Supir Taksi Muslim di Pemakaman Petrus Agung


Iin Cipto Berduka

Iin Cipto Berduka

Mungkinkah Iin Cipto menipu anggota JKI dengan kesaksian bohong “Kisah Sopir Taksi Muslim di Pemakaman Pendeta Petrus Agung.” Haruskah kita memuliakan Yesus dan Allah dalam nama Yesus dengan kesaksian tersebut?

Memuliakan Allah Dalam Yesus

Pada hari Kamis, 17 Maret 2016 15:05 WIB media sosial dihebohkan dengan laporan wartawan Rahdyan Trijoko Pamungkas berjudul “Kisah Sopir Taksi Muslim di Pemakaman Pendeta Petrus Agung” di TRIBUNNEWS.COM, Semarang.

Banyak orang Kristen yang mengaku diberkati dan mengucap syukur lalu memuliakan Allah dalam nama Yesus atas kesaksian tersebut. Masalahnya adalah, “Benarkah Allah ‘menerima’ kemuliaan atas kejadian tersebut?” Pertanyaannya adalah, “Apakah Yesus ‘memuliakan’ Allah dengan kejadian tersebut?” Benarkah orang kristen menerima berkat dan syukur atas kejadian tersebut?

Kenapa hai hai bengcu mempertanyakannya? Karena kesaksian yang diceritakan oleh Indriati Tjipto Purnomo alias Iin Cipto di kuburan Petrus Agung bukan kisah nyata namuncerita bohong alias  kesaksian palsu alias pepesan kosong alias penipuan publik belaka. Tidak ada Supir Taksi Muslim di Pemakaman Petrus Agung.

Karena bukan kisah nyata, itu berarti: Allah tidak menerima kemuliaan dari Yesus dan orang Kristen.  Yesus tidak memuliakan Allah. Orang-orang Kristen tidak menerima berkat dari Allah dan Yesus. Orang-orang Kristen tidak bersyukur atas kejadian tersebut.

Kenapa orang-orang Kristen merasa diberkati oleh pepesan kosong Iin Cipto? Kenapa orang-orang Kristen merasa sejahtera oleh cerita bohong Indriati Tjipto Purnomo? Kenapa orang-orang Kristen memuliakan Allah dalam nama Yesus oleh penipuan publik 6 hamba Tuhan JKI? Karena PERASAAN bukan sumber pustaka kebenaran dan standar kebenaran.

Memegang Kebenaran dan Memuliakan Allah

“Satu orang saksi saja tidak dapat menggugat seseorang mengenai perkara kesalahan apapun atau dosa apapun yang mungkin dilakukannya; baru atas keterangan dua atau tiga orang saksi perkara itu tidak disangsikan.” Ulangan 19:15

“Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan.” Matius 18:16

Kerabatku sekalian, tentang kebenaran, YHWH di Ulangan 19:15 dan Yesus di Matius 18:16 sama-sama menganut standar kebenaran yang sama yaitu “dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan.”

Itu berarti kesaksian yang belum diuji kebenarannya tidak boleh dipuji. Itu berarti kesaksian yang membangkitkan perasaan nyaman harus diuji kebenarannya. Itu berarti kesaksian yang dianggap memberkati dan mendamaikan perasaan sejahtera bukan standar kebenaran bagi Allah. Itu berarti orang-orang Kristen yang tidak menguji kesaksian bukan Kristen sejati yang memegang kebenaran dan memuliakan Allah.

Menguji Kesaksian Iin Cipto

Siapakah Indriati Tjipto Purnomo dalam berita TRIBUNNEWS.COM? Dia adalah Iin Cipto alias Indriati Tjipto Purnomo Wenas. Iin Cipto adalah salah satu dari 6 Hamba Tuhan JKI.

Ibadah penghiburan JKI hari Selasa 15 Maret 2016 dilakukan jam 10.00 WIB dan 19.00 WIB. Sementara di Semarang supir taksi bekerja dalam 3 shift yang masing-masing lamanya 20 jam yaitu:

1. Pagi: Jam 04.00 – 01.00 WIB
2. Semi: Jam 13.00 – 09.00 WIB
3. Kalong: Jam 15.00 – 13.00 WIB

Iin Cipto bersaksi bahwa supir taksi berkata, “Dari pagi saya sudah antar banyak orang. Ibu yang terakhir karena besok kami mau ikut pelepasan Bapak.

