
Umat Kristen menentang doktrin Maria Tetap Perawan karena bertentangan dengan ajaran alkitab. Berapa banyak orang Kristen yang tahu bahwa John Calvin justru mendukung doktrin Maria Tetap Perawan?
John Calvin (1509-1564): Ada orang-orang yang ingin mengartikan dari perikop Mat 1:25 bahwa Perawan Maria mempunyai anak-anak selain dari Kristus, Putera Allah, dan bahwa Yusuf berhubungan dengannya kemudian, tetapi, betapa bodohnya pemikiran seperti ini! Sebab penulis Injil tidak bermaksud merekam apa yang terjadi sesudahnya; ia hanya mau menyampaikan dengan jelas hal ketaatan Yusuf dan untuk menyatakan bahwa Yusuf telah diyakinkan bahwa Tuhanlah yang mengirimkan malaikatNya kepada Maria. Yusuf tidak pernah berhubungan dengan Maria. John Calvin, Sermon on Matthew, 1:22-25, published in 1562
John Calvin (1509-1564): Selanjutnya Tuhan kita Yesus Kristus dikatakan sebagai yang sulung. Hal ini bukan berarti bahwa ada anak yang kedua dan ketiga, tetapi karena penulis Injil ingin menyampaikan hak-hak yang lebih tinggi (precedence). Alkitab menyebutkan hal ‘sulung’ (firstborn), baik ada atau tidaknya anak yang kedua.” Ibid
John Calvin (1509-1564): Helvidius telah menunjukkan ketololannya dengan menyatakan Maria punya beberapa anak lelaki sebab yang tercatat di beberapa bagian alkitab tentang saudara-saudara Kristus adalah saudara sepupu atau kerabat-Nya. Marian Library Studies, January 1967, p.9
John Calvin (1509-1564): Mustahil memungkiri bahwa Allah yang memilih dan menetapkan Maria menjadi Ibu Anak-Nya telah memberinya kemuliaan tertinggi. John Calvin, Calvini Opera , Volume 45, 348
John Calvin (1509-1564): Sampai hari ini kita mustahil menikmati berkat yang dilimpahkan kepada kita di dalam Kristus tanpa berpikir bahwa pada waktu yang bersamaan Allah memberi kemuliaan dan kehormatan kepada Maria yang bersedia menjadi ibu dari Anak Tunggal-Nya. John Calvin, A Harmony of Matthew, Mark and Luke (St. Andrew’s Press, Edinburgh, 1972), p.32
Bengcu Menggugat:
Di dalam buku Institutio III xxi 4 925-32 John Calvin menulis: Janganlah kita selidiki apa yang dibiarkan Tuhan tersembunyi, dan janganlah kita abaikan apa yang telah disingkapkan-Nya; supaya kita tidak dihukum karena dalam hal yang satu kita terlalu ingin tahu, atau dalam hal yang lain kita tidak bersyukur.
Keempat kitab Injil mencatat dengan tegas dan gamblang bahwa setelah melahirkan Yesus Maria bersetubuh dengan Yusuf dan melahirkan empat anak lelaki dan minimal dua orang anak perempuan yang salah satunya bernama Saloma. Itu sebabnya tindakan John Calvin menyangkal kebenaran demikian bukan hanya mengabaikan namun menentang apa yang telah disingkapkan oleh Allah. Dengan melakukan hal demikian, John Calvin bukan saja tidak bersyukur bahkan berkhianat.
Yusuf Tidak Bersetubuh Sampai
Ia mengambil Maria sebagai isterinya, tetapi tidak bersetubuh dengan dia sampai (heos) ia melahirkan anaknya laki-laki dan Yusuf menamakan Dia Yesus. Matius 1:25
Karena Ia harus memegang pemerintahan sebagai Raja sampai (achri) Allah meletakkan semua musuh-Nya di bawah kaki-Nya. 1 Korintus 15:25
Kitab Matius dan 1 Korintus tidak ditulis dalam bahasa Indonesia. Keduanya ditulis dalam bahasa Yunani. Kata “sampai” di dalam Matius 1:25 diterjemahkan dari kata “heos” sedangkan kata “sampai” di 1 Korintus 15:25 diterjemahkan dari kata “achri”. Apa perbedaan kata “heos” dan “achri”?
