Nani Susanti Membual Piknik Ke Sorga


Gambar: bless-store.com

Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Matius 7:21-22

Ev. Nani Susanti adalah salah satu dari 6 orang Kristen  yang menggelari diri mereka 6 hamba Tuhan JKI. Lima orang lainnya adalah: Petrus Agung, Iin Tjipto, Yusak Tjipto, Daniel Tjipto dan Petrus Hadi Santoso. Mereka mengagul-agulkan diri sebagai orang-orang yang diurapi oleh Tuhan dengan kesaksian mujizat palsu dan pengalaman bohong serta ajaran sesat yang bertentangan dengan ajaran alkitab.

Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng. 2 Timotius 4:4

Sudah ribuan orang yang tertipu sehingga meyakini kesaksian mujizat palsu 6 hamba Tuhan JKI adalah mujizat sejati. Mempercayai pengalaman bohong 6 hamba Tuhan JKI adalah kisah nyata. Mengimani ajaran sesat 6 hamba Tuhan JKI sebagai ajaran alkitab. Ribuan orang Kristen itu tertipu mentah-mentah sehingga memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng-dongeng.

Perasaan mereka telah tumpul, sehingga mereka menyerahkan diri  kepada hawa nafsu dan mengerjakan dengan serakah segala macam kecemaran. Efesus 4:19

Perasaan 6 hamba Tuhan JKI sudah tumpul. Itu sebabnya  TEGA sekali menipu anggota-anggota JKI. Mereka sudah menyerahkan dirinya kepada hawa nafsu akan HARTA dan kehidupan MEWAH. Makanya, semakin hari mereka semakin SERAKAH sehingga tidak punya rasa MALU lagi untuk mencemari mimbar GEREJA yang kudus dengan kesaksian mujizat palsu dan pengalaman bohong serta ajaran sesat untuk mengeruk uang dari anggota-anggota JKI.

Uang dari mana yang digunakan oleh 6 hamba Tuhan JKI membeli rumah mewah dan mobil mewah serta perhiasan mahal juga membiayai kehidupan mewah mereka? Tentu saja dari uang persembahan dan perpuluhan anggota JKI. Uang-uang itu dipersembahkan untuk mempermuliakan Allah, bukan untuk memperkaya 6 hamba Tuhan JKI.

Bukankah 6 hamba Tuhan JKI melakukan banyak kegiatan sosial untuk mempermuliakan Allah? Benar! Masalahnya adalah semua kegiatan sosial itu dibiaya dari uang persembahan anggota-anggota JKI, bukan auang mereka sendiri.  Itu sebabnya kalau mau dipuji maka yang berhak menerima pujian adalah anggota-anggota JKI, bukan 6 hamba Tuhan JKI.

Berapa banyak uang persembahan yang digunakan untuk kegiatan sosial dan berapa banyak pula yang digunakan untuk memperkaya 6 hamba Tuhan JKI? Saya tidak tahu! Namun saya tahu bila anggota JKI jumlahnya 20 ribu orang dan setiap minggu rata-rata memberi persembahan Rp. 50.000,- maka uang kolekte yang terkumpul adalah Rp. 1 milyar. Apabila setiap bulan rata-rata memberi perpuluhan Rp. 100.000,- maka  uang perpuluhan yang terkumpul adalah Rp. 2 milyar.

Kenapa tidak dibuat laporan keuangan JKI yang dipublikasikan sebagai bentuk pertanggungan jawab kepada Allah dan tubuh Kristus yaitu anggota-anggota jemaat JKI? Berapa jumlah yang diterima dan berapa yang dibelanjakan? Dibelanjakan untuk apa saja?

Banyak orang Kristen yang sudah tertipu oleh para pengkotbah sehingga mengimani ajaran DUNGU bahwa yang penting adalah memberi persembahan sebanyak mungkin. Penggunaannya adalah urusan Tuhan dan pendeta. Padahal selain mengajarkan untuk menjadi TELADAN Yesus juga mengajarkan agar kita menjadi TERANG yang menerangi seluruh dunia.

Menjadi TERANG dan menjadi TELADAN adalah dua hal yang berbeda. Menjadi TELADAN artinya menjadi orang yang diteladani perilakunya. Kita menjadi teladan lewat perilaku sehari-hari.

