Kenapa banyak orang Kristen yang tidak menjalani hidup yang berkelimpahan? Karena mereka belum tahu wahyu baru yang diterima dan diajarkan oleh Pdt. Gilbert Lumoindong, Nabi Indonesia yang terbesar yaitu: Berdoa kepada Setan dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Cobalah berdoa kepada Setan dalam nama Tuhan Yesus Kristus dan berimanlah, maka anda pun akan menjalani hidup yang berkelimpahan seperti keluarga Girlbet Lumoindong.
Memberanikan diri bertanya; Dalam bukunya Pdt. Gilbert Lumoindong, MTh menulis:
Langkah pertama yang harus saudara lakukan adalah saudara bertobat, percaya dan menerima Tuhan Yesus menjadi Tuhan dan Juruselamat saudara secara pribadi. Mematahkan Kutuk Anak Haram hal 93
Langkah kedua yang harus kita lakukan adalah ada di Yeremia 17:5-8. Ibid hal 93
Ambil komitmen untuk hidup mengandalkan Tuhan dan Tidak mengandalkan kekuatan manusia. Ambil komitmen untuk hidup benar di hadapan Tuhan seumur hidupmu. Supaya diberkati dan kita menerima Roh yang dijanjikan itu. Oleh Roh itu, Alkitab jelas berkata, “Roh itu yang akan benar-benar memerdekakan kita” Sebab Roh yang ada di dalam kita lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia ini. Dia lebih besar dari pada kutuk, segala penderitaan, segala serangan kegelapan yang mau menimpa hidup kita. Roh itu yang akan berperang, bersaksi bahwa kita adalah anak-anak Allah. Sampai di sini saudara mengerti maksud saya? Jadi jelas, Yesus sudah menebus kita, maka kita menjadi apa? Keturunan orang benar. Ibid hal 94
Langkah ketiga yang harus saudara lakukan adalah ada di I Petrus 5:8. Ibid hal 95
Ayat di atas bilang, sadarlah dan berjaga-jagalah! Ada beberapa pengertian tentang arti kata sadarlah; Saudara harus sadar bahwa walaupun sekarang saudara hidup di bawah berkat, bukan berarti saudara bisa seenaknya menjalani kehidupan ini. Walaupun iblis tidak bisa menelan saudara, tetapi dia masih bisa melakukan satu hal lagi kepada saudara, yaitu melalui aumannya. Begitu saudara terpancing dan termakan oleh aumannya iblis, maka saudara akan dapat ditelan oleh iblis, si singa yang berjalan keliling itu. Sehingga saudara bisa kembali lagi hidup di bawah kutuk. Ibid hal 95
Alkitab berkata, bukan hanya sadar saja, tetapi sadarlah dan berjaga-jaga! Artinya senantiasa waspada dan senantiasa hidup benar di hadapan Tuhan. Hanya orang yang sadar dan berjaga-jaga sajalah yang tidak dapat ditelan oleh iblis. Kita harus berjaga-jaga jangan beri kepada iblis peluang sekecil apapun masuk ke dalam kehidupan kita. Ibid hal 97
Kita yang sudah menjadi hamba kebenaran, hidup dalam rancangan Tuhan, diberkati sehingga nggak ada alasan untuk kita hidup di bawah kutuk. Saudara bisa menatap saya dan berkata, “Pendeta, tapi bagaimana masa lalu saya?” Ini yang saya bilang, masa lalu saudara yang menyeret Yesus sampai ke Golgota. Darahnya sudah tercurah bagi kita. Ibid hal 98
Semua surat hutang sudah terbayar lunas. Orang kalau punya surat hutang, dia akan menagih kepada saudara setiap hari. Dia peras saudara. Setiap kali saudara bayar seratus ribu, setiap hari. Dan surat hutang itu membuat saudara tertindas. Surat hutang itu dipegang oleh setan. Ngerti saudara? Tapi waktu Yesus disalibkan, semua surat hutang sudah dipakukan. Amin? Setan masih bisa datang menagih kita nggak saudara? Ibid hal 98