Tindakan LAI menerjemahkan heos di Matius 1:25 menjadi “sampai” sudah benar. Yusuf “tidak bersetubuh” dengannya sampai Maria melahirkan Yesus dan setelah itu dia “TIDAK tidak bersetubuh” lagi.
Kata “heos” menyatakan suatu hal tidak berlanjut lagi setelah mencapai batas yang ditentukan. Halnya adalah “tidak bersetubuh” dan batasnya adalah “melahirkan anak”. Setelah batas “melahirkan anak” dicapai maka hal “tidak bersetubuh” tidak berlanjut lagi. Itu sebabnya disimpulkan setelah Maria melahirkan dia pun bersetubuh dengan Yusuf suaminya layaknya suami istri.
Tindakan LAI menerjemahkan kata “achri” menjadi “sampai” dalam 1 Korintus 15:25 tidak tepat karena “achri” artinya adalah “meskipun sampai”. Kata “achri” menyatakan suatu hal TERUS berlanjut MESKIPUN batasnya telah dilampaui. Halnya adalah “sebagai Raja” dan batasnya adalah “semua musuh diletakkan di bawah kaki-Nya”. Setelah batas “semua musuh diletakkan di bawah kaki-Nya” hal “sebagai raja” terus berlanjut.
Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: “Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai (heos) Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia.” Matius 2:13
Tetapi apa yang ada padamu, peganglah itu sampai (achri) Aku datang. Wahyu 2:25
Silahkan membaca Matius 2:13 agar anda bisa melihat konsistensi penggunaan kata heos dan Wahyu 2:25 untuk melihat konsistensi pemakaian kata achri di Perjanjian Baru.
Yesus Anak Sulung Maria
“Sebab Akulah yang punya semua anak sulung. Pada waktu Aku membunuh semua anak sulung di tanah Mesir, maka Aku menguduskan bagi-Ku semua anak sulung yang ada pada orang Israel, baik dari manusia maupun dari hewan; semuanya itu kepunyaan-Ku; Akulah TUHAN.” Bilangan 3:12-13
Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Musa: “Catatlah semua anak sulung laki-laki Israel yang berumur satu bulan ke atas, lalu hitunglah jumlah mereka, dan ambillah orang-orang Lewi bagi-Ku–Akulah TUHAN –sebagai ganti semua anak sulung yang ada pada orang Israel, juga hewan orang Lewi ganti semua anak sulung di antara hewan orang Israel.” Bilangan 3:40-41
Kerabatku sekalian, Bilangan 3:12-13 dan Bilangan 3:40-41 mengajarkan dengan gamblang bahwa tujuan YHWH mengakui bangsa Israel sebagai anak sulung-Nya bukan untuk memuliakan apalagi memberi hak istimewa namun untuk MENGKLAIM bahwa mereka adalah milik-Nya.
Akupun juga akan mengangkat dia menjadi anak sulung, menjadi yang mahatinggi di antara raja-raja bumi. Mazmur 89:27
Yang tercatat di Mazmur 89:27 adalah: YHWH berencana mengangkat Daud menjadi sulung di antara raja-raja di bumi bukan menjadi sulung atas saudara-saudaranya. Mengutip Mazmur 89:27 lalu menyatakan YHWH mengangkat Daud yang anak ke 8 menjadi anak sulung Isai adalah pembohongan publik.
Yakub tidak pernah disebut anak sulung meskipun telah membeli hak anak sulung dari Esau dan diberkati oleh Ishak dengan berkat anak sulung. Yehuda adalah anak keempat Yakub. Meskipun dimuliakan namun dia tidak pernah disebut anak sulung. Di alkitab tidak ada tradisi memuliakan seseorang dengan menggelarinya anak sulung. Ajaran bahwa di alkitab gelar anak sulung diberikan untuk menunjukkan keistimewaan atau kemuliaan seseorang adalah pembohongan publik.
