Polisi Kriminalisasi Panitia Natal Bandung Yang Dibubarkan?


Kombes Yusri Yunus

Polisi

“Tangkap Panitia Natal Stephen Tong yang menggelar ibadah Natal tanpa izin lengkap.” Kalau tidak ada perizinan yang dilanggar panitia, tangkap saja Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat dan Kepala Polrestabes Bandung karena melakukan pembohongan publik! Polisi yang membohongi rakyat harus diringkus.

Itulah viral di kalangan pengguna Face Book sehubungan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Natal yang dibubarkan oleh Pembela Ahlus Sunnah (PAS).

CNN Indonesia memberitakan, “Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan, panitia KKR Natal tersebut tidak memiliki izin menggelar ibadah yang lengkap.”

Menurut Yusri, “penyelenggara ibadah itu diminta berkoordinasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Bandung untuk menyelesaikan perizinan.”

Lebih dari itu, Yusri mengklaim tidak terjadi kericuhan pada ibadah KKR tersebut. “Tidak ada kericuhan, situasi tetap kondusif. Hanya ada kesalahpahaman.”

Dedik.com memberitakan bahwa Ketua PAS Muhammad Roin di halaman Gedung Sabuga menyatakan, “Ini kan acara keagamaan, kita enggak masalah. Enggak ada pelarangan. Nah untuk melaksanakan Natal sesuai keyakinannya, kita menyarankan kegiatannya dilakukan di tempat semestinya sesuai Undang-undang. Ya acara Natal dilakukan di gereja, bukan di Gedung Sabuga.”

Lensaberita.Net – menulis, Kepala Polrestabes Bandung Komisaris Besar Winarto mengatakan, “Pihak panitia penyelenggara sudah menyatakan sikap untuk seperti ini dan sudah disetujui bersama. Kita bicara sama-sama dari Pak Stephen, juga ormas, kita duduk sama-sama dan inilah keputusannya,”

“Masalah perizinan saja. Soal izin itu yang saya enggak hafal. Nanti itu Pemkot yang lebih hapal. Kita dari Kepolisian hanya rekomendasi,” kata dia.

“Mudah-mudahan ke depan dengan pelajaran ini bisa dilengkapi semuanya,” ujarnya.

Press Release Panitia STEMI

Di Jakarta 7 Desember 2016 Stephen Tong Evangelitic Ministries International (STEMI) memberikan klarifikasi yang bertentangan dengan Ketua PAS Muhammad Roin dan Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Yusri Yunus serta Kepala Polrestabes Bandung Komisaris Besar Winarto.

Panitia menyatakan, “Kami telah memenuhi seluruh prosedur hukum yang diwajibkan dalam penyelenggaraan KKR Natal Bandung 2016.”

“kami menyatakan bahwa Pdt. Stephen Tong pada malam KKR Natal Bandung 2016 tidak mengatakan adanya kesalahan prosedur dalam penyelenggaraan KKR Natal Bandung 2016,” lanjutnya.

“Panitia sudah memberitahukan secara tertulis kepada pihak Kepolisian. Panitia sudah memenuhi seluruh proses perizinan yang diperlukan. Hal ini juga telah ditegaskan oleh pihak Kepolisian di depan para jemaat di Gedung Sabuga ITB pada malam KKR Natal Bandung,”

“Panitia sangat menyesalkan KKR Natal Bandung 2016 diganggu oleh segelentir orang yang mengatasnamakan ormas (atau ormas-ormas) dan ketidaktegasan pihak Kepolisian di  dalam menjaga kewibawaan Pemerintah RI dan UU yang berlaku,” tohoknya.

“Demi menegakkan keadilan dan ke-Bhinneka-an NKRI, kami meminta hukum ditegakkan sesuai dengan KUHP pasal 175 & 176,” pungkasnya.

Bau Tidak Sedap Di Polda Jabar

Kerabatku sekalian, ada bau yang benar-benar tidak sedap dalam kejadian tersebut. Walikota Bandung Ridwan Kamil dengan gamblang menunjukkan fakta-fakta bahwa yang dilakukan oleh LSM Pembela Ahlus Sunnah (PAS) kepada umat Kristen Bandung adalah pelanggaran HUKUM dan HAM serta toleransi beragama.