Handai taulanku sekalian, pertanyaannya adalah, “Kapan supir taksi mengantar Iin Cipto ke JKI lalu pulang ke poolnya?

Mustahil jam 01.00 dini hari setelah Iin Cipto kembali lagi ke JKI setelah kebaktian penghiburan jam 19.00 selesai.

Mustahil jam 09.00 pagi karena tidak mungkin saat itu supir taksi sudah mengantar banyak orang termasuk Iin Cipto ke JKI untuk mengikuti kebaktian penghiburan jam 10.00 siang.

Mustahil jam 13.00 karena siang setelah kebaktian penghiburan jam 10.00 tidak mungkin Iin Cipto kembali lagi ke JKI.

Karena kesaksian iin cipto bertentangan dengan jadwal kerja supir taksi Semarang maka kesimpulannya adalah, “kesaksian Iin Cipto tersebut bukan kisah nyata namun pepesan kosong belaka.”

Iin Cipto Tertangkap Basah

Suhu hai hai berkata, “Biarkan penipu terus menipu sampai tipuannya terbongkar!” Kerabatku sekalian, itulah yang terjadi pada Iin Cipto alias Indriati Tjipto Purnomo. Dia tertangkap basah ketika menipu anggota JKI di hadapan makam Petrus Agung. Benar-benar kurang ajar!

Iin Cipto berpikir bahwa supir taksi bekerja dalam 2 shift yaitu shift pagi dan sift malam? Setelah kerja dari pagi supir taksi itu lalu pulang petang itu? Dia akan libur besok demi ikut ibadah pelepasan Petrus Agung? Iin Cipto membual!

Iin Cipto sering naik taksi di Semarang? Iin Cipto sering naik taksi bolak-balik ke JKI? Iin Cipto naik taksi sendirian ke kebaktian penghiburan Petrus Agung di Holly Stadium JKI? Wow ….

Karena menganggap tindakan supir taksi muslim itu terpuji sekali maka Iin Cipto pun bersaksi alias memberi testimoni tentangnya di kuburan Petrus Agung. Masalahnya adalah, kenapa Iin Cipto tidak menyebutkan namanya? Kenapa minimal tidak menyebutkan nama taksi yang ditumpanginya?

Kenapa Iin Cipto tidak mengajak supir taksi baik hati itu selvie untuk benang-kenangan waktu memberi testimoni nantinya?

Meskipun wartawan menulis, “Indriati menyisipkan kisah sopir taksi ketika memimpin doa peribadatan di pemakaman Pendeta Petrus Agung,” sementara Iin Cipto bersaksi bahwa supir taksi itu berkata, “Mau ikut pelepasan Bapak,” namun kenapa memberi testimoni Iin Cipto tidak bertanya apakah supir taksi muslim itu jadi ikut hadir di pemakaman?

196 thoughts on “Supir Taksi Muslim di Pemakaman Petrus Agung

  1. udah kebanyakan jadi di sini aja ya mumpung masih lebar.

    memang bener kalo salah harus dibenerin, tapi kadang kita perlu liat2 juga sebab apa yang kita buat kadang benar di mata manusia tapi salah di mata TUHAN. sewaktu seorang pendeta yang diurapi TUHAN berbuat kesalahan maka kesalahannya adalah ke TUHAN sendiri dan yang berhak membenarkan adalah TUHAN sendiri. memang terlihat aneh tapi hal ini adalah kebenaran di mata TUHAN.

    contohnya paling jelas adalah daud dan saul. daud tidak bisa membunuh saul karena saul adalah raja yang DIURAPI TUHAN. ketika saul berbuat kesalahan maka kesalahannya adalah ke TUHAN sendiri. oleh karena alasan yang sama ketika daud membunuh uria orang het demi batsyeba dengan perantaraan yoab, yoab TIDAK bisa menentang. sebab yang memerintahkan adalah seorang raja yang diurapi TUHAN.

