Memberanikan diri bertanya, di Face booknya, tentang Basic Information Ev. Decky Pendowo tertulis:
Name: Ev. Decky Pendowo
Affiliation: Elijah Indonesia
Birthday: September 7
About: Official Page – An evangelist who raised a woman from the death (2008). A man of faith and also the YOUNGEST preacher in Indonesia that is filled with the power of GOD and gift of divine healing. Penginjil yang membangkitkan wanita mati (2008). Orang beriman dan penginjil termuda Indonesia yang penuh kuasa dan anugerah penyembuhan.
Personal Information: an evangelist who raised a woman from death (2008). A man of faith and also the YOUNGEST preacher in Indonesia that is filled with the power of GOD and gift of divine healing. Began his ministry from the villages to the remote-remote outback, now along with Elijah INDONESIA has reached the nations through the full power of the prophetic ministry with a signs of wonder and Divine Healings. Penginjil yang membangkitkan wanita mati (2008). Orang yang penuh iman dan penginjil termuda Indonesia yang penuh kuasa dan anugerah penyembuhan. Memulai penginjilannya dari desa ke desa lalu ke kota-kota. Sekarang, dengan Elijah Indonesia dia telah menjelajah seluruh negara dengan penuh kuasa penginjilan nubuatan dengan tanda-tanda ajaib dan penyembuhan ilahi.
Email : decky@elijahindonesia.org
Website : http://www.elijahindonesia.org
Bengcu Menjawab:
Berikut ini adalah Foto-foto yang KATANYA merekam mujizat yang dilakukan oleh Ev. Decky Pendowo dari Elijah indonesia alias The Elijah Ministry, GBI Mawar Sharon dalam acara KKR kesembuhn ilahi, Mujizat crusade. Kita akan melihatnya satu persatu kemudian mengujinya untuk membuktikan apakah memang terjadi mujizat atau PENIPUAN berkedok mujizat oleh Decky Pendowo?

Dinyatakan meninggal selama 6 jam oleh 4 orang dokter, dibangkitkan kembali oleh Ev. Decky Pendowo dengan kuasa Tuhan Yesus.

Ibu Tambunan lumpuh dan harus memakai kursi roda, disembuhkan oleh Ev. Decky Pendowo dengan kuasa Tuhan Yesus

Kaki yang terluka karena kecelakaan 26 tahun disembuhkan oleh Ev. Decky Pendowo dengan kuasa Tuhan Yesus
Saudara Decky Pendowo, mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, benarkah anda melakukan MUJIZAT seperti yang anda agul-agulkan? Bagaimana bila kita mengujinya? Mari kita menonton Film rekaman ketiga kejadian tersebut di atas.
Perhatikan film tersebut di atas dengan teliti dan hati-hati.Orang pertama namanya C.D. Lamda. Umurnya 71 tahun. Dia mengaku sudah 6 tahun mengalami kebutaan dan kaki kirinya lumpuh. Apakah kebutaannya disembuhkan? Dari Film tersebut hal itu tidak bisa diuji. Namun, bagaimana dengan kelumpuhannya? Dia tidak sembuh dari STROKE sama sekali. Perhatikan cara jalannya. Terutama perhatikan gerakan kaki kirinya. Dia sama sekali tidak sembuh.
Orang kedua namanya Leman, umurnya 55 tahun. Dia menderita Stroke. Apakah dia sembuh? Tentu saja tidak. Perhatikan langkah kakinya. Perhatikan gerakan tangannya. mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, hanya orang-orang TOLOL yang menyatakan bahwa Pak Leman sudah sembuh dari Strokenya dan hanya orang-orang idiot yang percaya bahwa itulah yang disebut MUJIZAT orang lumpuh berjalan.
Orang yang ketiga kita tidak tahu namanya, namun dia sama sekali tidak sembuh. Dari gerakannya kita tahu bahwa dia juga menderita Stroke.
Orang keempat adalah seorang wanita. Dia masih cukup muda dan dari gerakannya nampaknya dia menderita Polio. Dia juga tidak sembuh sama sekali.
Orang kelima adalah seorang wanita. Namanya Mujianti, umurnya 48 tahun. Dialah wanita yang diakui oleh Decky Pendowo dibangkitkan dari kematian. Itu sebabnya Decky menggelari dirinya: An evangelist who raised a woman from the death. Ha ha ha ha ha ….. Di foto tersebut pada Face Book-nya, Decky menulis:
Meninggal selama 6 jam, dan bangkit kembali oleh kuasa Tuhan Yesus.
Di galeri situs Elijah Indonesia, tertulis:
Bangkit dari kematian. Ibu ini dinyatakan meninggal oleh 4 dokter selama 6 jam.
