Memberanikan diri bertanya, di Face booknya, tentang Basic Information Ev. Decky Pendowo tertulis:
Name: Ev. Decky Pendowo
Affiliation: Elijah Indonesia
Birthday: September 7
About: Official Page – An evangelist who raised a woman from the death (2008). A man of faith and also the YOUNGEST preacher in Indonesia that is filled with the power of GOD and gift of divine healing. Penginjil yang membangkitkan wanita mati (2008). Orang beriman dan penginjil termuda Indonesia yang penuh kuasa dan anugerah penyembuhan.
Personal Information: an evangelist who raised a woman from death (2008). A man of faith and also the YOUNGEST preacher in Indonesia that is filled with the power of GOD and gift of divine healing. Began his ministry from the villages to the remote-remote outback, now along with Elijah INDONESIA has reached the nations through the full power of the prophetic ministry with a signs of wonder and Divine Healings. Penginjil yang membangkitkan wanita mati (2008). Orang yang penuh iman dan penginjil termuda Indonesia yang penuh kuasa dan anugerah penyembuhan. Memulai penginjilannya dari desa ke desa lalu ke kota-kota. Sekarang, dengan Elijah Indonesia dia telah menjelajah seluruh negara dengan penuh kuasa penginjilan nubuatan dengan tanda-tanda ajaib dan penyembuhan ilahi.
Email : decky@elijahindonesia.org
Website : http://www.elijahindonesia.org
Bengcu Menjawab:
Berikut ini adalah Foto-foto yang KATANYA merekam mujizat yang dilakukan oleh Ev. Decky Pendowo dari Elijah indonesia alias The Elijah Ministry, GBI Mawar Sharon dalam acara KKR kesembuhn ilahi, Mujizat crusade. Kita akan melihatnya satu persatu kemudian mengujinya untuk membuktikan apakah memang terjadi mujizat atau PENIPUAN berkedok mujizat oleh Decky Pendowo?

Dinyatakan meninggal selama 6 jam oleh 4 orang dokter, dibangkitkan kembali oleh Ev. Decky Pendowo dengan kuasa Tuhan Yesus.

Ibu Tambunan lumpuh dan harus memakai kursi roda, disembuhkan oleh Ev. Decky Pendowo dengan kuasa Tuhan Yesus

Kaki yang terluka karena kecelakaan 26 tahun disembuhkan oleh Ev. Decky Pendowo dengan kuasa Tuhan Yesus
Saudara Decky Pendowo, mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, benarkah anda melakukan MUJIZAT seperti yang anda agul-agulkan? Bagaimana bila kita mengujinya? Mari kita menonton Film rekaman ketiga kejadian tersebut di atas.
Perhatikan film tersebut di atas dengan teliti dan hati-hati.Orang pertama namanya C.D. Lamda. Umurnya 71 tahun. Dia mengaku sudah 6 tahun mengalami kebutaan dan kaki kirinya lumpuh. Apakah kebutaannya disembuhkan? Dari Film tersebut hal itu tidak bisa diuji. Namun, bagaimana dengan kelumpuhannya? Dia tidak sembuh dari STROKE sama sekali. Perhatikan cara jalannya. Terutama perhatikan gerakan kaki kirinya. Dia sama sekali tidak sembuh.
Orang kedua namanya Leman, umurnya 55 tahun. Dia menderita Stroke. Apakah dia sembuh? Tentu saja tidak. Perhatikan langkah kakinya. Perhatikan gerakan tangannya. mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, hanya orang-orang TOLOL yang menyatakan bahwa Pak Leman sudah sembuh dari Strokenya dan hanya orang-orang idiot yang percaya bahwa itulah yang disebut MUJIZAT orang lumpuh berjalan.
Orang yang ketiga kita tidak tahu namanya, namun dia sama sekali tidak sembuh. Dari gerakannya kita tahu bahwa dia juga menderita Stroke.
Orang keempat adalah seorang wanita. Dia masih cukup muda dan dari gerakannya nampaknya dia menderita Polio. Dia juga tidak sembuh sama sekali.
Orang kelima adalah seorang wanita. Namanya Mujianti, umurnya 48 tahun. Dialah wanita yang diakui oleh Decky Pendowo dibangkitkan dari kematian. Itu sebabnya Decky menggelari dirinya: An evangelist who raised a woman from the death. Ha ha ha ha ha ….. Di foto tersebut pada Face Book-nya, Decky menulis:
Meninggal selama 6 jam, dan bangkit kembali oleh kuasa Tuhan Yesus.
