Bosan Terbang Yesaya Pariadji Pun Naik Tangga Ke Sorga


Gambar: Gereja Tiberias Indonesia

Biarkan PEMBUAL terus menipu sampai menyangkal Tipuannya sendiri. Itulah yang terjadi pada Yesaya Pariadji. Dia MEMBUAL dan terus MENIPUMEMBUAL sampai MENYANGKAL bualannya sendiri. Namun sayangnya, Jemaat Gereja Tiberias sudah KADUNG memalingkan TELINGANYA dari KEBENARAN dan membukanya bagi DONGENG. Itu sebabnya alih-alih BERTOBAT mereka justru perlu BEROBAT. Itu sebabnya mereka nggak peduli meskipun kesaksian Pariadji ke sorga PLINTAT-PLINTUT. Karena Bosan Terbang Yesaya Pariadji Pun Ke Sorga Naik Tangga. Begitu saja kok repot?

Memberanikan diri bertanya, di dalam bukunya yang berjudul: Saya Diperlihatkan Neraka, Yesaya Pariadji menulis:

Tuhan Yesus menggandeng roh saya terangkat ke sorga. Saya bisa melihat tubuh  saya masih berlutut dan tersungkur. Saya diberikan penglihatan alam roh, diperlihatkan bola dunia bagaikan terbang menuju langit tertinggi. Pada akhirnya saya sampai pada pintu kerajaan sorga. Saya juga diberikan penglihatan bola dunia yang selalu berputar.

Inilah kisah perjalanan saya dari tubuh yang fana ini menuju alam roh. Tuhan Yesus menggandeng roh saya artinya yang berperan sepenuhnya bukan manusia atau hasil sebuah meditasi. Namun Yesus sendiri dengan cara dan dimensi ilahi-Nya yang luar biasa itulah yang membawa saya. Pengalaman ini mengingatkan kita pada pengalaman rasul Paulus ketika ia terangkat ke sorga.

Aku tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau–entah di dalam tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya–orang itu tiba-tiba diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga. 2 Korintus 12:2

Itulah pengalaman memasuki dunia alam roh yang tentu dimensinya sangat berbeda dengan dunia fana. Manusia dengan segala keterbatasannya tidak bisa memasuki dimensi alam roh, kecuali mereka sudah meninggal. Allah bisa melakukan cara apa pun karena Dia adalah penguasa alam roh. Setiap orang yang mau menyembah-Nya tentu juga dalam roh dan kebenaran (Yohanes 4:24). Namun iblis juga bisa memberi kemampuan kepada pengikutnya agar mampu memasuki alam roh. Hal itu nampak pada praktek-praktek paranormal dan perdukunan.

Proses perpindahan roh dari tubuh yang fana menuju alam roh sering terjadi di rumah-rumah sakit, terutama di ruang ICU, saat orang sedang sekarat. Saat roh manusia meninggalkan tubuh, ia bisa melihat tubuh jasmaninya tergeletak dan perawat-perawat serta kerabat mengerumuninya. Setelah kesadarannya pulih, ia bisa bersaksi tentang pengalaman alam roh. Orang mengenal peristiwa ini sebagai mati suri.

Namun yang saya alami berbeda sekali dengan mati suri. Posisi waktu peristiwa itu terjadi sedang berlutut. Ini menggambarkan keadaan normal. Juga bukan gejala-gejala jiwani ataupun sebuah halunisasi. Namun Yesus dengan kemauan-Nya sendiri melawat dan menggandeng roh saya memasuki alam roh. Pengalaman saya ini mengingatkan kita akan pengalaman Katherine Baxter di dalam bukunya “40 hari di dalam neraka” dimana selama 40 hari dia diajak Tuhan Yesus untuk menyaksikan tentang alam roh (neraka). Pengalaman rohani yang demikian sangat fantastis dan mulia.

Ternyata isi galaksi ini seperti bumi yang sedang berputar, bulan dan bintang-bintang berasal dari Kerajaan sorga dan Tuhan Yesus sebagai Allah yang mahakuasa yang mengaturnya. Hal ini memberi gambaran kepada kita bahwa dimensi alam semesta ini sangat kecil bila dibandingkan dengan dimensi alam roh. Sehingga bola bumi yang besar ini bagaikan segenggam bola di tangan Tuhan.

