Budi Asali Yesus Mustahil Mati Menggantikan Manusia


Doktrin Yesus mati menggantikan manusia menerima hukuman Allah adalah ajaran sesat karena bertentangan dengan ajaran Alkitab. Namun, doktrin Yesus HAUS menggantikan manusia menerima hukuman Allah ciptaan Pdt. Budi Asali Mdiv benar-benar dasyat. Nampaknya tidak lama lagi Budi Asali akan mengajarkan doktrin Yesus SEGERA datang kembali untuk menggantikan manusia MENANGIS dan MENGGERTAK gigi sebab Dia belum sempat menggantikan manusia menerima hukuman demikian 2000 tahun yang lalu. Bila Yesus datang lagi, Budi Asali pasti akan bilang, “Jangan lupa DISATE dan DIASAP dalam api, bos!” Ha ha ha ha ha ….. Setelah itu Budi Asali pun mengajarkan doktrin Yesus mati di-STEAK menggantikan manusia.

Di dalam blognya yang berjudul: Kristus adalah pengganti kita, Budi Asali Menulis:

Catatan: Semua tulisan berwarna PURPLE adalah tulisan dari Budi Asali. Warna BIRU kutipan Alkitab. Warna HITAM tanggapan hai hai.

Budi Asali : II KORINTUS 5:15 YESAYA 53:4-6

 I) Keselamatan karena perbuatan baik.

Sebagian besar manusia di muka bumi ini, dan juga semua agama-agama lain di luar kristen, percaya/mengajarkan bahwa orang bisa selamat/masuk surga karena perbuatan baik.

Tetapi sebetulnya ini adalah sesuatu yang tidak mungkin terjadi karena:

1) Manusia tidak bisa berbuat baik.

Ini dinyatakan secara jelas oleh Kitab Suci.

  • Kej 6:5 – “Ketika dilihat TUHAN bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata, …”.
  • Kej 8:21b – “Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya”.
  • Maz 58:4 – “Sejak lahir orang-orang fasik telah menyimpang, sejak dari kandungan pendusta-pendusta telah sesat”.
  • Titus 1:15 – “Bagi orang suci semuanya suci; tetapi bagi orang najis dan orang tidak beriman suatupun tidak ada yang suci, karena baik akal maupun suara hati mereka najis”.

Apakah benar bahwa manusia tidak bisa berbuat baik? Tidak bisakah seseorang, pada waktu melihat orang miskin/menderita, lalu menolongnya tanpa pamrih? Tentu bisa! Lalu apakah itu bisa disebut sebagai perbuatan baik? Dalam pandangan manusia, ya! Tetapi dalam pandangan Tuhan, tidak! Mengapa? Karena dalam pandangan Tuhan, supaya suatu perbuatan bisa disebut baik, maka harus dipenuhi syarat-syarat ini:

Ketika TUHAN (YHWH) mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya: “Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan. Selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam.” Kejadian 8:21-22

Bengcu Menggugat: Walaupun segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan namun YHWH (TUHAN) BERFIRMAN dalam hati-Nya bahwa Dia tidak akan MEMBINASAKAN manusia lagi. Apakah YHWH mengingkari JANJI-Nya itu sebabnya Yesus HARUS menggantikan MANUSIA menerima HUKUMAN dari YHWH? Mustahil!

Budi Asali: a) Perbuatan baik itu harus dilakukan untuk kemuliaan Allah.

1Kor 10:31 – Aku menjawab: ika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.

Bengcu Menggugat: Bagi orang Yahudi, makanan yang sudah dipersembahkan kepada berhala adalah makanan NAJIZ yang tidak boleh dimakan. Setelah menjadi Kristen, umumnya orang-orang Yahudi tetap yakin bahwa makanan yang sudah dipersembahkan kepada berhala adalah makanan najis. Apa yang harus dilakukan bila seorang Kristen disuguhi makanan lalu seorang Kristen Yahudi memberitahu dia bahwa makanan itu NAJIS karena sudah dipersembahkan kepada berhala sehingga nggak boleh dimakan? 1 Korintus 10:13 adalah jawaban Paulus ketika ditanya, apa yang harus dilakukan bila menghadapi situasi demikian? Bagi orang Batak dan Menado, daging anjing adalah makanan yang nikmat. Bagi istri saya yang penyayang anjing, daging anjing haram untuk dimakan. Apa yang harus saya lakukan bila seorang teman Batak menyuguhkan saksang B1 sementara Istri saya memberitahu bahwa itu adalah daging anjing yang haram untuk dimakan? Apa gunanya saya kekeh jumekeh makan sedangkan perilaku demikian akan bikin Iis (ini istri saya) kesal setengah mati? Itulah yang dimaksudkan oleh Paulus ketika menjawab seperti yang tercatat di dalam 1 korintus 10:13.  Budi Asali benar-benar ngaco-belo karena MENAFSIRKAN ayat itu mengajarkan: Perbuatan baik harus dilakukan untuk kemuliaan Allah, bila tidak bukan perbuatan baik namanya.

Budi Asali: b) Perbuatan baik itu harus dilakukan karena cinta kepada Allah.

Yoh 14:15 – “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintahKu”.

Ingat bahwa 2 hal di atas ini tak mungkin bisa dilakukan oleh orang yang ada di luar Kristus! Bdk. Ro 3:10,11,18 yang mengatakan bahwa tidak ada manusia (ini jelas menunjuk kepada manusia di luar Kristus, tanpa pekerjaan Roh Kudus dalam dirinya) yang benar, yang berakal budi, yang mencari Allah, atau yang takut kepada Allah.

Manusia bisa saja berusaha berbuat baik, berjuang bagi agamanya, ingin masuk surga, dsb. Tetapi ‘mengasihi Allah’ dan ‘hidup untuk kemuliaan Allah’ adalah 2 hal yang tidak mungkin bisa dilakukan oleh manusia di luar Kristus. Kalau 2 hal di atas ini tidak dipenuhi, maka bisalah dikatakan bahwa perbuatan baik itu dilakukan tanpa mempedulikan Allah! Bisakah itu disebut baik?

Bengcu Menggugat: Ayub sama sekali tidak kenal Yesus Kristus namun TUHAN memujinya sebagai orang baik yang saleh. Hanya orang-orang Kristen yang hatinya DENGKI dan jiwanya PICIK serta pikirannya DEGIL seperti nabi Yunus yang mengajarkan bahwa perbuatan baik hanya bisa dilakukan oleh orang Kristen.

