Doktrin Yesus mati menggantikan manusia menerima hukuman Allah adalah ajaran sesat karena bertentangan dengan ajaran Alkitab. Namun, doktrin Yesus HAUS menggantikan manusia menerima hukuman Allah ciptaan Pdt. Budi Asali Mdiv benar-benar dasyat. Nampaknya tidak lama lagi Budi Asali akan mengajarkan doktrin Yesus SEGERA datang kembali untuk menggantikan manusia MENANGIS dan MENGGERTAK gigi sebab Dia belum sempat menggantikan manusia menerima hukuman demikian 2000 tahun yang lalu. Bila Yesus datang lagi, Budi Asali pasti akan bilang, “Jangan lupa DISATE dan DIASAP dalam api, bos!” Ha ha ha ha ha ….. Setelah itu Budi Asali pun mengajarkan doktrin Yesus mati di-STEAK menggantikan manusia.
Di dalam blognya yang berjudul: Kristus adalah pengganti kita, Budi Asali Menulis:
Catatan: Semua tulisan berwarna PURPLE adalah tulisan dari Budi Asali. Warna BIRU kutipan Alkitab. Warna HITAM tanggapan hai hai.
Budi Asali : II KORINTUS 5:15 YESAYA 53:4-6
I) Keselamatan karena perbuatan baik.
Sebagian besar manusia di muka bumi ini, dan juga semua agama-agama lain di luar kristen, percaya/mengajarkan bahwa orang bisa selamat/masuk surga karena perbuatan baik.
Tetapi sebetulnya ini adalah sesuatu yang tidak mungkin terjadi karena:
1) Manusia tidak bisa berbuat baik.
Ini dinyatakan secara jelas oleh Kitab Suci.
- Kej 6:5 – “Ketika dilihat TUHAN bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata, …”.
- Kej 8:21b – “Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya”.
- Maz 58:4 – “Sejak lahir orang-orang fasik telah menyimpang, sejak dari kandungan pendusta-pendusta telah sesat”.
- Titus 1:15 – “Bagi orang suci semuanya suci; tetapi bagi orang najis dan orang tidak beriman suatupun tidak ada yang suci, karena baik akal maupun suara hati mereka najis”.
Apakah benar bahwa manusia tidak bisa berbuat baik? Tidak bisakah seseorang, pada waktu melihat orang miskin/menderita, lalu menolongnya tanpa pamrih? Tentu bisa! Lalu apakah itu bisa disebut sebagai perbuatan baik? Dalam pandangan manusia, ya! Tetapi dalam pandangan Tuhan, tidak! Mengapa? Karena dalam pandangan Tuhan, supaya suatu perbuatan bisa disebut baik, maka harus dipenuhi syarat-syarat ini:
Ketika TUHAN (YHWH) mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya: “Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan. Selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam.” Kejadian 8:21-22
Bengcu Menggugat: Walaupun segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan namun YHWH (TUHAN) BERFIRMAN dalam hati-Nya bahwa Dia tidak akan MEMBINASAKAN manusia lagi. Apakah YHWH mengingkari JANJI-Nya itu sebabnya Yesus HARUS menggantikan MANUSIA menerima HUKUMAN dari YHWH? Mustahil!
Budi Asali: a) Perbuatan baik itu harus dilakukan untuk kemuliaan Allah.
1Kor 10:31 – Aku menjawab: ika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.
Bengcu Menggugat: Bagi orang Yahudi, makanan yang sudah dipersembahkan kepada berhala adalah makanan NAJIZ yang tidak boleh dimakan. Setelah menjadi Kristen, umumnya orang-orang Yahudi tetap yakin bahwa makanan yang sudah dipersembahkan kepada berhala adalah makanan najis. Apa yang harus dilakukan bila seorang Kristen disuguhi makanan lalu seorang Kristen Yahudi memberitahu dia bahwa makanan itu NAJIS karena sudah dipersembahkan kepada berhala sehingga nggak boleh dimakan? 1 Korintus 10:13 adalah jawaban Paulus ketika ditanya, apa yang harus dilakukan bila menghadapi situasi demikian? Bagi orang Batak dan Menado, daging anjing adalah makanan yang nikmat. Bagi istri saya yang penyayang anjing, daging anjing haram untuk dimakan. Apa yang harus saya lakukan bila seorang teman Batak menyuguhkan saksang B1 sementara Istri saya memberitahu bahwa itu adalah daging anjing yang haram untuk dimakan? Apa gunanya saya kekeh jumekeh makan sedangkan perilaku demikian akan bikin Iis (ini istri saya) kesal setengah mati? Itulah yang dimaksudkan oleh Paulus ketika menjawab seperti yang tercatat di dalam 1 korintus 10:13. Budi Asali benar-benar ngaco-belo karena MENAFSIRKAN ayat itu mengajarkan: Perbuatan baik harus dilakukan untuk kemuliaan Allah, bila tidak bukan perbuatan baik namanya.
Budi Asali: b) Perbuatan baik itu harus dilakukan karena cinta kepada Allah.
Yoh 14:15 – “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintahKu”.
Ingat bahwa 2 hal di atas ini tak mungkin bisa dilakukan oleh orang yang ada di luar Kristus! Bdk. Ro 3:10,11,18 yang mengatakan bahwa tidak ada manusia (ini jelas menunjuk kepada manusia di luar Kristus, tanpa pekerjaan Roh Kudus dalam dirinya) yang benar, yang berakal budi, yang mencari Allah, atau yang takut kepada Allah.
Manusia bisa saja berusaha berbuat baik, berjuang bagi agamanya, ingin masuk surga, dsb. Tetapi ‘mengasihi Allah’ dan ‘hidup untuk kemuliaan Allah’ adalah 2 hal yang tidak mungkin bisa dilakukan oleh manusia di luar Kristus. Kalau 2 hal di atas ini tidak dipenuhi, maka bisalah dikatakan bahwa perbuatan baik itu dilakukan tanpa mempedulikan Allah! Bisakah itu disebut baik?
Bengcu Menggugat: Ayub sama sekali tidak kenal Yesus Kristus namun TUHAN memujinya sebagai orang baik yang saleh. Hanya orang-orang Kristen yang hatinya DENGKI dan jiwanya PICIK serta pikirannya DEGIL seperti nabi Yunus yang mengajarkan bahwa perbuatan baik hanya bisa dilakukan oleh orang Kristen.
Budi Asali: 2) Andaikatapun manusia bisa berbuat baik, bagaimana dengan dosa-dosa yang telah ia lakukan maupun yang akan ia lakukan? Ingat bahwa perbuatan baik tidak bisa menghapus dosa!
Kitab Suci dengan jelas menyatakan hal itu.
- Gal 2:16a – “Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus”.
- Gal 2:21b – “… sekiranya ada kebenaran oleh hukum Taurat, maka sia-sialah kematian Kristus”.