Matahari dan lampu adalah penerang. Menjadi TERANG artinya menjadi seperti matahari dan lampu yang memancarkan SINAR untuk menerangi dunia. Terang yang menerangi manusia adalah PENGETAHUAN. Itu sebabnya menjadi TERANG artinya menyebarkan pengetahuan yang benar dan mengungkapkan hal-hal yang jahat. Menjadi TERANG manusia artinya mengajari umat manusia agar mengerti yang baik dan yang jahat. Dengan pengetahuan yang BENAR akan yang baik dan yang jahat manusia dimampukan untuk memilih yang baik dan menjauhi yang jahat.

Kesaksian Nani Susanti Piknik Ke Sorga

Nama saya adalah Nani Susanti, seorang notaris di kota Cirebon.

Saya akan ceritakan akan pengalaman yang tidak pernah saya lupakan yang sangat menggaris dalam hidup saya. Suatu saat saya sedang berdoa. Saat itu saya rasakan kamar saya bisa berubah luar biasa. Dan setelah itu saya tiba tiba sudah diajak jalan-jalan di surga. Saya melihat dalam suatu ruangan yang luar biasa. Saya lihat ada suatu tahta. Tahtanya itu terbuat dari Kristal. Putih kekuning-kuningan. Ada sorot sinar yang keluar dari tahta itu luar biasa tapi tidak menyilaukan. Bagus sekali hingga spotlight manapun tidak bisa dibandingkan dengan seperti itu. Luar biasa!

Oleh anugerah Tuhan saya sudah pergi hampir keliling dunia. Tapi saya tidak pernah melihat suatu tempat yang seperti itu. Suasananya adem, sejuk, tidak panas juga tidak dingin, terangnya luar biasa. Yang namanya surga itu luas banget, semua taman-taman yang ada di sana bagus-bagus. Bunganya bagus-bagus, semuanya seolah-olah tidak ada sesuatu yang sedih. Semuanya “tersenyum” begitu. Sampai suatu saat saya bertemu dengan Tuhan Yesus. Cakepnya luar biasa, cakep banget! Tinggi. Rasanya saya belum pernah lihat orang yang secakep itu. Mata-Nya itu mengandung sesuatu hal yang kasih, ada ketegasan yang luar biasa, tapi ada sifat seorang Bapa, tangan-Nya itu ada bekas lubang.

Saya ingat dengan suami saya. Kata Yesus: Engkau boleh melihat dari jauh. Saya lihat suami saya itu sedang bangun rumah, memang suami saya dulunya adalah seorang arsitek.

Saya tahu persis apa yang harus saya lakukan. Saya harus menyatakan bahwa Yesus Kristus itu real ada. Dan Dialah yang mempunyai surga. Saya sudah lihat dan saya sudah tahu persis bahwa memang surga itu ada. Selesai itu saya sudah ada di kamar kembali, memang saya ada di kamar! Ternyata sudah setengah 11 dari setengah 7 pagi.

Yang bisa saya pesankan adalah begini, yang penting apapun yang kita alami, penderitaan apapun yang kita alami, jangan tinggalkan Tuhan. Walaupun untuk makan susah, nyekolahkan anak juga susah, pokoknya kalau berharap kepada Tuhan, Tuhan punya seribu satu jalan buat menolong kita. Itu pasti! Yang penting jangan tinggalkan Tuhan karena apapun yang kita alami di dalam dunia dibandingkan dengan semua kemuliaan yang Tuhan berikan di surga tidak ada seper 1000-nya. Tuhan sudah bawa saya kesana. Tuhan punya rencana. Supaya apa? Supaya ada suatu kesaksian di dalam dunia ini bahwa surga itu betul ada.

Bengcu Menggugat:

Kerabatku sekalian, orang tidur bisa mimpi tentang apa saja. Orang yang tidak sehat jasmani dan rohani juga akal budi bisa berhalusinasi tentang apa saja. Itu sebabnya kesaksian mimpi ke sorga dan berhalusinasi ke sorga tidak perlu diuji untuk membuktikan orang tersebut memang tidak ke sorga.

