Bosan Terbang Yesaya Pariadji Pun Naik Tangga Ke Sorga


Gambar: Gereja Tiberias Indonesia

Biarkan PEMBUAL terus menipu sampai menyangkal Tipuannya sendiri. Itulah yang terjadi pada Yesaya Pariadji. Dia MEMBUAL dan terus MENIPUMEMBUAL sampai MENYANGKAL bualannya sendiri. Namun sayangnya, Jemaat Gereja Tiberias sudah KADUNG memalingkan TELINGANYA dari KEBENARAN dan membukanya bagi DONGENG. Itu sebabnya alih-alih BERTOBAT mereka justru perlu BEROBAT. Itu sebabnya mereka nggak peduli meskipun kesaksian Pariadji ke sorga PLINTAT-PLINTUT. Karena Bosan Terbang Yesaya Pariadji Pun Ke Sorga Naik Tangga. Begitu saja kok repot?

Memberanikan diri bertanya, di dalam bukunya yang berjudul: Saya Diperlihatkan Neraka, Yesaya Pariadji menulis:

Tuhan Yesus menggandeng roh saya terangkat ke sorga. Saya bisa melihat tubuh  saya masih berlutut dan tersungkur. Saya diberikan penglihatan alam roh, diperlihatkan bola dunia bagaikan terbang menuju langit tertinggi. Pada akhirnya saya sampai pada pintu kerajaan sorga. Saya juga diberikan penglihatan bola dunia yang selalu berputar.

Inilah kisah perjalanan saya dari tubuh yang fana ini menuju alam roh. Tuhan Yesus menggandeng roh saya artinya yang berperan sepenuhnya bukan manusia atau hasil sebuah meditasi. Namun Yesus sendiri dengan cara dan dimensi ilahi-Nya yang luar biasa itulah yang membawa saya. Pengalaman ini mengingatkan kita pada pengalaman rasul Paulus ketika ia terangkat ke sorga.

Aku tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau–entah di dalam tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya–orang itu tiba-tiba diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga. 2 Korintus 12:2

Itulah pengalaman memasuki dunia alam roh yang tentu dimensinya sangat berbeda dengan dunia fana. Manusia dengan segala keterbatasannya tidak bisa memasuki dimensi alam roh, kecuali mereka sudah meninggal. Allah bisa melakukan cara apa pun karena Dia adalah penguasa alam roh. Setiap orang yang mau menyembah-Nya tentu juga dalam roh dan kebenaran (Yohanes 4:24). Namun iblis juga bisa memberi kemampuan kepada pengikutnya agar mampu memasuki alam roh. Hal itu nampak pada praktek-praktek paranormal dan perdukunan.

Proses perpindahan roh dari tubuh yang fana menuju alam roh sering terjadi di rumah-rumah sakit, terutama di ruang ICU, saat orang sedang sekarat. Saat roh manusia meninggalkan tubuh, ia bisa melihat tubuh jasmaninya tergeletak dan perawat-perawat serta kerabat mengerumuninya. Setelah kesadarannya pulih, ia bisa bersaksi tentang pengalaman alam roh. Orang mengenal peristiwa ini sebagai mati suri.

Namun yang saya alami berbeda sekali dengan mati suri. Posisi waktu peristiwa itu terjadi sedang berlutut. Ini menggambarkan keadaan normal. Juga bukan gejala-gejala jiwani ataupun sebuah halunisasi. Namun Yesus dengan kemauan-Nya sendiri melawat dan menggandeng roh saya memasuki alam roh. Pengalaman saya ini mengingatkan kita akan pengalaman Katherine Baxter di dalam bukunya “40 hari di dalam neraka” dimana selama 40 hari dia diajak Tuhan Yesus untuk menyaksikan tentang alam roh (neraka). Pengalaman rohani yang demikian sangat fantastis dan mulia.

Ternyata isi galaksi ini seperti bumi yang sedang berputar, bulan dan bintang-bintang berasal dari Kerajaan sorga dan Tuhan Yesus sebagai Allah yang mahakuasa yang mengaturnya. Hal ini memberi gambaran kepada kita bahwa dimensi alam semesta ini sangat kecil bila dibandingkan dengan dimensi alam roh. Sehingga bola bumi yang besar ini bagaikan segenggam bola di tangan Tuhan.

