Pribadi adalah hakekat dengan karakter khusus. H2O adalah hakekat. H2O dengan karakter khusus cair namanya air. Dengan karakter beku namanya es. Dengan karakter gas namanya uap. SATU hakekat bukan SAMA hakekat. Air dan es serta uap sama hakekatnya alias memiliki hakekat yang sama jenisnya yaitu H2O, namun mustahil satu hakekat karena H2O tidak mungkin berada dalam tiga karakter khusus sekaligus.
Dunia memang penuh dengan orang Kristen aneh bin ajaib. Orang-orang berjanggut namun tidak berjubah. Mengaku pakar logika padahal Hukum Kontradiksi saja nggak paham. Sok berapologetika padahal berpikir logis saja tidak bisa. Menuduh orang lain sesat pikir dengan TAKABUR padahal memahami arti kata SAMA dan SATU saja nggak mampu. Apa yang harus kita lakukan terhadap orang-orang demikian? Terus mengajarinya dengan harapan suatu saat dia mendapat pencerahan.
Blog ini saya tulis untuk menanggapi blog Ma Kuru Paijo Budiwidayanto yang mengutip salah satu komentar saya di blog: Bengcu Menggugat karena Allah Mustahil Kembar Siam lalu mengulitinya di blognya.
Memahami Arti Kata SATU dan SAMA
SATU: 1 bilangan yg dilambangkan dng angka 1 (Arab) atau I (Romawi); 2 nama bagi lambang bilangan asli 1 (angka Arab) atau I (angka Romawi); 2 urutan pertama sebelum ke-2; 3 bilangan asli terkecil sesudah 0;
SAMA: 1 serupa (halnya, keadaannya, dsb), tidak berbeda; tidak berlainan: pd umumnya, mata pencaharian penduduk desa itu — saja; kedua soal itu — sulitnya; 2 berbarengan; bertepatan: kedua tamu itu datang pd waktu yg –; 3 sepadan; seimbang; sebanding; setara: sbg calon istri, pendidikan gadis itu tidak — dng pendidikanmu;
SAMA: 1 dengan: anak itu ikut — ayahnya ke kebun; 2 oleh: sekolahnya dibiayai — pamannya; 3 pada (untuk menyatakan pelakunya banyak): penduduk — meninggalkan desanya
Kerabatku sekalian, tersebut di atas adalah definisi kata SATU dan SAMA. SATU dan SAMA adalah DUA kata yang memiliki arti yang BERBEDA. Memiliki SATU tubuh berbeda dengan memiliki TUBUH yang SAMA. Memiliki tubuh yang SAMA artinya memiliki tubuh yang SERUPA.
Makuru (bukan nama sebenarnya) dan Esra Alfred Soru (bukan nama sebenarnya) memiliki TUBUH yang sama artinya keduanya memiliki tubuh yang SERUPA yaitu: tubuh manusia. Walaupun memiliki tubuh yang SAMA namun keduanya tidak SATU tubuh. Meskipun tubuhnya SERUPA namun masing-masing memiliki tubuh yang berbeda. Walaupun SAMA alias SERUPA namun Tubuh Makuru (bukan nama sebenarnya) BUKAN tubuh Esra Alfred Soru (bukan nama sebenarnya). Apabila keduanya SATU tubuh, itu namanya KEMBAR SIAM.
Memiliki SATU hakekat berbeda dengan memiliki hakekat yang SAMA. Memiliki Satu HAKEKAT artinya hakekatnya hanya SATU. Memiliki hakekat yang SAMA artinya memiliki hakekat yang SERUPA. Makuru (bukan nama sebenarnya) dan Esra Alfred Soru (bukan nama sebenarnya) memiliki HEKEKAT yang SAMA yaitu: HAKEKAT manusia. Namun keduanya tidak SATU hakekat. Meskipun hakekat keduanya SAMA alias SERUPA namun masing-masing memiliki HAKEKAT yang berbeda. Hakekat Esra Alfred Soru (bukan nama sebenarnya) bukan hakekat Makuru (bukan nama sebenarnya). Apabila SATU hakekat, itu berarti keduanya KEMBAR SIAM.
Doktrin Tritunggal termasuk doktrin monoteisme yang percaya kepada Allah Yang Maha Esa. Dan Allah Yang Maha Esa itu mempunyai tiga pribadi, bukan satu. Pribadi pertama adalah Allah Bapa, pribadi kedua adalah Allah Anak (Yesus Kristus) dan pribadi ketiga Roh Kudus. Tiga pribadi bukan berarti tiga Allah, dan satu Allah bukan berarti satu pribadi. Tiga pribadi itu mempunyai satu esensi atau sifat dasar (Yunani: Ousia, Inggris: substance) yang sama, yaitu Allah. Allah Bapa adalah Allah, Allah Anak adalah Allah dan Roh Kudus adalah Allah, namun ketiga-Nya mempunyai satu ousia, yaitu esensi Allah. Stephen Tong – Allah Tritunggal, hal 20-21
Doktrin Allah Tritunggal sama sekali tidak mengajarkan bahwa Bapa dan Anak dan Roh Kudus memiliki HAKEKAT yang SAMA alias SERUPA. Doktrin Allah Tritunggal teologi Reformed justru MENYANGKAL ajaran Bapa dan Anak dan Roh Kudus memiliki HAKEKAT yang SAMA alias SERUPA. Doktrin Allah Tritunggal mengajarkan bahwa Bapa dan Anak dan Roh Kudus SATU HAKEKAT. Para sarjana teologi yang memahami doktrin Allah Tritunggal dengan benar sama sekali tidak menyadari bahwa banyak yang tidak memahami doktrin Allah Tritunggal dengan BENAR karena mereka TIDAK memahami arti kata SATU dan SAMA dengan BENAR. Mereka menyangka SATU = SAMA. Kerabatku sekalian, setelah memahami arti kata SAMA dan SATU dengan benar, marilah kita mempelajari doktrin Allah Tritunggal dengan benar.
Hakekat = intisari = sari pati
Pribadi = Hakekat yang memiliki karakter khusus
Itulah definisi hakekat dan pribadi yang diajarkan oleh para Tritunggalian dalam doktrin Allah Tritunggal. Umumnya para Tritunggalian menggunakan LEMPUNG untuk menjelaskan DEFINISI hakekat dan tempayan dan kendi serta genteng untuk menjelaskan definisi PRIBADI.
