Buddhis Menyerahkan Diri Untuk Ditipu Mentah-Mentah


Ilustrai: penipuan-camera-handphonebm.blogspot.com

Di Komunitas Buddhism Theravada, sudah PULUHAN kali saya menyuruh Wirajhana Eka berhenti MENIPU umat Buddha dengan mengajarkan ajaran entah berentah sebagai ajaran Alkitab untuk MENGEJEK dan MENGHINA umat Kristen.

Sudah PULUHAN kali saya mengingatkan umat Budha di Komunitas Buddhism Theravada untuk JANGAN mau ditipu mentah-mentah oleh Wirajhana Eka. Saya sudah menunjukkan bukti-bukti TIPUAN Wirajhana Eka dan mengingatkan umat Budha agar MENGUJI ajaran ngaco-belo Wirajhana Eka. Namun, mereka menyerahkan dirinya untuk ditipu mentah-mentah. Saya mengunggah blog ini di sini karena ketika melakukannya di Komunitas Buddhism Theravada, DOC saya DIHAPUS oleh admin Vajra Nanda dengan semena-mena padahal dialah salah satu orang yang MENANTANG hai hai untuk membuktikan TIPUAN Wirajhana Eka.

Memberanikan diri bertanya, di Buddhism Theravada,  Wirajhana Eka menulis:

Saya pernah iseng2 itung luas surga yang kekal itu yang Nasrani, kebanyakan menyatakan bahwa Surga yang dimaksud itu Yerusalem baru, merujuk di surat Wahyu:

Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya. [Why 21:2]

Lalu, di dalam roh ia membawa aku ke atas sebuah gunung [oros] yang besar lagi tinggi dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari sorga [ouranos], dari Allah [theos=dewa]. [Why 21:10]

Yerusalem baru juga ada sungai dan ‘pohon kehidupan’:

Lalu ia menunjukkan kepadaku sungai air kehidupan, yang jernih bagaikan kristal, dan mengalir ke luar dari takhta Allah dan takhta Anak Domba itu. Di tengah-tengah jalan kota itu, yaitu di seberang-menyeberang sungai itu, ada pohon-pohon kehidupan yang berbuah dua belas kali, tiap-tiap bulan sekali; dan daun pohon-pohon itu dipakai untuk menyembuhkan bangsa-bangsa. [Wahyu 21:1-2]

Paling tidak petunjuk diatas, mengindikasikan dua hal, yaitu: Ada bagian ruang terbuka Hijau berupa pohon dan sungai serta, Nantinya, tetap juga akan ada bangsa-bangsa yang sakit sehingga perlu disembuhkan dengan daun-daun

Lho?! bukankah itu saat kiamat? Ternyata, Di Surga tetap saja masih ada yang perlu disembuhkan!

Ukuran dari Yerusalem baru: P x L x T, Berbentuk Kubus:

Kota itu bentuknya empat persegi, panjangnya sama dengan lebarnya. Dan ia mengukur kota itu dengan tongkat itu: dua belas ribu stadia; panjangnya dan lebarnya dan tingginya sama. Lalu ia mengukur temboknya: seratus empat puluh empat hasta, menurut ukuran manusia, yang adalah juga ukuran malaikat. [Wahyu 21:16-17]

[1 mile = 10 stadia, jadi 12.000 stadia = 1200 mil; 1 Mil = 1.609,344 m, jadi 12.000 stadia = 1931,2 km, sehingga luas keseluruhannya adalah 3,729,583 Km2]

Kalau kita merujuk undang-undang manusia saja, yaitu di Indonesia, ada UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang dan Permendagri Nomor 1 Tahun 2007 tentang RTH [Ruang terbuka Hijau] Kawasan Perkotaan, yaitu persentase luas keseluruhan RTH sampai 2010 minimal 30 persen dari luas wilayah. Karena digambarkan Surga itu ada sungai dan pohon-pohon, maka apabila undang2 itu diaplikasikan, Luas Yerusalem baru sesuai undang2 kita seharusnya menjadi tidak kurang dari 2,610,708 Km2

Yerusalem baru itu adalah surga bagi mereka yang telah dimateraikan, yaitu penggunaan 6 materai pada kelompok Manusia, yaitu materai ke 6 untuk 144.000 suku Israle dan materai 1 s.d 5 untuk kelompok beberapa orang. Penggunaan Materai ke 7 dan seterusnya, dipastikan TIDAK ADA untuk keperluan manusia lagi. Tegasnya bangsa lain selain yahudi tidak pernah dimateraikan

Satu masalah saja sudah terlihat di sini yaitu mengenai jumlah 144.000 keturunan Yahudi di Alkitab.

Menurut hasil STATISTICS Jews Ensiklopedia, Joseph Jacobs, Saat Bangsa Israel keluar dari Mesir [430 tahun kemudian] diperkirakan populasi keturunan yakub adalah 3 Juta orang! Pada Sensus yang dilakukan David [400 tahun kemudian] populasi keturunan Yakub diestimasikan 5 Juta orang. Di kisaran tempat hidupnya Yesus dan Nero, diperkirakan Yahudi Alexandria ada 200.000 orang; Mesir 1 jt orang Syiria 1 juta orang; Palestina 700.000 orang!

Coba anda perhatikan, dikisaran tahun penciptaan alkitab saja, keturunan yakub sudah melebihi 2.9 Juta orang!

