
Siaucu (pemuda kecil): Susu (paman), apa yang dimaksudkan dengan beragama dengan akal budi? Tolong berikan saya contoh yang dimaksud dengan beragama dengan akal budi itu. Kenapa agama Tiongkok kuno disebut agama akal budi?
Suhu haihai: Beragama dengan akal budi artinya berani menghadapi KEBENARAN ajaran agama apa adanya saja.
Sun go kong (Sūn wùkōng 孫 悟空) adalah tokoh novel yang berjudul Perjalanan Ke Barat, dalam bahasa Hokkien, Se yu ki (xī yóujì 西 遊記) karya Wú chéngēn 吳 承恩 (1500-1582). Itu sebabnya, meskipun umat Samkauw (Tridharma) menyembah Sun go kong sebagai dewa, namun kita harus berani menghadapi kenyataan bahwa dewa Sun go kong adalah BERHALA dan agama Tiongkok kuno menyebut penyembahan demikian namanya MENJILAT.
Umat Gereja Kharismatik percaya bahwa Pdt Niko adalah seorang nabi dan rasul Tuhan Yesus. Ketika bulan Maret 2020, Pdt Niko bersaksi, “Sekarang Tuhan Yesus MENYURUH saya untuk melakukan seperti yang dilakukan oleh Tuhan Yesus yaitu dengan menghardik badai itu dan berkata, DIAM! Tenanglah! Karena itu sekarang saya memerintahkan kepada #COVID19 dan kepada krisis ekonomi dan berkata, DIAM! TENANGLAH!” puluhan ribu umat GBI dan Kristen lainnya mengamini kesaksian Niko tersebut.
Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama allah lain, nabi itu harus mati. Ulangan 18:20
Banyak Kristen yang mengajariku bahwa Tuhan Yesus membuat segala sesuatu indah pada waktunya. Mereka lalu menyatakan bahwa kesaksian Pdt Niko sudah digenapi oleh Tuhan Yesus saat ini, buktinya Indonesia tidak mengalami krisis moneter saat ini dan Covid 19 pun sudah hampir hilang. Itulah bukti bahwa nubuatan Pdt Niko telah digenapi.
Niko menghardik Covid 19 Maret 2020 dan saat ini, Desember 2022 Covid sudah redah. Jarak waktunya hampir 2 tahun, NAMUN itulah cara Tuhan Yesus menguji kesabaran dan iman kita bukan? Ha ha ha … Ketika Tuhan Yesus menghardik badai, badainya baru redah sekitar 2 tahun kemudian?
PGI (Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia) mencanangkan “Maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain. Matius 2:12,” sebagai thema natal tahun 2022. Itu sebabnya anggota-anggota PGI pun mencanangkannya sebagai thema natal tahun ini.
Sekarang kita tahu bahwa bintang di langit biru UKURAN-nya jauh lebih besar dari bumi. Itu sebabnya mustahil bintang di langit biru turun ke dunia lalu melenggang memimpin kemudian menclok di atas rumah Tuhan Yesus sehingga orang Majus pun tahu bahwa itulah rumah Tuhan Yesus.
Banyak yang mengajariku bahwa, “Bukan bintang namun kometlah yang dilihat orang Majus. Karena zaman itu belum membedakan bintang dan komet itu sebabnya komet pun mereka sebut bintang.” Benarkah demikian?
Terserah, bintang itu komet atau meteorid atau asteroid atau meteor atau bintang jatuh. Para ilmuwan mengajarkan bahwa saat memasuki atmosfir bumi, benda-benda langit itu meluncur dengan kecepatan 72.000 km/jam, itu sebabnya peduli setan orang-orang Majus itu naik onta atau naik kuda atau naik keledai bahkan naik motor, mustahil bintang itu BISA mendahului hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Tuhan Yesus berada.
Para ilmuwan mengajarkan bahwa gesekan benda langit dengan atmosfir dengan kecepatan 72.000 km/jam menimbulkan BARA API alias cahaya yang nampak dari jarak 100 km lebih. Kalau ada benda langit jatuh di atas rumah Tuhan Yesus, pastilah rumah itu hancur lebur dan hangus terbakar.
Kalau bintang itu musnah jadi abu, tetap saja, panasnya pasti menghanguskan rumah Tuhan Yesus dan tetangga-tetangganya. Kalau pun tidak ada kebakaran, pastilah cahaya bara api bintang itu membuat pera tetangga bahkan tetangga kampung untuk nyelonong ke rumah Tuhan Yesus.
