Decky Pendowo Harus Bertobat Karena Itu Bukan Mujizat


Memberanikan diri bertanya, di Face booknya, tentang Basic Information Ev. Decky Pendowo tertulis:

Name: Ev. Decky Pendowo

Affiliation: Elijah Indonesia

Birthday: September 7

About: Official Page – An evangelist who raised a woman from the death (2008). A man of faith and also the YOUNGEST preacher in Indonesia that is filled with the power of GOD and gift of divine healing. Penginjil yang membangkitkan wanita mati (2008). Orang beriman dan penginjil termuda Indonesia yang penuh kuasa dan anugerah penyembuhan.

Personal Information: an evangelist who raised a woman from death (2008). A man of faith and also the YOUNGEST preacher in Indonesia that is filled with the power of GOD and gift of divine healing. Began his ministry from the villages to the remote-remote outback, now along with Elijah INDONESIA has reached the nations through the full power of the prophetic ministry with a signs of wonder and Divine Healings.  Penginjil yang membangkitkan wanita mati (2008). Orang yang penuh iman dan penginjil termuda Indonesia yang penuh kuasa dan anugerah penyembuhan. Memulai penginjilannya dari desa ke desa lalu ke kota-kota. Sekarang, dengan Elijah Indonesia dia telah menjelajah seluruh negara dengan penuh kuasa penginjilan nubuatan dengan tanda-tanda ajaib dan penyembuhan ilahi.

Email   : decky@elijahindonesia.org

Website : http://www.elijahindonesia.org

Bengcu Menjawab:

Berikut ini adalah Foto-foto yang KATANYA merekam mujizat yang dilakukan oleh Ev. Decky Pendowo dari Elijah indonesia alias The Elijah Ministry, GBI Mawar Sharon dalam acara KKR kesembuhn ilahi, Mujizat crusade. Kita akan melihatnya satu persatu kemudian mengujinya untuk membuktikan apakah memang terjadi mujizat atau PENIPUAN berkedok mujizat oleh Decky Pendowo?

Dinyatakan meninggal selama 6 jam oleh 4 orang dokter, dibangkitkan kembali oleh Ev. Decky Pendowo dengan kuasa Tuhan Yesus.

Ibu Tambunan lumpuh dan harus memakai kursi roda, disembuhkan oleh Ev. Decky Pendowo dengan kuasa Tuhan Yesus

Kaki yang terluka karena kecelakaan 26 tahun disembuhkan oleh Ev. Decky Pendowo dengan kuasa Tuhan Yesus

Saudara Decky Pendowo, mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, benarkah anda melakukan MUJIZAT seperti yang anda agul-agulkan? Bagaimana bila kita mengujinya? Mari kita menonton Film rekaman ketiga kejadian tersebut di atas.

Perhatikan film tersebut di atas dengan teliti dan hati-hati.Orang pertama namanya C.D. Lamda. Umurnya 71 tahun. Dia mengaku sudah 6 tahun mengalami kebutaan dan kaki kirinya lumpuh. Apakah kebutaannya disembuhkan? Dari Film tersebut hal itu tidak bisa diuji. Namun, bagaimana dengan kelumpuhannya? Dia tidak sembuh dari STROKE sama sekali. Perhatikan cara jalannya. Terutama perhatikan gerakan kaki kirinya.  Dia sama sekali tidak sembuh.

Orang kedua namanya Leman, umurnya 55 tahun. Dia menderita Stroke. Apakah dia sembuh? Tentu saja tidak. Perhatikan langkah kakinya. Perhatikan gerakan tangannya. mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, hanya orang-orang TOLOL yang menyatakan bahwa Pak Leman sudah sembuh dari Strokenya dan hanya orang-orang idiot yang percaya bahwa itulah yang disebut MUJIZAT orang lumpuh berjalan.

Orang yang ketiga kita tidak tahu namanya, namun dia sama sekali tidak sembuh. Dari gerakannya kita tahu bahwa dia juga menderita Stroke.

Orang keempat adalah seorang wanita. Dia masih cukup muda dan dari gerakannya nampaknya  dia menderita Polio. Dia juga tidak sembuh sama sekali.