Di galeri situs Elijah Indonesia, tertulis:
Bangkit dari kematian. Ibu ini dinyatakan meninggal oleh 4 dokter selama 6 jam.
Anehnya, di dalam salah Film di Youtube, tertulis:
Ibu Mujianti
umurnya 48 tahun
4 dokter tidak menemukan jenis penyakitnya
dan divonis mati
Umumnya dokter menjatuhkan vonis bahwa seseorang telah mati berdasarkan dua bukti yaitu:
- Tidak ada denyut jantung
- Pupil mata tidak bereaksi ketika disenter
Empat orang dokter menangani satu pasien pada waktu yang bersamaan membuktikan bahwa hal itu terjadi di rumah sakit besar dan Ibu Mujianti adalah seorang yang sangat penting. Untuk mengetahui penyebab kematian seseorang hanya bisa dilakukan dengan Otopsi. Empat dokter tidak menemukan jenis penyakit Ibu Mujianti tanpa melakukan Otopsi membuktikan bahwa Ibu Mujianti adalah pasien rawat inap yang salama dirawat tidak ditemukan jenis penyakit yang dideritanya. Bila hal demikian yang terjadi, maka pihak keluarga pasti menyimpan rekam jejak pengobatan Ibu Mujianti. Di samping itu, rumah sakit tersebut pasti mengeluarkan Surat Kematian bagi Ibu Mujianti. Kisah Ibu Mujianti terjadi pada tahun 2008.
Kerabatku sekalian, itu fakta-fakta yang dapat saya beritahukan. Bila anda yang tinggal atau punya handai taulan yang tinggal di Surabaya dan sekitarnya hendak melakukan pengujian, maka informasi tersebut di atas akan sangat berguna sekali.
Benarkah Ibu Mujianti di bawa ke ruang KKR dalam kondisi mati? Decky Pendowo menyebut dirinya hamba Tuhan. Saat kisah Ibu Mujianti terjadi dia menyebut dirinya PENGINJIL alias orang yang memberitakan Injil. Seorang Penginjil umumnya adalah seorang yang jujur. Bila seorang jujur menyatakan Ibu Mujianti sudah meninggal selama 6 jam sebelum dibangkitkan, itu berarti yang dibawa oleh kerabatnya ke dalam ruang KKR adalah JENASAH Ibu Mujianti. Jenasah adalah tubuh manusia yang sudah mati. Sudah mati berarti tidak bisa bergerak lagi. Di salah satu foto di galeri Elijah Decky Pendowo menulis:
Mulai NAMPAK tanda-tanda kehidupan. Ev. Decky Pendowo membantu ibu itu duduk.
Karena Ev. Decky Pendowo adalah seorang penginjil yang umumnya jujur maka itu berarti yang dia hadapi pada saat itu memang benar-benar JENASAH. Jenasah yang sudah mati beberapa jam. Coba anda perhatikan film berikut ini dengan teliti dan hati-hati. Saya sengaja mengunggah film ini karena memperlihatkan rekaman ketika Ev. Decky Pendowo mendekati JENASAH Ibu Mujianti.
Rigor Mortis artinya kaku mayat. Ketika mati maka tubuh manusia akan mengalami proses Rigor Mortis yang dimulai sekitar 2 jam setelah kematian dan akan berakhir sekitar 12 jam setelah kematian. Ev. Decky Pendowo menyatakan bahwa Ibu Mujianti mati selama 6 jam. Itu berarti ketika dia membangkitkannya, seharusnya JENASAH Ibu Mujianti sudah memulai proses kaku mayat.
Perhatikan tubuh Ibu Mujianti ketika Ev. Decky Pendowo mendekatinya. Bila anda perhatikan posisinya maka tubuh tersebut sama sekali tidak KAKU namun rileks sekali. Bila memperhatikan dengan seksama maka anda akan melihat bagaimana Ibu Mujianti menggerak-gerakkan mulutnya ketika didekati.
