Leluhur Bukan Nenek Moyang Lalu Toa Pek Kong?


Ponakan: Apa perbedaan leluhur dan nenek moyang? Siapakah TOA PEK KONG itu? Siapa yang harus dan tidak boleh mendirikan altar sembahyang leluhur dan nenek moyang? Apa tujuan sembahyang leluhur dan nenek moyang?  

Haihai: Tidak ada PENCIPTAAN (chuàngzào 創造) lewat bersabda dalam agama Tiongkok kuno karena Yang Maha Esa tidak menjadikan (chuàngzuò 創作) dari nihil. Yang ada di Tiongkok kuno adalah PERUBAHAN (yì 易). Kisah perubahan (yì 易) dalam agama Tiongkok kuno adalah:

Aku ada karena aku ada (wǒ zìrán 我 自然). Aku maha esa (wǒ dàyī 我 大一). Yang maha esa memisahkan diri (Fēn 分) menjadi yang maha tinggi dan yang maha rendah (tiāndì 天地) yang menjelma (zhuàn 轉) sebagai yang negatif dan yang positif (yīnyáng 陰陽) yang mewujud (biàn 變) lewat empat musim (Sìshí 四時) untuk menata (liè 列) arwah dan roh (guǐshén 鬼神) yang turun (jiàng 降) sebagai kodrat (mìng 命) yang dimandori (guān 官) oleh yang maha tinggi (tiān 天).

NENEK MOYANG bukan LELUHUR

Yang dilahirkan manusia dan melahirkan manusia namanya nenek moyang (zōng 宗). Yang TIDAK dilahirkan manusia namun melahirkan manusia namanya LELUHUR (zǔ 祖). Disebut leluhur karena beliau yang paling LUHUR alias paling tua. Disebut nenek moyang adalah: Almarhum ayah ibu, kakek nenek, moyang, buyut dan cilawagi. Di atas cilawagi namanya arwah (guǐ 鬼).

SEMBAHYANG NENEK MOYANG

Ketika orang yang kita cintai meninggal, rasa sayang dan hormat kepadanya tidak berkurang apalagi hilang. Itu sebabnya, meskipun telah almarhum namun keinginan untuk menyatakan perasaan dan keinginan berinteraksi dengannya tetap nyata. Makanya, sembahyang arwah adalah cara orang hidup memuaskan perasaan cintanya kepada almarhum, bukan cara orang mati berintraksi dengan orang hidup.

Karena memiliki hubungan yang akrab dengan nenekku semasa hidupnya, itu sebabnya setelah beliau wafat, saya sering menyembahyanginya untuk memuaskan rasa rindu kepadanya. Saya tidak mengenal kakekku. Beliau wafat saat ayahku berumur 2 tahun. Itu sebabnya, pada hari ulang tahun kematiannya, aku hanya memberi hormat kepada beliau tanpa rasa rindu kepadanya sama sekali. Itu karena kami tidak saling mengenal.

Makanya, menurut tradisi, generasi di atas CILAWAGI tidak disembahyangi lagi dan papan arwahnya dimusnahkan (dibakar). Kenapa demikian? Karena generasi yang hidup hari ini dan generasi setelah cilawagi tidak saling mengenal semasa hidupnya.

MEJA SEMBAHYANG ARWAH

Yang boleh mendirikan meja sembahyang arwah (nenek moyang) hanya anak SULUNG (ahli waris). Yang bukan anak sulung (bukan pewaris) tidak boleh mendirikan meja sembahyang bagi nenek moyangnya.

Kakek saya bukan anak sulung, itu sebabnya beliau tidak mendirikan meja sembahyang untuk almarhum ayah bundanya dan kakek neneknya serta moyangnya serta Cilawaginya.

Paman sulung saya yang berhak mendirikan meja sembahyang untuk kakekku dan nenekku. Ayahku bukan anak sulung, makanya, tidak mendirikan meja sembahyang untuk kakekku dan nenekku.

TOA PEK KONG

Toa Pek (dàbó 大伯) artinya paman sulung. Kong (gōng 公) artinya semua orang. Toa Pek Kong (dàbó gōng大伯 公) artinya paman sulung semua orang.

Tian (tiān 天) artinya yang maha tinggi. Tiankia (tiānzǐ 天子) artinya anak yang maha tinggi. Tiankia (tiānzǐ 天子) adalah gelar seorang kaisar. Itu sebabnya, Tian (tiān 天) adalah ayah sang kaisar.

Karena hanya Kaisar (tiānzǐ 天子) yang boleh menyebut yang maha tinggi (tiān 天) sebagai ayah, itu sebabnya rakyat jelata hanya berani menyapa yang maha tinggi (tiān 天) sebagai Toa Pek Kong (dàbó gōng大伯 公) artinya paman sulung semua orang.

2 thoughts on “Leluhur Bukan Nenek Moyang Lalu Toa Pek Kong?

  1. ricuh blokir rekening Dormant, ricuh bikin payment id.. terus terusan cari akal untuk nyolong duit nasabah.. namun gagal..namun sia sia.. mengenaskan.. gak ada duit untuk bayar utang ke tukang kue onde..stress gelo..

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.