Illustrasi: Misalnya suatu hari saudara naik kendaraan bermotor dan melanggar rambu lalu lintas, dan lalu seorang polisi menilang saudara. Saudara akan disidang 1 minggu yang akan datang. Sementara menung-gu saat persidangan, saudara lalu mau ‘menebus dosa’ saudara dengan berbuat baik. Saudara menghibur tetangga yang kesusahan, membelikan obat untuk tetangga yang sakit, dsb. Pada saat persidangan, hakim bertanya: Apakah saudara, pada tanggal ini, di jalan ini, melanggar rambu lalu lintas ini? Saudara lalu menjawab: Benar Pak Hakim, tetapi, saya sudah menebus dosa dengan berbuat baik. Ini ada 3 saksi yang menerima kebaikan saya. Sekarang pertanyaannya: kalau hakim itu waras, apakah orang itu akan dibebaskan dari hukuman? Illustrasi ini jelas menunjukkan bahwa ditinjau dari sudut hukum dunia/negarapun, tidak mungkin perbuatan baik bisa menutup dosa!
Allah tahu akan hal ini (yaitu bahwa manusia tidak bisa selamat karena perbuatan baiknya), tetapi Ia mau menyelamatkan manusia yang berdosa itu. Lalu bagaimana caranya? Memasukkan manusia berdosa ke surga begitu saja? Memang ada agama yang percaya hal ini. Mereka percaya bahwa Allah itu maha pengasih dan pengampun, sehingga Ia akan memasukkan orang berdosa ke surga begitu saja, tanpa ada yang membayar dosa-dosanya. Tetapi ini tidak mungkin! Ia tidak bisa berbuat demikian karena Ia adalah Allah yang suci, yang tidak bisa bersatu dengan manusia berdosa, dan Ia adalah Allah yang adil, yang tidak bisa tidak menghukum manusia yang berdosa!
Jadi bagaimana? Ia sendiri yang harus menebus dosa itu/membayar hutang dosa itu! Dan karena ‘upah dosa ialah maut’ (Ro 6:23), sedangkan sebagai Allah Ia tidak bisa mati, maka Allah harus menjadi manusia, yaitu Yesus Kristus, supaya Ia bisa mati menebus dosa kita!
Bengcu menggugat: Misalnya suatu hari Budi Asali (bukan nama sebenarnya) mencuri ayam lalu tertangkap basah oleh hai hai (nama sebenarnya) lalu diserahkan ke polisi. Sesuai dengan hukum pidana Indonesia, dia ditahan lalu diadili dan HAKIM menjatuhkan vonis hukuman penjara 1 tahun. Demi cintanya, Esra Alfred Soru (bukan nama sebenarnya) pun mengajukan diri untuk dipenjara MENGGANTIKAN Budi Asali. Pertanyaannya adalah: Andai kata hakim itu waras, apakah Budi Asali (bukan nama sebenarnya) akan dibebaskan dari hukuman dan Esra Alfred Soru (bukan nama sebenarnya) dipenjara? Mustahil! Illustrasi ini jelas menunjukkan bahwa ditinjau dari sudut hukum negara, nggak mungkin seseorang menggantikan orang lain menerima hukuman. Karena hakim waras saja tidak memperbolehkan Esra Alfred Soru (bukan nama sebenarnya) menggantikan Budi Asali (bukan nama sebenarnya) menjalani hukuman penjara, masak Allah yang menciptakan hakim waras itu MENGIZINKAN Yesus menggantikan manusia menerima hukuman? Memangnya Allah nggak waras ya?
Kerabatku sekalian, hukuman bagi orang jahat bukan balas dendam. Apa yang terjadi ketika penjahat dipenjara? Dia tidak bisa menjahati masyarakat lagi. Apa yang terjadi ketika penjahat dihukum mati? Dia tidak bisa menjahati masyarakat lagi. Hukuman penjara dan hukuman mati dilakukan untuk menghindarkan masyarakat dari tindakan jahat seorang penjahat. Apakah penjahat disiksa di dalam penjara? TIDAK! Di dalam penjara penjahat dicukupi kebutuhan hidupnya dan dididik agar menjadi orang baik. Penjahat dihukum penjara seumur hidup karena pengadilan menilai dia terlalu jahat untuk bisa hidup di dalam masyarakat seumur hidupnya. Penjahat dihukum mati karena pengadilan menganggap dia terlalu jahat dan mustahil dibina menjadi orang baik lagi. Dia dihukum mati karena pengadilan menganggap penjara tidak akan mampu mencegahnya menjahati sesama manusia.
Handai taulanku sekalian, itulah yang dilakukan oleh orang-orang BERDOSA di dunia kepada penjahat yang tertangkap. Itulah yang dilakukan oleh orang-orang BERDOSA terhadap sesama manusia agar TIDAK dijahati oleh penjahat. Menurut ajaran Budi Asali di atas, apa yang dilakukan oleh Allah untuk MELINDUNGI manusia dari kejahatan? Allah MENYEBAR ancaman bahwa Dia akan BALAS DENDAM setelah penjahat MATI. Kenapa Allah HANYA menyebar ANCAMAN? Ha ha ha ha …. Mungkin karena Allah yang MAHASUCI tidak bisa BERSATU dengan orang BERDOSA. Ha ha ha ha …. Mungkin saja karena hukuman DOSA adalah KETERPISAHAN dari Allah.
Handai taulanku sekalian, Allah MAHASUCI sedangkan manusia BERDOSA. Itu sebabnya KEADILAN manusia BERBEDA dengan KEADILAN Allah. Itu sebabnya Allah disebut MAHAADIL. Manusia MENEGAKKAN keadilan dengan MENCEGAH penjahat menjahati masyarakat. Allah menegakkan keadilan-Nya di dunia dengan MENGANCAM akan BALAS DENDAM namun membiarkan penjahat menjahati sesamanya semena-mena. Kenapa Allah membiarkan penjahat berbuat jahat seenak jidatnya? Karena Allah itu MAHAKASIH, maka penjahat pun DIKASIH kesempatan seluas-luasnya untuk berbuat jahat.
Namun jangan kuatir kisanak. Allah itu setia dan adil. Itu sebabnya setelah SETIA membiarkan para penjahat berbuat JAHAT sampai mereka MATI dan nggak BISA berbuat jahat lagi maka Allah pun unjuk KEMAHAADILANNYA. Ha ha ha ha ha ….. Setelah MATI dan nggak BISA berbuat JAHAT lagi, untuk apa para penjahat itu DIHUKUM? Tentu saja untuk menunjukkan bahwa Allah itu MAHASUCI dan MAHAADIL. Dari mana anda tahu bahwa Allah itu mahasuci? Dari melihat Allah TIDAK bisa bersatu dengan PENJAHAT yang berdosa. Dari melihat penjahat dihukum TERPISAH dari Allah. Dari mana anda tahu bahwa Allah itu mahaadil? Dari melihat penjahat-penjahat DIGAMPAR, ditendang, ditonjok, digebuk, dicambuk, diejek sampai mereka KEHAUASAN. Nah …… ketika KEHAUSAN mereka pun diberi ANGGUR ASAM. Ha ha ha ha ha ….. ya yang haus, yang haus, yang haus. Rasain lu KEHAUSAN. Gua cekokin anggur asam lu! Dari mana kita tahu para penjahat akan mengalami nasib seperti itu? Tentu saja dari Budi Asali yang mengajarkan bahwa Yesus MENGGANTIKAN manusia menerima hukuman dari Allah. Karena itulah yang dialami Yesus dulu, bukankah itu pula yang akan dialami para penjahat setelah mereka MATI? Ha ha ha ha ha …. Ho ho ho ho ho ….. Kita harus berterima kasih kepada para penjahat sebab tanpa mereka mustahil kita tahu bahwa Allah itu MAHASUCI dan MAHAADIL bukan? Coba bayangkan bila tidak ada penjahat, bagaimana kita tahu kalau Allah itu mahasuci dan mahaadil, hayo? Ha ha ha ha …
Lho bukankah Budi Asali mengajarkan bahwa Allah yang MAHASUCI tidak bisa BERSATU dengan orang BERDOSA dan hukuman DOSA adalah KETERPISAHAN dari Allah? Bila tidak bisa bersatu dan TERPISAH lalu bagaimana CARA Allah menggampar dan MENUNJANG (menendang) serta de el el para penjahat tersebut? Ha ha ha ha ha ha ….. Tenang saja, kisanak, para teolog reformed SEJATI pasti menemukan CARANYA. Setelah tahu caranya, mereka pasti memberitahu Allah.