Bukankah Yahudi itu bangsa yang disayang tuhan? Bagaimana bisa dinyatakan bahwa di saat kiamat nanti, orang-orang yahudi yang masuk surga hanya sejumlah 144.000 orang saja! Lantas kumulatif orang yang telah meninggal: Sejak jaman adam di tahun 4000 SM s/d Yesus atau Yohanes bikin kitab bagaimana?! Kaum Yahudi yang meninggal hingga saat kiamat nanti, bagaimana?! Padahal di Perjanjian Lama saja, kita juga menjadi saksi bahwa ada banyak perang yang sudah dilakukan di sisi Allah dan mengambil nyawa LEBIH dari 144.000 keturunan yakub berjuang, Mengapa di korting hingga 144.000 orang saja? Sekarang, anda! Ya Anda bersama segerombolan pendatang haram tiba-tiba dengan pengertian anda sendiri merasa berhak jatah surganya kaum YAHUDI.

Menurut survey penduduk dunia tahun 2007, Populasi manusia adalah 6.6 M, kira-kira 25%nya adalah Nasrani. Menurut WHO, Health, history and hard choices: Funding dilemmas in a fast changing world, Agustus 2006, terdapat rata-rata:

->4 juta bayi berusia dibawah satu bulan meninggal pertahunnya. Menurut nasrani manusia lahir sudah ada dosanya yang merupakan dosa turunan. Kreteria di kitab wahyu TIDAK TERMASUK bayi mati dibawah 1 bulan, sehingga sudah dapat dipastikan 48 M bayi yang tidak tahu apa-apa itu tidak akan masuk yerusalem baru!

->136 juta bayi lahir pertahunnya, dari prosentase nasrani di atas hingga 12.000 tahun kemudian maka akan terdapat kira-kira 408 M manusia yang pernah menjadi nasrani di muka bumi. Tingkat hunian per m2 adalah 9.1 M2 per jiwa! Kalau kita memakai kreteria RTH, maka tingkat hunian di yerusalem baru akan menjadi 6.4 M2.

Gila masa Surga orang2 yang terselamatkan lebih kecil dari rumah type 21 yang merupakan rumah sangat.. sangat… sangat sederhana di Indonesia?

Tingkat hunian ini belum termasuk tahun 2006 yang ditarik mundur hingga tahun Adam lahir [4000 SM]!

Wah, kalo ini benar-benar di hitung secara teliti lagi malah menjadi sesesak kakus umum dipinggir sungai yang berukuran 1 x 1 m2! Kalo melihat, kesesakan dan kepadatannya sih, malah lebih mirip neraka daripada surga yang dikhayalkan Milyaran orang!

Perhatian: Kaum Nasrani akan berusaha mengalihkan hitungan diatas, dengan ide bahwa roh itu sangat kecil. Namun jangan khawatir, alkitab juga menyediakan referensi bentuk roh yang masuk surga misalnya adam berbentuk manusia saat di surga eden dan saat turun ke bumi [kejadian 1 dan 2]. Kitab wahyu juga menyebutkan roh itu dapat bebicara, menyanyi, memakai jubah putih, memegang sesuatu dan berdiri![Wahyu 6:11, 7:9, 7:15]
🙂

Bengcu Menjawab

Dari generasi ke generasi sudah banyak orang yang berusaha MENYESATKAN dunia dengan mengajarkan PEPESAN kosong sebagai ajaran Alkitab dengan MEMELINTIR ayat-ayat Alkitab namun SEJARAH membuktikan bahwa hal demikian meskipun kadang-kadang BERHASIL menyesatkan sekelompok orang namun pada akhirnya terbongkar juga TIPU dayanya. Wirajhana Eka memang BERHASIL menipu banyak orang Budha, namun akhirnya dia pun ketangkap basah.

Yerusalem Baru BUKAN Sorga

 Wirajhana Eka: Saya pernah iseng2 itung luas surga yang kekal itu yang Nasrani, kebanyakan menyatakan bahwa Surga yang dimaksud itu Yerusalem baru, merujuk di surat Wahyu:

Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya. [Why 21:2]

Lalu, di dalam roh ia membawa aku ke atas sebuah gunung [oros] yang besar lagi tinggi dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari sorga [ouranos], dari Allah [theos = dewa]. [Why 21:10]

Handai taulan sekalian, silahkan membaca pernyataan Wirajhana Eka tersebut di atas dengan teliti dan hati-hati lalu bandingkan dengan ayat Wahyu 21:2 dan Wahyu 21:10 yang dikutipnya untuk MEMBENARKAN ajarannya.

Meskipun LICIK namun si Wirajhana Eka benar-benar dungu. Kenapa demikian? Karena dengan mengutip Wahyu 21:2 dan Wahyu 21:10 maka dia pun langsung membongkar TIPUANNYA sendiri. Wahyu 21:2 dan Wahyu 21:10 mencatat dengan GAMBLANG dan TEGAS sehingga mustahil menyangkalnya apalagi berlagak PILON nggak PAHAM bahwa: KOTA yang KUDUS yaitu Yerusalem yang baru adalah KOTA yang TURUN dari SORGA. TURUN dari sorga berarti HANYA bagian dari SORGA. Turun dari sorga artinya bukan SELURUH sorga. Dari mana Yohanes melihat Kota Yerusalem baru? Dari atas GUNUNG. Itu berarti Gunung itu tidak ada di DALAM kota Yerusalem. Karena mampu melihat SELURUH kota, itu berarti Yohanes berada CUKUP jauh di luar kota Yerusalem baru.

