Buddhis Menyerahkan Diri Untuk Ditipu Mentah-Mentah


Ilustrai: penipuan-camera-handphonebm.blogspot.com

Di Komunitas Buddhism Theravada, sudah PULUHAN kali saya menyuruh Wirajhana Eka berhenti MENIPU umat Buddha dengan mengajarkan ajaran entah berentah sebagai ajaran Alkitab untuk MENGEJEK dan MENGHINA umat Kristen.

Sudah PULUHAN kali saya mengingatkan umat Budha di Komunitas Buddhism Theravada untuk JANGAN mau ditipu mentah-mentah oleh Wirajhana Eka. Saya sudah menunjukkan bukti-bukti TIPUAN Wirajhana Eka dan mengingatkan umat Budha agar MENGUJI ajaran ngaco-belo Wirajhana Eka. Namun, mereka menyerahkan dirinya untuk ditipu mentah-mentah. Saya mengunggah blog ini di sini karena ketika melakukannya di Komunitas Buddhism Theravada, DOC saya DIHAPUS oleh admin Vajra Nanda dengan semena-mena padahal dialah salah satu orang yang MENANTANG hai hai untuk membuktikan TIPUAN Wirajhana Eka.

Memberanikan diri bertanya, di Buddhism Theravada,  Wirajhana Eka menulis:

Saya pernah iseng2 itung luas surga yang kekal itu yang Nasrani, kebanyakan menyatakan bahwa Surga yang dimaksud itu Yerusalem baru, merujuk di surat Wahyu:

Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya. [Why 21:2]

Lalu, di dalam roh ia membawa aku ke atas sebuah gunung [oros] yang besar lagi tinggi dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari sorga [ouranos], dari Allah [theos=dewa]. [Why 21:10]

Yerusalem baru juga ada sungai dan ‘pohon kehidupan’:

Lalu ia menunjukkan kepadaku sungai air kehidupan, yang jernih bagaikan kristal, dan mengalir ke luar dari takhta Allah dan takhta Anak Domba itu. Di tengah-tengah jalan kota itu, yaitu di seberang-menyeberang sungai itu, ada pohon-pohon kehidupan yang berbuah dua belas kali, tiap-tiap bulan sekali; dan daun pohon-pohon itu dipakai untuk menyembuhkan bangsa-bangsa. [Wahyu 21:1-2]

Paling tidak petunjuk diatas, mengindikasikan dua hal, yaitu: Ada bagian ruang terbuka Hijau berupa pohon dan sungai serta, Nantinya, tetap juga akan ada bangsa-bangsa yang sakit sehingga perlu disembuhkan dengan daun-daun

Lho?! bukankah itu saat kiamat? Ternyata, Di Surga tetap saja masih ada yang perlu disembuhkan!

Ukuran dari Yerusalem baru: P x L x T, Berbentuk Kubus:

Kota itu bentuknya empat persegi, panjangnya sama dengan lebarnya. Dan ia mengukur kota itu dengan tongkat itu: dua belas ribu stadia; panjangnya dan lebarnya dan tingginya sama. Lalu ia mengukur temboknya: seratus empat puluh empat hasta, menurut ukuran manusia, yang adalah juga ukuran malaikat. [Wahyu 21:16-17]

[1 mile = 10 stadia, jadi 12.000 stadia = 1200 mil; 1 Mil = 1.609,344 m, jadi 12.000 stadia = 1931,2 km, sehingga luas keseluruhannya adalah 3,729,583 Km2]

Kalau kita merujuk undang-undang manusia saja, yaitu di Indonesia, ada UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang dan Permendagri Nomor 1 Tahun 2007 tentang RTH [Ruang terbuka Hijau] Kawasan Perkotaan, yaitu persentase luas keseluruhan RTH sampai 2010 minimal 30 persen dari luas wilayah. Karena digambarkan Surga itu ada sungai dan pohon-pohon, maka apabila undang2 itu diaplikasikan, Luas Yerusalem baru sesuai undang2 kita seharusnya menjadi tidak kurang dari 2,610,708 Km2

Yerusalem baru itu adalah surga bagi mereka yang telah dimateraikan, yaitu penggunaan 6 materai pada kelompok Manusia, yaitu materai ke 6 untuk 144.000 suku Israle dan materai 1 s.d 5 untuk kelompok beberapa orang. Penggunaan Materai ke 7 dan seterusnya, dipastikan TIDAK ADA untuk keperluan manusia lagi. Tegasnya bangsa lain selain yahudi tidak pernah dimateraikan

Satu masalah saja sudah terlihat di sini yaitu mengenai jumlah 144.000 keturunan Yahudi di Alkitab.

