Decky Pendowo Harus Bertobat Karena Itu Bukan Mujizat


Memberanikan diri bertanya, di Face booknya, tentang Basic Information Ev. Decky Pendowo tertulis:

Name: Ev. Decky Pendowo

Affiliation: Elijah Indonesia

Birthday: September 7

About: Official Page – An evangelist who raised a woman from the death (2008). A man of faith and also the YOUNGEST preacher in Indonesia that is filled with the power of GOD and gift of divine healing. Penginjil yang membangkitkan wanita mati (2008). Orang beriman dan penginjil termuda Indonesia yang penuh kuasa dan anugerah penyembuhan.

Personal Information: an evangelist who raised a woman from death (2008). A man of faith and also the YOUNGEST preacher in Indonesia that is filled with the power of GOD and gift of divine healing. Began his ministry from the villages to the remote-remote outback, now along with Elijah INDONESIA has reached the nations through the full power of the prophetic ministry with a signs of wonder and Divine Healings.  Penginjil yang membangkitkan wanita mati (2008). Orang yang penuh iman dan penginjil termuda Indonesia yang penuh kuasa dan anugerah penyembuhan. Memulai penginjilannya dari desa ke desa lalu ke kota-kota. Sekarang, dengan Elijah Indonesia dia telah menjelajah seluruh negara dengan penuh kuasa penginjilan nubuatan dengan tanda-tanda ajaib dan penyembuhan ilahi.

Email   : decky@elijahindonesia.org

Website : http://www.elijahindonesia.org

Bengcu Menjawab:

Berikut ini adalah Foto-foto yang KATANYA merekam mujizat yang dilakukan oleh Ev. Decky Pendowo dari Elijah indonesia alias The Elijah Ministry, GBI Mawar Sharon dalam acara KKR kesembuhn ilahi, Mujizat crusade. Kita akan melihatnya satu persatu kemudian mengujinya untuk membuktikan apakah memang terjadi mujizat atau PENIPUAN berkedok mujizat oleh Decky Pendowo?

Dinyatakan meninggal selama 6 jam oleh 4 orang dokter, dibangkitkan kembali oleh Ev. Decky Pendowo dengan kuasa Tuhan Yesus.

Ibu Tambunan lumpuh dan harus memakai kursi roda, disembuhkan oleh Ev. Decky Pendowo dengan kuasa Tuhan Yesus

Kaki yang terluka karena kecelakaan 26 tahun disembuhkan oleh Ev. Decky Pendowo dengan kuasa Tuhan Yesus

Saudara Decky Pendowo, mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, benarkah anda melakukan MUJIZAT seperti yang anda agul-agulkan? Bagaimana bila kita mengujinya? Mari kita menonton Film rekaman ketiga kejadian tersebut di atas.

Perhatikan film tersebut di atas dengan teliti dan hati-hati.Orang pertama namanya C.D. Lamda. Umurnya 71 tahun. Dia mengaku sudah 6 tahun mengalami kebutaan dan kaki kirinya lumpuh. Apakah kebutaannya disembuhkan? Dari Film tersebut hal itu tidak bisa diuji. Namun, bagaimana dengan kelumpuhannya? Dia tidak sembuh dari STROKE sama sekali. Perhatikan cara jalannya. Terutama perhatikan gerakan kaki kirinya.  Dia sama sekali tidak sembuh.

Orang kedua namanya Leman, umurnya 55 tahun. Dia menderita Stroke. Apakah dia sembuh? Tentu saja tidak. Perhatikan langkah kakinya. Perhatikan gerakan tangannya. mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, hanya orang-orang TOLOL yang menyatakan bahwa Pak Leman sudah sembuh dari Strokenya dan hanya orang-orang idiot yang percaya bahwa itulah yang disebut MUJIZAT orang lumpuh berjalan.

Orang yang ketiga kita tidak tahu namanya, namun dia sama sekali tidak sembuh. Dari gerakannya kita tahu bahwa dia juga menderita Stroke.

Orang keempat adalah seorang wanita. Dia masih cukup muda dan dari gerakannya nampaknya  dia menderita Polio. Dia juga tidak sembuh sama sekali.