Lawatan Tuhan Yesus mengingatkan saya pada waktu saya bekerja di istana presiden RI (1964-1974), saya pernah berdiri di samping presiden sehingga kadang-kadang merasa kikuk. Tetapi kini saya berdiri di samping Tuhan Yesus, berdiri di samping raja segala raja yang empunya kerajaan sorga, dengan diberikan penglihatan yang indah dan luar biasa. Tuhan Yesus benar-benar memberikan penglihatan yaitu suatu pemandangan alam roh yang luar biasa, pemandangan yang tiada taranya. Tuhan Yesus menyatakan ke-Allahan-Nya sebagai penguasa di bumi dan di sorga langsung kepada saya.

Memberanikan diri bertanya, di dalam SUARA GEMBALA SIDANG – MINGGU, 5 FEBRUARI 2012, Yesasa Pariadji bersaksi:

Bila tangan saya belum pernah dijemput dan digandeng malaikat masuk ke tiang awan, tangga ke sorga, saya bisa dilumpuhkan hari ini. Sebagaimana Tuhan Yesus memberi perintah kepada saya untuk membaca Alkitab dan mohon ampun Tuhan, hamba selalu menolaknya. Perintah-Mu kepada hamba adalah saat hamba menderita sakit: “Pariadji, baca Alkitab, disitu ada Injil Kerajaan Sorga dan ikutlah Aku, Akulah Yesus Kristus Tuhan Allahmu yang empunya Kerajaan Sorga.”

Mohon ampun, setelah lumpuh baru membaca firman-Mu, membaca Injil Kerajaan Sorga. Hamba bertobat dan menangis dan bersyukur telah disembuhkan. Setelah saya bertobat dengan tidak terasa sudah disembuhkan.

Saat hamba berdoa, saat bersyukur, terima kasih Tuhan Yesus, Engkau mengirimkan malaikat-Mu menjemput hamba dibawa menghadap Engkau di Sorga. Saat saya berdoa dijemput malaikat masuk alam roh, saya digandeng malaikat masuk alam roh, melihat setan-setan yang menerkam orang-orang yang tidak dikenal malaikat.

Roh saya digandeng malaikat masuk ke suatu tiang awan yang penuh kemuliaan, yang bercahaya kemilauan. Saya bisa melihat tubuh saya yang sujud berdoa. Saya lalu naik tinggi ke awan-awan melihat bola dunia yang sedang berputar. Sampai di pintu Sorga yang penuh kemuliaan, Rasul Petrus yang menjemput dan menghantar, menghadap Tuhan Yesus di depan Tahta Allah.

Saya ketakutan tersungkur, karena sering menolak perintah-perintah-Nya. Saya tidak berani memandang. Dengan suara yang indah Tuhan Yesus berkata: “Pariadji, Akulah Yesus Kristus Tuhan Allahmu yang empunya Kerajaan Sorga.”

Mohon ampun Tuhan, ampuni hamba orang berdosa ini. Rasanya saya tidak layak untuk menghadap Tuhan. Terima kasih Tuhan Yesus Engkau telah berkata: “Pariadji, lihat di sebelah kananmu, namamu terdaftar di Sorga bersama istrimu, Darniaty. Kamu belum saatnya mati, kembalilah ke bumi, suatu hari kamu dan istrimu akan diundang ke mari.”

Bengcu Menggugat

Saya Diperlihatkan Neraka: Tuhan Yesus menggandeng roh saya terangkat ke sorga. Saya bisa melihat tubuh  saya masih berlutut dan tersungkur. Saya diberikan penglihatan alam roh, diperlihatkan bola dunia bagaikan terbang menuju langit tertinggi. Pada akhirnya saya sampai pada pintu kerajaan sorga. Saya juga diberikan penglihatan bola dunia yang selalu berputar.

SUARA GEMBALA SIDANG – MINGGU, 5 FEBRUARI 2012: Roh saya digandeng malaikat masuk ke suatu tiang awan yang penuh kemuliaan, yang bercahaya kemilauan. Saya bisa melihat tubuh saya yang sujud berdoa. Saya lalu naik tinggi ke awan-awan melihat bola dunia yang sedang berputar. Sampai di pintu Sorga yang penuh kemuliaan, Rasul Petrus yang menjemput dan menghantar, menghadap Tuhan Yesus di depan Tahta Allah.

