara pratebus seperti kita. Itu sebabnya Maria harus suci alias tidak boleh berdosa agar Yesus yang dikandungnya tidak tercemar oleh dosa.

Apabila doktrin pratebus dan paskatebus yang anda ajarkan memang benar, kenapa para penulis Alkitab tidak mencatatnya? Kenapa pula gereja tidak pernah mengajarkannya? Karena pada zaman itu belum ada telepon genggam, itu sebabnya manusia belum tahu tentang fasilitas prabayar dan paskabayar. Itu sebabnya pula Roh Kudus belum mengajarkan doktrin penebusan pratebus dan paskatebus baik kepada para penulis Alkitab maupun orang-orang Kudus.

Maria Diangkat Ke Sorga

Pada tanggal 1 November 1950 di halaman gereja Santo Petrus, di hadapan lebih dari 500.000 umat Katolik, Paus Pius XII mengumumkan Munificentissimus Deus yang menyatakan kira-kira begini: Bunda Allah, sang tidak bernoda dosa, Maria yang perawan kekal, setelah menyelesaikan perjalanan hidupnya di dunia, tubuh dan jiwanya diangkat memasuki surga yang mulia.

Kapan bunda Maria mengakhiri perjalanan hidupnya dan diangkat ke sorga? Tanggal, bulan dan tahunnya belum ditetapkan. Sampai saat ini kita masih mencari tanggal, bulan dan tahun yang bila dikombinasakan akan menjadi nomor cantik. Tolong, bersabarlah. Bila waktunya tiba, anda pasti akan diberi tahu.

Apakah Alkitab mencatat kisah bunda Maria diangkat ke sorga? Apakah Alkitab menubuatkan bahwa bunda Maria akan diangkat ke sorga? Tentu saja Alkitab mustahil mencatat masalah sepele demikian. Anda menganggap pengangkatan Maria ke sorga adalah masalah sepele? Tentu saja itu masalah sepele. Sungguh mengenaskan! Anda menyebut diri orang Kristen namun sama sekali tidak memahami masalah sepele itu. Benar-benar patut dikasihani. Baiklah saya akan jelaskan kepada anda masalah sepele itu.

Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.” Matius 28:18

Anda percaya yang diucapkan oleh Yesus dan dicatat oleh santo Matius dalam Matius 28:18 tersebut di atas adalah kebenaran? Tentu saja saya percaya! Anda tidak percaya? Saya tidak percaya? Bila tidak percaya bagaimana saya tahu bahwa doktrin Maria Naik Ke Sorga adalah masalah sepele sehingga Alkitab tidak mencatatnya juga tidak menubuatkannya? Saya bertanya, “Apakah anda percaya!” Sebab bila anda percaya ucapan Yesus yang dicatat oleh santo Matius dalam Matius 28:18 tersebut di atas adalah kebenaran mustahil anda tidak memahami bahwa doktrin Maria diangkat ke Sorga adalah masalah sepele.

dan yang sekarang dinyatakan oleh kedatangan Juruselamat kita Yesus Kristus, yang oleh Injil telah mematahkan kuasa maut dan mendatangkan hidup yang tidak dapat binasa. 2 Timotius 1:10

Tolong, izinkan saya bertanya sekali lagi, anda percaya yang tercatat dalam 2 Timotius 1:10 di atas bahwa Yesus Kristus sudah mematahkan kuasa maut? Tentu saja saya percaya. Anda tidak percaya? Hai orang Kristen, anda benar-benar sinis. Tentu saja saya percaya bahwa Yesus Kristus sudah mematahkan kuasa maut. Anda paham sekarang, kenapa doktrin Maria diangkat ke sorga adalah hal sepele itu sebabnya tidak dicatat dan dinubuatkan dalam Alkitab? Saya tidak paham! Kenapa muter-muter? Kenapa tidak langsung menyatakan apa yang ingin anda sampaikan? Wow …… anda benar-benar orang Kristen galak.

