Kenapa Tidak Mendatangi Yang Bersangkutan?


Gambar: kulcard.co.id

Kenapa hai hai hanya menulis blog namun tidak mendatangi mereka yang ajarannya atau kesaksiannya atau klaim mujizatnya dikuliti helai demi helai seperti menguliti bawang bombai untuk menyampaikan keritiknya?

Mengeritik seseorang dan mengajar masyarakat adalah dua hal yang berbeda. Mengeritik pembohongan publik Philip Mantofa misalnya, harus disampaikan kepadanya untuk menjamin kritikannya sampai. Tujuan mengeritik dia adalah untuk mempertobatkannya alias menghimbau dia agar tidak melakukan penipuan publik lagi. Kenapa hai hai tidak melakukan hal demikian?

Hai hai bengcu tidak menulis blog untuk mengeritik seseorang. Itu sebabnya dia tidak mendatangi orang yang bersangkutan untuk menyampaikan kritikannya. Kenapa demikian? Karena hai hai menulis blog untuk mengajari masyarakat. Misalnya dia menulis blog untuk mengajari masyarakat agar tidak termakan penipuan publik Philip Mantofa piknik ke neraka. Apakah tindakan hai hai demikian alkitabiah?

Ketika berusaha merebut Betsyeiba dari Uria suaminya, Daud pun meminjam tangan orang Amon untuk membunuhnya. Atas tindakan Daud demikian YHWH pun mengutus nabi Natan mendatangi Daud dan mengeritiknya. Nabi Natan menegor Daud namun tidak membongkar tindakan liciknya kepada masyarakat. Apa yang dilakukan oleh nabi Natan itu disebut mengeritik.

Meskipun Yohanes pembaptis dan Yesus sama-sama menguliti ajaran dan perilaku para ahli taurat helai demi helai seperti menguliti bawang bombai namun keduanya tidak pernah mendatangi para ahli taurat itu satu demi satu untuk menegor mereka. Kenapa demikian? Karena yang dilakukan keduanya adalah mengajari masyarakat. Keduanya mengungkapkan kesalahan para ahli taurat untuk mengajari masyarakat agar tidak meneladani apalagi tertipu oleh ajaran dan perilaku mereka.

Itu sebabnya, kisanak. Yang harus anda lakukan setiap kali membaca blog-blog hai hai menguliti ajaran atau kesaksian dan klaim mujizat helai demi helai seperti menguliti bawang bombai dengan alkitab sebagai standar kebenaran dan sumber pustaka, yang harus anda lakukan adalah MENGUJI-nya dengan teliti dan hati-hati.

Nah, kerabatku sekalian, kalau anda menemukan kesalahan di dalam tulisan-tulisan hai hai bengcu, tolong tunjukkan salahnya dan ajarkan yang benar. Itu namanya mengajar lewat berapologetika.

Kerabatku sekalian, klaim mujizat Philip Mantofa memang terbukti palsu. Kesaksiannya piknik ke neraka adalah pembohongan publik dan ajarannya tentang jamahan roh Kudus ternyata sesat. Silahkan klik di SINI untuk membaca blog-blog tentang hal demikian.

Tindakan anda mengagul-agulkan kesuksesannya sembil menuduh hai hai bengcu dengki, numpang sukses, tidak punya pelayanan mustahil membuat ajaran Philip Mantofa menjadi alkitabiah dan kebohongannya piknik ke neraka menjadi kisah nyata serta klaim mujizat palsunya menjadi mujizat sejati. Makanya dikatakan, menghina dan mengejek serta menghujat hai hai sama sekali tidak menjadikan yang sesat menjadi lurus, yang palsu menjadi sejati, yang bohong menjadi benar.

59 thoughts on “Kenapa Tidak Mendatangi Yang Bersangkutan?

  1. 🙂

    Tapi apakah dewasa ini ada mukjizat yang benar2 terjadi pak ?

    Murni karena campur tangan Tuhan ?

    Jika ada , adakah contoh konkritnya ?

  2. Mujizat? Apa itu mujizat? Sebelum bicara mujizat harus gamblang dulu definisi mujizat. Banyak orang menganggap kemampuan berjalan di atas beling adalah mujizat. Silahkan nonton video ini. Anda anggap berjalan di atas beling mujizat?

  3. Maksud sy,

    Mukjizat dalam penyembuhan dan pemulihan dalam setiap masalah baik fisik atau mental.

    Sy akui sy masih ‘hijau’ dalam iman, tetapi ketika sy masih kecil dan memiliki masalah, baik itu besar maupun kecil. Acapkali sy mengingat Tuhan, hati sy terasa damai, dan masalah tsb pun memiliki jalan keluar diluar pemikiran sy. Dan waktu itu sy menganggapnya sbg campur tangan Tuhan dlm hidup sy pak.

    Apakah hal demikian bisa disebut sbg mukjizat Tuhan ?