Handaiku sekalian, apa yang sesungguhnya terjadi? Dari rekaman film tersebut nampak GAMBLANG dan TEGAS sehingga MUSTAHIL menyangkalnya. Ibu Mujianti sama sekali BELUM mati ketika dibawa ke ruang KKR. Apabila anda seorang dokter atau seseorang yang mempelajari ilmu kedokteran maka anda tahu bahwa walaupun terbaring namun kondisi tubuh Ibu Mujianti sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda orang yang sakit berat atau orang yang telah berhari-hari tidak makan. Gerakan mulutnya menegaskan hal itu. Namun, kenapa Ev. Decky Pendowo menyatakan bahwa Ibu Mujianti sudah mati selama 6 jam dan kematiannya divonis oleh 4 orang dokter?
Perhatikan film tersebut di atas. Apakah Ibu Tambunan sembuh setelah didoakan? Perhatikan gerakan kaki dan tangannya ketika dia berjalan. Dia sama sekali tidak sembuh.
Decky: Ibu sudah stroke berapa lama ini?
Tambunan: Sepuluh tahun.
Decky: Sepuluh tahun bisa jalan nggak?
Tambunan: Bisa tapi ya …
Decky: Gara-gara ini? Sebelumnya ibu pakai kursi roda?
Tambunan: Pake ….
Decky: Ini kursi rodanya? Dan ibu bangkit berdiri dan berjalan sampai kemari?
Tambunan: ya. …
Decky: Anda jalan sendiri naik ke mimbar? Kita mau liat bapa ibu, ibu Tambunan bisa jalan ke saya nggak tanpa dibantu siapa pun? tolong datang kemari bu. datang kemari ….. Sedikit lagi bu …. God Blesh …. Sedikit lagi bu. … Haleluyah …. Bisa jalan bu. Luar biasa. Bisa berikan tepuk tangan yang luar biasa lagi buat Yesus. Hu …….
Kerabatku sekalian, nggak perlu ilmu terawang untuk tahu bahwa dalam kondisi sehari-hari Ibu Tambunan bisa berjalan. Dia hanya tidak bisa berjalan dengan baik dan tidak bisa berjalan jauh. Namun, dia bisa berjalan. Ibu Tambunan sama sekali tidak sembuh.
Wanita kedua sudah 20 tahun menderita sakit Amandel. Amandel adalah anggota tubuh yang berguna untuk mencegah kuman memasuki tubuh melalui mulut dan hidung. Yang disebut dengan sakit amandel adalah amandelnya membesar atau bengkak karena kuman. Sakit amandel mungkin terjadi selama 4-6 hari namun bisa juga bersifat kronis alias menahun, artinya sering sekali kumat. Amandel baru dioperasi bila pembesarannya mengganggu pernafasan kesulitan menelan dan berbicara.
Apa yang terjadi dengan wanita tersebut? Apakah dia datang dengan amandel bengkak bahkan bernanah lalu terjadi mujizat sehingga bengkaknya hilang? Tidak bisa menyanyi dengan keras dan bila menyanyi dengan keras terasa sakit? Bila hanya itu yang terjadi maka gadis itu sama sekali tidak menderita sakit amandel, apalagi yang akut atau parah. Sakit amandel yang parah akan menyebabkan tenggorokan gatal, tubuh deman, nafas bau, sakit ketika menelan, sakit telinga, sakit kepala bahkan mulut bernanah.
Wanita ketiga menderita asam urat, rematik dan darah tinggi. Bila berjalan lebih dari setengah jam terasa sakit. Menurut pengakuannya, dia sudah berjalan lebih dari satu jam dan tidak terasa sakit? Memangnya acara KKR itu berlangsung berapa jam? Bukankah doa penyembuhan biasanya tidak dilakukan pada awal kebaktian? Lagu-lagu yang penuh motivasi akan memicu dan memacu otak melepaskan hormon Adrenalin yang berakibat naiknya ambang rasa sakit dan kebugaran tubuh. Di samping itu, asam urat alias rematik tidak kambuh setiap saat.
Wanita keempat menderita tumor di telinga.Sudah empat tahun. Tidak bisa mendengar dan tidak bisa bicara namun sekarang lumayan. Bila memang telah sembuh, kenapa perbannya tidak dibuka saja agar kelihatan memang sudah sembuh?
Wanita kelima menderita Stroke. Perhatikan ketika dia berjalan terseok-seok. apakah dia sembuh? Sembuh dari hongkong? Bila telah sembuh, mustahil berjalan terseok-seok bukan?