Kisanak, beragama dengan akal budi artinya berani menghadapi KEBENARAN ajaran agama apa adanya saja. Artinya anda harus berani menghadapi bahwa BUALAN pdt Niko adalah HOAX juga berani terima kebenaran bahwa kisa orang Majus adalah berita BOHONG karangan murid-murid Tuhan Yesus atau karangan Tuhan Yesus itu sendiri.
Iblis dan roh-roh jahat adalah malaikat JATUH. Kenapa mereka jatuh? Karena jalanannya LICIN dan jelek.
Agama A ini sudah jelas tertulis untuk “orang sakit”, “yang berkeluh kesah”, makanya penyembuhannya bukan dengan obat yang seharusnya, tetapi dengan “candu” dan “placebo”, karena yang sakit sebenarnya bukan fisiknya tetapi jiwanya.
Untuk Anda yang masih sehat dan sudah sehat, tentu saja cara berpikirnya akan beda, mungkin ini yg dimaksud akal budi.
Saya ambil contoh bagaimana pasiennya ibada datang biasa saja, lalu pada sesi “tertentu” bisa nangis sesenggukan.
Melakukan kesalahan yang sangat besar, atau berulang-ulang, calon aktris yang hebat, newbie, atau cuma ikut2an krn sebelahnya nangis. Semuanya sakit jiwa, walaupun belum termasuk gila.
Jadi buat Anda yang menggunakan (atau mulai menggunakan) akal budi, sebenarnya percuma mengingatkan mereka. Lebih baik kalau ketemu mereka,
posisikan mereka sebagai orang sakit, dan sapa mereka,
“gbu”
“puji tuhan”
“dosamu sudah diampuni, nak!”
supaya mereka tenang dan bahagia dalam kesakitan jiwa mereka. bukankah membuat orang bahagia itu indah ?
Sejak tahu isi alkitab diambil dari mitos, yang kemudian digenapi (mitos kok digenapi?), perlahan saya mulai menghindari kata “alla” dan “tuhan”, lebih prefer pakai “god”, atau “heaven” atau “sky”.
Dua kata pertama mengingatkan kebodohan saya.
masyarakat tiongkok daratan umumnya pergi ke kelenteng sekali kali waktu saja, kadang ada masalah keturunan minta doa ke kuan yin, ada masalah ekonomi minta doa ke cai sen, minta kesembuhan ke kesitigharba. uniknya mereka tidak menganggap dewa ini maha segala-galanya, sehingga tidak ada pendeta agama tiongkok ngadain KKR, tidak ada mantra :”di dlm nama kuan yin semua sakitmu diangkat, disembuhkan” tidak ada klaim ksitigharba dokter di atas/segala dokter. jika sakit masyarakat tiongkok akan berdoa ke dewa dan dia tahu doanya bisa dikabulkan bisa tidak makanya dia lebih mempercayai dokter maupun sin she.
AGAMA AKAL BUDI memang menjadi ciri khas agama tiongkok makanya agama tiongkok tidak dogmatis, uniknya bagi mereka agama bukan segala galanya, tuhan bukan segala galanya makanya sensus berbagai survei menemukan tiongkok daratan 90% atheis. kelenteng di tiongkok akan sangat jarang penuh sesak di hari minggu kecuali di perayaan musim semi, krena masyarakat jarang memohon ke dewa lebih baik waktu bekerja,kumpul kluarga daripada kebaktian ke klenteng, agama bukanlah kebutuhan pokok seperti halnya sembako tapi bagian budaya. agama tiongkok juga bukan agama misionaris sehingga tidak pernah nyebar keluar etniknya. tapi uniknya orang tiongkok gemar bangun patung2 pencakar langit tertinggi sedunia patung laozi, kongzi, kwankung,kuan yin, budha hingga setinggi hampir 200 meter, buat apa ya? di guifeng malah bikin patung budha tidur sepanjang 500 meter, setengah kilometer! buat objek wisata mungkin karena pariwisata nyumbang 5% pendapatan negara. pemerintah tiongkok tahu tiongkok memiliki sejarah panjang budhisme, konghucu, taoisme makanya bangun patung2 raksasa krn warga dunia sangat tertarik akan hal itu sehingga banyak wisatawan datang.