SUARA GEMBALA SIDANG – MINGGU, 5 FEBRUARI 2012:  Saya ketakutan tersungkur, karena sering menolak perintah-perintah-Nya. Saya tidak berani memandang.

Saya Diperlihatkan Neraka: Tetapi kini saya berdiri di samping Tuhan Yesus, berdiri di samping raja segala raja yang empunya kerajaan sorga, dengan diberikan penglihatan yang indah dan luar biasa.

Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng. 2 Timotius 4:3-4

Meskipun menggelari dirinya PENDETA namun Yesaya Pariadji adalah seorang PEMBUAL. BUALAN-nya gamblang sekali, kesaksiannya PLINTAT-PLINTUT. Kesaksiannya saling MENYANGKAL. Namun sayang anggota Jemaat Gereja Tiberias telah MENUTUP telinganya bagi KEBENARAN dan membukanya bagi DONGENG. Itu sebabnya alih-alih mencari KEBENARAN mereka justru ramai-ramai memuja KECEMARAN.

Kebenaran yang tidak konsisten mustahil kebenaran sejati. Kesaksian yang plintat-plintut mustahil kisah nyata.

Jangan-jangan setelah bertahun-tahun menipu jemaat gereja Tiberias dengan kesaksian palsu TERBANG ke sorga akhirnya Pariadji merasa BOSAN terbang melulu, itu sebabnya dia pun BERHENTI terbang dan NAIK tangga ke sorga? ha ha ha ha ha …. Jangan-jangan tidak lama lagi dia pun kecapean naik tangga makanya di jemput Nyi Loro Kidul NAIK kereta kencana ke sorga. Kapan Yesaya Pariadji naik LIFT ke sorga ya? Ha ha ha ha …

Silahkan klik di SINI untuk membaca BUALAN Pariadji yang lain.

569 thoughts on “Bosan Terbang Yesaya Pariadji Pun Naik Tangga Ke Sorga

  1. Kalebyosua, itu cerita orang yg beberapa kali di temui NABI ISA dan suruh baca alkitab. Coba googling aja ‘ya fi mafarkai’. di youtube juga ada, seinget saya text inggris, dibagi 5 parts video. kecil-kecil kok file nya.

  2. Mr. Hai-hai, ok. Thanks berat ya.. Soalnya buat saya masih sulit menganalisa kesaksian yg soft seperti ini. He.he..

  3. Neworshipper. Saya belajar dari blog mr.hai-hai ini, fakta menarik tentang keistimewaan alkitab adalah adanya saksi, Yesus melakukan mukjizat – banyak saksinya, Yesus dibangkitkan-banyak saksinya, saulus ketemu Yesus -banyak saksinya, Yohanes diajak ke sorga – paulus saksinya, sesuai taurat yg baik (ujilah segala sesuatu dan peganglah yg baik), setidaknya 2 saksi baru sah.

    Kesaksian pak pariadji siapa saksinya..? Apa ada orang yg menjadi saksi ttg perjumpaan beliau dg Yesus.? Atau Apa Yesus pernah datang dan bersaksi tentang ucapan pak pariadji.?

  4. wah, ditunggu bukunya, Bengcu. semoga kontennya berasal dari data yang sah dan bukan terkaan atau komentar/cibiran lawan.. semangat menulis buku, Bengcu, jangan lupa berdoa sebelum menulis agar bukan kedagingan tapi dipenuhi Roh kudus 🙂 God bless you!

