
Gambar: bmbcaz.com
Apabila sesat satu inci pada langkah pertama maka semakin jauh melangkah semakin menjauhi tujuan. Itu sebabnya bila tidak memahami sejarah penciptaan sorga dunia dengan benar maka semakin banyak belajar Alkitab semakin sesat pengetahuannya. Apakah sejarah penciptaan sorga dunia sudah dipahami dengan benar? Belum! Itu sebabnya semakin hari ajaran Kristen semakin menjauhi ajaran Alkitab.
Menciptakan artinya menjadikan sesuatu yang baru tanpa bahan baku (Creatio ex nihilo) atau menjadikan sesuatu dengan kekuatan batin. Para sarjana teologi Kristen mengajarkan bahwa Allah menciptakan segala sesuatu alias menjadikan segala sesuatu tanpa bahan baku alias menjadikan segala ada dengan kekuatan batin alias mengucapkan keinginan-Nya dan keinginan-Nya pun ujug-ujug ada. Tentu saja ajaran demikian salah.
WR Supratman menciptakan lagu Indonesia Raya. Dia menjadikan lagu Indonesia Raya tanpa bahan baku. Dia menjadikan lagu Indonesia Raya dengan kekuatan batin alias daya ciptanya.
James Watt bukan pencipta (creator) karena dia tidak menciptakan mesin uap. James Watt adalah perancang (designer) karena dia merancang (to design) mesin uap lalu membangun mesin uap berdasarkan rancangannya (design). Setelah James Watt selesai merancang mesin uap maka hasilnya adalah rancangan mesin uap. Setelah James Watt selesai membangun mesin uap berdasarkan rancangannya barulah mesin uap ada. Apakah Jemes Watt adalah pencipta? Benar! James Watt adalah pencipta design mesin uap. Kenapa demikian? Karena dia menjadikan design mesin uap dengan daya ciptanya tanpa bahan baku seperti WR Supratman menjadikan lagu Indonesia Raya.
Kata Ibrani “bara” artinya merancang (to design) bukan menciptakan (created), itu sebabnya setelah Allah merancang (bara) sorga dunia dan binatang dan manusia hasilnya adalah rancangan sorga dunia dan binatang dan manusia. Setelah TUHAN Allah menghasilkan (asah) sorga dunia dan membentuk (yatsar) binatang dan manusia dari debu tanah berdasarkan rancangan Allah, barulah sorga dunia dan binatang dan manusia ada.
Kata Ibrani “asah” artinya menghasilkan. Menghasilkan dari sesuatu artinya menjadikan. Misal: Menjadikan pakaian dari kulit, menjadikan bahtera dari kayu Gofir. Menghasilkan sesuatu suasana namanya mengadakan. Misal: mengadakan pesta. Menghasilkan sesuatu perasaaan namanya membuat. Misal: Membuat marah, membuat sedih, membuat birahi. Menghasilkan sesuatu dari suatu tempat ke tempat namanya mengeluarkan. Misal: Mengeluarkan uang dari kantong. Mengeluarkan anjing dari kandang. Menghasilkan sesuatu dari diri sendiri dimana yang dihasilkan itu kemudian bertumbuh kembang menjadi sesuatu yang serupa dan segambar dengan diri sendiri namanya berbuah (pohon) dan memperanakkan (manusia, binatang).
Hal pertama yang kita lakukan dalam mempelajari sejarah penciptaan sorga dunia adalah mengoreksi terjemahan Alkitab LAI. Dengan terjemahan yang lebih baik maka ayat-ayat Alkitab pun menjadi lebih mudah untuk dipahami. Semua kata yang ditulis dengan huruf besar adalah koreksi yang dilakukan.