Yang keenam adalah seorang lelaki yang mengalami kecelakaan 26 tahun yang lalu. Bekas lukanya sama sekali tidak hilang, jadi mana yang sembuh? Dia berjalan terseok-seok. Tangan kanannya terayun-ayun pasif. Apakah itu bukti kesembuhannya? Tidak. Dia tidak sembuh sama sekali. Tidak terjadi mujizat sama sekali.
Yang ketujuh seorang wanita yang menderita kanker payu darah dan sudah menjalar ke kaki. Tentu saja dia belum sembuh sebab bila sembuh mustahil wajahnya tidak berseri-seri dan dia melompat-lompat kegirangan.
Ev. Decky Pendowo yang terhormat, saya mohon maaf, izinkan saya bertanya, “Walaupun mengagul-agulkan terjadi mujizat kesembuhan, namun kenapa tidak ada yang sembuh sama sekali? Mengaku terjadi mujizat padahal tidak terjadi mujizat sama sekali, bukankah itu namanya MENIPU? Anda menggelari diri hamba Tuhan namun menipu jemaat? Hamba Tuhan apaan itu?”
Ev. Decky Pendowo yang mulia, izinkan saya menasehati anda. Anda masih muda dan sehat jasmani serta rohani. Carilah uang dengan cara yang halal, jangan menipu apalagi menipu dengan kedok mujizat dan melakukannya dalam nama Yesus. Cara demikian sama sekali tidak terpuji dan membuat malu gereja, umat Krisen dan keluarga.
Ev. Decky Pendowo yang terhormat dan mulia, wajah anda tampan dan bangun tubuh anda gagah, namun perilaku anda benar-benar mengenaskan. Kenapa menyangka jemaat Kristen TOLOL sekali sehingga bisa ditipu mentah-mentah dengan mengagul-agulkan mujizat palsu? Tidakkah anda merasa kasihan kepada orang-orang yang sakit itu? Tidakkah anda merasa malu karena setiap orang yang mengamati film rekaman anda dengan mudah melihat bahwa apa yang anda agul-agulkan sebagai mujizat itu sama sekali bukan mujizat?
Apabila anda memang memutuskan untuk menjadi penginjil atau pendeta, belajarlah Alkitab baik-baik lalu kotbah dengan benar. Jangan membual dan jangan menipu.
Decky Pendowo, Bertobatlah Karena Semua Itu Bukan Mujizat!
NB.
Kerabatku sekalian, memaksa orang-orang STROKE dan REMATIK berjalan seolah-olah sudah disembuhkan sangat BERBAHAYA. Selain menimbulkan rasa sakit setelah mereka kembali ke rumah. Hal itu juga akan membuat kondisi mereka semakin parah. Di samping itu, tindakan demikian juga akan membuat mereka patah hati dan merasa diri hina karena DITOLAK oleh Tuhan. Semua mujizat orang lumpuh berjalan yang tercatat di dalam Alkitab menunjukkan bahwa orang-orang itu DISEMBUHKAN dulu baru berjalan, bukan memaksa diri berjalan lalu disembuhkan. Berharaplah untuk sembuh namun jangan bertindak bodoh!
@Sang pujangga, si EV. Decky Pendowo mungkin menjawab begini “Di rumah sakit banyak orang yang tidak mau percaya Yesus, jadi mana bisa disembuhkan.” Padahal orang-orang yang datang ke KKR-nya dia juga sebenarnya tidak mau percaya Yesus, tapi hanya mau sembuh.
Bengcu maaf saya mau tau apa sejauh mana anda bisa menjawab hehehe saya muslim loh.. saya menjawab dipihak orang orang kristen….
Seandainya dari awal Saksi Jehovah masuk Indonesia seperti denominasi lain, tanpa dihimpit oleh pemerintah, maka mungkin mereka akan hanya memiliki beberapa beberapa gereja seperti Mormon dan Christian Science. Terlebih lagi jika gereja-gereja Protestan membekali anggota jemaat tentang poin-poin kesesatan Saksi Jehovah, maka mereka pasti tidak bisa mendapatkan banyak orang.
Namun kelompok Protestan telah salah sikap, memakai tangan pemerintah menghadang mereka di permukaan, sehinggamemaksa mereka bergerak di bawah. Akhirnya bukan rahasia lagi bahwa mereka berjalan dua-dua orang memasuki rumah orang Kristen, mempertanyakan komposisi iman mereka, dan mulai memasukkan pengajaran mereka. Hasilnya, jumlah mereka tak terhitung, dan jaringan mereka menggurita.
