Sentuhan Philip Mantofa membuat orang rebah namanya sentuhan Roh Kudus. Hembusannya bikin rebah disebut hembusan Roh Kudus. Pukulan jarak jauhnya yang merebahkan adalah pukulan Roh Kudus.
Pertanyaannya adalah: Benarkah Philip Mantofa punya kuasa sentuhan Roh Kudus, hembusan Roh Kudus dan pukulan Roh Kudus? Benarkah orang-orang itu rebah karena dilanda atau dijamah Roh Kudus?
Kesaksian Philip Mantofa
Di dalam film berjudul Myanmar for Jesus, di Youtube, Philip Mantofa bersaksi, “Pada tanggal 3 September 2011 di hotel Swissotels
Singapura, saya mengalami perjumpaan yang ajaib dengan Tuhan Yesus. Tuhan ijinkan saya menjamah tangan Tuhan yang berlobang paku secara fisik, lalu Ia berkata kepada saya: Pergilah ke Myanmar. Beritakanlah keselamatan besar kepada bangsa yang hidup dalam kegelapan!”
Di dalam film tersebut Philip Mantofa memegang borgol sambil berteriak, “In Jesus name. Satan lets them go!” artinya, “Dalam Nama Yesus. Iblis lepaskan mereka!” Dia lalu membanting borgol dan hadirin pun bergelimpangan rebah.
Karena Iblis sudah dimusnahkan oleh kematian Yesus maka yang dilakukan oleh Philip Mantofa adalah pembohongan publik.
Paulus Orang Yang Terakhir Bertemu Yesus
Dan yang paling akhir dari semuanya Ia menampakkan diri juga kepadaku, sama seperti kepada anak yang lahir sebelum waktunya. 1 Korintus 15:8
Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: “Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini. Wahyu 22:18
Paulus bersaksi dirinyalah orang yang paling terakhir bertemu dengan Yesus. Artinya, setelah Paulus tidak akan ada lagi orang BARU yang bertemu dengan Yesus. Dari mana Paulus tahu kebenaran demikian? Dari Yesus.
Yohanes bersaksi dialah yang menerima wahyu TERAKHIR dari Yesus. Artinya setelah WAHYU yang disampaikan kepada Yohanes di pulau Patmos, tidak akan ada wahyu baru lagi. Dari mana Yohanes tahu hal demikian? Dari Yesus.
Mungkinkah Paulus dan Yohanes membual? Tidak mungkin! Mungkinkah Yesus plintat-plintut alias menjilat FIRMAN-Nya kepada Paulus dan Yohanes? Mustahil! Itu sebabnya Yesus mustahil menemui Philip Mantofa di Singapura. Makanya kesaksiannya bertemu Yesus adalah bohong. Kesaksiannya menerima WAHYU baru untuk pergi ke Myanmar adalah dusta.
Apa tujuan Philip Mantofa bersaski PALSU bertemu dengan Yesus dan menerima Wahyu baru pergi ke Myanmar? Untuk mencari PUJIAN! Untuk MENYESATKAN umat Kristen.
Tidak Mungkin Menjamah Tangan Yesus
Kesaksian Philip Mantofa menjamah tangan Yesus yang berlobang paku secara fisik adalah TIPU! Kenapa demikian? Karena Yesus bukan Pinokio yang terbuat dari kayu yang lobang pakunya tidak bisa sembuh. Tubuh Yesus adalah DAGING yang luka pakunya berangsur-angsur sembuh seiring berlalunya waktu.
Ketika bertemu Tomas luka Yesus belum sembuh, itu sebabnya Tomas melihat lukanya. Namun, luka Yesus mustahil belum sembuh setelah dua ribu tahun berlalu.
Tomas berguru kepada Yesus selama tiga setengah tahun. Tomas kenal Yesus secara pribadi, itu sebabnya ketika melihat Yesus dia segera mengenalinya tanpa perlu mencucukan jari ke luka Yesus. Dan ketika Yesus menunjukkan luka-lukanya yang belum sembuh, Tomas pun benar-benar terharu.