Anehnya, di dalam salah Film di Youtube, tertulis:
Ibu Mujianti
umurnya 48 tahun
4 dokter tidak menemukan jenis penyakitnya
dan divonis mati
Umumnya dokter menjatuhkan vonis bahwa seseorang telah mati berdasarkan dua bukti yaitu:
- Tidak ada denyut jantung
- Pupil mata tidak bereaksi ketika disenter
Empat orang dokter menangani satu pasien pada waktu yang bersamaan membuktikan bahwa hal itu terjadi di rumah sakit besar dan Ibu Mujianti adalah seorang yang sangat penting. Untuk mengetahui penyebab kematian seseorang hanya bisa dilakukan dengan Otopsi. Empat dokter tidak menemukan jenis penyakit Ibu Mujianti tanpa melakukan Otopsi membuktikan bahwa Ibu Mujianti adalah pasien rawat inap yang salama dirawat tidak ditemukan jenis penyakit yang dideritanya. Bila hal demikian yang terjadi, maka pihak keluarga pasti menyimpan rekam jejak pengobatan Ibu Mujianti. Di samping itu, rumah sakit tersebut pasti mengeluarkan Surat Kematian bagi Ibu Mujianti. Kisah Ibu Mujianti terjadi pada tahun 2008.
Kerabatku sekalian, itu fakta-fakta yang dapat saya beritahukan. Bila anda yang tinggal atau punya handai taulan yang tinggal di Surabaya dan sekitarnya hendak melakukan pengujian, maka informasi tersebut di atas akan sangat berguna sekali.
Benarkah Ibu Mujianti di bawa ke ruang KKR dalam kondisi mati? Decky Pendowo menyebut dirinya hamba Tuhan. Saat kisah Ibu Mujianti terjadi dia menyebut dirinya PENGINJIL alias orang yang memberitakan Injil. Seorang Penginjil umumnya adalah seorang yang jujur. Bila seorang jujur menyatakan Ibu Mujianti sudah meninggal selama 6 jam sebelum dibangkitkan, itu berarti yang dibawa oleh kerabatnya ke dalam ruang KKR adalah JENASAH Ibu Mujianti. Jenasah adalah tubuh manusia yang sudah mati. Sudah mati berarti tidak bisa bergerak lagi. Di salah satu foto di galeri Elijah Decky Pendowo menulis:
Mulai NAMPAK tanda-tanda kehidupan. Ev. Decky Pendowo membantu ibu itu duduk.
Karena Ev. Decky Pendowo adalah seorang penginjil yang umumnya jujur maka itu berarti yang dia hadapi pada saat itu memang benar-benar JENASAH. Jenasah yang sudah mati beberapa jam. Coba anda perhatikan film berikut ini dengan teliti dan hati-hati. Saya sengaja mengunggah film ini karena memperlihatkan rekaman ketika Ev. Decky Pendowo mendekati JENASAH Ibu Mujianti.
Rigor Mortis artinya kaku mayat. Ketika mati maka tubuh manusia akan mengalami proses Rigor Mortis yang dimulai sekitar 2 jam setelah kematian dan akan berakhir sekitar 12 jam setelah kematian. Ev. Decky Pendowo menyatakan bahwa Ibu Mujianti mati selama 6 jam. Itu berarti ketika dia membangkitkannya, seharusnya JENASAH Ibu Mujianti sudah memulai proses kaku mayat.
Perhatikan tubuh Ibu Mujianti ketika Ev. Decky Pendowo mendekatinya. Bila anda perhatikan posisinya maka tubuh tersebut sama sekali tidak KAKU namun rileks sekali. Bila memperhatikan dengan seksama maka anda akan melihat bagaimana Ibu Mujianti menggerak-gerakkan mulutnya ketika didekati.
Handaiku sekalian, apa yang sesungguhnya terjadi? Dari rekaman film tersebut nampak GAMBLANG dan TEGAS sehingga MUSTAHIL menyangkalnya. Ibu Mujianti sama sekali BELUM mati ketika dibawa ke ruang KKR. Apabila anda seorang dokter atau seseorang yang mempelajari ilmu kedokteran maka anda tahu bahwa walaupun terbaring namun kondisi tubuh Ibu Mujianti sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda orang yang sakit berat atau orang yang telah berhari-hari tidak makan. Gerakan mulutnya menegaskan hal itu. Namun, kenapa Ev. Decky Pendowo menyatakan bahwa Ibu Mujianti sudah mati selama 6 jam dan kematiannya divonis oleh 4 orang dokter?
Perhatikan film tersebut di atas. Apakah Ibu Tambunan sembuh setelah didoakan? Perhatikan gerakan kaki dan tangannya ketika dia berjalan. Dia sama sekali tidak sembuh.
Decky: Ibu sudah stroke berapa lama ini?
Tambunan: Sepuluh tahun.
Decky: Sepuluh tahun bisa jalan nggak?
Tambunan: Bisa tapi ya …
Decky: Gara-gara ini? Sebelumnya ibu pakai kursi roda?
Tambunan: Pake ….
Decky: Ini kursi rodanya? Dan ibu bangkit berdiri dan berjalan sampai kemari?
Tambunan: ya. …
Decky: Anda jalan sendiri naik ke mimbar? Kita mau liat bapa ibu, ibu Tambunan bisa jalan ke saya nggak tanpa dibantu siapa pun? tolong datang kemari bu. datang kemari ….. Sedikit lagi bu …. God Blesh …. Sedikit lagi bu. … Haleluyah …. Bisa jalan bu. Luar biasa. Bisa berikan tepuk tangan yang luar biasa lagi buat Yesus. Hu …….
Kerabatku sekalian, nggak perlu ilmu terawang untuk tahu bahwa dalam kondisi sehari-hari Ibu Tambunan bisa berjalan. Dia hanya tidak bisa berjalan dengan baik dan tidak bisa berjalan jauh. Namun, dia bisa berjalan. Ibu Tambunan sama sekali tidak sembuh.