Kebiasaan menggunakan tangan pemerintah bukan hanya tidak efektif bahkan selain membuktikan yang bersangkutan tidak memiliki argumentasi, juga menciptakan tantangan bagi yang dihimpit untuk berjuang lebih keras. Sepatutnya gereja yang merasa dirinya lebih alkitabiah dari Saksi Jehovah menyelenggarakan seminar, dan menerbitkan berbagai traktat dan buklet untuk memperkuat iman jemaat dan menjelaskan poin-poin kesalahan pengajaran Saksi Jehovah.
Sejarah Singkat Saksi Jehovah
Charles Taze Russel lahir 16 Februari 1852, Pittsburgh, Pennsylvania. Sejak remaja Ia sangat menentang adanya Neraka yang menghukum orang, dan ia sangat menentang institusi agama (gereja). Pada saat umur 18, tahun 1870 ia mengumpulkan orang-orang untuk pelajaran Alkitab, dan pada tahun 1878 kelompok PA-nya mentahbiskannya sebagai Pastor.
Dari tahun 1876 hingga 1878 Russell adalah seorang asisten editor dari sebuah majalah bulanan di Rochester, New York. Kemudian ia berhenti karena kontroversi dari tulisannya tentang Penebusan Kristus. Setelah meninggalkan posisi asisten editor, Russell menerbitkan The Herald of the Morning (1879), yang hari ini berkembang menjadi The Watchtower Announcing Jehovah’s Kingdom. Diawali dengan oplah 6000 examplar menjadi 20 juta dan diterjemahkan ke lebih seratus bahasa. Terbitan lain dari Watchtower yang berjudul Awake! dicetak lebih 15 juta examplar dan diterjemahkan ke lebih dari tiga puluh bahasa.
Namun C.T. Russell adalah seorang yang sangat percaya diri, sekalipun ia hanya sekolah sampai kelas-7 (SMP kelas satu), namun ia berusaha mengajar dan memimpin. Sangat tidak heran kalau pengajarannya hanya kebenaran yang parsial bukan kebenaran harmonis yang ditafsirkan dari seluruh ayat Alkitab dan melalui pertimbangan arti kata dalam bahasa aslinya.
Pada bulan Juni 1912, Gembala Gereja Baptis James Street, Hamilton, Ontario, Rev. J. J. Ross, menerbitkan sebuah pamflet yang isinyamengupas kehidupan moral yang tidak beres dan pengetahuan theologi yang cetek dari C.T. Russell. Tentu Russell kebakaran jenggot dan menuntut Ross ke pengadilan atas tuduhan menghina seseorang. Tetapi tanpa disangka oleh Russell ternyata tuntutannya akhirnya menjadi bumerang yang mempermalukan dirinya amatsangat. Karena ternyata pengadilan memenangkan Rev. Ross, berhubung semua yang dituliskan oleh Rev. J.J. Ross tentang Russell terbukti benar. Bahwa Russell bukan kepala keluarga yang baikkarena bercerai dengan istrinya, bahwa ia tidak pernah mengecap pendidikan tinggi yang cukup, tidak pernah sekolah theologi, dan bahwa ia tidakmengerti bahasa Ibrani maupun Yunani.
Lucunya ketika Russell ditanya, apakah ia mengerti bahasa Yunani, ia menjawab mengerti. Dan kemudian pengacara membukakan kitab bahasa Yunani dan memintanya membaca satu kata yang paling atas dan dia tidak dapat melakukannya. Tentu semua orang yang ada dalam ruang sidang menertawakannya. Dan akhirnya ia harus dengan wajah yang sangat malu mengaku bahwa ia tidak mengerti bahasa Yunani. [Walter Marth, The Kingdom of the Cults, Miniapholis: Bethany House Publishers, 1985, pp 42-47].
Fakta yang sangat mengherankan lagi adalah Russell tidak pernah ditahbiskan oleh organisasi apapun namun menyebut dirinya, dan disebut oleh pengikutnya “Pastor”. Walter Marth berkata bahwa sebagai pengkhotbah ia memukau banyak orang, namun sebagai theolog ia tidak memukau siapapun terutama theolog yang terpelajar. Ia tidak memiliki argumentasi theologi yang memiliki dasar, melainkan hanya mengandalkan keberanian dan spekulasi serta kepintaran mengolah kata-kata, berani membuat pernyataan, bahkan berani mengajarkan hal-hal yang bertolak belakang dengan kebanyakan gereja tanpa argumentasi yang mamadai.