    Bukan, disini sy tidak menganggap trik atau atraksi2 sebagai mukjizat spti yg bpk maksud dan tunjukkan.

    Sy cuman menganggap dan mengandalkan Tuhan dalam setiap masalah2 hidup sy, yg sy temui pak.

    Apakah pengertian sy salah slama ini ?

  4. Halo pak Hai.. Sungguh menarik membaca2 tulisan anda.. Selama ini saya kira cuma saya yg udh muak sama ajaran2 sesat macam gtu.. Haha.

    Contoh kasus paling melenceng menurut saya adalah baptisan roh kudus.. Sungguh janggal kelompok yg menilai baptisan dgn air(terserah mau percik apa selam) belum cukup.. Padahal saat dibaptis dgn air org itu dibaptis “dalam nama Bapa, Putera, dan Roh Kudus.. Jika org tsb merasa harus baptis roh kudus lagi supaya bisa dipenuhi roh kudus dan berbahasa roh (katanya).. Ya berarti dia menyangkal baptisan sebelumnya kan? Berarti dia menyangkal kalo pas dibaptis dgn air tidak melibatkan Roh Kudus?? Nah ajaran2 gini yang berkembang akhir2 ini.. Ckck

    Saya ingin bertanya kepada para pembela pak Philip.. Mengapa Philip Mantifa harus menyelipkan kata2 yg tidak beraturan saat ingin melakukan mukjizat? Apakah Alkitab mencatat bahwa Yesus juga melakukan hal seperti itu saat melakukan mukjizat??

    Oh ya pak bolehkah saya meminta bapak untuk menulis mengenai interdenominasi? Karena persekutuan kristen di kampus saya sangat menjunjung ini sampai2 sering kali mereka merasa tabu untuk menguliti ajaran2 kristen yg sesat..

  5. bapak baca dari terjemahan atau dari bahasa asli?? kalo dari terjemahan saya mengiyakan apabila terdapat kesalahan tetapi bahasa asli jelas tidak dong pak .. apakah bapak tidak percaya bahwa alkitab dituliskan oleh campur tangan allah dari kata per kata?? jelas para penulis alkitab tidak ujukujuk tetapi pada masa dahulu kala allah memberikan inspirasi kepada penulis alkitab .. jelas lukas memang melakukan penyelidikan tetapi allahlah yang ikut campur tangan pada semua penulis alkitab ..

  6. Mujizat adalah apa yang dilakukan oleh Yesus. Berjalan di atas air adalah mujizat. menyembuhkan orang lumpuh adalah mujizat. Mengusir setan dari orang gerasa bukan mujizat. Mujizat adalah kejadian yang melampaui hukum alam yang dipahami.

    Di dalam hidup kita menghadapi banyak masalah. CARA paling mudah untuk MERASA aman adalah MENGHIBUR diri bahwa itu kehendak Tuhan. Ketika takut, cara paling mudah adalah menghibur diri bahwa tuhan ikut campur dalam segala masalah saya.

    Kita harus mulai DEWASA alias bertanggungjawab atas seluruh kehidupan kita. Bukan mengkambing hitamkan Iblis juga tidak menjilat Allah.

  7. Terima kasih atas tanggapan Pak Bengcu.

    ”Kita harus mulai DEWASA alias bertanggungjawab atas seluruh kehidupan kita. Bukan mengkambing hitamkan Iblis juga tidak menjilat Allah.”

    Sy suka sekali statement bpk 🙂

    Tetapi pak sebagai manusia dewasa scara lahiriah walaupun sifat terkadang labil. Dan dominan lemah pak, selayaknya manusia biasa dan penuh kekhilafan.

    Apakah salah jika kita mengharapkan bantuan Tuhan ?

    Mencoba ”menghibur” diri yg bpk katakan itu,apakah berpura-pura bahwa semuanya akan baik2 saja ?

    Dengan kata lain kita tidak mempasrahkan diri kita seutuhnya di kendali Tuhan pak ?

    ”menjilat” Tuhan.. Eumm apakah pujian, worship itu bisa dikategorikan sebagai penjilat ?

    Maaf jika sy banyak bertanya kpd Bpk Bengcu,

    Sy hanya ingin mengetahui pendapat dan saran bpk.

    Trims

  8. Saya sudah membaca beberapa tulisan anda dan saya hargai dedikasi anda dalam membela kebenaran Tuhan.. Saya juga kagum bahwa anda mengetahui banyak sekali mengenai alkitab yang saya yakin hanya diketahui orang-orang yang mendalaminya dengan sungguh-sungguh.. Namun jika anda tidak keberatan, saya ada beberapa pandangan.. Bukan mengenai firman yang anda bagikan, namun mengenai sikap anda dalam tulisan-tulisan anda..