Budi Asali: II) Kristus adalah substitute (= pengganti) kita.
Bahwa Kristus adalah substitute (= pengganti) kita terlihat dari text khotbah hari ini, yaitu Yes 53:4-6 dan 2 Kor 5:15.
Yes 53:4-6 – “Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian”.
2 Kor 5:15 – “Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka”.
Tetapi hal itu juga bisa terlihat dari:
1) Fakta bahwa Kristus tidak berdosa (2Kor 5:21 Ibr 4:15).
Andaikata Ia berdosa, maka pada saat Ia mati, Ia mengalami hukuman untuk diriNya sendiri. Tetapi karena Ia suci, maka pada saat Ia mati, Ia mengalaminya untuk kita!
2) Jenis hukuman mati yang Ia alami adalah salib, bukan penggal, rajam dsb. Mengapa harus salib? Karena salib adalah hukuman yang terkutuk, dan dengan mengalami kematian yang terkutuk itu, Ia menanggung kutuk yang seharusnya untuk kita (Ul 21:23 Gal 3:10,13).
3) Penderitaan yang luar biasa yang Ia alami.
Kristus mengalami penderitaan yang luar biasa hebatnya, seperti:
o pencambukan.
Ingat bahwa Ia dicambuki dengan cambuk Romawi, yaitu tali-tali kulit yang diberi besi-besi tajam, tulang-tulang yang diruncingkan, sehingga pencambukan itu betul-betul menghancurkan punggungNya.
o penyaliban.
Bisakah saudara bayangkan sakitnya kalau paku-paku menebus tangan dan kaki saudara? Dan bagaimana penderitaan saudara kalau setelah itu saudara digantungkan selama berjam-jam sampai saudara mati? Itulah yang Yesus alami bagi saudara! Kristus memang harus mengalami penderitaan yang luar biasa ini, karena penderitaan di neraka juga luar biasa hebatnya!
4) Kristus menolak anggur bius (Mat 27:34).
Banyak penafsir beranggapan bahwa Ia menolak anggur itu, karena anggur itu mengandung sejenis ramuan bius, yang bisa mengurangi rasa sakit. Yesus sadar bahwa saat itu Ia sedang menggantikan kita dalam memikul hukuman dosa, dan karena itu Ia tidak mau rasa sakitnya dikurangi. Ia mau memikul 100 % hukuman dosa kita!
5) Kristus mengalami kehausan (Yoh 19:28 bdk. Maz 22:16).
Ingat bahwa orang di neraka pasti mengalami kehausan yang luar biasa. Bandingkan dengan kehausan dari orang kaya di neraka dalam Luk 16:23-24. Kristus menggantikan kita memikul hukuman itu, dan karenanya Ia harus mengalami kehausan yang luar biasa. Ini menyebabkan kita tidak perlu mengalami kehausan di neraka, asal kita mau percaya kepada Yesus!
6) Kristus mengalami keterpisahan dengan Allah (Mat 27:46).
Keterpisahan dengan Allah merupakan hukuman dosa (Yes 59:1-2, 2 Tes 1:9). Kristus menggantikan kita memikul hukuman dosa, dan karena itu Ia harus mengalami keterpisahan dengan Allah/BapaNya.
7) Kristus mati.
Upah dosa ialah maut (Ro 6:23), dan karena itu Kristus, yang menggantikan kita untuk memikul hukuman dosa, harus mengalami kematian.
Karena itu, orang yang percaya Yesus, sekalipun tetap mengalami kematian, tetapi tidak mengalami kematian itu sebagai hukuman dosa, tetapi sebagai pintu gerbang menuju surga!
“Mereka akan keluar dan akan memandangi bangkai orang-orang yang telah memberontak kepadaKu. Di situ ulat-ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam, maka semuanya akan menjadi kengerian bagi segala yang hidup”. Yesaya 66:24
sedangkan anak-anak Kerajaan itu akan dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.” Matius 8:12
di mana ulat-ulat bangkai tidak mati dan api tidak padam. Markus 9:48
Lalu ia berseru, katanya: Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini. Lukas 16:24
“Maka asap api yang menyiksa mereka itu naik ke atas sampai selama-lamanya, dan siang malam mereka tidak henti-hentinya disiksa, yaitu mereka yang menyembah binatang serta patungnya itu, dan barangsiapa yang telah menerima tanda namanya.”. Wahyu14:11
dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya. Wahyu 20:10
Bengcu Menggugat: Kerabatku sekalian, ketika mengajarkan tentang neraka (untuk membacanya silahkan klik di SINI), Pdt. Budi Asali mengutip ayat-ayat tersebut di atas sebagai sumber pustakanya. Apabila doktrin Yesus menggantikan manusia menerima hukuman dari Allah memang benar, bukankah itu berarti Yesus harus datang lagi karena DULU nggak sempat mengalami hal-hal berikut ini:
- Disate dalam lautan api dan belerang (Wahyu 20:10)
- Diasap (Wahyu 14:11)
- Disakitin dalam nyala api (Lukas 16:24, Yesaya 66:24)
- Diblatungin alias dikasih belatung nyang nggak mati-mati (Markus 9:48, Yesaya 66:24)
- Dicampakkan ke dalam gelap yang paling guueeelaaaap banget (Matius 8:12
- Menggertak gigi dan menangis (Matius 8:12)
Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. Roma 6:23
Bengcu Menggugat: Yesus mustahil Mati Menggantikan Manusia. Berdasarkan Roma 6:23, Budi Asali mengajarkan bahwa Yesus mati menggantikan manusia. Alkitab Penjanjian Lama mencatat, hanya ada 2 orang manusia yang tidak mati yaitu: Elia dan Henokh. Yang lainnya MATAL alias MATI TOTAL. Apabila Yesus memang mati menggantikan manusia, maka itu berarti Dia hanya mati menggantikan Elia dan Henokh saja, bukan? Karena yang lainnya SUDAH MATI jadi nggak perlu digantikan.
Sejak kematian Yesus di salib sampai saat ini, tidak ada satu manusia pun yang nggak mati-mati. Apabila Yesus memang MATI menggantikan manusia, bukankah seharusnya nggak ada lagi manusia yang mati atau minimal sebagian manusia yang digantikannya nggak mati-mati? Faktanyua manusia tetap mati?