Orang kelima adalah seorang wanita. Namanya Mujianti, umurnya 48 tahun. Dialah wanita yang diakui oleh Decky Pendowo dibangkitkan dari kematian. Itu sebabnya Decky menggelari dirinya: An evangelist who raised a woman from the death. Ha ha ha ha ha ….. Di foto tersebut pada Face Book-nya, Decky menulis:

Meninggal selama 6 jam, dan bangkit kembali oleh kuasa Tuhan Yesus.

Di galeri situs Elijah Indonesia, tertulis:

Bangkit dari kematian. Ibu ini dinyatakan meninggal oleh 4 dokter selama 6 jam.

Anehnya, di dalam salah Film di Youtube, tertulis:

Ibu Mujianti
umurnya 48 tahun
4 dokter tidak menemukan jenis penyakitnya
dan divonis mati

Umumnya dokter menjatuhkan vonis bahwa seseorang telah mati berdasarkan dua bukti yaitu:

  1. Tidak ada denyut jantung
  2. Pupil mata tidak bereaksi ketika disenter

Empat orang dokter menangani satu pasien pada waktu yang bersamaan membuktikan bahwa hal itu terjadi di rumah sakit besar dan Ibu Mujianti adalah seorang yang sangat penting. Untuk mengetahui penyebab kematian seseorang hanya bisa dilakukan dengan Otopsi. Empat dokter tidak menemukan jenis penyakit Ibu Mujianti tanpa melakukan Otopsi membuktikan bahwa Ibu Mujianti adalah pasien rawat inap yang salama dirawat tidak ditemukan jenis penyakit yang dideritanya. Bila hal demikian yang terjadi, maka pihak keluarga pasti menyimpan rekam jejak pengobatan Ibu Mujianti. Di samping itu, rumah sakit tersebut pasti mengeluarkan Surat Kematian bagi Ibu Mujianti. Kisah Ibu Mujianti terjadi pada tahun 2008.

Kerabatku sekalian, itu fakta-fakta yang dapat saya beritahukan. Bila anda yang tinggal atau punya handai taulan yang tinggal di Surabaya dan sekitarnya hendak melakukan pengujian, maka informasi tersebut di atas akan sangat berguna sekali.

Benarkah Ibu Mujianti di bawa ke ruang KKR dalam kondisi mati? Decky Pendowo menyebut dirinya hamba Tuhan. Saat kisah Ibu Mujianti terjadi dia menyebut dirinya PENGINJIL alias orang yang memberitakan Injil. Seorang Penginjil umumnya adalah seorang yang jujur. Bila seorang jujur menyatakan Ibu Mujianti sudah meninggal selama 6 jam sebelum dibangkitkan, itu berarti yang dibawa oleh kerabatnya ke dalam ruang KKR adalah JENASAH Ibu Mujianti. Jenasah adalah tubuh manusia yang sudah mati. Sudah mati berarti tidak bisa bergerak lagi. Di salah satu foto di galeri Elijah Decky Pendowo menulis:

Mulai NAMPAK tanda-tanda kehidupan. Ev. Decky Pendowo membantu ibu itu duduk.

Karena Ev. Decky Pendowo adalah seorang penginjil yang umumnya jujur maka itu berarti yang dia hadapi pada saat itu memang benar-benar JENASAH. Jenasah yang sudah mati beberapa jam. Coba anda perhatikan film berikut ini dengan teliti dan hati-hati. Saya sengaja mengunggah film ini karena memperlihatkan rekaman ketika Ev. Decky Pendowo mendekati JENASAH Ibu Mujianti.

Rigor Mortis artinya kaku mayat. Ketika mati maka tubuh manusia akan mengalami proses Rigor Mortis yang dimulai sekitar 2 jam setelah kematian dan akan berakhir sekitar 12 jam setelah kematian. Ev. Decky Pendowo menyatakan bahwa Ibu Mujianti mati selama 6 jam. Itu berarti ketika dia membangkitkannya, seharusnya JENASAH Ibu Mujianti sudah memulai proses kaku mayat.