    apabila daud membunuh saul maka daud berdosa di hadapan TUHAN, sekalipun saul raja yang nggak becus, karena saul sudah diurapi TUHAN. ingat bedanya ada di urapannya. urapan itu bukan hanya sekedar lambang simbolik saja, tapi KUASA dari TUHAN sendiri. oleh karena urapan itu saul adalah perpanjangan dari kuasa TUHAN, yang menentang saul sebagai raja berarti menentang TUHAN sendiri.

    coba kita bandingkan dengan absalom. absalom mengangkat dirinya sebagai raja, tapi tidak dengan diurapi TUHAN tapi dengan urapan manusia saja. akibatnya walaupun absalom raja yang becus dan disukai (israel berpihak pada absalom bukan ke daud), absalom diserahkan TUHAN ke tangan yoab. hal ini sudah dinubuatkan oleh nabi TUHAN dan sesuai dengan kehendak TUHAN sendiri. dengan tangan yoab, daud menghabisi uria orang het dan dengan tangan yoab TUHAN menghabisi absalom.

    contoh lainnya ketika anak2 eli merendahkan nama TUHAN, apakah seluruh israel tidak tahu? tapi mengapa mereka diam saja? sebab anak2 eli itu adalah keturunan harun dan harun adalah imam besar israel yang diurapi oleh TUHAN sendiri. yang mengurapi eli adalah TUHAN sehingga yang berkuasa untuk mencelakakan eli adalah TUHAN.

    perhatikan, setelah kesabaran TUHAN habis baru anak2 eli diserahkan ke tangan orang kafir. matinya bukan mati biasa tapi diserahkan ke tangan orang kafir! saul pun matinya juga di tangan orang kafir.
    kematian di tangan orang kafir pada jaman dahulu adalah tanda bahwa kasih setia TUHAN sudah HILANG. bila api TUHAN turun dari sorga yang menghabisi itu berarti kasih setia TUHAN masih ada, sebab israel adalah milik TUHAN dan kematian oleh TUHAN adalah suatu bentuk penghakiman dari TUHAN sendiri. bila matinya di tangan orang kafir artinya benar2 dibuang TUHAN, TUHAN pun sudah tidak sudi. setelah itu urapan tersebut dicabut selama2nya, anak cucu eli tidak akan melayani TUHAN lagi.

    oleh karena itu sebelum nuding, saran saya, biarkan saja! jangan pernah sekali2 mencelakakan orang yang diurapi TUHAN karena hal itu adalah salah di mata TUHAN. sekalipun orang itu di mata kita bersalah, tetap jangan tuding sebab yang berkuasa mengangkat dan menurunkan serta mengurapi adalah TUHAN sendiri.

  2. ralat, saya ditegur, alkitab menulis saul tidak mati di tangan orang kafir, saul mati di tangannya sendiri. tapi seandainya saul tidak mati di tangannya sendiri pastilah saul mati di tangan orang kafir.

  3. Dari mana anda tau seseorang itu diurapi TUHAN? Jangan2 bengcu juga orang yang diurapi TUHAN karena dia sudah banyak membongkar penipuan pendeta2.

  4. nah disini saya mulai bingung… namanya salah harus diingatkan tidak ada privilige khusus bagi hamba TUHAN bahwa hanya Tuhan saja yang yang akan mengingatkannya.. di situlah saya berbeda pendapat dengan anda yang mengatakah bahwa hamba TUHAN adalah “anak emas” yang tidak bisa diusik selain TUHAN sendiri… mereka manusia biasa bro tak ada yang spesial sehingga pendapat hanya TUHAN yang bisa usik adalah pembualan publik… semua perdebatan yang terjadi di blog ini ujung-ujungnya pasti kesini “JGN USIK HAMBA TUHAN” karena apa bro? karena bakal ada banyak orang yang kritis dan tidak bisa ditipu mentah-mentah lagi….
    matius 18:15-17
    Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali.
    18:16 Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan.
    18:17 Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat. Dan jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai.

    1 timotius 5:20 Mereka yang berbuat dosa hendaklah kautegor di depan semua orang agar yang lain itupun takut.

