Jamahan Roh Kudus Philip Mantofa?


Image result for jamahan roh kudus philip mantofaSentuhan Philip Mantofa membuat orang rebah namanya sentuhan Roh Kudus. Hembusannya bikin rebah disebut hembusan Roh Kudus. Pukulan jarak jauhnya yang merebahkan adalah pukulan Roh Kudus.

Pertanyaannya adalah: Benarkah Philip Mantofa punya kuasa sentuhan Roh Kudus, hembusan Roh Kudus dan pukulan Roh Kudus? Benarkah orang-orang itu rebah karena dilanda atau dijamah Roh Kudus?

Kesaksian Philip Mantofa

 

Di dalam film berjudul Myanmar for Jesus, di Youtube, Philip Mantofa bersaksi, “Pada tanggal 3 September 2011 di hotel Swissotels Singapura, saya mengalami perjumpaan yang ajaib dengan Tuhan Yesus. Tuhan ijinkan saya menjamah tangan Tuhan yang berlobang paku secara fisik, lalu Ia berkata kepada saya: Pergilah ke Myanmar. Beritakanlah keselamatan besar kepada bangsa yang hidup dalam kegelapan!”

Di dalam film tersebut Philip Mantofa memegang borgol sambil berteriak, “In Jesus name. Satan lets them go!” artinya, “Dalam Nama Yesus. Iblis lepaskan mereka!” Dia lalu membanting borgol dan hadirin pun bergelimpangan rebah.

Karena Iblis sudah dimusnahkan oleh kematian Yesus maka yang dilakukan oleh Philip Mantofa adalah pembohongan publik.

Paulus Orang Yang Terakhir Bertemu Yesus

Dan yang paling akhir dari semuanya Ia menampakkan diri juga kepadaku, sama seperti kepada anak yang lahir sebelum waktunya. 1 Korintus 15:8

Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: “Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini,  maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini. Wahyu 22:18

Paulus bersaksi dirinyalah orang yang paling terakhir bertemu dengan Yesus. Artinya, setelah Paulus tidak akan ada lagi orang BARU yang bertemu dengan Yesus. Dari mana Paulus tahu kebenaran demikian? Dari Yesus.

Yohanes bersaksi dialah yang menerima wahyu TERAKHIR dari Yesus. Artinya setelah WAHYU yang disampaikan kepada Yohanes di pulau Patmos, tidak akan ada wahyu baru lagi. Dari mana Yohanes tahu hal demikian? Dari Yesus.

Mungkinkah Paulus dan Yohanes membual? Tidak mungkin! Mungkinkah Yesus plintat-plintut alias menjilat FIRMAN-Nya kepada Paulus dan Yohanes? Mustahil! Itu sebabnya Yesus mustahil menemui Philip Mantofa di Singapura. Makanya kesaksiannya bertemu Yesus adalah bohong. Kesaksiannya menerima WAHYU baru untuk pergi ke Myanmar adalah dusta.

Apa tujuan Philip Mantofa bersaski PALSU bertemu dengan Yesus dan menerima Wahyu baru pergi ke Myanmar? Untuk mencari PUJIAN! Untuk MENYESATKAN umat Kristen.

Tidak Mungkin Menjamah Tangan Yesus

Kesaksian Philip Mantofa menjamah tangan Yesus yang berlobang paku secara fisik adalah TIPU! Kenapa demikian? Karena Yesus bukan Pinokio yang terbuat dari kayu yang lobang pakunya tidak bisa sembuh. Tubuh Yesus adalah DAGING yang luka pakunya berangsur-angsur sembuh seiring berlalunya waktu.

Ketika bertemu Tomas luka Yesus belum sembuh, itu sebabnya Tomas melihat lukanya. Namun, luka Yesus mustahil belum sembuh setelah dua ribu tahun berlalu.

Tomas berguru kepada Yesus selama tiga setengah tahun. Tomas kenal Yesus secara pribadi, itu sebabnya ketika melihat Yesus dia segera mengenalinya tanpa perlu mencucukan jari ke luka Yesus. Dan ketika Yesus menunjukkan luka-lukanya yang belum sembuh, Tomas pun benar-benar terharu.

Bagaimana rupa wajah dan perawakan Yesus? Alkitab tidak mencatatnya. Apa itu gambar Yesus? Gambar Yesus adalah imajinasi para seniman lukis tentang rupa wajah dan perawakan Yesus. Yang dilukis adalah model yang didandani dan disuruh berakting sebagai Yesus. Yang beredar di masyarakat saat ini lebih dari 150 model Yesus.