Menurut hasil STATISTICS Jews Ensiklopedia, Joseph Jacobs, Saat Bangsa Israel keluar dari Mesir [430 tahun kemudian] diperkirakan populasi keturunan yakub adalah 3 Juta orang! Pada Sensus yang dilakukan David [400 tahun kemudian] populasi keturunan Yakub diestimasikan 5 Juta orang. Di kisaran tempat hidupnya Yesus dan Nero, diperkirakan Yahudi Alexandria ada 200.000 orang; Mesir 1 jt orang Syiria 1 juta orang; Palestina 700.000 orang!

Coba anda perhatikan, dikisaran tahun penciptaan alkitab saja, keturunan yakub sudah melebihi 2.9 Juta orang!

Bukankah Yahudi itu bangsa yang disayang tuhan? Bagaimana bisa dinyatakan bahwa di saat kiamat nanti, orang-orang yahudi yang masuk surga hanya sejumlah 144.000 orang saja! Lantas kumulatif orang yang telah meninggal: Sejak jaman adam di tahun 4000 SM s/d Yesus atau Yohanes bikin kitab bagaimana?! Kaum Yahudi yang meninggal hingga saat kiamat nanti, bagaimana?! Padahal di Perjanjian Lama saja, kita juga menjadi saksi bahwa ada banyak perang yang sudah dilakukan di sisi Allah dan mengambil nyawa LEBIH dari 144.000 keturunan yakub berjuang, Mengapa di korting hingga 144.000 orang saja? Sekarang, anda! Ya Anda bersama segerombolan pendatang haram tiba-tiba dengan pengertian anda sendiri merasa berhak jatah surganya kaum YAHUDI.

Menurut survey penduduk dunia tahun 2007, Populasi manusia adalah 6.6 M, kira-kira 25%nya adalah Nasrani. Menurut WHO, Health, history and hard choices: Funding dilemmas in a fast changing world, Agustus 2006, terdapat rata-rata:

->4 juta bayi berusia dibawah satu bulan meninggal pertahunnya. Menurut nasrani manusia lahir sudah ada dosanya yang merupakan dosa turunan. Kreteria di kitab wahyu TIDAK TERMASUK bayi mati dibawah 1 bulan, sehingga sudah dapat dipastikan 48 M bayi yang tidak tahu apa-apa itu tidak akan masuk yerusalem baru!

->136 juta bayi lahir pertahunnya, dari prosentase nasrani di atas hingga 12.000 tahun kemudian maka akan terdapat kira-kira 408 M manusia yang pernah menjadi nasrani di muka bumi. Tingkat hunian per m2 adalah 9.1 M2 per jiwa! Kalau kita memakai kreteria RTH, maka tingkat hunian di yerusalem baru akan menjadi 6.4 M2.

Gila masa Surga orang2 yang terselamatkan lebih kecil dari rumah type 21 yang merupakan rumah sangat.. sangat… sangat sederhana di Indonesia?

Tingkat hunian ini belum termasuk tahun 2006 yang ditarik mundur hingga tahun Adam lahir [4000 SM]!

Wah, kalo ini benar-benar di hitung secara teliti lagi malah menjadi sesesak kakus umum dipinggir sungai yang berukuran 1 x 1 m2! Kalo melihat, kesesakan dan kepadatannya sih, malah lebih mirip neraka daripada surga yang dikhayalkan Milyaran orang!