Wanita kedua sudah 20 tahun menderita sakit Amandel. Amandel adalah anggota tubuh yang berguna untuk mencegah kuman memasuki tubuh melalui mulut dan hidung. Yang disebut dengan sakit amandel adalah amandelnya membesar atau bengkak karena kuman. Sakit amandel mungkin terjadi selama 4-6 hari namun bisa juga bersifat kronis alias menahun, artinya sering sekali kumat. Amandel baru dioperasi bila pembesarannya mengganggu pernafasan kesulitan menelan dan berbicara.
Apa yang terjadi dengan wanita tersebut? Apakah dia datang dengan amandel bengkak bahkan bernanah lalu terjadi mujizat sehingga bengkaknya hilang? Tidak bisa menyanyi dengan keras dan bila menyanyi dengan keras terasa sakit? Bila hanya itu yang terjadi maka gadis itu sama sekali tidak menderita sakit amandel, apalagi yang akut atau parah. Sakit amandel yang parah akan menyebabkan tenggorokan gatal, tubuh deman, nafas bau, sakit ketika menelan, sakit telinga, sakit kepala bahkan mulut bernanah.
Wanita ketiga menderita asam urat, rematik dan darah tinggi. Bila berjalan lebih dari setengah jam terasa sakit. Menurut pengakuannya, dia sudah berjalan lebih dari satu jam dan tidak terasa sakit? Memangnya acara KKR itu berlangsung berapa jam? Bukankah doa penyembuhan biasanya tidak dilakukan pada awal kebaktian? Lagu-lagu yang penuh motivasi akan memicu dan memacu otak melepaskan hormon Adrenalin yang berakibat naiknya ambang rasa sakit dan kebugaran tubuh. Di samping itu, asam urat alias rematik tidak kambuh setiap saat.
Wanita keempat menderita tumor di telinga.Sudah empat tahun. Tidak bisa mendengar dan tidak bisa bicara namun sekarang lumayan. Bila memang telah sembuh, kenapa perbannya tidak dibuka saja agar kelihatan memang sudah sembuh?
Wanita kelima menderita Stroke. Perhatikan ketika dia berjalan terseok-seok. apakah dia sembuh? Sembuh dari hongkong? Bila telah sembuh, mustahil berjalan terseok-seok bukan?
Yang keenam adalah seorang lelaki yang mengalami kecelakaan 26 tahun yang lalu. Bekas lukanya sama sekali tidak hilang, jadi mana yang sembuh? Dia berjalan terseok-seok. Tangan kanannya terayun-ayun pasif. Apakah itu bukti kesembuhannya? Tidak. Dia tidak sembuh sama sekali. Tidak terjadi mujizat sama sekali.
Yang ketujuh seorang wanita yang menderita kanker payu darah dan sudah menjalar ke kaki. Tentu saja dia belum sembuh sebab bila sembuh mustahil wajahnya tidak berseri-seri dan dia melompat-lompat kegirangan.
Ev. Decky Pendowo yang terhormat, saya mohon maaf, izinkan saya bertanya, “Walaupun mengagul-agulkan terjadi mujizat kesembuhan, namun kenapa tidak ada yang sembuh sama sekali? Mengaku terjadi mujizat padahal tidak terjadi mujizat sama sekali, bukankah itu namanya MENIPU? Anda menggelari diri hamba Tuhan namun menipu jemaat? Hamba Tuhan apaan itu?”
Ev. Decky Pendowo yang mulia, izinkan saya menasehati anda. Anda masih muda dan sehat jasmani serta rohani. Carilah uang dengan cara yang halal, jangan menipu apalagi menipu dengan kedok mujizat dan melakukannya dalam nama Yesus. Cara demikian sama sekali tidak terpuji dan membuat malu gereja, umat Krisen dan keluarga.
Ev. Decky Pendowo yang terhormat dan mulia, wajah anda tampan dan bangun tubuh anda gagah, namun perilaku anda benar-benar mengenaskan. Kenapa menyangka jemaat Kristen TOLOL sekali sehingga bisa ditipu mentah-mentah dengan mengagul-agulkan mujizat palsu? Tidakkah anda merasa kasihan kepada orang-orang yang sakit itu? Tidakkah anda merasa malu karena setiap orang yang mengamati film rekaman anda dengan mudah melihat bahwa apa yang anda agul-agulkan sebagai mujizat itu sama sekali bukan mujizat?
Apabila anda memang memutuskan untuk menjadi penginjil atau pendeta, belajarlah Alkitab baik-baik lalu kotbah dengan benar. Jangan membual dan jangan menipu.
Decky Pendowo, Bertobatlah Karena Semua Itu Bukan Mujizat!
NB.
Kerabatku sekalian, memaksa orang-orang STROKE dan REMATIK berjalan seolah-olah sudah disembuhkan sangat BERBAHAYA. Selain menimbulkan rasa sakit setelah mereka kembali ke rumah. Hal itu juga akan membuat kondisi mereka semakin parah. Di samping itu, tindakan demikian juga akan membuat mereka patah hati dan merasa diri hina karena DITOLAK oleh Tuhan. Semua mujizat orang lumpuh berjalan yang tercatat di dalam Alkitab menunjukkan bahwa orang-orang itu DISEMBUHKAN dulu baru berjalan, bukan memaksa diri berjalan lalu disembuhkan. Berharaplah untuk sembuh namun jangan bertindak bodoh!