    Roma 16:17 tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka, yang bertentangan dengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka!
    16:18 Sebab orang-orang demikian tidak melayani Kristus, Tuhan kita, tetapi melayani perut mereka sendiri. Dan dengan kata-kata mereka yang muluk-muluk dan bahasa mereka yang manis mereka menipu orang-orang yang tulus hatinya.

    berikut adalah beberapa ayat tentang mengingatkan saudara kita manusia… tidak ada yang mengatakan hanya TUHAN yang dapat mengingatkan saudara kita atas kesalahannya kecuali anda menghalang-halangi orang untuk kritis karena anda terganggu kepentingannya….

  5. keluaran 23:1-2
    23:1 “Janganlah engkau menyebarkan kabar bohong; janganlah engkau membantu orang yang bersalah dengan menjadi saksi yang tidak benar.
    23:2 Janganlah engkau turut-turut kebanyakan orang melakukan kejahatan, dan dalam memberikan kesaksian mengenai sesuatu perkara janganlah engkau turut-turut kebanyakan orang membelokkan hukum.

    melarang-larang manusia untuk mengngatkan dan menyembunyikan kebenaran adalah dosa!!!!!
    menghalang-halangi pengungkapan pembenaran adalah dosa… dan himbauan untuk tidak mengingatkan hamba TUHAN adalah penipuan publik yang menghalang-halangi manusia kristen untuk menjadi kritis!!!

  6. Firman itu ditulis untuk saudara2 dalam persekutuan agar mereka hidup dalam kerukunan dan keharmonisan.
    koreksi, yang diperlakukan beda adalah orang2 yang diurapi TUHAN, bukan sembarang hamba TUHAN saja.
    memang sepertinya aneh, gak masuk akal, tapi di mata TUHAN orang yang sudah diurapi tidak sama dengan orang yang belum diurapi. yang membuat berbeda adalah urapannya.

    urapan tidak membuat seseorang jadi anak emas di mata TUHAN, yang membuat seseorang jadi anak emas adalah janji.
    sekarang israel juga berdosa, mengapa israel dibedakan perlakuannya dengan bangsa2 lain? karena yang membuat berbeda adalah janji TUHAN kepada abraham.
    daud dan keturunannya juga berdosa di mata TUHAN, tapi mengapa garis keturunan daud tidak pernah hilang? karena TUHAN sudah berjanji.

    urapan adalah bentuk tanggung jawab, artinya orang yang diurapi mengemban satu misi, satu tugas yang diberikan dari TUHAN. daud diurapi menjadi raja. harun diurapi menjadi imam. oleh karena itu berhadapan dengan urapan berarti berhadapan dengan misi nya TUHAN – jadi lebih baik jangan.

    coba perhatikan Firman TUHAN ini :
    Sesudah itu ia berkata kepada sidang: “Hai orang-orang Israel, pertimbangkanlah baik-baik, apa yang hendak kamu perbuat terhadap orang-orang ini! Sebab dahulu telah muncul si Teudas, yang mengaku dirinya seorang istimewa dan ia mempunyai kira-kira empat ratus orang pengikut; tetapi ia dibunuh dan cerai-berailah seluruh pengikutnya dan lenyap. Sesudah dia, pada waktu pendaftaran penduduk, muncullah si Yudas, seorang Galilea. Ia menyeret banyak orang dalam pemberontakannya, tetapi ia juga tewas dan cerai-berailah seluruh pengikutnya. Karena itu aku berkata kepadamu: Janganlah bertindak terhadap orang-orang ini. Biarkanlah mereka, sebab jika maksud dan perbuatan mereka berasal dari manusia, tentu akan lenyap, tetapi kalau berasal dari Allah, kamu tidak akan dapat melenyapkan orang-orang ini; mungkin ternyata juga nanti, bahwa kamu melawan Allah.”

    kalau sudah tidak sesuai, tinggalkan saja. tidak usah dilawan apalagi ditentang. untuk apa, buang2 waktu juga.
    karena segala sesuatu yang berasal dari manusia akan lenyap tapi yang berasal dari ALLAH tidak akan lenyap.

  7. ciri khas orang yang diurapi TUHAN ya memiliki KUASA. ingat cerita saya waktu dengar suara TUHAN? urapan itu bukanlah sekedar simbol tapi juga kuasa.