Lempung = hakekat
Tempayan = pribadi
Kendi = pribadi
Genteng = pribadi
Saya menggunakan H2O dan Air serta Es dan Uap (gas) karena lebih gamblang dan tegas. Disamping itu juga untuk memancing komentar-komentar GENIUS dari para teolog BEJAT (benar-benar jahat) yang berusaha menyesatkan jemaat dengan berbagai cara.
Rumus molekul air = H2O
1 Molekul air = 2 atom H (hidrogen) + 1 Atom O (Oksigen)
H2O Artinya di dalam 1 molekul air ada 2 atom hidrogen (H) dan 1 atom Oksigen (O) yang terikat menjadi satu.
H2O = Hakekat
H2O dengan karakter khusus = Pribadi
H2O dengan karakter khusus beku = Es = Pribadi
H2O dengan karakter khusus cair = Air = Pribadi
H2O dengan karakter khusus uap = gas = Pribadi
H2O dengan karakter khusus =< 00 C = Es
H2O dengan karakter khusus 00 C <H2O<1000 C = Air
H2O dengan karakter khusus =>1000 C = Gas
Apabila anda mengambil 1 molekul H2O lalu membekukannya menjadi Es lalu mengambil 1 molekul lagi lalu mencairkannya menjadi AIR kemudian mengambil 1 molekul lagi dan menguapkannya menjadi GAS, maka anda memilik TIGA molekul H2O dengan TIGA karakter khusus (TIGA Pribadi) yang berbeda.
- Molekul H2O berwujud ES bukan molekul H2O berwujud AIR
- Molekul H2O berwujud ES bukan molekul H2O berwujud GAS
- Molekul H2O berwujud AIR bukan molekul H2O berwujud GAS
Dalam kondisi demikian, dikatakan bahwa ES dan AIR dan GAS memiliki HAKEKAT yang SAMA alias SERUPA yaitu H2O. Namun, ES dan AIR dan GAS dalam kasus tersebut di atas SAMA SEKALI tidak SATU hakekat. Kenapa demikian? Karena ES dan AIR dan GAS dalam kasus di atas memiliki TIGA hakekat yang BERBEDA walaupun SERUPA alias SAMA. Itulah yang disebut TIGA pribadi dengan HAKEKAT yang SAMA alias SERUPA.
-
- 1 molekul H2O dengan karakter khusus =< 00 C = Es
- 1 molekul H2O dengan karakter khusus 00 C <H2O<1000 C = Air
- 1 molekul H2O dengan karakter khusus =>1000 C = Gas
Apa yang disebut TIGA Pribadi SATU hakekat? TIGA Pribadi SATU hakekat artinya: Es, Air dan Gas BERUPA 1 molekul H2O. Apakah hal demikian mungkin? Tidak mungkin. Kenapa demikian? Karena:
- Untuk disebut ES, H2O harus bersuhu: =< 00 C. H2O yang tidak memenuhi KARAKTER =< 00 C = NON ES.
- Untuk disebut Air, H2O harus bersuhu: 00 C <H2O<1000 C. H2O yang tidak memenuhi KARAKTER 00 C <H2O<1000 C = NON AIR.
- Untuk disebut GAS, H2O harus bersuhu: =>1000 C. H2O yang tidak memenuhi KARAKTER =>1000 C = NON GAS (uap).
Bagaimana dengan 1 molekul H2O yang memiliki TIGA karakter BERBEDA yaitu: =< 00 C. H2O dan 00 C <H2O1000 C? Bukankah itu yang disebut SATU hakekat (H2O) TIGA Pribadi (Es dan Air dan Gas)? Tentu saja bukan. Kenapa demikian? Karena;
- H2O dengan Karakter : =< 00 C dan 00 C <H2O<1000 C dan =>1000 C, bukan H2O dengan karakter =< 00 C
- H2O dengan Karakter : =< 00 C dan 00 C <H2O<1000 C dan =>1000 C, bukan H2O dengan karakter 00 C <H2O<1000 C
- H2O dengan Karakter : =< 00 C dan 00 C <H2O<1000 C dan =>1000 C, bukan H2O dengan karakter =>1000 C
Kerabatku sekalian, setelah memahami arti kata SAMA dan SATU dengan benar, memahami arti kata HAKEKAT dan PRIBADI dengan benar, maka anda pun tidak mengalami kesulitan untuk memahami doktrin Allah Tritunggal dengan benar. Selanjutnya tidak sulit bagi anda untuk melihat KEGENIUSAN Ma Kuru Paijo Budiwidayanto yang dia tuangkan dalam blognya di bawah ini.
Di dalam blognya yang berjudul: Hai Hai Menulis Penuh Polemik, Tetapi Rupanya Kosong!, Ma Kuru Paijo Budiwidayanto (Bhuku) menulis:
Beberapa saat yang lalu saya membaca sebuah komentar yang dibuat oleh seorang yang menyebut diri Hai Hai di sabdaspace di bawah tulisan yang membahas tentang Tritunggal. Tulisan tersebut, seperti biasanya tulisan Hai Hai penuh dengan sesat pikir. Begitu banyak sehingga hanya orang yang terintimidasi bahasa retoris yang digunakan Hai Hai atau orang-orang tak berpikir saja yang tidak bisa melihat sesat pikir yang ada di sana. Di masa lampau saya sudah mengupas tulisannya dan tidak ada respon yang berarti selain sesat pikir di atas sesat pikir yang dituliskannya. Karena itu sebenarnya saya sudah malas mengulas segala macam sesat pikir yang dia kemukakan. Tetapi melihat perilakunya yang makin menjadi-jadi dan tidak segan-segan menipu orang dengan berbicara hal yang sebenarnya dia tidak paham, saya terdorong untuk tulis. Mungkin saya akan menulis lagi kalau saya terdorong lagi membongkar kebodohan yang dilakukan Hai Hai.
Dalam tulisan ini saya tidak akan membahas apa yang dia tuliskan tetapi komentarnya untuk membalas komentar pak Esra Soru. Di bawah ini adalah kutipan yang dia katakan:
Apa yang terjadi dengan AIR yang H2O-nya TIDAK berbentuk AIR? Itu bukan AIR alias NON air. Apa yang terjadi bila Es, H2O-nya TIDAK berbentuk Es? Itu bukan ES alias NON ES. Apa yang terjadi bila UAP, H2O-nya tidak berbentuk UAP? Itu bukan UAP alias NON UAP.
