Melalui doktrin Allah Tritunggal alias tiga Allah kembar siam, umat Kristen meyakini bahwa Yesus adalah Allah. Umat non Kristen percaya bahwa Allah hanya ada SATU makanya Yesus BUKAN Allah. Mereka juga menetapkan: Satu-satunya cara Allah punya anak adalah menghamili istri-Nya. Di samping itu, Alkitab mengajarkan bahwa Allah tidak kelihatan, tidak kedengaran dan mustahil mati makanya Yesus yang kelihatan dan kedengaran bahkan mati disalib, mustahil Allah. Apa yang diajakan Alkitab? Yesus Allah atau bukan Allah?
Mazmur Asaf. Allah (Elohiym) berdiri dalam sidang ilahi (El), di antara para allah Ia menghakimi: Mazmur 82:1
“Berapa lama lagi kamu menghakimi dengan lalim dan memihak kepada orang fasik? Sela. Mazmur 82:2
Berilah keadilan kepada orang yang lemah dan kepada anak yatim, belalah hak orang sengsara dan orang yang kekurangan! Mazmur 82:3
Luputkanlah orang yang lemah dan yang miskin, lepaskanlah mereka dari tangan orang fasik!” Mazmur 82:4
Mereka tidak tahu dan tidak mengerti apa-apa, dalam kegelapan mereka berjalan; goyanglah segala dasar bumi. Mazmur 82:5
Aku sendiri telah berfirman: “Kamu adalah allah, dan anak-anak Yang Mahatinggi (Elohiym ben elyown) kamu sekalian. – Mazmur 82:6
Namun seperti manusia kamu akan mati (muwth) dan seperti salah seorang pembesar kamu akan JATUH tewas (naphal).” Mazmur 82:7
Bangunlah ya Allah, hakimilah DUNIA bumi (erets), sebab Engkaulah yang memiliki segala bangsa. Mazmur 82:8
Tindakan LAI menafsirkan kata Ibrani Naphal dalam Mazmur 82:7 sebagai TEWAS (mati) benar-benar ngaco-belo karena Naphal artinya JATUH sedangkan kata Ibrani untuk TEWAS adalah MUWTH.
Bahasa Ibrani tidak mengenal kata Elohiym dengan E huruf besar dan elohim dengan e huruf kecil. Itu sebabnya ajaran LAI bahwa allah dengan a huruf kecil artinya ilah lain alias Allah PALSU alias DEWA-DEWI alias BERHALA adalah NGACO BELO alias ajaran SESAT karena bertentangan dengan ajaran Alkitab.
Apabila doktrin allah huruf kecil ajaran LAI benar , itu berarti Mazmur 82:1-8 mencatat kisah Allah ngerumpi dengan Allah PALSU alias DEWA-DEWI alias Allah bangsa-bangsa alias BERHALA.
Anak kambing adalah kambing. Anak anjing adalah anjing. Anak manusia adalah manusia. Anak Allah Yang Mahatinggi adalah Allah. Manusia generasi yang meyakini Allah hanya BISA beranak dengan cara menghamili istrinya melalui hubungan sex benar-benar DUNGU. Bila tidak DUNGU pasti ngaco-belo mengada-ada. Kenapa demikian? Karena pohon singkong tidak menghamili istrinya untuk beranak pinak. potong batangnya lalu tancapkan ke tanah maka anak singkong alias singkong pun lahirlah.
Ilmu pengetahuan mengajarkan tentang keberadaan banyak makluk hidup yang beranak pinak tanpa berhubungan sex. KLONING juga bukan dongeng. Kitab Kejadian 2:21-22 mencatat bahwa Adam tidak menghamili istrinya yang lalu melahirkan Hawa namun TUHAN Allah MENGKLONING Adam maka lahirlah Hawa.
Setelah zaman berlalu, maka tidak sulit bagi manusia-manusia generasi ini untuk melihat dengan gamblang bahwa Mazmur 82:7-8 mencatat: Allah yang berfirman menetapkan Allah alias Anak Allah Yang Mahatinggi untuk menjadi manusia dan MATI sebagai manusia dan JATUH (naphal) sebagai seorang penguasa (Tuan = Tuhan).
Apabila doktrin allah dengan huruf kecil benar, maka yang dimaksudkan dalam Mazmur 8:1-8 bukan Yesus namun Allah palsu alias dewa-dewi alias Allah bangsa-bangsa alias BERHALA.