Bisa! Apalagi kalau setan tahu kita tidak mengetahui surat hutang itu sudah dibayar lunas. Suami saudara diam-diam sudah membayar semua hutang-hutang istrinya. Tapi istrinya tidak tahu. Tiap kali penagih hutang datang, istrinya bayar terus. Akhirnya ketahuan sama suaminya. Lalu suaminya bilang, loh kan sudah saya bayar semua hutangnya. Mulai besok jangan mau bayar lagi. Ibid hal 99
Setan itu jahat saudara. Makanya saya lebih senang bilangnya setan. Kalo iblis itu kesannya imut-imut. He … Tetapi waktu kita tahu dan itu sebabnya tidak kebetulan membaca buku ini. Saya mau saudara tahu dan setan juga tahu bahwa kita tahu bahwa kita sudah ditebus dan sudah dibayar lunas oleh Yesus di atas kayu salib. Amin? Setan tahu bahwa saya tahu. Bilang sama setan, “Saya sudah tahu bahwa saya tidak punya surat hutang. Saya cuma punya surat kemenangan!” Halleluyah! Ibid hal 99
Doa mematahkan kutuk anak haram. hal 101
Tuhan Yesus, saat ini aku datang kepadaMu untuk memohon ampun atas segala dosa dan kesalahanku. Ampuni aku yang telah melakukan dosa dan kejahatan terhadapMu. Sekarang aku menyadari Tuhan bahwa apa yang telah aku lakukan ini berdampak buruk dan mendatangkan kutuk kepada keturunanku. Ampuni aku, ya Tuhan. Saat ini aku mengambil keputusan untuk bertobat dari jalan-jalanku yang jahat (sebutkan secara terperinci dosa-dosa dan kejahatan apa yang telah dilakukan) dan saat ini juga aku mau menerima Engkau Tuhan Yesus menjadi Tuhan dan Juruselamatku secara pribadi. Masuklah ke dalam hatiku Tuhan Yesus dan jadilah Tuhan dalam hidupku. Sucikan hatiku dan jadikan hatiku tahir, ya Tuhan. Layakkan aku menjadi anakMu, Tuhan. Dan lepaskan aku dari segala kutuk yang telah membelenggu aku dan keturunaku. Ibid hal 101
Terima kasih Tuhan, karena aku sekarang telah diselamatkan dan dilepaskan dari segala kutuk, baik aku sendiri maupun keluargaku. Setan, saat ini engkau tidak punya hak dan kuasa lagi atas hidupku. Aku sudah ditebus oleh darah Kristus dan semua hutangku kepadamu, sudah lunas dibayar oleh Tuhanku Yesus Kristus. Termasuk semua kutukku juga telah ditanggung oleh penebusku, Tuhan Yesus. Sekarang aku sudah bebas, setan, Sudah bebas! Halleluyah! Halleluyah! Aku sudah jadi milik Tuhan Yesus. Terpujilah nama Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus, aku mengucap syukur dan berdoa. Halleluyah! Amin! Ibid hal 101
Bengcu menjawab:
Saya sedang merenungkan pepatah, “Silahkan menganggap diri sendiri bodoh, namun jangan pernah menganggap orang lain lebih bodoh atau anda akan dipermalukan.” ketika bermimpi tentang seorang gendut yang lucu, dia menyebut dirinya GL.
Bengcu : Anda memang pelawak hebat. Saya terbahak-bahak ketika membaca doa mematahkan kutuk anak haram yang anda ajarkan. Boleh tahu? Dari mana anda mendapat ide lawakan itu? Hua ha ha ha …
GL : Anda boleh tertawa namun yang saya ajarkan itu serius! Serius! Serius! Serius! Sudah puluhan tahun saya melihat anak-anak Tuhan hidup menderita. Melalui doa demikianlah ribuan orang Kristen memperoleh hidup berkelimpahan. Halleluya! Halleluya! Haleluya!