    Saya melihat bahwa sebagian besar tulisan anda adalah “mendakwa” penginjil-penginjil lain dan mengatakan bahwa mereka palsu.. Apakah dengan ini anda mengindikasikan bahwa anda adalah penginjil yang asli ataupun orang kristen yang paling benar? Karena anda tidak segan menggunakan kata-kata kasar dalam “mendakwa” orang lain, bisakah saya simpulkan menganggap diri anda tahu lebih banyak mengenai Tuhan? Tidak bermaksud mengkiritk? Kalau begitu, penggunaan kata-kata anda perlu lebih diperhatikan lagi kata-kata yang anda pakai dalam tulisan anda kalau begitu.. Kata-kata seperti “tolol”, “goblok”, “hina” bukanlah kata-kata yang tepat jika anda mau mengajarkan Allah yang adalah kasih.. Anda mengatakan ingin mengajari namun juga menyatakan tidak peduli mereka bertobat atau tidak.. Tandanya anda sudah menganggap tinggi diri sendiri, anda hanya menyebarkan firman namun tidak peduli orang lain menerima atau tidak.. hanya karena anda membaca alkitab lebih dari seratus kali, pantaskah anda mengatakan orang lain bodoh karena belum membaca semuanya? Penggunaan kata-kata anda menandakan bahwa anda adalah orang yang memang tahu banyak mengenai alkitab, namun sudah mulai berkutat pada pengertian anda sendiri.. Anda menuduh pendeta ini sesat, pendeta itu palsu, namun anda sendiri menggunakan alkitab sebagai senjata untuk menjatuhkan orang lain yang seharusnya anda selamatkan.. Saya melihat satu komen yang anda balas dengan kalimat “mending cepat masuk surga karena hidup di dunia juga tidak ada gunanya, hahahahaa”.. Anda secara tidak langsung mendoakan agar dia cepat mati dan menghakimi bahwa hidupnya tidak berguna di mata anda.. Anda menggunakan logika-logika buatan manusia untuk membuktikan poin anda, namun anda lupa Tuhan tidak bekerja melalui logika manusia.. Jangan membatasi Tuhan dengan apa yang anda ketahui..

    Saya ngomong ini bukan untuk mengajak berdebat namun saya melihat bahwa anda adalah orang yang sudah mulai dibutakan oleh pengetahuan anda sendiri.. Anda menuduh orang lain buta, namun anda sendiri tidak bisa melihat bahwa perilaku dan perkataan anda di blog anda sendiri itu kebanyakan tidak menunjukkan kasih, namun kesombongan.. Percuma jika anda punya pengetahuan setinggi gunung jika hanya dipakai untuk membuktikan hal-hal yang menurut anda salah dan menjatuhkan orang-orang yang anda anggap tidak benar.. Anda menggunakan rasionalisme dan ilmu-ilmu manusia untuk membela Tuhan anda, namun anda lupa bahwa Tuhan tidak bekerja mengikuti pengertian manusia… Anda bisa membaca alkitab ratusan kali, namun bagaimana hubungan anda dengan Tuhan? Apakah anda mendasarkan diri pada pengetahuan anda atau pada Tuhan? Apakah anda sendiri sudah menunjukkan sikap penuh kasih yang diajarkan di alkitab dan yang seharusnya sudah anda baca berulang kali? Dan bagaimana cara orang lain mau mengajari anda ataupun sekedar memberikan pendapat jika anda terus membalas dengan bahasa dan kata-kata yang seharusnya tidak keluar dari mulut orang yang percaya pada Tuhan.. Mendakwa orang lain, mengatakan orang lain tolol dan hidupnya tidak berguna (serius, ini perkataan yang sangat tidak pantas), bahkan mengatai orang yang memberikan opininya kepada anda dengan kata “bodoh” atau “tolol”. Menurut anda, apakah itu pantas?

    Anda mungkin tidak akan terlalu memperhatikan perkataan saya, karena saya juga adalah orang yang baru baca alkitab 3 kali dan itupun juga kurang mengerti beberapa bagian jadi perkataan saya mungkin tidak terlalu berbobot buat anda.. Kemungkinan besar anda akan mengatakan bahwa saya sendiri sedang menghakimi anda, itu silahkan bagaimana cara pandang anda.. Soal kebenaran firman Tuhan, itu sebenarnya tidak perlu diperdebatkan karena kebenaran adalah kebenaran.. Pengertian-pengertian manusia masing-masing saja yang sering bertentangan..Yang menjadi masalah adalah cara penyampaian anda tidak positif, apalagi respon-respon anda di bagian comments tidak menunjukkan karakter yang baik menurut Kristus..

    Menurut anda sendiri, yang anda lakukan ini adalah apa? Mengajari? Menghakimi? Membenarkan? Memberkati? atau sekedar membuktikan kebenaran yang anda ketahui?

    Kalau boleh silahkan dibalas komen saya ini karena saya ingin melihat respon anda..

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.