Perhatikan tubuh Ibu Mujianti ketika Ev. Decky Pendowo mendekatinya. Bila anda perhatikan posisinya maka tubuh tersebut sama sekali tidak KAKU namun rileks sekali. Bila memperhatikan dengan seksama maka anda akan melihat bagaimana Ibu Mujianti menggerak-gerakkan mulutnya ketika didekati.

Handaiku sekalian, apa yang sesungguhnya terjadi? Dari rekaman film tersebut nampak GAMBLANG dan TEGAS sehingga MUSTAHIL menyangkalnya. Ibu Mujianti sama sekali BELUM mati ketika dibawa ke ruang KKR. Apabila anda seorang dokter atau seseorang yang mempelajari ilmu kedokteran maka anda tahu bahwa walaupun terbaring namun  kondisi tubuh Ibu Mujianti sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda orang yang sakit berat atau orang yang telah berhari-hari tidak makan. Gerakan mulutnya menegaskan hal itu. Namun, kenapa Ev. Decky Pendowo menyatakan bahwa Ibu Mujianti sudah mati selama 6 jam dan kematiannya divonis oleh 4 orang dokter?

Perhatikan film tersebut di atas. Apakah Ibu Tambunan sembuh setelah didoakan? Perhatikan gerakan kaki dan tangannya ketika dia berjalan. Dia sama sekali tidak sembuh.

Decky: Ibu sudah stroke berapa lama ini?

Tambunan: Sepuluh tahun.

Decky: Sepuluh tahun bisa jalan nggak?

Tambunan: Bisa tapi ya …

Decky: Gara-gara ini? Sebelumnya ibu pakai kursi roda?

Tambunan: Pake ….

Decky: Ini kursi rodanya? Dan ibu bangkit berdiri dan berjalan sampai kemari?

Tambunan: ya. …

Decky: Anda jalan sendiri naik ke mimbar? Kita mau liat bapa ibu, ibu Tambunan bisa jalan ke saya nggak tanpa dibantu siapa pun? tolong datang kemari bu. datang kemari ….. Sedikit lagi bu …. God Blesh …. Sedikit lagi bu. … Haleluyah …. Bisa jalan bu. Luar biasa. Bisa berikan tepuk tangan yang luar biasa lagi buat Yesus. Hu …….

Kerabatku sekalian, nggak perlu ilmu terawang untuk tahu bahwa dalam kondisi sehari-hari Ibu Tambunan bisa berjalan. Dia hanya tidak bisa berjalan dengan baik dan tidak bisa berjalan jauh. Namun, dia bisa berjalan. Ibu Tambunan sama sekali tidak sembuh.

AmandelWanita kedua sudah 20 tahun menderita sakit Amandel. Amandel adalah anggota tubuh yang berguna untuk mencegah kuman memasuki tubuh melalui mulut dan hidung. Yang disebut dengan sakit amandel adalah amandelnya membesar atau bengkak karena kuman. Sakit amandel mungkin terjadi selama 4-6 hari namun bisa juga bersifat kronis alias menahun, artinya sering sekali kumat. Amandel baru dioperasi bila pembesarannya mengganggu pernafasan kesulitan menelan dan berbicara.

Apa yang terjadi dengan wanita tersebut? Apakah dia datang dengan amandel bengkak bahkan bernanah lalu terjadi mujizat sehingga bengkaknya hilang? Tidak bisa menyanyi dengan keras dan bila menyanyi dengan keras terasa sakit? Bila hanya itu yang terjadi maka gadis itu sama sekali tidak menderita sakit amandel, apalagi yang akut atau parah. Sakit amandel yang parah akan menyebabkan tenggorokan gatal, tubuh deman,  nafas bau, sakit ketika menelan, sakit telinga, sakit kepala bahkan mulut bernanah.

Wanita ketiga menderita asam urat, rematik dan darah tinggi. Bila berjalan lebih dari setengah jam terasa sakit. Menurut pengakuannya, dia sudah berjalan lebih dari satu jam dan tidak terasa sakit? Memangnya acara KKR itu berlangsung berapa jam? Bukankah doa penyembuhan biasanya tidak dilakukan pada awal kebaktian? Lagu-lagu yang penuh motivasi akan memicu dan memacu otak melepaskan hormon Adrenalin yang berakibat naiknya ambang rasa sakit dan kebugaran tubuh. Di samping itu, asam urat alias rematik tidak kambuh setiap saat.