Apabila Wirajhana Eka tidak DUNGU atau benar-benar TUMPUL otaknya, mustahil dia mengajarkan bahwa SORGA yang darinya Kota Yerusalem TURUN luasnya sama dengan luas kota Yerusalem, bukan ? Ha ha ha ha ha …

Ha ha ha ha ….. Sesungguhnya, hai hai belum pernah bertemu dengan penipu sedungu Wirajhana Eka, itu sebabnya sama sekali nggak merasa perlu untuk MEMBAHAS tulisan sampahnya tentang Sorga. Hai hai memutuskan untuk menguliti ajarannya helai demi helai seperti menguliti bawang bombai agar Lidia Yauw dan para Budhis di Buddhism Theravada yang TERTIPU mentah-mentah oleh PEPESAN dungu si Wirajhana Eka mendapat PENCERAHAN.

Karena Yerusalem Baru hanya sebuah kota di Sorga, itu sebabnya semua PEPESAN kosong yang ditulis oleh Wirajhana Eka tidak lebih dari BUKTI bahwa dia benar-benar LICIK namun DUNGU setengah mati.  Anda tahu dungu? Dungu artinya tangat TUMPUL otaknya. Ha ha ha ha ha …

Kitab TUJUH Meterai

Wirajhana Eka: Yerusalem baru itu adalah surga bagi mereka yang telah dimateraikan, yaitu penggunaan 6 materai pada kelompok Manusia, yaitu materai ke 6 untuk 144.000 suku Israel dan materai 1 s.d 5 untuk kelompok beberapa orang. Penggunaan Materai ke 7 dan seterusnya, dipastikan TIDAK ADA untuk keperluan manusia lagi. Tegasnya bangsa lain selain yahudi tidak pernah dimateraikan

Maka aku melihat di tangan kanan Dia yang duduk di atas takhta itu, sebuah gulungan kitab, yang ditulisi sebelah dalam dan sebelah luarnya dan dimeterai dengan tujuh meterai. Wahyu 5:1

Dan aku melihat seorang malaikat yang gagah, yang berseru dengan suara nyaring, katanya: “Siapakah yang layak membuka gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya? Wahyu 5:2

Tetapi tidak ada seorangpun yang di sorga atau yang di bumi atau yang di bawah bumi, yang dapat membuka gulungan kitab itu atau yang dapat melihat sebelah dalamnya. Wahyu 5:3

Maka menangislah aku dengan amat sedihnya, karena tidak ada seorangpun yang dianggap layak untuk membuka gulungan kitab itu ataupun melihat sebelah dalamnya. Wahyu 5:4

Lalu berkatalah seorang dari tua-tua itu kepadaku: “Jangan engkau menangis! Sesungguhnya, singa dari suku Yehuda, yaitu tunas Daud, telah menang, sehingga Ia dapat membuka gulungan kitab itu dan membuka ketujuh meterainya.” Wahyu 5:5

Maka aku melihat Anak Domba itu membuka yang pertama dari ketujuh meterai itu, dan aku mendengar yang pertama dari keempat makhluk itu berkata dengan suara bagaikan bunyi guruh: “Mari!” Wahyu 6:1

Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kedua, aku mendengar makhluk yang kedua berkata: “Mari!” Wahyu 6:3

Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketiga, aku mendengar makhluk yang ketiga berkata: “Mari!” Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hitam dan orang yang menungganginya memegang sebuah timbangan di tangannya. Wahyu 6:5

Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keempat, aku mendengar suara makhluk yang keempat berkata: “Mari!” Wahyu 6:7

Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kelima, aku melihat di bawah mezbah jiwa-jiwa mereka yang telah dibunuh oleh karena firman Allah  dan oleh karena kesaksian yang mereka miliki. Wahyu 6:9

Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah. Wahyu 6:12

Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketujuh, maka sunyi senyaplah di sorga, kira-kira setengah jam lamanya. Wahyu 8:1

Kisanak ayat-ayat di atas mencatat kisah sebuah kitab yang disegel dengan TUJUH meterai dan dibukanya ketujuh meterai tersebut satu persatu. Ayat-ayat tersebut sama sekali tidak mencatat kisah 144.000 orang Israel yang dimeteraikan dengan 6 meterai maupun metereai ke 6. Ayat-ayat tersebut pun idak mencatat tentang kelompok beberapa orang yang disegel dengan 1 sampai 5 meterai atau meterai ke 1 sampai ke 5. Ayat-ayat tersebut di atas juga tidak mencatat kisah meterai ke 7 tidak digunakan untuk memeteraikan manusia lagi. Ayat-ayat tersebut juga tidak mencatat kisah orang-orang non Yahudi tidak dimeteraikan. Karena Kitab Wahyu tidak mengajarkannya, kenapa Wirajhana Eka mengajarkannya? Karena dia MENIPU umat Budha di group FB Buddhism Theravada.

Kenapa begitu banyak umat Budha yang TERTIPU mentah-mentah oleh Wirajhana Eka? Saya tidak tahu! Mungkin karena Hati mereka DENGKI dan jiwanya PICIK sehingga pikirannya pun DEGIL, itu sebabnya tidak mencintai KEBENARAN. Orang-orang  demikian mengejek bahkan menghina umat agama lain itu sebabnya SENANG bukan alang kepalang melihat Wirajhana Eka MENGEJEK dan MENGHINA umat Kristen. Karena TIDAK mencintai kebenaran maka tidak MENGUJI apa yang diajarkan kepadanya. Karena merasa PUAS maka berlomba-lomba memuji dan menjilat Wirajhana Eka setinggi langit. Saya menyebut para penipu seperti Wirajhana Eka sebagai Budhis Tuna Susila alias budhis yang tidak punya kesusilaan sama sekali. Orang demikan hanya mencari pujian dari orang-orang Budha KAMPUNGAN dengan mencuri kebajikan.