Handai taulanku sekalian, apakah kesaksian Nani Susanti piknik ke sorga adalah kisah nyata atau pembohongan publik? Setelah mengujinya dengan alkitab sebagai sumber pustaka dan standar kebenaran maka dapat disimpulkan bahwa kesaksian Nani Susanti piknik ke sorga adalah pembohongan publik alias pepesan kosong belaka.

Bukti Pertama Penipuan Publik Nani Susanti

PERASAAN tidak bisa digunakan untuk mendeteksi perubahan kamar. Perubahan suhu kamar hanya bisa dideteksi oleh indra peraba kulit. Perubahan cahaya dan interior kamar hanya bisa dideteksi oleh mata. Perubahan suara hanya bisa dideteksi oleh telinga. Perubahan kamar tidak mungkin dideteksi dengan perasaan. Itu sebabnya kesaksian Nani Susanti, “Saat itu saya rasakan kamar saya bisa berubah luar biasa” adalah bukti pembohongan publiknya.

Bukti Kedua Penipuan Publik Nani Susanti

Nani Susanti: Yang namanya surga itu luas banget, semua taman-taman yang ada di sana bagus-bagus.

Nani Susanti: Saya ingat dengan suami saya. Kata Yesus, “Engkau boleh melihat dari jauh.” Saya lihat suami saya itu sedang bangun rumah, memang suami saya dulunya adalah seorang arsitek.

Kerabatku sekalian, Kedua kalimat di atas adalah bukti kedua penipuan publik Nani Susanti. Jarak pandang manusia ada batasnya. Menurut Nani Susanti sorga itu luas banget. Andai kata sorga bersebelahan dengan dunia maka di manakah perbatasan sorga dunia berada? Berapa jauh jarak perbatasan sorga dunia ke tempat suaminya membangun rumah? Berapa jauh jarak perbatasan sorga dunia ke tempat dia bersama Yesus saat itu? Untuk bisa melihat suaminya, Nani Susanti harus punya mata super sakti yang bisa melihat jauh sekali, bukan? Ha ha ha ha …

Bukti Ketiga Penipuan Publik Nani Susanti

Nani Susanti: Saya melihat dalam suatu ruangan yang luar biasa. Saya lihat ada suatu tahta.

Nani Susanti: Yang namanya surga itu luas banget, semua taman-taman yang ada di sana bagus-bagus.

Kedua pernyataan tersebut di atas adalah bukti ketiga penipuan publik Nani Susanti. Karena takhta yang dilihatnya ada di dalam ruangan seharusnya ketika keliling sorga semua taman-taman dia pasti melihat bangunan di mana di salah satu ruangannya takhta itu berada. Kenapa dia tidak bersaksi  tentang bangunan tersebut?

Bukti Keempat Penipuan Publik Nani Susanti

Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang. Wahyu 4:2

Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya. Wahyu 4:3

Dan sekeliling takhta itu ada dua puluh empat takhta, dan di takhta-takhta itu duduk dua puluh empat tua-tua, yang memakai pakaian putih dan mahkota emas di kepala mereka. Wahyu 4:4

Dan dari takhta itu keluar kilat dan bunyi guruh yang menderu, dan tujuh obor menyala-nyala di hadapan takhta itu: itulah ketujuh Roh Allah. Wahyu 4:5

Dan di hadapan takhta itu ada lautan kaca bagaikan kristal; di tengah-tengah takhta itu dan di sekelilingnya ada empat makhluk penuh dengan mata, di sebelah muka dan di sebelah belakang. Wahyu 4:6

Nani Susanti: Saya melihat dalam suatu ruangan yang luar biasa. Saya lihat ada suatu tahta. Tahtanya itu terbuat dari Kristal. Putih kekuning-kuningan. Ada sorot sinar yang keluar dari tahta itu luar biasa tapi tidak menyilaukan. Bagus sekali hingga spotlight manapun tidak bisa dibandingkan dengan seperti itu. Luar biasa!