Budi Asali: 2) Andaikatapun manusia bisa berbuat baik, bagaimana dengan dosa-dosa yang telah ia lakukan maupun yang akan ia lakukan? Ingat bahwa perbuatan baik tidak bisa menghapus dosa!

Kitab Suci dengan jelas menyatakan hal itu.

  • Gal 2:16a – “Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus”.
  • Gal 2:21b – “… sekiranya ada kebenaran oleh hukum Taurat, maka sia-sialah kematian Kristus”.

Illustrasi: Misalnya suatu hari saudara naik kendaraan bermotor dan melanggar rambu lalu lintas, dan lalu seorang polisi menilang saudara. Saudara akan disidang 1 minggu yang akan datang. Sementara menung-gu saat persidangan, saudara lalu mau ‘menebus dosa’ saudara dengan berbuat baik. Saudara menghibur tetangga yang kesusahan, membelikan obat untuk tetangga yang sakit, dsb. Pada saat persidangan, hakim bertanya: Apakah saudara, pada tanggal ini, di jalan ini, melanggar rambu lalu lintas ini? Saudara lalu menjawab: Benar Pak Hakim, tetapi, saya sudah menebus dosa dengan berbuat baik. Ini ada 3 saksi yang menerima kebaikan saya. Sekarang pertanyaannya: kalau hakim itu waras, apakah orang itu akan dibebaskan dari hukuman? Illustrasi ini jelas menunjukkan bahwa ditinjau dari sudut hukum dunia/negarapun, tidak mungkin perbuatan baik bisa menutup dosa!

Allah tahu akan hal ini (yaitu bahwa manusia tidak bisa selamat karena perbuatan baiknya), tetapi Ia mau menyelamatkan manusia yang berdosa itu. Lalu bagaimana caranya? Memasukkan manusia berdosa ke surga begitu saja? Memang ada agama yang percaya hal ini. Mereka percaya bahwa Allah itu maha pengasih dan pengampun, sehingga Ia akan memasukkan orang berdosa ke surga begitu saja, tanpa ada yang membayar dosa-dosanya. Tetapi ini tidak mungkin! Ia tidak bisa berbuat demikian karena Ia adalah Allah yang suci, yang tidak bisa bersatu dengan manusia berdosa, dan Ia adalah Allah yang adil, yang tidak bisa tidak menghukum manusia yang berdosa!

Jadi bagaimana? Ia sendiri yang harus menebus dosa itu/membayar hutang dosa itu! Dan karena ‘upah dosa ialah maut’ (Ro 6:23), sedangkan sebagai Allah Ia tidak bisa mati, maka Allah harus menjadi manusia, yaitu Yesus Kristus, supaya Ia bisa mati menebus dosa kita!

Bengcu menggugat: Misalnya suatu hari Budi Asali (bukan nama sebenarnya) mencuri ayam lalu tertangkap basah oleh hai hai (nama sebenarnya) lalu diserahkan ke polisi. Sesuai dengan hukum pidana Indonesia, dia ditahan lalu diadili dan HAKIM menjatuhkan vonis hukuman penjara 1 tahun. Demi cintanya, Esra Alfred Soru (bukan nama sebenarnya) pun mengajukan diri untuk dipenjara MENGGANTIKAN Budi Asali. Pertanyaannya adalah: Andai kata hakim itu waras, apakah Budi Asali (bukan nama sebenarnya) akan dibebaskan dari hukuman dan Esra Alfred Soru (bukan nama sebenarnya) dipenjara? Mustahil! Illustrasi ini jelas menunjukkan bahwa ditinjau dari sudut hukum negara, nggak mungkin seseorang menggantikan orang lain menerima hukuman. Karena hakim waras saja tidak memperbolehkan Esra Alfred Soru (bukan nama sebenarnya) menggantikan Budi Asali (bukan nama sebenarnya) menjalani hukuman penjara, masak Allah yang menciptakan hakim waras itu MENGIZINKAN Yesus menggantikan manusia menerima hukuman? Memangnya Allah nggak waras ya?

Kerabatku sekalian, hukuman bagi orang jahat bukan balas dendam. Apa yang terjadi ketika penjahat dipenjara? Dia tidak bisa menjahati masyarakat lagi. Apa yang terjadi ketika penjahat dihukum mati? Dia tidak bisa menjahati masyarakat lagi. Hukuman penjara dan hukuman mati dilakukan untuk menghindarkan masyarakat dari tindakan jahat seorang penjahat. Apakah penjahat disiksa di dalam penjara? TIDAK! Di dalam penjara penjahat dicukupi kebutuhan hidupnya dan dididik agar menjadi orang baik. Penjahat dihukum penjara seumur hidup karena pengadilan menilai dia terlalu jahat untuk bisa hidup di dalam masyarakat seumur hidupnya. Penjahat dihukum mati karena pengadilan menganggap dia terlalu jahat dan mustahil dibina menjadi orang baik lagi. Dia dihukum mati karena pengadilan menganggap penjara tidak akan mampu mencegahnya menjahati sesama manusia.

Handai taulanku sekalian, itulah yang dilakukan oleh orang-orang BERDOSA di dunia kepada penjahat yang tertangkap. Itulah yang dilakukan oleh orang-orang BERDOSA terhadap sesama manusia agar TIDAK dijahati oleh penjahat. Menurut ajaran Budi Asali di atas, apa yang dilakukan oleh Allah untuk MELINDUNGI manusia dari kejahatan? Allah MENYEBAR ancaman bahwa Dia akan BALAS DENDAM setelah penjahat MATI. Kenapa Allah HANYA menyebar ANCAMAN? Ha ha ha ha …. Mungkin karena Allah yang MAHASUCI tidak bisa BERSATU dengan orang BERDOSA. Ha ha ha ha  …. Mungkin saja karena hukuman DOSA adalah KETERPISAHAN dari Allah.

Handai taulanku sekalian, Allah MAHASUCI sedangkan manusia BERDOSA. Itu sebabnya KEADILAN manusia BERBEDA dengan KEADILAN Allah. Itu sebabnya Allah disebut MAHAADIL. Manusia MENEGAKKAN keadilan dengan MENCEGAH penjahat menjahati masyarakat. Allah menegakkan keadilan-Nya di dunia dengan MENGANCAM akan BALAS DENDAM namun membiarkan penjahat menjahati sesamanya semena-mena. Kenapa Allah membiarkan penjahat berbuat jahat seenak jidatnya? Karena Allah itu MAHAKASIH, maka penjahat pun DIKASIH kesempatan seluas-luasnya untuk berbuat jahat.