Bengcu : Doa tersebut seperti doa orang Kristen karena dipanjatkan dalam nama Yesus, bolehkah saya tahu, agama apa yang anda ajarkan?
GL : Sudah puluhan tahun saya kotbah lewat radio dan televisi, hingga mendapat gelar nabi Indonesia yang terbesar, namun anda masih bertanya agama apa yang saya ajarkan? Sungguh Iblis telah membutakan anda. Saya hanya mengajarkan kerajaan Allah di dalam Yesus Kristus. Bertobatlah! Bertobatlah! Bertobatlah!
Bengcu : Lho… Anda pendeta Kristen tho?
GL : Benar, saya pendeta Kristen yang diurapi.
Bengcu : Doa yang anda ajarkan sungguh unik. Dimulai dengan minta ampun kepada Tuhan Yesus lalu mengundang-Nya untuk bertahta di dalam hati sebagai Juruselamat dan memohon-Nya untuk menyucikan, melayakkan dan melepaskan kutuk yang membelenggu hingga anak cucu lalu diakhiri dengan mengucap syukur karena telah diselamatkan dan dilepaskan dari segala kutuk sendiri maupun keluarga. Sungguh doa yang indah.
GL : Wah! Wah! Wah! Pantasan hidup anda tidak diberkati, hal itu karena anda hanya mengutip doa yang saya ajarkan sepotong-sepotong.
Bengcu : Haruskah saya melanjutkan? Bukankah saya sudah mengundang Kristus menjadi juruselamat dan bersyukur karena sudah diselamatkan dan dilepaskan dari kutuk hingga anak cucu?
GL : Untuk apa saya mengajarkan bila anda tidak melakukannya?
Bengcu : Lho? Jadi walaupun sudah bersyukur kepada Tuhan Yesus karena telah dibebaskan dari kutuk hingga anak cucu, namun hal itu belum cukup?
GL : Itulah rahasia yang tidak diajarkan oleh pengkotbah lain. Itu sebabnya banyak orang Kristen tetap hidup dalam kemalangan walaupun sudah lahir baru.
Bengcu : Baiklah, saya akan melanjutkan doanya.
GL : Silahkan melanjutkan!
Bengcu : Setan, saat ini engkau tidak punya hak dan kuasa lagi atas hidupku. Aku sudah ditebus oleh darah Kristus dan semua hutangku kepadamu, sudah lunas dibayar oleh Tuhanku Yesus Kristus. Termasuk semua kutukku juga telah ditanggung oleh penebusku, Tuhan Yesus. Sekarang aku sudah bebas, setan, sudah bebas! Halleluyah! Halleluyah! Aku sudah jadi milik Tuhan Yesus. Terpujilah nama Tuhan. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus, aku mengucap syukur dan berdoa. Halleluyah! Amin!
GL : Nah, itu baru benar, itu baru genap. Haleluyah! Haleluyah! Haleluyah!
Bengcu : Sekarang saya mengerti rahasia hidup berkelimpahan. Anda benar-benar nabi Indonesia yang terbesar.
GL : Halleluyah! Halleluyah! Halleluyah! Saya melihat, ada pesta di sorga karena seorang anak manusia telah dimenangkan dan tahu rahasia hidup berkelimpahan.
Bengcu : Saya tahu sekarang! Berdoa dan bersyukur kepada Tuhan Yesus tidak berarti sama sekali karena yang terpenting adalah berdoa dan bersyukur kepada Setan dalam nama Tuhan Yesus Kristus.
GL : Lho? Ucapan anda kok membuat saya bingung ya? Halleluyah! Halleluyah! Halleluyah!
Bengcu : Lho? Bukankah saya melakukan apa yang anda ajarkan? Selain berdoa dan bersyukur kepada Tuhan Yesus, kita juga harus berdoa dan bersyukur kepada Setan di dalam nama Tuhan Yesus Kristus? Bukankah itu yang anda ajarkan?