Wanita keempat menderita tumor di telinga.Sudah empat tahun. Tidak bisa mendengar dan tidak bisa bicara namun sekarang lumayan. Bila memang telah sembuh, kenapa perbannya tidak dibuka saja agar kelihatan memang sudah sembuh?

Wanita kelima menderita Stroke. Perhatikan ketika dia berjalan terseok-seok. apakah dia sembuh? Sembuh dari hongkong? Bila telah sembuh, mustahil berjalan terseok-seok bukan?

Yang keenam adalah seorang lelaki yang mengalami kecelakaan 26 tahun yang lalu. Bekas lukanya sama sekali tidak hilang, jadi mana yang sembuh? Dia berjalan terseok-seok. Tangan kanannya terayun-ayun pasif. Apakah itu bukti kesembuhannya? Tidak. Dia tidak sembuh sama sekali. Tidak terjadi mujizat sama sekali.

Yang ketujuh seorang wanita yang menderita kanker payu darah dan sudah menjalar ke kaki. Tentu saja dia belum sembuh sebab bila sembuh mustahil wajahnya tidak berseri-seri dan dia melompat-lompat kegirangan.

Ev. Decky Pendowo yang terhormat, saya mohon maaf, izinkan saya bertanya, “Walaupun mengagul-agulkan terjadi mujizat kesembuhan, namun kenapa tidak ada yang sembuh sama sekali? Mengaku terjadi mujizat padahal tidak terjadi mujizat sama sekali, bukankah itu namanya MENIPU? Anda menggelari diri hamba Tuhan namun menipu jemaat? Hamba Tuhan apaan itu?”

Ev. Decky Pendowo yang mulia, izinkan saya menasehati anda. Anda masih muda dan sehat jasmani serta rohani. Carilah uang dengan cara yang halal, jangan menipu apalagi menipu dengan kedok mujizat dan melakukannya dalam nama Yesus. Cara demikian sama sekali tidak terpuji dan membuat malu gereja, umat Krisen dan keluarga.

Ev. Decky Pendowo yang terhormat dan mulia, wajah anda tampan dan bangun tubuh anda gagah, namun perilaku anda benar-benar mengenaskan. Kenapa menyangka jemaat Kristen TOLOL sekali sehingga bisa ditipu mentah-mentah dengan mengagul-agulkan mujizat palsu? Tidakkah anda merasa kasihan kepada orang-orang yang sakit itu? Tidakkah anda merasa malu karena setiap orang yang mengamati film rekaman anda dengan mudah melihat bahwa apa yang anda agul-agulkan sebagai mujizat itu sama sekali bukan mujizat?

Apabila anda memang memutuskan untuk menjadi penginjil atau pendeta, belajarlah Alkitab baik-baik lalu kotbah dengan benar. Jangan membual dan jangan menipu.

Decky Pendowo, Bertobatlah Karena Semua Itu Bukan Mujizat!

NB.
Kerabatku sekalian, memaksa orang-orang STROKE dan REMATIK berjalan seolah-olah sudah disembuhkan sangat BERBAHAYA. Selain menimbulkan rasa sakit setelah mereka kembali ke rumah. Hal itu juga akan membuat kondisi mereka semakin parah. Di samping itu, tindakan demikian juga akan membuat mereka patah hati dan merasa diri hina karena DITOLAK oleh Tuhan. Semua mujizat orang lumpuh berjalan yang tercatat di dalam Alkitab menunjukkan bahwa orang-orang itu DISEMBUHKAN dulu baru berjalan, bukan memaksa diri berjalan lalu disembuhkan. Berharaplah untuk sembuh namun jangan bertindak bodoh!

