
Gambar: darffelyn.deviantart.com
Maha besar artinya paling besar. Paling besar artinya tidak ada yang lain di luar diri-Nya. Bila ada yang lain di luar diri-Nya, mustahil maha besar karena ruang tempat-Nya dan yang lain di luar diri-Nya berada lebih besar.
Karena tidak ada yang lain di luar diri-Nya maka tidak ada yang lain selain diri-Nya. Karena tidak ada yang lain selain diri-Nya maka Dia pun sendirian alias Mahaesa.
Karena tidak ada yang lain selain diri-Nya maka Dia ada karena diri-Nya ada. Karena hanya ada diri-Nya dan tidak ada yang lain maka tidak ada yang tidak ada (nihil). Karena tidak ada yang tidak ada maka tidak mungkin ada “ada” yang berasal dari tidak ada.
Karena tidak ada yang lain di luar diri-Nya maka segala ada pasti ada di dalam diri-Nya. Karena ada di dalam diri-Nya itu sebabnya mustahil melihat diri-Nya. Karena tidak ada yang lain selain diri-Nya maka tidak mungkin ada “ada” yang berasal dari bukan diri-Nya. Itu sebabnya segala ada pasti berasal dari diri-Nya alias dibuat dari diri-Nya. Karena berasal dari dan dibuat dari diri-Nya maka melihat segala ada sama dengan melihat diri-Nya.
Kerabatku sekalian, umat Kristen menyembah Allah Tritunggal alias tiga Allah kembar siam yang tinggal di Sorga. Karena tinggal di sorga pastilah lebih kecil dari sorga tempat tinggal-Nya. Karena lebih kecil dari sorga tempat tinggal-Nya maka mustahil Maha Besar.
Selain sorga juga ada yang lain lagi di luar diri Allah Tritunggal yaitu: malaikat yang harus melayani, manusia yang harus menyembah, binatang yang harus dibakar agar harum baunya, dunia yang harus diselamatkan neraka tempat menghukum manusia dan malaikat yang tidak patuh.
Nah, karena tidak Maha Besar maka Allah Tritunggal mustahil yang Maha Esa. Karena tidak Maha Esa maka mustahil Causa Prima. Itu sebabnya Allah Tritunggal juga disebut Allah tidak maha esa, tidak maha besar, Allah tidak seberapa bahkan disebut Tiga Allah kembar siam yang mengenaskan.
Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi, Ibrani 1:3
Ko, apa maksudnya duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar di Ibrani 1:3 ? Di sebelah kanan Yang Mahabesar berarti msh ada ruang di luar Yang Mahabesar.
Wahai teman dalam islam Mahaesa itu pengertiannya Tidak diperanak (tidak punya orang tua) dan tidak mempunyai anak. Sedangkan Maha besar adalah semua alam semesta ini adalah ciptaan Allah. Jangan disamakan dengan pertanyaan “Gajah yang paling besar apanya ?” yang jawabannya kandangnya
Kalau dia DUDUK di sebelah kanan yang Mahabesar di tempat yang MAHAtinggi, barulah itu berarti keduanya duduk di ruang yang sama dan Dia ada di luar yang Maha besar. Tentang anak Tunggalnya dikatakan, Aku di dalma kamu dan kamu di dalam aku dan kita adalah ESA. Itulah bukti bahwa Anak Allah ada di dalam Allah.
om bengcu ngawur yah
masa besarnya babi koq di sama’in sma besar-Nya Allah Bapa
Hmm
Pak Beng… ada yang versi MAHATINGGI ga?
cari saja bang
yang maha besar itu tidak bisa melihat keluar keluar dirinya, hanya bisa melihat kedalam, jadi kalau yang bisa melihat keluar dirinya itu berarti bukan yang maha besar meskipun dia besar, cuma masalahnya yang maha besar itu adalah yang maha besar yang kita tahu/kenali. begitukah…?
Mahabesar hanya ada SATU.
Bengcu omongannya sampah
Ko Hai, yg mahabesar itu Allah yang beristirahat kan? Allah Bapa?