Perhatian: Kaum Nasrani akan berusaha mengalihkan hitungan diatas, dengan ide bahwa roh itu sangat kecil. Namun jangan khawatir, alkitab juga menyediakan referensi bentuk roh yang masuk surga misalnya adam berbentuk manusia saat di surga eden dan saat turun ke bumi [kejadian 1 dan 2]. Kitab wahyu juga menyebutkan roh itu dapat bebicara, menyanyi, memakai jubah putih, memegang sesuatu dan berdiri![Wahyu 6:11, 7:9, 7:15]
🙂

Bengcu Menjawab

Dari generasi ke generasi sudah banyak orang yang berusaha MENYESATKAN dunia dengan mengajarkan PEPESAN kosong sebagai ajaran Alkitab dengan MEMELINTIR ayat-ayat Alkitab namun SEJARAH membuktikan bahwa hal demikian meskipun kadang-kadang BERHASIL menyesatkan sekelompok orang namun pada akhirnya terbongkar juga TIPU dayanya. Wirajhana Eka memang BERHASIL menipu banyak orang Budha, namun akhirnya dia pun ketangkap basah.

Yerusalem Baru BUKAN Sorga

 Wirajhana Eka: Saya pernah iseng2 itung luas surga yang kekal itu yang Nasrani, kebanyakan menyatakan bahwa Surga yang dimaksud itu Yerusalem baru, merujuk di surat Wahyu:

Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya. [Why 21:2]

Lalu, di dalam roh ia membawa aku ke atas sebuah gunung [oros] yang besar lagi tinggi dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari sorga [ouranos], dari Allah [theos = dewa]. [Why 21:10]

Handai taulan sekalian, silahkan membaca pernyataan Wirajhana Eka tersebut di atas dengan teliti dan hati-hati lalu bandingkan dengan ayat Wahyu 21:2 dan Wahyu 21:10 yang dikutipnya untuk MEMBENARKAN ajarannya.

Meskipun LICIK namun si Wirajhana Eka benar-benar dungu. Kenapa demikian? Karena dengan mengutip Wahyu 21:2 dan Wahyu 21:10 maka dia pun langsung membongkar TIPUANNYA sendiri. Wahyu 21:2 dan Wahyu 21:10 mencatat dengan GAMBLANG dan TEGAS sehingga mustahil menyangkalnya apalagi berlagak PILON nggak PAHAM bahwa: KOTA yang KUDUS yaitu Yerusalem yang baru adalah KOTA yang TURUN dari SORGA. TURUN dari sorga berarti HANYA bagian dari SORGA. Turun dari sorga artinya bukan SELURUH sorga. Dari mana Yohanes melihat Kota Yerusalem baru? Dari atas GUNUNG. Itu berarti Gunung itu tidak ada di DALAM kota Yerusalem. Karena mampu melihat SELURUH kota, itu berarti Yohanes berada CUKUP jauh di luar kota Yerusalem baru.

Apabila Wirajhana Eka tidak DUNGU atau benar-benar TUMPUL otaknya, mustahil dia mengajarkan bahwa SORGA yang darinya Kota Yerusalem TURUN luasnya sama dengan luas kota Yerusalem, bukan ? Ha ha ha ha ha …

Ha ha ha ha ….. Sesungguhnya, hai hai belum pernah bertemu dengan penipu sedungu Wirajhana Eka, itu sebabnya sama sekali nggak merasa perlu untuk MEMBAHAS tulisan sampahnya tentang Sorga. Hai hai memutuskan untuk menguliti ajarannya helai demi helai seperti menguliti bawang bombai agar Lidia Yauw dan para Budhis di Buddhism Theravada yang TERTIPU mentah-mentah oleh PEPESAN dungu si Wirajhana Eka mendapat PENCERAHAN.

Karena Yerusalem Baru hanya sebuah kota di Sorga, itu sebabnya semua PEPESAN kosong yang ditulis oleh Wirajhana Eka tidak lebih dari BUKTI bahwa dia benar-benar LICIK namun DUNGU setengah mati.  Anda tahu dungu? Dungu artinya tangat TUMPUL otaknya. Ha ha ha ha ha …

Kitab TUJUH Meterai

Wirajhana Eka: Yerusalem baru itu adalah surga bagi mereka yang telah dimateraikan, yaitu penggunaan 6 materai pada kelompok Manusia, yaitu materai ke 6 untuk 144.000 suku Israel dan materai 1 s.d 5 untuk kelompok beberapa orang. Penggunaan Materai ke 7 dan seterusnya, dipastikan TIDAK ADA untuk keperluan manusia lagi. Tegasnya bangsa lain selain yahudi tidak pernah dimateraikan