Bila demikian, mungkinkah AIR dan ES serta UAP memiliki SATU hakekat? MUSTAHIL! Kenapa demikian? Karena H2O yang tidak berbentuk Air adalah NON AIR. H2O yang tidak berbentuk UAP adalah NON UAP. H2O yang tidak berbentuk ES adalah NON ES.
AIR = NON AIR = melanggar HUKUM kontradiksi.
Es = Non Es = Melanggar Hukum kontradiksi
Uap = Non UAP = melanggar Hukum kontradiksi
kisanak, AIR dan ES serta UAP memiliki hakekat yang SAMA namun MUSTAHIL memiliki SATU hakekat. Kenapa demikian? Karena itu MELANGGAR hukum KONTRADIKSI.
Allah = Hakekat
Bapa = Pribadi
Anak = Pribadi
Roh Kudus = Pribadi
Allah yang BUKAN Bapa = Non Bapa
Allah yang BUKAN Anak = Non Anak
Allah yang BUKAN Roh Kudus = Non Roh Kudus
Bapa = Non Bapa
Anak = non Anak
Roh Kudus = Non Roh Kudus
Kisanak, itu melanggar HUKUM KONTRADIKSI.
Ha ha ha ha ha ha ha ha …. TIDAK ada yang MUSTAHOL bagi Allah ya? ha ha ha ha ha ….
Jelas bahwa komentar ini menyerang argumen yang menganalogikan tiga sifat air yang berbeda-beda (cair, uap air, dan es) walaupun rumus molekulnya sama yaitu H2O dengan Ketritunggalan Allah dimana Allah memiliki tiga pribadi walaupun esensinya satu/sama.
Dia mengatakan bahwa walaupun air tidak sama dengan uap air dan tidak sama dengan es, tetapi ketiganya bisa saja memiliki esensi yang sama walaupun bukan satu.
Rupanya Hai Hai setuju dengan orang yang menggunakan contoh ini sebagai analogi ketritunggalan Allah dimana ‘esensi’ dianalogikan kepada rumus molekul dari air, uap air, dan es. Ketiga wujud ini memiliki rumus molekul yang sama yaitu H2O. Jadi ketiganya memiliki esensi yang sama dan hanya satu. So far, so good.
Tetapi pernyataan berikutnya menunjukkan bahwa dia melakukan sesat pikir (sesuatu yang lazim dalam tulisan Hai Hai) yang bernama ekuivokasi. Perhatikan bahwa awalnya dia secara implisit setuju bahwa esensi merujuk kepada rumus molekul sehingga walaupun H2O memiliki lebih dari satu bentuk, esensinya sama. Tetapi saat menyerang lawannya yang mengatakan bahwa es, uap air, dan air hanya memiliki satu esensi, dia menjadi tidak konsisten lagi. Dia tidak lagi menggunakan esensi dengan definisi yang sama, tetapi merubah definisi esensi. Kesalahan seperti ini disebut ekuivokasi.
Agar ini tidak dipersalahkan hanya sebagai sebuah klaim, saya akan menjelaskan alasan mengapa saya katakan dia merubah definisi esensi. Kalau misalnya dia masih menggunakan esensi dengan definisi yang sama, maka hakekat air, uap air, dan adalah satu yaitu H2O. Hakekatnya bukan dua. Hakekatnya bukanlah dua. H2O + H2SO4 misalnya atau H2O + HCl, dll dst. Hakekatnya juga bukan tiga. Bukan H2O + MgSO4 + NaCl atau bukan juga H2O + CaCl2+ CaCO3, dll dst. Jadi tidak ada masalah dengan mengatakan bahwa hakekat Es, dan Air, serta Uap Air adalah satu yaitu H2O. Itu bukan kontradiksi.
Karena itu bukan kontradiksi, maka serangan Hai Hai terhadap doktrin Tritunggal via serangan terhadap analogi yang digunakan adalah serangan yang gagal. Serangan ini gagal karena argumentasi yang dibangun adalah sebuah ekuivokasi. Kalau kesalahan seperti ini tidak terdeteksi yang empunya argumen, bagaimana mungkin kita dapat mempercayai tulisannya yang lain? OK, saya paham bahwa ini saja tidak bisa dijadikan sebagai dasar untuk menolak semua yang dikatakan Hai Hai, tetapi pengalaman saya membaca tulisan orang ini berdiskusi dengan dia, sudah lebih dari cukup untuk membuat saya percaya bahwa hampir semua yang dia tuliskan penuh dengan sesat pikir yang dia tidak sadari atau dia sadari tetapi dia tidak mau akui. Walaupun ada kemungkinan bahwa dia sadar sedang menipu saat menulis sesat pikir seperti ini, saya masih bersedia berasumsi bahwa dia hanya tidak paham namun terlalu bersemangat.
Kalau anda sekalian mau membaca tulisannya, silahkan baca dan perhatikan baik-baik argumentasinya. Jangan terkesima dengan retorika yang dikemukakan! Retorika adalah sesuatu yang menipu. Bedah argumentasinya dan lihat bobroknya. Dan kalau ada kroni-kroni Hai Hai yang mau membantah argumentasi saya, silahkan kemukakan bagaimana tidak validnya argumentasi saya. Saya tidak hanya mau asal klaim seperti yang dilakukan selama ini!
Update: Saya baru saja berdiskusi dengan teman Ma Mone, kesalahan lain Hai Hai terungkap. Kalaupun misalnya (seandainya) si Hai Hai tidak melakukan ekuivokasi seperti yang dikatakan di atas, maka dia melakukan serangan strawmen. Dia melakukan serangan strawmen karena jelas orang Kristen yang menggunakan air sebagai analogi Tritunggal jelas menganalogikan hakekat dengan rumus molekul air yaitu H2O. Lepas dari ekuivokasi, si Hai Hai terjatuh ke dalam strawmen. Mengejutkan? Buat saya tidak!
Bengcu Menggugat:
Aneh bin ajaib! Ma Kuru Paijo Budiwidayanto mengaku dirinya pakar ilmu logika. Dari hari ke hari getol sekali mengagul-agulkan diri berpikir logis dan menuduh orang lain sesat pikir. Menuduh hai hai sesat pikir padahal dia sama sekali tidak memahami arti kata SAMA dan SATU? Ha ha ha ha ha ….. Benar-benar LOGIS! Logis dari hongkong? Apakah unjuk kekonyolannya bisa disebut sesat pikir? Mustahil! Kenapa demikian? Karena untuk sesat pikir seseorang harus berpengetahuan. Orang yang pengetahuannya kosong melompong mustahil sesat pikir. Orang yang hanya BERLAGAK berpikir mustahil sesat pikir.