Lawatan Tuhan Yesus mengingatkan saya pada waktu saya bekerja di istana presiden RI (1964-1974), saya pernah berdiri di samping presiden sehingga kadang-kadang merasa kikuk. Tetapi kini saya berdiri di samping Tuhan Yesus, berdiri di samping raja segala raja yang empunya kerajaan sorga, dengan diberikan penglihatan yang indah dan luar biasa. Tuhan Yesus benar-benar memberikan penglihatan yaitu suatu pemandangan alam roh yang luar biasa, pemandangan yang tiada taranya. Tuhan Yesus menyatakan ke-Allahan-Nya sebagai penguasa di bumi dan di sorga langsung kepada saya.

Memberanikan diri bertanya, di dalam SUARA GEMBALA SIDANG – MINGGU, 5 FEBRUARI 2012, Yesasa Pariadji bersaksi:

Bila tangan saya belum pernah dijemput dan digandeng malaikat masuk ke tiang awan, tangga ke sorga, saya bisa dilumpuhkan hari ini. Sebagaimana Tuhan Yesus memberi perintah kepada saya untuk membaca Alkitab dan mohon ampun Tuhan, hamba selalu menolaknya. Perintah-Mu kepada hamba adalah saat hamba menderita sakit: “Pariadji, baca Alkitab, disitu ada Injil Kerajaan Sorga dan ikutlah Aku, Akulah Yesus Kristus Tuhan Allahmu yang empunya Kerajaan Sorga.”

Mohon ampun, setelah lumpuh baru membaca firman-Mu, membaca Injil Kerajaan Sorga. Hamba bertobat dan menangis dan bersyukur telah disembuhkan. Setelah saya bertobat dengan tidak terasa sudah disembuhkan.

Saat hamba berdoa, saat bersyukur, terima kasih Tuhan Yesus, Engkau mengirimkan malaikat-Mu menjemput hamba dibawa menghadap Engkau di Sorga. Saat saya berdoa dijemput malaikat masuk alam roh, saya digandeng malaikat masuk alam roh, melihat setan-setan yang menerkam orang-orang yang tidak dikenal malaikat.

Roh saya digandeng malaikat masuk ke suatu tiang awan yang penuh kemuliaan, yang bercahaya kemilauan. Saya bisa melihat tubuh saya yang sujud berdoa. Saya lalu naik tinggi ke awan-awan melihat bola dunia yang sedang berputar. Sampai di pintu Sorga yang penuh kemuliaan, Rasul Petrus yang menjemput dan menghantar, menghadap Tuhan Yesus di depan Tahta Allah.

Saya ketakutan tersungkur, karena sering menolak perintah-perintah-Nya. Saya tidak berani memandang. Dengan suara yang indah Tuhan Yesus berkata: “Pariadji, Akulah Yesus Kristus Tuhan Allahmu yang empunya Kerajaan Sorga.”

Mohon ampun Tuhan, ampuni hamba orang berdosa ini. Rasanya saya tidak layak untuk menghadap Tuhan. Terima kasih Tuhan Yesus Engkau telah berkata: “Pariadji, lihat di sebelah kananmu, namamu terdaftar di Sorga bersama istrimu, Darniaty. Kamu belum saatnya mati, kembalilah ke bumi, suatu hari kamu dan istrimu akan diundang ke mari.”

Bengcu Menggugat

Saya Diperlihatkan Neraka: Tuhan Yesus menggandeng roh saya terangkat ke sorga. Saya bisa melihat tubuh  saya masih berlutut dan tersungkur. Saya diberikan penglihatan alam roh, diperlihatkan bola dunia bagaikan terbang menuju langit tertinggi. Pada akhirnya saya sampai pada pintu kerajaan sorga. Saya juga diberikan penglihatan bola dunia yang selalu berputar.

SUARA GEMBALA SIDANG – MINGGU, 5 FEBRUARI 2012: Roh saya digandeng malaikat masuk ke suatu tiang awan yang penuh kemuliaan, yang bercahaya kemilauan. Saya bisa melihat tubuh saya yang sujud berdoa. Saya lalu naik tinggi ke awan-awan melihat bola dunia yang sedang berputar. Sampai di pintu Sorga yang penuh kemuliaan, Rasul Petrus yang menjemput dan menghantar, menghadap Tuhan Yesus di depan Tahta Allah.