Maka aku melihat di tangan kanan Dia yang duduk di atas takhta itu, sebuah gulungan kitab, yang ditulisi sebelah dalam dan sebelah luarnya dan dimeterai dengan tujuh meterai. Wahyu 5:1

Dan aku melihat seorang malaikat yang gagah, yang berseru dengan suara nyaring, katanya: “Siapakah yang layak membuka gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya? Wahyu 5:2

Tetapi tidak ada seorangpun yang di sorga atau yang di bumi atau yang di bawah bumi, yang dapat membuka gulungan kitab itu atau yang dapat melihat sebelah dalamnya. Wahyu 5:3

Maka menangislah aku dengan amat sedihnya, karena tidak ada seorangpun yang dianggap layak untuk membuka gulungan kitab itu ataupun melihat sebelah dalamnya. Wahyu 5:4

Lalu berkatalah seorang dari tua-tua itu kepadaku: “Jangan engkau menangis! Sesungguhnya, singa dari suku Yehuda, yaitu tunas Daud, telah menang, sehingga Ia dapat membuka gulungan kitab itu dan membuka ketujuh meterainya.” Wahyu 5:5

Maka aku melihat Anak Domba itu membuka yang pertama dari ketujuh meterai itu, dan aku mendengar yang pertama dari keempat makhluk itu berkata dengan suara bagaikan bunyi guruh: “Mari!” Wahyu 6:1

Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kedua, aku mendengar makhluk yang kedua berkata: “Mari!” Wahyu 6:3

Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketiga, aku mendengar makhluk yang ketiga berkata: “Mari!” Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hitam dan orang yang menungganginya memegang sebuah timbangan di tangannya. Wahyu 6:5

Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keempat, aku mendengar suara makhluk yang keempat berkata: “Mari!” Wahyu 6:7

Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kelima, aku melihat di bawah mezbah jiwa-jiwa mereka yang telah dibunuh oleh karena firman Allah  dan oleh karena kesaksian yang mereka miliki. Wahyu 6:9

Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah. Wahyu 6:12

Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketujuh, maka sunyi senyaplah di sorga, kira-kira setengah jam lamanya. Wahyu 8:1

Kisanak ayat-ayat di atas mencatat kisah sebuah kitab yang disegel dengan TUJUH meterai dan dibukanya ketujuh meterai tersebut satu persatu. Ayat-ayat tersebut sama sekali tidak mencatat kisah 144.000 orang Israel yang dimeteraikan dengan 6 meterai maupun metereai ke 6. Ayat-ayat tersebut pun idak mencatat tentang kelompok beberapa orang yang disegel dengan 1 sampai 5 meterai atau meterai ke 1 sampai ke 5. Ayat-ayat tersebut di atas juga tidak mencatat kisah meterai ke 7 tidak digunakan untuk memeteraikan manusia lagi. Ayat-ayat tersebut juga tidak mencatat kisah orang-orang non Yahudi tidak dimeteraikan. Karena Kitab Wahyu tidak mengajarkannya, kenapa Wirajhana Eka mengajarkannya? Karena dia MENIPU umat Budha di group FB Buddhism Theravada.

Kenapa begitu banyak umat Budha yang TERTIPU mentah-mentah oleh Wirajhana Eka? Saya tidak tahu! Mungkin karena Hati mereka DENGKI dan jiwanya PICIK sehingga pikirannya pun DEGIL, itu sebabnya tidak mencintai KEBENARAN. Orang-orang  demikian mengejek bahkan menghina umat agama lain itu sebabnya SENANG bukan alang kepalang melihat Wirajhana Eka MENGEJEK dan MENGHINA umat Kristen. Karena TIDAK mencintai kebenaran maka tidak MENGUJI apa yang diajarkan kepadanya. Karena merasa PUAS maka berlomba-lomba memuji dan menjilat Wirajhana Eka setinggi langit. Saya menyebut para penipu seperti Wirajhana Eka sebagai Budhis Tuna Susila alias budhis yang tidak punya kesusilaan sama sekali. Orang demikan hanya mencari pujian dari orang-orang Budha KAMPUNGAN dengan mencuri kebajikan.