Kerabatku sekalian, kalau Nani Susanti tidak membual alias yang dikatakannya benar, itu berarti telah terjadi perombakan tata ruang dan penggantian furnitur di sorga. Karena krisis moneter maka kedua puluh empat tahta tua-tua dan lautan kaca seperti kristal di depan tahta serta pelangi yang melingkungi takhta gilang-gemilang bagaikan zamrud juga tujuh obor menyala-nyala di hadapan takhta yang adalah ketujuh Roh Allah digadaikan ke Pegadaian? Di samping itu, tahta yang mengeluarkan kilat dan bunyi guruh yang menderu pun telah diganti dengan tahta dari kristal yang warnaya putih kekuning-kuningan. Itu sebabnya Nani Susanti tidak melihatnya?

Selain menghadapi krisis moneter napaknya sorga juga sedang reses kayak DPR Indonesia, itu sebabnya sorga sepi sekali? Itu sebabnya tidak ada yang menyambut kedatangan Nani Susanti di sorga? Itu sebabnya dia sama sekali tidak melihat Dia yang duduk di atas tahta di sorga? Dia juga tidak bertemu dengan kedua puluh empat tua-tua? Tidak melihat ketujuh Roh Allah yang berwujud tujuh obor? Tidak melihat keempat makluk?

Para penghuni sorga nampaknya sedang mudik itu sebabnya setelah berjalan-jalan ke sana ke mari Nani Susanti tidak menjumpai siapa pun selain Yesus? Juga tidak melihat siapa pun kecuali suaminya yang sedang membangun rumah?

Kesimpulan

Biarkan pembual terus membual sampai menyangkal bualannya sendiri. Itulah yang terjadi pada Nani Susanti. Kerabatku sekalian, Evangelis alias pemberita injil sejati mustahil memuliakan Allah dengan pembohongan publik.

Seperti 6 hamba Tuhan JKI yang lain, Nani Susanti adalah nabi palsu alias guru palsu yang menyamar sebagai Evangelis alias pemberita injil. Itu sebabnya dia melakukan pembohongan publik tanpa tedeng aling-aling.

Kerabatku sekalian, umat Kristen yang mulia, anggota-anggota JKI yang terhromat, silahkan berhati-hatilah karena nubuatan Yesus dalam Matius 7:21-22 sedang digenapi dalam generasi ini. Itu sebabnya UJILAH segala sesuatu dan pagenglah yang baik.

NB.
Silahkan klik di SINI untuk membaca penipuan 6 hamba Tuhan JKI yang lainnya.

93 thoughts on “Nani Susanti Membual Piknik Ke Sorga

  1. 34. IDENTITAS HAI HAI BENGCU alias ANG CI YANG alias Arief Chrisdiyanto=
    =====
    gg.gg/bengcu
    =====
    gg.gg/bengcu1
    =====
    facebook.com/suhuhaihai
    =====
    Lahir: 19 Februari 1964
    =====
    Foto: http://i.imgbox.com/uHty3vu1.png
    =====
    All Data UAJ ’84 recorded
    =====
    ::Unit V TJ

  2. Om hai hai! memberikan kritisi sangat berani dan membuat saya kagum lah.. seperti kalimat nya saya kutip” Misalnya MENGAKU-AKu dirinya orang yang DIURAPI Allah sehingga nggak boleh disentuh. 6 hamba tuhan JKI getol sekali MENYOMBOnGKAn diri sebagai orang-orang yang DIURAPI makanya gak boleh dISENTUH seperti Saul yang nggak boleh DISENTUh oleh Daud. Anggota jemaat JKI benar-benar BODOH itu sebabnya mudah sekali DIBOHONGIN”……> komentar saya.. anggota jemaat JKI tolong merenungkan kan sebentar..apakah memang sudah dalam kondisi terbodohkan??? coba lah hayati kritisi dari om hai hai itu… ada benar nya juga kan?…. sehingga diberikan kesempatan Roh Kudus untuk membantu menjelaskannya.. tenangkan hati dan merenungkan, apakah 6 hamba tuhan itu betul2 membodohi atau memberikan damai sejahtera dalam hidup kita? bila perlu undang om hai hai untuk menjelaskannya dan jadilah sebagai pendengar yang baik dan renungkan, smg Roh Kudus berkenan membantu mendorong penjelasannya amin.

  3. tentu saja anggota-anggota jemaat JKI akan mengaku dirinya merasa diberkati dan damai sejahtera karena DONGENG itu memang mengasyikkan seperti baca novel dan nonton bukan?

