
Kebenaran yang tidak konsisten mustahil kebenaran sejati. Apabila isinya tidak konsisten, mustahil Alkitab menjadi STANDARD kebenaran. Suatu hari Yesus menunggang keledai betina memasuki Yerusalem.
Kitab Yohanes mencatat dengan tegas dan gamblang bahwa Yesuslah yang menemukan keledai yang ditunggangi-Nya, namun, banyak pula yang menuduh bahwa kitab Matius, Markus dan Lukas mencatat bahwa DUA orang Murid Yesuslah yang menemukan keledai yang ditumpangi Yesus tersebut. Di samping itu, banyak pula yang menuduh Yesus dan murid-murid-Nya sengaja merekayasa Yesus naik keledai memasuki yerusalem untuk menggenapi nubuatan nabi. Kisanak, siapa yang menemukan keledai tersebut? Yesus atau kedua murid-Nya? Benarkah Yesus MEREKAYASA sambutan atas-Nya?
Yesus Memasuki Yerusalem Menurut Matius
Ketika Yesus dan murid-murid-Nya telah dekat Yerusalem dan tiba di Betfage yang terletak di Bukit Zaitun, Yesus menyuruh dua orang murid-Nya Matius 21:1
dengan pesan: “Pergilah ke kampung yang di depanmu itu, dan di situ kamu akan segera menemukan seekor keledai betina tertambat dan anaknya ada dekatnya. Lepaskanlah keledai itu dan bawalah keduanya kepada-Ku.Matius 21:2
Dan jikalau ada orang menegor kamu, katakanlah: Tuhan memerlukannya. Ia akan segera mengembalikannya.” Matius 21:3
Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi: Matius 21:4
“Katakanlah kepada puteri Sion: Lihat, Rajamu datang kepadamu, Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda.” Matius 21:5
Maka pergilah murid-murid itu dan berbuat seperti yang ditugaskan Yesus kepada mereka. Matius 21:6
Mereka membawa keledai betina itu bersama anaknya, lalu mengalasinya dengan pakaian mereka dan Yesuspun naik ke atasnya. Matius 21:7
Orang banyak yang sangat besar jumlahnya menghamparkan pakaiannya di jalan, ada pula yang memotong ranting-ranting dari pohon-pohon dan menyebarkannya di jalan. Matius 21:8
Dan orang banyak yang berjalan di depan Yesus dan yang mengikuti-Nya dari belakang berseru, katanya: “Hosana bagi Anak Daud, diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, hosana di tempat yang mahatinggi!” Matius 21:9
Dan ketika Ia masuk ke Yerusalem, gemparlah seluruh kota itu dan orang berkata: “Siapakah orang ini?” Matius 21:10
Dan orang banyak itu menyahut: “Inilah nabi Yesus dari Nazaret di Galilea.” Matius 21:11
Yesus Memasuki Yerusalem Menurut Yohanes
Keesokan harinya ketika orang banyak yang datang merayakan pesta mendengar, bahwa Yesus sedang di tengah jalan menuju Yerusalem, Yohanes 12:12
mereka mengambil daun-daun palem, dan pergi menyongsong Dia sambil berseru-seru: “Hosana! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, Raja Israel!” Yohanes 12:13
Yesus menemukan seekor keledai muda lalu Ia naik ke atasnya, seperti ada tertulis: Yohanes 12:14
“Jangan takut, hai puteri Sion, lihatlah, Rajamu datang, duduk di atas seekor anak keledai. ” Yohanes 12:15
Mula-mula murid-murid Yesus tidak mengerti akan hal itu, tetapi sesudah Yesus dimuliakan, teringatlah mereka, bahwa nas itu mengenai Dia, dan bahwa mereka telah melakukannya juga untuk Dia. Yohanes 12:16
Orang banyak yang bersama-sama dengan Dia ketika Ia memanggil Lazarus keluar dari kubur dan membangkitkannya dari antara orang mati, memberi kesaksian tentang Dia. Yohanes 12:17
Sebab itu orang banyak itu pergi menyongsong Dia, karena mereka mendengar, bahwa Ia yang membuat mujizat itu. Yohanes 12:18
Maka kata orang-orang Farisi seorang kepada yang lain: “Kamu lihat sendiri, bahwa kamu sama sekali tidak berhasil, lihatlah, seluruh dunia datang mengikuti Dia.” Yohanes 12:19
Handai taulan sekalian, siapakah yang menemukan keledai yang ditunggangi Yesus memasuki Yerusalem? Yesus. Yohanes mencatat bahwa Yesus yang menemukan keledai tersebut. Matius dan Markus serta Lukas pun mencatat dengan tegas dan gamblang bahwa Yesuslah yang menemukan keledai tersebut. Berdasarkan catatan Matius, Markus, Lukas dan Yohanes maka kita menarik kesimpulan bahwa Setelah MENEMUKAN keledai yang akan ditumpangi-Nya Yesus lalu MENGUTUS kedua murid-Nya untuk menjemput keledai tersebut saat dibutuhkan.