Namun jangan kuatir kisanak. Allah itu setia dan adil. Itu sebabnya setelah SETIA membiarkan para penjahat berbuat JAHAT sampai mereka MATI dan nggak BISA berbuat jahat lagi maka Allah pun unjuk KEMAHAADILANNYA. Ha ha ha ha ha ….. Setelah MATI dan nggak BISA berbuat JAHAT lagi, untuk apa para penjahat itu DIHUKUM? Tentu saja untuk menunjukkan bahwa Allah itu MAHASUCI dan MAHAADIL. Dari mana anda tahu bahwa Allah itu mahasuci? Dari melihat Allah TIDAK bisa bersatu dengan PENJAHAT yang berdosa. Dari melihat penjahat dihukum TERPISAH dari Allah. Dari mana anda tahu bahwa Allah itu mahaadil? Dari melihat penjahat-penjahat DIGAMPAR, ditendang, ditonjok, digebuk, dicambuk, diejek  sampai mereka KEHAUASAN. Nah …… ketika KEHAUSAN mereka pun diberi ANGGUR ASAM. Ha ha ha ha ha ….. ya yang haus, yang haus, yang haus. Rasain lu KEHAUSAN. Gua cekokin anggur asam lu! Dari mana kita tahu para penjahat akan mengalami nasib seperti itu? Tentu saja dari Budi Asali yang mengajarkan bahwa Yesus MENGGANTIKAN manusia menerima hukuman dari Allah. Karena itulah yang dialami Yesus dulu, bukankah itu pula yang akan dialami para penjahat setelah mereka MATI? Ha ha ha ha ha …. Ho ho ho ho ho ….. Kita harus berterima kasih kepada para penjahat sebab tanpa mereka mustahil kita tahu bahwa Allah itu MAHASUCI dan MAHAADIL bukan? Coba bayangkan bila tidak ada penjahat, bagaimana kita tahu kalau Allah itu mahasuci dan mahaadil, hayo? Ha ha ha ha …

Lho bukankah Budi Asali mengajarkan bahwa Allah yang MAHASUCI tidak bisa BERSATU dengan orang BERDOSA dan hukuman DOSA adalah KETERPISAHAN dari Allah? Bila tidak bisa bersatu dan TERPISAH lalu bagaimana CARA Allah menggampar dan MENUNJANG (menendang) serta de el el  para penjahat tersebut? Ha ha ha ha ha ha ….. Tenang saja, kisanak, para teolog reformed SEJATI pasti menemukan CARANYA. Setelah tahu caranya, mereka pasti memberitahu Allah.

Budi Asali: II) Kristus adalah substitute (= pengganti) kita.

Bahwa Kristus adalah substitute (= pengganti) kita terlihat dari text khotbah hari ini, yaitu Yes 53:4-6 dan 2 Kor 5:15.

Yes 53:4-6 – “Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian”.

2 Kor 5:15 – “Dan Kristus telah mati untuk semua orang, supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka”.

Tetapi hal itu juga bisa terlihat dari:

1) Fakta bahwa Kristus tidak berdosa (2Kor  5:21 Ibr 4:15).

Andaikata Ia berdosa, maka pada saat Ia mati, Ia mengalami hukuman untuk diriNya sendiri. Tetapi karena Ia suci, maka pada saat Ia mati, Ia mengalaminya untuk kita!

2) Jenis hukuman mati yang Ia alami adalah salib, bukan penggal, rajam dsb. Mengapa harus salib? Karena salib adalah hukuman yang terkutuk, dan dengan mengalami kematian yang terkutuk itu, Ia menanggung kutuk yang seharusnya untuk kita (Ul 21:23 Gal 3:10,13).

3) Penderitaan yang luar biasa yang Ia alami.

Kristus mengalami penderitaan yang luar biasa hebatnya, seperti:

          o pencambukan.

Ingat bahwa Ia dicambuki dengan cambuk Romawi, yaitu tali-tali kulit yang diberi besi-besi tajam, tulang-tulang yang diruncingkan, sehingga pencambukan itu betul-betul menghancurkan punggungNya.

          o penyaliban.

Bisakah saudara bayangkan sakitnya kalau paku-paku menebus tangan dan kaki saudara? Dan bagaimana penderitaan saudara kalau setelah itu saudara digantungkan selama berjam-jam sampai saudara mati? Itulah yang Yesus alami bagi saudara! Kristus memang harus mengalami penderitaan yang luar biasa ini, karena penderitaan di neraka juga luar biasa hebatnya!

4) Kristus menolak anggur bius (Mat 27:34).

Banyak penafsir beranggapan bahwa Ia menolak anggur itu, karena anggur itu mengandung sejenis ramuan bius, yang bisa mengurangi rasa sakit. Yesus sadar bahwa saat itu Ia sedang menggantikan kita dalam memikul hukuman dosa, dan karena itu Ia tidak mau rasa sakitnya dikurangi. Ia mau memikul 100 % hukuman dosa kita!

5) Kristus mengalami kehausan (Yoh 19:28 bdk. Maz 22:16).

Ingat bahwa orang di neraka pasti mengalami kehausan yang luar biasa. Bandingkan dengan kehausan dari orang kaya di neraka dalam Luk 16:23-24. Kristus menggantikan kita memikul hukuman itu, dan karenanya Ia harus mengalami kehausan yang luar biasa. Ini menyebabkan kita tidak perlu mengalami kehausan di neraka, asal kita mau percaya kepada Yesus!

6) Kristus mengalami keterpisahan dengan Allah (Mat 27:46).

Keterpisahan dengan Allah merupakan hukuman dosa (Yes 59:1-2, 2 Tes 1:9). Kristus menggantikan kita memikul hukuman dosa, dan karena itu Ia harus mengalami keterpisahan dengan Allah/BapaNya.

7) Kristus mati.

Upah dosa ialah maut (Ro 6:23), dan karena itu Kristus, yang menggantikan kita untuk memikul hukuman dosa, harus mengalami kematian.

Karena itu, orang yang percaya Yesus, sekalipun tetap mengalami kematian, tetapi tidak mengalami kematian itu sebagai hukuman dosa, tetapi sebagai pintu gerbang menuju surga!