Pada mulanya Allah MERANCANG (bara) SORGA DUNIA (shamayim erets). Kejadian 1:1
DUNIA (erets) TIDAK berbentuk (tohuw) dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. Kejadian 1:2
Berfirmanlah Allah: “Jadilah terang.” MENJADI (hayah) terang. Kejadian 1:3
Allah melihat bahwa terang itu baik, lalu ALLAH (elohim) MEMISAHKAN (badal) terang itu dari gelap. Kejadian 1:4
Dan Allah menamai terang itu siang, dan gelap itu malam. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama. Kejadian 1:5
Berfirmanlah Allah: “Jadilah cakrawala (raqiya) di tengah segala air untuk memisahkan air dari air.” Kejadian 1:6
Maka Allah MEMPERANAKAN (asah) cakrawala (raqiya) dan Ia memisahkan air yang ada di bawah cakrawala dari air yang ada di atasnya. MENJADI (hayah) CAKRAWALA (raqiya) demikian. Kejadian 1:7
Lalu Allah menamai cakrawala itu SORGA (shamayim). Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari kedua. Kejadian 1:8
Berfirmanlah Allah: “Hendaklah segala air yang di bawah SORGA (shamayim) berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering.” MENJADI (hayah) demikian. Kejadian 1:9
Lalu Allah menamai yang kering itu DUNIA (erets), dan kumpulan air itu dinamai-Nya laut (yam). Allah melihat bahwa semuanya itu baik. Kejadian 1:10
Kerabatku sekalian, setelah terjemahan LAI dikoreksi, sulitkah untuk memahami kisah penciptaan sorga dan dunia? Tidak! Tidak sulit sama sekali. Kambing memperanakkan kambing. Domba memperanakkan domba. Manusia memperanakkan manusia dan Allah memperanakkan Allah. Allah lalu menyuruh Anak yang diperanakkan-Nya untuk menjadi Terang. Anak Allah menanggapi firman Bapa-Nya dengan menjadi Terang. Sama seperti TUHAN Allah memisahkan Adam menjadi Adam dan Hawa, demikianlah Allah memisahkan Terang menjadi Terang dan Gelap. Si Terang lalu dionamaai Siang sedangkan si Gelap dinamai Malam. Sekarang Allah Bapa punya dua anak yaitu Siang (Terang) dan Malam (Gelap).
Pada hari kedua Allah Bapa menyuruh Anak-Anak-Nya menjadi cakrawala. Yang satu menanggapi firman Bapa-Nya dengan menjadi cakrawala sedangkan yang lain menanggapi dengan memperanakkan (asah) cakrawala. Ada dua cakrawala. Yang manakah yang lalu dinamakan sorga (shamayim) oleh Allah Bapa? Tentu saja yang sesuai dengan firman-Nya yaitu yang adalah Anak-Nya menjadi cakrawala, bukan cakrawala yang diperanakkan oleh Anak-Nya yang lain. Apa itu cakrawala? Cakrawala adalah langit yang kita lihat ketika mendongak ke atas dan Sorga adalah Cakrawala yang tidak kelihatan mata kita.
Pada hari ketiga Allah Bapa sama sekali tidak menyuruh air yang ada di bawah cakrawala untuk berkumpul menjadi satu namun menyuruh air yang ada di bawah sorga untuk berkumpul menjadi satu. Air di bawah sorga menaatinya sehingga kelihatanlah yang kering. Allah Bapa lalu menamakan yang kering dan kelihatan itu Dunia (erets). Sedangkan kumpulan air itu dinamakan-Nya Laut. Dunia diperanakkan oleh air di bawah sorga. Dunia bukan hanya bumi namun segala yang kelihatan alias terdeteksi manusia. Pada saat semua air berkumpul menjadi satu, saat itulah dunia dilahirkan. Sorga dunia tidak diciptakan dari nihil namun dilahirkan atau diperanakkan oleh TUHAN Allah.
Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita MEMPERANAKAN (asah) manusia menurut gambar (tselem) dan rupa (damuwth) Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan (dagah) di laut (yam) dan burung-burung (oph) di SORGA (shamayim) dan atas semua MAMALIA (bohemah) di dunia dan atas segala REPTIL (remes) dan yang BERGERAK (ramas) di DUNIA (erets).” Kejadian 1:26
Allah MERANCANG (bara) manusia menurut gambar-Nya (tselem), GAMBAR (tselem) Allah MERANCANG (bara) laki-laki dan perempuan. MERANCANG (bara). Kejadian 1:27
Allah memberkati, Allah berfirman: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan (dagah) di laut dan burung-burung di SORGA (shamayyim) dan atas segala MAKLUK BERGERAK (chay ramas) di DUNIA (erets).” Kejadian 1:28
Maka Allah melihat segala yang DIPERANAKAN-Nya (asah) itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam. Kejadian 1:31
ketika itulah TUHAN Allah membentuk (yatsar) manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup (nashamah chay) ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk hidup (nephes chay). Kejadian 2:7
Inilah daftar keturunan Adam. Pada waktu manusia itu DIRANCANG (bara) oleh Allah, DIPERANAKANNYA (asah) dia menurut rupa (damuwth) Allah; Kejadian 5:1
Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan, Kolose 1:15
Seperti ada tertulis: “Manusia pertama, Adam menjadi makhluk hidup”, tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan. 1 Korintus 15:45
TUHAN (YHWH) yang kelihatan oleh bangsa Israel adalah gambar Allah (Elohim) yang tidak kelihatan. Yesus yang kelihatan oleh bangsa Yahudi adalah gambar Allah yang tidak kelihatan. Yang dikehendaki oleh Allah Bapa adalah diri-Nya dan kedua Anak-Nya memperanakkan manusia. Alih-alih melakukan kehendak Bapa-Nya, kedua Anak Allah justru merancang manusia. Allah merancang manusia menurut Gambar-Nya (TUHAN). Pada saat yang sama, TUHAN (Gambar Allah) merancang manusia lelaki dan perempuan.
Kejadian 1:26 mencatat tentang Allah Bapa mengajak kedua Anak-Nya untuk memperanakan (asah) manusia. Kejadian 1:27 mencatat bahwa kedua Anak Allah alih-alih memperanakkan justru merancang manusia. Kejadian 1:31 mencatat bahwa Allah melihat yang peranakan-Nya sungguh amat baik. Siapa yang diperanakan oleh Allah Bapa pada hari keenam? Manusia. Kejadian 5:1 mencatat bawha sementara kedua Anak-Nya merancang manusia, Allah Bapa memperanakkannya sesuai kehendak-Nya. Itu sebabnya ketika membaca Kejadian 2:7 kita pun langsung memahami bahwa manusia yang diperanakkan oleh Allah Bapa di Kejadian 1:27 adalah Nashamah Chay (nafas hidup). Nafas hiduplah yang dihembuskan ke dalam debu tanah sehingga menjadi makluk hidup (nephes chay). Debu tanah adalah tubuh sedangkan nafas hidup adalah roh manusia.
Demikianlah diselesaikan SORGA (Shamayim) dan DUNIA (erets) dan segala isinya. Kejadian 2:1
Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan MEMPERANAKKAN (asah), berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan MEMPERANAKKAN (asah). Kejadian 2:2
Lalu Allah (Elohim) memberkati hari ketujuh dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan MERANCANG (bara) yang telah DIPERANAKKAN (asah) ALLAH (Elohim). Kejadian 2:3
Demikianlah riwayat SORGA DUNIA (shamayim erets) waktu diciptakan (bara). Ketika TUHAN Allah MEMPERANAKKAN (asah) DUNIA SORGA (erets shamayim). Kejadian 2:4
Apakah Allah Bapa berhenti bekerja pada hari ketujuh? Tidak! Dia hanya berhenti memperanakan. Apakah TUHAN Allah berhenti bekerja pada hari ketujuh? Mustahil! Keduanya hanya berhenti merancang yang telah diperanakkan Bapa-Nya. Manusia Perjanjian Lama adalah dikotomi yang terdiri dari tubuh dan jiwa. Ketika tubuhnya mati, jiwa manusia disebut arwah.