Masih banyak saja pendeta2 yg ngibulin orang dng kesembuhan Illahi. Sebenarnya sadar ngak sih apa yg mereka lakukan adalah salah ?.
anang, ada yang melakukannya untuk UANG ada pula yang melakukannya untuk mencari PUJIAN. namun keduanya sama-sama melakukannya dengan MENCURI kebajikan.
Shallom Sdr. Bengcu,
Mungkin saya akan klarifikasi lagi kesaksian saya sebelumnya. Sebenarnya begini, yang mau saya sampaikan kepada Saudara adalah ‘tidak semua’ yang kelihatan dimata ataupun kondisi yang terlihat itu adalah sebenarnya. Jadi untuk semua pernyataan Sdra seperti :
Perhatikan film tersebut di atas dengan teliti dan hati-hati.Orang pertama namanya C.D. Lamda. Umurnya 71 tahun. Dia mengaku sudah 6 tahun mengalami kebutaan dan kaki kirinya lumpuh. Apakah kebutaannya disembuhkan? Dari Film tersebut hal itu tidak bisa diuji.
Tanggapan saya : apakah Sdr sudah menanyakan sendiri secara pribadi kepada orang yang bersangkutan apakah memang benar-benar tidak disembuhkan (pengujianpun harus dilakukan oleh saudara), karena Anda menilai dari Film dan tidak hadir sendiri secara langsung pada acara tersebut.
Dengan ini saya menyatakan bahwa pernyataan sdr diatas adalah opini bukan fakta. Dan opini di pengadilan pun tidak berarti apa-apa. Yang berarti adalah fakta. Karena opini setiap orang bisa berbeda-beda.
Pernyataan ke-2 :
Namun, bagaimana dengan kelumpuhannya? Dia tidak sembuh dari STROKE sama sekali. Perhatikan cara jalannya. Terutama perhatikan gerakan kaki kirinya. Dia sama sekali tidak sembuh.
Tanggapan saya :
sekali lagi ini adalah opini bukan fakta.
Pernyataan-3 :
Orang kedua namanya Leman, umurnya 55 tahun. Dia menderita Stroke. Apakah dia sembuh? Tentu saja tidak. Perhatikan langkah kakinya. Perhatikan gerakan tangannya. mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, hanya orang-orang TOLOL yang menyatakan bahwa Pak Leman sudah sembuh dari Strokenya dan hanya orang-orang idiot yang percaya bahwa itulah yang disebut MUJIZAT orang lumpuh berjalan.
Tanggapan saya :
sekali lagi ini adalah opini bukan fakta. Fakta adalah bila Anda juga telah mencheckkan kondisi Bapak tersebut ke dokter dan mendapatkan hasil ilmiahnya.
Pernyataan ke-4 :
Kerabatku sekalian, itu fakta-fakta yang dapat saya beritahukan. Bila anda yang tinggal atau punya handai taulan yang tinggal di Surabaya dan sekitarnya hendak melakukan pengujian, maka informasi tersebut di atas akan sangat berguna sekali.
Tanggapan saya :
Dari pernyataan saudara, jelas bahwa Anda juga belum melakukan pengujian. Bagaimana dengan opini Saudara, Saudara bisa memfloor postingan ini di internet (umum) ? Apakah Anda tidak merusakkan nama baik seseorang tanpa bukti ? bukankah itu suatu kejahatan, dan Alkitab juga tidak mengajarkan hal tersebut ? (website Anda mengatakan ‘hanya belajar dari Alkitab’). Maaf dengan terpaksa saya harus mengatakan : menghancurkan kredibilitas orang dan menghakiminya di depan umum, adalah bukan tindakan yang diajarkan oleh Alkitab. Dan saya agak keberatan dengan hal ini. Alkitab mengajarkan, bila saudara kita seiman kita ‘anggap’ berbuat dosa :
Kutipan dari Kitab Matius 18 ayat :
(15) Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali.
(16) Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan. (17) Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat. Dan jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai.
Jadi jelas bahwa Alkitab mengajarkan agar kita menegur 4 mata dulu, dan jika orang tersebut tidak sepakat, maka kita bawa seorang atau 2 orang saksi lagi (saksi menandakan saksi sejati bukan palsu, saksi yang menyaksikan fakta bukan opini), supaya perkara tidak disangsikan (perkara tersebut terbukti). Dan jika masih tidak mau mendengarkan jemaat, pandang dia sebagai orang yang tidak mengenal Allah atau pemungut cukai. Dan bahkan Tuhan Yesus pun mengasihi pemungut cukai. Jadi saya menanyakan apakah Sdr sudah mendapatkan bukti fakta ? jika memang belum, saya kira tidak etis bila Anda menfloorkan pendapat Anda di depan umum seperti di website ini yang mana banyak jemaat maupun non jemaat yang membacanya. Apakah perkataan saya ini benar ? jika tidak maafkan saya, koreksi saya.