Orang kelima adalah seorang wanita. Namanya Mujianti, umurnya 48 tahun. Dialah wanita yang diakui oleh Decky Pendowo dibangkitkan dari kematian. Itu sebabnya Decky menggelari dirinya: An evangelist who raised a woman from the death. Ha ha ha ha ha ….. Di foto tersebut pada Face Book-nya, Decky menulis:

Meninggal selama 6 jam, dan bangkit kembali oleh kuasa Tuhan Yesus.

Di galeri situs Elijah Indonesia, tertulis:

Bangkit dari kematian. Ibu ini dinyatakan meninggal oleh 4 dokter selama 6 jam.

Anehnya, di dalam salah Film di Youtube, tertulis:

Ibu Mujianti
umurnya 48 tahun
4 dokter tidak menemukan jenis penyakitnya
dan divonis mati

Umumnya dokter menjatuhkan vonis bahwa seseorang telah mati berdasarkan dua bukti yaitu:

  1. Tidak ada denyut jantung
  2. Pupil mata tidak bereaksi ketika disenter

Empat orang dokter menangani satu pasien pada waktu yang bersamaan membuktikan bahwa hal itu terjadi di rumah sakit besar dan Ibu Mujianti adalah seorang yang sangat penting. Untuk mengetahui penyebab kematian seseorang hanya bisa dilakukan dengan Otopsi. Empat dokter tidak menemukan jenis penyakit Ibu Mujianti tanpa melakukan Otopsi membuktikan bahwa Ibu Mujianti adalah pasien rawat inap yang salama dirawat tidak ditemukan jenis penyakit yang dideritanya. Bila hal demikian yang terjadi, maka pihak keluarga pasti menyimpan rekam jejak pengobatan Ibu Mujianti. Di samping itu, rumah sakit tersebut pasti mengeluarkan Surat Kematian bagi Ibu Mujianti. Kisah Ibu Mujianti terjadi pada tahun 2008.

Kerabatku sekalian, itu fakta-fakta yang dapat saya beritahukan. Bila anda yang tinggal atau punya handai taulan yang tinggal di Surabaya dan sekitarnya hendak melakukan pengujian, maka informasi tersebut di atas akan sangat berguna sekali.

Benarkah Ibu Mujianti di bawa ke ruang KKR dalam kondisi mati? Decky Pendowo menyebut dirinya hamba Tuhan. Saat kisah Ibu Mujianti terjadi dia menyebut dirinya PENGINJIL alias orang yang memberitakan Injil. Seorang Penginjil umumnya adalah seorang yang jujur. Bila seorang jujur menyatakan Ibu Mujianti sudah meninggal selama 6 jam sebelum dibangkitkan, itu berarti yang dibawa oleh kerabatnya ke dalam ruang KKR adalah JENASAH Ibu Mujianti. Jenasah adalah tubuh manusia yang sudah mati. Sudah mati berarti tidak bisa bergerak lagi. Di salah satu foto di galeri Elijah Decky Pendowo menulis:

Mulai NAMPAK tanda-tanda kehidupan. Ev. Decky Pendowo membantu ibu itu duduk.

Karena Ev. Decky Pendowo adalah seorang penginjil yang umumnya jujur maka itu berarti yang dia hadapi pada saat itu memang benar-benar JENASAH. Jenasah yang sudah mati beberapa jam. Coba anda perhatikan film berikut ini dengan teliti dan hati-hati. Saya sengaja mengunggah film ini karena memperlihatkan rekaman ketika Ev. Decky Pendowo mendekati JENASAH Ibu Mujianti.

Rigor Mortis artinya kaku mayat. Ketika mati maka tubuh manusia akan mengalami proses Rigor Mortis yang dimulai sekitar 2 jam setelah kematian dan akan berakhir sekitar 12 jam setelah kematian. Ev. Decky Pendowo menyatakan bahwa Ibu Mujianti mati selama 6 jam. Itu berarti ketika dia membangkitkannya, seharusnya JENASAH Ibu Mujianti sudah memulai proses kaku mayat.