karena agama tiongkok agama akal budi makanya warga tiongkok tidak menganggap tuhan maha segalanya, makanya 90% ateis walaupun mereka mempraktekkan folk religion (tridarma+kepercayaan lokal)
namun kemajuan ekonomi, teknologi, nuklir, keamanan, kesenjangan kaya miskin yg rendah merupakan yg termaju di dunia sehingga negara-negara barat terus menjegal tiongkok namun gagal terus dan yg jelas penjual agama dr luar tiongkok pada gak laku, sehingga banyak rumah ibadah ilegal, aula/ruko yg dijadikan rumah ibadah bawah tanah bandel tak berijin pada dibuldozer, dan tokohnya dipenjara ya jelas aja krn nyebarin agama juga melakukan tindakan makar sehingga senak jidatnya pemimpin barat bilang pelanggaran ham
Ada pandangan kitab kejadian, keluaran, bilangan, imamat dan ulangan ditulis tahun 600 sm. Jadi 5 kitab itu bukan ditulis musa. Jauh setelah musa hidup. Bisa juga musa, yosua itu tokoh fiktif atau ceritanya sudah berbeda. Mengapa digenapi? Ya jelas digenapi terang ditulis sekarang untuk menceritakan masa lalu. Ya bisa dibikin pas donk. Lalu untuk yesus kok bisa digenapi? Untuk kisah yesus karena kitab perjanjian lama sudah ada. Maka penggenapan itu terkesan dipaksakan. Seperti elia memang sudah datang (yohanes pembaptis adalah elia yang dimaksud). Padahal jelas² elia dan yohanes pembaptis adalah oknum yang berbeda. Kalau bukan penggenapan yang dipaksakan ya apa tuh namanya?
God = english
Tuhan = tuan + h ditengah (bahasa indonesia)
Allah = arab tapi akhirnya jadi bahasa indonesia
Heaven = english artinya surga, maaf memang surga beneran ada ya? Sudah ada bukti foto²nya? Kalau alkitab adalah mitos, kitab² agama atau aliran kepercayaan lain juga bisa jadi mitos juga donk
Sky = english artinya langit, ada agama atau aliran kepercayaan yang meyakini yang maha kuasa ada di langit, tapi beneran ada kagak? Yang jelas di langit ada awan. Hahaha. Kalau ternyata god ada di perut bumi atau di muka bumi atau di luar angkasa gimana?
Menurut saya yang maha kuasa itu misalkan ada dan juga pencipta langit dan bumi itu universal. Artinya yang mahakuasa oke² aja mau dipanggil tuhan, allah, eloah, elohim, shangdi, tian, sorga, langit, sang hyang widi dll. Seharusnya yang maha kuasa itu bisa mengerti hati manusia yang mau menyembah dia atau mau mengenal dia atau meminta bantuan. Manusia merasa yang maha kuasa pastinya diatas karena manusia itu melihat rupa, yang diatas pasti “lebih”. Yang dibawah ga dianggap. Padahal negara sekarang yang kaya karena harta yang dibawah misal minyak bumi. Bukan karena yang diatas misal hujan jadi kaya. Malah pada banjir.
Apa yang tidak bisa dilihat bukan berarti tidak ada. Saya TIDAK sedang bicara tentang tuhan, setan, spiritual, rasa percaya, dan sebagainya.
Coba Anda pejamkan mata, maka Anda tidak bisa melihat sekeliling Anda, tetapi apakah itu berarti tidak ada apa2 di sekitar Anda ?
Agnostics assert that it’s impossible to know how the universe was created and whether or not divine beings exist
Daripada meributkan surga dimana, dan hal-hal yang tidak bisa saya lihat, saya lebih memilih menikmati karya sastra yang berhubungan dengan surga, dewa-dewi, demon, dan sejenisnya.
Karya sastra jelas imajinasi pengarang,
dmana sayaa bisa tahu imajinasi orang lain,
dan itu sangat menyenangkan buat saya.
Beda dengan agama abr, sebuah mitos yang maunya disebut nyata. Ibarat srigala berbulu domba.
Agama abrahamik adalah cerita yang mirip dongeng atau cerita dongeng yang diyakini fakta. Oke. Kenapa diyakini fakta? Menurut pandangan saya kita harus flashback ke belakang. Saat kerajaan israel terpecah menjadi 2 yaitu kerajaan israel dan kerajaan yehuda. Lalu lahir sebutan untuk 2 kepercayaan. Yang satu samaria sedangkan satu lagi yahudi. Nah yang yahudi inilah yang kemungkinan menulis 5 kitab awal saat pembuangan di babilonia. Entah abraham betul ada atau tidak ya mereka yang tahu. Ditambah lagi ajaran islam menceritakan nabi ibrahim alias abraham sholat menghadap kabah di mekah.
Ajaran yesus itu sebetulnya ajaran akal budi. Cuma saat menjadi agama kristen jadi berubah. Bukti ajaran yesus ajaran akal budi adalah yesus banyak berujar dengan perumpamaan seperti pengajaran dalam kitab wu jing.