Jawab orang-orang Yahudi itu: “Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah.” Yohanes 10:33
Kata Yesus kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah allah (Theos)? Yohanes 10:34
Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut allah–sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan –, Yohanes 10:35
masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah? Yohanes 10:36
Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku, Yohanes 10:37
tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa.” Yohanes 10:38
Yesus menyebut diri-Nya Anak Allah. Setan-setan yang merasuki orang Yahudi menyembah-Nya dan BERSAKSI bahwa Yesus adalah Anak Allah Yang Mahatinggi. Yohanes Pembaptis pun bersaksi bahwa Yesus adalah Anak Allah. Elisabeth juga bersaksi bahwa Yesus adalah Tuhan. Malaikat Jibril juga bersaksi bahwa Yesus adalah Anak Allah. Bahkan Allah Yang Mahatinggi pun bersaksi bahwa Yesus adalah Anak-Nya.
Menyebut diri-Nya Anak Allah sama dengan menyatakan diri-Nya adalah Allah, sebab anak kambing adalah kambing, anak anjing adalah anjing, anak manusia adalah manusia dan Anak Allah adalah Allah.
Kenapa orang Yahudi mau membunuh Yesus? Karena Yesus mengaku diri-Nya Allah alias Anak Allah. Bagi bangsa Yahudi pernyataan Yesus itu menghujat Allah yang mereka sembah yang mengklaim tidak ada Allah lain di hadapan-Nya.
Di dalam Yohanes 10:34-35 Yesus mengutip Mazmur 82:6 untuk membuktikan bahwa diri-Nya adalah Allah karena Dia adalah Anak Allah. Aneh bin ajaib! LAI menerjemahkan kata Theos di dalam kedua ayat tersebut menjadi allah (huruf kecil) yang artinya Allah PALSU alias dewa-dewi alias Allah bangsa-bangsa alias BERHALA. Apabila yang dilakukan LAI benar, maka Yesus yang mengaku diri-Nya Allah alias Anak Allah adalah PEMBUAL karena menurut LAI Yesus hanya Allah PALSU alias dewa-dewi alias Allah bangsa-bangsa alias BERHALA.
Di dalam Yohanes 10:37-38 Yesus mengajarkan CARA untuk MENGUJI apakah diri-Nya adalah Allah alias Anak Allah atau bukan? Yesus adalah Allah alias Anak Allah bila melakukan atau MENGALAMI tercatat di Mazmur 82:7-8 yaitu MATI sebagai manusia dan JATUH sebagai PENGUASA. Apakah Mazmur 82:7-8 digenapi?
Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorangpun dari mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci. Yohanes 17:12
Tentu saja digenapi! Yesus adalah The Son of Perdition alias anak kebinasaan alias yang dilahirkan untuk binasa.
Untuk membaca blog-blog tentang YHWH yang lain, silahkan klik di SINI.
Untuk membaca blog-blog tentang Kristologi yang lain, silahkan klik di SINI.
OB III, saya memilih untuk mencoba membuka diri untuk cerita anda, anda mengatakan pernah menjadi orang yg kurang lebih seperti saya dlm memandang hal2 gaib/roh, jadi mungkin anda bisa memahami dan membantu menjawab apa yg mendengung di benak saya. Mohon anda mau menjawab pertanyaan2 saya;
1. Tentang phisycal sense. Pada saat anda berada di alam roh, anda mengatakan anda dan rekan2 anda bisa saling melihat, berinteraksi, ingat/sadar. Jadi bagaimana anda menjelaskan/membedakan bahwa saat itu anda sedang berada di alam roh ataukah hanya sedang melihat alam roh, ataukah hanya sedang melihat roh.
2. Masih phisycal sense, saat anda merasakan alam roh, apakah anda merasa sedang di dalam tubuh anda ataukah diluar tubuh anda.
3. Apa yg anda lihat di alam roh, maksud saya adalah suasananya, nuansa alamnya, interaksi sosialnya, makanan-minumannya, tempat tinggalnya, adakah status sosial di ala4m roh, adakah kegiatan ekonomi di alam roh, dll.
4. Di alam roh, Bagaimana/dari apanya anda membedakan orang yg dikuasai roh jahat atau roh kudus.
5. Apakah di alam roh anda pernah melihat Yesus atau Allah atau nabi atau rasul atau orang besar lain.
6. Apakah di alam roh ada yg merasa sedih atau bahagia, menangis atau tertawa, menyesal atau bangga, dll.
Saya rasa itu dulu cukup, saya harap anda mau berbagi dg jujur dan apa adanya berdasarkan pengalaman pribadi anda. Terimakasih
Oooo ternyata bung hai hai bengcu sering menulis salah ya?
kalo salah ketik sih wajar bung, tapi kalo menyangkut persoalan di atas itu adalah salah pernyataan bung.
