
Mengarang cerita bohong untuk memuliakan Tuhan Yesus? Itu bukan hanya dilakukan orang-orang Kristen generasi ini namun juga dilakukan ke sebelas murid Yesus. Penyembuhan hari Sabat di kolam Betesda tercatat di Yohanes 5:1-8?
Kisanak, saya juga Kristen, anggota jemaat GKI (Gereja Kristen Indonesia). Saya juga merasa sedih, setelah seratus kali lebih membaca Alkitab dari Kejadian sampai Wahyu dengan tujuan agar mengerti firman Tuhan, ternyata menghadapi kenyataan bahwa mukjizat-mukjizat Tuhan Yesus yang tercatat di dalam Injil, bohong belaka.
Itu sebabnya, dari pada anak cucu jadi bahan ejekan umata agama lain, lebih baik saya mengambil inisiatif membabarkan penipuan-penipuan Injil tersebut apa adanya saja.
Cerita malaikat Tuhan turun ke kolam Betesda dan menggoncangkan airnya sehingga barangsiapa yang terdahulu masuk ke dalamnya sesudah goncangan air itu, menjadi sembuh apapun penyakitnya adalah cerita bohong alias penipuan.
Kalau kisah nyata, pastilah Herodes melarang siapa pun untuk dekat-dekat kolam tersebut agar dirinya dan keluarganya bisa nyebur dan disembuhkan, apapun penyakitnya. Selain Herodes dan keluarganya, pastilah Pontius Pilatus dan keluarganya juga minta didahulukan.
Menurut arkeolog, berdasarkan reruntuhannya, kolam Betesda yang panjangnya 120 X 60 m dengan kedalaman 8 m adalah sebuah benteng dengan pagar beton. Betesda bukan danau alam, bukan kolam ikan, bukan kolam renang, bukan kolam mandi apalagi kolam baptisan. Itu adalah kolam beton buatan Herodes untuk menampung air.
Serambi adalah bagunan semi tertutup, tanpa pintu, tanpa dinding yang atapnya ditopang oleh pilar-pilar. Bagian belakang serambi-serambi adalah pagar beton. Di serambi-serambi itulah para pengawal menjaga kolam siang malam.
Cerita bahwa serambi-serambi itu dibangun Herodes untuk tempat menginap orang-orang sakit: orang-orang buta, orang-orang timpang dan orang-orang lumpuh yang menantikan goncangan air kolam, benar-benar menghina kecerdasan Herodes yang Agung.
Ketika tidak berjalan dalam kurun waktu lama, jaringan otot kaki akan menyusut bahkan layu. Kondisi itu disebut atrofi otot. Penyusutan masa ototnya mencapai 2% setiap harinya. Itu sebabnya, dia yang sudah 38 tahun terbaring lumpuh, otot-otot kakinya sudah mengering dan tulang-tulangnya layu.
Untuk bisa berjalan, tulang-tulang layu, harus tumbuh dan otot-otot kering berdaging kembali. Untuk bisa berjalan maka tulang-tulang itu harus memadat dan daging-daging itu harus dilatih agar menjadi otot. Makanya, mukjizat orang lumpuh berjalan tanpa pelatihan adalah hoax. Bayi saja perlu melatih tulang dan otot-otonya sekitar 9 bulan agar bisa berjalan.
Kalau penyembuhan di kolam Betesda itu nyata, pastilah tempat itu gaduh sekali karena semua orang minta disembuhkan juga. Kalau orang itu benar-benar melipat tilamnya lalu berjalan pulang ke rumahnya, pastilah orang banyak mengiringnya sehingga kampung pun gempar karenanya.
Saat umur berapa orang itu lumpuh? Setelah 38 tahun tinggal di kolam Betesda, dia masih tahu alamat rumahnya? Dia masih kenal orang-orang serumahnya? Oang-orang sekampungnya?
Kalau benar sembuh, pastilah keluarga bahkan orang sekampungnya gotong-royong menyelenggarakan kenduri syukur atas kesembuhannya. Namun, alih-alih kendurian, orang itu justru berjalan sendirian dalam sepi di Hieron yang diterjemahkan LAI sebagai bait Allah padahal itu hanya pelataran pasar, bukan bait Suci (Naos).
setidaknya alkitab ini tertulis apa adanya, walaupuan ada jenjang waktu lebih dari 1500 tahun untuk diedit supaya sinkron.
kalo emang berkhasiat pasti itu kolam akan dipelihara dari zaman Y hingga sekarang.
Kalau benar pasti banyak yg bikin trmpat parkir keledai dan yg jualan makanan tuh hahaha
itu sekarang kondisi kolamnya gimana apa bisa dipake berenang atau kondisinya mengenaskan…
di jerman penganut agama terus menyusut, hari ini cuman dibawah 50% bahkan ditimur tengah justru paling pesat orang keluar dari agama
Ini yang disebut data fiksi
“di jerman penganut agama terus menyusut, hari ini cuman dibawah 50% bahkan ditimur tengah justru paling pesat orang keluar dari agama”
melihat tulisan ini, saya sekeluarga semakin yakin Tuhan Yesus satu satunya jalan keselamatan.
kitab² perjanjian baru aja amburadul isinya. Saling kontradiksi. Contoh orang gila dari kota gerasa atau kota gadara. Kayak gitu kok dibilang firman tuhan atau ucapan tuhan. Bilangnya tulisan yang diilhami roh kudus. Semakin yakin itu karena intinya kalian takut setelah mati itu gimana. Makanya percaya. Kalo ga ada kehidupan setelah kematian mustahil kalian percaya tuhan yesus ataupun alloh.
mau di bilang amburadul
FAKTA TETAP SAMA, TUHAN YESUS SATU SATUNYA JALAN KESELAMATAN