Dalam terbitan The Watchtower, 15 September 1910, halaman 298, Russell menyatakan bahwa orang- orang cukup membaca tulisannya, tidak perlu membaca Alkitab karena tulisannya telah menjelaskan Alkitab bahkan adalah sama dengan Alkitab. Ia berkata kepada pengikutnya bahwa mereka tidak akan sanggup memahami Alkitab dengan jelas dan Ia memahaminya dan akan menjelaskannya untuk mereka. Menurut Russell jika semua orang mengaminkan pengajarannya maka umat manusia akan segera masuk ke dalam sebuah kerajaan yang penuh damai. Jualannya laku keras karena tidak lama kemudian terjadi konflik yang memimpin ke Perang Dunia I. Jualannya lebih laku lagi setelah PD I karena banyak orang yang mengalami depresi oleh PD I.
Setelah kematian C.T. Russell pada tanggal 31 Oktober 1916, selanjutnya Komunitas Menara Pengawas (Watchtower Society) dipimpin oleh Joseph Franklin Rutherford, seorang hakim di kota Boonville, Missouri. Ia adalah seorang yang sangat hebat dalam menulis. Dalam hidupnya ia telah menulis lebih dari seratus buku. Sesungguhnya selain Russell dialah orang yang paling berjasa dalam membangun ajaran sesat Saksi Jehova ini. Pada zaman Russell kumpulan mereka belum disebut Saksi Jehova (SJ). Nama ini diperkenalkan pada masa Rutherford. Kemudian ia meninggal 8 Januari 1942 di Kalifornia karena kanker.
Segera sesudah kematian Rutherford mereka memilih Nathan Homer Knorr sebagai presiden dari kelompok ajaran sesat Saksi Jehova ini. Knorr adalah rektor dari Gilead Missionary Training School, di New York. GMTS ini tidak menitik berat pada pembahasan Alkitab secara benar melain sekedar pusat latihan (training) bagi pasukan penjual buku yang mengetuk pintu demi pintu. Mereka tidak menghasilkan theolog yang bisa berpikir melainkan hanya mengandalkan tulisan pemimpin mereka yang telah berupa traktat dan buku. Knorr meninggal bulan Juni 1977 kemudian kepemimpinan di bidat Saksi Jehovah dipegang oleh Frederick W. Franz, seorang yang sudah sangat dikenal di kalangan mereka.
Penyimpangan Pengajaran Mereka
Kita merasa sangat kasihan pada orang-orang yang menyerahkan nasib akhir mereka kepada pengajaran dari hasil penafsiran orang yang tidak pernah sekolah theologi, tidak bisa membaca tulisan bahasa asli Alkitab, yang masa kecilnya pernah mengalami tekanan sehingga tanpa alasan ia menyatakan Neraka itu tidak ada. Tentu bukan maksud saya bahwa orang yang tidak pernah sekolah theologi dan tidak bisa baca tulisan bahasa asli tidak akan bisa menafsirkan Alkitab dengan benar, tetapi jika seseorang berani membuat sebuah kesimpulan yang sangat bertentangan dengan pendapat kebanyakan orang ia harus memiliki dasar yang sangat kuat. Kesimpulannya harus pada bahasa asli Alkitab karena Alkitab terjemahan memiliki resiko perubahan arti kata sehubungan kekayaan bahasa yang berbeda antara satu bahasa dengan yang lain.
Pengajaran SJ ini jelas adalah hasil sebuah kesalahfahaman dari berbagai ayat Alkitab. Ia bagaikan faham komunisme yang diindoktrinasikan oleh pemimpin pemimpin mereka ke bawahan sedemikian intens dan sistematis sehingga terpatri ke dalam hati anggota mereka seperti orang ko munis memegang teguh faham komunisme mereka.