    Kemudian ambillah buli-buli berisi minyak itu, lalu tuangkan isinya ke atas kepalanya dan katakan: Beginilah firman TUHAN: Telah Kuurapi engkau menjadi raja atas Israel! Sesudah itu bukalah pintu, larilah dan jangan berlambat-lambat.”

    Apabila Yehu keluar mendapatkan pegawai-pegawai tuannya, berkatalah seorang kepadanya: “Apa kabar? Mengapa orang gila itu datang kepadamu?” Jawabnya kepada mereka: “Kamu sendiri mengenal orang itu dengan omongannya!” Tetapi mereka berkata: “Dusta! Cobalah beritahukan kepada kami!” Lalu katanya: “Begini-beginilah dikatakannya kepadaku: Demikianlah firman TUHAN: Telah Kuurapi engkau menjadi raja atas Israel.” Segeralah mereka masing-masing mengambil pakaiannya dan membentangkannya di hadapan kakinya begitu saja di atas tangga, kemudian mereka meniup sangkakala serta berseru: “Yehu raja!”

    perhatikan, nabi muda yang mengurapi yehu dibilang sebagai orang gila, tapi begitu yehu menyampaikan isi dari Firman TUHAN semua orang langsung mengambil pakaian dan membentangkannya lalu meniup sangkakala.

    oleh karena itu orang yang diurapi TUHAN tidak akan mengatakan kepada dunia bahwa YHWH adalah iblis.
    karena urapan adalah kuasa dan bagaimana mungkin kuasa TUHAN melawan TUHAN sendiri? bila sebuah kerajaan terpecah2 bagaimana kerajaan itu bisa bertahan?

  8. apa arti pengurapan sendiri menurut anda? siapa yang disebut sebut yang diurapi? apakah semua orang bisa diurapi atau hanya orang tertentu yang bisa diurap?
    dan bagi siapa yang menyatakan kebenaran bukankah ia juga diurapi dalam Yesus?

  9. hanya ada 1 yang disebut : “yang diurapi” sejati atau disebut the anointed one atau disebut messias sendiri yaitu TUHAN KITA YESUS KRISTUS…hanya Yesuslah satu-satunya mesias sempurna yang menjalankan perintah NYA…

    namun demikian berikut ayat dari korintus
    Sebab Kristus adalah “ya” bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan “Amin” untuk memuliakan Allah.
    1:21 Sebab Dia yang telah meneguhkan kami bersama-sama dengan kamu di dalam Kristus, adalah Allah yang telah mengurapi,
    1:22 memeteraikan tanda milik-Nya atas kita dan yang memberikan Roh Kudus di dalam hati kita sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita.

    semua orang kristen yang mempercayai Yesus dan melakukan perintah Tuhan adalah orang-orang yang “diurapi” atau “dimaterai” dalam Yesus..

    Yohanes 2: 27
    Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu–dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta–dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia.
    2:28 Maka sekarang, anak-anakku, tinggallah di dalam Kristus, supaya apabila Ia menyatakan diri-Nya, kita beroleh keberanian percaya dan tidak usah malu terhadap Dia pada hari kedatangan-Nya.
    2:29 Jikalau kamu tahu, bahwa Ia adalah benar, kamu harus tahu juga, bahwa setiap orang, yang berbuat kebenaran, lahir dari pada-Nya.

    semua manusia kristen yang mempercayai Tuhan dan melakukan kebenaran adalah yang diurapi… jika anda berpendapat bahwa hamba Tuhan adalah yang diurapi layaknya YEsus Kristus… mohon maaf itu penghujatan… tidak ada anak manusia yang selevel dengan Yesus bahkan diatasnya… dengan menganggap Hamba Tuhan lebih tinggi dari manusia kristen biasa adalah penghinaan bagi kristen.

