
Kitab Kejadian mencataatnya dan Yahudi serta gereja melestarikannya sehingga siapa saja bisa membacanya sampai memahaminya serta menguji kebenarannya. Ternyata, bukan Ishak Namun Ismail yang akan menjadi bangsa yang besar.
Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.” Kejadian 12:1-3
Abraham mempunya tiga orang istri yaitu: Sarah yang melahirkan Ishak dan Hagar yang melahirkan Ismail serta Ketura yang melahirkan 6 orang anak (Zimran, Yoksan, Medan, Midian, Isybak, Suah). Ismail adalah anak sulung Abraham karena dialah yang lahir 14 tahun sebelum Ishak.
Tetapi Allah berfirman: “Tidak, melainkan isterimu Saralah yang akan melahirkan anak laki-laki bagimu, dan engkau akan menamai dia Ishak, dan Aku akan mengadakan perjanjian-Ku dengan dia menjadi perjanjian yang kekal untuk keturunannya. Kejadian 17:19
Tentang Ismael, Aku telah mendengarkan permintaanmu; ia akan Kuberkati, Kubuat beranak cucu dan sangat banyak; ia akan memperanakkan dua belas raja, dan Aku akan membuatnya menjadi bangsa yang besar (gadowl). Kejadian 17:20
Kerabatku sekalian, meskipun para sarjana teologi Kristen dan para pendeta serta penginjil Kristen getol sekali memberitakan bahwa Ishaklah yang DIKASIHI oleh Abraham dan lewat kerurunannya Abraham akan menjadi bangsa yang besar (gadowl) namun faktanya, kitab KEJADIAN mencatatnya dengan gamblang tanpa tedeng aling-aling sehingga mustahil bagi siapa saja untuk menyangkalnya bahwa Ismaillah yang sangat disayangi oleh Abraham diberkati oleh Allah (Elohim) untuk menjagi bangsa yang besar bahkan darinya akan diturunkan 12 raja.
Saat Allah (Elohim) bernubuat kepada Abraham tentang anaknya Ismail (Kejadian 17:20) Allah memang BERJANJI akan mengadakan PERJANJIAN dengan ISHAK yang akan dilahirkan Sarah kemudian (Kejadian 17:19).
Lalu pada malam itu TUHAN menampakkan diri kepadanya serta berfirman: “Akulah Allah ayahmu Abraham; janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau; Aku akan memberkati engkau dan membuat banyak keturunanmu karena Abraham, hamba-Ku itu.” Kejadian 26:24
Namun sayangnya, setelah Ishak lahir dan dewasa lalu membuat perjanjian dengan TUHAN (YHWH), Ishak tidak pernah diberkati untuk menjadi bangsa yang BESAR apalagi lewatnya akan diturunkan 12 raja seperti Ismail. Keturunan Ishak memang akan menjadi BANYAK namun tidak dinubuatkan untuk menjadi bangsa yang BESAR seperti Ismail.
Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat. Matius 5:37 Handai taulanku sekalian, sebagai orang Kristen, kita harus berani menghadapi kenyataan tentang apa yang tercatat di dalam Alkitab meskipun fakta itu tidak sesuai dengan harapan kita, namun itulah Firman yang tercatat di dalam Alkitab.
Sekarang bangsa yg besar bukan hanya keturunan Ismail. Lihat apa adanya saja di saat ini. Allah tidak diskriminasi. Nasib manusia sama saja, mau beragama atau tidak. Yang diskriminasi hanyalah pengarang kitab suci.
KTT = Kitab Tipu Tipu
STT = Sekolah Tipu Tipu
ATT =
Jangan lupa baca
YHWH SAHABAT PERAMPOK
ada di sini juga.
Tujuan religi, untuk diri sendiri agar lebih baik
Tapi sangat disayangkan kebanyakan orang semaikin religi, malah menguliti orang lain, lantas buat apa religi
sesuatu yang salah jelas harus dikuliti !
Supaya tidak makan korban, baik
harta atau nyawa.
Kalau setelah tahu apa yang salah, masih
terus dipegang, ya silakan, tidak ada
yang melarang. Itu bagian resiko orang
yang menutup mata dan telinga akan kebenaran.
Kemungkinan ALA salah membedakan ishak dan ismail, berhubunga pada jaman itu belum ada ektp.
INGAT ! !!
TIDAK ADA YANG MUSTAHIL BAGI ALAA ! !!
Bukan masalah ada ga ada ktp
Suka suka yang tulis novel dong
Ente protes aja terus
Ismail itu cikal bakal Muhammad
Bajingan pedophile yang ngaku nabi
Faktanya adalah yang disebut Ala tidak mampu berbuat apa-apa tanpa bantuan manusia. Apa yang dibangga-banggakan ternyata cuma kebohongan dan penipuan.
Untuk menulis 10 perintah saja masih butuh musa. Apa mungkin bisa gosip ngobrol bareng nabinya ?
Apa yang dikerjakan Ala waktu terjadi bencana alam (gempa, tsunami, dsb) kenapa manusia tetap jadi korban ?
Mungkin benar yang dikatakan bahwa
manusia lebih butuh superman.
Bukankah blog ini jelas2 sudah membongkar kebohongan2nya.
Sedarlah!!!