  4. Wah…kalau benar bgt…saya sangat miris dan benar benar sangat di sayangkan, .. kiranya sebelum terlambat dan terlalu jauh mind set yang keliru tentang perjalanan ke sorga oleh 6 hamba tuhan tersebut… mari kita berdoa agar segera jemaat tersebut di sadarkan dengan firman Tuhan yang benar…. sadar lah saudaraku para jemaat JKI bahwa segala sesuatu tentang pribadi Yesus dapat dengan mudah kita baca dan pahami sendiri dalam alkitab, cobalah renungkan dalam perjanjian baru dengan tenang… dan om hai hai sudah jelas memberitahukan bahwa Di dalam 1 Korintus 15:4-8 Yesus bersaksi lewat Paulus bahwa orang paling terakhir yang ditemui-Nya adalah Paulus. Ayat ini yang perlu dihayati dan direnungkan sehingga hanya firman Tuhan sebagai dasar iman kita.. semoga lah menjadi dewasa rohani amin.

  5. Sebagai renungan dan bahan pertanyaan diri sendiri… di dalam alkitab adakah nabi yang leluasa bisa pergi ke surga dan neraka atas keinginannya sendiri? Lalu apakah manusia biasa seperti kita lebih berkuasa dan lebih sakti dari nabi nabi pilihan Tuhan yang tertulis di dalam alkitab sehingga dapat mengurapi dengan api, bisa naik turun surga seenaknya dll….

  6. itu dia yang menjadi prihatin dan miris hati kita, mungkin akibat situasi lingkungan disekitar nya terutama sulitnya menghidupi kehidupan ekonomi agar dapat bisa bertahan dijaman yang serba sulit ini, maka berkhayal dan berangan angan dengan bantuan kekuatan alam lain alias dukun2 dan setan2 yang berlindung di ayat2 kitab suci kita.. mereka mudah tergoda dan di cuci otaknya shg mereka tidak bertahan dengan janji Tuhan sebagaimana dalam firman Tuhan, seharusnya kita harus setia sampai mati, dengan tdk ber ilah kan selain Allah dalam firman suci kita , dengan perintah dan janjinya.. tp sayang mereka lebih melihat yang nyata daripada yang kekal….. kita berdoa saudaraku…. agar mereka cepat2 sadar bahwa ilah lain berlindung di ayat2 kitab suci kita… sangat berbahaya bukan?/// biarlah Kehendak Tuhan saja yang jadi ..amin

  7. Kalau anggota JKI rajin BACA alkitab mereka pasti tahu TIDAK ada manusia yang diberi kesempatan untuk NGERUMPI dengan Allah dan Yesus serta roh Kudus seenak jidatnya. Petrus tidak, Yakobus tidak, Paulus tidak. Tidak seorang pun! Itu sebabnya KESAKSIAN 6 hamba Tuhan ngerumpi dengan Allah Bapa dan Yesus Kristus serta Roh Kudus seenak jidatnya sudah PASTI pembohongan publik.

    Namun sayang anggota JKI malas baca alkitab itu sebabnya MUDAH sekali DITIPU mentah-mentah oleh 6 hamba tuhan JKI.

  8. Sy sangat prihatin sebab banyak sekali
    orang2, para penginjil,pendeta yg banyak bercerita mengenai kesaksian mereka demi untuk tujuan2 pribadi.

  9. Saya tidak paham dan mengerti mengapa mata dan telinga rohani jemaat gereja seperti ini seperti dibutakan dan tidak mendengar ya…. pada hal dengan alat komunikasi yang canggih pada abad ini dapat mengakses informasi dari seluruh pengajaran krristen yang baik. . di sekolah sekolah teologia…puji Tuhan… sudah mulai ada transformasi kurikulum dan ajaran ajaran seperti 6 hamba tuhan yang berkhayal piknik ke sorga,ini sudah tidak lagi di dengarkan… reformasi mind set dan kembali ke alkitab secara perlahan sudah mulai di coba di pahami..dan dengan denominasi yang berbeda namun satu tubuh dalam kristus… yaah semoga lah… Roh kudus memberikan kemampuan mereka untuk mengerti ..amin

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.