Jumlah Manusia Masuk Sorga

Wirajhana Eka: Bagaimana bisa dinyatakan bahwa di saat kiamat nanti, orang-orang yahudi yang masuk surga hanya sejumlah 144.000 orang saja! Lantas kumulatif orang yang telah meninggal: Sejak jaman adam di tahun 4000 SM s/d Yesus atau Yohanes bikin kitab bagaimana?! Kaum Yahudi yang meninggal hingga saat kiamat nanti, bagaimana?! Padahal di Perjanjian Lama saja, kita juga menjadi saksi bahwa ada banyak perang yang sudah dilakukan di sisi Allah dan mengambil nyawa LEBIH dari 144.000 keturunan yakub berjuang, Mengapa di korting hingga 144.000 orang saja? Sekarang, anda! Ya Anda bersama segerombolan pendatang haram tiba-tiba dengan pengertian anda sendiri merasa berhak jatah surganya kaum YAHUDI.

Dan aku melihat seorang malaikat lain muncul dari tempat matahari terbit. Ia membawa meterai Allah yang hidup; dan ia berseru dengan suara nyaring kepada keempat malaikat yang ditugaskan untuk merusakkan bumi dan laut, Wahyu 7:2
 
katanya: “Janganlah merusakkan bumi atau laut atau pohon-pohon sebelum kami memeteraikan hamba-hamba Allah kami pada dahi mereka!” Wahyu 7:3

Dan aku mendengar jumlah mereka yang dimeteraikan itu: seratus empat puluh empat ribu yang telah dimeteraikan dari semua suku keturunan Israel. Wahyu 7:4

Dari suku Yehuda dua belas ribu yang dimeteraikan, dari suku Ruben dua belas ribu, dari suku Gad dua belas ribu, Wahyu 7:5

dari suku Asyer dua belas ribu, dari suku Naftali dua belas ribu, dari suku Manasye dua belas ribu, Wahyu 7:6

dari suku Simeon dua belas ribu, dari suku Lewi dua belas ribu, dari suku Isakhar dua belas ribu, Wahyu 7:7

dari suku Zebulon dua belas ribu, dari suku Yusuf dua belas ribu, dari suku Benyamin dua belas ribu. Wahyu 7:8

Kerabatku sekalian, apakah ayat-ayat tersebut di atas mengajarkan bahwa yang masuk sorga hanya 144.000 orang? TIDAK! Apakah ayat-ayat tersebut mengajarkan bahwa yang tinggal di kota Yerusalem baru hanya 144.000 orang? TIDAK! Bila demikian, apa yang diajarkan oleh ayat-ayat tersebut di atas? Ayat-ayat di atas mencatat kisah seorang MALAIKAT alias UTUSAN Allah MEMETERAIKAN 144.000 bangsa Israel, masing-masing 12.000 orang setiap sukunya.

Karena kitab Wahyu tidak mengajarkannya dan kitab-kitab yang lain dari Alkitab tidak mengajarkannya, kenapa Wirajhana Eka mengajarkannya kepada umat Budha? Karena dia MENIPU umat Budha. Kenapa banyak sekali yang TERTIPU mentah-mentah padahal tipuannya dungu sekali? Karena mereka tidak MENGUJI yang diajarkan oleh Wirajhana Eka. Kenapa mereka tidak mengujinya? Saya tidak tahu! Mungkin karena hati mereka DENGKI dan jiwanya PICIK sehingga pikiran pun DEGIL. Ketika membaca tulisan yang MENGHINA dan MENGEJEK ajaran Kristen, mereka pun MERASA PUAS. Karena sudah PUAS maka yakin TIDAK perlu mengujinya lagi.

Kesimpulan:

Ini adalah sebuah petunjuk bagi umat Budha agar berhati-hati! Silahkan merasa PUAS ketika membaca sebuah tulisan yang MENGHINA dan MENGEJEK umat Kristen, namun tolong, ujilah dulu sebelum anda meyakininya sebagai KEBENARAN lalu menggunakannya dengan MURAH HATI untuk  MENGHINA dan MENGEJEK umat Kristen. Bila tidak melakukan hal demikian maka SENJATA bisa makan TUAN.

Ini juga adalah sebuah TELADAN bagi siapa saja yang MENIPU umat non Kristen dengan mengajarkan PEPESAN kosong sebagai ajaran Kristen. Bila kepergok hai hai, maka tulisan anda akan dikuliti helai demi helai seperti menguliti bawang bombai dan bila anda kekeh jumekeh menipu terus maka hai hai akan MENGARAK anda keliling dunia agar semua orang tahu TIPUAN anda dan tidak tertipu lagi di lain waktu.

Debat antar agama itu BAIK. Saling mengejek adalah BUMBU agar debat menjadi SERU dan masing-masing TERPACU untuk mempelajari ajaran agama SENDIRI dan ajaran agama LAWAN. DEBAT antar agama adalah salah satu CARA untuk saling belajar dan saling mengajar agar saling MENGENAL ajaran agama orang lain. DEBAT antar agama bukan untuk saling MENGHAJAR guna melampiaskan KEBENCIAN. Tujuan DEBAT antar agama adalah MEMBINA kerukunan beragama bukan MEMACU KEBENCIAN beragama.