155 thoughts on “Decky Pendowo Harus Bertobat Karena Itu Bukan Mujizat

  1. @ Hai-hai :

    Dari video ini saya melihat memang TIDAK MATI ……. Yang ada saya lihat adalah KELUCUAN ……..wakakaka….. seperti saya sedang lihat sinetron kampungan yang mana pemerannya masih amatir ………

    Saya percaya dengan namanya orang mati bisa bangkit kembali karena ada family dekat yang mana sudah masuk ruang mayat Rumah Sakit selama 1 hari tapi tiba-tiba bangkit kembali dan bertahan hidup sampai sekitar 3 tahun……. tapi untuk video ini saya TIDAK PERCAYA TAK TERHINGGA PERSEN . Hohooo ……..

    Menyebarkan sebuah AJARAN saya setuju tapi harus ajaran yang mana bukan direkaryasa .

  2. 111, memagn banyak yang LUCU dalam video tersebut. Coba anda perhatikan GAYA wanita itu sebelum dia MELONJAK-LONJAK. PERHATIKAN matanya. PERHATIKAN mimik WAJAHNYA.

    Benar-benar LUCU, bukan?

    Ada satu Istilah TOLOL dalam yang digunakan ketika wanita itu HENDAK memeluk Decky Pendowo yaitu: MANIFESTASI Roh MAUT.