SUARA GEMBALA SIDANG – MINGGU, 5 FEBRUARI 2012:  Saya ketakutan tersungkur, karena sering menolak perintah-perintah-Nya. Saya tidak berani memandang.

Saya Diperlihatkan Neraka: Tetapi kini saya berdiri di samping Tuhan Yesus, berdiri di samping raja segala raja yang empunya kerajaan sorga, dengan diberikan penglihatan yang indah dan luar biasa.

Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng. 2 Timotius 4:3-4

Meskipun menggelari dirinya PENDETA namun Yesaya Pariadji adalah seorang PEMBUAL. BUALAN-nya gamblang sekali, kesaksiannya PLINTAT-PLINTUT. Kesaksiannya saling MENYANGKAL. Namun sayang anggota Jemaat Gereja Tiberias telah MENUTUP telinganya bagi KEBENARAN dan membukanya bagi DONGENG. Itu sebabnya alih-alih mencari KEBENARAN mereka justru ramai-ramai memuja KECEMARAN.

Kebenaran yang tidak konsisten mustahil kebenaran sejati. Kesaksian yang plintat-plintut mustahil kisah nyata.

Jangan-jangan setelah bertahun-tahun menipu jemaat gereja Tiberias dengan kesaksian palsu TERBANG ke sorga akhirnya Pariadji merasa BOSAN terbang melulu, itu sebabnya dia pun BERHENTI terbang dan NAIK tangga ke sorga? ha ha ha ha ha …. Jangan-jangan tidak lama lagi dia pun kecapean naik tangga makanya di jemput Nyi Loro Kidul NAIK kereta kencana ke sorga. Kapan Yesaya Pariadji naik LIFT ke sorga ya? Ha ha ha ha …

Silahkan klik di SINI untuk membaca BUALAN Pariadji yang lain.

569 thoughts on “Bosan Terbang Yesaya Pariadji Pun Naik Tangga Ke Sorga

  1. Kalian benar benar KUALAT ! INGAT…… TUHAN YESUS SENDIRIPUN MENGUTUK ORANG YG DURHAKA KEPADA ALLAH YAITU ORANG FARISI DAN SADUKI…….SEKARANG NYATALAH KALIAN INI RUPANYA ORANG2 SEPERTI MEREKA !
    ORANG ORANG YG KURANG AJAR TERHADAP HAMBA TUHAN YG DIURAPI YAITU PDT YESAYA PARIAJI. EV YUSAK CIPTO. PDT PETRUS AGUNG DLL. RUPANYA KALIAN MAU MELIHAT TUHAN YANG MAHA KERAS…TERHADAP ORANG DURHAKA. SILAHKAN TAMBAH DOSA KALIAN SAMPAI BERBUAH MAUT. MEMANG BENAR TUHAN ITU KUDUS TAPI INGAT……. TUHAN YESUS JUGA MENGUTUK ORANG FARISI DAN SADUKI ZAMAN INI. INGAT….ALLAH TIDAK MAU DIPERMAINKAN. BETAPA NGERINYA KALAU JATUH KETANGAN ALLAH YANG MENGHAKIMI. INGAT……ALLAH BISA MENGUTUK ORANG DURHAKA SAMPAI KETURUNAN YANG KEEMPAT DARI ORANG YANG MEMUSUHI DIA. AMIN !

  2. ha ha ha ha ha … Yesus mengaku dirinya adalah anak manusia. hai hai adalah manusia 100%. Semoga Yesus anakku memberkatimu kisanak. ha ha ha ha ….. Yesaya Pariadji bukan hamba Tuhan, dia adalah NABI palsu. dia adalah GURU palsu. dia adalah PENIPU! Blog ini dengan GAMBLANG menguliti TIPUANNYA bukan? ha ha ha ha …..

  3. Hamba Tuhan yang diurapi?
    Istilah subyektif yang parameternya gak jelas, banyak di populerkan oleh pendeta2 beraliran karismatik, dan jemaatnya menerima saja sebagai kebenaran tanpa pernah berpikir kritis.