Jumlah Manusia Masuk Sorga

Wirajhana Eka: Bagaimana bisa dinyatakan bahwa di saat kiamat nanti, orang-orang yahudi yang masuk surga hanya sejumlah 144.000 orang saja! Lantas kumulatif orang yang telah meninggal: Sejak jaman adam di tahun 4000 SM s/d Yesus atau Yohanes bikin kitab bagaimana?! Kaum Yahudi yang meninggal hingga saat kiamat nanti, bagaimana?! Padahal di Perjanjian Lama saja, kita juga menjadi saksi bahwa ada banyak perang yang sudah dilakukan di sisi Allah dan mengambil nyawa LEBIH dari 144.000 keturunan yakub berjuang, Mengapa di korting hingga 144.000 orang saja? Sekarang, anda! Ya Anda bersama segerombolan pendatang haram tiba-tiba dengan pengertian anda sendiri merasa berhak jatah surganya kaum YAHUDI.

Dan aku melihat seorang malaikat lain muncul dari tempat matahari terbit. Ia membawa meterai Allah yang hidup; dan ia berseru dengan suara nyaring kepada keempat malaikat yang ditugaskan untuk merusakkan bumi dan laut, Wahyu 7:2
 
katanya: “Janganlah merusakkan bumi atau laut atau pohon-pohon sebelum kami memeteraikan hamba-hamba Allah kami pada dahi mereka!” Wahyu 7:3

Dan aku mendengar jumlah mereka yang dimeteraikan itu: seratus empat puluh empat ribu yang telah dimeteraikan dari semua suku keturunan Israel. Wahyu 7:4

Dari suku Yehuda dua belas ribu yang dimeteraikan, dari suku Ruben dua belas ribu, dari suku Gad dua belas ribu, Wahyu 7:5

dari suku Asyer dua belas ribu, dari suku Naftali dua belas ribu, dari suku Manasye dua belas ribu, Wahyu 7:6

dari suku Simeon dua belas ribu, dari suku Lewi dua belas ribu, dari suku Isakhar dua belas ribu, Wahyu 7:7

dari suku Zebulon dua belas ribu, dari suku Yusuf dua belas ribu, dari suku Benyamin dua belas ribu. Wahyu 7:8

Kerabatku sekalian, apakah ayat-ayat tersebut di atas mengajarkan bahwa yang masuk sorga hanya 144.000 orang? TIDAK! Apakah ayat-ayat tersebut mengajarkan bahwa yang tinggal di kota Yerusalem baru hanya 144.000 orang? TIDAK! Bila demikian, apa yang diajarkan oleh ayat-ayat tersebut di atas? Ayat-ayat di atas mencatat kisah seorang MALAIKAT alias UTUSAN Allah MEMETERAIKAN 144.000 bangsa Israel, masing-masing 12.000 orang setiap sukunya.

Karena kitab Wahyu tidak mengajarkannya dan kitab-kitab yang lain dari Alkitab tidak mengajarkannya, kenapa Wirajhana Eka mengajarkannya kepada umat Budha? Karena dia MENIPU umat Budha. Kenapa banyak sekali yang TERTIPU mentah-mentah padahal tipuannya dungu sekali? Karena mereka tidak MENGUJI yang diajarkan oleh Wirajhana Eka. Kenapa mereka tidak mengujinya? Saya tidak tahu! Mungkin karena hati mereka DENGKI dan jiwanya PICIK sehingga pikiran pun DEGIL. Ketika membaca tulisan yang MENGHINA dan MENGEJEK ajaran Kristen, mereka pun MERASA PUAS. Karena sudah PUAS maka yakin TIDAK perlu mengujinya lagi.

Kesimpulan:

Ini adalah sebuah petunjuk bagi umat Budha agar berhati-hati! Silahkan merasa PUAS ketika membaca sebuah tulisan yang MENGHINA dan MENGEJEK umat Kristen, namun tolong, ujilah dulu sebelum anda meyakininya sebagai KEBENARAN lalu menggunakannya dengan MURAH HATI untuk  MENGHINA dan MENGEJEK umat Kristen. Bila tidak melakukan hal demikian maka SENJATA bisa makan TUAN.