Daud akan diangkat menjadi sulung di antara raja-raja bumi. Israel adalah anak sulung YHWH di antara bangsa-bangsa. Kristus adalah sulung di antara segala ciptaan. Kristus adalah sulung di antara banyak saudara. Di dalam Alkitab, baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, tidak ada anak tunggal yang disebut anak sulung.
Ketika mereka di situ tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan. Lukas 2:6-7
Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara (pollois adelphois). Roma 8:29
Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan, Kolose 1:15
Ketika Lukas menyebut Yesus anak sulung di Lukas 2:6-7, maksudnya, Yesus adalah sulung di antara keempat adik lelaki-Nya dan minimal dua adik perempuan-Nya. Mustahil Yesus disebut SULUNG bila Dia anak tunggal Maria.
Saudara-Saudara Yesus
Dan ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat dua orang bersaudara (adelphous), yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya (adelphon). Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan. Matius 4:18
Salam kepada kamu dari Aristarkhus, temanku sepenjara (sunaichmalotos) dan dari Markus, sepupu (anepsios) Barnabas –tentang dia kamu telah menerima pesan; terimalah dia, apabila dia datang kepadamu– Kolose 4:10
Kata mereka kepadanya: “Tidak ada di antara sanak saudaramu (suggeneia) yang bernama demikian.” Lukas 1:61
Ketika tetangga-tetangganya (perioikos) serta kerabatnya (suggenes) mendengar, bahwa Tuhan telah menunjukkan rahmat-Nya yang begitu besar kepadanya, bersukacitalah mereka bersama-sama dengan dia. Lukas 1:58 – terjemahan lebih baik
Hai saudara-saudaraku (aner adelphos), baik yang termasuk keturunan (genos) Abraham, maupun yang takut akan Allah, kabar keselamatan itu sudah disampaikan kepada kita. Kisah Para Rasul 13:26
Kerabatku sekalian, kata Yunani Adelphos artinya saudara lelaki. Anepsios artinya saudara sepupu. Suggeneia artinya sanak saudara. Suggenes artinya kerabat. Aner adelphos artinya saudara-saudara sekalian. Ayat-ayat di atas menunjukkan penggunaan kata-kata tersebut dengan tepat. Tidak ada satu ayat alkitab pun yang menggunakan kata Adelphos dengan maksud saudara sepupu atau sanak saudara atau kerabat.
Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Bukankah ibu-Nya bernama Maria dan saudara-saudara-Nya (adelphoi): Yakobus, Yusuf, Simon dan Yudas? Dan bukankah saudara-saudara-Nya perempuan (adelphai) semuanya ada bersama kita? Jadi dari mana diperoleh-Nya semuanya itu?” Matius 13:55-56
Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara (adelphos) Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan (adelphai) ada bersama kita?” Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. Markus 6:3
Lalu datanglah ibu dan saudara-saudara (adelphoi) Yesus. Sementara mereka berdiri di luar, mereka menyuruh orang memanggil Dia. Ada orang banyak duduk mengelilingi Dia, mereka berkata kepada-Nya: “Lihat, ibu dan saudara-saudara-Mu (adelphos) ada di luar, dan berusaha menemui Engkau.” Markus 3:31-32
Ibu dan saudara-saudara (adelphos) Yesus datang kepada-Nya, tetapi mereka tidak dapat mencapai Dia karena orang banyak. Orang memberitahukan kepada-Nya: “Ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu (adelphos) ada di luar dan ingin bertemu dengan Engkau.” Lukas 8:19-20
Ada juga beberapa perempuan yang melihat dari jauh, di antaranya Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus Muda dan Yoses, serta Salome. Markus 15:40
Adelphos artinya saudara lelaki dan adelphe artinya saudara perempuan sementara saudara sepupu adalah anepsios dan sanak saudara adalah Suggeneia serta kerabat adalah Suggenes. Mustahil penulis kitab Injil menulis adelphos (saudara lelaki) atau adelphe bila yang dimaksudnya adalah anepsios (saudara sepupu) dan Suggeneia (sanak saudara) dan Suggenes (kerabat).
Kesimpulan
John Calvin mustahil tidak bisa salah. Itu sebabnya semua ajaran John Calvin harus diuji dengan Alkitab sebagai standar kebenaran dan sumber pustaka. John Calvin sendiri berkata kra-kira begini, “Apabila ajaran alkitab John Calvin bertentangan dengan ajaran alkitab maka ajaran alkitab yang benar dan ajaran John Calvin salah.”
