
Gambar: hieita-hardy.blogspot.com
Saat berumur 12-30 tahun Yesus ke Nusantara mengunjungi suhu hai hai alias Bengcu alias Ang Ci Yang? Benar! Banyak orang Kristen yang tidak percaya namun faktanya hal demikianlah yang terjadi. Banyak yang bilang, “Mustahil Yesus yang hidup di Israel abad pertama mengunjungi hai hai yang lahir di Indonesia tahun 1964.” Tentu saja tidak ada yang mustahil bagi Tuhan Yesus, bukan. Benar-benar tidak masuk akal. Tentu saja akal budi manusia yang terbatas tidak mungkin memahami misteri Yesus yang tidak tidak terbatas. Itu sebabnya kisah Yesus ke Nusantara mengunjungi suhu hai hai alias Bengcu alias Ang Ci Yang hanya bisa DIIMANI sebab tidak bisa dipahami akal budi manusia yang terbatas.
Lalu mulailah beberapa orang meludahi Dia dan menutupi muka-Nya dan meninju-Nya sambil berkata kepada-Nya: “Hai nabi, cobalah terka!” Malah para pengawalpun memukul Dia. Markus 14:65
Karena sudah berkali-kali membacanya di Alkitab maka suhu hai hai pun tahu pasti apa yang akan dialami Yesus dari handai taulannya. Hai hai bukan hanya memberitahu Yesus tentang apa yang akan dialaminya namun juga mengajari Yesus cara mengantisipasinya.
“Yesus yang mulia, karena tidak boleh melawan ketika diludahi dan ditinju maka anda harus belajar tinju agar tahan pukul. Saya akan kenalkan anda kepada Elias Pical, juara dunia tinju dari Indonesia. Dia orang Ambon.”
Suhu hai hai lalu bercerita kepada Yesus bahwa orang Ambon adalah orang yang serba salah. Mereka hidup dengan moto: Beta SENG makan beta mati! Beta makan SENG, beta mati!
Suhu hai hai juga memberitahu Yesus bahwa orang Ambon menyembah TETE alias buah dada. Tentu saja mereka hanya menyembah yang MANIS saja. Itu sebabnya dikatakan, orang Ambon menyembah TETE MANISE.
Tentu saja Yesus senang sekali dengan usulan hai hai. Setelah dikenalkan maka Yesus pun giat berlatih tinju di bawah bimbingan suhu hai hai dengan sparing partner Elias Pical.
Dalam kesempatan itu Elias Pical tidak lupa mengajari Yesus dansa poco-poco dan logat Ambon manise.
Alkitab sama sekali tidak mencatat bahwa Yesus merintih kesakitan baik ketika digebukin penjaga bait TUHAN maupun ketika dihajar balatentara Romawi. Bahkan Alkitab tidak mencatat kisah Yesus menjerit kesakitan ketika disalib. Tentu saja semua itu adalah hasil latihan tinju yang dijalaninya di Nusantara.
Pukulan yang tidak mematikan membuat yang dipukul semakin kuat! Itulah yang diajarkan suhu hai hai. Itu sebabnya semakin dipukul Yesus menjadi semakin kuat.
Lambat laun terjalinlah persahabatan yang erat antara Yesus dan Elias Pical yang biasa dipanggil Eli. Persahabatan Yesus dan Elias Pical itu tercatat abadi di dalam Alkitab.
Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eli, Eli, lama sabakhtani?” Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku? Matius 27:46
Abraham menyembah dua El. Yang satu nama-Nya El Elyown dan yang lain namanya El Shadday. El dalam bahasa Aram adalah Elowahh. Yesus tidak CADEL Itu sebabnya mustahil Dia mengucapkan Elowahh dengan LOGAT ELI apalagi ELOI. Bila demikian, apa sesungguhnya yang terjadi? Apa sesungguhnya yang diteriakan oleh Yesus?
Sesungguhnya yang terjadi adalah Ketika Yesus di salib. Dari atas salib tiba-tiba dia melihat sahabatnya Elias Pical berdiri menatapnya sambil memanggul PACUL. Itu sebabnya Yesus pun berteriak,
“Eli, Eli, lama sabakhtani?” yang artinya “Eli, Eli, sudah lama menjadi petani?”
Yesus bertanya PENASARAN karena setahu Dia, Elias Pical adalah seorang PETINJU, bukan PETANI. Karena murid-murid-Nya tidak tahu bahwa Yesus sedang berteriak kepada Elias Pical dalam logat Ambon itu sebabnya KEBENARANNYA tersembunyi dari generasi ke generasi sampai suhu hai hai mengungkapkannya.
lumayan tuk senyum2 ko…..:) g berubah y konyolnya ha ha ha
Seekor anjing antikris menghina dan mengolok2 Yesus. hai hai2 iluminatti ,kamu bencong keturunan pelacur ya???
@jeannendoen, Alkitab harus DIPAHAMI tidak boleh dITAFSIRKAN karena Alkitab ditulis untuk DIPAhAMi bukan untuk DITAFSIRKAN. Bila Alkitab memang HARUS ditafsirkan seperti yang DiaJARKAN oleh para sarjana TEOLOG maka hai hai pun MEMBERI contoh MENAFSIRKAN ajaran Alkitab SEDAHSYAT mungkin.
Menghina dan mengolok-olok Yesus? kisanak, Yesus BUKAN BERHALA yang TIDAK BISA membela dirinya itu sebabnya PERCUMA anda SOK pahlawan membela Yesus. Orang-orang seperti anda namanya FUCKING STUPID HERO!
Anda orang Kristen bukan? Anda MENGANGGAP hai hai MENGOLOK-OLOK Yesus? Anda MENGANGGAP tindakan hai hai SALAH! namun kenapa anda MELAKUKAN hal yang SAMA? Kenapa anda MENGolokolok hai hai ANJING antikris, bencong keturunan pelacur? Itukah yang dinamakan KASIH?
Anda merasa roHANi dan PENUH kasih setelah mengolok-olok hai hai demikian? ha ha ha ha ….. SEMOGA upahmu besar di sorga kisanak.
@David, kayaknya Yesus sendiri ngakak lho waktu membacanya.
sedang NGOPI bareng YESUS…….
nyimak aje dulu
sebelum kalap mengeluarkan sumpah serapah gak karu-karuan dan melontarkan segala macam tuduhan, ada baiknya anda membacanya sambil menyimak, gunakanlah logika bukan emosi.
@TJin Kwang, si Zakeus di ajak?
@Garfield, kambing kok pakai logika sich? dia cuman biasa MENGEMBIK dan nyeruduk. ha ha ha ha …..
@hai hai, betul juga ya, tipikal orang Kristen sok rohani emang banyak kayak “kambing”..yang penting kalap dan ngamuk dulu, bukannya bertanya dulu kalo gak ngerti…hahahahaha…