Bagaimana rupa wajah dan perawakan Yesus? Alkitab tidak mencatatnya. Apa itu gambar Yesus? Gambar Yesus adalah imajinasi para seniman lukis tentang rupa wajah dan perawakan Yesus. Yang dilukis adalah model yang didandani dan disuruh berakting sebagai Yesus. Yang beredar di masyarakat saat ini lebih dari 150 model Yesus.
Philip Mantofa ketemu Yesus versi yang mana? Yesus yang menjumpai Philip Mantofa seperti apa tampangnya? Itulah bukti kesaksian Philip Mantofa bertemua Yesus adalah DUSTA.
Iblis Sudah Dimusnahkan
Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut; Ibrani 2:14
Ibrani 2:14 mencatat bahwa Iblis sudah dimusnahkan oleh kematian Yesus. Karena sudah dimusnahkan tidak mungkin Iblis memborgol manusia. Karena sudah musnah tidak mungkin Iblis mendatangi Philip Mantofa di dalam KKR-KKR-nya. Karena tidak ada Iblis yang memborgol makanya tidak ada borgol Iblis. Itu sebabnya LAGAK Philip Mantofa melepaskan borgol Iblis adalah penipuan publik.Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, lagaknya kampungan sekali.
Kalau Yesus memang menemui Philip Mantofa, Dia pasti menyuruhnya untuk berhenti berlagak melepaskan borgol Iblis karena Iblis sudah musnah. Tindakan Philip Mantofa kekeh jumekeh berlagak melepas borgol iblis adalah bukti dia tidak bertemu Yesus.
Penipuan Baptis Roh Kudus
Yohanes menjawab dan berkata kepada semua orang itu: “Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang lebih berkuasa dari padaku akan datang dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak. Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus dan dengan api. Lukas 3:16
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya. Matius 11:11
Yohanes pembaptis bilang, yang akan membaptis dengan Roh Kudus itu lebih BERKUASA darinya. Philip Mantofa dilahirkan oleh perempuan itu sebabnya dia tidak mungkin lebih besar alias lebih berkuasa dari Yohanes pembaptis. Itu sebabnya Philip Mantofa tidak mungkin orang yang dinubuatkan oleh Yohanes Pembaptis akan membaptis dengan Roh Kudus dan api.
Itu sebabnya mereka yang mengaku punya karunia membaptis dengan Roh Kudus adalah PENIPU. Makanya lagak kampungan Philip Mantofa melempar-lemparkan Roh Kudus dan menghembuskan Roh Kudus adalah PENIPUAN PUBLIK.
Penipuan Direbahkan Roh Kudus
Ketika seluruh orang banyak itu telah dibaptis dan ketika Yesus juga dibaptis dan sedang berdoa, terbukalah langit dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Dan terdengarlah suara dari langit: “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.” Lukas 3:21
dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada setiap orang dari mereka. Kisah Para Rasul 2:3
Setelah mendapat curahan (baptisan) Roh Kudus, Yesus tidak rebah sama sekali. Ketika mendapat pencurahan (baptisan) Roh Kudus pada hari Pentakosta tidak ada yang rebah sama sekali. Itu sebabnya rebah dengan alasan mendapat curahan Roh Kudus adalah penipuan publik.
Ketika Zakaria dipenuhi Roh Kudus, dia tidak rebah. Ketika Elisabet penuh Roh Kudus, dia tidak rebah. Ketika Yesus penuh Roh Kudus Dia tidak rebah. Ketika Petrus penuh dengan Roh Kudus dia tidak rebah. Ketika Stefanus penuh Roh Kudus dia tidak rebah. Alkitab mencatat bahwa ketika dipenuhi Roh Kudus mereka tidak rebah.
Ada banyak ayat yang mencatat orang-orang tidak rebah namun tidak ada ayat yang mencatat kisah seseorang yang REBAH karena dipenuhi Roh Kudus. Berdasar fakta-fakta demikian maka berlagak dipenuhi Roh kudus lalu rebah adalah Penipuan Publik.