Ternyata selama ini bung hai hai hanya nulis asal asalan ya.? sehingga sering menulis salah.
Tapi tak apa apalah karena sudah mau mengakuinya
AKU SALUT PADA BUNG HAI HAI
@f15, Yang jadi masalah adalah apakah anda TAHU mana yang SALAH dan mana yang BENAR? Di samping itu, SALAH menurut siapa? Salah dengan STANDAR apa? ha ha ha ha ..
@OB III
mas OB anda menulis: Aku sangat bersyukur kepada Tuhan.. karena atas kemurahanNya menyingkapkan tentang roh dan alam roh kepadaku dan beberapa orang lainnya dalam suatu ibadah.
Ternyata… di dalam alam roh… kami bisa berada di tempat yang sama dan saling melihat serta berkomunikasi… dan semua yang terjadi di alam roh tersebut, kami semua tau apa yang kami lihat dan apa yang kami bicarakan… (Aneh… tapi itulah yang terjadi)
dan ini terjadi terus menerus sampai saat ini…
Sejak saat itu… aku menjadi lebih paham dengan apa yang tertulis…
pertanyaan saya satu aja bagaimana anda bisa membedakan kekuatan/kemampuan anda atau roh yang memberi kuasa anda berasal dari Allah atau setan.banyak orang yang bisa seperti anda ternyata dari roh setan, contoh Lia Eden. KEHEKEKEKEKEKEK
Berhati-hatilah mas OB anda saja tidak bisa membedakan orang mana yang serigala berbulu domba dan orang yang benar domba/gembala ? bagaimana penampakan bp.Pariadji dan Philip m yang bersaksi dinampaki YESUS , kalau anda punya kuasa seperti anda tulis sampai sekarang tolong jelaskan Roh dari mana yang menampaki Bp. pariadji dan Philip m, maaf jadi 2 pertanyaan? KEHEKEKEKEKEKEKEKEK, Kok jadi nyimpang dari blog, gara2 mas OB nih kita jadi nasarapan eh salah PENASARAN ?????????
Apalagi Roh pasati anda tidak bisa membedakan roh dari setan dan Roh dari Allah. kalau anda bisa bikin seminar dan pasti banyak pengikutnya ,? hanya tanda tanyak Besar siapa yang menjamin bahwa anda benar dan dasarnya apa anda mengatakan BENAR ??????????? KEHEKEKEKEKEKEKEKEKEKKEKEKEKEKEK
@BeZero4Truth… Jika anda memilih untuk mencoba membuka diri, maka saat ini yang anda butuhkan bukanlah jawaban-jawaban tertulis dari saya ataupun artikel-artikel lainnya (tentunya sudah banyak yang anda baca bukan?)…. tetapi yang anda butuhkan adalah pengalaman anda sendiri….
Seperti yang sudah aku ungkapkan di atas, bertanyalah pada diri sendiri…. mengapa orang lain bisa sedangkan anda Tidak..???
Pertanyaan-pertanyaan anda di atas sangat luar biasa…. Hebat….
Anda meminta saya menjawab pertanyaan-pertanyaan anda di atas…???
Anda tidak akan puas dengan jawaban saya…!!!
Sudah banyak yang aku tulis di atas… dan anda masih saja bertanya… itu menunjukkan bahwa anda tidak akan pernah dipuaskan oleh jawaban dari orang lain… bahkan bisa juga sampai menyerang balik orang telah memberikan jawaban dan penjelasan tersebut… (mudah-mudahan anda tidak)… sebab aku dulunya begitu… suka bertanya… setelah itu menyerang balik orang tersebut, karena jawabannya tidak sesuai dengan logikaku…
Akhirnya aku sadari… buat apa aku bertanya… kalau jawaban yang aku inginkan adalah harus sesuai dengan apa yang aku harapkan… mendingan tidak usah bertanya… hanya buang buang waktu, pikiran, dan tenaga….
Dua tahun yang lalu…. aku juga memiliki rasa penasaran untuk mengetahui hal-hal seperti yang anda tanyakan itu… maka jawaban apapun yang ditulis, dan dengan cara bagaimanapun dijelaskan, tidak akan mampu memuaskan anda… kecuali anda sendiri yang mengalaminya….
Sebenarnya pengetahuan anda tentang hal ini melalui apa yang anda baca, anda dengar… adalah sudah cukup… jadi sekarang kembali pada diri anda sendiri… bertanyalah pada diri sendiri…. Mengapa orang lain bisa, sedangkan anda tidak..???
