
Gambar: otoroazul.com
Kemana Yesus berkelana saat dia berumur 12 – 30 tahun? Ke Nusantara! Di Nusantara Yesus memang berguru kepada suhu hai hai. Namun sayang sekali Yesus baru berguru kepada suhu hai hai pada akhir pengembaraannya. Karena GONDRONG maka Yesus pun minta diajari suhu hai hai cara merawat rambutnya. hai hai pun mengajari Yesus CREAMBATH.
Sayang sekali saat itu Yohanes Pembaptis sudah TIDAK tahan lagi makanya dia pun mengirim SMS ke suhu hai hai untuk menyuruh Yesus segera pulang sebab MASA pelayanannya SUDAH hampir berakhir dan pelayanan Yesus harus segera dimulai. Karena tidak ada waktu lagi untuk mengajar maka suhu hai hai pun MENULIS resep CREAMBATH bagi Yesus untuk dipelajarinya selama dalam perjalanan atau setelah sampai di Israel.
Sesampainya di Israel, Yesus sibuk sekali itu sebabnya nggak sempat mempelajari resep CREAMBATH dari suhu hai hai. suatu hari ketika membereskan barang-barang Yesus, Maria magdalena pun menemukan resep CREAMBATH suhu hai hai.
Berdasarkan resep suhu hai hai Maria pun mengambil minyak narwastu untuk meng-CREAMBATH Yesus. Sayang sekali, pengetahuan bahasa Indonesia Maria benar-benar CEKAK itu sebabnya dia TIDAK memahami resep CREAMBAT suhu hai hai dengan BENAR.
Alih-alih sementara CREAMBATH rambut Yesus, Maria MEREFLEKSI telapak KAKI, dia justru CREAMBATH bulu kaki Yesus lalu mengeringkannya dengan rambut.
Lalu pesan apa yg akan sampaikan dari tulisan anda tsb, sangat menari…:D
Aku berkata kepadamu:”sesungguhnya DIMANA saja Injil ini diberitakan DISELURUH DUNIA,apa yang dilakukannya ini akan disebut juga untuk mengingat dia”
segera CEK alkitab saudara….,adakah Injil yang tidak menulis kisah kaki Yesus diCREAMBATH???
Kalau ternyata gak ada….,
yaahhh……
Gimana ya???
lhaaaaaaa,,,,,, hahahahahah……… gimana caranya aku mau MENGKRITIK tulisan ini??? lha wong tulisan ini hanya intermezo…..?!
KAMPRET loe Hai……!!!
@jecidi, pesan yang saya sampaikan adalah Alkitab harus dipahami tidak boleh ditafsirkan sebab Alkitab ditulis untuk dipahami bukan ditafsirkan. kalau mau MENAFSIRKAN ayat-ayat Alkitab, JANGAN kepalang TANGGUNG. kisah tersebut adalah TAFSIR alkitab nggak NANGGuNG-NANGGUNG.
Tadi baca bingung, sambungannya mana? Ternyata memang cuma segitu aja ceritanya haha
Wah peluang menu baru tuh… Tinggal tambahin bumbu ayat kanan – kiri dikit ntar banyak deh orang kristen yg ngantri buat creambath bulu kaki ala maria. Ha.ha.ha..
@soltyrei, dasar lu. mang blom puas ngakaknya? Mau tambah pedikur manikur juga?
aku Bengcu
selintas terkesan canda ..tetapi terus terang saya malah tergerak eksplorasi kejadian di betani ini
versi Injil Matius 26; 6-13
26:6 Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta, 26:7 datanglah seorang perempuan kepada-Nya membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi yang mahal. Minyak itu dicurahkannya ke atas kepala Yesus, yang sedang duduk makan. 26:8 Melihat itu murid-murid gusar dan berkata: “Untuk apa pemborosan ini? 26:9 Sebab minyak itu dapat dijual dengan mahal dan uangnya dapat diberikan kepada orang-orang miskin.” 26:10 Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata: “Mengapa kamu menyusahkan perempuan ini? Sebab ia telah melakukan suatu perbuatan yang baik pada-Ku. 26:11 Karena orang-orang miskin selalu ada padamu, tetapi Aku tidak akan selalu bersama-sama kamu. 26:12 Sebab dengan mencurahkan minyak itu ke tubuh-Ku, ia membuat suatu persiapan untuk penguburan-Ku. 26:13 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di mana saja Injil ini diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan disebut juga untuk mengingat dia.”