Yesus menjawab, kata-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.” Yohanes 3:3
Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. Yohanes 3:5
Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh. Yohanes 3:6
Kehendak Allah Bapa adalah diri-Nya dan kedua Anak-Nya memperanakkan manusia. Allah Bapa sudah menggenapi kehendak-Nya saat memperanakkan Nafas Hidup (nashamah chay) namun kedua anak-Nya belum. Semua roh manusia adalah keturunan Nafas Hidup itu sebabnya seluruh manusia sejak Adam hingga zaman Yesus, baik yang masih hidup maupun yang sudah mati, harus dilahirkan kembali oleh Roh dan Air untuk menggenapi kehendak Allah Bapa. Siapakah Roh? Roh adalah yang tidak kelihatan manusia. Yang tidak kelihatan adalah Allah (Terang). Siapakah Air? Air adalah Tuhan (Gelap). Kapan umat manusia dilahirkan kembali oleh Air dan Roh? Pada hari Pentakosta.
Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang berkumpul di satu tempat. Kisah Para Rasul 2:1
Tiba-tiba TERDENGARLAH (ginomai) dari SORGA (ouranos) SUARA (echos) seperti HEMBUSAN (phero) angin keras MELIPUTI (pleroo) SEGENAP (holos) TEMPAT (Oikos) di mana mereka BERADA (kathemai); Kisah Para Rasul 2:2
dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada SETIAP ORANG DARI (heis hekastos) mereka. Kisah Para Rasul 2:3
Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mulai MENGUCAPKAN (laleo) BERBAGAI (heteros) bahasa, seperti yang diberikan oleh Roh kepada SETIAP ORANG (autos) untuk mengatakannya. Kisah Para Rasul 2:4
Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi, ORANG SALEH (eulabes) dari segala bangsa di kolong langit. Kisah Para Rasul 2:5
Ketika TERDENGAR (ginomai) SUARA GEMURUH itu, KERUMUNAN (sunerchomai) orang banyak pun bingung karena masing-masing ORANG (heis hekastos) mendengar PERKATAAN (laleo) bahasanya sendiri. Kisah Para Rasul 2:6
Tercengang-cengang dan KEHERANAN (thaumazo), MEREKA berkata (kai lego): “SESUNGGUHNYA (idou), bukankah semua MENGUCAPKAN bahasa Galilea? Kisah Para Rasul 2:7
Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita: Kisah Para Rasul 2:8
orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia, Kisah Para Rasul 2:9
Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari Roma, Kisah Para Rasul 2:10
Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar KATA-KATA (laleo) bahasa kita sendiri tentang KEAGUNGAN (megaleios) Allah.” Kisah Para Rasul 2:11
TERCENGANG (existemi). Semuanya tercengang dan BINGUNG (diaporeo). Berkatalah seorang kepada yang lainnya: “Apakah artinya ini?” Kisah Para Rasul 2:12
Tetapi orang lainnya menyindir: “KAMU (eimi) sedang mabuk anggur manis.” Kisah Para Rasul 2:13
Maka bangkitlah Petrus berdiri dengan kesebelas rasul, dan dengan suara nyaring ia berkata kepada mereka: “Hai kamu orang Yahudi dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem, ketahuilah dan camkanlah perkataanku ini. Kisah Para Rasul 2:14
Orang-orang ini tidak mabuk seperti yang kamu sangka, karena hari baru pukul sembilan, Kisah Para Rasul 2:15
tetapi itulah yang DIKATAKAN (ereo) OLEH (dia) nabi Yoel: Kisah Para Rasul 2:15
Akan terjadi pada ZAMAN (hemera) AKHIR (eschatos) –demikianlah firman Allah– bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi. Kisah Para Rasul 2:17
Juga ke atas hamba-hamba-Ku laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu dan mereka akan bernubuat. Kisah Para Rasul 2:18