  3. BENARKAH YESUS TIDAK PERNAH MELAKUKAN DOSA.?? Cobalah simak ayat Alkitab berikut ini : �Ketika Yesus masih berbicara dengan orang banyak itu, ibunya dan saudar- saudarnya berdiri di luar dan berusaha menemui dia. Maka seorang berkata kepadanya : �Lihatlah…, ibumu dan saudara- saudaramu ada di luar dan berusaha menemui engkau.� Tetapi jawab Yesus kepada orang yang menyampaikan berita itu kepadanya : �Siapa ibuku? Dan siapa saudara- saudaraku?� Lalu katanya, sambil menunjuk ke arah murid-muridnya : �Ini ibuku dan saudara-saudaraku! Sebab siapapun yang melakukan kehendak Bapaku di sorga, dialah saudaraku laki- laki, dialah saudaraku perempuan, dialah ibuku.� (Mat 12:46-50) Ayat di atas memberikan kesan bahwa Yesus menganggap ibunya adalah sebagai orang yang tidak melakukan kehendak Bapanya (Allah) di surga. Ini merupakan pelecehan terhadap ibunya sendiri sebagai seorang yang tidak taat. Ucapan Yesus tersebut bertentangan dengan nasihatnya sendiri dalam ayat-ayat Perjanjian Baru seperti di bawah ini: �Kata Yesus: �hormatilah ayahmu dan ibumu dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. � (Mat 19:19) �Hormatilah ayahmu dan ibumu seperti yang diperintahkan kepadamu oleh Tuhan, Allahmu, supaya lanjut umurmu dan baik keadaanmu di tanah yang diberikan Tuhan, Allahmu, kepadamu.” (UI 5:16) Sebagai umat Islam, kami tidak yakin bahwa Yesus berani mengatakan terhadap ibunya yang telah melahirkannya seperti yang tertulis pada Injil Markus 12:46-50 di atas tadi. Tidak mungkin Yesus berbuat kesalahan sefatal itu apalagi terhadap orang yang melahirkan dan membesarkannya. Yang salah pasti si penulis Injil tersebut, bukan Yesus! Al Qur�an justru berbicara sebaliknya, yaitu Nabi Isa sangat memuliakan ibunya, bahkan Nabi Isa mambela ibunya ketika ibunya dituduh sebagai seorang wanita berbuat zinah. Perhatikan ayat-ayat Al Qur�an surat 19 Maryam 27-34 sebagai berikut: �Fa atat bihii qaumahaa tahmilihuu qaaluu yaa maryamula qad ji �ti syai-an fariyyaa. �Maka Maryam membawa bayi itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Mereka berkata, : Hai Maryam, sesungguhnya engkau telah melakuka suatu perkara besar. � (QS. 19 Maryam 27) �Yaa ukhta haaruuna maa kaana abuukim ra-a sau-iw wa maa kaanat ummuki baghiyyaa.� �Hai saudara perempuan Harun,[1] ayahmu bukanlah seorang laki-laki jahat dan ibumu bukan seorang perempuan yang berbuat serong.� (QS. 19 Maryam 28) �fa asyaarat ilaihi qaaluu kaifa nukallimu man kaana fil mahdi shabiyyaa.� �Maka Maryam mengisyaratkan kepada anaknya. Mereka berkata, �Bagaimana kamu berbicara dengan bayi yang masih dalam buaian?� (QS. 19 Maryam 29) �Qaala innii �abdullaahi aataaniyal kitaaba wa ja�alanii nabiyyaa.� �(Bayi) berkata, �Sesungguhnya aku adalah hamba Allah. Allah memberiku kitabdan menjadikan aku seorang nabi. (QS. 19 Maryam 30) �Wa ja�alanii mubaarakan ainamaa kuntu wa aushaanii bish shalaati waz zakaati maa dumtu hayyaa. �Dan Dia menjadikan aku orang yang diberkati di mana saja aku berada. Dan Dia memerintahkan aku shalat dan zakat selama aku hidup.� (QS. 19 Maryam 31) �Wa barram bi waalidatii wa lam yajalnii jabbaaran syaqiyyaa.� �Dan berbuat baik kepada ibuku dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka.� (QS. 19 Maryam 32) �Was salaamu �alayya yauma wulidtu wa yauma amuutu wa yauma ub�atsu hayyaa.� �Dan keselamatan atasku pada hari aku dilahirkan dan pada hari aku wafat dan pada hari aku bangkitkan hidup kembali.� (QS. 19 Maryam 33) �Dzaalika �iisabnu maryama qaulal haqqil ladzii fiihi yamtaruun.� �Demikianlah (kejadian) Isa putera Maryam. Itulah perkataan yang benar yang mereka meragukannya.� (QS. 19 Maryam 34) Ayat-ayat tersebut melukiskan bagaiman Al Qur�an membela tuduhan terhadap nabi Isa (Yesus) dan ibunya Maryam. Sekarang marilah kita lihat, bagaiman Al Qur�an menempatkan Maryam ibunya nabi Isa as sebagai berikut: �Wa idz qaalatil malaa-ikatu yaa maryamu innallahaahashg thafaaki wa thaharaki wash thafaaki �alaa nisaa- Il�aalamiin.� �Dan ingatlah ketika malaikat berkata, �Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih engkau, mensucikan dan melebihkan engaku atas sekalian perempuan yang ada di dalam alam (pada masa itu).� (Q.S. 3 Ali Imraan 42) Ayat tersebut melukiskan batapa Al Qur�an sangat meuliakan Maryam. Bahkan dalam Al Qur�an ada surat Maryam, sementara dalam Alkitab, tidak dijumpai nama surat Maryam. Satu-satunya kitab suci yang mengabadikan dan memuliakan ibunya nabi Isa as (Maryam) melebihi dari sekalian perempuan hanyalah Al Qur�an. Kemudian pada ayat Injil Markus 5:1-14 seperti berikut ini, jika kita baca dengan cermat, dan menggunakan logika, akan kita temukan kesalahan yang ditimpakan kepada Yesus: �Lalu sampailah mereka di seberang danau, di daerah orang Gerasa. Baru saja Yesus turun dari perahu, datanglah seorang yang kerasukan roh jahat dari pekuburan menemui dia. Orang itu diam di sana dan tidak ada seorang pun lagi yang sanggup mengikatnya, sekalipun dengan rantai, karena sudah dibelenggu dan dirantai, tetapu rantainya diputuskannya dan belenggunya dimusnahkannya, sehingga tidak ada seorang pun yang cukup kuat untuk menjinakkannya. Siang malam ia berkeliaran di pekuburan dan di bukit-bukit sambil berteriak dan memukuli dirinya dengan batu. Ketika ia melihat Yesus dari jauh, berlarilah ia mendapatkan-Nya, dan dengan keras ia berteriak: �Apa urusanmu dengan aku, hai Yesus, Anak Allah Yang Maha Tinggi? Demi Allah, jangan siksa aku! Karena sebelumnya Yesus mengatakan kepadanya : �Hai engkau roh jahat! Keluar dari orang ini!