Mujizat Palsu Festival Kuasa Allah Philip Mantofa?


Gambar: lienmme

Kalau Philip Mantofa memang diurapi Allah pastilah banyak mujizat kesembuhan terjadi. Karena hanya mencari pujian dengan mencuri kebajikan itu sebabnya dia menyajikan mujizat palsu untuk menipu publik.

Festival Kuasa Allah 19 diadakan di Kenjeran Park Surabaya pada tanggal 25 April 2014 yang lalu. Video di bawah ini adalah cuplikan acara tersebut yang dibuat untuk memanipulasi penonton agar mengira banyak sekali mujizat kesembuhan yang terjadi pada acara tersebut padahal tidak. Faktanya tidak ada satu orang pun yang terekam dalam video tersebut yang mengalami mujizat kesembuhan. Nontonlah videonya dengan teliti dan hati-hati lalu lihatlah fakta-fakta di bawah ini.

Gejala kanker otak di antaranya sulit bicara, susah bergerak dan cepat lelah. Kondisinya naik turun. Bisa saja, tadi pagi nggak bisa jalan, sekarang baik-baik saja. Bisa berlari dan jongkok lalu berdiri bukan pertanda apalagi jaminan sembuh dari kanker otak.

Kenapa anak itu dibawa ke panggung? Untuk disajikan seolah-olah dia mengalami mujizat kesembuhan, bukan? Satu tahun lebih sudah berlalu. Bagaimana nasib anak itu sekarang? Apakah Philip Mantofa melakukan follow up untuk memastikan kesembuhan anak itu?

Jatuh dari atap kemudian diobati oleh dukun (pengobatan alternatif) namun gagal. Lalu dibawa ke dokter dan didiagnosa tulangnya lepas dari bahu juga sarafnya sudah mati. Kemudian dilakukan operasi beberapa kali.

Kenapa pemuda itu tidak diberi kesempatan untuk bersaksi tentang kondisinya? Apakah kesaksian orang berjaz itu benar? Terutama kesaksiannya bahwa pemuda itu sudah mengalami operasi beberapa kali dan sarafnya mati? Kenapa demikian? Karena tulang yang patah perlu dioperasi namun untuk membetulkan letak tulang bahu yang lepas tidak perlu operasi apalagi operasi beberapa kali. Apabila sarafnya mati maka tangan pemuda itu pasti lumpuh. Kalau sarafnya mati, dia tidak akan didiagnosa tulang bahunya lepas.

Kenapa pemuda itu tidak bisa mengangkat tangan kirinya? Karena lumpuh atau karena sakit? Orang yang bahunya lepas, setelah dibetulkan letaknya tidak mengangkat tangannya ke atas karena sakit. Itu sebabnya dia perlu bantuan tangan yang lainnya untuk mengangkat agar rasa sakitnya berkurang.

Kerabatku sekalian, ketika Yesus menyembuhkan pasiennya sembuh 100% tidak ada yang berangsur-angsur sembuh. Perhatikan gerakan tangan kiri pemuda itu waktu disuruh mengangkat tangannya. Dia tidak mengangkat namun mengayun tangannya ke atas. Perhatikan wajahnya ketika mengayunkan tangan. Dia meringis kesakitan, bukan?

Perhatikan gerakannya ketika bertepuk tangan. Tangan kanannya bergerak menepuk tangan kirinya. Kenapa tangan kirinya diam saja? Kenapa dia tidak menepuk dengan keras? Kenapa setiap kali tangan kirinya ditepuk dia meringis? Karena dia kesakitan. Perhatikan ketika tangan kirinya ketika Philip Mantofa hendak membaptisnya dengan Roh Kudus. Tangan kirinya tidak lurus dan bergerak-gerak gelisah. Kenapa demikian? Karena dia kesakitan. Kerabatku sekalian, tangan kiri pemuda itu sama sekali tidak sembuh.