Alkitab tidak mencatatnya namun Budi Asali mengajarkan (Entah dapat wahyu dari mana dari hongkong kali?) bahwa sejak Yesus mati menggantikan manusia maka kematian manusia BUKAN hukuman dosa LAGI namun PINTU gerbang ke sorga! KEMATIAN manusia adalah PINTU gerbang ke sorga? Bukankah itu berarti Yesus tidak perlu menggantikan manusia untuk mati karena SETELAH menjalani hukuman MATI maka manusia BOLEH ke sorga. Itu sebabnya tertulis, upah dosa adalah MAUT? Setelah membayar dengan MATI maka HUTANG dosa pun LUNAS, oleh karena itu manusia pun bebas melenggang ke sorga. Ha ha ha ha ha …
Kerabatku sekalian, apa bila Budi Asali memang mendapat wahyu baru (wahyu dari hongkong?) sehingga yang diajarkannya benar, maka inilah daftar hal-hal yang dialami Yesus ketika menggantikan manusia menerima hukuman dari Allah:
- Dibelenggu
- Digampar anak buah Hanas
- Digebukin anak buah Kayafas
- Diejek dan dihina anak buah Kayafas
- Digampar tentara
- Digebukin tentara
- Diejek dan dihina tentara
- Memikul salib sampai luar
- Diarak ke Golgota
- Disalib
- Diejek dan dihina masyarakat
- Diejek dan dihina imam-imam
- Diejek dan dihina penjahat yang sama-sama disalib
- Kehausan
- Dikasih minum anggur asam
- Ditombak ulu hatinya setelah mati
Sayang sekali, Budi Asali sama sekali tidak menjelaskan, kenapa Alkitab tidak mencatat bahwa hal-hal yang dialami Yesus tersebut di atas adalalah hal-hal yang seharusnya dialami oleh manusia ketika dihukum oleh Allah. Itu sebabnya percuma mencari sampai kuda gigit jari sebab mustahil menemukan ayat yang isinya kira-kira Allah berkata, “Gua gampar lu kalau melanggar! Gua gebuk lu kalau melanggar! Gua hina lu! Gua arak keliling kampung lu kalau melanggar! Gua salib lu kalau melanggar! Gua bunuh lu kalau melanggar! Gua bikin haus lu klo melanggar! Gua cekokin anggur asam waktu haus lu kalau melanggar! Gua suruh masyarakat ngejek lu kalau melanggar! Gua suruh imam-imam ngejek lu kalau melanggar! Gua suruh tanktara ngejek lu kalau melanggar! Gua suruh penjahat ngejek lu kalau melanggar! Gua tombak jantung lu setelah mati kalau melanggar! ”Ha ha ha ha ha … mungkin saja Allah sudah tua dan pikun itu sebabnya dia baru inget untuk berfirman tentang hal tersebut kepada Budi Asali yang mulia itu? Ha ha ha ha ha …
Allah MUSTAHIL Menghukum Manusia
Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: “Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.” Kejadian 2:17
Firman-Nya: “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu.” Kejadian 22:2
Sampailah mereka ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya. Lalu Abraham mendirikan mezbah di situ, disusunnyalah kayu, diikatnya Ishak, anaknya itu, dan diletakkannya di mezbah itu, di atas kayu api. Sesudah itu Abraham mengulurkan tangannya, lalu mengambil pisau untuk menyembelih anaknya. Kejadian 22:9-10
Tetapi berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepadanya: “Abraham, Abraham.” Sahutnya: “Ya, Tuhan.” Lalu Ia berfirman: “Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku.” Kejadian 22:11-12
kata-Nya: “Aku bersumpah demi diri-Ku sendiri–demikianlah firman TUHAN–: Karena engkau telah berbuat demikian, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku, maka Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunanmu itu akan menduduki kota-kota musuhnya. Oleh keturunanmulah semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, karena engkau mendengarkan firman-Ku.” Kejadian 22:16-18
Kerabatku sekalian, kenapa anda mencobai seseorang? Anda mencobai seseorang karena tidak tahu dan ingin tahu. Anda mencobai seseorang untuk menampi alias menyaring. Tujuan pencobaan adalah Quality Control (QC). Ada yang lolos QC ada yang tidak lolos. Pembantu rumah tangga yang tidak lolos QC pasti dipecat. Pegawai yang tidak lolos QC pasti di-PHK. Itu sebabnya baik pembantu rumah tangga maupun pegawai disebut KARYAWAN. Bila tidak mampu BERKARYA sesuai standard, mustahil dipekerjakan. Semua TUAN merasa dirinya BIJAKSANA dan PINTER ketika memecat pegawai-pegawainya yang tidak lolos QC. Semua tuan merasa dirinya adil ketika menolak calon-calon karyawan yang tidak lolos QC. Itu sebabnya mereka disebut TUAN.
Anak-anak seperti apa yang anda harapkan? Apakah anak-anak anda lahir sesuai harapan anda? Apa yang anda lakukan terhadap anak-anak yang lahir tidak sesuai harapan anda? Apa yang anda lakukan ketika anak-anak anda lahir tidak seganteng dan secantik yang anda harapkan? Apa yang anda lakukan ketika anak-anak anda lahir cacat? Ketika anak-anak lahir, apa harapan anda terhadap mereka dalam pertumbuhannya? Apakah mereka bertumbuh kembang sesuai dengan harapan anda? Anda punya harapan terhadap anak-anak anda. Itulah standardnya. Anda melakukan QC atas mereka. Ada yang lolos QC ada yang tidak. Apa yang anda lakukan terhadap anak-anak yang tidak lolos QC? Anda membunuh mereka? Anda membuang mereka? Anda menghukum mereka? Anda menyiksa mereka? Anda kecewa, sedih, kesal, marah bahkan tidak menyukai mereka namun tidak pernah membenci mereka, itu sebabnya tidak pernah mereka-reka cara untuk menyakiti apalagi membunuh mereka. Ada kalanya anda gelap mata lalu murka membabibuta namun ketika hal itu berlalu anda pun menyesalinya. Anda berusaha dengan berbagai cara agar anak-anak memenuhi KUALITAS yang anda harapkan dari mereka namun ketika mereka gagal bahkan menolak harapan anda mentah-mentah, anda sakit hati namun tidak mendendam itu sebabnya tidak mencari-cari cara untuk balas dendam.
Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: “Pencobaan ini datang dari Allah!” Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun. Yakobus 1:13
Tetapi mengenai darah kamu, yakni nyawa kamu, Aku akan menuntut balasnya; dari segala binatang Aku akan menuntutnya, dan dari setiap manusia Aku akan menuntut nyawa sesama manusia. Kejadian 9:5
Siapa yang menumpahkan darah manusia, darahnya akan tertumpah oleh manusia, sebab Allah membuat manusia itu menurut gambar-Nya sendiri. Kejadian 9:6
Hubungan tuan dan karyawan berbeda dengan hubungan antara orang tua dan anak. Bila karyawan tidak berkarya dengan baik maka TUAN yang pinter dan bijaksana akan menghukumnya bahkan memecatnya lalu mencari yang lainnya. Meskipun anak-anak tidak memenuhi harapan orang tuanya, walaupun merasa sakit hati namun orang tua tidak akan pernah membenci anak-anaknya apalagi membalas dendam kepada mereka. Itu sebabnya Allah tidak DICOBAI oleh manusia. Itu sebabnya Allah tidak MENCOBAI manusia. Karena manusia adalah anak-anak-Nya, BUKAN hamba-Nya. Itu sebabnya kita menyapa Allah dengan sebutan BAPA, bukan TUAN apalagi TUHAN (mahatuan).