versi injil Yohanes 12;1-8
12:1 Enam hari sebelum Paskah Yesus datang ke Betania, tempat tinggal Lazarus yang dibangkitkan Yesus dari antara orang mati. 12:2 Di situ diadakan perjamuan untuk Dia dan Marta melayani, sedang salah seorang yang turut makan dengan Yesus adalah Lazarus. 12:3 Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya; dan bau minyak semerbak di seluruh rumah itu. 12:4 Tetapi Yudas Iskariot, seorang dari murid-murid Yesus, yang akan segera menyerahkan Dia, berkata: 12:5 “Mengapa minyak narwastu ini tidak dijual tiga ratus dinar dan uangnya diberikan kepada orang-orang miskin?” 12:6 Hal itu dikatakannya bukan karena ia memperhatikan nasib orang-orang miskin, melainkan karena ia adalah seorang pencuri; ia sering mengambil uang yang disimpan dalam kas yang dipegangnya. 12:7 Maka kata Yesus: “Biarkanlah dia melakukan hal ini mengingat hari penguburan-Ku. 12:8 Karena orang-orang miskin selalu ada pada kamu, tetapi Aku tidak akan selalu ada pada kamu.”
Perbandingannya
1.sama sama di Betani
2. versi Matius minyak (wangi dan mahal) utk creambath kepala …. versi Yohanes …untuk minyak (narwastu) utk crambath rambut kaki
(koreksi bos …..di kaki ngga ada bulu …cuma burung yang punya bulu …. dengan batang bulu keras dan bulu menyirip …sedang manusia punya rambut …. kadang orang bilang jembut)
3. sama sama dimaki oleh penonton … bisa nya cuma maki (no action talk only alias Omdo)
4. Tujuan di versi Matius adalah tentang rencana kematian dan penguburan tetapi di Yohanes tentang solidaritas ke orang miskin)
5. Yudas yang sirik tak tertulis di Matius ,,, di Yohanes .. Yudas sang maling malah bekoar koar
komen ….. jauh amat ya …
pemikiran saya .,.ini ditulis dua orang yang berbeda …. kalau mereka menyaksikan pada waktu bersamaan …salah satu nulis berita boong ya …. jadi ,..ada pendusta dalam kitab ini ???? (bingung.com)
daripada sakit kepala …. aku creambath rambut kepala dulu ya …. jembut belakangan …… ya
@hai hai
Kalau menurut saya ‘pemahaman’ tidak bisa dibandingkan dengan ‘penafsiran’ karena keduanya adalah jenis proses yang berbeda. Pemahaman adalah suatu state dimana seseorang memiliki pengertian tentang sebuah konsep. Sebuah konsep dapat diekspresikan dengan berbagai macam media: tulisan, musik, lukisan, karya seni, film dll. Di dalam diri orang lain yang menerima pesan (tulisan, musik, dll) tersebut bisa terbetuk pemahaman konsep, proses ini yang namanya penafsiran atau interpretasi. Konsep yang dipahami orang kedua bisa sama, bisa juga berbeda dengan konsep yang dipahami pencipta/penulis (author).
Dalam memahami suatu konsep yang sangat sederhana sekalipun, seperti satu kalimat “Langit itu biru” akan terjadi proses penafsiran/interpretasi oleh orang yang membaca. Meskipun konsep yang diserap adalah sama dengan konsep si penulis, tetap ada penafsiran.
Saya kurang setuju dengan pernyataan Alkitab bukan untuk ditafsirkan, karena Anda sendiri sengan membacanya sudah ada proeses penafsiran. Tafsir diambil dari bahasa Arab, yang bahasa Inggrisnya adalah ‘interpretation’ atau ‘exegesis’.
Yang biasa jadi permasalahan adalah penafsiran secara literal dan non-literal. Dengan tidak mengurangi rasa hormat, mungkin ini lah yang Anda maksud.
@huferry, jangan MENGHAYAL! MEMAHAMI artinya MENGERTi benar. MENAFSIRKAN artinya MENGERTI kata atau kalimat tidak apa adanya SAJA namun memasukan pemikirn sendiri ke dalamnya.
Kenapa anda MENAFSIRKAN? Anda menafsirkan karena nggak PAHAM. Anda menafsirkannya agar PAHAM. Padahal SETELAH menafsirkan anda TETAP tidak paham sebab yang anda SANGKA anda pahami itu adalah PIKIRAN anda yang dimasukkan ke dalam kata atau kalimat yang TIDAK anda pahami tersebut.
Kenapa anda menafsirkan? Anda menafsirkan karena mengganggapnya NGGAK LOGIS. Anda menafsirkannya agar LOGIS.
Kenapa anda menafsirkannya? Anda menafsirkannya karena menganggapnya SALAH. Anda menafsirkannya gara BENAR.
Itu sebabnya Alkitab harus DIPAHAMI dan tidak boleh DITAFSIRKAN sebab Alkitab ditulis untuk DIPAHAMI, bukan dITAFSIRKAN. Yang ditulis untuk ditafsirkan namanya ALTAFSIR alias kitab tAFSIR 1001 mimpi.