Pernyataan ke-5 :
Perhatikan tubuh Ibu Mujianti ketika Ev. Decky Pendowo mendekatinya. Bila anda perhatikan posisinya maka tubuh tersebut sama sekali tidak KAKU namun rileks sekali. Bila memperhatikan dengan seksama maka anda akan melihat bagaimana Ibu Mujianti menggerak-gerakkan mulutnya ketika didekati.
Handaiku sekalian, apa yang sesungguhnya terjadi? Dari rekaman film tersebut nampak GAMBLANG dan TEGAS sehingga MUSTAHIL menyangkalnya. Ibu Mujianti sama sekali BELUM mati ketika dibawa ke ruang KKR. Apabila anda seorang dokter atau seseorang yang mempelajari ilmu kedokteran maka anda tahu bahwa walaupun terbaring namun kondisi tubuh Ibu Mujianti sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda orang yang sakit berat atau orang yang telah berhari-hari tidak makan. Gerakan mulutnya menegaskan hal itu.
Tanggapan saya :
Memang itu ada 3 kemungkinan:
1. Pendeta berbohong mengenai 4 dokter sudah memeriksa bahwa ibu tersebut sudah meninggal
2. Pendeta tidak berbohong, namun orang yang membawa ibu tersebut (termasuk ibu tersebut) berbohong dengan mengatakan hal-hal tersebut dengan motivasi tertentu yang kita juga tidak tahu. (ini yang saya bilang di postingan saya sebelumnya bahwa mungkin tim pelayanan teledor sehingga kurang menseleksi orang yang meminta dilayani, ini kealphaan pelayanan yang bisa diperbaiki ke depannya).
3. Tidak ada yang berbohong, oleh karena kuasa TUHAN bekerja, dan hadirat-NYA nyata, maka kesembuhan/kebangkitan terjadi sebelum didoakan oleh Pendeta, sehingga kelihatan yang terjadi adalah kemungkinan 1 dan 2. Dan kesembuhan Tuhan tidak harus melalui penumpangan tangan. Tuhan Yesus dengan banyak cara yang beragam menyembuhkan dan membangkitkan orang sakit/ orang mati, jadi tidak ada cara tertentu untuk Kuasa Tuhan baru bisa bekerja.Jadi sangat mungkin Tuhan membangkitkan/menyembuhkan ibu tersebut sebelum pendeta mendoakan. Hal ini menyatakan bahwa yang membuat kesembuhan adalah Tuhan bukan pendeta. Jika memang pendeta/tim iklan yang mengambil kemuliaan tersebut, itu dosa mereka, tapi belum tentu mujijat tidak terjadi. Bukankah Gehazi hamba Eliza mengambil kemuliaan atas kesembuhan Naaman, dan akhirnya menanggung akibatnya sendiri. Biarlah Tuhan yang menghukum sendiri.
Jadi 3 kemungkinan itu semuanya bisa terjadi. Dan Anda bisa membuktikan bahwa kemungkinan 1 yang terjadi, atau kemungkinan 2 atau kemungkinan 3 ? Bila Anda bisa ‘membuktikan’ kemungkinan 1 terjadi, silahkan tegur dulu 4 mata, 6/8 mata, baru floorkan ke ‘jemaat’ (bukan umum karena kita mengasihi orang tersebut).
Pernyataan ke -6 :
Ev. Decky Pendowo yang mulia, izinkan saya menasehati anda. Anda masih muda dan sehat jasmani serta rohani. Carilah uang dengan cara yang halal, jangan menipu apalagi menipu dengan kedok mujizat dan melakukannya dalam nama Yesus. Cara demikian sama sekali tidak terpuji dan membuat malu gereja, umat Krisen dan keluarga.
Tanggapan saya :
Dari perbuatan tidak bisa kita mengklaim tahu motivasi hati seseorang. Kita lihat kutipan berikut ini :
Kutipan dari kitab Matius 11 :
(18) Karena Yohanes datang, ia tidak makan, dan tidak minum, dan mereka berkata: Ia kerasukan setan.
(19) Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan mereka berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa. Tetapi hikmat Allah dibenarkan oleh perbuatannya.”
Dari kutipan ini jelas bisa disimpulkan dari ‘perbuatan’ tidak bisa disimpulkan motivasi hati seseorang. Jadi jangan kita menghakimi seseorang bahwa motivasi hati seseorang melakukan sesuatu adalah ‘mencari uang’ dengan cara yang halal atau tidak halal’. Sekali lagi bahwa pernyataan Sdr kali ini juga opini, bukan fakta. Dan fakta motivasi, itu sulit diketahui, bahkan meskipun orang yang bersangkutan ‘mengakui’ motivasinya.
Selain itu bila memang seorang pendeta ada salah, ataupun dia jatuh dalam dosa, saya kira itu ‘sangat’ mungkin terjadi, karena dia juga manusia (12 manusia murid Tuhan Yesus juga pernah menyangkal Tuhan Yesus, Petrus juga pernah melakukan kesalahan diskriminasi suku bangsa, dan kesalahan2 lain juga yang dilakukan yang tidak tertulis). Dan yang kita lakukan adalah menegurnya secara pribadi, dan mensupport dengan kasih yang membangun pendeta tersebut untuk bangkit. Ingat bahwa kita pun juga adalah seorang ‘pendeta’/’hamba Tuhan’ yang bisa jatuh dalam kesalahan, dan kita akan sangat membutuhkan dukungan saudara-saudara kita untuk bangkit pada saat tersebut.