  4. @pembalasan Tuhan, makanya jangan DURHAKA, jangan suka ngutuk-ngutuk orang. Tuhan Yesus sampe hari ini ga ngutuk apa-apa di blog ini, tapi sampean udah duluin Tuhan. HAHAHAHAHA….. Hati-hati ntar Tuhan marahnya sama sampean bukan sama blog ini HAHAHAHAHA….

    Ini contoh orang TOLOL yang merasa dapat hikmat dari Tuhan untuk mengutuk HAHAHAHA…..

  5. @Garfield, DIURAPI, makanya anggota jemaatnya banyak. KOTBAHNYA disukai banyak anggota jemaatnya. MEMBUAL melakukan banyak MUJIZAT kesembuhan. MEMBUAL sering bertemu Tuhan Yesus Kristus. ha ha ha ha ha …..

  6. Inilah wajah kristen sekarang, coba kalau tahun 1997 Indonesia gak jatuh ekonominya (krismon), pasti sekte2 seperti ini tidak akan berkembang pesat. Karena jaman krismon banyak orang ikut terimbas mereka lari mencari sesuatu yang menenangkam hatinya, akhirnya terbuai dengan kesaksian2 yg dibuat2 dengan andil perpuluhan bagi tuhan dengan imbalan berkat akan tercurah, ibarat seperti disiram air sejuk, sekarang hasilnya ada, gereja semakin kaya dengan simpanan pribadi dalam bentuk investasi bermacam-macam, semakin gaya dengan mobil mewah dengan alasan berkat dari Tuhan 🙂 #exhale
    Beda dengan jaman murid2 Tuhan dalam memberitakan firman, disamping beda jaman juga ya, tapi intinya kesederhanaan bukan kemewahan yang di expose 🙂
    Sesuatu yang jahat dipolitisir dengan menggunakan FT juga dijadikan senjata untuk menghakimi kebenaran untuk menguntungkan kepentingan sektenya.
    Jadi ingat waktu ketua sekte ini mengangungkan calon gubernur Jakarta, berinisial FB, didoakan supaya menang dan menyuruh jemaatnya utk memilih calon gubernur tsb., tapi ternyata tidak menang, dan sekali kepentingan gereja memang tidak bisa dikaitkan dengan politik.
    Ya semakin hari semakin rusak wajah Kristen sekarang. Makin lama makin kelihatan penyimpangan ajaran FT dari sekte ini, dan mereka berusaha membuat agama mereka sendiri nantinya.
    Kasihan sekali bagi merekayang masih terbelengu di dalam sekte2 ini. Dan kasihan sekali mereka yang masih membela kejahatan2 dari sekte2 yang sebenarnya sudah menyimpang sangat sangat parah dari FT, semoga mereka sadar.

    FT = Firman Tuhan

  7. @Sari Liem, semuanya dimulai tahun 1982, saat itu LPMI mengadakan kampanye I Found it! Sudah kutemukan, anda pun bisa menemukannya. Dampak dari kampanye itu adalah bangkitnya persekutuan doa-persekutuan doa di mana-mana. Gerakan itu memuncak tahun 1987, KASIH MELANDA JAKARTA. Sejak itu persekutuan doa-persekutuan DOA pun menjadi GEREJA. SEjak itu JABATAN pendeta dianggap TIDAK SAKRAL lagi sehingga SIAPA pun yang punya PeNGikuT boleh menyebut dirinya orang DIURAPI. Anda tahu cerita selanjutnya.

  8. @Bung Hai2, didalam Buku anda membuktikan bahwa Kesaksian Yesaya Pariaji salah, krn dia mengidentikkan kejadiannya dg Rasul Paulus yg menurutnya diangkat ke Sorga. Padahal klo Yesaya Pariaji mau belajar Alkitab dg benar, pasti dia mendapatkan bahwa Rasul Paulus sebenarnya tidak pernah diangkat ke Sorga. Nah ketahuan dech tipuannya/kesalahannya. Tapi bung Hai2, banyak juga lho orang yg menafsirkan 2 Kor 12 : 1-10 bahwa Rasul Paulus diangkat ke Langit ke-3/Firdaus (?), termasuk penjelasan dalam Alkitab Sabda juga…hmmmm (?). Terima kasih pencerahannya.

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.