Ma Kuru Paijo Budiwidayanto jangan bodoh. SATU dan SAMA adalah DUA kata yang memiliki arti yang BERBEDA. Es dan Air dan Uap (gas) memiliki hakekat (esensi) yang SAMA yaitu H2O. Walaupun hakekatnya SERUPA yaitu H2O namun Es dan Air dan Uap (gas) MUSTAHIL SATU hakekat. Memiliki hakekat yang SAMA artinya hakekatnya SERUPA, bukan SATU hakekat alias memiliki SATU hakekat. Kisanak, belajar baik-baik dulu ya? Setelah memahami arti kata SAMA dan SATU, baru menulis komentar lagi ya, pada saat itu saya akan mengajari anda BERPIKIR. Setelah anda belajar berpikir baru nanti saya ajari anda berpikir tanpa sesat pikir. Sementara itu, berhentilah BERLAGAK berpikir apalagi BERLAGAK ahli pikir. Ha ha ha ha ha …
Kisanak, bukankah sudah berkali-kali saya memberitahu anda dengan berbagai kalimat yang berbeda? Baiklah saya ulangi lagi saat ini dengan harapan, siapa tahu anda mendapat pencerahan. Ma Kuru Paijo Budiwidayanto, ketahuilah bahwa orang yang TIDAK mampu memahami HUKUM KONTRADIKSI dengan BENAR, mustahil mampu berpikir dengan LOGIS. Yang penting adalah pengetahuan, bukan LAGAK. Untuk apa BERLAGAK setinggi langit sementara pengetahuannya kosong melompong? Pengetahuan didapat dari BELAJAR, bukan BERLAGAK. Oleh karena itu, kisanak. BERHENTILAH berlagak PINTER dan mulailah BELAJAR agar menjadi pinter.
Untuk membaca blog-blog tentang Allah Tritunggal yang lain, silahkan klik di SINI.
Pingback: Hai Hai Menulis Penuh Polemik, Tetapi Rupanya Kosong! | Futility over Futility
Ma Kuru, anda SUDAH mengerti arti kata SAMA dan SATU? Belajar dulu baik-baik kisanak. Setelah paham baru bicara lagi ya?
@hai hai alias bengcu: mustahil untuk mengajari mereka…… Dengan menerima kesalahan mereka, maka mereka akan kehilangan segalanya termasuk mata pencaharian…. ijinkanlah mereka pensiun dengan rasa malu…
Good Job Hai Hai!!!
@ak47, ngajarin merreka asyk juga kok. Walaupun menyebalkan tapi lucu-lucu. ha ha ha ha …. Kayak waktu kecil godain kambing bandot. Begitu dia nyeruduk kita ngeles dan dia menghajar tembok. Geleng-geleng kepala lalu bangun lagi dengan jumawa padahal jalan aja sempoyongan. Ha ha ha ha ha …
@Ak47, Ma Kuru bukan SEORANG PENDETA. jangan suka menghakimi toh BANYAK Ulama cari hidup dari berkotbah . Thax !
@yemima, Ma Kuru mencari PUJIAN dari orang-orang sekampungnya, itu sebabnya dia menggunakan segala cara tanpa peduli klo harus mencuri kebajikan.
Pingback: Pahami dulu apa yang dikatakan orang lain baru kritik! | Futility over Futility
Saya tidak tahu siapa yang memulainya namun di Indonesia, Pdt. Budi Asali Mdiv yang mempopulerkannya. MENANG debat pasti BENAR. Jurus tersebut lalu di bawa oleh Pdt. Esra Alfred Soru STh ke Kupang dan diajarkannya di sana serta mendapat banyak sekali pengikut yang lalu menggunakannya di internet membabibuta. Itulah yang dilakukan oleh GEROMBOLAN Esra Soru Friends Community dan gerombolan CENTER for LOGICAL DEFENSE of CHRISTIANITY – CLDC. Ma Kuru Paijo Budiwidayanto adalah satu satu dedengkot kedua gerombolan tersebut yang paling LICIK.
Memfitnah Lawan Untuk Membenarkan Diri
Jurus pertama MENANG debat pasti BENAR adalah: MEMFITNAH lawan untuk membenarkan diri sendiri. Itu sebabnya, baik GEROMBOLAN Esra Soru Friends Community maupun gerombolan CENTER for LOGICAL DEFENSE of CHRISTIANITY – CLDC dalam DEBATNYA getol sekali memfitnah lawan SESAT pikir, melanggar hukum kontradiksi serta melakukan segala pelanggaran logika lainnya. Kasihan sekali! Orang-orang GENIUS itu berpikir, dengan memfitnah orang lain membabibuta maka dirinya pun menjadi BENAR. Apa yang dilakukan GEROMBOLAN tersebut memang LUCU. Ibarat si pincang yang ngomel, “Sialan, jalannya nggak rata!” Padahal diri sendiri yang TIDAK berpengetahuan.
Mas Sam Part II Saya: copaskan dari Si dungu Hai Hai yang menjadi dasar saya commen di awal tersebut. Hai Hai Qoute: ****itu namanya SATU JENIS, GOB***! Es dan Uap dan Air SATU JENIS hakekatnya yaitu H2O.***
Mas Sam Part II: Mohon Maaf ama, ini yang saya perhatikan dari si dungu hai2.. yang mengatakan bahwa H20 adalah Hakekat dari Air, dan ketika saya cek.ternyata Oksigen lebih besar daripada Hidrogen, dan H20 bukanlah hakekat daripada Air, H20 hanya rumus kimia dari subtansi air.
Mas Sam Part II: Maaf agak oot ama, ternyata H2O itu bukan Hakekat air, tetapi yang benar Air lah Subtansi dari H20…memakai rumusan h20 kepada tritunggal, berarti menganggap bahwa yesus dan roh kudus lebih kecil dari pada bapa, hanya terikat..dan apabila menganalogikan hal ini berarti mengatakan bahwa Yesus dan Roh Kudus tidak berebda dalam hal pribadi.jadi konklusinya H2O tidak tepat untuk rumusan Tritunggal..trims, mohon koreksinya..