Pertama, dari pemilihan nama Saksi Jehova (SJ) itu sudah awal dari bukti ketidakfahaman mereka terhadap konsep kekristenan yang alkitabiah. Nama Jehova adalah nama yang dipilih oleh Sang Pencipta sebagai nama (simbol) dirinya ketika Ia memperkenalkan diri kepada manusia terutama kepada bangsa Israel. Sejak kejatuhan manusia ke dalam dosa maka manusia tidak bisa hidup bersama Allah yang mahakudus. Dosa harus diselesaikan, dan penyelesaian dosa hanya dengan penghukuman. Allah berjanji mengirim Juruselamat untuk dihukumkan mengganti kan manusia. Sementara Sang Juruselamat belum tiba, Allah perintahkan ibadah simbolik untuk menggambarkan-Nya. Nah, sehubungan dengan kebutuhan ibadah simbolik inilah nama Jehovah diberikan sebagai simbol yang menunjuk kepada Sang Pencipta.
Ketika janji Allah akan pengiriman Juruselamat digenapi, yaitu kedatangan Sang Juruselamat, yang adalah pribadi Allah sendiri, Ia tidak memakai nama Jehova melainkan memakai nama Yesus, yang artinya Juruselamat. Kalau mereka mengerti kebenaran seharusnya mereka menamakan perkumpulan mereka sebagai Saksi Yesus, bukan Jehova. Kalau mereka mau menjadi Saksi Jehova seharusnya mereka lahir di zaman sebelum penggenapan janji Allah.
Kedua, kesalahfahaman tentang pribadi Yesus yang adalah Allah dalam tubuh manusia. Bukan cuma satu-dua ayat melainkan sangat banyak ayat yang langsung maupun tidak langsung menyatakan bahwa Yesus Sang Juruselamat adalah pribadi Sang Pencipta atau Jehova itu sendiri.
Ketika Yohanes Pembaptis ditanya siapakah dia sesungguhnya, ia berkata bahwa ia bukan Mesias tetapi ia adalah “suara yang berseru-seru: Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk TUHAN (Bahasa Ibrani dibalik kata TUHAN adalah Jehovah), luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita!” (Yes.40:3). Siapakah yang dimaksudkan oleh Yesaya dengan Jehovah yang dipersiapkan jalannya oleh Yohanes Pembaptis? Yesus Kristus adalah yang memperkenalkan diri dengan nama Jehovah dalam PL, dan kemudian memperkenalkan diri dengan nama Yesus. Bedanya hanya ketika memperkenal- kan diri sebagai Jehovah dilakukan di tengah badai dan guntur sedangkan ketika memperkenalkan diri sebagai Yesus melalui kelahiran dan pertumbuhan sejak bayi. Yohanes Pembaptis menyatakan bahwa ia datang untuk mempersiapkan jalan bagi Yesus dan mengutip Yesaya 40:3, dengan demikian menyatakan bahwa Yesus adalah Jehova yang datang mengenakan daging.
Kepada siapakah ayat ini dimaksud, “Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.”(Yes.9:6)? Siapakah yang dimaksudkan oleh nabi Yesaya dengan ” Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai”?
Dan di dalam kitab PB, I Yohanes 5:20 dengan jelas menyatakan bahwa Yesus adalah Allah (theos), ” . . . di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. Dia adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal. Bagaimanakah mungkin ada seorang yang jujur dan setia kepada ayat-ayat Alkitab yang bisa menyimpulkan bahwa Yesus Kristus bukan Allah yang menjadi manusia (Fil.2:5).
Namun itulah faham yang diciptakan oleh Russell yang katanya berdasarkan Alkitab, padahal pengajarannya hanya berdasarkan beberapa ayat Alkitab yang mengekpos kemanusiaan Kristus, untuk membangun sebuah komunitas pengikut yang kemudian oleh Rutherford disebut Saksi Jehovah. Karena”pasukan”nya selalu mendapat tantangan dari orang-orang yang mengerti Alkitab, dan mereka seringkali kehilangan kata-kata, maka belakangan baik yang di USA maupun yang di Indonesia, mereka menerbitkan Alkitab dengan mengubah kata-kata Alkitab untuk disesuaikan dengan pemahaman mereka.
Seorang pengikut SJ berkata kepada penulis bahwa dia tidak temukan organisasi kekristenanyang lebih rapi dari SJ, maka dia senang dan meyakini bahwa mereka benar. Bukankah komunisme di Rusia di bawah Stalin dan Lenin lebih rapi dan di China di bawah Moa lebih rapi, dan bukankah Katolik di bawah kepausan mereka jauh lebih rapi? Masalahnya tentu bukan pada rapinya melainkan pada kesesuaiannya dengan Alkitab, dan bukan sesuai dengan sebagian ayat Alkitab, melainkan harus sesuai dengan seluruh ayat Alkitab.