“Mereka akan keluar dan akan memandangi bangkai orang-orang yang telah memberontak kepadaKu. Di situ ulat-ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam, maka semuanya akan menjadi kengerian bagi segala yang hidup”. Yesaya 66:24

sedangkan anak-anak Kerajaan itu akan dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak  gigi.” Matius 8:12

di mana ulat-ulat bangkai tidak mati dan api tidak padam. Markus 9:48

Lalu ia berseru, katanya: Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini. Lukas 16:24

“Maka asap api yang menyiksa mereka itu naik ke atas sampai selama-lamanya, dan siang malam mereka tidak henti-hentinya disiksa, yaitu mereka yang menyembah binatang serta patungnya itu, dan barangsiapa yang telah menerima tanda namanya.”. Wahyu14:11

dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya. Wahyu 20:10

Bengcu Menggugat: Kerabatku sekalian, ketika mengajarkan tentang neraka (untuk membacanya silahkan klik di SINI), Pdt. Budi Asali mengutip ayat-ayat tersebut di atas sebagai sumber pustakanya. Apabila doktrin Yesus menggantikan manusia menerima hukuman dari Allah memang benar, bukankah itu berarti Yesus harus datang lagi karena DULU nggak sempat mengalami hal-hal berikut ini:

  1. Disate dalam lautan api dan belerang (Wahyu 20:10)
  2. Diasap (Wahyu 14:11)
  3. Disakitin dalam nyala api (Lukas 16:24, Yesaya 66:24)
  4. Diblatungin alias dikasih belatung nyang nggak mati-mati (Markus 9:48, Yesaya 66:24)
  5. Dicampakkan ke dalam gelap yang paling guueeelaaaap banget (Matius 8:12
  6. Menggertak gigi dan menangis (Matius 8:12)

Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. Roma 6:23

Bengcu Menggugat: Yesus mustahil Mati Menggantikan Manusia. Berdasarkan Roma 6:23, Budi Asali mengajarkan bahwa Yesus mati menggantikan manusia. Alkitab Penjanjian Lama mencatat, hanya ada 2 orang manusia yang tidak mati yaitu: Elia dan Henokh. Yang lainnya MATAL alias MATI TOTAL. Apabila Yesus memang mati menggantikan manusia, maka itu berarti Dia hanya mati menggantikan Elia dan Henokh saja, bukan? Karena yang lainnya SUDAH MATI jadi nggak perlu digantikan.

Sejak kematian Yesus di salib sampai saat ini, tidak ada satu manusia pun yang nggak mati-mati. Apabila Yesus memang MATI menggantikan manusia, bukankah seharusnya nggak ada lagi manusia yang mati atau minimal sebagian manusia yang digantikannya nggak mati-mati? Faktanyua manusia tetap mati?

Alkitab tidak mencatatnya namun Budi Asali mengajarkan (Entah dapat wahyu dari mana dari hongkong kali?) bahwa sejak Yesus mati menggantikan manusia maka kematian manusia BUKAN hukuman dosa LAGI namun PINTU gerbang ke sorga! KEMATIAN manusia adalah PINTU gerbang ke sorga? Bukankah itu berarti Yesus tidak perlu menggantikan manusia untuk mati karena SETELAH menjalani hukuman MATI maka manusia BOLEH ke sorga. Itu sebabnya tertulis, upah dosa adalah MAUT? Setelah membayar dengan MATI maka HUTANG dosa pun LUNAS, oleh karena itu manusia pun bebas melenggang ke sorga. Ha ha ha ha ha …

Kerabatku sekalian, apa bila Budi Asali memang mendapat wahyu baru (wahyu dari hongkong?) sehingga yang diajarkannya benar, maka inilah daftar hal-hal yang dialami Yesus ketika menggantikan manusia menerima hukuman dari Allah:

  1. Dibelenggu
  2. Digampar anak buah Hanas
  3. Digebukin anak buah Kayafas
  4. Diejek dan dihina anak buah Kayafas
  5. Digampar tentara
  6. Digebukin tentara
  7. Diejek dan dihina tentara
  8. Memikul salib sampai luar
  9. Diarak ke Golgota
  10. Disalib
  11. Diejek dan dihina masyarakat
  12. Diejek dan dihina imam-imam
  13. Diejek dan dihina penjahat yang sama-sama disalib
  14. Kehausan
  15. Dikasih minum anggur asam
  16. Ditombak ulu hatinya setelah mati

Sayang sekali, Budi Asali sama sekali tidak menjelaskan, kenapa Alkitab tidak mencatat bahwa hal-hal yang dialami Yesus tersebut di atas adalalah hal-hal yang seharusnya dialami oleh manusia ketika dihukum oleh Allah. Itu sebabnya percuma mencari sampai kuda gigit jari sebab mustahil menemukan ayat yang isinya kira-kira Allah berkata, “Gua gampar lu kalau melanggar! Gua gebuk lu kalau melanggar! Gua hina lu!  Gua arak keliling kampung lu kalau melanggar! Gua salib lu kalau melanggar! Gua bunuh lu kalau melanggar! Gua bikin haus lu klo melanggar! Gua cekokin anggur asam waktu haus lu kalau melanggar! Gua suruh masyarakat ngejek lu kalau melanggar! Gua suruh imam-imam ngejek lu kalau melanggar! Gua suruh tanktara ngejek lu kalau melanggar! Gua suruh penjahat ngejek lu kalau melanggar! Gua tombak jantung lu setelah mati kalau melanggar! ”Ha ha ha ha ha … mungkin saja Allah sudah tua dan pikun itu sebabnya dia baru inget untuk berfirman tentang hal tersebut kepada Budi Asali yang mulia itu? Ha ha ha ha ha …

Allah MUSTAHIL Menghukum Manusia

Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: “Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.” Kejadian 2:17

Firman-Nya: “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu.” Kejadian 22:2

Sampailah mereka ke tempat yang dikatakan  Allah kepadanya. Lalu Abraham mendirikan mezbah di situ, disusunnyalah kayu, diikatnya Ishak, anaknya itu, dan diletakkannya di mezbah itu, di atas kayu api. Sesudah itu Abraham mengulurkan tangannya, lalu mengambil pisau untuk menyembelih anaknya. Kejadian 22:9-10

Tetapi berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepadanya: “Abraham, Abraham.” Sahutnya: “Ya, Tuhan.” Lalu Ia berfirman: “Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku.” Kejadian 22:11-12

kata-Nya: “Aku bersumpah demi diri-Ku sendiri–demikianlah firman TUHAN–: Karena engkau telah berbuat demikian, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku, maka Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunanmu itu akan menduduki kota-kota musuhnya. Oleh keturunanmulah semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, karena engkau mendengarkan firman-Ku.” Kejadian 22:16-18

Kerabatku sekalian, kenapa anda mencobai seseorang? Anda mencobai seseorang karena tidak tahu dan ingin tahu. Anda mencobai seseorang untuk menampi alias menyaring. Tujuan pencobaan adalah Quality Control (QC). Ada yang lolos QC ada yang tidak lolos. Pembantu rumah tangga yang tidak lolos QC pasti dipecat. Pegawai yang tidak lolos QC pasti di-PHK. Itu sebabnya baik pembantu rumah tangga maupun pegawai disebut KARYAWAN. Bila tidak mampu BERKARYA sesuai standard, mustahil dipekerjakan. Semua TUAN merasa dirinya BIJAKSANA dan PINTER ketika memecat pegawai-pegawainya yang tidak lolos QC. Semua tuan merasa dirinya adil ketika menolak calon-calon karyawan yang tidak lolos QC. Itu sebabnya mereka disebut TUAN.