Perhatikan tubuh Ibu Mujianti ketika Ev. Decky Pendowo mendekatinya. Bila anda perhatikan posisinya maka tubuh tersebut sama sekali tidak KAKU namun rileks sekali. Bila memperhatikan dengan seksama maka anda akan melihat bagaimana Ibu Mujianti menggerak-gerakkan mulutnya ketika didekati.

Handaiku sekalian, apa yang sesungguhnya terjadi? Dari rekaman film tersebut nampak GAMBLANG dan TEGAS sehingga MUSTAHIL menyangkalnya. Ibu Mujianti sama sekali BELUM mati ketika dibawa ke ruang KKR. Apabila anda seorang dokter atau seseorang yang mempelajari ilmu kedokteran maka anda tahu bahwa walaupun terbaring namun  kondisi tubuh Ibu Mujianti sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda orang yang sakit berat atau orang yang telah berhari-hari tidak makan. Gerakan mulutnya menegaskan hal itu. Namun, kenapa Ev. Decky Pendowo menyatakan bahwa Ibu Mujianti sudah mati selama 6 jam dan kematiannya divonis oleh 4 orang dokter?

Perhatikan film tersebut di atas. Apakah Ibu Tambunan sembuh setelah didoakan? Perhatikan gerakan kaki dan tangannya ketika dia berjalan. Dia sama sekali tidak sembuh.

Decky: Ibu sudah stroke berapa lama ini?

Tambunan: Sepuluh tahun.

Decky: Sepuluh tahun bisa jalan nggak?

Tambunan: Bisa tapi ya …

Decky: Gara-gara ini? Sebelumnya ibu pakai kursi roda?

Tambunan: Pake ….

Decky: Ini kursi rodanya? Dan ibu bangkit berdiri dan berjalan sampai kemari?

Tambunan: ya. …

Decky: Anda jalan sendiri naik ke mimbar? Kita mau liat bapa ibu, ibu Tambunan bisa jalan ke saya nggak tanpa dibantu siapa pun? tolong datang kemari bu. datang kemari ….. Sedikit lagi bu …. God Blesh …. Sedikit lagi bu. … Haleluyah …. Bisa jalan bu. Luar biasa. Bisa berikan tepuk tangan yang luar biasa lagi buat Yesus. Hu …….

Kerabatku sekalian, nggak perlu ilmu terawang untuk tahu bahwa dalam kondisi sehari-hari Ibu Tambunan bisa berjalan. Dia hanya tidak bisa berjalan dengan baik dan tidak bisa berjalan jauh. Namun, dia bisa berjalan. Ibu Tambunan sama sekali tidak sembuh.

AmandelWanita kedua sudah 20 tahun menderita sakit Amandel. Amandel adalah anggota tubuh yang berguna untuk mencegah kuman memasuki tubuh melalui mulut dan hidung. Yang disebut dengan sakit amandel adalah amandelnya membesar atau bengkak karena kuman. Sakit amandel mungkin terjadi selama 4-6 hari namun bisa juga bersifat kronis alias menahun, artinya sering sekali kumat. Amandel baru dioperasi bila pembesarannya mengganggu pernafasan kesulitan menelan dan berbicara.

Apa yang terjadi dengan wanita tersebut? Apakah dia datang dengan amandel bengkak bahkan bernanah lalu terjadi mujizat sehingga bengkaknya hilang? Tidak bisa menyanyi dengan keras dan bila menyanyi dengan keras terasa sakit? Bila hanya itu yang terjadi maka gadis itu sama sekali tidak menderita sakit amandel, apalagi yang akut atau parah. Sakit amandel yang parah akan menyebabkan tenggorokan gatal, tubuh deman,  nafas bau, sakit ketika menelan, sakit telinga, sakit kepala bahkan mulut bernanah.