Dalam postingan saya sebelumnya saya menulis masa-masa awal karunia dari Bpk. Decky Pendowo, untuk menyampaikan bahwa memang mujijat pernah terjadi, dan mungkin masih terjadi sampai saat ini. Namun bila mujijat ‘kelihatan’ tidak terjadi, jangan langsung kita menjudge orang tersebut, karena bisa terjadi 3 kemungkinan yang telah saya ceritakan diatas.
Oleh karena itu saudara Bengcu yang terkasih, saya menulis posting ini untuk memperingatkan saudara kalau ada ‘kemungkinan’
(karena saya bukan adalah orang yang benar atau bijaksana, karena masih belajar dan banyak kealphaan)
bahwa yang Saudara lakukan ini salah. Dan bila saya salah biar saya juga belajar dari saudara, maupun saudara-saudara lainnya. Dan bila saudara salah saya pun memaklumi karena saya pun mengakui bahwa saya banyak kesalahan dan masih belajar, dan saya mendorong agar Anda juga memperbaiki hal-hal yang salah dan memperkuat yang benar.
Maafkan saya bila ada kata-kata yang salah, tetapi harapan saya adalah kita saling membangun. Saya dengan terpaksa menulis postingan ini, karena saya ingin judul dan dasar website ini yang adalah ‘Hanya Belajar dari Alkitab’, bisa benar-benar terealisasi dalam website ini, dan memuliakan namaNYA, tidak memecah hubungan kita saudara seiman, karena kita harus saling ‘mengasihi’ (sebagaimana amanat Tuhan Yesus terakhir sebelum disalibkan). Saya mengasihi saudara dan saya yakin sebaliknya juga.
Salam Kasih
Kristian
hai hai: Perhatikan film tersebut di atas dengan teliti dan hati-hati.Orang pertama namanya C.D. Lamda. Umurnya 71 tahun. Dia mengaku sudah 6 tahun mengalami kebutaan dan kaki kirinya lumpuh. Apakah kebutaannya disembuhkan? Dari Film tersebut hal itu tidak bisa diuji.
Kristian: apakah Sdr sudah menanyakan sendiri secara pribadi kepada orang yang bersangkutan apakah memang benar-benar tidak disembuhkan (pengujianpun harus dilakukan oleh saudara), karena Anda menilai dari Film dan tidak hadir sendiri secara langsung pada acara tersebut. Dengan ini saya menyatakan bahwa pernyataan sdr diatas adalah opini bukan fakta. Dan opini di pengadilan pun tidak berarti apa-apa. Yang berarti adalah fakta. Karena opini setiap orang bisa berbeda-beda.
Saudara Kristian, Saya menghakimi berdasarkan FAKTA yang disajikan oleh REKAMAN. Karena DATA yang disediakan kurang maka hai hai TIDAK memberi OPINI. Saya bisa saja menarik kesimpulan bahwa bapak itu tidak buta berdasarkan KERTAS acara yang dipegangnya. Untuk apa orang buta pegang kertas acara? Namun bagi saya DATA itu kurang itu sebabnya saya tidak menghakimi dan menunjukkan ALASAN kenapa saya tidak menghakimi. Bila anda menghendaki opini dari hai hai, tolong sediakan DATA yang lebih baik. Bila anda menyangka data yang lebih lengkap akan membuktikan bahwa bapak C.D. Lamda mengalami MUJIZAT mata butanya CELIK, silahkan kumpulkan sendiri.
hai hai: Namun, bagaimana dengan kelumpuhannya? Dia tidak sembuh dari STROKE sama sekali. Perhatikan cara jalannya. Terutama perhatikan gerakan kaki kirinya. Dia sama sekali tidak sembuh.
Kristian: sekali lagi ini adalah opini bukan fakta.
Saudara Kristian anda tahu OPINI? Opini adalah VONIS berdasarkan DATA dan Informasi tertentu. Kaki kirinya LUMPUH. Anda tahu arti LUMPUH? Lumpuh berarti TIDAK bisa DIGERAKKAN atau TIDAK memiliki KEKUATAN untuk bergerak. Berdasarkan kaidah bahasa Indonesia, bila disebut LUMPUH, artinya lumpuh TOTAL. Bila kaki kirinya tidak lumpuh TOTAL, namanya PINCANG. FAKTANYA adalah Bapa itu, kaki kirinya tidak LUMPUH TOTAL. Dari mana kita mengetahui kebenaran demikian? Dari tongkat yang dibawa dan diacungkannya ketika berjalan. Apabila kaki kirinya LUMPUH TOTAL, mustahil dia bisa berjalan dengan tongkatnya tersebut. Bila lumpuh total, dia perlu tongkat penyanggah yang disangkah keleknya. Ha ha ha ha ha ha ha ….. Anda tidak pernah mengetahui kebenaran demikian bukan? Anda lihatlah, di film itu ada banyak orang normal yang berjalan-jalan. Bandingkan cara jalan bapak itu dengan orang normal. Apakah dia SEMBUH? Ha ha ha ha ha ha ha …. Anda mau pakai istilah Rinto Harahap? Sembuh sebagian? SEmbuh dalam proses? Ha ha ha ha ha …
hai hai: Orang kedua namanya Leman, umurnya 55 tahun. Dia menderita Stroke. Apakah dia sembuh? Tentu saja tidak. Perhatikan langkah kakinya. Perhatikan gerakan tangannya. mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, hanya orang-orang TOLOL yang menyatakan bahwa Pak Leman sudah sembuh dari Strokenya dan hanya orang-orang idiot yang percaya bahwa itulah yang disebut MUJIZAT orang lumpuh berjalan.