Dan Aku akan mengadakan mujizat-mujizat di atas, di langit dan tanda-tanda di bawah, di bumi: darah dan api dan KABUT (atmis) asap. Kisah Para Rasul 2:19
Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari Tuhan, hari yang besar dan mulia itu. Kisah Para Rasul 2:20
Dan barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan. Kisah Para Rasul 2:21
Pada hari Pentakosta, ketika kesebelas rasul berkumpul di sebuah rumah, tiba-tiba turunlah lidah-lidah seperti nyala api dengan suara gemuruh seperti angin kencang lalu hinggap pada setiap rasul. Sebelas rasul pun dipenuhi Roh Kudus lalu mengucapkan kata-kata asing. Ketika mendengar suara gemuruh dari rumah tersebut, orang banyak pun mengerumuninya dan mendengar ucapan para rasul. Orang banyak terheran-heran mendengar rasul-rasul mengucapkan bahasa mereka. Sebagian orang menuduh mereka sedang mabuk anggur. Petrus lalu bangkit dan berkotbah akhirnya tiga ribu orang memutuskan untuk menjadi Kristen. Mulanya Roh Kudus hanya merasuki rasul-rasul kemudian merasuki tiga ribu orang lainnya setelah mereka menjadi Kristen dan Roh Kudus akan merasuki setiap orang yang memutuskan untuk menjadi Kristen dari generasi ke generasi. Itulah yang diajarkan oleh guru-guru sekolah minggu saya, yang saya dengar dari mimbar-mimbar gereja, baca di buku-buku teologi dan Alkitab bahasa Indonesia dan Inggris. Tiga puluh tahun lebih saya meyakininya sebagai ajaran Alkitab.
Ketika mendengar seorang Jawa fasih sekali mengucapkan bahasa Hokkien, mustahil saya menuduhnya mabuk. Saya akan memujinya. Saya pasti menuduhnya mabuk bila dia kekeh jumekeh menyatakan saya bicara bahasa Jawa padahal saya ngomong Indonesia. Dan dia kekeh jumekeh ngaku berbahasa Indonesia padahal saya mendengarnya berbahasa Hokkien. Itulah yang terjadi pada hari pentakosta. Itulah yang tercatat dalam Alkitab bahasa aslinya.
Apabila Roh Kudus hanya merasuki rasul-rasul kemudian merasuki tiga ribu orang lainnya setelah mereka menjadi Kristen, itu berarti nubuatan nabi Yoel tentang Allah mencurahkan Roh-Nya ke atas semua manusia, tidak digenapi dan belum digenapi sampai hari ini sebab dari generasi ke generasi selalu ada orang non Kristen di dunia ini. Namun Kisah Para Rasul mencatatnya dengan gamblang bahwa yang terjadi pada hari itu adalah kegenapan nubuatan nabi Yoel, pada hari itu Roh Kudus dicurahkan kepada segenap manusia baik yang masih hidup maupun yang sudah mati.
Allah Bapa hanya satu kali memperanakan Nafas Hidup dan hanya satu kali TUHAN Allah menghembuskan nafas hidup ke dalam manusia. Selanjutnya Nafas hidup alias Adam pun beranak cucu untuk menggenapi kehendak Allah Bapa. Alkitab mencatat hanya satu kali Roh Kudus dicurahkan, hanya satu kali Roh Kudus dalam wujud lidah-lidah seperti nyala api hinggap pada setiap orang. Hal demikian terjadi pada hari Pentakosta. Selain pada hari itu, tidak ada Roh Kudus yang dicurahkan lagi juga tidak ada manusia yang dihinggapi Roh Kudus lagi. Sejak hari itu umat manusia menjadi trikotomi yang terdiri dari tubuh dan jiwa serta Roh Kudus. Manusia-manusia yang dilahirkan kembali menjadi trikotomi pada hari Pentakosta lalu beranak cucu. Anak-anak yang mereka lahirkan sesuai dengan gambar dan rupa mereka yaitu trikotomi yang terdiri dari tubuh, jiwa dan Roh Kudus
NB.
Blog ini saya unggah sebagai hadiah Natal dan Tahun Baru bagi Para pencari Kebenaran yang mampir di Bengcumenggugat.Wordpress.com. Selamat Natal 2012 dan Tahun Baru 2013.
Ko, kok di blog ini gak dibahas tentang neraka ?
Apakah neraka itu ada ? Apakah ada penyiksaan ?