Ini juga adalah sebuah TELADAN bagi siapa saja yang MENIPU umat non Kristen dengan mengajarkan PEPESAN kosong sebagai ajaran Kristen. Bila kepergok hai hai, maka tulisan anda akan dikuliti helai demi helai seperti menguliti bawang bombai dan bila anda kekeh jumekeh menipu terus maka hai hai akan MENGARAK anda keliling dunia agar semua orang tahu TIPUAN anda dan tidak tertipu lagi di lain waktu.

Debat antar agama itu BAIK. Saling mengejek adalah BUMBU agar debat menjadi SERU dan masing-masing TERPACU untuk mempelajari ajaran agama SENDIRI dan ajaran agama LAWAN. DEBAT antar agama adalah salah satu CARA untuk saling belajar dan saling mengajar agar saling MENGENAL ajaran agama orang lain. DEBAT antar agama bukan untuk saling MENGHAJAR guna melampiaskan KEBENCIAN. Tujuan DEBAT antar agama adalah MEMBINA kerukunan beragama bukan MEMACU KEBENCIAN beragama.

Seorang Budhis MENIPU sesama Budhis dengan mengajarkan ajaran Kristen PALSU dan MENGHASUT sesama Budhis untuk mengejek dan menghina umat Kristen dengan ajaran Kristen PALSU? Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, perilaku demikian benar-benar bikin malu umat Budha di seluruh dunia.

Sekelompok Budhis menyerahkan dirinya untuk DITIPU oleh sesama Budhis dengan sebuah ajaran Kristen PALSU kemudian membiarkan dirinya TERHASUT untuk mengejek dan menghina umat Kristen dengan ajaran Kristen Palsu? Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, perilaku demikian benar-benar MENGENASKAN!

Agama harus disebarkan dengan BERITA, mustahil disebarkan dengan DERITA. Anda mustahil membuat umat agama lain MENDERITA agar dia pindah memeluk agama anda.

66 thoughts on “Buddhis Menyerahkan Diri Untuk Ditipu Mentah-Mentah

  1. Wkwkwkwk …. emang gak salah lagi om hai2 ngatain pak wirajhana eka DUNGU :)) , kalau ada kue sepotong jatuh dari bakul dikepala berarti menurut pak wira tuh semua kue jatuh dong hahahaha, ….. sudah terang2 ayatnya lah kok mbingun toh? baca Genesis KJV, biar tahu langit itu opo toh? ……….. ntar lagi pasti om bengcu bikin topik baru mbahas uraian ngalur ngidulnya pak.wira ini …..

  2. Wirajhana Eka: Saya pernah iseng2 itung luas surga yang kekal itu yang Nasrani, kebanyakan menyatakan bahwa Surga yang dimaksud itu Yerusalem baru, merujuk di surat Wahyu:

    Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya. [Why 21:2]

    Lalu, di dalam roh ia membawa aku ke atas sebuah gunung [oros] yang besar lagi tinggi dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari sorga [ouranos], dari Allah [theos = dewa]. [Why 21:10]

    Wirajhana Eka, percuma anda MEMBUAL sebab alkitab mencatatnya dengan TEGAS dan GAMBLANG. Yerusalem baru TURUN dari Sorga, itu sebabnya luas SORGA mustahil sama dengan Yerusalem Baru. Yohanes meliht Yerusalem Baru dari atas gunung, itu berarti GUNUNG tersebut tidak ada di dalam Yerusalem.

    Kisanak, silahkan MENIPU sampai kuda gigit jari namun FAKTANYA adalah: Yerusalem baru HANYALAH sebuah kota di dalam SORGA. Masih banyak tempat lainnya di sorga.

    Kisanak, silahkan MENGIGAU sampai pohon semangka berdauan siri namun FAKTANYA adalah: Karena Yerusalem baru HANYALAH sebuah kota di dalam SORGA, makanya masih banyak tempat lain di sorga, misalnya Gunung yang tinggi tempat Yohanes memandang Yerusalem.