Wanita ketiga menderita asam urat, rematik dan darah tinggi. Bila berjalan lebih dari setengah jam terasa sakit. Menurut pengakuannya, dia sudah berjalan lebih dari satu jam dan tidak terasa sakit? Memangnya acara KKR itu berlangsung berapa jam? Bukankah doa penyembuhan biasanya tidak dilakukan pada awal kebaktian? Lagu-lagu yang penuh motivasi akan memicu dan memacu otak melepaskan hormon Adrenalin yang berakibat naiknya ambang rasa sakit dan kebugaran tubuh. Di samping itu, asam urat alias rematik tidak kambuh setiap saat.

Wanita keempat menderita tumor di telinga.Sudah empat tahun. Tidak bisa mendengar dan tidak bisa bicara namun sekarang lumayan. Bila memang telah sembuh, kenapa perbannya tidak dibuka saja agar kelihatan memang sudah sembuh?

Wanita kelima menderita Stroke. Perhatikan ketika dia berjalan terseok-seok. apakah dia sembuh? Sembuh dari hongkong? Bila telah sembuh, mustahil berjalan terseok-seok bukan?

Yang keenam adalah seorang lelaki yang mengalami kecelakaan 26 tahun yang lalu. Bekas lukanya sama sekali tidak hilang, jadi mana yang sembuh? Dia berjalan terseok-seok. Tangan kanannya terayun-ayun pasif. Apakah itu bukti kesembuhannya? Tidak. Dia tidak sembuh sama sekali. Tidak terjadi mujizat sama sekali.

Yang ketujuh seorang wanita yang menderita kanker payu darah dan sudah menjalar ke kaki. Tentu saja dia belum sembuh sebab bila sembuh mustahil wajahnya tidak berseri-seri dan dia melompat-lompat kegirangan.

Ev. Decky Pendowo yang terhormat, saya mohon maaf, izinkan saya bertanya, “Walaupun mengagul-agulkan terjadi mujizat kesembuhan, namun kenapa tidak ada yang sembuh sama sekali? Mengaku terjadi mujizat padahal tidak terjadi mujizat sama sekali, bukankah itu namanya MENIPU? Anda menggelari diri hamba Tuhan namun menipu jemaat? Hamba Tuhan apaan itu?”

Ev. Decky Pendowo yang mulia, izinkan saya menasehati anda. Anda masih muda dan sehat jasmani serta rohani. Carilah uang dengan cara yang halal, jangan menipu apalagi menipu dengan kedok mujizat dan melakukannya dalam nama Yesus. Cara demikian sama sekali tidak terpuji dan membuat malu gereja, umat Krisen dan keluarga.

Ev. Decky Pendowo yang terhormat dan mulia, wajah anda tampan dan bangun tubuh anda gagah, namun perilaku anda benar-benar mengenaskan. Kenapa menyangka jemaat Kristen TOLOL sekali sehingga bisa ditipu mentah-mentah dengan mengagul-agulkan mujizat palsu? Tidakkah anda merasa kasihan kepada orang-orang yang sakit itu? Tidakkah anda merasa malu karena setiap orang yang mengamati film rekaman anda dengan mudah melihat bahwa apa yang anda agul-agulkan sebagai mujizat itu sama sekali bukan mujizat?

Apabila anda memang memutuskan untuk menjadi penginjil atau pendeta, belajarlah Alkitab baik-baik lalu kotbah dengan benar. Jangan membual dan jangan menipu.

Decky Pendowo, Bertobatlah Karena Semua Itu Bukan Mujizat!

NB.
Kerabatku sekalian, memaksa orang-orang STROKE dan REMATIK berjalan seolah-olah sudah disembuhkan sangat BERBAHAYA. Selain menimbulkan rasa sakit setelah mereka kembali ke rumah. Hal itu juga akan membuat kondisi mereka semakin parah. Di samping itu, tindakan demikian juga akan membuat mereka patah hati dan merasa diri hina karena DITOLAK oleh Tuhan. Semua mujizat orang lumpuh berjalan yang tercatat di dalam Alkitab menunjukkan bahwa orang-orang itu DISEMBUHKAN dulu baru berjalan, bukan memaksa diri berjalan lalu disembuhkan. Berharaplah untuk sembuh namun jangan bertindak bodoh!

155 thoughts on “Decky Pendowo Harus Bertobat Karena Itu Bukan Mujizat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.