Rahasia Kelahiran Tionghoa


Istilah TIONGHOA tidak lahir di Tiongkok namun di Amerika. Chinese Consolidated Benevolent Association (CCBA) – Asosiasi Kebajikan Terkonsolidasi Tionghoa – Zhōnghuá huìguǎn 中华 会馆) menciptakannya  tahun 1850 (resmi 1882).

1000 orang imigran Tiongkok pertama tiba di Amerika tahun 1820. Demam Emas California tahun 1948 memicu kedatangan lebih banyak lagi. Tahun 1852 imigran Tiongkok mencapai 25.000 orang dan menjadi 105.465 orang di tahun 1880. Lahir di Amerika adalah syarat untuk menjadi warga negara Amerika.

Gotong royong adalah terjemahan literal dari kata “Ko tonglo yong” dalam bahasa Hokkien, (gòng tónglù yòng 共 同路 用) yang artinya “Masing-masing memberi sumbangsih hal yang berguna bagi kepentingan Bersama”. Para imigran Tiongkok itu pun gotong royong berserikat mendirikan serikat menurut asal daerahnya atau sukunya.

Mayoritas berasal dari Delta Sungai Mutiara, Provinsi Guangdong dan berbahasa Kanton atau Taisan. Minoritas mereka berbahasa Hakka, Hokkien, dll. Mereka berserikat menurut kabupaten, kota, kampung.

Tahun 1851 – 1852, berdiri 4 serikat dan tahun 1853 sampai 1878 berdri 4 serikat lagi sehingga semuanya dikenal sebagai Enam Serikat Besar (liù dàgōng sī 六 大公司) yang beraliansi (persekutu) menjadi Chinese Consolidated Benevolent Association (CCBA) – Zhōnghuá huìguǎn 中華 會館 – Asosiasi Kebajikan Terkonsolidasi Tionghoa yang diakui Pemerintah Amerika tahun 1882. Selain Zhōnghuá huìguǎn 中華 會館 yang lainnya memakai nama Zhōnghuá gōngsuǒ 中華 公所 – Persekutuan Tionghoa.

Kerabatku sekalian, istilah TIONGHOA (Zhōnghuá 中華) tidak ada di Tiongkok. Chinese Consolidated Benevolent Association (CCBA) San Francisco yang membuat istillah TIONGHOA (Zhōnghuá 中華), itu original made in Tiong Hoa Hwee Kwan San Francisco.

Tahun 1740 terjadi pembantaian imigran Tiongkok di Batavia. 10 ribu orang binasa. Ratu Belanda mengirim utusan ke Tiongkok untuk menyatakan penyesalannya atas peristiwa tersebut. Namun, alih-alih berbelas kasihan apalagi membela, kaisar Tiongkok, Qianlong justru mengutuki mereka sebagai pengkhianat dan menyumpahi mereka mati saja semua. Di bawah ini adalah serapah Kaisar:

“Aku tidak peduli dengan yang dialami oleh orang-orang tidak berharga itu. Demi memburu harta mereka meninggalkan negeri dan mengabaikan makam-makam leluhurnya. Mereka pantas mati.”

Itu alasan Tiong Hoa Hwee Kwan tidak memakai istilah Tiongkok lang (zhongguo rén 中國 人) artinya orang Tiongkok. Karena mereka bukan warga negara Tiongkok lagi namun pengkhianat.

Dinasti Xia (xià 夏 – Musim panas) adalah dinasti Tiongkok tertua (2070 SM –1600 SM). Mereka menyebut tanah airnya Tiongkok (zhongguo 中國 – negara tengah) dan menamai bangsanya Huaxia (huáxià 華夏 – bunga-bunga musim panas). Meskipun sudah runtuh, namun istilah Huaxia – bunga-bunga musim panas masih digunakan oleh dinasti Shang (Shāng 商 – 1600 SM-1046 SM) dan dinasti Zhou (Zhōu 周 – 1046 SM-256 SM).

Ketika dinasti Zhou runtuh, istilah Huaxia – bunga-bunga musim panas tidak dipakai lagi karena masing-masing penguasa menyebut bangsanya sesuai dengan dinastinya. Misal: Dinasti Qin menyebut negaranya  Dinasti Qin (Qíncháo 秦朝 – 221 SM -207 SM) dan menamai bangsanya “Qinlang” (Qínrén 秦人 – orang Qin).

Setelah dinasti Qin berhasil mempersatukan Tiongkok barulah istilah Tiongkok Lang (zhongguo ren 中國 人 – Orang Tiongkok) digunakan.

Nampaknya, (CCBA) menyebut Imigran Tiongkok San Francisco Tiongkok Huaxia (Zhōngguó huáxià 中國 華夏), disingkat Tionghua (Zhōnghuá 中華) yang berarti bunga-bunga Tiongkok. Dokter Sun Yat sen (sūn yì xiān 孫逸仙 – 1866-1925) yang memberitakan dan mempopulerkan istilah Tionghua (Zhōnghuá 中華) ke Tiongkok dan dunia.

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.