Yang tertulis dalam Press Release Panitia KKR STEMI, “Panitia sangat menyesalkan KKR Natal Bandung 2016 diganggu oleh segelentir orang yang mengatasnamakan ormas (atau ormas-ormas) dan ketidaktegasan pihak Kepolisian di  dalam menjaga kewibawaan Pemerintah RI dan UU yang berlaku,” tidak mungkin dibantah.

Polda Jabar benar-benar mengenaskan! Alih-alih mengayomi masyarakat Polusi Bandung justru melakukan pembohongan publik dan berlagak pilon nggak hafal peraturan.

Alih-alih menegakkan HUKUM Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Yusri Yunus dan Kepala Polrestabes Bandung Komisaris Besar Winarto justru mengkriminalisasi panitia KKR dan umat Kristen Bandung melanggar hukum tidak mengurus perizinan dengan benar.

Handai  taulanku sekalian, apa yang bisa kita harapkan dari polisi-polisi pagar makan tanaman demikian? Mungkinkah kita hidup tenang berdampingan dengan polisi-polisi gagah perkasa yang alih-alih mengayomi justru mengkriminalisasi masyarakat yang seharusnya dijaganya? Aku benar-benar prihatin.

https://www.youtube.com/watch?v=WEi9f6EDysA

161 thoughts on “Polisi Kriminalisasi Panitia Natal Bandung Yang Dibubarkan?

  1. cumakicaukacau mengomentari pada Polisi Kriminalisasi Panitia Natal Bandung Yang Dibubarkan?.

    …. Anda sangat bodoh…!!!
    Maaf ya…anda masuknya ditengah-tengah pembahasan saya dan si “bengcu”….!!! Si bodoh Bengcu pernah membandingkan filsafat cinanya dengan ajaran KRISTUS…!!! dan pada akhirnya beng cu menyimpulkan bahwa YESUS KRISTUS adalah berhala…!!!

    Anda mengemukakan pembelaan kepada beng cu yang sesat itu…!!! Alasan saya menyebutnya sesat karena dia menyebut YESUS KRISTUS bukan TUHAN ALLAH tetapi hanya berhala…!!! hai bodoh jangan anda membela kebodohan iblis dan keturunannya…!!!

    Mengapa si bodoh itu tidak pernah mengoreksi Ahmad bin Abdullah dan ajarannya..!!! kenapa…!!! bukankah kelicikannya begitu nyata…???

    Jangan-lah anda salah menafsirkan konsep “kasih”…!!! Beng cu adalah mantan KRISTEN yang kemudian menjadi “antikristus”…terlihat dari buahnya…, dia menjadi kecewa dan menolak YESUS KRISTUS….dan ini adalah kebodohannya sendiri.

    Persoalan Doa kepada TUHAN YESUS, bagi saya sangat jelas bahwa Dia akan menjawab doa saya menurut kehendak-Nya…dan saya memahami itu…dan saya tidak akan pernah menolak-Nya seperti si bodoh “beng cu”…!!!

    Secara jelas, berdoa kepada para arwah orang mati…adalah dosa dan kekejian bagi TUHAN…!!! pemujaan kepada leluhur adalah penyembahan berhala…!!!, Herannya…seorang beragama “kristen” (ingat dalam tanda petik) masih juga mempertahankan konsep ajaran penyembahan berhala…!!!

    Bagi mereka cocok apa yang dikatakan peribahasa yang benar ini: “Anjing kembali lagi ke muntahnya, h dan babi yang mandi kembali lagi ke kubangannya.”

    orang itu harus kita serahkan dalam nama Tuhan Yesus kepada Iblis, sehingga binasa tubuhnya, agar rohnya diselamatkan pada hari Tuhan.

    Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak.

    dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia.

    Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus.

  2. Berhala itu sama seperti orang-orangan di kebun mentimun, tidak dapat berbicara; orang harus mengangkatnya, sebab tidak dapat melangkah. Janganlah takut kepadanya, sebab berhala itu tidak dapat berbuat jahat, dan berbuat baikpun tidak dapat.” Yeremia 10:5

    Apakah YESUS KRISTUS tidak bisa berbicara…???,

    Anda sangat bodoh …”beng cu”…!!!

  3. To : Ang Ci Yang — Arief …..

    Isi firman TUHAN ALLAH yang sangat jelas buat Saya…tentang anda dan antikristus yang lainnya :

    ” Lihatlah, beberapa orang dari jemaah Iblis, yaitu mereka yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, melainkan berdusta, akan Kuserahkan kepadamu. Sesungguhnya Aku akan menyuruh mereka datang dan tersungkur di depan kakimu dan mengaku, bahwa Aku mengasihi engkau.”