“Mas Sam Part II” adalah account FB yang dibuat setelah saya menolak untuk berteman dengan account “Mas Sam” dan memberitahu FB bahwa saya tidak mengenalnya. Kedua Account tersebut adalah milik: Sam SI (Wesamhasit): http://www.facebook.com/Wesamhasit
Air adalah kumpulan dari RIBUAN molekul H2O. Air adalah NAMA untuk KuMPuLAN H2O dengan karakter CAIR. Itu sebabnya AIR mustahhil SUBSTANSI alias INTISARI alias HEKEKAT dari H2O sebab H2O adalah SUBSTANSI alias INTISARI alias HEKEKAT dari Air. Nggak perlu jadi GENIUS untuk menyimpulkan dari yang diajarkannya di atas bahwa mas Sam alias Sam Si alias Wesamhasit sama sekali tidak berpengetahuan dalam ilmu termodinamika, kimia dan fisika.
Namun apa yang dia lakukan untuk MEMBENARKAN diri? Dia memfitnah hai hai DuNGU dan TIDAK berpengetahuan. Itulah Jurus: Memfitnah lawan untuk membenarkan DIRI.
Menyerang Fitnah
Hai: Dalam kondisi demikian, dikatakan bahwa ES dan AIR dan GAS memiliki HAKEKAT yang SAMA alias SERUPA yaitu H2O. Namun, ES dan AIR dan GAS dalam kasus tersebut di atas SAMA SEKALI tidak SATU hakekat. Kenapa demikian? Karena ES dan AIR dan GAS dalam kasus di atas memiliki TIGA hakekat yang BERBEDA walaupun SERUPA alias SAMA. Itulah yang disebut TIGA pribadi dengan HAKEKAT yang SAMA alias SERUPA.
Pniel: Anda ini memang oncom! Setelah sebelumnya menyatakan hakekat pribadi, sekarang anda menyatakan bhw hakekat = pribadi. Argghhh… terlalu hebat membualnya sampai2 anda menentang bualan anda sendiri!
Nggak perlu menjadi BODOH untuk memahami bahwa dalam kalimatnya tersebut di atas hai hai sama sekali tidak menyatakan: HAKEKAT = PRIBADI. Namun Pniel dengan penuh ROH KUDUS menuduh hai hai mengajarkan: HAKEKAT = PRIBADI. Menuduh lawan melakukan hal yang tidak dia lakukan namanya FITNAH. Setelah MEMFitNAH hai hai maka Pniel pun Menyerang FITNAH-nya dengan KUASA Roh KUDUS.
Jurus Bau Betina
Ketika musim kawin, anjing betina akan mens. Hari ke 9-11 mens adalah masa subur seekor anjing betina. Pada saat itulah anjing dikawinkan. Apa bila anda menghapus darah mens anjing betina lalu membawanya keliling kampung, maka anjing-anjing jantan pun akan mengikuti anda. Mungkin mereka berharap anda membawa mereka kepada anjing betina pemilik darah mens tersebut. itulah jurus yang banyak digunakan oleh para pencuri anjing. Memancing anjing keluar kampung. Itulah yang saya sebut JURUS BB (bau betina).
MENANG debat berarti BENAR!
Itulah semboyan gerombolan Esra Soru Friends Community maupun gerombolan CENTER for LOGICAL DEFENSE of CHRISTIANITY – CLDC. Apa yang terjadi ketika lawan debat menunjukkan KESALAHAN gerombolan tersebut? Mereka pun langsung mementang jurus BAU BETINA (BB) dengan tujuan menggiring LAWAN menjauhi TOPiK di mana mereka SALAH. Itulah yang dilakukan oleh Ma Kuru Paijo Budiwidayanto yang GENIUS itu di bawah ini:
SATU: BILANGAN (JUMLAH) yang dilambangkan dengan angka 1 (Arab) atau I (Romawi)
SAMA: SERUPA; SETARA; BERBARENGAN; TIDAK Berlainan
Itulah definisi SATU dan SAMA menurut kamus bahasa Indonesia. Ma Kuru Paijo Budiwidayanto sama sekali tidak memahami ARTI kata SATU dan SAMA dengan benar, itu sebabnya dia pun mustahil memahami PERBEDAAN arti SATU dan SAMA. Itu sebabnya dia menulis:
Ma Kuru Paijo Budiwidayanto: Jelas bahwa komentar ini menyerang argumen yang menganalogikan tiga sifat air yang berbeda-beda (cair, uap air, dan es) walaupun rumus molekulnya sama yaitu H2O dengan Ketritunggalan Allah dimana Allah memiliki tiga pribadi walaupun esensinya satu/sama.
Ma Kuru Paijo Budiwidayanto: Hai Hai Bencong, loe tunjukkan kebodohan lu aja di mana-mana. Dikasihtaupun sama saja dengan memberikan mutiara kepada mulut babi. Supaya lu tau, sama dan satu bukanlah dua hal yang tidak bisa berada bersama. Hakekat air, uap air, dan es adalah sama yaitu hanya H2O. Dan hakekatnya juga hanya satu yaitu hanya H2O bukan H2O + H2SO4 + NaCl, misalnya. Atau H2O + CaCl2 + CaCO3. dll dst.
Ma Kuru Paijo Budiwidayanto: Terus saja melakukan Strawmen. Hanya itu yang lu bisa lakukan. Orang bicara A, lu bicara B lalu berasumsi bahwa lu sedang berbicara tentang A. Okelah lu angkat contoh baru. Tentu saja saya dan Esra Soru tidak sama. Tapi kami memiliki satu hakekat saja yaitu manusia. Bukan seperti lu yang memiliki dua hakekat yaitu manusia dan setan.
Ma Kuru Paijo Budiwidayanto: Ya, seperti yang saya bilang saya dan Esra Soru hanya memiliki satu hakekat yaitu kemanusiaan sedangkan lo dan pengikut-pengikut lu memiliki dua esensi yaitu manusia dan iblis. Lu ulang-ulang saja kebohongan lo.
Ma Kuru dan Esra Soru memiliki SATU hakekat yaitu manusia.
Kalimat tersebut di atas menjelaskan bahwa Ma kuru dan Esra Soru memiliki SATU jenis hakekat yang SAMA yaitu: MANUSIA.