  5. @bezero4truth
    Mas bezero tidak setiap kesaksian/ucapan seseorang (kasus) harus ada 2 saksi contoh kasus perkosaan, cukup satu orang dengan dilengkapi bukti2.
    kalau saya percaya kalau bp.Pariadji pernah dinampaki Yesus (terlepas itu Yesus betul atau Iblis yang menjelma wujud Yesus) tanpa ada 2 saksi ,saya tetap percaya kalau bp pariadji pernah mengalami kesaksiannya itu…..Keheekkekekkk.
    Anda menulis saulus ketemu Yesus -banyak saksinya . disini Saulus tidak dinampaki Yesus tapi cahaya Kis 9:3 Dalam perjalanannya ke Damsyik, ketika ia sudah dekat kota itu, tiba-tiba cahaya memancar dari langit mengelilingi dia. (disini cahaya mengelilingi saulus saja (dia)jadi saulus saja yang Nampak cahaya tsb sehingga hanya saulus saja yang buta, kalau teman-teman saulus Nampak cahaya /yesus seperti saulus otomatis semuanya buta) kesimpulan teman saulus tidak ada yang nampak cahaya tersebut Tetapi teman saulus semua dengar suara yang berkata “akulah Yesus yang kau aniaya itu”( Kis 9:5-7).disini SIAPA YANG BERANI / BISA MEMBUKTIKAN KALAU ITU BENAR SUARA YESUS (bisa saja iblis, atau hantu dari salah satu pengikut yesus yang dianiaya saulus sampai mati , yang mengaku Yesus) mustahil Yesus yang berkata karena Yesus tidak pernah dianiaya oleh Saulus. JADI TULISAN ANDA SALAH teman saulus tidak dinampaki tetapi mendengar suara yang mengaku Yesus ,yang tidak bisa dibuktikan kalau itu benar suara Yesus, karena teman saulus saat kejadian tidak pernah kumpul denganYesus, jadi MUSTAHIL mereka yahkin kalau suara itu suara Yesus. Kecuali setelah saulus tobat dan teman-teman seperjalanan saulus diantaranya ada Yohanes atau petrus baru ayat diatas bisa dipercaya kalau itu benar suara Yesus karena murid Yesus selalu bersama Yesus pasti hafal suara Yesus.
    Kesimpulan saksi/teman saulus saat dinampaki cahaya didamsyik hanya mendengar suara yang mengaku Yesus, TAPI BUKAN SUARA YESUS ASLI dengan kata lain masih disangsikan/ tidak sah ? walau banyak orang yang mendengarkan suara tsb tapi kesaksian ini juga belum tentu benar (bisa benar bisa salah) kalau benar-benar Yesus yang menampaki saulus kenapa saulus /Paulus sakit berdoa 3x sama Tuhan 2korintus 12 :7-10 tidak disembuhkan ,
    2korintus 12:8 Tentang hal itu aku sudah tiga kali berseru kepada Tuhan, supaya utusan Iblis itu mundur dari padaku. (9) Tetapi jawab Tuhan kepadaku: “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.” Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.
    Dalam ayat ini paulus doa pada Tuhan yang mana /siapa ? kenapa Tuhannya didoa paulus tidak bisa mengusir iblis dengan kata lain Tuhan nya paulus kalah sama iblis, untuk menutupi kelemahanNya Tuhannya Paulus alih-alih berkata “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.” .
    Untuk menutupi kelemahan/kemaluan paulus kepada teman-temannya, karena sakitnya tidak disembuhkan , alih-alih Paulus mengatakan: 2korintus 12:10 Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. SEBAB JIKA AKU LEMAH, MAKA AKU KUAT. (kehekekekekek yang sesat biarlah tambah sesat) sedangkan komitmen Yesus markus 16:17-18 Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, (18) mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”
    Paulus sakit doa tidak sembuh jadi perlu diselidiki apakah Tuhan yang menampaki paulus itu benar-benar Yesus atau mahluk lain? Kalau Yesus pasti paulus sembuh,? apakah Yesus masih membawa sifatnya yang manusia , Yesus dendam sama paulus/saulus, karena saulus menyiksa pengikutNya. sehingga Paulus dibohongi agar bertobat setelah itu dipermalukan sama teman-temannya lama (nb .antikristus) sudah jadi murid Yesus kok tidak bisa nyembuhkan diri sendiri. Jadi pertanyaan saya mas bezero saulus dinampaki siapa TUHAN atau IBLIS atau YESUS.