GL : Wedew! Wedew! Wedew! Sebelum ngobrol dengan anda semuanya nampak alkitabiah. Kenapa setelah ngobrol dengan anda semuanya menjadi aneh?
Bengcu : Aneh? Apanya yang aneh? Adakah ucapan saya yang aneh?
GL : Berdoa kepada Setan dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Tidakkah anda menganggapnya aneh?
Bengcu : Memang aneh namun bukankah anda nabi Indonesia yang terbesar? Mustahil yang anda ajarkan salah, bukan? Berdoa kepada Setan dalam nama Tuhan Yesus Kristus memang bertentangan dengan ajaran Alkitab, namun tentu saja itu wahyu baru yang anda terima bukan? Bila ajaran itu salah, kenapa banyak orang menjalani hidup berkelimpahan penuh kemenangan setelah berdoa dengan cara anda?
GL : Mustahil salah bila Allah memberkatinya. Halleluyah! Halleluyah! Halleluyah! Mustahil salah karena kotbah dan buku saya laris manis. Halleluyah! Halleluyah! Halleluyah!
Bengcu : Anak gadis teman saya sangat cantik, umurnya 16 tahun. Suatu hari teman saya memergokinya sedang merokok bersama supirnya. Teman saya sangat marah dia lalu mengusir anak gadisnya dan menyerahkannya untuk dikuasai supir itu. Karena berkuasa, maka supir itu lalu memaksanya menjadi pelacur. Hal itu sudah berjalan bertahun-tahun. Teman saya itu memang ayah yang hebat. Selain penuh kasih dia juga sangat adil.
GL : Anda ngawur! Ngawur! Ngawur! Ngawur! Supir itu harus dimasukan ke penjara. Apakah teman anda gila sehingga menyerahkan anak gadisnya kepada supir jahat itu dan membiarkannya dijadikan pelacur?
Bengcu : Teman saya itu pemilik GL Ministries. Saya tidak tahu apa singkatan GL. Mungkin singkatan dari GILA ya? Menurutnya, perintahnya kepada anak-anaknya tegas dan gamblang. Tidak boleh merokok! Karena terbujuk oleh supir sehingga melanggar perintah ayahnya, maka gadis itu harus dihukum. Teman saya menghukum anak gadisnya untuk memberitahu dia tentang empat hal. Pertama, betapa mahalnya harga pelanggaran. Kedua, betapa ayahnya sangat menghargai kebenaran. Ketiga, kesenangan merokok itu sifatnya sementara. Keempat, untuk membawa anak gadisnya hidup berkelimpahan. Teman saya itu berjanji, hukumannya hanya bersifat sementara. Ketika anak lelakinya dewasa nanti, dia akan menyuruhnya untuk menebus gadis itu dari supir jahat itu dengan dirinya.
GL : Ayah gila! Gila! Gila! Gila! Saya katakan gila! Ayah demikian harus dimasukkan ke rumah sakit gila. Saudara, anda harus bertindak! Bertindaklah, saya mendukung anda dalam doa!
Bengcu : Teman saya bilang, anak gadisnya bersalah kepadanya namun berhutang kepada supir jahat itu. Gadis itu yang membuka celah sehingga supir jahat itu masuk. Gadis itu harus membayar hutang setiap kali supir itu menagihnya. Supir itu sangat jahat itu sebabnya dia akan terus menagih piutangnya hingga gadis itu mati atau ada orang yang menebusnya dengan membayar semua hutangnya kepada supir itu.
GL : Ayah gila! Gila! Gila! Gila! Pikiran gila! Gila! Gila! Gila! Bagaimana mungkin gadis itu berhutang kepada supir jahat itu karena mendengar bujukannya?
Bengcu : Saya tidak tahu! Namun menurut teman saya, itulah ketentuannya. Itulah hukum yang berlaku.