Kalimat tersebut di atas sama sekali TIDAK mengajarkan bahwa Esra dan Ma kuru SATU hakekat atau memiliki JUMLAH atau BILNGAN hakekat SATU.
SATU bukan SAMA
SAMA mustahil SATU
Ma Kuru nggak paham arti kata SATU dan SAMA. Itu sebabnya dia mengajarkan:
Bapa dan Yesus dan Roh Kudus SATU hakekat = Bapa dan Yesus dan Roh Kudus memiliki SATU hakekat yang SAMA yaitu Allah.
MENANG debat artinya BENAR.
Itulah semboyannya. Itu sebabnya Ma Kuru yang menganggap dirinya PAKAR ilmu Logika dan JAGOAN DEBAT pun mementang jurus BAU BETINA.
Ma Kuru Paijo Budiwidayanto: Hai Hai Bencong, loe tunjukkan kebodohan lu aja di mana-mana. Dikasihtaupun sama saja dengan memberikan mutiara kepada mulut babi. Supaya lu tau, sama dan satu bukanlah dua hal yang tidak bisa berada bersama. Hakekat air, uap air, dan es adalah sama yaitu hanya H2O. Dan hakekatnya juga hanya satu yaitu hanya H2O bukan H2O + H2SO4 + NaCl, misalnya. Atau H2O + CaCl2 + CaCO3. dll dst. Hanya satu saja hakekatnya yaitu H2O. Dengan kata lain loe di sana hanya menyerang strawmen karena pengertian loe mengenai hakekat bukanlah pengertian yang dipegang oleh mereka yang loe serang. Dengan kata lain lagi Loe hanya sedang masturbasi intelektual. Tidak lebih dan tidak kurang!
Kerabatku sekalian? Dengan LICIKNYA Ma Kuru berusaha memancing hai hai dan para pembaca untuk MELUPAKAN bahwa dia nggak NGERTI arti kata SATU dan SAMA dan mulai BERDEBAT bahwa:
SAMA dan SATU bukan dua hal yang tidak bisa berada bersama
Anda lihat? Selain mengalihan TOPIK debat di maka Ma kuru sudah kEok, KEOk, KEOK, dia juga MEMFITNAH hai hai STRAWMEN dan MENYERANG FITNAH-nya sendiri.
Kebanyakan orang akan TERPANCING oleh kelicikan Ma Kuru yang demikian. Namun kali ini dia berhadapan dengan hai hai yang bijaksana yang tahu kelicikannya dan membongkarnya tanpa tedeng aling-aling.
Willy Versace: SEKILAS INFO… analoginya adalah ma kuru, bejo joko, esra soru mmpunyai satu hakekat yaitu manusia, pertanyaannya, jadi ada berapa manusia disitu? anak SD pun bs jawab: TIGA MANUSIA, maka demikian jg doktrin tritunggal/trinitas, Bapa, yesus dan roh kudus mmpunyai satu hakekat yaitu Tuhan, pertanyaannya, jadi ada berapa Tuhan disitu? anak SD pun bs jawab: TIGA TUHAN…
Apa yang terjadi ketika Willy Versace menunjukkan kepada Ma kuru bahwa dia harus KONSISTEN dengan yang diajarkannya dan bila KONSISTEN dia harus mengakui bahwa DOKTRIN Allah Tritunggal adalah Doktrin TRITHEIS yaitu: TIGA Allah yang memiliki hakekat yang sama JENISNYA seperti Ma Kuru dan Esra dan Bejo yang memiliki HAKEKAT yang SAMA jenisnya yaitu: MANUSIA.
Apabila Ma kuru adalah seorang ksatria dia PASTI mengakui kesalahannya yang konyol itu. Apabila Ma Kuru adalah seorang yang mencintai KEBENARAN dia PASTI mengakui kesalahan KONYOLNYA itu. Namun Ma Kuru dan gerombolan Esra Soru Friends Community maupun gerombolan CENTER for LOGICAL DEFENSE of CHRISTIANITY – CLDC bukan pencinta KEBENARAN namun PENCURIi kebajikan untuk mendapatkan PUJIAN: JAGOAN debat. Itu sebabnya MA Kuru pun kembali mementang JURUS BAU BETINA-nya.
Ma Kuru Paijo Budiwidayanto: Juga harus diingat bahwa yang namanya analogis tidak harus semua aspek sama. Mengharapkan bahwa semua aspek sama adalah sebuah kesalahan. Kalau dua hal dibandingkan dan semuanya sama, maka itu bukan analogi lagi tetapi keduanya identik alias hal yang sama. Tentunya Tritunggal bukan air, jadi tidak apa-apa kalau ada yang tidak terwakili. Namanya saja analogi.
Baik hai hai maupun Willy Versace sama sekali tidak membahas apalagi MENGHARUSKAN: analogis harus sama dalam semua aspek.
Apa yang akan terjadi bila hai hai dan Willy Versace menyangkal tuduhan Ma Kuru tersebut? Dia akan NGOTOT menuduh kami MENGHARUSKAN analogis harus sama dalam semua aspek. Itulah cara Ma kuru yang LICIK untuk memancing hai hai dan Willy Versace dan para pembaca lainnya MELUPAKAN masalah sebenarnya yaitu:
Ma Kuru TIDAK paham arti kata SATU dan SAMA sehingga nggak mampu MEMBEDAKANNYA apalagi MENGGUNAKANNYA dengan BENAR itu sebabnya menggunakannya NGACO-BELO dan BERLAGAK pinter ketika Ditunjukan kesalahannya dan sikap KEKEH jumekeh NGGAK mau pinternya.
Ma Kuru Paijo Budiwidayanto: Yang ingin ditunjukkan oleh orang yang berpegang pada analogi tersebut hanyalah bahwa satu dan tiga bisa diterapkan pada satu subyek logis pada waktu yang bersamaan. Tidak lebih. Jadi kalau Allah Kristen Tritunggal, itu bukan ketidakmungkinan.
Ma Kuru menghalalkan segala CARA untuk mencapai tujuannya. Dia bahkan tidak segan-segan MENIPU. Apa tujuannya saat Air dan Es dan Uap SATU hakekat yaitu: H2O? Apa tujuan dia mengajarkan: Ma Kuru dan Esra SATU hakekat yaitu: Manusia? Untuk MEMBENARKAN: Bapa dan Yesus dan Roh Kudus SATU hakekat yaitu Allah. SATU = SAMA. Itulah tujuannya. Dia tidak segan-segan untuk MENiPU bahwa BUKAN ituu tujuannya. MENIPU demi menang DEBAT? HINA sekali ya?