Allah berusaha dengan berbagai cara agar anak-anak-Nya hidup saling mengasihi dan tidak saling menyakiti apalagi saling menjahati. Ketika melihat bumi penuh dengan kekerasan Allah sedih dan kesal bukan kepalang namun Dia tidak akan pernah membalas dendam kepada anak-anak-Nya setelah mereka nggak bisa berbuat jahat lagi karena MATI. Allah tidak akan menyiksa apalagi memusnahkan siapa pun walaupun dia jahat. Di dalam seluruh Alkitab, Allah hanya akan menuntut balas kepada para pembunuh manusia. JANGAN membunuh manusia sebab pada saat anda MEMBUNUH saya maka pada saat yang sama saya pun MEMBUNUH anda. Pada saat saya lenyap dari kehidupan anda maka anda pun hilang dari kehidupan saya. Kenapa demikian? Karena ketika tubuh saya mati jiwa saya tetap hidup. Ketika tubuh saya mati bagi anda maka tubuh anda pun mati bagi jiwa saya.
Kerabatku sekalian, Allah tidak MENCOBAI itu sebabnya Dia tidak MENGHAKIMI. Karena tidak MENGHAKIMI maka Allah tidak MENGHUKUM. Yesus mati menggantikan manusia menerima hukuman Allah? Itu DONGENG belaka!
NB.
Hai hai menantang Esra Alfred Soru dan siapa saja untuk BERAPOLOGETIKA menghadapi 7 blog hai hai di bawah ini di depan banyak saksi dengan Alkitab sebagai sumber pustaka dan standard kebenaran. Apabila yang diajarkan oleh hai hai benar maka semua ayat Alkitab yang digunakan untuk menentangnya akan berbalik mendukung yang diajarkannya. Atas tantangan tersebut, Esra Alfred Soru menyatakan, “Benar sekali pak Albert, saya memang tak tertarik debat dengan orang seperti si Bugil ini, tapi kadang kita perlu melempar seekor anjing walaupun kadang kita abaikan gonggongannya.” Ini adalah blog ke 6 dari 7 blog tantangan hai hai. Semoga Esra Alfred Soru bisa melempar anjing dengan tepat dan membungkam gonggongan hai hai atau dia cukup JANTAN untuk mengakui KEBENARAN? Ha ha ha ha …..
- Bengcu Menggugat karena Yesus MUSTAHIL iman, nabi dan raja Yahudi.
- Bengcu Menggugat karena “3 hari 3 malam = hari ke 3 = setelah 3 hari” adalah ajaran SESAT
- Bengcu Menggugat karena Stefanus MEMBUAL
- Bengcu Menggugat karena Doktri Allah Tritunggal adalah Ajaran SESAT
- Bengcu Menggugat karena Doktrin Yesus Satu pribadi DUA hakekat adalah ajaran sesat
- Bengcu Menggugat Karena Yesus MUSTAHIL mati MENGGANTIKAN manusia MENERIMA hukuman Allah
- Bengcu Menggugat karena Alkitab MUSTAHIL ditulis atas ILHAM Roh Kudus
Hai hai : Yesus mau MENGHUKUM manusia? Apa DASAR untuk PENGHUKUMANNYA? Hukum Taurat hanya berlaku sampai zaman Yohanes di samping itu hukum tauarat hanya berlaku bagi bangsa Yahudi. Yesus mau menghukum manusia di mana, kisanak? MAUT dan ALAM MAUT sudah dimusnahkan.
RITA RATINA:
Apa dasar Tidak menghukum ? silakan tunjukkan ayat ayat nya.
Jangan berapologetika tanpa ayat ayat Alkitab, itu berarti pikiranmu sendiri.
Sedangkan Alkitab dengan jelas berates ratus ayat tentang penghakiman.
Roma 2
2:3 Dan engkau, hai manusia, engkau yang menghakimi mereka yang berbuat demikian, sedangkan engkau sendiri melakukannya juga, adakah engkau sangka, bahwa engkau akan luput dari hukuman Allah?
2:4 Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan-Nya, kesabaran-Nya dan kelapangan hati-Nya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan?
2:5 Tetapi oleh kekerasan hatimu yang tidak mau bertobat, engkau menimbun murka atas dirimu sendiri pada hari waktu mana murka dan hukuman Allah yang adil akan dinyatakan.
2:6 Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya,
2:7 yaitu hidup kekal kepada mereka yang dengan tekun berbuat baik, mencari kemuliaan, kehormatan dan ketidakbinasaan,
2:8 tetapi murka dan geram kepada mereka yang mencari kepentingan sendiri, yang tidak taat kepada kebenaran, melainkan taat kepada kelaliman.
2:16 Hal itu akan nampak pada hari, bilamana Allah, sesuai dengan Injil yang kuberitakan, akan menghakimi segala sesuatu yang tersembunyi dalam hati manusia, oleh Kristus Yesus.
Kalau maut sudah di musnahkan, kenapa orang orang pada mati ?????
TOLONG DI JAWAB.
Nanti setelah kedatangan Tuhan Yesus ke dua kali dan penghakiman achir , barulah tidak ada lagi maut dan kerajaan maut, karena telah di lemparkan kea pi neraka.
Wahyu 21
21:1 Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan laut pun tidak ada lagi.
21:2 Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.
21:3 Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: “Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka.
21:4 Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu.”
21:5 Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: “Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!” Dan firman-Nya: “Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar.”
21:6 Firman-Nya lagi kepadaku: “Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan.
21:7 Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Allahnya dan ia akan menjadi anak-Ku.
Setelah kita minum mata air kehidupan, barulah kita dapat hidup kekal.
RITA RATINA: Hai hai jangan lupa menyertakan ayat ayat yang mengatakan bahwa Tuhan Yesus tidak mati untuk menggantikan hukuman mati yang harus di tanggung manusia, saya tunggu.
Nona, anda lupa dengan yang hai hai TULIS dalam blog ini? Ha ha ha ha …. BACA lagi dengan TELITI dan HATI-HATI kisanak. Dengan demikian anda akan PAHAM kenapa hai hai katakan DOKTRIN Yesus mati menggantikan manusia menerima HUKUMAN Allah adalah ajaran SESAT.
Doktrin Dosa Warisan adalah ajaran SESAT
Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: “Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.” Kejadian 2:16-17
Apakah TUHAN Allah MENGANCAM untuk MENGHUKUM mati Adam bila dia makan buah pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat? TIDAK! TUHAN Allah memberitahu bahwa pada saat Adam makan, dia PASTI MATI. Adam dan Hawa makan buah pengetahuan namun mereka SAMA sekali TIDAK mati. Adakah ayat yang mengajarkan bahwa TUHAN Allah MENUNDA menghukum MATI Adam? TIDAK ada ayat Alkitab yang mengajarkan hal demikian meskipun para teolog GETOL sekali mengajarkannya. Itu sebabnya DOKTRIN manusia MATI ROHANI karena makan buah pengetahuan disebut ajaran SESAT karena bertentangan dengan ajaran Alkitab.