Bukankah kitab Matius dan Markus serta Lukas mencatat bahwa kedua murid yang diutus oleh Yesuslah yang MENEMUKAN keledai yang ditumpangi Yesus masuk ke Yerusalem? Tentu saja tidak demikian? Bila tidak demikian lalu apa yang terjadi? Yang terjadi adalah kedua murid itu diutus untuk MENJEMPUT keledai yang SUDAH ditemukan oleh Yesus. Itu sebabnya mereka mendapati SEGALANYA persis seperti yang DIKATAKAN oleh Yesus.
Benarkah Yesus merekayasa masuk-Nya ke Yerusalem naik keledai? Benar! Apa buktinya? Buktinya Yesus sendiri yang menemukan keledai yang akan ditumpangi-Nya. Buktinya Yesus mengutus dua orang murid-Nya untuk menjemput keledai yang akan ditumpanginya memasuki Yerusalem. Yesus merekayasa harinya, jamnya, keledai tunggangannya untuk masuk ke Yerusalem.
Mula-mula murid-murid Yesus tidak mengerti akan hal itu, tetapi sesudah Yesus dimuliakan, teringatlah mereka, bahwa nas itu mengenai Dia, dan bahwa mereka telah melakukannya juga untuk Dia. Yohanes 12:16
Apakah murid-murid Yesus tahu tentang Yesus merekayasa masuk-Nya ke Yerusalem? Menurut Yohanes, saat kejadian berlangsung mereka belum tahu. Mereka baru mengerti kebenaran demikian setelah Yesus naik ke sorga.
Bersorak-soraklah dengan nyaring, hai puteri Sion, bersorak-sorailah, hai puteri Yerusalem! Lihat, rajamu datang kepadamu; ia adil dan jaya. Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda. Zakaria 9:9
Yesus merekayasa masuk-Nya ke Yerusalem. Bukankah itu berarti tidak ada penggenapan nubuatan nabi sama sekali? Belum tentu. Kenapa demikian? Karena Yesus sama sekali tidak berteriak-teriak mengagul-agulkan diri-Nya raja yang dinubuatkan oleh Zakaraia. Yesus juga tidak membekali murid-murid-Nya dan tidak membayar demonstran untuk berteriak-teriak mengagul-agulkan diri-Nya raja yang dinubuatkan oleh Zakaraia. Siapa yang berteriak-teriak? Orang banyak! Siapa yang diteriaki? Yesus! Apa yang dilakukan Yesus? Dia HANYA naik keledai memasuki Yerusalem. Yesus tidak MEREKAYASA sambutan yang diterima-Nya ketika memasuki Yerusalem.
Untuk membaca blog-blog tentang Kristologi yang lain, silahkan klik di SINI.