Segala kuasa di sorga dan di bumi telah diberikan kepada Yesus Kristus, bahkan Dia telah mematahkan kuasa maut. Maria adalah bunda Allah alias ibu Yesus Kristus. Andai kata anda adalah MAUT yang telah dipatahkan kuasanya, masih BERANIKAH anda menerkam Maria ibu Yesus? Bukankah melakukan hal demikian namanya cari gara-gara alias cari penyakit? Bisa-bisa bukan hanya dipatahkan kuasanya namun diblender lalu diuleg terus dipites dengan kuku jempol terus diinjek-injek oleh Yesus Kristus karena nekad menerkam ibu-Nya yang kekasih. Aneh bin ajaib. Menyebut diri orang Kristen kok nggak memahami hal yang demikian sepele? Ha ha ha ha ha …

Anda orang Katolik? Bukan! Saya bukan orang Katolik. Saya hanya seorang Tionghoa Kristen. Bila bukan orang Katolik, kenapa anda menulis ajaran Katolik? Ah … Kawan, anda jangan menghina dan jangan memfitnah saya dong. Karena mengutip beberapa hal yang diajarkan gereja Katolik anda langsung menuduh yang saya tulis adalah ajaran Katolik? Anda benar-benar kejam! Ajaran Katolik pasti diajarkan oleh gereja Katolik, mustahil diajarkan oleh si tua bodoh ini yang hanya seorang Tionghoa Kristen. Bila bukan ajaran Katolik lalu apa yang anda tulis? Anggaplah itu ajaran seorang Tionghoa Kristen karena yang menulisnya hanya seorang Tionghoa Kristen.

Untuk membaca blog-blog tentang Kristologi yang lain, silahkan klik di SINI.

70 thoughts on “Berhala Maria Bukan Bunda Maria

  1. Hi Bencu (ketua rmba persilatan yach) salam dalam kristus
    sanggahan anda mengenai dogma maria sangatlah tidak sesuai dengan ajaran dari bapa gereja . kalao ingin mengetahui tentang dogma maria dan dogma katolik lainnya gimana jika sy mengundang anda ke http://www.katolisitas.org ,dimana anda bebas utk mengungkapkan pertanyaan yg anda belum mengetahui dgn jelas,sy tunggu posting bencu di sn
    thanks Dominic.K

    • Dominic.K, bila yang saya tulis SALAH, silahkan tunjukkan SALAHNYA dan ajarkan yang BENAR. Perlu anda ketahui bahwa saya menjadikan Alkitab sebagai STANDARD kebenaran dan tidak PERNAH menajdi MEGISTERIUM sebagai standard kebenaran. hai hai tidak menghakimi HAMBA orang lain.

  2. oya ini point penting juga:
    hanya kristen fundamental yg memegang teguh alkitab sebagai standar kebenaran.
    dan kristen fundamental tidak menyembah/menghadap/kiblat kepada salib/patung/bangunan/kotak/kubus/batu dari bulan/firdaus dsb…

    jadi, jangan coba cocokkan alkitab dengan katolik atau kristen liberal karena emang mereka gak peduli isi alkitab.

  3. Bro.@ hai hai..
    Sungguh luar biasa penjelasan sodara!!
    Terus terang, saya jadi lebih terbuka pengertian saya tentang Maria sebagai Perawan Suci.

    Thank’s

  4. ini tulisan si bengcu orang sinting yg baru keluar RSJ!!!anda digroup Buddhis pun membuat kekacauan.

  5. Mr. Hai-hai, kapan ya ada tulisan bengcu menggugat investigasi dna Yesus, ex:ron wyatt. He.he.

  6. woi bengcu,lu udah tua bukannya banyak berdoa
    cuma cuap2 omong kosong menurut otak saraflu
    ntar ngomong gini,ntar gitu,ujung2nya pengen dipuji
    apa lu kagak tahu Roh Kudus itu menguduskan
    jadi maria dikuduskan oleh Roh

    • @gogon, dari komentar-komentar anda saya menyimpulkan anda seorang yang rasialis.

      Menghina haihai dalam hal keyakinan (muslim yang suka mengadu domba), fisik (seperti Pat Kay, Sun Go Kong), suku/ras (berasal Cina Tangerang).

      Anda marah karena YHWH anda ditelanjangi sehingga sifat asli anda keluar (tidak seperti orang berhikmat yang dipenuhi Roh Kudus).

      Haihai memaki anda dengan TOLOL, GOBLOK, DUNGU yang seharusnya membuat anda berterima kasih karena diberi PENCERAHAN.

      Anda tidak beda dengan Farhat Abbas untuk itu anda harus segera LEKAS-LEKAS NGACA.

  7. Kenapa judul sama isinya berbeda, mana kupasan berhalanya?
    kenyataannya sampai hari ini, gereja katolik masih merayakan hari hari bunda Maria dan tempat2 ziarah pun ramai dikunjungi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.