Bagaimana manusia sesudah mati ? dan seterusnya.
Saya sudah baca tulisan bengcu di forumkristen tahun 2011.
keyword google : neraka, bengcu
Halm diskusi : 9
Apakah tulisan bengcu tersebut masih relevan hingga saat ini
dengan penelitian dari Ko Hai ?
Thanks.
Bengcu di Forum Kristen itu bukan saya. Dulu saya pernah daftar di forum Kristen namun langsung di baned. ha ha ha ha ha … hai hai tidak pernah mengucapkan “syalum” atau “salom”. Kata “syalum” atau “syalom” tidak cocok untuk lidah orang Indonesia. Yang cocok adalah “salam” atau Dirgahayu atau rahayu. hai hai tidak akan menyebut orang kristen sebagai Kristen fundamentalis. Silahkan klik di SINI untuk membaca blog saya tentang Neraka.
Allah MERANCANG (bara) manusia menurut gambar-Nya (tselem), GAMBAR (tselem) Allah MERANCANG (bara) laki-laki dan perempuan. MERANCANG (bara). Kejadian 1:27
Allah memberkati, Allah berfirman: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan (dagah) di laut dan burung-burung di SORGA (shamayyim) dan atas segala MAKLUK BERGERAK (chay ramas) di DUNIA (erets).” Kejadian 1:28
dalam ayat diatas, Allah telah berfirman untuk beranak cucu. tetapi saat itu Adam dan Hawa belum jatuh dalam dosa, sebelum jatuh dalam dosa, Adam dan Hawa tidak beranak cucu walaupun mereka telanjang. Jadi maksud ayat diatas itu apa ? apakah Allah sudah tahu nanti Adam dan Hawa jatuh dalam dosa yang berarti bahwa mereka memang ditakdirkan jatuh dalam dosa sehingga bisa beranak cucu, apabila iya berarti mereka tidak berdosa, karena itu sudah takdir sudah ada dalam skenario yang harus dijalani oleh Adam dan Hawa.
mohon pencerahannya
Doktrin Adam dan Hawa jatuh ke dalam DOSA adalah AJARAN SESAT yang bertentangan dengan ajaran Alkitab. Adam dan Hawa tidak JATUH dalam DOSA. tindakan Hawa makan buah pengetahuan bukan JATUH ke dalam DOSA namun TINDAKAN orang DEWASA. Tindakan YHWH menakut-nakuti Adam dan HAwa makan buah pengetahuan itulah DOSA. YHWH adalah IBLIS. dia berdoasa dari dirinya SENDIRI. Dia mau TAHU sendiri dan tidak mau manusia BERPENGETAHUAN itu sebabnya dia MELARANG manusia makan buah pengetahuan.
Apakah Adam dan Hawa, makan atau tidak makan buah pengetahuan akan beranak cucu ? kalau tidak makan buah pengetahuan, maka Adam dan Hawa tidak tahu kalau diri mereka telanjang dan tidak tahu cara berahi, apakah beranak cucunya bukan dengan persetubuhan ?
setelah makan buah pengetahuan, dijelaskan mereka berahi dan melakukan persetubuhan sehingga beranak cucu, berarti Allah sudah tahu kalau mereka akan makan buah pengetahuan, dan akan diusir dan beranak cucu. berarti Adam dan Hawa hanya menjalankan peran dari skenario Allah saja.
mohon pencerahannya
Ha ha ha ha …. ayat mana yang bilang setelah makan buah pengetahuan Adam dan Hawa birahi? ayat mana pula yang bilang sebelum makan buah pengetahuan Adam dan Hawa tidak tahu dirinya telanjang? Ha ha ha ha ha …. TIDAK ADA! Gunakan akal budi anda untuk BERPIKIR bukan untuk menjadi BODOH.
MEMAKAI BAJU = TIDAK TELANJANG. Telanjang = tidak pakai baju. Dari mana anda TAHU seseorang TELANJANG? DARI melihat. Yang satu pakai baju yang lain TIDAK. Maka anda pun TAHU ini berpakaian yang itu TELANJANG. Jadi, MAKAN BUAH lalu TAHU TELANJANG? itu DONGENG.