Philip Mantofa ketemu Yesus versi yang mana? Yesus yang menjumpai Philip Mantofa seperti apa tampangnya? Itulah bukti kesaksian Philip Mantofa bertemua Yesus adalah DUSTA.

Iblis Sudah Dimusnahkan

Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut;  Ibrani 2:14

Ibrani 2:14 mencatat bahwa Iblis sudah dimusnahkan oleh kematian Yesus. Karena sudah dimusnahkan tidak mungkin Iblis memborgol manusia. Karena sudah musnah tidak mungkin Iblis mendatangi Philip Mantofa di dalam KKR-KKR-nya. Karena tidak ada Iblis yang memborgol makanya tidak ada borgol Iblis. Itu sebabnya LAGAK Philip Mantofa melepaskan borgol Iblis adalah penipuan publik.Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, lagaknya kampungan sekali.

Kalau Yesus memang menemui Philip Mantofa, Dia pasti menyuruhnya untuk berhenti berlagak melepaskan borgol Iblis karena Iblis sudah musnah. Tindakan Philip Mantofa kekeh jumekeh berlagak melepas borgol iblis adalah bukti dia tidak bertemu Yesus.

Penipuan Baptis Roh Kudus

Yohanes menjawab dan berkata kepada semua orang itu: “Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia yang lebih berkuasa dari padaku akan datang dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak. Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus dan dengan api. Lukas 3:16

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya. Matius 11:11

Yohanes pembaptis bilang, yang akan membaptis dengan Roh Kudus itu lebih BERKUASA darinya. Philip Mantofa dilahirkan oleh perempuan itu sebabnya dia tidak mungkin lebih besar alias lebih berkuasa dari Yohanes pembaptis. Itu sebabnya Philip Mantofa tidak mungkin orang yang dinubuatkan oleh Yohanes Pembaptis akan membaptis dengan Roh Kudus dan  api.

Itu sebabnya mereka yang mengaku punya karunia membaptis dengan Roh Kudus adalah PENIPU. Makanya lagak kampungan Philip Mantofa melempar-lemparkan Roh Kudus dan menghembuskan Roh Kudus adalah PENIPUAN PUBLIK.

Penipuan Direbahkan Roh Kudus

Ketika seluruh orang banyak itu telah dibaptis dan ketika Yesus juga dibaptis dan sedang berdoa, terbukalah langit dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Dan terdengarlah suara dari langit: “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan.” Lukas 3:21

dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada setiap orang dari mereka. Kisah Para Rasul 2:3

Setelah mendapat curahan (baptisan) Roh Kudus, Yesus tidak rebah sama sekali. Ketika mendapat pencurahan (baptisan) Roh Kudus pada hari Pentakosta tidak ada yang rebah sama sekali. Itu sebabnya rebah dengan alasan mendapat curahan Roh Kudus adalah penipuan publik.

Ketika Zakaria dipenuhi Roh Kudus, dia tidak rebah. Ketika Elisabet penuh Roh Kudus, dia tidak rebah. Ketika Yesus penuh Roh Kudus Dia tidak rebah. Ketika Petrus penuh dengan Roh Kudus dia tidak rebah. Ketika Stefanus penuh Roh Kudus dia tidak rebah. Alkitab mencatat bahwa ketika dipenuhi Roh Kudus mereka tidak rebah.

Ada banyak ayat yang mencatat orang-orang tidak rebah namun tidak ada ayat yang mencatat kisah seseorang yang REBAH karena dipenuhi Roh Kudus. Berdasar fakta-fakta demikian maka berlagak dipenuhi Roh kudus lalu rebah adalah Penipuan Publik.

Penipuan Sentuhan Dan Pukulan Roh Kudus

Ia rebah ke tanah (peson) dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: “Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?” Kisah Para Rasul 9:4

Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia. 1 Yohanes 4:4

Para pengkotbah alam roh menggunakan kisah Paulus rebah di jalan ke Damsyk sebagai teladan dan 1 Yohanes 4:4 sebagai alasan kenapa rebah. Menurut mereka, Paulus rebah karena tidak berdaya menghadapi kuasa Roh Kudus. Tentu saja ajaran demikian sesat karena Paulus bertekuk lutut menyembah Yesus bukan rebah dilanda Roh Kudus. Kata Yunani PESON artinya berlutut, bukan rebah terjengkang. Di samping itu, Paulus juga tidak lalu terbaring klojotan.