  3. Maka aku melihat di tangan kanan Dia yang duduk di atas takhta itu, sebuah gulungan kitab, yang ditulisi sebelah dalam dan sebelah luarnya dan dimeterai dengan tujuh meterai. Wahyu 5:1

    @Wirajhana Eka yang terhormat, TUJUH meterai adalah METERAI yang digunakan untuk MENYEGEL gulungan KITAB. Tidak ada TUJUH meterai yang digunakan untuk MENYEGEL manusia. Juga tidak ada 6 meterai yang digunakan untuk menyegel manusia. Bahkan tidak ada meterai ke 6 yang digunakan untuk menyegel manusia. Silahkan mencoba untuk MENIPU sampai kuda gigit jari namun anda pasti ketangkep basah dan diarak keliling dunia. ha ha ha ha … Kenapa demikian? Karena meski pun LICIK namun anda DUNGU sekali! ha ha ha ha ha …

    Dan aku melihat seorang malaikat lain muncul dari tempat matahari terbit. Ia membawa meterai Allah yang hidup; dan ia berseru dengan suara nyaring kepada keempat malaikat yang ditugaskan untuk merusakkan bumi dan laut, Wahyu 7:2

    katanya: “Janganlah merusakkan bumi atau laut atau pohon-pohon sebelum kami memeteraikan hamba-hamba Allah kami pada dahi mereka!” Wahyu 7:3

    Dan aku mendengar jumlah mereka yang dimeteraikan itu: seratus empat puluh empat ribu yang telah dimeteraikan dari semua suku keturunan Israel. Wahyu 7:4

    Kemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka. Wahyu 7:9

    Dan dengan suara nyaring mereka berseru: “Keselamatan bagi Allah kami yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba!” Wahyu 7:10

    Kisanak, Alkitab memang mencatat kisah 144.000 orang dimeteraikan olah Malaikat namun sama sekali TIDAK dimeteraikan dengan METERAI ke 6 namun dimeteraikan dengan METERAI Allah yang HIDUP yang dibawa oleh seorang malaikat. Silahkan MENIPU bahwa hanya 144.000 orang yang masuk sorga namun FAKTANYA Wahyu 7:9 mencatat bahwa yang masuk sorga adalah: suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya Berhentilah MENIPU! Meskipun LICIK namun anda DuNGU! Berhentilah MENIPU! ha ha ha ha …

  4. @yemima, meskipun LICIK namun si Wirajhana Eka benar-benar DUNGU. Itu sebabnya yang TERMAKAN TIPUANNYA hanya orang-orang BUDHA yang MENYERAHKAN dirinya untuk DITIPU mentah-mentah. ha ha ha ha ha ha …..

  5. blog yang seru sekaleee……………. awalnya panas, tengahnya hangat, tapi endingnya kok yg punya blog mati kutu ya 😦

  6. @christjohn, kalau si PENiPU itu langsung NGERTI dengan membaca blog saya, mustahil hai hai sebut dia DUNGU dong. Anda tahu DUNGU? DUNGU artinya OTAKNYA TUMPUL sekali. ha ha ha ha ….. Itu sebabnya saya sama sekali nggak berharap si dungu itu paham apa yang saya tulis. ha ha ha ha …..

  7. TUHAN, ke mana aja? Ini lagi seru debat kan dalam usaha mencari TUHAN. Minta dong pin bb nya, biar gampang kontak-kontak. Boleh nggak?

  8. saya makin bingung kok ada yang masih bingung, kan sudah jelas ya… semuanya sudah dibahas kok. salah satunya kenapa bisa di atas gunung kalau bumi sudah lenyap? sudah dijawab: karena ada bumi yang baru.

    bengcu ini juga bikin bingung, sudah tahu lawan diskusinya ada kekurangan dalam berpikir logika, malah dijawab dalam bahasa yang panjang-panjang begitu. ya mana bisa mengerti sih? kalau kepanasan lalu sekringnya putus entar gimana?

    kalau nggak berharap si dungu paham, lalu tujuannya apa ngajak dia diskusi?

  9. @sukabingung, namanya juga buka warung, ya menulis panjang untuk pelanggan yang lain. Kalau untuk di dungu Wirajhana Eka dan orang-orang budha yang MENYERAHKAN diri untuk dITIPU mentah-mentah oleh si DUNGU? ha ha ha ha …. ke laut aja dech mereka. ha ha ha …

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.