Yesus Dan Berzinah Dalam Hati


Joox.com

Joox.com

Agama Yahudi berbeda dengan agama Kristen. Agama Yahudi menjadikan hukum Taurat (Perjanjian Lama) sebagai STANDAR kebenaran sementara Agama Kristen menggunakan Perjanjian Baru sebagai standar kebenarannya.

Bila seorang laki-laki berzinah dengan isteri orang lain, yakni berzinah dengan isteri sesamanya manusia, pastilah keduanya dihukum mati, baik laki-laki maupun perempuan yang berzinah itu. Imamat 20:10

BERZINAH itu HARUS dilakukan BERSAMA antara dua orang.

Apabila ada seorang gadis yang masih perawan dan yang sudah bertunangan–jika seorang laki-laki bertemu dengan dia di kota dan tidur dengan dia, maka haruslah mereka keduanya kamu bawa ke luar ke pintu gerbang kota dan kamu lempari dengan batu, sehingga mati: gadis itu, karena walaupun di kota, ia tidak berteriak-teriak, dan laki-laki itu, karena ia telah memperkosa isteri sesamanya manusia. Demikianlah harus kauhapuskan yang jahat itu dari tengah-tengahmu. Tetapi jikalau di padang laki-laki itu bertemu dengan gadis yang telah bertunangan itu, memaksa gadis itu tidur dengan dia, maka hanyalah laki-laki yang tidur dengan gadis itu yang harus mati, tetapi gadis itu janganlah kauapa-apakan. Gadis itu tidak ada dosanya yang sepadan dengan hukuman mati, sebab perkara ini sama dengan perkara seseorang yang menyerang sesamanya manusia dan membunuhnya. Ulangan 22:23-26

Kalau perempuan DIPAKSA untuk berzinah itu namanya bukan berzinah namun PEMERKOSAAN. Pemerkosa harus dibunuh.

Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. Matius 5:28

Kalau kita mau berpikir secara LOGIS sebelum lahirnya agama Kristen apakah BERZINAH di dalam HATI itu melanggar Hukum taurat?

Perjanjian Lama tidak bicara tentang Perzinahan dalam hati alias Perzinahan HATI. Itu sebabnya TIDAK ada HUKUM yang melarang perzinahan HATI.

Agama Kristen tidak punya HUKUM yang melarang Perzinahan hati. Itu sebabnya Kalau MERASA setelah berzinah dalam hati merasa bersalah, MINTA ampun saja dech. Ha ha ha ha ha …

Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apapun yang dipunyai sesamamu.” Kelurahan 20:17

Ketika seorang lelaki MELIHAT seorang perempuan lalu MENGINGINKANNYA, itu bukan perzinahan karena perempuannya tidak ikutan.

Apakah memandang perempuan serta menginginkannya itu PERZINAHAN? Bukan karena itu bukan PEMERKOSAAN.

Memandang perempuan serta menginginkannya namanya MENGINGINKAN istri sesamanya. Itu berarti lelaki itu harus dihukum dengan Hukum ke 10 yang tercatat di Keluaran 20:17

Kenapa Yesus menyebutnya berzinah dalam hati? Kenapa tidak menyebutnya menginginkan istri sesamanya? Karena Yesus nggak ngerti hukum Taurat dengan benar. Bahkan Yesus tidak mengerti sepuluh hukum taurat dengan benar.

Manusia saja bisa salah apalagi Yesus yang dikandung dari roh kudus? Yesus juga bisa SALAH. Yesus juga bisa NGACO. Yesus juga bisa KURANG CERDAS. Yesus juga bisa KURANG pengetahuan.

45 thoughts on “Yesus Dan Berzinah Dalam Hati

  1. Pak Hai-Hai, jika agama Kristen menggunakan PB sebagai standar kebenarannya, mengapa Yesus dianggap ngaco? Berarti PB tidak seluruhnya bisa dijadikan standar kebenaran?

  2. Alkitab adalah KITAB alias CATATAN tertulis atas berbagai AJARAN. Semua orang yang pernah membaca Alkitab dari Kejadian sampai Wahyu seharusnya CELIK matanya bahwa Alkitab MENGAJAR dengan berbagai CARA. Alkitab juga mengajar dengan AJARAN yang benar juga dengan AJARAN yang salah.

    Itu sebabnya Yesus mengajarkan bahwa TIDAK MUNGKIN TIDAK ADA penyesatan. Itu pula sebabnya Paulus mengajarkan agar UJILAH dan peganglah yang BAIK.

    Apa hebatnya ajaran Kristen? Apa hebatnya Hukum Taurat? Hukum Taurat dan Alkitab TIDAK mengajarkan tentang “JANGAN BERJUDI.” Hukum taurat dan akitab juga tidak mengajarkan, “Jangan NGEROKOK.” Itu sebabnya kisanak, jangan BODOH dan menyangka bahwa Alkitab itu adalah BUKU SAKTI yang SUDAH mencatat segalanya. Masih banyak yang belum diajari alkitab.