Karena tak tega melihat guru gotama kelaparan, wirajana lalu MENGUTUS muridnya ke hutan belantara. kata wirajana ” pergilah kalian ke hutan selatan disana akan kalian temukan pohon beringin, dekat pohon beringin ada tertambat seorang tua, lepaskan tambatannya dan bawalah dia kemari” darimana muridnya tahu di hutan selatan seorg tua tertambat? Dari si dungu wirajana! udah jelas kalimat om bengcu msh aja dungu. emang dasar t**** mau diterangin ampe kuda makan manusiapun kagak ngerti2.
@yemima, ada orang yang mencari kebenaran ada orang yang hanya ingin MENGEJEK orang Kristen doang. Si otak keledai Wirajhana Eka hanya ingin MENGEJEK orang Kristen, itu sebabnya ketika diberi tahu kesalahannya dan diajari yang benar, dia pun MENOLAK. ha ha ha ha …. biarkan saja lah. Mustahil memaksa seseorang untuk MENGERTI yang dia TIDAK mau NGERTI bukan?
Betul … betul … Tuhan Yesus sudah menemukan keledai itu dan dia hanya menyuruh murid2nya menjemput keledai itu. Dan kemudian, murid2Nya juga menemukan keledai itu sesuai dengan petunjuk Guru mereka. Jadi, kalau dilihat dari sisi murid2Nya, mereka juga menemukan keledai itu. ((Contoh jika kamu diperintahkan oleh saya untuk mencari rumah si A (saya sudah mencari2 rumah si A dulu lewat Googling around) dan diberi arah dan petunjuk oleh saya ke rumah A. Dan kamu cari2 keliling2 akhirnya barulah kamu menemukan rumah si A). Sedangkan saya sudah menemukan rumah si A lebih dahulu dari kamu.)). Saya “MENEMUKAN” rumah si A. Kamu juga “MENEMUKAN” rumah si A, atas petunjuk saya. Paham ngga ya kira2 ??? :)))
@hanny, paham, paham, paham.
Jadi kisah Yesus menyuruh murid-muridnya menjemput keledai jangan lagi dianggap sebagai pertunjukkan kuasa Yesus yang maha tahu. Dia sudah menemukan terlebih dahulu, itu sebabnya Dia tahu, bukan karena maha tahu maka Dia bisa memerintahkan murid-muridnya untuk menjemput keledai.
@kalebyosua, kisanak. jalan yang dilalui itu bukan pertama kali dilalui oleh Yesus dan murid-murid-Nya. Sambutan terhadap Yesus adalah PERTANDA bagi Yesus. bukan pertanda bagi manusia lainnya. coba anda pelajari dulu kisah tersebut baik-baik. Atau tunggulah sampai suatu saat saya menulis tentang hal tersebut.
Apakah PERTANDA yg Pak Bengcu maksud “orang2 yg memuji2 DIA – Hosana bagi Anak Daud, adalah juga orang2 yg mengejek DIA – Salibkan Dia!-? Saya pernah dengar hal ini, tapi masih kesulitan untuk memecahkannya.
Ditunggu tulisannya. bang.
@Patar B Hutabarat, menyambut Yesus sebagai RAJA adalah pertanda bagi Yesus.
aaaahahhhh……. YANG PASTINYA DI SINI Ang Ci Yang alias Hai Hai Bengcu sedang BERHALUSINASI DAN MEMBUAL….. tentang Yesus merekayasa masuk-Nya ke Yerusalem………… kikikikikikik……..kakakakakakak………….
begitu pula yang menemukan uang empat dirham adalah Yesus .
“Tetapi supaya jangan kita menjadi batu sandungan bagi mereka, pergilah memancing ke danau. Dan ikan pertama yang kaupancing, tangkaplah dan bukalah mulutnya, maka engkau akan menemukan mata uang empat dirham di dalamnya. Ambillah itu dan bayarkanlah kepada mereka, bagi-Ku dan bagimu juga.”” (Matius 17:27).
Sip… 🙂