    Kita bandingkan kuasa Paulus dengan bp.Priadji, paulus doa sama Tuhan sakit seperti duri dalam daging tidak sembuh, sedangkan bp.Pariadji sakit lumpuh doa sendiri sembuh(banyak saksinya bp .pariadji dulu lumpuh dan disembuhkan).kenapa jadi lucu. ?????
    KENAPA TUHANYA PAULUS kalah sakti DENGAN TUHANNYA BP. PARIADJI ,yang salah mengimani Paulus atau Bp. Pariadji karena keduanya mengimani Yesus itu Tuhan.
    Silahkan mas bezero berkomentar dan yang benar yang mana , atau keduanya benar, ATAU KEDUANYA SESAT SEMUANYA. KEHEKEKEKEKEKEKK
    demikian juga kesaksian Ananias dalam penglihatannya kelanjutan cerita saulus ,dalam penampakan Ananias, di Alkitab tidak ada tertulis “ YESUS BERKATA atau TUHAN YESUS BERKATA” jadi bisa saja Ananias diNampaki, iblis/ Malaikat yang sama dengan kesaksian saulus.
    Kita cermati ayat ini Kis 9:10-12, Di Damsyik ada seorang murid Tuhan bernama Ananias. Firman Tuhan kepadanya dalam suatu penglihatan: “Ananias!” Jawabnya: “Ini aku, Tuhan!” disini ditulis penglihatan tatapi tidak ditulis Ananias Nampak Yesus (jadi tidak ada kata Yesus tetapi TUHAN), malah ditulis Tanya jawab antara Tuhan dan Ananias ,seolah-olah hanya dengar suara saja.
    Ayat (11) Firman Tuhan: “Mari, pergilah ke jalan yang bernama Jalan Lurus, dan carilah di rumah Yudas seorang dari Tarsus yang bernama Saulus. Ia sekarang berdoa,
    (12) dan dalam suatu penglihatan ia melihat, bahwa seorang yang bernama Ananias masuk ke dalam dan menumpangkan tangannya ke atasnya, supaya ia dapat melihat lagi.”
    Didalam ayat 11 tertulis Firman Tuhan dengan tanda kutip berarti Tuhan berkata diakhiri koma berarti nyambung dengan ayat berikutnya ayat (12 ) dan didalam suatu penglihatan ia melihat…dst.… ia disini huruf kecil jadi ia disini bukan Tuhan (kalau yang dimaksud Tuhan pasti ia huruf besar). Dan tidak mungkin Ananias , karena tidak mungkin Ananias mendapat penampakan dirinya sendiri dan mengatakan kepada Tuhan sedangkan saat itu Tuhan sedang memerintahkan Ananias.( ini yang SALAH yang nulis alkitab aslinya atau penerjemahnya /lai nya) jadi seolah-olah ia huruf kecil ini ada pihak ketiga ,jadi yang mengaku Tuhan yang bicara dengan Ananias ini diperintah seseorang /Malaikat/Yesus/iblis/ALLAH ,entah siapa dengan ditulis “ia” (huruf kecil).
    Jadi penampakan Ananias belum tentu Yesus sendiri yang menampakinya (walau ceritanya sinkron dengan penampakan paulus disini Ananias tidak ada 2 saksi.
    Kisah diatas sama dengan kesaksian Bp. Pariadji belum tentu benar(bisa salah dan bisa benar) kalau yang menampaki itu Yesus ,bisa saja iblis yang menjelma ujud Yesus.
    TAPI SAYA PERCAYA KALAU BP.PARIADJI MENGALAMI KEJADIAN TERSEBUT (tapi saya tidak percaya kalau itu Yesus sebenarnya,; bisa saja malaikat atau iblis yang berubah ujud seperti Yesus). KEHEKEKEKEKEKKEKEKK
    saya mau tanya ? ANda percaya tidak saat haihai menulis disalahsatu blog bahwa:
    SAAT HAIHAI ONANI/MASTURBASI SELALU MEMBAYANGKAN KECANTIKAN MAMAHNYA. saya percaya 100% dengan kesaksian /tulisan haihai yang saat melakukan tidak ada 2 saksinya,saya juga percaya saat @kalebyosua pernah dinampaki hantu tanpa kepala (tidak ada saksinya)..anda merespon kata/kesaksian mas kaleb berarti anda sudah percaya kalau cerita/kesaksian kalebyosua pernah dinampaki ujud orang tanpa kepala (terlepas itu jenis setan,demit, jin atau grenduwo) ,saya percaya kalau bp.Pariadji dinampaki Yesus seperti saya percaya dengan kesaksian/cerita haihai dan @kalebyosua, yang NB.tidak ada 2saksi. KEHEKEEKKEKK.