Kristian: sekali lagi ini adalah opini bukan fakta. Fakta adalah bila Anda juga telah mencheckkan kondisi Bapak tersebut ke dokter dan mendapatkan hasil ilmiahnya.
Saudara Kristian, saya tidak perlu ceck kondisi bapak tersebut karena FILM itu telah menyajikan FAKTA yang mustahil DISANGKAL. Pada saat itu Bapak itu TIDAK sembuh sama sekali.
Saudara Kristian, FAKTANYA adalah Decky Pendowo mengaku dia MEMBANGKITKAN ibu MUJIANTI dari KEMATIAN. Saya menguji berdasarkan PENGAKUAN Decky Pendowo dan FAKTA yang disajikan Film tersebut. Ibu Mujianti BANGKIT ketika acara BERLANGSUNG? Ho ho ho ho ho …… Mari kita berpikir secara LOGIS kawan. Mustahil MAYAT datang sendiri ke ruang kebaktian bukan? Mayat, bila ada di ruang kebaktian pasti DIBAWA oleh orang-orang hidup. Pasti diusunglah yao! Artinya nggak dibopong sendirian.
Ha ha ha ha ha ha …. Anda tahu, selain ahli beladiri BERDIRI hai hai juga adalah seorang ahli beladiri KUNCIAN. Karena berlatih sejak kecil maka FALSAFAH bela diri kuncian juga mempengaruhi perilaku hai hai sehari-hari. Dalam ilmu bela diri kuncian, Ketika mengunci LAWAN, kita tidak mengerahkan seluruh tenaga, namun semakin lawan berontak maka kunciannya akan semakin KENCANG dan menyakitkan. Anda pikir ketika menulis blog hai hai hanya MENONTON sekali lalu menulis? TIDAK! hai hai menonton BELASAN kali bahkan lebih. Bila hai hai tidak menyajikan semua FAKTA dalam blognya, itu karena akan membuat terlalu panjang, namun juga karena ada alasan JAIL menunggu orang-orang TOLOL menunjukkan KETOLOLANNYA. Anda benar-benar APES karena kena GETAHNYA.
Ibu Mujianti MUSTAHIL datang sebagai MAYAT. Kenapa demikian? Karena PAKAIAN yang dia kenakan. Karena TEMPAT TIDUR yang dia gunakan. Karena BANTAL yang dibawa. Karena SELIMUT yang dibawa. Anda memperhatikan semua itu? Anda memperhatikan POSISI tempat tidur yang dia tempati? Posisi KEPALA lebih tinggi? Untuk apa diatur demikian? Agar dia bisa MELIHAT pengkotbah di mimbar. Dia datang dengan handai taulannya. PERLU saya jelaskan kenapa hai hai menarik kesimpulan demikian? Tidak perlu ya? Ha ha ha ha ha ha …..
Apabila Ibu Mujianti datang sebagai MAYAT dan terjadi KEBANGKITAN selama ACARA berlangsung, sebelum Decky Pendowo menghampirinya, maka KERABATNYA pasti MELIHATNYA. Tidak PERLU pinter untuk menduga apa yang akan TERJADI bila MAYAT Ibu Mujianti tiba-tiba HIDUP. Minimal, handai taulannya akan KASAK KUSUK lalu orang-orang disekitarnya akan MENDENGAR lalu ruangan pun menjadi GEMPAR.
Selain KOTBAH, Decky tidak punya PEKERJAAN lain. Saya punya Informasi tentang hal itu. Itu berarti Decky Pendowo HIDUP dari PEKERJAANNYA sebagai PENGKOTBAH. Itu sebabnya saya menasehati dia mencari uang dengan cara yang HALAL. Motivasi dia mencari uang sebagai PENGKOTBAH bukan urusan SAYA. FAKTANYA adalah dia MENCARI uang dengan KOTBAH dan dia MENIPU dengan mengaku melakukan MUJIZAT padahal TIDAK ada MUJIZAT sama sekali.
Decky Pendowo bukan saudara hai hai. Dia juga BUKAN jemaat gereja di mana hai hai tercatat sebagai jemaatnya. Decky mengunggah Filmnya di Internet dan MENGAGUL-AGULKAN mujizat-mujizat yang dilakukannya. hai hai MENGUJINYA dan menyajikannya kepada para pengguna Internet LEWAT internet.
Anda sebut itu TIDAK fair? Silahkan! Menurut anda seharusnya ditegur 4 mata? Silahkan anda melakukannya KAWAN.
Kristian, sudahlah! Jangan mengutip Alkitab lagi. Itu membuat anda NAMPAK semakin TOLOL. BUKTIKAN saja berdasarkan FAKTA-FAKTA yang ada di dalam FOTO dan REKAMAN untuk menunjukkan kepada para pembaca bahwa hai hai MENGHAKIMI membabibuta dan VONISNYA salah karena FAKTANYA yang berlawananlah yang TERJADI. FAKTANYA semua yang diakui sebagai MUJIZAT oleh Decky Pendowo memang MUJIZAT.