  10. di jaman perjanjian lama yang diurapi TUHAN hanyalah raja, imam, dan nabi – sebab mereka adalah pelaksana2nya TUHAN. oleh karena itu di jaman dahulu nama TUHAN hanya dipanggil di israel, sebab TUHAN tidak mengurapi raja, imam, ataupun nabi selain dari bangsa israel.

    mungkin hal ini kelihatannya aneh, mengapa israel dan bangsa2 lain dibedakan di mata TUHAN tapi sekarang semuanya sama? mengapa sekarang semua bangsa2 ada di bawah TUHAN? tetapi hal ini sungguh ada dasarnya dan sewaktu ditelaah kembali ke kisah abraham.

    ingat, TUHAN hendak mengangkat abraham menjadi Bapak atas bangsa2.
    di jaman sebelum abraham tiada yang menyebut nama TUHAN. yang bergaul karib dengan TUHAN hanyalah orang2 seperti henokh dan nuh.
    dari kitab kejadian TUHAN sudah menuliskan salah satu aturan baku di dunia ini, yaitu apa yang ditabur itulah yang dituai. ketika TUHAN hendak mengangkat abram menjadi abraham, TUHAN meminta abraham untuk mengorbankan anaknya ishak. ketika dikorbankan maka ishak secara resmi adalah milik TUHAN – kepunyaan TUHAN sendiri. tetapi ishak tidak jadi dikorbankan dan sebagai gantinya seekor anak domba yang dikorbankan.

    mengapa ishak harus dikorbankan? abraham menabur anak, oleh karena itu abraham menuai anak2 sebanyak bintang di langit dan pasir di laut. oleh karena itu abraham disebut sebagai abraham.
    mengapa ishak tidak jadi dikorbankan? inilah kehebatan TUHAN. TUHAN itu mahatahu, ketika iblis sedang bersiasat dan bertipu muslihat, TUHAN sudah melihat ribuan tahun ke depan.

    di seluruh dunia ini ada DUA bapak bangsa2. bukan satu, tetapi DUA.
    yang pertama adalah abraham dan yang kedua adalah TUHAN sendiri.

    Yesus adalah ANAK SULUNG dari TUHAN.
    ketika Yesus mati dan dikorbankan, TUHAN menabur Yesus, maka TUHAN menuai bangsa-bangsa. anak domba adalah simbol dari TUHAN Yesus sendiri.
    Yesus adalah pemenuhan dari janji TUHAN. apakah kau kira sebuah kebetulan bila di perjanjian lama TUHAN dipanggil sebagai Yahwe dan Allah, sementara sekarang kita memanggil TUHAN sebagai BAPA?

    pertama, oleh karena kematian YESUS sebagai korban, TUHAN mengangkat DIRINYA menjadi BAPAK BANGSA2.
    maka bangsa2 di seluruh dunia adalah bagian milik dari ALLAH BAPA.
    oleh karena itu iblis disebut telah dikalahkan sebab sebelum Yesus, bangsa2 tersebut bukanlah milik TUHAN – tapi milik iblis. bangsa2 tersebut menyembah allah kesia2an dan allah kebinasaan.

    kedua, kebangkitan YESUS membebaskan manusia dari dosa.
    seandainya TUHAN hendak membebaskan manusia dari dosa TUHAN bisa saja melakukan hal itu dengan anak manusia biasa, tapi rancangan TUHAN tidak hanya sekedar membebaskan manusia dari dosa – TUHAN hendak mengangkat Yesus menjadi Raja di Atas Segala Raja. bagaimana bisa TUHAN mengangkat Yesus menjadi raja atas umat2 yang bukan kepunyaanNya? oleh karena itu kematian YESUS diharuskan sebab TUHAN harus terlebih dahulu mengangkat DIRINYA menjadi BAPAK BANGSA2. dan hal ini juga berarti tidak ada bapak bangsa2 ketiga sebab TUHAN sudah menjadi bapak atas seluruh bangsa.

    oleh karena itu struktur urapan yaitu imam, raja, dan nabi berubah sebab kuasa TUHAN tidak hanya lagi atas bangsa israel tapi atas seluruh umat manusia.
    waktu jokowi diangkat menjadi presiden, jokowi dilegalkan sebagai presiden dengan disumpah di depan TUHAN dan manusia. ini sebetulnya salah satu bentuk urapan dan ini bukanlah kebetulan! apakah di jaman dahulu bila bangsa2 mengangkat raja2 mereka disumpah di hadapan TUHAN? ya, tapi disumpah di depan dewa2 mereka! sekarang di depan siapa bangsa2 menyumpah kepala2 negara?

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.