� (Markus 5:1-8) �Kemudian Ia bertanya kepada orang itu: �Siapa namamu? Jawabnya : �Namaku Legion, karena kami banyak.� Ia (roh jahat) memohon dengan sangat supaya Yesus jangan mengusir roh-roh itu keluar dari daerah itu. Adalah di sana di lereng bukit sejumlah besar babi sedang mencari makan, lalu roh-roh itu meminta kepadanya, katanya: �Suruhlah kami pindah ke dalam babi-babi itu, biarkanlah kami memasukinya!� Yesus mengabulkan permintaan mereka. Lalu keluarlah roh-roh jahat itu dan memasuki babi- babi itu. Kawanan babi yang kiranya dua ribu jumlahnya itu terjun dari tepi jurang ke dalam danau dan mati lema sdi dalamnya. Maka larilah penjaga penjaga babi itu dan menceritakan hal itu di kota dan di kampung �kampung sekitarnya. Lalu keluarlah orang untuk melihat apa yang terjadi. (Markus 5:9-14) Setelah kita baca dan simak dengan seksama jalan ceritanya, maka timbul pertanyaan sebagai berikut: Siapakah yang membunuh 2000 ekor babi ternak tersebut? Jika Yesus itu Tuhan, mengapa dia tidak menggunakan kekuasaannya mengusir roh jahat itu tanpa harus mengorbankan ternak orang sebanyak itu? Apakah membunuh binatang yang dipelihara atau diternak orang sebayak 2000 ekor tidak berdosa? Jika Yesus mengajarkan �kasih�, kenapa Yesus lebih kasih kepada si roh jahat ketimbang pemilik ternak. Siapakah yang bersalah dalam hal auat peristiwa tersebut; Yesus, peternak babi, ataukah si roh jahat? Siapakah yang bersalah dalam hal atau peristiwa tersebut, si peternak babai itu atau si roh jahat, ataukah Yesus? Mungkin ada sebagian umat Kristiani yang beranggapan bahwa dalam peristiwa tersebut terlihat betapa hebatnya Yesus. Bayangkan saja kehebatannya, dimana dia bisa memindahkan roh-roh jahat itu dalam sekejap ke babi-babi sebanyak 2000 ekor. Padahal, jika kita membacanya dengan seksama, justru di sinilah tanpa mereka sadari bahwa Yesus telah ditempatkan : Yesus lebih sayang kepada roh jahat daripada peternak babi. Yesus telah dikibuli oleh roh jahat karena mngabulkan permintaannya. Yesus telah membuat kerugian besar terhadap peternak babi. Yesus tidak punya kuasa mengusir roh jahat tanpa mengorbankan ternak orang. Yesus tidak kasihan melihat babi yang tidak bersalah itu mati perlahan-lahan dalam danau. Yesus tidak menunjukkan akhlak yang mulia dengan meminta maaf pada si peternak babi, karena telah mebuat ternaknya yang begitu besar jumlahnya 2000 ekor mati sekaligus. Jika mau jujur, dari jalan cerita tersebut jelas sekali terlihat bahwa Yesus telah melakukan kesalahan cukup besar yang pantas disebut sebagai perbuatan dosa. Tetapi bagi ummat Islam, Yesus (Nabi Isa) tidak berdosa dan tidak pernah sekalipun dia melakukan hal-hal yang tidak terpuji sehingga membuatnya berdosa. Di dalam Al Qur�an sebelumnya sudah dinubutkan oleh Allah Swt, bahwa ibunya Siti Maryam akan melahirkan eseorang anak laki-laki yang suci. Perhatikan ayat Al Qur�an sebagai berikut : �Qaala innamaa ana rasuula rabbika li ahaba laki ghulaaman zakiyyaa.� �(Jibril) berkata, �Aku hanyalah utusan Tuhanmu untuk memberikan kepadamu seorang anak laki-laki yang suci.� (Q.S. 19 Maryam 19) Bahkan dalam ayat lain Allah mamberikan kesaksian bahwa Isa As (Yesus) adalah dekat dengan-Nya dan termasuk salah satu orang yang terkemuka di dunia dan akherat, sebagaimana firman-Nya: �Idz qaalatil malaa-ikatu yaa maryamu innallaha yabasysyiruki bi kalimatim minhus muhl masiihu �iisabnu marya- ma wajiihan fid dun-yaa wal aakhirati wa minal muqarrabiin.� �(Ingatlah) ketika malaikat berkata, �Hai Maryam, sesungguhnya Allah menberi kabar gembira kepada engkau dengan perkataan (perintah)[2] dari Allah, namanya Almasih Isa putera Maryam, seorang yang terkemuka di dunia dan di akhirat dan salah seorang daripada orang-orang yang dekat (kepada Allah).� (Q.S. 3 Ali �Imraan 45) Semua nabi sejak dari nabi Adam sampai dengan nabi Muhammad saw, termasuk nabi Isa as (Yesus), pasti mereka termasuk orang-orang yang dipilih oleh Allah, dan semuanya pasti terkemuka di dunia dan di akherat serta dekat denga Allah. Sebagi orang pilihan yang dekat dengan Allah, tentu setiap perbuatan mereka selalu dikontrol Allah. Jadi sangat tidak mungkin nabi Isa as (Yesus) melakukan hal-hal yang tidak terpuji apalagi menjurus kepada suatu perbuatan yang membuatnya berdosa. Jadi dalam hal ini, penulis Alkitablah yang salah, bukan nabi Isa atau Yesus!! CATATAN : [1]. Maryam dipanggil saudara perempuan Harun, karena ia seorang wanita yang shaleh seperti keshalehan Nabi Harun a.s. , [2]. Maksudnya: membenarkan kedatangan seorang nabi yang diciptakan dengan kalimat kun (jadilah) tanpa bapak yaitu nabi Isa a.s.