@ iamdeogratia
Yang disampaikan Bengcu bahwa ADELPHOS adalah saudara kandung itu adalah mutlak benar. Silakan anda cari terjemahannya di mbah google atau di sabda online.
Ketika anda bilang bahwa kata ADELPHOS digunakan untuk saudara bukan sekandung spt dlm Mat 23:8, Luk 22:32 tersebut Bengcu sudah menjelaskan maknanya dng sangat jelas, bahwa karena semua orang di dalam Kristus punya satu Bapa, maka kita semua disebut saudara sekandung (ADELPHOS), ini berlaku bagi semua umat percaya.
Namun ketika kembali dalam konteks saudara-saudara Yesus dalam Markus 3:31-32, kata ADELPHOS yang disebutkan adalah dalam pengertian Saudara Kandung Yesus (dari ibunya Maria). Bagaimana cara sederhana membuktikan ini?
Markus 3:31-32
Lalu datanglah ibu dan saudara-saudara Yesus. Sementara mereka berdiri di luar, mereka menyuruh orang memanggil Dia.
Ada orang banyak duduk mengelilingi Dia, mereka berkata kepada-Nya: “Lihat, ibu dan saudara-saudara-Mu ada di luar, dan berusaha menemui Engkau.”
Kalau ADELPHOS disitu artinya “saudara seiman” tentu Yesus tidak akan menyangkalnya di ayat berikutnya….
Justru karena itu “saudara kandung”, maka Yesus menetapkan pernyataan yang baru untuk meneguhkan kita semua….
Markus 3:33-35
Jawab Yesus kepada mereka: “Siapa ibu-Ku dan siapa saudara-saudara-Ku?”
Ia melihat kepada orang-orang yang duduk di sekeliling-Nya itu dan berkata: “Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku!
Barangsiapa melakukan kehendak Allah, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku.”
Dengan pernyataan ini jelas bahwa Yesus membuka kata ADELPHOS dalam definisi yang baru yaitu bahwa siapapun yang melakukan kehendak Allah, maka Dia menyebutnya ADELPHOS. Mengapa? Karena kita saudara seiman punya 1 Bapa (alias Bapaknya sama), itu artinya masuk dalam pengertian ADELPHOS (saudara kandung).
Jadi kesimpulannya adalah bahwa memang benar Yesus memiliki saudara kandung (ADELPHOS) yang lahir dari rahim Maria. Dan Yesus kemudian membuka paradigma baru dengan menyebut semua orang percaya sebagai saudara kandung (ADELPHOS).
Penjelasan Bengcu itu sangat tepat dan benar.
Siapa bilang? Sebelum ayat tersebut atau sebelum Yesus menyanggah yg anda sebut “saudara kandung” Yesus tersebut, Yesus sudah menjelaskan tentang penggunaan kata saudara (adelphos) ini misalnya di ayat Matius 5:22-24 dan Matius 5:47. Jelas saudara dalam ayat itu bukan saudara kandung. Jadi, adalah salah kaprah mengatakan Yesus membuka paradigma baru .
Fakta lainnya, perjanjian Lama septuaginta juga memakai kata Adelphos ini untuk kerabat atau bahkan senegara. Contoh Keluaran 2:11, Keluaran 4:18.
matahari, terima kasih penjelasannya. sangat tegas dan gamblang. Sesungguhnya DOKTRIN SAUDARA bukan saudara kandung namun SEPUPU tidak pernah digunakan oleh para SARJANA TEOLOGI untuk BERAPOLOGETIKA VS sarjana teologi. Kenapa demikian? Karena para Sarjana teologi Katolik TAHU kebenarannya. Namun DOKTRIN demikian sangat MANJUR diungkapkan bagi orang-orang AWAM. Bila anda perhatikan APOLOGETIKA orang-orang awam Katolik, itu, mereka hanya NGOTOT tanpa pengetahuan sama sekali. Saya sudah sering menawarkan agar orang-orang KATOLIK beriman saja bawa bunda Maria itu hanya PERAWAN dalam SUBSTANSI tidak dalam TUBUH. Seperti Hosti adalah tubuh yesus dalam substansi, bukan dalam wujud.