    “orang itu harus kita serahkan dalam nama Tuhan Yesus kepada Iblis, sehingga binasa tubuhnya, agar rohnya diselamatkan pada hari Tuhan.”

  4. Kamu saja yang tengking…saya sudah menyerahkannya kepada Iblis, “orang itu harus kita serahkan dalam nama Tuhan Yesus kepada Iblis, sehingga binasa tubuhnya, agar rohnya diselamatkan pada hari Tuhan.”…ngerti nggak maksudnya…???

  5. Saya tanya kepada si mantan anggota GKI tersebut….ternyata dia tidak bisa memahami arti berikut ini :

    1. Siapakah TUHAN ….???
    2. Siapakah Tuhan ….???
    3. Siapakah TUHAN, Allah …???
    4. Siapakah TUHAN ALLAH …???
    5. Siapakah ALLAH ….???
    6. Siapakah Allah…???
    7. Siapakah KRISTUS…???

    Kebodohan Beng cu sangat terlihat jelas karena dia tidak mengenal Sang Pencipta-nya…!!!
    Ketika dia tidak mengenal Sang Penciptanya…membuat dia menjadi seorang yang menolak KRISTUS…!!! Itu fakta yang terjadi pada dirinya…!!!

    Kok membedakan TUHAN dari Allah Yang Benar…??? Belajarlah dahulu sampai benar-benar mengerti barulah membuat statement…!!!

    Adanya banyak ketidakkonsistenan dalam tulisan-tulisan Ang ci Yang…!!! Saya sedang mencermati dia sejak awalnya….!!!
    Hai kamu keturunan ular beludak, bagaimanakah kamu dapat mengucapkan hal-hal yang baik, sedangkan kamu sendiri jahat? Karena yang diucapkan mulut meluap dari hati.
    “Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.”

    Mereka menetaskan telur ular beludak, dan menenun sarang laba-laba; siapa yang makan dari telurnya itu akan mati, dan apabila sebutir ditekan pecah, keluarlah seekor ular beludak.

    Hai kamu ular-ular, hai kamu keturunan ular beludak! Bagaimanakah mungkin kamu dapat meluputkan diri dari hukuman neraka?

  6. Ang ci Yang harus bertobat dan kembali kepada “kasih mula-mula” yang sudah hilang kepada YESUS KRISTUS….!!! Jika tidak, maka dia akan dihukum oleh TUHAN ALLAH…!!!

  7. Apabila TUHAN mengacungkan tangan-Nya, tergelincirlah yang membantu dan jatuhlah yang dibantu, dan mereka sekaliannya habis binasa bersama-sama. Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran yang terkutuk, sehingga mereka melakukan apa yang tidak pantas:
    Siapa yang tidak mengasihi Tuhan, terkutuklah ia. Maranata !

  8. Maaf, PDUT, Anda masih tetap LUNCAS. Bukan hai hai dan Desfortin tidak tahu tentang berhala di ayat itu. Kalau Anda baca dan pahami betul-betul, yang dimaksudkan hai hai sebagai berhala adalah Yesus yang versi Anda itu.

    Dalam blognya yang lain, hai hai juga menganggap bahwa berhala itu adalah “mahatiada”. Sebelum Anda memahami apa yang dimaksudkannya itu, walaupun Anda berargumen panjang lebar, maka itu ibarat menembakkan peluru kosong saja di udara.

    Saya mengerti maksud Anda untuk membela Alkitab. Tapi saya ingatkan, pahami dulu dengan cermat agar Anda juga tidak TERSESAT seperti Bengcu “TERSESAT”, haha …

  9. Saya sepakat Firman Tuhan di atas filsafat dunia. Pak Tong dalam khotbah-khotbahnya juga sering mengatakan itu. Saya termasuk yang mengagumi Teologi Reformednya Stephen Tong.

    Bagi saya, kalau kita mau mendalami Alkitab dengan baik, maka yakinlah Alkitab jauh lebih baik dalam menyikapi setiap isu yang berkembang dari jaman ke jaman. Hanya masalahnya adalah, bagaimana orang-orang yang memahaminya, itu perkara lain.

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.