    Bagaimana dengan kejadian mimpi Yusuf (yang tanpa ada 2saksi).Kejadian 37:9-11.
    Dimana Yusuf menceritakan mimpinya kepada ayah dan saudara-saudaranya dimana yusuf Nampak matahari,bulan,11bintang sujud kepadanya( yusuf mengartikan semua mimpi dengan kenyataan dan semua benar) di kisah ini Yakub percaya kalau yusuf pernah dinampaki seperti yang diceritakan/disaksikan, hanya Yakub tidak percaya dengan makna apa arti mimpi itu kejadian 37:10. Setelah hal ini diceritakannya kepada ayah dan saudara-saudaranya, maka ia ditegor oleh ayahnya: “Mimpi apa mimpimu itu? Masakan aku dan ibumu serta saudara-saudaramu sujud menyembah kepadamu sampai ke tanah?” .(disini Yakub percaya kalau Yusuf dinampaki dalam mimpi walaupun yusuf tidak punya 2saksi ).
    Kalau anda percaya dengan penglihatan saulus dan Ananias harusnya anda percaya dengan kesaksian bp. Pariadji yang sama-sama manusianya dan buktinya sama –sama kurang sah dan tidak ada 2saksi.KEHEKEKEKEKEKEKK (suara yang didengar saulus dan teman temannya bisa saja suara setan siapa yang bisa membuktikan kalau itu suara Yesus) kesimpulannya sama-sama kurang kuat, jadi kembali lagi ke hak azasi manusia mau percaya dengan kesaksian seseorang atau tidak percaya terserah orang tersebut, kita tidak bisa menginterfrensi seseorang.
    Mas bazero dari pada anda penasaran lebih baik anda Tanya datangi sendiri Tanya buktinya , seperti petrus saat mendengar kesaksian maria Magdalena yang pernah dinampaki Yesus kepada murid-murid Yesus semua tidak percaya tetapi petrus ingin mencari fakta sebenarnya buru-buru lari ke kubur Yesus Lukas 24:12.atau anda seperti tomas yang tidak percaya kalau Yesus bangkit dan semua murid sudah dinampaki yohanes 20:25. Dari pada komplin diblog ini saran jumpai Bp. Pariadji bilang sama beliau “Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya.” .
    Tanya lagi, apa ada tanda bekas di tangan bp.Pariadji saat digandeng Yesus. KEHEKEKEKEKEKK. yang sesat biarlah tetap sesat. KEHEKEKEKEKEKKK
    Masalah plintat-plintutnya kesaksian bp.pariadji dan tulisan bulentin tiberias tidak sama ya sono tanyakan redaksinya dan datangi bp.pariadji protes langsung .GITU AJA KOK REPOT…kehekekekekekkkkk.

  6. to @AS
    kalo sy tdk permasalahkan ngaku2 nya SIAPA-PUN, TETAPI BUKTI / SAKSI adalah aturan spy TIDAK TERJADI PERBANTAHAN.
    kalo bukti / saksi LEMAH, lebih baik tidak diungkapkan k forum, itu sama saja mengundang POLEMIK.

    apa sih KEPENTINGAN org tersebut UMBAR CERITA YG JELAS2 TIDAK BISA DIBUKTIKAN / yg dia sdh tahu lemah bukti saksi ???

  7. @kalebyosua, betul sekali mas, emang buanyak juga teman-teman kristen kenalan saya yang sering sekali langsung mempercayai kesaksian-kesaksian/kotbah/ajaran pendetanya dengan menggunakan perasaan nyaman, perasaan damai, perasaan sukacita, merasa bersemangat, merasa diberkati and so on sebagai standard kebenaran-nya…itulah buah2 ajaran para pendeta ngaco belo kepada jemaatnya. Perasaan adalah standard kebenaran bagi mereka, bukan apa yang tertulis di Alkitab, tetapi ketika di beritahu bisanya cuman ngeles, sambil kemudian memberi nasehat2 rohani ini dan itu.

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.