Menurut Walter Martin, dalam buku The Kingdom of the Cults, kelompok SJ telah berani sekali menyimpangkan topik-topik utama pengajaran kekristenan, mengajarkan bahwa tidak ada Neraka padahal Tuhan lebih banyak menyebut Neraka daripada Sorga di dalam Alkitab. Karena Tuhan sangat memperi ngatkan orang akan Neraka sehingga Ia berkata, “Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka. Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka”(Mat.5:29-30). Namun kelompok SJ menyangkali keberadaan neraka, kemung kinan agar orang-orang lebih berani menjadi pengikut mereka karena tidak ada resiko akan masuk Neraka.
Pembaca yang kami kasihi, penulis tahu bahwa dengan buletin setipis ini mustahil bisa mengungkap seluruh penyimpangan kelompok Saksi Jehova (SJ). Uraian singkat ini hanya sekedar merangsang pembaca untuk menyelidikilagi kelompok-kelompok yang telahmemberi sinyal yang salah, sehingga kalaudi analogikan dengan sinyal kendaraan, mereka telah dan akan menyebabkan malapetaka kecelakaan yang dahsyat. Kiranya Tuhan memberi hikmat kepada pembaca serta kemampuan untuk mema hami kebenaran dan mengidentifikasi sinyal-sinyal yang menyesatkan.
Bengcu saya tahu anda SAKSI JEHOVAH maka jawablah pertanyaan saya ini… hmmmm
kalian percuma bila debat dengan bengcu dengan kitab kalian karna kitab saksi jehovah berbeda dengan kitab kalian…. hehehehe plis jawab bengcu…
@Sang pujangga, bengcu bukan saksi jehovah, itu kelihatan dari semua tulisannya disini. Pengetahuan anda mungkin yang kurang mengenai saksi Jehovah. Saya sudah pernah bertemu dengan mereka, sudah pernah didatangi oleh mereka, sudah pernah membahas Alkitab bersama mereka, dan saya punya seorang teman yang sampai hari ini masih menjadi anggota setia saksi jehovah. Jadi saya banyak tahu mengenai saksi jehovah, termasuk ajarannya, meskipun saya tidak mendalaminya secara khusus. Bengcu bukanlah saksi jehovah karena apa yang diajarkannya berbeda dengan ajaran saksi jehovah. Kalo memang bengcu saksi jehovah, dia pasti saksi jehovah yang sesat. HAHAHAHAHA………
loh aku dulu pernah 1 tahun menjadi saksi jehovah sebelum masuk islam… aku tau mereka tak mengakui yesus sebagai Tuhan dan mereka tak percaya hari natal.. hampir semua yg bencu bahas ini berhubungan dengan yang dulu pernah aku pelajari di Sj
judy apa fbmu?
@Sang pujangga, Oooo… pernah ikutan saksi jehovah, pantes aja bisa cerita banyak hehehe… kalo gitu saya ngaku kalah pengalaman deh… hahaha… tapi harusnya juga bisa liat kalo ajaran bengcu disini sangat berbeda dengan ajaran saksi jehovah… Saya tidak tahu di bagian mana bengcu tidak mengakui Yesus sebagai Tuhan, mungkin terlewat oleh saya. Tapi mengenai natal, saya sendiri tidak mempercayai natal tanggal 25 desember termasuk hampir segala atributnya yang ada sekarang (karena berbeda dengan Alkitab). Saya hanya percaya Yesus memang pernah lahir ke dunia ini. Kalo ada kemiripan dengan yang diajarkan saksi jehovah, anda tunjukkan saja kesalahan-kesalahan tersebut, biar kita bahas sama-sama.
Saya jarang buka fb, status juga jarang sekali update. jadi lebih baik ga usah pake fb. Tapi kalo mau coba cari, cari saja dari nama saya, cari yang ada foto profile-nya saya lagi berdua sama istri.
1 tahun = 365 hari = 52 minggu, berarti hanya 52x ikut sekolah SJ (kadang2 bolos)
Pantas sangat “text book”.
Yesus adalah tokoh yang sempurna yang pernah ada di muka bumi ini,patut diteladani,…tentang “TUHAN” adalah diluar nalar manusia,tidak ubahnya cerita mitos.