Anda meminta saya menjawab pertanyaan-pertanyaan anda di atas…???
hmm…. Jawaban saya tidak aka
Salah menurut anda sendiri…
bukankah anda sendiri yang menyatakan dan mengaku bahwa anda sering menulis salah…!!!
Aku setuju dengan f15… kesalahan yang anda lakukan di atas adalah bukan kesalahan dalam pengetikan… melainkan salah pernyataan…
Tidak usah berdalih lagi…. karena para pembaca dapat menilainya….
@OB III, Anda yang tidak menangkap penjelasan saya. Mengenai “orang tanpa kepala” saya mengatakan “Anda hanya langsung mencoba menyimpulkan, meskipun kesimpulan anda mengambang.” Anda menggunakan kalimat pengandaian karena memang anda tidak tahu yang sebenarnya. Saya juga sebenarnya tidak mempermasalahkan ini yang saya bahas adalah perkataan anda yang mengajarkan orang lain untuk “menguji” sementara anda sendiri tidak “menguji”.
Mungkin anda juga menganggap saya berpikiran rasional dan selalu menggunakan logika. Tapi saya beritahu anda, sejak kecil saya sangat percaya dengan hal-hal supranatural, karena memang saya pernah punya pengalaman seperti itu. Saya sangat percaya sekali dengan hal hal gaib, kesaktian, dll dan itu membuat saya terus mencari tahu bahkan saya pernah mempelajarinya. Saya juga mencari tahu tentang ilmu-ilmu tersebut dan akhirnya menemukan banyaknya tipuan dalam hal hal supranatural termasuk di dalam gereja.
Bagi orang kristen yang mengaku memiliki pengalaman supranatural (contohnya seperti anda), saya akan cenderung menggunakan Alkitab sebagai dasar penilaian saya. Jika orang tersebut mengatakan yang sesuai dengan Alkitab, baru saya menguji pengalamannya, tapi jika bertentangan, maka pengalamannya saya anggap hanya omong kosong atau kalau orang terus tetap meyakininya dengan jujur, itu pasti pengalamannya bukan berasal dari Tuhan/Roh Kudus/Yesus. contohnya saja pemahaman anda tentang Alkitab yang bertentangan. Jika anda tetap merasa yakin pengalaman rohani anda benar-benar terjadi, saya hanya menganggapnya itu bukan dari Tuhan/Roh Kudus/Yesus.
Satu lagi, jika anda benar-benar memiliki mata rohani seperti yang anda katakan, saya akan uji dengan cara anda membuktikan kebenaran cerita saya tentang orang tanpa kepala diatas. Apakah cerita saya tersebut benar-benar saya alami atau hanya karangan saya saja? Kalau memang benar, siapakah/apakah yang saya temui, apakah roh, setan, atau mahluk lainnya? Saya akan menjawab anda dengan jujur disini dan menceritakan dengan lengkap tentang pertemuan saya dengan orang tanpa kepala. Silakan anda bertanya kepada Tuhan/Roh Kudus/Yesus. Jika anda bisa menjelaskan dengan tepat, saya akui anda memang punya mata rohani. Bagaimana?
OB III, anda benar, jawaban anda pasti akan saya analisa, bukan dg tujuan untuk menjatuhkan statement anda, tp untuk mencari kebenaran. Saya pikir itu natural, bukan hal buruk, karena Yesus pun mengajarkan untuk menguji segala sesuatu, segala sesuatu=tanpa kecuali.
Mohon maaf tanpa mengurangi rasa hormat, secara alkitabiah statement anda telah dipukul KO oleh mr. Hai-hai dan kalebyosua, anda bahkan tidak merespon mas arif.
Andapun memilih untuk tidak menjawab pertanyaan2 saya, rupanya menurut anda, karunia anda memang tidak untuk dibagi ke sesama, atau dibagi pilih2, mungkin juga untuk iming2 atau gagah2an atau omong kosong saja.
Harusnya, kebenaran itu makin di uji makin nyata benarnya, makin diasah makin nyata kilaunya.
Salam.
Mas kalebyosua, mata rohani OB III takut di uji, takut diasah, jadi pasti tumpul.. He.he..
Btw ntar kalau dia dah nyerah, tlg anda ceritain kelanjutan perjumpaan anda dg orang tanpa kepala itu ya.. Terlepas itu karangan anda atau bukan, tetep aja seru ceritanya. He.he..
@BeZero4Truth, seru kali ya kalo kita buat cerita horor…. lebih seru lagi kalo kita minta satu blog khusus ke hai hai untuk memuat cerita horor saya, biar banyak yang baca… HAHAHAHAHA….