BirAHI lalu memuaskannya dengan BERSETUBUH. AKIL BALIK. Kenapa AKIL BALIK? Karena BERTumbuH KEMBANG menjadi DEWASA. Seseorang MALU TELANJANG karena dia bertumbuh kembang menjadi DEWASA.
Manusia diciptakan dari SATU SEL. Itu sebabnya disebut DEBU TANAH. Kalau diciptakan dari BANYAK SEL pasti disebut TANAH lIAT. SATU sel lalu BERKEMBANG menjadi DUA sel dan seterusnya.
kej 2:25 Laki-laki dan perempuan itu telanjang, tetapi mereka tidak merasa malu.
Kej 3:7 Segera sesudah makan buah itu, pikiran mereka terbuka dan mereka sadar bahwa mereka telanjang. Sebab itu mereka menutupi tubuh mereka dengan daun ara yang mereka rangkaikan.
kej 3:10 Laki-laki itu menjawab, “Saya mendengar Engkau di taman; saya takut, jadi saya bersembunyi karena telanjang.”
kej 3:11 “Siapa yang mengatakan kepadamu bahwa engkau telanjang?” Allah bertanya. “Apakah engkau makan buah yang Kularang engkau makan itu?”
pikiran bodoh saya : mereka berdua tidak merasa telanjang itulah sebabnya mereka tidak merasa malu. Setelahnya memakan buah pengetahuan, reaksi mereka berbeda, mereka menutupi tubuh dengan daun ara. itu berarti mereka telah tahu dan telah sadar bahwa mereka telanjang sehingga mereka malu dan takut bertemu TUHAN. dan ini bukan dongeng karena alkitab yang menuliskannya, kalau ini dongeng berarti alkitab membual.
kej 3:16 Firman-Nya kepada perempuan itu: “Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak; dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu; namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu.”
kej 4:1 Kemudian Adam bersetubuh dengan Hawa, istrinya, dan hamillah wanita itu. Ia melahirkan seorang anak laki-laki dan berkata, “Dengan pertolongan TUHAN aku telah mendapat seorang anak laki-laki.” Maka dinamakannya anak itu Kain.
pikiran bodoh saya : ayat alkitab menjelaskan bahwa setelah makan buah pengetahuan, baru muncul perintah tentang berahi, sebelum itu, tidak ada ayat tentang berahi. yang dilakukan Adam adalah memberi nama pada seluruh mahluk hidup dan sejak hawa dijadikanpun tidak ada perkataan tentang berahi, sehingga saya simpulkan mereka tidak berahi satu sama lain dan tidak melakukan persetubuhan dan mustahil hawa melahirkan sebelum makan buah pengetahuan.
pak hai mengatakan :”Seseorang MALU TELANJANG karena dia bertumbuh kembang menjadi DEWASA”
pikiran bodoh saya : itu adalah perkataan pak hai dan bukan perkataan alkitab, alkitab dengan jelas dan gamblang mengatakan bahwa sebelum memakan buah pengetahuan mereka tidak malu walau telanjang. Sesudah memakan buah pengetahuan, mereka merasa malu dan menutupi tubuhnya dengan daun ara. jadi mereka malu bukan karena bertumbuh kembang menjadi dewasa seperti yang pak hai katakan. Kalau benar mereka malu karena mereka bertumbuh kembang dan bukan karena makan buah pengetahuan, pasti sudah tercatat di alkitab, apakah ada wahyu baru yang disampaikan ke pak hai ? kalau begitu alkitab harus ditambahkan ayat baru.
pertanyaan saya kembali mengemuka, jauh sebelum adam dan hawa memakan buah pengetahuan, sudah ada perintah beranak cucu, sedangkan untuk beranak cucu harus melewati masa berahi dan proses persetubuhan. Sedangkan saat itu hawa belum dijadikan. berarti, pikiran bodoh saya : Adam dan Hawa hanya menjalankan peran dari skenario takdir. apabila ini benar, dampaknya adalah apapun, bagaimanapun kelakuan kita, semuanya hanyalah sandiwara, hanya peran belaka.