Saudara Kristian, silahkan MENUDUH hai hai seenak jidat anda sampai kuda gigit BESI namun ingatlah yang terpenting adalah MEMATAHKAN VONIS yang dijatuhkan hai hai bahwa Decky PENDOWO MENIPU karena mengagulkan diri melakukan MUJIZAT seperti yang ada di dalam rekaman-rekaman tersebut padahal TIDAK terjadi MUJIZAT sama sekali. Mengaku membangkitkan orang MATI padahal tidak ada KEBANGKITAN sama sekali.
Bila anda mengasihi dan berlaku SOPAN dan RAMAH kepada para PENIPU lalu bagaimana harus berlaku kepada orang-orang SALEH? Hai hai baik hai kepada orang-orang SALEH dan bertindak TEGAS tanpa tedeng aling-aling terhadap para PENIPU berkedok HAMBA TUHAN.
Bpk Beng suka menggunakan kata-kata makian dalam berdebat, seperti t*l*l dan k#ntut. 😀
Apakah Bpk Pendowo pernah meminta uang kepada Bpk Beng? Atau mungkin Bpk Beng mengenal satu org saja yg pernah dimintai uang oleh Bpk Pendowo?
Atau mungkin, teman/keluarga Bpk Beng, pd saat sakit dan mendatangi Bpk Pendowo untuk didoakan, diminta menyetor dana ke sebuah nomor rekening?
Semoga Tuhan memberkati Bpk Beng dengan kekayaan, kesehatan, pengetahuan dan hikmat yg makin melimpah…
@thelmanyajlc, maaf ya, hai hai lagi malas menjawab pertanyaan-pertanyaan TOLOL. Belajar dulu gih yang rajin. Setelah pinter baru dech bertanya lagi. Ha ha ha ha ha … Anda KESEL setengah mati karena Decky Pendowo dikuliti helai demi helai seperti menguliti bawang bombai dengan Alkitab sebagai standard kebenaran di depan banyak SAKSI dan anda nggak MAMPU membelanya? Ha ha ha ha ha ha ha ….. Itu sebabnya MENGAJUKAN pertanyaan-pertanyaan TOLOL? Ha ha ha ha ha …… K’Cian dech lu!
Lho… Bpk Beng kok emosian 😀 dan menggunakan kata makian “t*l*l” lagi.
Sy tny baik-baik, kalo ada, silakan jawab ada, kalo gak ada, silakan jawab tidak ada, kan beres… Bagaimana Bpk?
Semoga Tuhan memberkati Bpk Beng dengan kekayaan, kesehatan, pengetahuan, juga hikmat sesuai dengan kekayaan dan kemurahanNya.
thelmanyajlc, anda kok BEBAL sekali ya? saya kan sudah beritahu anda baik-baik, jangan mengajukan pertanyaan TOLOL sebab hai hai malas menjawab pertanyaan pertanyaan TOLOL. Semoga Tuhan membuka akal budi anda sehingga tidak TOLOL dan BEBAL. Ha ha ha ha ha ….
hi hai hai benceu…
anda ini knp ?ada kepahitan apa sama pendeta2 or evan?mengenai Ev.Decky gw termasuk salah satu yg melayani di sekeliling beliau,dan kenyataanya sgt berbeda dgn yg anda katakan”mksd dan tujuannya”]
mis : Tujuan dilakukan penulisan kertas kpd setiap org yg didoain spy Jelas apa penyakit mrk shg bisa di doain dgn spesifik,khususnya utk yg buta,ug menulis itu adalah pendampingnya(gw gk tau itu saudara or istri or anaknya yg pasti keluarganya)
saya dari tim jkr khusus ikut melayani disana,tdk dibayar malah habis transport dll,dan kami melayani dgn jeli dan tahu apa yg terjadi disana,sgt sgt berbeda dgn yg anda duga2.
friend, apa yang dilakukan oleh Decky pendowo seperti yang terekam dalam film-film yang saya kuliti memang PAIT. Itu sebabnya saya tunjukkan kepada jemaat betapa PAITNYA. Bagaimana dengan yang PENGUJIAN yang dilakukan oleh hai hai? Bila SALAH, tolong tunjukkan. Bila benar, dukunglah. Mudah kan?”
Wow …. Anda dari tim Jakarta? Anda punya data orang-orang yang KATANYA mengalami mujizat itu? Pernahkah melalukan FOLLOW up untuk melihat apa yang terjadi dengan orang-orang itu BEBERAPA hari kemudian setelah mereka maju ke mimbar dan DIBERITAHU sudah sembuh?
Saya punya banyak teman orang-orang Kristen dan DOKTER. Sudah lama merindukan untuk membentuk sebuah PERSEKUTUAN PENGAWAS MUJIZAT. tujuannya adalah MENGUJI mujizat-mujizat yang DIKLAIM terjadi. Dengan demikian, bila ada yang minta BUKTI maka PERSEKUTUAN itu akan punya DATA mana yang MUJIZAT sejati dan mana yang OMONG KOSONG.
Tertarik untuk ikutan? Bagaimana bila anda mulai dulu dengan MENGUNUNGI orang orang yang DIKASIH TAHU mengalami mujizat itu untuk MELIHAT?