Anak-anak seperti apa yang anda harapkan? Apakah anak-anak anda lahir sesuai harapan anda? Apa yang anda lakukan terhadap anak-anak yang lahir tidak sesuai harapan anda?  Apa yang anda lakukan ketika anak-anak anda lahir tidak  seganteng dan secantik yang anda harapkan? Apa yang anda lakukan ketika anak-anak anda lahir cacat? Ketika anak-anak lahir, apa harapan anda terhadap mereka dalam pertumbuhannya? Apakah mereka bertumbuh kembang sesuai dengan harapan anda? Anda punya harapan terhadap anak-anak anda. Itulah standardnya. Anda melakukan QC atas mereka. Ada yang lolos QC ada yang tidak. Apa yang anda lakukan terhadap anak-anak yang tidak lolos QC? Anda membunuh mereka? Anda membuang mereka? Anda menghukum mereka? Anda menyiksa mereka? Anda kecewa, sedih, kesal, marah bahkan tidak menyukai mereka namun tidak pernah membenci mereka, itu sebabnya tidak pernah mereka-reka cara untuk menyakiti apalagi membunuh mereka. Ada kalanya anda gelap mata lalu murka membabibuta namun ketika hal itu berlalu anda pun menyesalinya. Anda berusaha dengan berbagai cara agar anak-anak memenuhi KUALITAS yang anda harapkan dari mereka namun ketika mereka gagal bahkan menolak harapan anda mentah-mentah, anda sakit hati namun tidak mendendam itu sebabnya tidak mencari-cari cara untuk balas dendam.

Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: “Pencobaan ini datang dari Allah!” Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun. Yakobus 1:13

Tetapi mengenai darah kamu, yakni nyawa kamu, Aku akan menuntut balasnya; dari segala binatang Aku akan menuntutnya, dan dari setiap manusia Aku akan menuntut nyawa sesama manusia. Kejadian 9:5

Siapa yang menumpahkan darah manusia, darahnya akan tertumpah oleh manusia, sebab Allah membuat manusia itu menurut gambar-Nya sendiri. Kejadian 9:6

Hubungan tuan dan karyawan berbeda dengan hubungan antara orang tua dan anak. Bila karyawan tidak berkarya dengan baik maka TUAN yang pinter dan bijaksana akan menghukumnya bahkan memecatnya lalu mencari yang lainnya. Meskipun anak-anak tidak memenuhi harapan orang tuanya, walaupun merasa sakit hati namun orang tua tidak akan pernah membenci anak-anaknya apalagi membalas dendam kepada mereka. Itu sebabnya Allah tidak DICOBAI oleh manusia. Itu sebabnya Allah tidak MENCOBAI manusia. Karena manusia adalah anak-anak-Nya, BUKAN hamba-Nya. Itu sebabnya kita menyapa Allah dengan sebutan BAPA, bukan TUAN apalagi TUHAN (mahatuan).

Allah berusaha dengan berbagai cara agar anak-anak-Nya hidup saling mengasihi dan tidak saling menyakiti apalagi saling menjahati. Ketika melihat bumi penuh dengan kekerasan Allah sedih dan kesal bukan kepalang namun Dia tidak akan pernah membalas dendam kepada anak-anak-Nya setelah mereka nggak bisa berbuat jahat lagi karena MATI.  Allah tidak akan menyiksa apalagi memusnahkan siapa pun walaupun dia jahat. Di dalam seluruh Alkitab, Allah hanya akan menuntut balas kepada para pembunuh manusia. JANGAN membunuh manusia sebab pada saat anda MEMBUNUH saya maka pada saat yang sama saya pun MEMBUNUH anda. Pada saat saya lenyap dari kehidupan anda maka anda pun hilang dari kehidupan saya. Kenapa demikian? Karena ketika tubuh saya mati jiwa saya tetap hidup.  Ketika tubuh saya mati bagi anda maka tubuh anda pun mati bagi jiwa saya.

Kerabatku sekalian, Allah tidak MENCOBAI itu sebabnya Dia tidak MENGHAKIMI. Karena tidak MENGHAKIMI maka Allah tidak MENGHUKUM. Yesus mati menggantikan manusia menerima hukuman Allah? Itu DONGENG belaka!

NB.
Hai hai menantang Esra Alfred Soru dan siapa saja untuk BERAPOLOGETIKA menghadapi 7 blog hai hai di bawah ini di depan banyak saksi dengan Alkitab sebagai sumber pustaka dan standard kebenaran. Apabila yang diajarkan oleh hai hai benar maka semua ayat Alkitab yang digunakan untuk menentangnya akan berbalik mendukung yang diajarkannya. Atas tantangan tersebut, Esra Alfred Soru menyatakan,Benar sekali pak Albert, saya memang tak tertarik debat dengan orang seperti si Bugil ini, tapi kadang kita perlu melempar seekor anjing walaupun kadang kita abaikan gonggongannya.” Ini adalah blog ke 6 dari 7 blog tantangan hai hai. Semoga Esra Alfred Soru bisa melempar anjing dengan tepat dan membungkam gonggongan hai hai atau dia cukup JANTAN untuk mengakui KEBENARAN? Ha ha ha ha …..

  1. Bengcu Menggugat karena Yesus MUSTAHIL iman, nabi dan raja Yahudi.
  2. Bengcu Menggugat karena “3 hari 3 malam = hari ke 3 = setelah 3 hari” adalah ajaran SESAT
  3. Bengcu Menggugat karena Stefanus MEMBUAL
  4. Bengcu Menggugat karena Doktri Allah Tritunggal adalah Ajaran SESAT
  5. Bengcu Menggugat karena Doktrin Yesus Satu pribadi DUA hakekat adalah ajaran sesat
  6. Bengcu Menggugat Karena Yesus MUSTAHIL mati MENGGANTIKAN manusia MENERIMA hukuman Allah
  7. Bengcu Menggugat karena Alkitab MUSTAHIL ditulis atas ILHAM Roh Kudus

493 thoughts on “Budi Asali Yesus Mustahil Mati Menggantikan Manusia

  1. Hai hai, untuk pertama kalinya anda baru berbicara dengan normal, dari mula saya terus menerus memberi anda kermeneutik yang benar.