Penipuan Sentuhan Dan Pukulan Roh Kudus
Ia rebah ke tanah (peson) dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: “Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?” Kisah Para Rasul 9:4
Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia. 1 Yohanes 4:4
Para pengkotbah alam roh menggunakan kisah Paulus rebah di jalan ke Damsyk sebagai teladan dan 1 Yohanes 4:4 sebagai alasan kenapa rebah. Menurut mereka, Paulus rebah karena tidak berdaya menghadapi kuasa Roh Kudus. Tentu saja ajaran demikian sesat karena Paulus bertekuk lutut menyembah Yesus bukan rebah dilanda Roh Kudus. Kata Yunani PESON artinya berlutut, bukan rebah terjengkang. Di samping itu, Paulus juga tidak lalu terbaring klojotan.
Kenapa orang-orang Myanmar rebah? Dari rekaman kelihatan jelas bahwa mereka saling bergandengan. Mereka yang memakai kaos seragam adalah panitia. Warna kaos mereka berbeda-beda untuk menandai tempatnya bertugas. Orang-orang Myanmar itu rebah seperti robohnya susunan kartu domino. Rebah bergiliran alias rebah berurutan. Itulah bukti mereka tidak rebah karena jamahan Roh Kudus. Kalau rebah oleh jamahan Roh Kudus pasti rebah bersamaan bukan rebah giliran alias rebah berurutan.
Kenapa terjadi rebah berurutan? Ketika seorang panitia merebahkan diri dia menarik kedua orang yang digandengnya untuk ikut rebah dan merebahi orang di belakangnya. Akibatnya adalah rebah berurutan karena orang yang rebah menarik orang didekatnya untuk rebah. Kenapa rebah? Karena kekuatan sentuhan dan pukulan roh Kudus Philip Mantofa? Mustahil! Bila demikian kenapa? Karena mereka telah disesatkan.
Mereka rebah karena sudah diajari sehingga meyakini barang siapa yang dijamah oleh Roh Kudus harus rebah karena tidak rebah berarti menentang kuasa Roh Kudus atau tidak peka dengan jamahan Roh Kudus. Itu sebabnya mereka segera rebah begitu diberi tahu dirinya sedang dijamah oleh Roh Kudus dengan seruan “Touch!”
Untuk apa Philip Mantofa mengayunkan tangan bahkan sambil berteriak “Touch!”? Untuk memberi tahu hadirin bahwa mereka sedang dijamah oleh Roh Kudus. Apa jadinya bila Philip Mantofa tidak mengayunkan tangan dan tidak berteriak “Touch!”, namun berbisik di dalam hatinya kepada Roh Kudus agar menjamah mereka? Mustahil ada yang rebah! Kenapa demikian? Karena tidak diberitahu dirinya sedang dijamah Roh Kudus.
Philip Mantofa fasih bahasa Jawa dan Roh Kudus mustahil tidak bisa berbahasa Jawa. Bila Philip Mantofa berteriak, “Cekelono!”, bahasa Jawa, artinya “Touch!” sambil mengayunkan tangannya, apakah anggota Jemaat Gereja Mawar Sharon akan rebah? Musahtil! Alih-alih rebah mereka akan ngakak terbahak-bahak.
Kerabatku sekalian, dijamah Roh Kudus lalu rebah adalah ajaran sesat. Dipenuhi Roh Kudus lalu rebah adalah ajaran sesat. Mendapat curahan Roh Kudus lalu rebah adalah sesat. Itu sebabnya jangan rebah apalagi klojotan karena berlagak dijamah Roh Kudus lagi bro! Kampungan tahu!
NB. Untuk membaca blog-blog hai hai yang lain tentang Philip Mantofa, silahkan Klik di SINI.
Haduh pak Bengcu >.<
Dari awal sampai akhir kalo ngga bisa mengelak selalu memakai ilmu "Sudah baca alkitab 100x ngga?"
Kalo pun sudah apa bisa di buktikan, dan baca alkitab 100x apa menjamin keselamatan ya pak? maaf pemula pak hehe
Ntar aja deh, toh kita semua bakalan ketemu "pengadilan" yang benar suatu saat.
Yang penting pribadi Yesus ngga pernah mengajarkan perpecahan malah yang dia ajarkan "pengorbanan", belas kasihan dan saling memaafkan. Dan itu ajaran2 yang sampai sekarang masih saja dianggap "bodoh" oleh Dunia.