Pemuda dan perempuan itu roboh dilanda Roh Kudus? Mustahil! Perhatikan gerakan keduanya dengan seksama. Perhatikan gerakan kaki keduanya menekuk. Mereka tidak roboh dilanda Roh Kudus namun merobohkan diri. Kenapa keduanya merobohkan diri? Karena diajari demikian.

Kerabatku sekalian, perempuan itu memang cantik namun sayang dia pembohong. Dia melakukan penipuan publik bahwa anak itu jalan sedikit saja jatuh. Kenapa demikian? Karena telapak kaki datar separah apa pun mustahil mengakibatkan penderitanya berjalan sedikit saja jatuh. di samping itu, penderita telapak kaki datar tetap bisa berjalan dan berlari dengan baik. Itu sebabnya bisa berjalan dan berlari sama sekali bukan pertanda telapak kaki datar anak itu telah sembuh.

Kerabatku sekalian, nampak gamblang sekali. Tidak ada mujizat kesembuhan sama sekali. Semuanya cuman mujizat palsu. Penipuan publik dalam nama Yesus demi kemuliaan Philip Mantofa. Penipuan kampungan. Benar-benar mengenaskan. Kenapa Philip Mantofa melakukan penipuan publik demikian? Tindakannya demikian namanya mencari PUJIAN dengan MENCURI kebajikan.

Injil adalah kabar baik. Itu sebabnya Injil harus diberitakan dengan jujur. Tidak boleh memberitakan Injil dengan mujizat palsu. Juga tidak boleh memberitakan injil dengan kesaksian palsu. Itu sebabnya semua kesaksian dan mujizat harus diuji. Itu sebabnya siapa pun yang menyajikan mujizat palsu dan kesaksian bohong piknik ke neraka serta kesaksian bohong bertemu Yesus harus dibongkar penipuannya.

Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik. 1 Tesalonika 5:21

“Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. Matius 7:15

Saudara-saudaraku s  yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. 1 Yohanes 4:1

Banyak orang akan membela Philip Mantofa dengan ajaran sesat bahwa manusia tidak boleh menghakimi Philip Mantofa karena yang berhak menghakimi hanya Allah, itu sebabnya biarkan saja Philip Mantofa bertanggungjawab sendiri kepada Allah. Doakan saja dia. Ajaran demikian sesat karena setiap orang Kristen mengemban amanat untuk menguji segala sesuatu dan memegang yang baik serta membongkar penipuan nabi-nabi palsu dan guru-guru palsu.

Banyak pula yang akan membela Philip Mantofa dengan menuduh hai hai bengcu tidak percaya bahwa Allah mahakuasa itu sebabnya tidak percaya mujizat. Kerabatku sekalian,  tujuan menguji kesaksian mujizat bukan membuktikan Allah maha kuasa atau tidak namun menguji apakah kesaksian mujizat tersebut adalah kisah nyata atau pepesan kosong belaka? Kalau kisah nyata, apakah kejadian tersebut memang mujizat atau fenomena biasa saja?

Banyak pula yang akan membela Philip Mantofa dengan menuduh hai hai bengcu mencari popularitas dan dengki dengan kesuksesan Philip Mantofa. Handai taulanku sekalian, kalau pun tuduhan anda benar, namun tidak mengubah fakta bahwa yang diklaim sebagai mujizat kesembuhan dalam video Festival kuasa Allah ke 19 tersebut di atas adalah mujizat palsu. Tidak ada mujizat kesembuhan sama sekali. Tidak ada pembaptisan Roh Kudus sama sekali.

Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng. 2 Timotius 4:4

Banyak pula yang akan membela Philip Mantofa dengan menyatakan pohon dilihat dari buahnya. Kerabatku sekalian, meskipun banyak orang yang bersaksi dirinya merasa diberkati oleh kotbah Philip Mantofa namun hal demikian tidak mengubah fakta bahwa melalui video tersebut di atas Philip Mantofa menyajikan mujizat palsu dan tidak ada pembaptisan Roh Kudus sama sekali. Merasa diberkati oleh penipuan publik Philip Mantofa hanya membuktikan nubuatan Paulus di 2 Timotius 4:4 sedang digenapi.

Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api. Matius 3:11

Nubuatan Yohanes pembaptis di Matius 3:11 sudah digenapi. Yang datang kemudian dari Yohanes Pembaptis adalah Dia yang membaptis Yesus dengan Roh Kudus yang rupanya seperti burung merpati dan mencurahkan Roh Kudus pada hari Pentakosta yang rupanya seperti lidah-lidah api. Itulah yang Yohanes pembaptis maksudkan dengan membaptis dengan Roh Kudus dan Api. Siapakah Dia? Dialah yang kepadanya Yesus berdoa, “Bapa kami yang di sorga, datanglah kerajaan-Mu dan jadilah kehendak-Mu!”

Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” Matius 28:18-20

Amanat Yesus Kristus sangat gamblang dan tegas yaitu, “baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,!” Tidak ada amanat untuk membaptis dengan Roh Kudus. Itu sebabnya klaim Philip Mantofa bahwa dirinya berkuasa untuk membaptis dengan Roh Kudus adalah penipuan publik. Itu sebabnya tindakan Philip Mantofa membaptis dengan Roh Kudus adalah penghujatan kepada Allah karena alkitab bersaksi hanya Allah Bapa di sorga yang berkuasa untuk membaptis dengan Roh kudus.

Bila demikian? Kenapa orang-orang yang dihembusi Roh Kudus dan digebuk dengan pukulan Roh Kudus oleh Philip mantofa roboh telentang bahkan kelojotan? Kerabatku sekalian, ketika Yesus dibaptis dengan Roh Kudus, Dia sama sekali tidak roboh telentang lalu kelojotan. Ketika Roh Kudus seperti lidah-lidah api dicurahkan pada hari Pentakosta, tidak ada yang roboh telentang lalu kelojotan. Itu sebabnya roboh telentang bahkan kelojotan bukan tanda baptisan Roh Kudus.

Kenapa anda roboh ketika Philip Mantofa berteriak “Touch”? Karena kalau tidak roboh anda takut dituduh tidak dipenuhi Roh Kudus. Kalau tidak roboh anda takut disangka mengeraskan hati.

Kerabatku sekalian, apa yang terjadi dengan anak tuli yang disuruh berlagak sembuh? Di mana anak bisu yang disuruh berlagak mengalami mujizat kesembuhan? Bagaimana dengan yang bersaksi sembuh dari kanker? Di mana si lumpuh yang berjalan?

Kenapa Philip Mantofa tidak menyimpan data orang-orang yang naik ke panggung untuk bersaksi mengalami mujizat kesembuhan? Kenapa Philip Mantofa tidak melakukan follow up untuk memastikan kesembuhan mereka? Kenapa mereka tidak pernah diundang untuk bersaksi lagi?

Karena tidak ada mujizat kesembuhan sama sekali itu sebabnya mereka tidak didata apalagi diundang untuk bersaksi lagi. Karena Philip Mantofa tidak peduli dengan nasib mereka itu sebabnya dia tidak melakukan follow up untuk memastikan kesembuhan mereka.

Kerabatku sekalian, banyak orang yang memberitahu saya bahwa Philip Mantofa adalah orang yang penuh inta kasih. Philip Mantofa penuh cinta kasih? Mustahil! Yang benar adalah Philip Mantofa adalah seorang HIPOKRIT alias MUNAFIK alias orang yang BERLAGAK penuh cinta kasih. Philip mantofa mencari PUJIAN dengan MENCURI kebajikan.

Kalau Philip Mantofa memang penuh cinta kasih, dia pasti melakukan follow up  kepada mereka yang naik panggung bersaksi mengalami mujizat kesembuhan untuk memastikan kesembuhan mereka. Dia tidak melakukan hal demikian karena tidak peduli dengan nasib mereka. Mereka hanya alat untuk mencari pujian dengan MENCURI kebajikan. Itu sebabnya setelah PUJIAN di dapat Philip Mantofa pun lupa kebajikan.