Bagaimana dengan doktrin DOSA warisan? keturunan Adam DIHUKuM sehingga NGGAK BISA berbuat BAIK? Itu juga ajaran SESAT sebab alkitab mengajarkan hal demikian;
Maka datanglah firman TUHAN kepadaku: “Ada apa dengan kamu, sehingga kamu mengucapkan kata sindiran ini di tanah Israel: Ayah-ayah makan buah mentah dan gigi anak-anaknya menjadi ngilu? Demi Aku yang hidup, demikianlah firman Tuhan ALLAH, kamu tidak akan mengucapkan kata sindiran ini lagi di Israel. Yehezkiel 18:1-3
Sungguh, semua jiwa Aku punya! Baik jiwa ayah maupun jiwa anak Aku punya! Dan orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Yehezkiel 18:4
Kalau seseorang adalah orang benar dan ia melakukan keadilan dan kebenaran, dan ia tidak makan daging persembahan di atas gunung atau tidak melihat kepada berhala-berhala kaum Israel, tidak mencemari isteri sesamanya dan tidak menghampiri perempuan waktu bercemar kain, tidak menindas orang lain, ia mengembalikan gadaian orang, tidak merampas apa-apa, memberi makan orang lapar, memberi pakaian kepada orang telanjang, tidak memungut bunga uang atau mengambil riba, menjauhkan diri dari kecurangan, melakukan hukum yang benar di antara manusia dengan manusia, hidup menurut ketetapan-Ku dan tetap mengikuti peraturan-Ku dengan berlaku setia — ialah orang benar, dan ia pasti hidup, demikianlah firman Tuhan ALLAH. Yehezkiel 18:5-9
Tetapi kalau ia melahirkan seorang anak yang menjadi perampok, dan yang suka menumpahkan darah atau melakukan salah satu dari hal-hal itu– walaupun ayah tidak melakukan satu pun — juga makan daging persembahan di atas gunung dan mencemari isteri sesamanya, menindas orang sengsara dan miskin, merampas, tidak mengembalikan gadaian orang, melihat kepada berhala-berhala dan melakukan kekejian, memungut bunga uang dan mengambil riba, orang yang demikian tidak akan hidup. Segala kekejian ini dilakukannya, ia harus mati; darahnya tertimpa kepadanya sendiri. Yehezkiel 18:10-13
Sesungguhnya, kalau ia melahirkan seorang anak dan anak ini melihat segala dosa yang dilakukan ayahnya, tetapi menginsafi hal itu, sehingga tidak melakukan seperti itu: ia tidak makan daging persembahan di atas gunung dan tidak melihat kepada berhala-berhala kaum Israel, tidak mencemari isteri sesamanya, tidak menindas orang lain, tidak mau meminta gadai, tidak merampas apa-apa, memberi makan orang lapar, memberi pakaian kepada orang telanjang, menjauhkan diri dari kecurangan, tidak mengambil bunga uang atau riba, melakukan peraturan-Ku dan hidup menurut ketetapan-Ku — orang yang demikian tidak akan mati karena kesalahan ayahnya, ia pasti hidup. Yehezkiel 18:14-17
Ayahnya, yang melakukan pemerasan, yang merampas sesuatu, dan yang melakukan hal-hal yang tidak baik di tengah-tengah bangsanya, sungguh, ia akan mati karena kesalahannya. Yehezkiel 18:18
Tetapi kamu berkata: Mengapa anak tidak turut menanggung kesalahan ayahnya? — Karena anak itu melakukan keadilan dan kebenaran, melakukan semua ketetapan-Ku dengan setia, maka ia pasti hidup. Yehezkiel 18:19
Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya. Yehezkiel 18:20
Doktrin Yesus Mati Menggantikan manusia adalah ajaran SESAT
Siapakah yang DIHUKUM? Mereka yang MELANGGAR hukum Taurat. Siapa yang akan menghukum? YHWH (TUHAN) yang memberikan HUKUM taurat.
Sebab sebelum hukum Taurat ada, telah ada dosa di dunia. Tetapi dosa itu tidak diperhitungkan kalau tidak ada hukum Taurat. Roma 5:13
Kepada siapakah HUKUM taurat diberikan? Kepada bangsa Israel. Bagaimana dengan bangsa-bangsa yang TIDAK punya hukum TAURAT? DOSA mereka TIDAK diperhitungkan karena TIDAK ada HUKUM taurat. Bagaimana dengan bangsa Israel?
Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya. Lukas 16:16
Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: “Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!” Galatia 3:13
sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera, Efesus 2:15
Bangsa Israel ditebus oleh Yesus Kristus DARI hukum TAURAT BUKAN dengan CARA menerima HUKUMAN akibat HUKUM TAURAT namun dengan CARA MEMBATALKAN hukum TAURAT dengan SEGALA perintah dan KETENTUANNYA melalui KEMATIANNYA.
Ajaran Alkitab sangat SEDERHANA namun sayang para SARJANA teologi Kristen TELAH DISESATKAN itu sebabnya sama sekali nggak paham ajaran SEDERHANA demikian. Yesus adalah MESIAS alias JURUSELAMAT yang DIJANJIKAN oleh Allah kepada bangsa ISRAEL. Yesus diutus kepada bangsa ISRAEL untuk menjadi juruselamat mereka dengan MENEBUS mereka dari HuKuM TAURAT dengan SEGALA perintah dan KETENTUANNYA melalui KEMATIANNYA.
RITA RATINA: Siapakah penguasa dunia ? itu adaalh iblis.
Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu. Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka. Efesus 2:1-2.
Nona, mana ayat yang mengajarkan bahwa Iblis adalah PENGUASA DUNIA? Ha ha ha ha ha …. Namun anggaplah anda BENAR. Kenapa anda TIDAK membac aayat berikut ini?
akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum. Yohanes 16:11
dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya. Wahyu 20:10
PENGUASA dunia SudAH dihukum kisanak. Kalau penguasa dunia adalah ibLis dan dia SuDAH DIHuKuM itu berarti iblis SUDAH dilemparkan ke adalam API dan BELERANG. Kalau SUDAH DIHuKuM dalam LAUGTAN API dan BELERANG, gimana IBLIS bisa GENTAYANGAN lagi di dunia kisanak? Ha ha ha ha ….. Nona, kebenaran yagn tIDAK KONSISTEN mustahil kebenaran SEJATI. Ha ha ha ha ha …..
@RITA RATINA, jadi mana ayat yang MENGAJARKAN tentang Roh Kudus MEMBAPTIS nona? ayatnya masih di hongkong ya? ha ha ha ha
RITA RATINA: Alkitab mengatakan LAHIR BARU ADALAH PEKERJAAN ALLAH ROH KUDUS.
Nona, TIDAK ADA satu AYAT Alkitab pun yang MENGAJARKAN tentang ALLAH ROH KUDUS. Anda dapat WAHYU baru ya? ha ha ha ha …. ALLAH ROH KUDUS? Allah dari hongkong kali ya? ha ha ha …
Hai hai : Apakah TUHAN Allah MENGANCAM untuk MENGHUKUM mati Adam bila dia makan buah pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat?
TIDAK! TUHAN Allah memberitahu bahwa pada saat Adam makan, dia PASTI MATI.
Adam dan Hawa makan buah pengetahuan namun mereka SAMA sekali TIDAK mati.