kej 1:27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.
kej 1:28 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”
mohon pencerahannya agar saya yang bodoh bisa berpengetahuan
Kalau sudah tahu PIKIRAN anda BODOH, jangan diagul-agulkan. Saya sudah baca Kejadian 1 sampai kejadian 5 lebih dari 1000 kali, makanya baru ngerti sedikit. ha ha ha ha ha …
Kejandian 1 adalah CERITA si YHWH kepada si Musa. Adam dan Hawa sama sekali tidak bersaksi. Anak kecil tidak merasa MALU telanjang, setelah dewasa dia MALU telanjang. Itu bukan KATA hai hai bengcu namun FAKTA sejarah.
PENGETAHUAN itu DIPELAJARI bukan UJUg-UJUG muncul karena makan BUAH.
pak hai yang budiman, santun dan tidak pernah mengagul-agulkan kebodohan, fakta sejarah dan fakta alkitab adalah dua hal berbeda yang tercatat.
Fakta sejarah adalah pencatatan ala manusia, manusia yang berfikir, berucap dan bertindak yang dicatat di fakta sejarah.
Sedangkan fakta alkitab adalah pencatatan ala TUHAN, ala Allah: segala pikiran, ucapan dan perbuatan YHWH, Allah, yang dicatat didalam alkitab.
Namun sayangnya kita tidak sedang membicarakan fakta sejarah, saya sedang membicarakan fakta alkitab. Dan menurut fakta alkitab begitulah yang tertulis, kalau bukan begitu yang tertulis, maka tentu tertulis persis seperti fakta sejarah yang pak hai budiman dan tidak mengagul-agulkan kebodohan yang tercatat di alkitab, bahwa Adam dan Hawa malu karena sudah dewasa dan ujug ujug mengetahui ada yang gundal gandul di tubuhnya sehingga mendadak malu. Dan entah mengapa Allah dan YHWH lupa mencatatkannya di dalam alkitab kejadian fakta sejarah tsb.
Dan sungguh beruntung saya dan umat manusia karena dilahirkan di abad ini, beribu tahun sejak alkitab diterbitkan, kemudian pak hai yang tak pernah mengagulkan kebodohan, santun lagi budiman bersedia mengungkapkan kepada saya yg suka mengagulkan kebodohan, bahwa semua itu tak lebih dari sekedar fakta sejarah saja bahwa Adam dan Hawa malu karena sudah dewasa.
sehingga bertambahlah lagi satu ayat dalam kitab kejadian
kej 1:25 “YHWH lupa berkata kalau Adam dan Hawa malu karena mereka sudah dewasa, tentang pohon pengetahuan, itu adalah dongeng saja:. tentang hal ini sudah keberitahukan kepada manusia terpilih yang tidak mengagulkan kebodohan, santun dan budiman, barang siapa percaya kepada manusia ini, niscaya pelajaran sejarahnya menjadi bagus (bagus dari hongkong!)
Anda pasti nggak pernah BACA Alkitab itu sebabnya nggak BECUS membedakan YhWH (TUHAN) dan ELOHIM (Allah). makanya menyangka YHWH adalah Allah. Kalau baca Alkitab dan TIDAK BODOH, anda pasti TAHU bahwa YHWH menjadi ALLAH bangsa Yahudi karena PERJANJIAN. untuk membahas ajaran Alkitab HARUS baca Alkitab kisanak. Mengaku BODOH namun MENGAJAR? ha ha ha ha …. hanya orang BODOH yang melakukannya. Ha ha ha ha …. Kisanak, tidak ada SATU ayat pun yang mengajarkan Adam dan Hawa tIDAK tahu dirinya TELANJANG. Yang ada adalah ayat yang bilang keduanya TELANJANG dan TIDAK MERASA MALU. Ha ha ha ha … Hati-hati kalau jalan, nak. Jangan sampai jatuh, nanti dengkulnya geger otak. ha ha ha ha …