Menjerat Babi Hutan
Kenapa Pdt Budi Asali Mdiv dan umat Kristen MENOLAK digunakannya H2O dan Es dan Uap dan Air untuk menjelaskan doktrin Allah Tritunggal padahal perumpamaan itu SANGAT tepat dan GAMBLANG menjelaskan DEFINISI: Hakekat dan Pribadi (hakekat dengan karakter khusus)? Karena perumpamaan itu dengan MUDAH mengungkapkan KESESATAN doktrin Allah Tritunggal dari ajaran Alkitab dan dengan GAMBLANG mengungkapkan bahhwa Doktrin Allah Tritunggal itu IRASIONAL sekali. Ha ha ha ha ha ha ……
H2O yang SAMA mustahil ada dalam BENTUK yang BERBEDA pada waku yang SAMA.
A mustahil NON A – pada waktu yang sama
H2O yang SAMA mustahil ada dalam BENTUK Es dan Air dan Uap pada WAKTU yang sama.
Apabila mengambil SATU H2O yang SAMA, misalnya SATU GELAS H2O, maka H2O dalam gelas tersebut MUSTAHIL berbentuk Air dan Es dan Uap pada waktu yang Sama.
Bukankah satu GELAS AIR, 1/3-nya bisa Air dan 1/3-nya bisa Uap dan 1/3-nya bisa Es? Benar. Itu berarti:
1/3 H2O yang menjadi AIR mustahil berbentuk Gas dan uap pada waktu yang SAMA.
1/3 H2O yang berbentuk UAP, mustahil berbentuk Air dan Es pada waktu yang SAMA.
1/3 H2O yang berbentuk ES, mustahil berbentuk Air dan Es pada waktu yang SAMA.
Apakah Es dan Uap dan Gas dalam gelas tersebut adalah TRITUNGGAL? Satu HAKEKAT tiga PRIBADI? Mustahil! Itu namanya TIGA pribadi TIGA hakekat. TIGA pribadi SATU JENIS hakekat.
Kerabatku sekalian, itu sebabnya umat Kristen MENOLAK H2O, Air dan Es dan Uap digunakan untuk menjelaskan DOKTRIN Allah Tritunggal. Tentu saja Ma kuru dan Ma lobo serta Esra Alfred Soru dan GEROMBOLAN Esra Soru Friends Community maupun gerombolan CENTER for LOGICAL DEFENSE of CHRISTIANITY – CLDC, tahu hal demikian, namun mereka terlalu GENIUS untuk lepas dari jeratan hai hai. Ha ha ha ha ha …
Kerabatku sekalian, baingau alias babi hutan selalu ke air melalui JALAN yang sama. Itu sebabnya sekali menemukan jejak babi hutan menuju Air, dijamin babi hutan tersebut akan menjadi SANTAPAN orang-orang kampung kami. Tinggal pasang JERAT saja maka babi hutan itu pun akan menyerahkan dirinya. Ha ha ha ha ha … Itu sebabnya hai hai pandai sekali MENJERAT babi hutan alias BAINGAU. Itu sebabnya pula hai hai menjerat GEROMBOLAN itu dengan MUDAH. Ha ha ha ha ha ha ha …. Benar-benar BERJANGGUT tidak BERJUBAH bukan?
Jurus KAMBING BANDOT
Kerabatku sekalian, di dalam ilmu debat ada SATU jurus yang saya sebut JURUS KAMBING BANDOT. Di kampung kami, kambing jantan yang digunakan untuk BIANG alias bibit disebut PEMACAK (PEJANTAN). Itu adalah kambing-kambing jantan terbaik di kampung kami. Yang disebut kambing BANDOT di kampung kami bukan PEJANTAN namun kambing-kambing jantan yang TIDAK boleh KAWIN karena BIBIT BOBOT BEBET-nya JELEK. Dia tidak boleh KAWIN karena akan menurunkan KETURUNAN yang JELEK. Kambing pejantan tidak akan sembarangan menyerang binatang lain apalagi orang. Dia hanya menyerang ketika merasa terancam. Kambing bandot beda. Dia akan menyerang makluk hidup apa saja yang ada di dekatnya untuk menunjukkan KEBANDOTANNYA namun TAKUT sekali kepada kambing PEJANTAN. Itu sebabnya kambing BANDOT nggak bisa untuk kambing PETARUNG sebab dia PENGECUT bila ketemua lawan sepadan dia NGACIR lintang pukang.
Seperti yang sering saya katakan, kambing bandot bodoh sekali. Ketika menyerang dan membentur tembok atau membentur pohon, kambing bandot akan bangun sempoyongan namun mengembik merayakan kemenangan. Itu sebabnya kami sering bilang, “Kambing bandot YAKIN menang karena dia SUDAH nyeruduk sedangkan lawannya KALAH karena nggak nyeruduk. Nyeruduk PASTI menang.” Itulah alasan kenapa anak-anak suka sekali MENGGODA kambing bandot. Karena gayanya yang TAKABUR namun bodoh sekali. Ha ha ha ha …. Benar-benar menyebalkan namun menggemaskan.
Apa yang disebut JURUS KAMBING BANDOT dalam debat? Ketika kalah debat para pendekar KAMBING BANDOT akan merayakan KEMENANGAN dan MENGEJEK lawannya BODOH dan SOK TAHU. Dengan takabur dia lalu mengajar bahwa MUSTAHIL lawannya tahu APA ARTI semua yang DIA KATAKAN sebab dia sama SEKALI tidak MEMBERITAHU lawannya apa ARTI dari semua yang telah DIKATAKANNYA. Lawannya BODOH sekali karena menyangka TAHU semua yang telah dikatakan PENDEKAR KAMBING BANDOT padahal yang disangka lawannya itu SALAH semua.
Bila dibiarkan atau diberi kesempatan maka PENDEKAR KAMBING BANDOT pun akan menjelaskan DEFINISI dari SETIAP perkataannya sambil MENGEJEK lawannya SOK TAHU karena MENYANGKA si KAMBING BANDOT maksudkan BEGITU. Dengan Takabur si KAMBiNG BANDOT akan menuduh selama ini lawannya ASYK dengan pikirannya SENDIRI dan MENYERANG pikirannya sendiri. Dia lalu menasehati lawannya dengan murah hati bahwa perilaku demikian sama sekali IRASIONAL alias nggak MASUK AKAL.