Adakah ayat yang mengajarkan bahwa TUHAN Allah MENUNDA menghukum MATI Adam?
TIDAK ada ayat Alkitab yang mengajarkan hal demikian meskipun para teolog GETOL sekali mengajarkannya.
Itu sebabnya DOKTRIN manusia MATI ROHANI karena makan buah pengetahuan disebut ajaran SESAT karena bertentangan dengan ajaran Alkitab.
RITA RATINA :
Allah tidak menunda, tetapi waktu Allah dengan waktu manusia berbeda, Allah kekal, tidak ada waktu dan ruang, sedangkan manusia terikat ruang dan waktu.
Bagi Allah telah selesai, manusia telah mati, tetapi manusia masih harus merealisasi waktu.
Kej 5
5:5 Jadi Adam mencapai umur sembilan ratus tiga puluh tahun, lalu ia mati.
Dapatkah kamu mengerti, cara Tuhan dengan cara manusia.
Mati Rohani berarti
– kehilangan kemuliaan Allah,
Roma 3 : 23
3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,
– keterpisahan dengan Allah,dan perseteruan dengan Allah
Efesus 2
2:12 bahwa waktu itu kamu tanpa Kristus, tidak termasuk kewargaan Israel dan tidak mendapat bagian dalam ketentuan-ketentuan yang dijanjikan, tanpa pengharapan dan tanpa Allah di dalam dunia.
2:13 Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu “jauh”, sudah menjadi “dekat” oleh darah Kristus.
2:14 Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan,
Justru ALKITAB yang mengajarkan tentang akibat ketidak taatan Adam , masih banyak lagi ayat ayat keadaan manusia berdosa yang di lukiskan ALKITAB.
Roma pasal 1 – 3 yang paling jelas mengganbarkan tentang keadaan mati rohani manusia.
Tidak ada manusia yang mencari Allah.
Bagaimana dengan doktrin DOSA warisan?
keturunan Adam DIHUKuM sehingga NGGAK BISA berbuat BAIK? Itu juga ajaran SESAT sebab alkitab mengajarkan hal demikian;
RITA RATINA :
Kalau sesat, tunjukkan ayat ayat yang mengatakan manusia dapat berbuat baik tanpa pertolongan Tuhan.
ALKITAB MENGATAKAN MANUSIA TIDAK DAPAT BERBUAT BAIK
Titus 1
1:15 Bagi orang suci semuanya suci; tetapi bagi orang najis dan bagi orang tidak beriman suatu pun tidak ada yang suci, karena baik akal maupun suara hati mereka najis.
1:16 Mereka mengaku mengenal Allah, tetapi dengan perbuatan mereka, mereka menyangkal Dia. Mereka keji dan durhaka dan tidak sanggup berbuat sesuatu yang baik.
Roma 5
5:12 Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.
5:14 Sungguhpun demikian maut telah berkuasa dari zaman Adam sampai kepada zaman Musa juga atas mereka, yang tidak berbuat dosa dengan cara yang sama seperti yang telah dibuat oleh Adam, yang adalah gambaran Dia yang akan datang.
5:18 Sebab itu, sama seperti oleh satu pelanggaran semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan kebenaran semua orang beroleh pembenaran untuk hidup.
5:19 Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar.
5:21 supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran untuk hidup yang kekal, oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.
Hai hai : Yehezkiel 18:20 Doktrin Yesus Mati Menggantikan manusia adalah ajaran SESAT Siapakah yang DIHUKUM? Mereka yang MELANGGAR hukum Taurat.
Siapa yang akan menghukum? YHWH (TUHAN) yang memberikan HUKUM taurat.
Kepada siapakah HUKUM taurat diberikan? Kepada bangsa Israel.
RITA RATINA :
Hukum Taurat di berikan kepada bangsa Israel, tetapi bangsa Israel gagal mentaatinya.
Roma 9
9:4 Sebab mereka adalah orang Israel, mereka telah diangkat menjadi anak, dan mereka telah menerima kemuliaan, dan perjanjian-perjanjian, dan hukum Taurat, dan ibadah, dan janji-janji.
9:5 Mereka adalah keturunan bapa-bapa leluhur, yang menurunkan Mesias dalam keadaan-Nya sebagai manusia, yang ada di atas segala sesuatu. Ia adalah Allah yang harus dipuji sampai selama-lamanya. Amin!
9:6 Akan tetapi firman Allah tidak mungkin gagal. Sebab tidak semua orang yang berasal dari Israel adalah orang Israel,
9:8 Artinya: bukan anak-anak menurut daging adalah anak-anak Allah, tetapi anak-anak perjanjian yang disebut keturunan yang benar.
9:25 seperti yang difirmankan-Nya juga dalam kitab nabi Hosea: “Yang bukan umat-Ku akan Kusebut: umat-Ku dan yang bukan kekasih: kekasih.”
9:26 Dan di tempat, di mana akan dikatakan kepada mereka: “Kamu ini bukanlah umat-Ku,” di sana akan dikatakan kepada mereka: “Anak-anak Allah yang hidup.”
9:27 Dan Yesaya berseru tentang Israel: “Sekalipun jumlah anak Israel seperti pasir di laut, namun hanya sisanya akan diselamatkan.
9:28 Sebab apa yang telah difirmankan-Nya, akan dilakukan Tuhan di atas bumi, sempurna dan segera.”
9:30 Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Ini: bahwa bangsa-bangsa lain yang tidak mengejar kebenaran, telah beroleh kebenaran, yaitu kebenaran karena iman.
9:31 Tetapi: bahwa Israel, sungguhpun mengejar hukum yang akan mendatangkan kebenaran, tidaklah sampai kepada hukum itu.
9:32 Mengapa tidak? Karena Israel mengejarnya bukan karena iman, tetapi karena perbuatan. Mereka tersandung pada batu sandungan,
10:10 Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.
10:11 Karena Kitab Suci berkata: “Barangsiapa yang percaya kepada Dia, tidak akan dipermalukan.”
10:12 Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani. Karena, Allah yang satu itu adalah Tuhan dari semua orang, kaya bagi semua orang yang berseru kepada-Nya.
10:13 Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.
Allah menghukum bukan berdasarkan Hukum Taurat, tetapi berdasarkan ketidak percayaan pada Tuhan Yesus yang telah mati menanggung dosa manusia.
Yohanes 3
3:36 Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya.”
-.Matius 25:33 :
“Dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya”
25:34 Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.
25:41 Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.
Roma 2
2:5 Tetapi oleh kekerasan hatimu yang tidak mau bertobat, engkau menimbun murka atas dirimu sendiri pada hari waktu mana murka dan hukuman Allah yang adil akan dinyatakan.
Hai hai : Bagaimana dengan bangsa-bangsa yang TIDAK punya hukum TAURAT?
DOSA mereka TIDAK diperhitungkan karena TIDAK ada HUKUM taurat.
RITA RATINA :
Roma 2
2:11 Sebab Allah tidak memandang bulu.
2:12 Sebab semua orang yang berdosa tanpa hukum Taurat akan binasa tanpa hukum Taurat; dan semua orang yang berdosa di bawah hukum Taurat akan dihakimi oleh hukum Taurat.
