Penipuan Forkami Tentang SKB Dua Menteri


SKB Rumah Ibadah Telah Ditandatangani - News Liputan6.comMeskipun menyebut dirinya Forum Komunikasi Muslim Indonesia  sesungguhnya Forkami adalah Forum KUTIPU Muslim Indonesia itu sebabnya yang dilakukan ketuanya hanya PENIPUAN bublik? Nampaknya begitu.

Transkrip Pernyataan Ketua Forkami Achmad Iman menit ke 8:52-8:35:

Baik itu mengacu. Ada dua acuan. Intsruksi Gubernur atau SKB Dua Menteri. Yang Kedua, salah satu persyaratan bahwa sekurang-kurangnya 40 KK pengguna rumah ibadah. Pada saat IMB itu dikeluarkan ada 3 KK. Cuman 3 KK tapi ngotot pengen ada rumah ibadah mereka di situ. Jadi kembali kalau anda melihat siapa yang dulu punya hak ya kembali kenapa mereka ngotot ada gereja di situ padahal penggunanya bukan orang situ. Gitu lho. Penggunanya itu bukan orang situ. Yang sekarang berjuang, yang katakan kami siap mati untuk Yesus, itu itu bukan orang situ. Salah satunya Jayadi Damadi itu dari Ciomas, bukan dari Yasmin.

Bengcu Menggugat:

SKB Dua Menteri: Surat Keputusan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri No. 01/BER/mdn-mag/1969 Tentang Pelaksanaan Tugas Apartur Pemerintahan Dalam Menjamin Ketertiban Dan Kelancaran Pelaksaan Pengambangan Dan Ibadat Agama Oleh Pemeluk-Pemeluknya.

PB Dua Menteri: Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2006/Nomor 8 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah Dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama dan Pendirian Rumah Ibadat.

Pasal 13 PB Dua Menteri 2006: ayat (1) Pendirian rumah ibadat didasarkan pada keperluan nyata dan sungguh-sungguh berdasarkan komposisi jumlah penduduk bagi pelayanan umat beragama yang bersangkutan di wilayah kelurahan/desa. Ayat (2) Pendirian rumah ibadat  sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan tetap menjaga kerukunan umat beragama, tidak mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum, serta mematuhi peraturan perundang-undangan. ayat (3) Dalam hal keperluan nyata bagi pelayanan umat beragama di wilayah kelurahan/desa sebagaimana dimaksud ayat (1) tidak terpenuhi, pertimbangan komposisi jumlah penduduk digunakan batas wilayah kecamatan atau kabupaten/kota atau provinsi.

Pasal 14 ayat (2) PB Dua Menteri 2006: a Daftar nama dan Kartu Tanda Penduduk pengguna rumah ibadah paling sedikit 90 (sembilan puluh) orang yang disahkan oleh pejabat setempat sesuai dengan tingkat batas wilayah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 ayat (3). b Dukungan masyarakat setempat paling sedikit 60 (enam puluh) orang yang disahkan oleh lurah/kepala desa. c Rekomendasi tertulis kepada kantor departeman agama kabupaten/kota; dan d rekomendasi tertulis FKB kabupaten/kota.

Kerabatku sekalian, SKB Dua menteri 1969 tidak mensyaratkan jumlah pengguna rumah ibadah yang akan dibangun. Itu sebabnya pernyataan ketua Forkami Achmad Iman bahwa SKB Dua Menteri mensyaratkan jumlah pengguna 40 orang adalah PENIPUAN PUBLIK alias MEMFITNAH SKB Dua Menteri. PB  Dua Menteri tahun 2006 mensyaratkan miminal 90 orang pengguna dalam kelurahan atau kecamatan atau kabupaten.

Berdasarkan kesaksian di bawah sumpah Ir. Anton Bimoro di PTUN, terbukti bahwa saat mulai membentuk Jemaat GKI Yasmin dan membangun gereja Yasmin tahun 2001, jumlah anggota GKI di Taman Yasmin dan sekitarnya (Kecamatan Bogor Barat) berjumlah 200 KK.

Di dalam keputusan PTUN juga terbukti bahwa jumlah tanda tangan warga Taman Yasmin yang Tidak Keberatan atas pendirian gereja Yasmin adalah 475 orang. Bila dikurangi 10 orang yang terbukti tertipu oleh Munir Karta bin Sukarta, maka jumlahnya adalah 465 orang. Jauh di atas 60 orang yang disyaratkan oleh PD Dua Menteri tahun 2006.

Berdasarkan data-data di atas, maka, meskipun IMB GKI Yasmin diproses berdasarkan SKB Dua Menteri tahun 1969 yang tidak mensyaratkan jumlah tanda tangan pengguna dan tanda tangan warga yang tidak keberatan, namun faktanya, dengan PB Dua Menteri 2006 sebagai dasar pun Proses penerbitan IMB GKI Yasmin tetap memenuhi syarat.