Detik kita menulis sesuatu yang merupakan "Pengadilan / keadilan" maka detik itu jiwa kita sendiri tau pengadilan itu tertuju untuk diri kita sendiri. Karena itu faedah Firman Tuhan itu pedang bermata dua, dia adalah perkataan yang tentu akan mengadili setiap orang yang mengatakan itu. Dan yang penting di topik ini bukan "Baca alkitab 100x atau bahkan 1000x" tapi "Siapa kita sekarang di hadapan Tuhan". Kita pribadi milikNYA / hanya orang farisi yang selalu menjunjukan KEBENARAN diri nya (sendiri) tanpa mempermuliakan Tuhan Nya.
Yang merasa Kristen, apa pernah berpikir siapa orang-orang yang menyalibkan DIA (Yesus)?
Bukan kah orang-orang farisi yang sangat pandai dalam bersilat lidah dengan Kitab sucinya, bukan kah orang-orang yang merasa dirinya di abaikan karena semua orang menjadi pengikut Yesus (Kalah pamor dengan Yesus). Dan bukan kah orang-orang yang merasa benar dan Yesus salah (sesat).
Dan siapa murid-murid Yesus?
Bukan kah mereka penjala ikan yang bodoh dan penuh kekurangan ( tapi murni hatinya, hati yang mau di bentuk), dan ketika mereka besar di Tangan Tuhan, maka banyak juga "musuh-musuh" yang mengincar mereka.
Tapi I like pak Bengcu, indahnya belajar bersama ^_^
“Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang. Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya, dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya. Matius 10:34-36
Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan. Karena mulai dari sekarang akan ada pertentangan antara lima orang di dalam satu rumah, tiga melawan dua dan dua melawan tiga. Mereka akan saling bertentangan, ayah melawan anaknya laki-laki dan anak laki-laki melawan ayahnya, ibu melawan anaknya perempuan, dan anak perempuan melawan ibunya, ibu mertua melawan menantunya perempuan dan menantu perempuan melawan ibu mertuanya.”Lukas 12:51-53
Yoyo: Yang penting pribadi Yesus ngga pernah mengajarkan perpecahan malah yang dia ajarkan “pengorbanan”, belas kasihan dan saling memaafkan. Dan itu ajaran2 yang sampai sekarang masih saja dianggap “bodoh” oleh Dunia.
Orang-orang Kristen SIALAN seperti anda MENYANGKA dirinya PAKAR alkitab padahal belum pernah baca alkitab. Akibatnya adalah kalian menjadi Kristen DUNGU karena meyakini AJARAN-AJARAN yang BERTENTANGAN dengan ajaran Alkitab sebagai ajaran Alkitab. coba anda bandingkan apa yang anda YAKINI diajarkan oleh Yesus dan ajaran yesus yang tercatat di dalam Alkitab? BERTENTANGAN bukan? BACA Alkitab, nak! BACA Alkitab bukannya BERLAGAK pakar Alkitab.
Lets be smart !
No offense, just share.
Saya sendiri sampai sekarang masih jemaat MS yang ibadah umum, dulu waktu muda juga ikut Remasa, Pemasa. Ketika saya baca artikel ini memang ada benar nya. Saya juga waktu ibadah kaum muda dipaksa untuk bisa berbahasa roh, ketika di doa kan harus rebah sampai jidat saya di dorong2 jika tidak rebah tidak akan dilepas, selain itu saya masih ingat sekali tidak boleh pacaran oleh Fasilitator Remasa saya di umur waktu itu 20 tahun. Namun saya malah ketawa karena anggota Remasa saya banyak yang diam2 pacaran.
Tapi ketika saya beribadah di MS yang saya rasakan bukanlah kenyamanan, tapi sebuah pemaksaan pada waktu itu. Maka saya putuskan sejak itu untuk ikut ibadah umum saja.
Bahasa roh adalah karunia tidak smua orang dapat dengan gampang nya berkata2 “Sikara lama lama, sandal lawa lawa” apakah mereka tau arti bahasa roh yang mereka katakan itu. Selain itu ketika kita dijamah pendeta sebenarnya saya juga tidak merasa harus rebah karena memang kita masih berdiri tegap, namun jika saya liat kebanyakan jemaat hanya mengikuti suasana maka itu mereka rebah2 sendiri.