Seorang Budhis MENIPU sesama Budhis dengan mengajarkan ajaran Kristen PALSU dan MENGHASUT sesama Budhis untuk mengejek dan menghina umat Kristen dengan ajaran Kristen PALSU? Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, perilaku demikian benar-benar bikin malu umat Budha di seluruh dunia.

Sekelompok Budhis menyerahkan dirinya untuk DITIPU oleh sesama Budhis dengan sebuah ajaran Kristen PALSU kemudian membiarkan dirinya TERHASUT untuk mengejek dan menghina umat Kristen dengan ajaran Kristen Palsu? Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, perilaku demikian benar-benar MENGENASKAN!

Agama harus disebarkan dengan BERITA, mustahil disebarkan dengan DERITA. Anda mustahil membuat umat agama lain MENDERITA agar dia pindah memeluk agama anda.

66 thoughts on “Buddhis Menyerahkan Diri Untuk Ditipu Mentah-Mentah

  1. Wirajhana Eka: Saya pernah iseng2 itung luas surga yang kekal itu yang Nasrani, kebanyakan menyatakan bahwa Surga yang dimaksud itu Yerusalem baru, merujuk di surat Wahyu:

    Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya. [Why 21:2]

    Lalu, di dalam roh ia membawa aku ke atas sebuah gunung [oros] yang besar lagi tinggi dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari sorga [ouranos], dari Allah [theos = dewa]. [Why 21:10]

    Handai taulan sekalian, silahkan membaca pernyataan Wirajhana Eka tersebut di atas dengan teliti dan hati-hati lalu bandingkan dengan ayat Wahyu 21:2 dan Wahyu 21:10 yang dikutipnya untuk MEMBENARKAN ajarannya.

    @Wirajhana Eka yang mulia, percuma anda mengutip banyak ayat dan mengaku pakar Alkitab lalu menulis banyak sebab masalahnya sangat SEDERHANA.

    Yerusalem baru adalah SEBUAH KOTA yang turun dari SORGA.

    Luas Yerusalem mustali sama dengan LUAS sorga.

    Siapa saja bisa MENOLAKNYA manun mustahil MENYANGKAL ajaran Alkitab yang sangat TEGAS dan GAMbLANG tersebut di atas.

  2. Wirajhana Eka: Yerusalem baru itu adalah surga bagi mereka yang telah dimateraikan, yaitu penggunaan 6 materai pada kelompok Manusia, yaitu materai ke 6 untuk 144.000 suku Israel dan materai 1 s.d 5 untuk kelompok beberapa orang. Penggunaan Materai ke 7 dan seterusnya, dipastikan TIDAK ADA untuk keperluan manusia lagi. Tegasnya bangsa lain selain yahudi tidak pernah dimateraikan

    Maka aku melihat di tangan kanan Dia yang duduk di atas takhta itu, sebuah gulungan kitab, yang ditulisi sebelah dalam dan sebelah luarnya dan dimeterai dengan tujuh meterai. Wahyu 5:1

    Dan aku melihat seorang malaikat yang gagah, yang berseru dengan suara nyaring, katanya: “Siapakah yang layak membuka gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya? Wahyu 5:2

    Tetapi tidak ada seorangpun yang di sorga atau yang di bumi atau yang di bawah bumi, yang dapat membuka gulungan kitab itu atau yang dapat melihat sebelah dalamnya. Wahyu 5:3

    Maka menangislah aku dengan amat sedihnya, karena tidak ada seorangpun yang dianggap layak untuk membuka gulungan kitab itu ataupun melihat sebelah dalamnya. Wahyu 5:4

    Lalu berkatalah seorang dari tua-tua itu kepadaku: “Jangan engkau menangis! Sesungguhnya, singa dari suku Yehuda, yaitu tunas Daud, telah menang, sehingga Ia dapat membuka gulungan kitab itu dan membuka ketujuh meterainya.” Wahyu 5:5

    Maka aku melihat Anak Domba itu membuka yang pertama dari ketujuh meterai itu, dan aku mendengar yang pertama dari keempat makhluk itu berkata dengan suara bagaikan bunyi guruh: “Mari!” Wahyu 6:1

    Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kedua, aku mendengar makhluk yang kedua berkata: “Mari!” Wahyu 6:3

    Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketiga, aku mendengar makhluk yang ketiga berkata: “Mari!” Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hitam dan orang yang menungganginya memegang sebuah timbangan di tangannya. Wahyu 6:5

    Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keempat, aku mendengar suara makhluk yang keempat berkata: “Mari!” Wahyu 6:7

    Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kelima, aku melihat di bawah mezbah jiwa-jiwa mereka yang telah dibunuh oleh karena firman Allah dan oleh karena kesaksian yang mereka miliki. Wahyu 6:9

    Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah. Wahyu 6:12

    Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketujuh, maka sunyi senyaplah di sorga, kira-kira setengah jam lamanya. Wahyu 8:1

    @Wirajhana Eka yang terhormat, TUJUH meterai adalah METERAI yang digunakan untuk MENYEGEL gulungan KITAB. kitab Wahyu sama sekali tidak mengajarkan tentang TUJUH metereai yang digunakan untuk MENYEGEL manusia. Juga tidak ada 6 meterai yang digunakan untuk menyegel manusia. tolong jangan MENiPu lagi ya! ha ha ha ha …

  3. Wirajhana Eka: Yohanes sendiri bilang kalo kalo LANGIT, BUMI dan LAUT dan ILANG… nah… kalo kamu cerdas.. kalo BUMI aja GAK ADA LAGI… lantas mana ada GUNUNG… hadehhhhh… masih oon gini aja belaga pinter… ck..ck..ck..

    Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi. Wahyu 21:1

    Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya. Wahyu 21:2

    @Wirajhana Eka, yang mulia dan terhormat, yang dilihat oleh Yohanes adalah LANGIT dan BUMI yang BARU. Kenapa demikian? Karena LANGIT dan BUMI yang eprtama pertama SUDAH BERLALU. Di langit dan BUMI yang BARU, apa yang dilihat oleh Yohanes? Kota Yerusalem yang BARU yang TURUN dari SORGA atau TURUN dari LANGIT. Ha ha ha ha …. gunung yang TINGGI kemana Yohanes dibawa adalah GUNUNG di LANGIT dan BUMI yang BARU, kisanak.

    Kisanak, ajaran Alkitab sangaat GAMBLANG dan TEGAS, itu sebabnya MUSTAHIL dipelintir seenak jidatnya. Tolong jangan MENIPU lagi ya! Malu-maluin tah!

  4. Maka aku melihat di tangan kanan Dia yang duduk di atas takhta itu, sebuah gulungan kitab, yang ditulisi sebelah dalam dan sebelah luarnya dan dimeterai dengan tujuh meterai. Wahyu 5:1

    Dan aku melihat seorang malaikat yang gagah, yang berseru dengan suara nyaring, katanya: “Siapakah yang layak membuka gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya? Wahyu 5:2

    Tetapi tidak ada seorangpun yang di sorga atau yang di bumi atau yang di bawah bumi, yang dapat membuka gulungan kitab itu atau yang dapat melihat sebelah dalamnya. Wahyu 5:3

    Maka menangislah aku dengan amat sedihnya, karena tidak ada seorangpun yang dianggap layak untuk membuka gulungan kitab itu ataupun melihat sebelah dalamnya. Wahyu 5:4

    Lalu berkatalah seorang dari tua-tua itu kepadaku: “Jangan engkau menangis! Sesungguhnya, singa dari suku Yehuda, yaitu tunas Daud, telah menang, sehingga Ia dapat membuka gulungan kitab itu dan membuka ketujuh meterainya.” Wahyu 5:5

    Maka aku melihat Anak Domba itu membuka yang pertama dari ketujuh meterai itu, dan aku mendengar yang pertama dari keempat makhluk itu berkata dengan suara bagaikan bunyi guruh: “Mari!” Wahyu 6:1

    Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kedua, aku mendengar makhluk yang kedua berkata: “Mari!” Wahyu 6:3

    Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketiga, aku mendengar makhluk yang ketiga berkata: “Mari!” Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hitam dan orang yang menungganginya memegang sebuah timbangan di tangannya. Wahyu 6:5

    Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keempat, aku mendengar suara makhluk yang keempat berkata: “Mari!” Wahyu 6:7

    Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kelima, aku melihat di bawah mezbah jiwa-jiwa mereka yang telah dibunuh oleh karena firman Allah dan oleh karena kesaksian yang mereka miliki. Wahyu 6:9

    Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang keenam, sesungguhnya terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan matahari menjadi hitam bagaikan karung rambut dan bulan menjadi merah seluruhnya bagaikan darah. Wahyu 6:12

    Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketujuh, maka sunyi senyaplah di sorga, kira-kira setengah jam lamanya. Wahyu 8:1

    @Wirajhana Eka yang terhormat, TUJUH meterai adalah METERAI yang digunakan untuk MENYEGEL gulungan KITAB. kitab Wahyu sama sekali tidak mengajarkan tentang TUJUH meterai yang digunakan untuk MENYEGEL manusia. Juga tidak ada 6 meterai yang digunakan untuk menyegel manusia. tolong jangan MENiPu lagi ya! ha ha ha ha … PERCUMA, pasti ketangkep basah dan diarak keliling dunia. ha ha ha ha …

  5. kok yang terhormat belok topik? kan belum selesai? apa sudah? bikin bingung aja.

  6. Wirajhana Eka selain bodoh dan dungu anda juga bebal….!!!

    Menjelaskan pada Anda sama sulitnya dengan menjelaskan sesuatu pada batu kali!!!

    Hai hai sudah menjelaskan dengan bahasa yang amat sangat sederhana, sehingga orang bodoh dan dungu namun tidak bebal seperti saya ini dapat LANGSUNG MEMAHAMINYA DALAM SATU KALI BACA!

    Heran, Anda masih berputar-putar saja! Ngaku khilaf saja napa sih!!

  7. Cieh..agak mending nih bahasamu sekarang..rupanya di gebuk bolak balik dengan pengertian..manjur juga yah..baik mari kita lihat apa bantahanmu sekarang:

    H2B:
    @Wirajhana Eka yang mulia, percuma anda mengutip banyak ayat dan mengaku pakar Alkitab lalu menulis banyak sebab masalahnya sangat SEDERHANA.
    Yerusalem baru adalah SEBUAH KOTA yang turun dari SORGA.
    Luas Yerusalem mustali sama dengan LUAS sorga.
    Siapa saja bisa MENOLAKNYA manun mustahil MENYANGKAL ajaran Alkitab yang sangat TEGAS dan GAMbLANG tersebut di atas.