RITA RATINA: Allah tidak menunda, tetapi waktu Allah dengan waktu manusia berbeda, Allah kekal, tidak ada waktu dan ruang, sedangkan manusia terikat ruang dan waktu. Bagi Allah telah selesai, manusia telah mati, tetapi manusia masih harus merealisasi waktu.
Ha ha ha ha ha … Adakah ayat yang MENGAJARKAN bahwa Allah TIDAK terikat pada RUANG dan WAKTU? Ha ha ha ha ha ha … Ada. Ada di mana? Ada di hongkong. Apakah ajaran Allah TIDAK terikat RUANG dan WAKTU adalah ajaran Alkitab? Tentu saja bukan. Alkitab mengajarkan bahwa Allah TERIKAT pada WAKTU dan RUANG.
Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. Kejadian 2:2
Ayat di atas adalah BUKTI bahwa Allah yang BERFIRMAN dan Allah yang MENANGGAPI firman terikat WAKTU. Kenapa demikian karena ayat di atas menjelaskan:
Ada WAKTU Allah BEKERJA
Ada WAKTU Allah BEHENTI bekerja.
WAKTU Allah bekerja BUKAN waktu Allah BERHENTi bekerja.
Petrus MENGAJARKAN bahwa 1 HARI Allah = 1000 TAHUN manusia.
Berdasarkan ajaran tersebut lalu teolog mengajarkan bahwa Adam memang MATI pada HARI dia makan buah pengetahuan. Karena dia MATI pada umur 930 tahun. masalahnya adalah adalah KALIMAT atau FRASA atau KATA yang menyatakan bahwa 1 HARI yang dimaksudkan dalam Kejadian 2:17, hari Adam makan buah pengetahuan itu adalah HARI TUHAN? TIDAK ada. Adakah ayat Alkitab yang MENCATAT kisah TUHAN (YHWH) atau Elohim (Allah) menggunakan HARI TUHAN sebagai catatan SEJARAH manusia? TIDAK ADA.
RITA RATINA: Mati Rohani berarti – – kehilangan kemuliaan Allah,
Adakah ayat Alkitab yang BICARA tentang MATI ROHANI? TIDAK ADA. Alkitab bicara tentang DUA jenis kematian yaitu:
1. Kematian JASMANI
2. KEMATIAN JIWA
Bila demikian, dari mana para teolog Kristen mendapatkan SuMBER pustaka tentang MAti rohani? DARI HONGKONG.
Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, Roma 3:23
Dari kata apakah TELAH KEHILANGAN dalam roma 3;23 diterjemahkan? dari kata Yunani: hustereo yang artinya KEKURANGAN. Menerjemahkan HUSTEREO sebagai KEHILANGAN benar-benar NGACO BELO. Itu sama NGACONYA dengan menyatakan KEHILANGAN kemuliaan Allah = MATI rohani. Kenapa demikian? Karena Roma 2:223 mengajarkan tentang KEKURANGAN kemuliaan Allah, Bukan KEHILANGAN.
KEMULIAAN Allah BISA hilang? Ha ha ha ha ha ha ….. Kenapa KEMULIAAN Allah hilang? Karena Adam makan buah pengetahuan. BILA kemuliaan HILANG sehingga MANUSIA PASTI mati maka itu berarti BILA menemukan KEMULIAAN Allah yang HILANG manusia pun nggak JADI mati. Ayo minta tolong Ayu Ting Ting untuk CARI AYAMAT KEMULIAAN Allah yang HILANG. Ha ha ha ha ha ha ha …..
hai hai: Bagaimana dengan doktrin DOSA warisan? keturunan Adam DIHUKuM sehingga NGGAK BISA berbuat BAIK? Itu juga ajaran SESAT sebab alkitab mengajarkan hal demikian;
RITA RATINA: Kalau sesat, tunjukkan ayat ayat yang mengatakan manusia dapat berbuat baik tanpa pertolongan Tuhan.
Maka datanglah firman TUHAN kepadaku: “Ada apa dengan kamu, sehingga kamu mengucapkan kata sindiran ini di tanah Israel: Ayah-ayah makan buah mentah dan gigi anak-anaknya menjadi ngilu? Demi Aku yang hidup, demikianlah firman Tuhan ALLAH, kamu tidak akan mengucapkan kata sindiran ini lagi di Israel. Yehezkiel 18:1-3
Sungguh, semua jiwa Aku punya! Baik jiwa ayah maupun jiwa anak Aku punya! Dan orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Yehezkiel 18:4
Kalau seseorang adalah orang benar dan ia melakukan keadilan dan kebenaran, dan ia tidak makan daging persembahan di atas gunung atau tidak melihat kepada berhala-berhala kaum Israel, tidak mencemari isteri sesamanya dan tidak menghampiri perempuan waktu bercemar kain, tidak menindas orang lain, ia mengembalikan gadaian orang, tidak merampas apa-apa, memberi makan orang lapar, memberi pakaian kepada orang telanjang, tidak memungut bunga uang atau mengambil riba, menjauhkan diri dari kecurangan, melakukan hukum yang benar di antara manusia dengan manusia, hidup menurut ketetapan-Ku dan tetap mengikuti peraturan-Ku dengan berlaku setia — ialah orang benar, dan ia pasti hidup, demikianlah firman Tuhan ALLAH. Yehezkiel 18:5-9
Tetapi kalau ia melahirkan seorang anak yang menjadi perampok, dan yang suka menumpahkan darah atau melakukan salah satu dari hal-hal itu– walaupun ayah tidak melakukan satu pun — juga makan daging persembahan di atas gunung dan mencemari isteri sesamanya, menindas orang sengsara dan miskin, merampas, tidak mengembalikan gadaian orang, melihat kepada berhala-berhala dan melakukan kekejian, memungut bunga uang dan mengambil riba, orang yang demikian tidak akan hidup. Segala kekejian ini dilakukannya, ia harus mati; darahnya tertimpa kepadanya sendiri. Yehezkiel 18:10-13
Sesungguhnya, kalau ia melahirkan seorang anak dan anak ini melihat segala dosa yang dilakukan ayahnya, tetapi menginsafi hal itu, sehingga tidak melakukan seperti itu: ia tidak makan daging persembahan di atas gunung dan tidak melihat kepada berhala-berhala kaum Israel, tidak mencemari isteri sesamanya, tidak menindas orang lain, tidak mau meminta gadai, tidak merampas apa-apa, memberi makan orang lapar, memberi pakaian kepada orang telanjang, menjauhkan diri dari kecurangan, tidak mengambil bunga uang atau riba, melakukan peraturan-Ku dan hidup menurut ketetapan-Ku — orang yang demikian tidak akan mati karena kesalahan ayahnya, ia pasti hidup. Yehezkiel 18:14-17
Ayahnya, yang melakukan pemerasan, yang merampas sesuatu, dan yang melakukan hal-hal yang tidak baik di tengah-tengah bangsanya, sungguh, ia akan mati karena kesalahannya. Yehezkiel 18:18
Tetapi kamu berkata: Mengapa anak tidak turut menanggung kesalahan ayahnya? — Karena anak itu melakukan keadilan dan kebenaran, melakukan semua ketetapan-Ku dengan setia, maka ia pasti hidup. Yehezkiel 18:19
Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya. Yehezkiel 18:20
GARA-GARA Adam keturunannya harus BINASA? ha ha ha ha ha ha … Baca ayat-ayat tersebut baik-baik kisanak.