Jadi, meskipun tubuhnya tidak PERAWAN lagi namun secara SUBSTANSI maria TETAP PERAWAN. Bisakah dmeikian? tentu saja bisa. karena katanya TIDAK ada yang mustahil bagi Allah.
Kata Adelphos artinya SAUDARA kandung. Saudara sepupu = anepsios, Sanak saudara = suggeneia. Kerabat = suggenes, Saudara perempuan = Adelphe. Kata Adelphos TIDAK pernah digunakan untuk menggantikan anepsios, suggeneia, suggenes dan adelphe. Itu sebabnya TINDAKAN orang-orang Katolik NGOTOT menyatakan Adelpos artinya KERABAT, sanak saudara, sepupu adalah PENIPUAN PUBLIK dan NGOTOT asal NYOCOT.
Pada waktu itu, ketika Musa telah dewasa, ia keluar mendapatkan saudara-saudaranya (ACH) untuk melihat kerja paksa mereka; lalu dilihatnyalah seorang Mesir memukul seorang Ibrani, seorang dari saudara-saudaranya (ACH) itu. Keluaran 2:11
Lalu Musa kembali kepada mertuanya Yitro serta berkata kepadanya: “Izinkanlah kiranya aku kembali kepada saudara-saudaraku (ACH), yang ada di Mesir, untuk melihat apakah mereka masih hidup.” Yitro berkata kepada Musa: “Pergilah dengan selamat.” Keluaran 4:18
Kata Adelphos digunakan untuk menerjemahkan kata Ibrani ACH yang artinya SAUDARA KANDUNG. Tidak pernah digunakan untuk menerjemahkan kata MOWLEDETH yang artinya sanak saudara. Juga tidak untuk “basar shaer” = Kerabat.
Anda SUDAH DIBUTAKAN oleh DOKTRIN tolol ADELPHOS = SAUDARA = KERABAT. Itu sebabnya ketika membaca kedua ayat yng anda kutip di atas, PIKIRAN BUSUK anda langsung BERIMAN baha ADELPHOS = KERABAT. Kalau saja anda berpikir LOGIS maka anda akan tahu di kedua ayat yang anda KUTIP, kata ADELPHOS digunankan untuk MENERJEMAHKAN kata Ibrani ACH. Jadi ACH dalam kedua ayat tersebut adalah SAUDARA KANDUNG Musa. Bukan saudara-saudara SEBANGSA. Ha ha ha ha … Ketika kembali ke Mesir, siapa yang dicari oleh Musa? HARUN Saudaranya, bukan HARUN saudara sebangsanya, bukan? Jadi, siapa yang DIGEBUKIN orang Mesir lalu dibela oleh Musa? Tentu saj SAUDARA kandungnya, bukan saudara sebangsanya. Musa membunuh orang MEsir yang GEBUKIN kakaknya.
Ha ha ha ha …. jadi, nak, CARI lagi dech ayat lainnya untuk mendukung AJARAN TOLOL, Saudar-saudara Yesus bukan saudara kendung namun saudara sepupu-Nya. ha ha ha ha … InGAT, SAUDARA SEPUPU Yesus, bukan SANAK SAUDARA juga bukan KERABAT Yesus. INGAT nak, DOKTRIN gereja katolik adalah:
SAUDARA Yesus adalah SAUDARA SEPUPU Yesus, bukan SANAK SAUDARA juga bukan KERABAT Yesus.
Kata ach juga digunakan dalam ayat Kejadian 13:8 Maka berkatalah Abram kepada Lot: “Janganlah kiranya ada perkelahian antara aku dan engkau, dan antara para gembalaku dan para gembalamu, sebab kita ini KERABAT.
KERABAT=achim=adelphoi.