    Coba anda bandingkan Hukum Taurat dan isi Alkitab dan UNDANG-UNDANG NKRI. HUKUM yang ada di UU NKRI itu JAUH ratusan kali dibandingkan dengan Alkitab, kisanak. Masak anda belum mengerti hal demikian?

  3. Kalau, Yesus juga bisa SALAH. Yesus juga bisa NGACO. Yesus juga bisa KURANG CERDAS. Yesus juga bisa KURANG pengetahuan.
    Maka, Bengcu bisa juga benar. Benar-benar ngaco, benar-benar kurang cerdas dan benar-benar kurang pengetahuannya.

    Kenapa Yesus menyebutnya berzinah dalam hati? Kenapa tidak menyebutnya menginginkan istri sesamanya?
    Yesus menyebut berzinah dalam hati dan bukan menyebut menginginkan istri sesama, bukan berarti Yesus tidak mengerti hukum TAURAT dong beng. Yesus menyebut berzinah dalam hati karena itulah yang terjadi, karena itulah yang sedang diajarkanNya, bukan karena Yesus tidak mengerti hukum Taurat.

    Kenapa Bengcu birahi kepada mamanya ? kenapa Bengcu tidak menyebut menginginkan mamanya ? Apakah Berarti Bengcu tidak mengerti hukum Taurat ? Tentu tidak. Bengcu lebih pandai dari Yesus, bukan ?

    Haha dasar Bengcu, berlagak pintar namun bodoh, berlagak mengajar namun bingung. Karena bingung jadilah linglung.

  4. Setiap apa yang ditulis hai hai selalu menggebrak bahkan kontroversial. Itulah sebabnya setiap blognya selalu laris manis, ntah itu dimaki ataupun dipuji. Kali ini blog Anda agak lebih pendek, nampaknya sudah menyesuaikan dengan kekininian, hehe …

    Biasanya para haters Alkitab saja yang berani menghina Yesus atau mengata-ngatai-Nya, kali ini Anda adalah Teolog Jalanan yang sangat berani juga melakukan itu, tapi apa yang Anda lakukan sangat masuk akal. Tapi tetap hati-hati loe pak, entar kena undang-undang penistaan agama loe, hehe …

    Sebagai sesama Kristen, saya tidak menentang pendapat Anda, karena sebagai manusia Yesus memang bisa salah.

    Saya hanya ingin sedikit mengkritisi tulisan Anda di awal:

    Anda menulis:
    Agama Yahudi berbeda dengan agama Kristen. Agama Yahudi menjadikan hukum Taurat (Perjanjian Lama) sebagai STANDAR kebenaran sementara Agama Kristen menggunakan Perjanjian Baru sebagai standar kebenarannya.

    Saya tidak keberatan bahwa Agama Yahudi dan Kristen berbeda. Semua orangpun tahu. Agama Yahudi atau Yudaisme juga menjadikan PL dan Talmud mereka sebagai standar kebenaran mereka. Tapi mengatakan Agama Kristen (hanya) menggunakan PB sebagai Standar Kebenaran adalah agaknya terlalu subjektif. Karena setahu saya Agama Kristen menggunakan PL dan PB sebagai standar kebenarannya, makanya disebut Alkitab. Artinya Alkitab menjadi standar kebenaran kristen.

    Mohon maaf kalau salah. Silakan dikoreksi. Tks

  5. Orang-orang Kristen TOLOL itu memang mengenaskan nasibnya. Ketika nggak becus berapologetika bukannya BELAJAR yang rajin biar pinter mereka malah mengagul-agulkan KETOLOLAN mereka dengan menghujat suhu hai hai yang dasyat itu. ha ha ha ha ha ha … Dari pada bikin DOSA dengan mati-matian menyakiti hati hai hai lebih baik GARUK aspal aja dech. ha ha ha ha ha

  6. Anda benar. Yang saya maksudkan adalah orang Krisen tidak menjadikan Perjanjian Lama sebagai HUKUM itu sebabnya tidak dijadikan sebagai standar penegakan hukum. orang yang BERZINAH harus rajam dalam Perjanjian Lama namun TIDAK ada perazaman di dalam agama Kristen.

  7. Kalau begitu menurut Anda mana yang benar yang mana? PL dan PB diberlakukan secara terpisah atau sekaligus? Atau bagaimana maksudnya? Atau saya yang membuat masalah baru? Hehe …

  8. Itulah yang saya katakan, Agama Yahudi berbeda dengan agama Kristen. Hukum Taurat TIDAK dipakai oleh orang Kristen sebagai standar kebenaran alias tidak dipakai sebagai HUKUM yang harus ditaati.

    Itu sebabnya kita melihat FAKTA bahwa orang Kristen hanya pakai HUKUM yang tercatat di dalam Perjanjian lama seenak jidatnya saya. Ketika dia mau MENGAMPUNI dia pura-pura TIDAK tahu namun ketika hendak MENGHAKIMI dia pakai seenak jidatnya.

    Itulah yang terjadi ketika orang Kristen bicara tentang perzinahan dan perzinahan dalam hati dan sebagainya.

  9. Kamu memang sungguh DAHSYAT beng, dahsyat sekali TOLOLNYA haha. Makin sakit hati ya beng ? haha

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.