Tapi saya pernah merasakan sendiri ketika kita sudah pasrah kepada Tuhan dan dengan suasana worship yang benar2 menyentuh, kaki kita akan terasa lemas dan ingin jatuh. Menurut saya inilah lawatan Tuhan yang sebenarnya.
Pendeta juga manusia pasti pernah berbuat salah, saya pernah melihat langsung di Sutos Ko Philip menjatuhkan standing banner sebuah iklan dan ketika jatuh Ko Philip hanya cuek dan langsung pergi dengan enak nya. Padahal waktu itu Satpam sudah memanggil untuk tolong di betulkan.
Saya hanya sharing pengalaman saya yang memang benar mirip dengan dengan artikel ini. Tidak ada maksud tertentu, karena sampai sekarang pun saya masih ke Gereja MS tiap minggu jam 10 pagi.
Abaikan omongan orang, kita ke Gereja bukan cari Pendeta nya namun mencari Tuhan nya.
Fred: Tapi saya pernah merasakan sendiri ketika kita sudah pasrah kepada Tuhan dan dengan suasana worship yang benar2 menyentuh, kaki kita akan terasa lemas dan ingin jatuh. Menurut saya inilah lawatan Tuhan yang sebenarnya.
Kisanak, ketika birahi, oTAK melepas hormon Dophamin. Dalam kondisi demikian tubuh merasa NIKMAT dan penuh semangat dan kekuatan. Apa yang terjadi ketka produksi hormon dophamin mencapai puncaknya? Otak akan memproduksi hormon Endhorpin. CAMPURAN hormon dophamin dan endorphin dalam dosis tertentu membuat yang ersangkutan merasakan PUNCAK kenikmatan. Stelah itu LEMAS. Dan bila hubungan SEX dilanjutkan maka akan menimbulkan RASA SAKIT bagi lelaki.
SUARA yang KERASA dan LAMPU yang TERANG akan MEMACU otak untuk melepas hormon Dophamin. Dalam kondisi demikian yang bersangkutan akan penuh SEMANGAT dan KEKUATAN. Apa yang TERJADI ketika produksi horman DOPHAMIN mencapai PUNCAKNYA? Otak akan melepas hormon ENDHORPIN. Percampuran dophamin dan endorphin dalam dosis tertentu akan membuat yang bersaangkutan LEMAS dan perasaannya NELANGSA.
berapa lama anda bernyanyi dan menari hingga akhirnya LEMAS alias NELANGSA? Itu bukan lawatan Tuhan namun REAKSI tubuh ketika dirangsang dengan PUJIAN dan TARIAN serta MOTIVASI dan sebagainya.
Ajib tenan..pembahasannya baik secara alkitab maupun ilmiah, ..surely someday i wish to meet you in person and learn so much about what you thought…
Hah gile, masa yg gk rebah dosanya banyak? Sontoloyo tmn u…
Waktu ada Pendeta dr Amerika, saya ikut KKRnya, maju bersama mamanya teman saya. Semua orang dipegang bahunya, termasuk saya. Mamanya teman saya langsung nangis dan mendadak rebah. Kanan kiri saya rebah. Cm saya yang berdiri tegak melongo-longo heran.
Datang lagi pendoa lain pegang bahu saya. Boro2 rebah, nangis aja kgk. Padahal saya anak alim gk byk dosa lho dulu, hihihi… Saya juga melayani di gereja dan percaya adanya Roh Kudus. Tapi saya ampe gk abis pikir knp saya gk bisa rebah.
Wow… Ternyata hasil KKR sama dengan hasil hub sexual… Hihihi…
@Andreas, namanya juga suhu, otaknya super. Apa aja dijejel masuk ke dalam otaknya. Tapi kalo ketemu, seperti Ahok diskusi sama DPRD jadinya… Karena suhu ini sangatlah keras kepala. Jadi lebih baik kamu belajar di blog aja.
Heheheheheheh… *peace, om*..
hoii bro
mau tnya nih,
lu smbyang kubur ga
Akhirnya jelas manfaat hai hai . supaya kite yg beagama yg sungguh2. jangan asal sembayang asal percaya tdk mendalaminnya alias pua thang sai. mudah ketipu aliran sesat.