Berdasarkan Keputusan PTUN yang telah berkekuatan Hukum tetap oleh Keputusan MA maka PENIPUAN PUBLIK Ketua Forkami Achmad Iman bahwa IMB GKI Yasmin tidak sah karena jumlah penggunanya hanya 3 orang kambali terbongkar. Demikian pula FITNAH jumlah pengguna yang disyaratkan oleh SKB Dua Menteri adalah 40 orang juga trerbongkar. Lebih-lebih lagi pernyataannya bahwa Jayadi Damanik yang tinggal di Ciomas tidak berhak untuk beribadah di gereja Yasmin yang ada di Taman Yasmin juga FITNAH.

Handai taulanku sekalian, kenapa Ketua Forkami Achmad Iman NGOTOT melakukan PENIPUAN PUBLIK? Karena jiwanya PICIK itu sebabnya dia LICIK! Namun karena TIPUANNYA bodoh sekali maka kita pun membongkarnya helai demi helai seperti menguliti bawang bombai sehingga kelihatan busuknya.

Kenapa Achmad Iman tidak merasa malu meskipun sudah berkali-kali tertangkap basah melakukan penipuan publik? Saya tidak tahu. Mungkin karena KEMALUANNYA kecil?

Kang Achmad Iman yang mulia (mulia kok nipu?), ketua Forkami yang terhormat (terhormat sich bohong?), ulah NIPU sia, jangan nipu kau!

Silahkan klik di SINI untuk membaca kisah penipuan publik Forkami yang lainnya.

65 thoughts on “Penipuan Forkami Tentang SKB Dua Menteri

  1. Nah lho… Wuis minum VIAGRA biar nanti bs tahu malu… Wkkwkwk…

  2. So, mana tipuan Forkami ? yang ada cuma olok-olok nggak jelas dari bengcu, berputar-putar tanda tidak mengerti

  3. Yang membongkar Penipuan itu justru tidak bisa menjelaskan kenapa dia menulis tanpa ilmu?
    jadi seharusnya malu.
    wajar bila yang dikatakan menipu membela diri. sah.
    yang salah adalah tidak mengerti, tapi berlagak membongkar penipuan, padahal yg tertipu adalah dirinya sendiri.

    Buktinya, jawabannya hanya berisi OLOK-OLOK seperti orang tak berpendidikan.

  4. Ya, dan yang tidak mengerti permasalahan malah mendukung bengcu yang juga tidak berkompeten sama sekali.
    Jemaat GKI Yasmin bukan, Tim Advokasi bukan,
    jadi ya wajar kalau terjadi debat, tapi seharusnya solusi yang dikedepankan,
    Ombudsman RI sudah memberikan Solusi; yaitu Relokasi dan menyerhakan Pada Walikota Bogor.
    Mendagri sudah memberikan Solusi yaitu Relokasi Relokasi dan menyerahkan Pada Walikota Bogor.
    Seskab RI utusan Jokowi, sudah memberikan laporan bahwa hasil terbaik adalah Relokasi dan menyerhakansegala urusan Pada Walikota Bogor.

    Jadi melihat kedepan akan terasa lebih baik.
    karena bengcu mengungkit-ungkit yang sudah selesai, apalagi memfitnah ketua Forkami, maka terjadilah debat ini, kan wajar dong.

  5. Salah, Ombudsman RI mengundang Ketua Forkami, dan ketua Forkami datang tanpa ada Golok, batu dan senjata lainnya. Ketua Forkami juga bertemu seluruh Aparat Pusat yang berkompeten mengurusi GKI Yasmin (DPR Komisi III, Wantanas, Mendagri, Menag, Menkopolhukam, dll) tanpa membawa nama agama, murni masalah Kronologis Hukum.

    Warga Yasmin Tidak ada yang anarkis, yang anarkis justru Jayadi Damanik yg membanting Kasatpol PP dimasa lalu. (Jayadi Damanik mengaku sebagai jemaat GKI Yasmin, tapi tinggalnya di Ciomas Jauh sekali dari Lokasi)

  6. Yang harus dikasihani saat ini adalah bengcu sendiri.

    Menulis ke sana-sini tidak ada yang mengerti, sehingga tidak berefek apapun di dunia nyata.

    Sedangkan Ketua Forkami, Malah Mendapatkan Banyak sekali Teman Baru di semua level Pemerintahan dan DPR.
    Semua berjalan dengan damai, Penjelasan yang argumentatif dari Ketua Forkami, disertai data yang benar. Masa Segitu banyak orang Pandai mendukung Forkami kalau Ketua Forkami nggak bener ?

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.