GL : Halleluyah! Halleluyah! Halleluyah! Oh Tuhan ampunilah orang-orang bebal itu karena mereka tidak tahu yang dilakukannya! Temanku, biarkan teman anda gila, namun anda jangan ikut-ikutan gila! Bertobatlah! Bertobatlah! Bertobatlah! Lapor polisi biar supir jahat itu masuk penjara. Bawa ayah gila itu berobat ke rumah sakit gila! Selamatkan gadis itu!
Bengcu : Anda yakin melakukan hal demikian tidak melanggar hukum Allah?
GL : Melanggar hukum Allah? Sebagai hamba Tuhan saya mengingatkan anda. Anda harus membebaskan gadis itu, menghukum supir itu dan membawa ayah gila itu ke rumah sakit jiwa. Lakukanlah! Upahmu besar di sorga. Besar di sorga! Besar di sorga! Besar di sorga!
Bengcu : Di Taman Eden, Allah memberi perintah kepada Adam agar tidak makan buah pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. Iblis lalu menipu dan Hawa tergoda untuk makan buah pengetahuan, Hawa juga memberikannya kepada Adam. Allah lalu mengusir Adam dan Hawa ke dunia bahkan menyerahkan seluruh umat manusia untuk dikuasai Iblis. Karena berkuasa atas manusia maka Iblis pun memaksa manusia hidup bergelimang dosa. Allah menghukum keduanya untuk memberitahu mereka tentang empat hal: Pertama, betapa mahalnya harga dosa. Kedua, betapa Allah sangat menghargai kebenaran. Ketiga, kesenangan dosa itu sifatnya sementara. Keempat, untuk membawa Adam dan Hawa hidup berkelimpahan. Bila waktunya tiba, Allah akan mengutus Anak-Nya ke dunia untuk menebus mereka dari Iblis. Anda tahu, walau telah ditebus, namun hingga hari ini Allah masih membiarkan Iblis menagih piutangnya karena banyak orang-orang Kristen yang tidak tahu bahwa hutangnya kepada Iblis sudah dilunasi. Di samping itu, Allah menunggu orang-orang Kristen mengikat Iblis lalu merampok jiwa-jiwa darinya. Bukankah itu yang selama ini anda ajarkan?
GL : Saya mengajarkannya. Tetapi …?
Bengcu : Karena melanggar perintah, manusiapun diserahkan kepada Iblis. Karena percaya bujukannya manusia pun berhutang kepada Iblis. Manusia tidak bisa membebaskan dirinya sebab tidak mampu membayar hutang-hutangnya. Hal demikian memang tidak logis bahkan gila. Namun, bukankah itu yang anda ajarkan selama bertahun-tahun? Kenapa teman saya harus dibawa ke rumah sakit gila sementara Allah anda tidak perlu dibawa ke rumah sakit gila bahkan dimuliakan?
GL : Halleluyah! Halleluyah! Halleluyah! Kok sama gilanya ya? Kenapa sejak ketemu anda semua ajaran saya menjadi aneh dan tidak logis bahkan nampak gila?
Bengcu : Karena Adam berdosa, maka Allah kehilangan hak cipta-Nya. Semua manusia pun dikuasai Iblis. Apabila anda menulis buku dengan judul The Goodluck, The Badluck and The Crazy. The Goodluck adalah Iblis karena setelah berdosa dia justru mendapat karunia menjadi penguasa dunia dan berkuasa atas manusia. The Badluck adalah manusia karena setelah berbuat dosa dia justru diserahkan oleh Allah untuk dikuasai Iblis guna dipaksa berbuat dosa seumur hidupnya. The Crazy adalah Allah; Alih-alih menghukum Iblis yang jahat, Dia justru menjadikan Iblis penguasa dunia. Buku demikian pasti laris manis dan anda akan go internasional menjadi nabi dunia yang terbesar. Ho ho ho ho! Ho ho ho ho! Ho ho ho ho!
Silahkan klik di SINI untuk membaca kisah-kisah pembohongan publik Gilbert Lumoindong yang lainnya.