    GW:
    Percuma? dari sorga? hahahaha…
    gw bahkan udah sampaikan ada 3 kata pada Why 21:1-2, yaitu: ouranon, ouranov dan ouranou, yang para penterjemah dengan seenak JIDAT BERPELUH mengartikan: langit, langit, sorga…hahahahahaha…Dasarnya apa 2 diartikan langit dan 1 diartikan sorga? 0 (NOL)! maka itu saya sampaikan jika konsisten langit artinya menjadi, “yerusalem baru diturunkan berasal dari langit karena theos”

    arti ouranos sendiri adalah ouranos adalah Dewa Langit mempunyai istri bernama Gaia [dewa bumi] punya anak bernama cronus [EL]! dan theos sendiri adalah deus (berhubungan dengan Zeus atau Dios) yang cermalang atau yang bersinar!

    Mana ada sorga di sini 🙂

    Mikir!

    note:
    Sengaja TERJEMAHAN SEENAK JIDAT BERPELUH ITU SAYA KEMBALIKAN KEBAHASA ASALNYA!

    Kekacauan ini malah diperparah dengan khayalan johanes di Why 6:12-14:
    Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ke-6, sesungguhnya terjadilah gempa bumi dahsyat dan MATAHARI menjadi HITAM bagaikan karung rambut dan BULAN menjadi MERAH seluruhnya bagaikan darah. Dan BINTANG2 [aster,kamus lexicon mengartikan bintang, bukan asteroid, bukan komet] di langit BERJATUHAN KE ATAS BUMI bagaikan pohon ara menggugurkan buah-buahnya yang mentah, apabila ia digoncang angin yang kencang. Maka menyusutlah langit bagaikan gulungan kitab yang digulung dan tergeserlah gunung-gunung dan pulau-pulau dari tempatnya.

    hahahaha…

    MATAHARI menjadi HITAM, namun bisa masih ada sinar sehingga MASIH BISA LIHAT WARNA BULAN yg menjadi MERAH?
    BUMI VS BINTANG = LEBIH GEDE BUMI

    hahahahaha…

    di wahyu 8 tiba2 matahari gak gelap :0 trus ada bintang gede jatuh yang lagi-lagi LEBIH KECIL dari BUMI 🙂

    Hahahahaha…

    Uraian orang lagi ngelindur koq bisa-bisanya DIPERCAYA…hahahaha…masih aja NGAKU2 PINTER…hahahahahaha

    **********************************

    H2B:
    @Wirajhana Eka, yang mulia dan terhormat, yang dilihat oleh Yohanes adalah LANGIT dan BUMI yang BARU. Kenapa demikian? Karena LANGIT dan BUMI yang eprtama pertama SUDAH BERLALU. Di langit dan BUMI yang BARU, apa yang dilihat oleh Yohanes? Kota Yerusalem yang BARU yang TURUN dari SORGA atau TURUN dari LANGIT. Ha ha ha ha …. gunung yang TINGGI kemana Yohanes dibawa adalah GUNUNG di LANGIT dan BUMI yang BARU, kisanak.

    Kisanak, ajaran Alkitab sangaat GAMBLANG dan TEGAS, itu sebabnya MUSTAHIL dipelintir seenak jidatnya. Tolong jangan MENIPU lagi ya! Malu-maluin tah!

    GW:
    lagi-lagi menuliskan seenak jidat kata sorga..di atas sudah dikatakan TIDAK ADA KATA SORGA, yang ada artinya semuanya langit, langit dan langit [ouranon, ouranov dan ouranou = ouranos]!

    hah, ini yang kamu sebut GAMBLANG dan TEGAS, itu sebabnya MUSTAHIL dipelintir seenak jidatnya? hahahahaha…

    trus mestinya kamu mikir gini, sekalian:

    Saat nonton LANGIT DAN BUMI HANCUR dan ada LANGIT dan BUMI BARU..si JOHANES itu liat dari mana?

    waduh dia liatnya juga dari LANGIT…lantas langit yang HANCUR itu LANGIT YG MANA? 🙂 ada BERAPA LANGIT? :)…saya tebak 3 mengikuti tri tunggal …hahahahahahaha

    why 4:1
    Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di ouranos dan suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: Naiklah ke mari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini.

    Lalu aku melihat suatu takhta putih yang besar dan Dia, yang duduk di atasnya. Dari hadapan-Nya lenyaplah bumi dan langit dan tidak ditemukan lagi tempatnya. [20:11]

    Hah! lagi-lagi muncul di tempat lain ada tahtanya pula [padahal dikatakan tuhan bertahta di langit]

    Lah ini LANGIT YANG MANA LAGI!

    !@#$%^&!!!!!!!!!

    trus si johanes saat dia ngelidur itu dimana? saking pusingnya bahkan PENTERJEMAH ALKITAB MENULIS KATA BARANG KALI, “Barangkali ini menunjuk kepada kehancuran alam semesta dan penciptaan langit yang baru dan bumi yang baru (Wahy 21:1; bd. Yes 51:6; 2Pet 3:7,10-12).”

    hahahahaha….!!!!!!!!!!!!!!!!

    note:
    sengaja TERJEMAHAN SEENAK JIDAT BERPELUH ITU SAYA KEMBALIKAN KEBAHASA ASALNYA, yaitu ouranous yang telah seenak jidatnya diartikan sorga bukan langit 🙂

    inilah akibat percaya KHAYALAN orang ngelindur..mengatakan langit dan bumi udah hancur..tapi tetep ada di langit juga!