    Kelakuan anda memancing dan sangat tidak membangun orang lain, dalam hal ini memang saya terpancing sebagai manusia yang masih dapat jatuh kedalm dosa.

    Tetapi kalau mau jujur anda dapat membaca kembali tulisan saya yang mula2.

    Anda harus membedakan orang memberikan apologetika atau sedang mmemaki2 seperti anda.

    Justru saya terus menerus memberikan anda ayat ayat Firman Tuhan yang menunjukkan kesalahan anda, tetapi anda malah terus menerus memaki 2.

    Tidak menjadi masalah bagi saya, hanya sangat menyayangkan, kalau anda dapat memberi dengan argumen yang tenang seperti barusan anda lakukan, alangkah bijaksananya.

    Dari mula saya terus menerus berapologetika dengan Alkitab, ayat yang menunjukkan anda salah menafsir, tetapi anda tidak suka di tunjukkan salahnya, padahal yang menunjukkan kesalahan kita, selalu Alkitab.
    Anda malah memaki saya memberi ayat ayat yang benyak dan tidak berguna, tetapi kalau anda mempunyai keinginan saja untuk membaca dengan rendah hati dan belajr seperti seorang murid, tentu Roh Kudus yang diam di dalam diri anda, akan mengajar anda dan membuka pikiran kita,

    Saya tidak pernah bersandar pada siapapun, saya selalu membandingkan dengan Alkitab, setiap perkataan atau tulisan orang, dengan rendah hati, setiap orang mempunyai karunia yang di berikan oleh Allah Roh Kudus menurut kerelaan kehendak Nya.

    JANGAN BERSANDAR PADA MANUSIA
    Yes 2 : 22
    2:22 Jangan berharap pada manusia, sebab ia tidak lebih dari pada embusan nafas, dan sebagai apakah ia dapat dianggap?

    Yeremia 17:5
    Beginilah Firman Tuhan: “Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN

    Karunia Allah Roh Kudus

    1 Kor 12
    12:7 Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama.

    12:8 Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan.

    12:9 Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan.

    12:10 Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu.

    12:11 Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya.

    Kamu juga mendapat karunia kalau memang kamu PERCAYA pada Tuhan Yesus sebagai Penebus dan Juru Selamat, karena Roh Kudus yang memateraikan kita sebagai milik Allah.

    Titus 3
    3:4 Tetapi ketika nyata kemurahan Allah, Juruselamat kita, dan kasih-Nya kepada manusia,
    3:5 pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,
    3:6 yang sudah dilimpahkan-Nya kepada kita oleh Yesus Kristus, Juruselamat kita,
    3:7 supaya kita, sebagai orang yang dibenarkan oleh kasih karunia-Nya, berhak menerima hidup yang kekal, sesuai dengan pengharapan kita.

    Saya mengharap kedepan kita dapat berdiskusi dengan baik dan sopan dan teratur, saya akan dengan senang hati berdiskusi dengan anda.

    Mari kita memulai dengan yang baru, salam kenal, saya Rita Ratina, ingin mengenal hai hai dengan lebih dalam dan ingin berdiskusi menambah wawasan.

  2. Mengenai Severus, saya baca di Geogle, dia menolak bahwa Roh Kudus adalah Allah, dan dia menyebut itu adalah energi dari Allah.
    Sedangkan kalau orang yang mengatakan Roh Kudus bukan Allah, adalah menghujat Roh Kudus.

    Markus 3
    3:29 Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal.”

    Lukas 12
    12:10 Setiap orang yang mengatakan sesuatu melawan Anak Manusia, ia akan diampuni; tetapi barangsiapa menghujat Roh Kudus, ia tidak akan diampuni.

    Sedangkan Paulus ada Rasul yang Tuhan pakai, kita tidak mungkin seperti dia, memang Tuhan memilihnya untuk pekerjaan yang luar biasa.

    Ibr 2
    2:4 Allah meneguhkan kesaksian mereka oleh tanda-tanda dan mujizat-mujizat dan oleh berbagai-bagai penyataan kekuasaan dan karunia Roh Kudus, yang dibagi-bagikan-Nya menurut kehendak-Nya.

    Rasul2 mendapat karunia yang luar biasa, banyak orang Kristen jaman sekarang menyangka mereka dapat seperti para Rasul, tidak , mereka memang di khususkan oleh Allah untuk memulai PERJANJIAN BARU, jaman KASIH KARUNIA, karena ketidak mampuan manusia untuk mencari Allah, Allah yang harus mendatangi manusia, mengulurkan tangannya, mengangkat nya dan memberi roh baru, hati baru, hati yang dapat taat dan mau menjalankan kehendak dan perintah2 Allah.

    Karena manusia selama ini hanya mampu mengikuti keinginannya sendiri dan keinginan setan.
    Roma 6
    6:16 Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya, kamu adalah hamba orang itu, yang harus kamu taati, baik dalam dosa yang memimpin kamu kepada kematian, maupun dalam ketaatan yang memimpin kamu kepada kebenaran?

  3. Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman;Yohanes 16:8

    akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku;Yohanes 16:9

    akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi;Yohanes 16:10

    akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum.Yohanes 16:11

    akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku; = Anda MENGAKU percaya kepada Yesus namun SAMA SEKALI tidak percaya kepada yang dikatakannya.

    Yesus menyatakan: BAPA, ampunilah mereka karena mereka TIDAK tahu yang dilakukannya.
    Anda Menyakini: Yesus MATI menggantikan manusia MENERIMA hukuman dari Allah.

    Alkitab menyatakan: Allah (elohim;Theos) TIDAK mencobai dan DICOBAI.
    Anda Meyakini: Allah MENCOBAI manusia dengan memberi PERINTAH bla bla bla

    Alkitab menyatakan:
    Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut; Ibrani 2:14.
    Anda Meyakini: Iblis GENTAYANGAN menggoda bahkan merasuki manusia.

    Yesus menyatakan: akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi;Yohanes 16:10
    Anda meyakini: Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga.

    Yesus menyatakan: akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum.Yohanes 16:11 – Hari penghakiman itu adalah SAAT YEsus di salib dan VONISNYA adalah: Manusia TIDAK TAHU yang dilakukannya. Itu sebabnya Yesus mengampuni mereka dan memberi AMANAT agar Bapa mengampuni MEREKA.
    Anda meyakini: Yesus akan DATANG LAGI dan SAAT itu Dia akan MENGHAKIMI orang yang HIDUP dan yang MATI.