Kalau Philip Mantofa memang penuh cinta kasih, dia pasti mendata orang-orang sakit yang hadir dalam Festival Kuasa Allah maupun A Trip To Hell lalu berdoa bagi kesembuhan mereka siang dan malam. Nyatanya Philip Mantofa tidak melakukan hal demikian karena orang-orang sakit itu tidak lebih dari pelengkap penderita pertunjukkan panggungnya untuk mencari pujian. Itu sebabnya setelah PUJIAN didapat Philip Mantofa pun melupakan kebajikan.

Kalau Philip Mantofa memang penuh cinta kasih, dia pasti melakukan follow up kepada anak sakit kanker otak di Festival Kuasa Allah 19 di Surabaya itu untuk memastikan kesembuhannya. Bagaimana dengan nasib anak itu? Philip Mantofa tidak melakukan follow up karena dia tidak peduli dengan nasib anak itu. Anak itu hanya pelengkap penderita untuk mencari PUJIAN. Itu sebabnya setelah PUJIAN didapat Philip Mantofa pun melupakan kebajikan.

NB.
Anda mau membaca tulisan lain tentang Philip Mantofa? Silahkan klik di SINI.

154 thoughts on “Mujizat Palsu Festival Kuasa Allah Philip Mantofa?

  1. perbaiki omongan mu aja dulu hai .. jgn bahas” orang lain hahhaha… anda sendiri aja blm bener. hahhahah

  2. Coba baca buku “Beriman atau GR ” atau “Sukacita anda asli atau palsu?”… Nambah perspektif untuk tulisan anda 😉

  3. Suka cita saya tidak untuk diagulkan kepada orang lain. Asli atau palsu, itu bukan masalah yang penting saya suka dengan diri saya, jalan hidup saya, pencapaian saya, istri saya, anak saya, keluarga besar saya, handai taulan saya dan semua orang yang berinteraksi dengan saya. Saya akan memilih jalan hidup seperti ini kalau memang harus memilih. Namun terima kasih atas rekomendasinya. Saat ini masih ada daftaf panjangn buku yang ingin saya baca. semoga suatu saat nanti saya berminat membaca bukua yang anda rekomendasikan.

  4. sebangga itukah anda membaca alkitab dari kejadian sampai wahyu , tapi buat apa pengetahuan membaca anda tidak di jalankan dengan semestinya ?? taruh kata apa yang di katakan anda ceritakan anda benar membaca alkitab 100x banyaknya , nah yang jadi pertanyaan saya . bagaimana cara anda membacanya ?? yang di pentingan orang itu bukan hanya membacanya saja pak .. tapi di BACA -> di PELAJARI -> di LAKUKAN ,
    jika anda contra dengan kesaksian pdt.philip kenapa anda tidak ikut memberitakan kebenaran pikiran anda ke gereja2 ?? meski saya tidak hafal 1 alkitab tapi saya tahu bahwa Tuhan akan datang ke 2xnya dan anda akan menghadap ALLAH BAPA dan silahkan mempertanggung jawabkan kelakuan anda sendiri .. karena tidak akan ada 1 orang pun yang dapat bersembunyi dari pada ALLAH BAPA ….

    tolong di baca pada
    – Ulangan 18:15 Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu; dialah yang harus kamu dengarkan.

    – Tawarikh 2 16:9 Karena mata TUHAN menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatan-Nya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia. Dalam hal ini engkau telah berlaku bodoh, oleh sebab itu mulai sekarang ini engkau akan mengalami peperangan.”

    – Ayub 2:10 Tetapi jawab Ayub kepadanya: “Engkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?” Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya.