  4. Frans Lesilolo, di dalam blog ini saya membahas Perilaku Decky Pendowo, sama sekali tidak membahasa perilaku Yesus apalagi membahas Yesus menurut Alquran. Itu sebabnya saya tidak akan mengomentari komentar anda yang ini. Istilahnya, OOT tidak akan ditanggapi.

  5. Frans Lesilolo, kita diskusikan masalah itu dalam blog lain yang sesuai. silahkan bersabar. Bila waktunya tiba, saya akan menulis blog demikian.

  6. Ayo, kita menjadi pengikut Kristus yang lebih kritis dan tidak terjebak dalam pengkotbah alam roh.
    tidak mudah untuk tahu Kebenaran FirmanTuhan tanpa pembimbing rohani yang Benar. tq to become that one.

  7. hery bertus, kita sering menyangka bahwa orang-orang yang berteriak memuji-muji Tuhan dan disenangi oleh banyak jemaat, nggak perlu dipertanyakan lagi, pasti orang pilihan Tuhan yang diurapi. Sebetulnya ajaran demikian salah. Semua jemaat Kristen harus bahu membahu MENGUJI semua ajaran agar tidak terjadi PENYESATAN.

  8. Syalom,

    saya adalah satu dari seluruh pendosa (manusia) dan atas garis penciptaanNya saya lahir di tengah keluarga Kristen. Walau berdosa saya ingin berbagi pandangan saya..
    Setiap melihat palang reklame / billboard megah di jalan yang bertuliskan KKR Kesembuhan oleh Pdt. XXX atau Evangelis XXX oleh gereja XXX. Satu hal yang terus berkecamuk di hati saya..
    “apa tujuan acara ini ? membagikan sukacita seperti iklan produk ? apakah kuasa mujizat Kristus sama seperti produk-produk buatan manusia?”

    saya kemudian berpikir apa makna dari fenomena acara KKR ini? apakah sekedar popularitas ?

    Saya lebih percaya adanya kuasa Allah apabila KKR diadakan secara sederhana, di sebuah komuniti kecil, dengan tema acara mengenal Yesus lewat ajaran yang tertulis di Alkitab. Masalah sembuh atau tidak…..itu kuasa Tuhan atas waktu sesuai iman manusia.

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.