  4. RITA RATINA: Mengenai Severus, saya baca di Geogle, dia menolak bahwa Roh Kudus adalah Allah, dan dia menyebut itu adalah energi dari Allah. Sedangkan kalau orang yang mengatakan Roh Kudus bukan Allah, adalah menghujat Roh Kudus.

    Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Markus 16:15

    Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Markus 16:16

    Apa yang DINUBUATKAN oleh Yesus dan dicatat oleh Markus tersebut di atas DIGENAPI dari GENERASI ke GENERASI sampai hari ini bukan? ha ha ha ha ha ha …

    Ketika seseorang PERCAYA kepada BERITA Injil yang diberitakan oleh orang Kristen, siapa yang MEMBAPTIS dia? Yang membaptis adalah ORANG KRISTEN. Yang membaptis BUKAN Allah maupuan Yesus Kristus.

    Ketika seseorang TIDAK PERCAYA kepada BERITA INJIL yang diberitakan oleh orang Kristen, siapa yang MENGHUKuM dia? Yang MENGHUKuM adalah ORANG KRISTEN.yang MENGHUKuM BUKAN Allah maupuan Yesus Kristus. Apa hukumannya? MASUK NERAKA.

    Ha ha ha ha ha ha …… BENAR-BENAR diGENAPI bukan? Ha ha ha ha ha ha ha ……

  5. Hai hai : = Anda MENGAKU percaya kepada Yesus namun SAMA SEKALI tidak percaya kepada yang dikatakannya.
    Yesus menyatakan: BAPA, ampunilah mereka karena mereka TIDAK tahu yang dilakukannya.

    RITA RATINA :
    PERCAYA adalah sesuatu akibat dari mempunyai IMAN, sedangkan IMAN adalah pemberian Allah
    Ef 2 :8,9
    2:8 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,
    2:9 itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.
    Orang yang dapat percaya, itu karena pemberian Allah akan IMAN.
    Karena IMAN yang di berikan Allah, manusia baru dapat percaya segala sesuatu tanpa melihat dari PERKATAAN ALLAH, yaitu ALKITAB.
    Kita tidak melihat Tuhan Yesus datang inkarnasi menjadi manusia, tetapi KITA PERCAYA, karena IMAN YANG DI BERIKAN OLEH ALLAH.
    Kita tidak melihat Tuhan Yesus di salib di kayu salib, mati menanggung dosa dosa manusia, KITA PERCAYA karena IMAN.

    Itulah sebabnya manusia mampu PERCAYA, karena PEMBERIAN ALLAH, IMAN.
    Seperti Abraham yang PERCAYA TANPA MELIHAT ANAKNYA YANG BELUM LAHIR, padahal dia sudah tua, Allah memperhitungkannya sebagai KEBENARAN.
    Itulah IMAN, adalah KEBENARAN DARI ALLAH.
    Dengan adanya IMAN dalam diri kita, kita percaya semua yang tertulis di dalam ALKITAB dan mentaatinya.
    Seseorang mendapat IMAN , pada saat dia dilahir barukan oleh Allah Roh Kudus.
    Pada saat seseorang menerima ANUGERAH ALLAH, Roh Kudus melahir barukan dia dan menjadikannya ciptaan baru.
    II Korintus 5
    5:17 Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.
    Yeh 36 : 26,27
    36:26 Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.
    36:27 Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya.
    Manusia ciptaan baru mempunyai hati baru, roh baru, Roh Kudus diam dalam hati kita, mengajar , mengingatkan kita akan Firman Tuhan yang tertulis di Alkitab, membuka pikiran kita supaya mengerti Firman Tuhan, menegor kita pada saat jatuh kedalam dosa.
    Jadi orang yang menjadi ciptaan baru, PERCAYA semua perkataan Tuhan Yesus dan mentaatinya dan melakukan segala perintah2 Nya, walau tidak sempurna.
    Pada saat Tuhan Yesus mengatakan, BAPA, ampunilah mereka karena mereka TIDAK tahu yang dilakukannya.
    Itu menyatakan perbuatan tentang MENYALIBKAN TUHAN MEREKA SENDIRI oleh bangsa Israel.

  6. Hai hai : Anda Menyakini: Yesus MATI menggantikan manusia MENERIMA hukuman dari Allah.
    Alkitab menyatakan: Allah (elohim;Theos) TIDAK mencobai dan DICOBAI.

    RITA RATINA :
    Rencana Allah di dalam kekekalan sudah di nubuatkan dari dalam kekekalan, sebelum dunia di ciptakan.
    Yesaya 53
    53:1 Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan kepada siapakah tangan kekuasaan TUHAN dinyatakan?
    53:2 Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan TUHAN dan sebagai tunas dari tanah kering. Ia tidak tampan dan semaraknya pun tidak ada sehingga kita memandang dia, dan rupa pun tidak, sehingga kita menginginkannya.
    53:3 Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kita pun dia tidak masuk hitungan.
    53:4 Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.
    53:5 Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.
    53:6 Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian.
    53:7 Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya.
    53:8 Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umat-Ku ia kena tulah.
    53:9 Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjahat, sekalipun ia tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya.
    53:10 Tetapi TUHAN berkehendak meremukkan dia dengan kesakitan. Apabila ia menyerahkan dirinya sebagai korban penebus salah, ia akan melihat keturunannya, umurnya akan lanjut, dan kehendak TUHAN akan terlaksana olehnya.
    53:11 Sesudah kesusahan jiwanya ia akan melihat terang dan menjadi puas; dan hamba-Ku itu, sebagai orang yang benar, akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya, dan kejahatan mereka dia pikul.
    53:12 Sebab itu Aku akan membagikan kepadanya orang-orang besar sebagai rampasan, dan ia akan memperoleh orang-orang kuat sebagai jarahan, yaitu sebagai ganti karena ia telah menyerahkan nyawanya ke dalam maut dan karena ia terhitung di antara pemberontak-pemberontak, sekalipun ia menanggung dosa banyak orang dan berdoa untuk pemberontak-pemberontak.
    Kedatangan Tuhan Yesus juga sudah di nubuatkan di Yes 61 : 1, 2 yang di baca di Lukas 4 : 17.
    Juga di Kej 3 : 15
    3:15 Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.”

    Dalam hal penebusan Kristus, tidak ada hubungannya dengan di cobia dan mencobai, tetapi karena KASIH ALLAH DAN KERELAAN ANAK ALLAH.
    Fil 2
    2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
    2:6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
    2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
    2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
    Yoh 3 : 16
    3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
    Untuk dapat percaya, maka kembali lagi adalah ANUGERAH ALLAH.