    – Ayub 37:5 Allah mengguntur dengan suara-Nya yang mengagumkan; Ia melakukan perbuatan-perbuatan besar yang tidak tercapai oleh pengetahuan kita;

  5. Kisanak, anda belum bahkan belum pernah baca alkitab dari Matius 1:1 sampai Matius 28:20 namun SUDAH BERLAGAK pakar dan MENGAJARI hai hai yang SUDAH baca alkitab dari Kejadian sampai Wahyu lebih dari 100 kali. Kenapa hai hai TIDAK boleh bangga karena dia sudah baca alkitab lebih dari 100 kali? a ha ha ha ..

    Kisanak, anda belum PERNAH baca alkitab dari Kejadian sampai Wahyu bahkan belum pernah baca dari Matius 1:1 sampai Matius 28:20, itu sebabnya NGGAK PANTAS bagi anda untuk BICARA ajaran Alkitab apalagi SOK MENGAJARI hai hai yang sudah baca alkitab lebih dari 100 kali. ha ha ha ha …. BACA alkitab dulu baru kembali lagi untuk komentar kisanak. ha ha ha …

  6. bukankah Tuhan Yesus mengajarakan kita untuk rendah hati? melihat reply reply hai hai yang lain2 malah memperlihatkan kalo hai hai ini tidak membaca alkitab dari kejadian sampai wahyu 100x atau sebanyak hai hai membacanya
    lebih baik saya hanya mengerti satu ayat saja namun merenungkan dan melakukannya tiap hari dan semakin cinta Tuhan Yesus, daripada saya membaca alkitab hanya untuk mencari2 kesalahan orang. Tuhan tidak mengindahkan hal itu. Itu sama saja anda juga meminta pujian dan mencuri kebajikan.
    Saya tahu bahwa niat hai hai untuk menyadarkan org org dari prespektif anda bahwa Philip mantofa merupakan nabi palsu. Tetapi sebenarnya hai hai dibutakan oleh pikiran hai hai sendiri.

  7. Anda memang ornag Kristen BEBAL. Orang Kristen BEBAL selalu MENGHALALKAN segala CARA untuk MENYALAHKAN orang lain untuk MEMBENARKAN diri sendiri. Anda belum pernah BACA alkitab dari Kejadian sampai Wahyu bahkan baca dari Matius 1:1 sampai Matius 28:20 saja belum pernah itu sebabnya anda MUSTAHIL TAHU bagaimana CARA hidup Kristen yang BENAR. hai hai SUDAH baca alkitab lebih dari 100 kali, apa yang dia lakukan ADALAH cara hidup kristen yang BENAR. hai ULAR BELUDAK, kapan anda mau MULAI belajar dan BERHENTI mencari alasan untuk tidak belajar?

  8. Sy adl jemaat Ps Phillip. Sy tau betul bagaimana Ps phillip saat khotbah, saat melakukan baptisan roh. Semuanya tdk ada yg d buat2. Tdk ada juga yg d paksa untuk rebah. Kalau anda tdk pnah merasakan bagaimana dilawat oleh roh kudus, lbh baik anda jgn berkomentar negatif atau mengatakan dia bohong.
    Apa lah gunanya baca alkitab smpai 100x lbh kalo anda sndri blm dilawat oleh roh kudus atau memiliki pengalaman dgn Tuhan secara pribadi. Firman itu bukan sekedar untuk dibaca, tp untuk dilakukan. Krna firman yg sejati itu ada di perkataan dan tindakan kita. Menurut saya tindakan dan perkataan anda saat membalas komen itu kurang. Apalagi anda malah mengata2i saudara seiman sendri. Bygkan klo org muslim membaca tulisan anda, bukankah itu justru bisa membuat kristen itu dihujat oleh muslim?
    Anda boleh meragukan setiap kesaksian org. Mgkn krna anda blm penah mengalami lawatan Tuhan yg bnr2 ajaib dan pantas untuk disharekan dgn org. Tp yg prlu anda tau jg bahwa cara Tuhan melawat org itu berbeda2, jauh melebihi akal pikiran manusia.

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.