Dalam kejadian 2:11, dan 4:18 juga menggunakan kata achim (jamak). Lalu anda berargumen bahwa saudara yg dimaksud adalah saudara kandung. Pertanyaannya ada berapa saudara kandung Musa? Padahal saudara kandung Musa hanya Harun.Keluaran 6:20 (6-19) Dan Amram mengambil Yokhebed, saudara ayahnya, menjadi isterinya, dan perempuan ini melahirkan Harun dan Musa baginya. Umur Amram seratus tiga puluh tujuh tahun.
Jadi, jelas, saudara yg dimaksud adalah saudara sebangsanya seperti judul perikopnya. Jadi argumen anda semua mentah, mulai dr adelphos dan ach HANYA untuk saudara kandung, sampai saudara2 Musa.
Semoga paham. Salam
https://www.blueletterbible.org/lang/lexicon/lexicon.cfm?strongs=G80
ἀδελφός
Transliteration : adelphos
Pronunciation
ä-del-fo’s (Key)
Part of Speech
masculine noun
Root Word (Etymology)
From ἄλφα (G1) (as a connective particle) and delphus (the womb)
TDNT Reference: 1:144,22
Outline of Biblical Usage
1 a brother, whether born of the same two parents or only of the same father or mother
2 having the same national ancestor, belonging to the same people, or countryman
3 any fellow or man
4 a fellow believer, united to another by the bond of affection
5 an associate in employment or office
6 brethren in Christ
a his brothers by blood
b all men
c apostles
d Christians, as those who are exalted to the same heavenly place
———————-
perlu diketahui, bhw bhs Yunani sudah muncul ratusan tahun sebelum Kelahiran Yesus.. dan sejak kemunculannya sampai pada jaman Yesus, kata adelphos itu sudah mereka gunakan scr umum .. TIDAK TERBATAS hanya bagi saudara sekandung saja.
jadi pendapat yg menyatakan bhw Yesus membuka paradigma baru utk mendefinisikan kata adelphos bagi orang lain yg bukan saudara kandung adlh pendapat salah kaprah yg tidak berdasar sama-sekali.
Perjanjian Lama bhs Yunani [Septuagint] yg sudah beredar 250-an tahun sebelum Yesus juga sudah menggunakan kata adelphos itu sbg sebutan bagi orang2 lain sekalipun tidak memiliki hubungan saudara kandung.
dengan demikian menyatakan bhw sebutan “adelphoi” dlm ayat Markus 3:31 itu sbg PASTI saudara sekandung Yesus adlh klaim yg tidak berdasar.
jadi …
penjelasan si Bengcui memang benar saat menyatakan bhw sekalipun tidak memiliki hubungan darah sekandung, orang2 yg memiliki iman yg sama kpd Bapa juga disebut adelphos ..!!!
itu sudah membuktikan bhw statement awalnya yg menyatakan bhw adelphos hanya memiliki arti saudara kandung [bukan sepupu atau kerabat] telah disanggah sendiri oleh Bengcui
terbukti yg tolol itu adlh kau, cui!
kalau kau pandai dan tidak tolol, mestinya kau tidak memaki utk menyanggah argumentasi-ku.
coba kau jawab ini ..
jika para rasul [yg berasal dari orang-tua dan KANDUNGAN yg berlainan], yg bertemu saat sudah dewasa itu kmdn di”baiat” sbg “saudara” [ADELPHOS], bukankah itu berarti bhw sebutan adelphos itu TIDAK hanya berlaku bagi sesama saudara kandung yg lahir dari ORANG-TUA BIOLOGIS yg sama, spt yg kau tafsirkan bagi kalimat “saudara-saudara Yesus” itu ..?
jadi scr langsung, kau sudah menyanggah pernyataanmu sendiri, bhw sebutan “adelphoi Iesou” itu artinya pasti saudara2 Yesus yg terlahir dari KANDUNGAN Bunda Maria yg satu dan sama.
terbukti dgn telak .. bhw sebutan adelphos dari semula juga memang dipergunakan bagi :
kerabat, sanak-saudara, saudara sepupu, sesama anak bangsa, sesama iman, mengaku SATU BAPAK .. dll .. dsb .. dst …
thread-mu ini sudah kau bantah sendiri…!
kau memang benar2 tolol, cui .. bikin thread sendiri lalu kau sanggah sendiri juga ..!
ini ada contoh bagus dari Septuaginta ..Alkitab PL yg berbahasa Yunani.. tentang penggunaan sebutan ADELPHOS bagi orang yg BUKAN SAUDARA KANDUNG ….
