Menguliti Program OK OC Anies Sandi


Sandiaga TELOLET

Sandiaga TELOLET

Kalau benar Sandiaga menipu Edward Suryajaya, kita biarkan saja karena Edward mampu menjaga dirinya sendiri. Namun membiarkan Sandinaga dan Anies membohongi warga DKI seenak jidatnya? Tak u u ya?

Pembual Akan Terus Membual

Kisanak, mau jadi Gubernur, jadi Gubernur saja namun jangan membohongi warga DKI seolah-olah kami benar-benar dodolipet yang bisa dibodohi tanpa tedeng aling-aling. Inilah fakta-fakta yang diduga pembohongan publik Sandiga Uno dan Anies Baswedan serta tim sukesnya.

Mau jadi tim sukses Cagub, silahkan jadi tim sukses saja namun tolong jangan sampai Eep Saefulloh Fatah dan kedua mantan ketua KPK Adnan Pandu Praja dan Bambang Widjojanto lupa menjaga reputasinya sebagai orang-orang jujur.

Kerabatku sekalian, kita umpamakan saja Anies Sandi (bukan nama sebenarnya) berbohong. Pembohong akan terus membual untuk meyakinkan siapa saja agar mempercayai kebohongannya.  Karena tidak mencatat dan mengingat-ingat kehohongan-kebohongannya maka dia pun lupa dengan kebohongannya sendiri.

Awalnya seseorang berbohong untuk membela diri. Karena manjur maka dia pun berbohong untuk membenarkan diri. Karena sering melakukannya maka dia pun ketagihan berbohong sehingga kalau tidak berbohong nggak afdol rasanya.

Tidak sulit lho, untuk membonngkar kebohongan Anies Sandi (bukan nama sebenarnya)? Kita punya rekaman Youtube dan berita tulisan mas media dan medsos. Tinggal googling maka muncullah informasi yang kita perlukan.

Handai taulanku sekalian, mari kita membuktikan kebohongan Sandi dan Anies serta pembohongan publik OK OC di Debat Cagub 10 Februari 2017 berikut konfrensi persnya.

Pembohongan Publik Peluncuran OK OC?

Sandiaga: Saya tertantang waktu debat pertama bahwa ini program sangat muluk dan tidak bisa diterapkan. Akhirnya dengan bantuan dari teman-teman dari Tim bahwa OK OC diluncurkan. OK OC diluncurkan sekitar TUJUH minggu yang lalu. Alhamdulillah hari ini tembus angka 5.000 peserta pelatihan dari OK OC. Termasuk ada kurang lebih 100 dari kaum difabel. Kita lihat juga 60% dari peserta OL OC itu adalah dari kaum perempuan.

Sandiaga bersaksi OK OC diluncurkan SETELAH debat pertama (13 Januari 2017). Tanggal 10 Februari 2017 (debat terakhir) Sandi MEMBUAL bahwa OK OC itu SUDAH diluncurkan tujuh minggu yang lalu. Kenapa MENYANGKAL bualannya sendiri?  Untuk MEMBOHONGI warga DKI.

Penipuan Publik CV Anies Dan CV Sandi?

Anies: Jadi ketika kami di rumah kesulitan mendapat kredit, Kenapa? Ya, karena mereka bukan employe. Mereka bukan sebuah institusi, punya CV, punya PT. Yah kan? Jadi kami hadir sebagai solusi bagi mereka yang memilih berada di rumah.

Sandiaga: Juga CV. Tadi mas Anis bilang banyak sekali ibu-ibu di rumah yang tadinya ada bisnis misalnya, bapaknya reparasi AC. Tidak bisa melanjutkan bisnisnya karena ternyata diperlukan CV. Kita sekarang memberikan melalui OK OC sebuah konsep untuk membuatkan CV secara gratis.

Kerabatku sekalian, nontonlah dan dengarkanlah dengan teliti dan hati-hati yang diucapkan oleh Anies dan Sandi dalam konfrensi pers setelah debat. Yang diucapkan oleh Anies adalah CV. Ketahuilah bahwa CV (eja: Ce Ve) dan PT adalah nama badan usaha perusahaan. PT singkatan: Perusahaan Terbatas. CV singkatan: Commanditaire Vennootschap artinya Persekutuan komanditer.

Handai taulanku sekalian, tidak diragukan lagi bahwa yang diagul-agulkan oleh Sandi adalah CV (eja: Ci Vi). Yang dia maksudkan dengan CV adalah Curriculum Vitae (CV) atau Daftar riwayat hidup.

Pertanyaannya adalah, “Bro Anies, dari  3.000  (5.000 OK OC X 60% perempuan) ibu-ibu itu, sudah sudah berapa orang yang sudah anda buatkan CV (eja: Ce Ve) GRATIS? Berapa biayanya? Karena dalam rangka kampanye harus ada pencatatannya bukan? Bapak Panwaslu yang mulia, tolong ditindak lanjuti ya?

Bro Sandi, untuk apa ibu-ibu yang bapaknya reparasi AC itu anda buatkan CV (Curriculum Vitae) secara gratis? Untuk membohongi masyarat DKI tentang OK OC ya?  Bwa ha ha …

Mesin Jahit Dan Sarung Tangan Golf Tepu-Tepu?

Sandiaga: Dan Alhamdulilah hari ini juga telah masuk mesin jahit dikirim. Bagaimana mesin jahit itu bisa menjadi suatu lapangan kerja. Ada 100 mesin jahit yang dikirim untuk pasar eksport sarung tangan golf. Kita sudah luncurkan tadi.