@aspal,
1. Anda mengatakan Hai hai melakukan ini karena Uang dan anda juga yakin Hai hai tidak akan berhasil. Hai hai telah melakukan hal ini selama bertahun-tahun dengan konsisten. Kesimpulannya Hai hai memang Tolol atau anda yang Salah
2. Anda menyatakan Hai hai pengecut. Dengan menuliskan hal-hal baru yang berbeda maka Hai hai jelas seorang pemberani. Silahkan disanggah jika yang ditulisnya tidak benar
3. Anda megatakan hanya orang Kristen yang masih ‘hijau’ yang akan tertarik dangan ajaran Hai hai. Anda benar, saya bertahun tahun menjadi Kristen tetapi tetap ‘hijau’ karena kurang mendalami. Sekarang saya mau berubah agar tidak ‘hijau’ terus
Salam
@ sufi, mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, hai hai tidak sedemikian TOLOL dan bejat moralnya untuk melakukan apa yang anda tuduhkan. Ha ha ha ha ha ha …….
@aspal, ajaran KRISTEN yg diakui d INDONESIA? Ha ha ha ha ha ha ha ha ……. Sudahlah kisanak. Seperti nasehat saya sebelumnya, belajar Alkitab baik-baik, setelah JAGO baru kembali lagi dan memberi komentar. Dengan memaki, menghasut dan membual, anda benar-benar MENGENASKAN. Ha ha ha ha ha ha ha …..
@aspal, dengar nasehat hai hai yang bijaksana itu ya, kisanak. Ambil tutup BOTOL lalu genggamlah dengan tangan kanan. Berdoalah dengan sepenuh hati. Setelah AMIN, jangan lepaskan gengggaman andad pada tutup botol. Belajarlah Alkitab baik-baik dan biarkan TUTUP botol itu menemani. Setelah pinter baru kembali lagi untuk komentar ya nak? Malu maluin tahu. Ha ha ha ha ha ha ha …
@aspal, sudahlah. Semua orang yang membaca komentar anda dapat menilai dengan obyektif bahwa anda tidak lebih dari orang Kristen PUING alias orang Kristen TONG kosong nyring bunyinya. Ha ha ha ha ha …. K’cian dech lu. Belajar alkitab, kisanak, belajar alkitab, bukannya main topeng monyet. Ha ha ha ha ha ha …
Sufi klo ga suka, jangan memfitnah. Sadarlah……..
Setuju pak dengan pendapatnya.
Saya juga.
Berdoa itu Memohon kepada Allah, Klaim Kemenangan kepada iblis bukan Memohon kepada iblis,
dengan JUDUL BLOG Gilbert Lumoindong Berdoa Kepada Setan Dalam Nama Tuhan Yesus Kristus
Hal ini sangat JELAS anda telah Melakukan PLINTIRan kata2 orang lain, ini sudah menjurus FITNAH, dan sangat TIDAK ELEGAN MURAHAN
oleh sebab itu semakin anda membenarkan PLINTIRan anda, semakin Gamblang terlihat, kalau anda sudah memFITNAH
@AK47 Hai-hai itu ibarat rebusan ketan hitam yang diberi ragi, lalu diperam dalam waktu yang cukup sehingga menjadi tape yang nikmat. maka ketan hitam yang diberi ragi, lalu diperam dalam waktu yang cukup ini menjadi Terlihat BUSUKnya dan Terlihat TAKUT DIKRITISI, MISKIN ARGUMENTASI CERDAS apabila DIKRITISI, TERBUKTI ketika di KRITISI yg ada bisanya cuma Memaki-Maki saja, Kasihan anda jadinya sebagai Pengikutnya………….
Tolong Sampaikan ke Hai Hai dari saya, KRITIK itu akan Menajamkan NALAR, sampaikan supaya Hai Hai Berpikirlah LEBIH KERAS sewaktu di KRITIK, supaya yg keluar bukan Makian, tapi ARGUMENTASI CERDAS