*
IMAMAT 10:
1 Kemudian anak-anak Harun, Nadab dan Abihu, masing-masing mengambil perbaraannya, membubuh api ke dalamnya serta menaruh ukupan di atas api itu. Dengan demikian mereka mempersembahkan ke hadapan TUHAN api yang asing yang tidak diperintahkan-Nya kepada mereka.
2 Maka keluarlah api dari hadapan TUHAN, lalu menghanguskan keduanya, sehingga mati di hadapan TUHAN.
3 Berkatalah Musa kepada Harun: “Inilah yang difirmankan TUHAN: Kepada orang yang karib kepada-Ku Kunyatakan kekudusan-Ku, dan di muka seluruh bangsa itu akan Kuperlihatkan kemuliaan-Ku.” Dan Harun berdiam diri.
4 Kemudian Musa memanggil Misael dan Elsafan, anak-anak Uziel, paman Harun, lalu berkatalah ia kepada mereka: “Datang ke mari, angkatlah SAUDARA-SAUDARAMU [מֵ·אֵ֣ת : acheichem – ἀδελφοὺς : adelphous] ini dari depan tempat kudus ke luar perkemahan.”
5 Mereka datang, dan mengangkat mayat keduanya, masih berpakaian kemeja, ke luar perkemahan, seperti yang dikatakan Musa.
———————————
Uziel itu adlh adik Amram .. jadi benar bhw Uziel adlh paman Harun dan Musa.
maka Misael dan Elsafan -anak2 Uziel itu- adlh saudara sepupu Harun.
jadi Misael dan Elsafan itu adalah PAMAN Nadab dan Abihu [anak2 Harun] …
jadi Misael dan Elsafan itu BUKAN saudara kandung bagi Nadab dan Abihu ..!
terbukti, bhw sejak jaman Musa [kurleb 1400 tahun sblm Yesus], kata Ibrani ACH itu digunakan utk menyebut hubungan antar personal yg lebih luas ketimbang hanya bagi SAUDARA KANDUNG yg lahir dari orang tua biologis yg sama.
lalu kata Ibrani ACH itu diterjemahkan ke dalam bhs Yunani ADELPHOS dengan konotasi yg sama, yaitu bagi hubungan perkerabatan yg lebih umum ketimbang hanya bagi saudara sekandung saja.
maka pendapat Matahari, bhw hanya sejak jaman Yesus kata Adelphos itu berganti paradigma dan makna terbukti tidak benar.
lain kali, bacalah Alkitab yg asli .. jangan cuma baca stensilan melulu sampai khatam 100x, cui ..
sungguh memalukan jika ketololanmu sampai terbongkar begini …!
dari mana kau tahu bhw orang Yahudi yg dipukuli oleh orang Mesir itu adlh Harun, saudara kandung Musa?
ada di mana ayatnya, cui?
lalu berapa banyakkah saudara [adelphos] Musa, cui?
bukankah hanya Harun seorang yg adelphos[=saudara-kandung] Musa?
bagaimana ceritanya kok tiba2 Amram dan Yokhebed bisa punya banyak anak2 lelaki selain Harun dan Musa?
apakah kau sendiri yg mengarang cerita bhw Musa punya banyak saudara kandung[adelphos] selain Harun?
rupanya sesudah khatam membaca, kini kau mulai menulis cerita stensilan juga ya, cui?
apa judulnya …? AL-STENSIL mungkin ya?
.
“Bengcu , Hanya Belajar dari Alkitab”
sloganmu mesti ditambah jadi demikian
“Bengcu, Hanya Belajar dari Alkitab dan Al-Stensil ..
dan kini menuliskannya juga!”
menurut cerita stensil karangan si Bengcui, Lot itu di-adopsi oleh Terah –ayah Abraham–, sebab itulah maka di PL disebutkan bhw Lot adlh ACH [ADELPHOS] Abraham …
coba minta copy dari stensilan karangannya itu .. mungkin bisa dikasih gratis!