Kisanak, bagi si KAMBING BANDOT Anda MUSAHIL TAHU apa yang dia MAKSUDKAN ketika berkata:
Esra dan Makuru SATU hakekat yaitu MANUSIA
Sebelum dia MENJELASKAN artinya kepada anda.
Apabila anda bilang, maksud kalimat itu adalah Esra dan Ma kuru memiliki SATU hakekat manusia, maka si KAMBING bandot pun akan NGAKAK dan menuduh anda SOK TAHU sebab yang dia maksudkan adalah:
Esra dan Ma Kuru punya SATU hakekat yang sama yaitu MANUSIA
Ha ha ha ha …. kerabatku sekalian, nampaknya Ma kuru benar-benar PUTUS ASA dan HILANG akal itu sebabnya dia pun lalu mementang jurus KAMBING BANDOT untuk membela diri. Ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ….
Ma Kuru Paijo Budiwidayanto: Teman saya memberi tahu apa yang dikatakan si Bencong di sini. Rupanya dia kembali melakukan kesalahan yang sama. Dia pikir kalau ada kata ‘satu’ dimana saja, maka satu itu merujuk kepada apa yang dia pikirkan, sehingga dia terus-menerus asyik menyerang apa yang dia pikir. Padahal yang dia pikirkan bukanlah yang orang lain maksudkan. Dia berakhir dengan menyerang diri sendiri. Sudah saya katakan berulang-ulang dan saya ingin katakan lagi bahwa orang yang berpegang pada analogi Tritunggal menganalogikan esensi dengan rumus kimia air. Nah wujud air itu hanya satu yaitu H2O. Si Hai Hai Bencong protes tanpa menunjukkan dimana salahnya mengatakan bahwa esensi air hanya satu. Dia terus-menerus mengata-ngatai lawan tetapi tanpa argumen.
Demikian juga saat mengikuti dia dan mengatakan bahwa pribadi manusia cuma punya satu hakekat, dia tidak terima. Mungkin memang benar Hai Hai si Bencong punya lebih dari satu esensi. Mungkin esensi Hai Hai dan pengikutnya adalah manusia, kuda, setan, kambing sehingga dia tidak terima bahwa saya dan orang lain cuma punya satu esensi? Mungkin juga demikian. Kalau kita dapat menggunakan perilakunya sebagai data untuk mengambil kesimpulan tentang esensinya, maka kemungkinannya besar bahwa Hai Hai Bencong dan pengikutnya memiliki lebih dari satu esensi, yaitu bukan manusia saja. Apa yang salah dengan mengatakan bahwa saya dan Esra Soru atau siapapun hanya memiliki satu hakekat? Dia tidak memberi tahu. Yang dia lakukan hanya mengeluh-eluh seperti anak kecil tetapi tidak tau apa yang dikeluhkan. Dia hanya mengulang-ulang apa yang dia katakan tanpa arti.
Dia mengatakan bahwa dia tidak mempertanyakan apakah tiga dan satu bisa dipredikatkan pada subyek logis tertentu. Well, tentu saja saya tidak mengatakan bahwa dia mempertanyakan itu. Yang saya katakan adalah bahwa itulah yang dapat dibuktikan oleh analogi air, yaitu bahwa Tritunggal bukan sebuah kemustahilan logis. Apa dia memperhatikan semua diskusi ini ataukah dia sudah mabuk karena argumennya dipatahkan semua? Well, tampaknya demikian!
Hal yang tidak diperhatikan oleh Hai Hai Bencong adalah bahwa saya juga sedang menjawab temannya Si Versace. Nah karena temannya tersebut tidak dia tegur kalau ada yang salah, bahkan mereka saling memuji satu dengan yang lain, maka tentunya aman untuk berpandangan pandangan Versace adalah pandangan si Bencong juga. Jadi jangan salahkan saya kalau saya mengatakan sesuatu yang kau rasa bukan pandanganmu, saya menyerang Versace dengan pemahaman bahwa lu setuju apa yang dikatakannya. Hence, pandangannya adalah pandangan loe.
Hanya begini saja kemampuan Hai Hai Bencong dan kawan-kawannya. Dia mengata-ngatai lawan, tanpa argumentasi. Kalaupun ada argumentasi, semua mengalami sesat pikir!
Ma Kuru Paijo Budiwidayanto: Tentu saja mungkin salah mengatakan bahwa esensi H2O hanya satu kalau kita menggunakan apa yang dipahaminya sebagai definisi. Tetapi apa definisi yang dipakai? Kita tidak tau sama sekali.
Tetapi walaupun misalnya dia benar saat menggunakan definisinya, kita di sini tidak membahas definisinya atau menggunakan definisinya sebagai acuan. Jadi dia menyerang argumen orang lain dengan asumsi bahwa orang lain menggunakan definisi yang sama dengan dia. Ini adalah penipuan. Bukan hanya menipu orang banyak, tetapi juga menipu diri sendiri.
Kasian si Bencong!
Apabila mengambil SATU H2O yang SAMA, misalnya SATU GELAS H2O, maka H2O dalam gelas tersebut MUSTAHIL berbentuk Air dan Es dan Uap pada waktu yang Sama.
Numpang berpikir Pak hai2
Hakekat Allah = H2O
Bapa = Air
Anak = Es
Roh Kudus = Uap
Tuhan Yesus said : “Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga.” (Yohanes 5:17)
Kalau Bapa = Air diam tidak berproses tetap berbentuk Air , satu Hakekat yaitu Allah = H2O
tapi kalau bekerja atau berproses dalam waktu bersamaan bisa berbentuk Air, Es dan Uap, kita bisa melihat Air yang beku atau diam didalam Es dan Uap keluar dari Es.
Yohanes 14 :
7Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.”
8 Kata Filipus kepada-Nya: “Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.” 9 Kata Yesus kepadanya: “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. 10 Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya. 11 Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku;
Anak = Es , selesai masanya kembali menjadi Bapa = Air , diam tidak bekerja
Roh Kudus = Uap , selesai masanya kembali menjadi Bapa = Air , diam tidak bekerja
tapi ,
Tuhan Yesus berkata Bapaku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga.
Terima kasih.