Kedua mantan ketua KPK Adnan Pandu Praja dan Bambang Widjojanto yang mulia, tolonglah anda berdua membantu masyarakat DKI untuk membuktikan bahwa Sandiaga dan Anies tidak melakukan pembohongan publik.

Apa nama perusahaan yang mengirim 100 mesin jahit tersebut? Tolong tunjukan bukti pesanan, pengiriman dan pembayarannya dong? Di mana kami, minimal para wartawan bisa melihat ke 100 mesin jahit tersebut?

Sarung tangan golf untuk pasar eksport itu untuk perusahaannya mana dan dari negara mana? Bisa lihat dokumen-dokumen perjanjiannya? PT atau CV dan CV (Curriculum Vitae) siapa yang mendapat order tersebut? Kapan akan mulai dikirim sarung tangannya? Mana bukti Order Pesanan sarung tangan golf tersebut?

OK OC Kurang Ajar   

Sandiaga: OK OC itu kita ciptakan untuk memastikan bahwa anak-anak muda kita bisa bertumbuh. Saudara Hartono. Begitu kita mulai, 5.000 lebih dari pada OK OC, salah satunya adalah Hartono yang menciptakan sepatu ini. Sepatu ini adalah sepatu milik bangsa kita. Bisa bersaing. Bisa bersaing dan kita lihat bahwa luar biasa anak-anak kita bisa menyebarkan pertumbuhan di seluruh dari pada jakarta.

Sepatu yang dipakai Sandiaga itu mereknya 910 (dibaca: Nine Ten) produksi PT. Sukses Sembilan Sepuluh. Merek itu sudah sudah dilluncurkan sejak tahun 2013 yang lalu.  Permilik perusahaan itu adalah Hartono.

Tindakan mengakui Hartono dan sepatunya sabagai salah satu dari 5.000 orang yang telah berhasil dalam program OK OC benar-benar kurang ajar. Dasar Cagub kutu kupret. Kerabatku sekalian, apa yang bisa kita harapan dari kedua pembohong tanpa harga diri demikian selain membirkan mereka TELOLET om, telolet?

Menguji OK OC

Sandiaga: Alhamdulilah hari ini tembus angka 5.000 peserta pelatihan dari OK OC. Termasuk ada kurang lebih 100 dari kaum difabel. Kita lihat juga 60% dari peserta OK OC itu adalah dari kaum perempuan. Belum sampai pencoblosan sudah tembus angka psikologis 10% dari pada target pertahun dari yang ingin kita capai. Yaitu target pertahun kita adalah 40.000 karena kita akan menciptakan dalam 5 tahun 200.000 pelaku usaha pencipta lapangan kerja.

Anies Sandi bersaksi bahwa OK OC adalah program PELATIHAN yang sudah diakui berjalan dan terbukti berhasil. Kalau saja para wartawan mau membantu, tidak sulit untuk melakukan investigasi untuk mengungkap kebenaran. Bukankah wartawan yang baik harus mengungkap kebenaran demi kemaslahatan masyarakat?

Sandiaga pasti menyebutkan angka 5.000 peserta, 100 orang difabel, dan 60% perempuan karena ada DATA-nya. Kalau tidak ada datanya itu berarti dia membual alias berbohong. Mungkinkah Eep Saefulloh Fatah rela menukar idealismenya dan reputasinya karena sudah kadung dikontrak menjadi konsultan? Saya tidak tahu.

Lebih gampang bila kita minta tolong kepada para wartawan untuk minta konfirmasi kepada Anies dan Sandi bahwa suhu hai hai dengan rendah hati menuduh, “Program OK OC adalah pepesan kosong.”

Tunjukan daftar nama 5.000 peserta, 100 orang difabel, dan 60% perempuan peserta OK OC itu.

Tunjukkan daftar nama para pelatih OK OC. Siapa namanya? Berapa jumlahnya? Apa kualifikasi dan sertifikasi mereka?

Tunjukan materi pelatihan OK OC. Tunjukan materi pelatihan tertulisnya dan materi pelatihan prakteknya. Bukankah ibu Anies (bukan nama sebenarnya), satu dari 5.000 peserta OK OC baru terima kiriman 100 mesin jahit untuk membuat sarung tangan golf guna memenuhi pasar eksport sudah diluncurkan Sandiaga Uno yang mulia?

Tidak Ada Jalan Pintas

Kisanak, tidak ada jalan PINTAS untuk menjadi pengusaha sarung tangan golf pasar eksport bagi ibu Anies (bukan nama sebenarnya) dalam 7 minggu. Minimal dia harus belajar menjahit dulu kemudian belajar menggunting pola sarung tangan. Bahkan, kalau tidak berbakat, alih-alih sarung tangan golf, hasilnya malah garuk aspal.

Mungkin itu sebabnya Anies Baswedan diberhentikan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia oleh Jokowi? Alih-alih disuruh, “kerja kerja kerja,” dia malah TELOLET om, telolet?

5 thoughts on “Menguliti Program OK OC Anies Sandi

  1. satu lg tulisan yg luarbiasa dr om hai hai
    ijin share ya om..
    krn sejauh ini sy br bs telolet aja blm berani utk bertindak

  2. Biarlah pembual terus membual hingga menyangkal bualannya sendiri ( hai hai).

    Baru tahu kalo begitu ttg CV itu. Trims buat ulasannya. Semoga yang terbaik yg terjadi buat Jakarta nantinya.

    Btw, ada yg typo diketik pak hai hai dlm blog di atas, khususnya pada angka tahun. Mungkin bisa dicek ulang.

    Good job!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.