    Saat hancur tidak ada matahari, bulan dan bintang [yg berjatuhan mirip pohon ara itu :)]..eh, setelah baru..tidak disebutkan ada matahari, bulan dan bumi..namun masih bisa lihat yerusalem baru yang berasal dari ouranos dari theo 🙂 hahahahaha…

    Tiba-tiba sekarang si orang ngelindur ini di ajak ke sebuah GUNUNG yg TINGGI sekali 🙂 yah..anda benar, bisa aja setelah ada langit dan bumi yang baru ada gunungnya. Sekarang, si johanes yang lagi ngelindur ini diajak utk melihat “yerusalem baru diturunkan berasal dari langit karena theos”

    mari kita lihat lagi apa yg dilihat lagi UCAPAN ORANG NGELINDUR ITU BERIKUTNYA di:

    Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: “Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah MANUSIA dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka. [21:3]
    +
    Dan aku tidak melihat Bait Suci di dalamnya; sebab Allah, Tuhan Yang Mahakuasa,adalah Bait Sucinya, demikian juga Anak Domba itu Dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan THEOS meneranginya dan Anak Domba m itu adalah lampunya. Dan bangsa-bangsa akan berjalan di dalam cahayanya dan RAJA-RAJA di BUMI membawa kekayaan mereka kepadanya; [21:22-24]

    Hah! Sudah malah udah ada isi orang-orangnya pula sekarang?! 🙂 sementara yg punyanya belom nongol [karena ada kalimat, “IA AKAN” di 21:3]

    KALO INI LANGIT dan BUMI BARU..lantas KENAPA juga ada RAJA-RAJA di BUMI?! lohhhh, BUKANKAH ADAM dulu DI USIR dari “langit” karena MEMBANGKANG dan sejak itu muncul segitu banyak manusia lagi di BUMI!

    Lantas alasan apa lagi tiba2 muncul raja-raja di bumi di langit dan bumi yg baru?

    !@#$%^&!!!!!!!!!

    si konyol ini mengatakan dari artikel awalnya, ” Dari mana Yohanes melihat Kota Yerusalem baru? Dari atas GUNUNG. Itu berarti Gunung itu tidak ada di DALAM kota Yerusalem. Karena mampu melihat SELURUH kota, itu berarti Yohanes berada CUKUP jauh di luar kota Yerusalem baru.”

    Hehehehe…

    Tertulis spt ini dalam wahyu 22:
    Lalu ia menunjukkan kepadaku sungai u air kehidupan yang jernih bagaikan kristal dan mengalir ke luar dari takhta Allah dan takhta Anak Domba itu.Di tengah-tengah jalan kota itu, yaitu di seberang-menyeberang sungai itu, ada pohon-pohon kehidupan yang berbuah dua belas kali, tiap-tiap bulan sekali; dan daun pohon-pohon itu dipakai untuk menyembuhkan bangsa-bangsa [22:1-2]

    JELAS SEKALI terpampang topografi YERUSALEM BARU adalah ada DATARAN TINGGI..dimana air MENGALIR dari tahta itu ketengah kota…

    dan yang KONYOL lagi dari ucapan si johanes yg lagi ngelindur ini adaah “daun pohon-pohon itu dipakai untuk menyembuhkan bangsa-bangsa”….

    hahahahahaha…

    ternyata di surga KEBANYAKAN ORANG NASRANI itu si penghuninya MASIH BISA SAKIT karena perlu obat untuk MENYEMBUHKAN BANGSA2..:)

    Nah..inilah akibat mau aja ngemut ucapan orang ngelindur..dan di jadikan buku suci malah..mengharukan 🙂

  8. H2B:
    @Wirajhana Eka yang terhormat, TUJUH meterai adalah METERAI yang digunakan untuk MENYEGEL gulungan KITAB. kitab Wahyu sama sekali tidak mengajarkan tentang TUJUH meterai yang digunakan untuk MENYEGEL manusia. Juga tidak ada 6 meterai yang digunakan untuk menyegel manusia. tolong jangan MENiPu lagi ya! ha ha ha ha … PERCUMA, pasti ketangkep basah dan diarak keliling dunia. ha ha ha ha …

    GW:
    Hooooiii….kamu MAU NIPU SAPA?

    Materai 6, Malaikat HANYA memberikannya untuk 12 suku israel yaitu suku yehuda, ruben, Gad, Asyer, Naftali, Manasye, Simeon, Lewi, Isakhar, Zebulon, Yusuf, Benyamin dan masing-masing suku banyaknya 12.000 orang, jadi jumlah totalnya 144.000 (Wahyu 7:4-8) dan di MATERAIKAN DI DAHI mereka .(Wahyu 7:3)

    ” Katanya: “Janganlah merusakkan bumi atau laut atau pohon-pohon sebelum kami MEMATERAIKAN hamba-hamba Allah kami PADA DAHI mereka!” Dan aku mendengar jumlah mereka yang DI MATERAIKAN itu: seratus empat puluh empat ribu yang telah dimeteraikan dari semua suku keturunan Israel [Why 7:3-4]

    Sudah kamu lihat,mau nipu kemana lagi, kamu??!!!!

    Nih baca sekalian:
    http://wirajhana-eka.blogspot.com/2008/12/gold-glory-and-ghost-spell.html

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.