  7. Anda Meyakini: Allah MENCOBAI manusia dengan memberi PERINTAH bla bla bla Alkitab menyatakan: Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut; Ibrani 2:14.

    RITA RATINA
    Ibr 2 :
    2:13 dan lagi: “Aku akan menaruh kepercayaan kepada-Nya,” dan lagi: “Sesungguhnya, inilah Aku dan anak-anak yang telah diberikan Allah kepada-Ku.”
    2:14 Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut;
    2:15 dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan oleh karena takutnya kepada maut.

    Ayat 14 harus di hubungkan dengan 13, 15 karena Tuhan Yesus inkarnasi menjadi seperti manusia, supaya dapat menebus dan membebaskan manusia yang di perhamba oleh maut.
    Tentang dari kedagingan memang manusia adalah lemah, sehingga di cobai oleh keinginannya sendiri.

    Yak 1
    1:13 Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: “Pencobaan ini datang dari Allah!” Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapa pun.
    1:14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.
    1:15 Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.

    Saya tidak pernah mengatakan Allah MENCOBAI, tetapi ALLAH MENGUJI.

    Yeremia 17
    17:10 Aku, TUHAN, yang menyelidiki hati, yang menguji batin, untuk memberi balasan kepada setiap orang setimpal dengan tingkah langkahnya, setimpal dengan hasil perbuatannya.”

    Mazmur 17
    17:3 Bila Engkau menguji hatiku, memeriksanya pada waktu malam, dan menyelidiki aku, maka Engkau tidak akan menemui sesuatu kejahatan; mulutku tidak terlanjur

    Wahyu 2
    2:23 Dan anak-anaknya akan Kumatikan dan semua jemaat akan mengetahui, bahwa Akulah yang menguji batin dan hati orang, dan bahwa Aku akan membalaskan kepada kamu setiap orang menurut perbuatannya.

  8. @RITA RATINA, baca Alkitab harus TELITI dan hati-hati. JANGAN baca Alkitab dengan PRASANGKA sehingga kehilangan kesempatan memahami MAKNANYA.

    Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri. Efesus 2:8

    KAMU diselamatkan oleh IMAN.

    Mbah Paimin adalah seorang muslim. Sejak kecil dia solat tanpa peduli apa pun kegiatannya dan di mana pun dia berada. Dia Solat dengan segenap hati, bersujud kepada SANG PENCIPTA dengan merendahkan hati. Anda tahu kenapa Mbah Paimin melakukan hal demikian? Karena IMAN. Dia BERiMAN bahwa itulah CARA yang BENAR untuk MENYEMBAH dan BERSUJUD kepada Allah.

    IMAN = perasaan NYAMAN meyakini SEGALA SESUATU.

    Itulah yang diajarkan oleh Alkitab. Namun orang-orang Kristen DENGKI lebih SUKA membuat DEFINISI iman sendiri agar bisa MENGHUKUM orang lain yang NGGAK percaya dengan KEYAKINAN mereka. Ha ha ha ha ha …

    RITA RATINA: Pada saat Tuhan Yesus mengatakan, BAPA, ampunilah mereka karena mereka TIDAK tahu yang dilakukannya. Itu menyatakan perbuatan tentang MENYALIBKAN TUHAN MEREKA SENDIRI oleh bangsa Israel.

    Kisanak, anggaplah anda benar. Bila Yesus MENGAMPUNI orang yang MENYALIBKANNYa, mustahil dia tidak MENGAMhttps://bengcumenggugat.wordpress.com/wp-admin/edit-comments.php#comments-formPUNI orang yang TIDAK membunuhnya BUKAN?

  9. Hai hai : Anda Meyakini: Iblis GENTAYANGAN menggoda bahkan merasuki manusia.
    Yesus menyatakan: akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi;Yohanes 16:10

    RITA RATINA : Seharusnya ayat 11
    16:11 akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum.
    Benar sekali , Iblis telah di lempar ke dunia bersama antek2nya.
    Mereka belum di binasakan, nanti pada waktu kedatangan Tuhan Yesus yang ke dua kali.

    Sama seperti sewaktu Adam dan Hawa jatuh kedalam dosa, mereka tidak langsung mati secara fisik, Tuhan masih memberi waktu kepada mereka, begitu juga Iblis.

    Karena waktunya kita berbeda dengan waktunya Tuhan, cara kita bekerja berbeda dengan cara Tuhan bekerja, Tuhan tidak terikat pada ruang dan waktu, sedangkan manusia masih harus realisasi waktu.

    Yudas
    1:6 Dan bahwa Ia menahan malaikat-malaikat yang tidak taat pada batas-batas kekuasaan mereka, tetapi yang meninggalkan tempat kediaman mereka, dengan belenggu abadi di dalam dunia kekelaman sampai penghakiman pada hari besar,
    Malaikat yang tidak taat, dari surge di lempar kedunia, dan kekuasaan mereka menjadi terbatas, dengan belenggu abadi, sam[pai penghakiman , pada saat kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali.

    II Tesalonika 2
    2:8 pada waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali.
    Ketika Tuhan Yesus dating kembali kedua kalinya, Tuhan akan memusnahkannya dengan nafas mulut Nya.

    I Tesalonika 4
    4:15 Ini kami katakan kepadamu dengan firman Tuhan: kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan, sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal.
    II Petrus 1
    1:16 Sebab kami tidak mengikuti dongeng-dongeng isapan jempol manusia, ketika kami memberitahukan kepadamu kuasa dan kedatangan Tuhan kita, Yesus Kristus sebagai raja, tetapi kami adalah saksi mata dari kebesaran-Nya.

    Ef6
    6:11 Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis;
    6:12 karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.
    6:13 Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu.

    I Petrus 5
    5:8 Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.
    5:9 Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama.
    5:10 Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya

  10. @RITA RATINA, doktrin Yesus MATI menggantikan manusia menerima HUKUMAN dari Allah adalah AJARAN sesat karena bertentangan dengan ajaran Alkitab. Alkitab bukan saja tidak mengajarkan hal demikian namun juga MENENTANG ajaran demikian. Yesus TIDAK MATI untuk MENGGANTIKAN hukuman MATI yang HARUS ditanggung manusia, itu sebabnya SEMUA orang Perjanjian Lama kecuali Elia dan Henokh, MATI dan setelah Yesus semua orang TETAP mati.

    bila Yesus SUDAH MATI mengantikan manusia menanggung manusia menerima HUKUMAN MATI, itu berarti TIDAK boleh ada yang MATI lagi. ATau orang-orang Kristen TIDAK boleh MATi.

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.