Kenapa orang-orang Myanmar rebah? Dari rekaman kelihatan jelas bahwa mereka saling bergandengan. Mereka yang memakai kaos seragam adalah panitia. Warna kaos mereka berbeda-beda untuk menandai tempatnya bertugas. Orang-orang Myanmar itu rebah seperti robohnya susunan kartu domino. Rebah bergiliran alias rebah berurutan. Itulah bukti mereka tidak rebah karena jamahan Roh Kudus. Kalau rebah oleh jamahan Roh Kudus pasti rebah bersamaan bukan rebah giliran alias rebah berurutan.

Kenapa terjadi rebah berurutan? Ketika seorang panitia merebahkan diri dia menarik kedua orang yang digandengnya untuk ikut rebah dan merebahi orang di belakangnya. Akibatnya adalah rebah berurutan karena orang yang rebah menarik orang didekatnya untuk rebah. Kenapa rebah? Karena kekuatan sentuhan dan pukulan roh Kudus Philip Mantofa? Mustahil! Bila demikian kenapa? Karena mereka telah disesatkan.

Mereka rebah karena sudah diajari sehingga meyakini barang siapa yang dijamah oleh Roh Kudus harus rebah karena tidak rebah berarti menentang kuasa Roh Kudus atau tidak peka dengan jamahan Roh Kudus. Itu sebabnya mereka segera rebah begitu diberi tahu dirinya sedang dijamah oleh Roh Kudus dengan seruan “Touch!”

Untuk apa Philip Mantofa mengayunkan tangan bahkan sambil berteriak “Touch!”? Untuk memberi tahu hadirin bahwa mereka sedang dijamah oleh Roh Kudus. Apa jadinya bila Philip Mantofa tidak mengayunkan tangan dan tidak berteriak “Touch!”, namun berbisik di dalam hatinya kepada Roh Kudus agar menjamah mereka? Mustahil ada yang rebah! Kenapa demikian? Karena tidak diberitahu dirinya sedang dijamah Roh Kudus.

Philip Mantofa fasih bahasa Jawa dan Roh Kudus mustahil tidak bisa berbahasa Jawa. Bila Philip Mantofa berteriak, “Cekelono!”, bahasa Jawa, artinya “Touch!” sambil mengayunkan tangannya, apakah anggota Jemaat Gereja Mawar Sharon akan rebah? Musahtil! Alih-alih rebah mereka akan  ngakak terbahak-bahak.

Kerabatku sekalian, dijamah Roh Kudus lalu rebah adalah ajaran sesat. Dipenuhi Roh Kudus lalu rebah adalah ajaran sesat. Mendapat curahan Roh Kudus lalu rebah adalah sesat. Itu sebabnya jangan rebah apalagi klojotan karena berlagak dijamah Roh Kudus lagi bro! Kampungan tahu!

NB. Untuk membaca blog-blog hai hai yang lain tentang Philip Mantofa, silahkan Klik di SINI.

803 thoughts on “Jamahan Roh Kudus Philip Mantofa?

  1. salut untuk pak bengcu yang sudah baca 100x kali alkitab. Kalo saya pernah baca dari awal smp wahyu tapi memang ngga mungkin sampai 100x pak hehehe maklum. Sisanya saya belajar hidupi firman itu dengan cara yang lebih bijak, firman itu yang menuntun saya sampai hari ini hehehe bukan saya yang menuntun Firman itu.

    Tapi apa faedahnya ada ya pak kalo hanya di baca tapi tidak di peraktek kan (alkitab nya jadi seperti buku pelajaran teori lain-nya yang bahkan tidak ada kuasa di dalamnya) …

    maaf hanya pemula yang bertanya. pak hehe… Alkitab itu firman Tuhan, ada ayatnya tapi lupa di mana, firman itu sendiri adalah Allah (tertulis begitu di alkitab) tapi ngga pernah saya temukan ada tulisan “Alkitab itu sendiri adalah Allah” karena kalo untuk mempelajari sebuah buku semua manusia bisa. Tapi saya rasa tidak semua manusia bisa menemukan “Allah” yang benar dalam hidupnya… dan memang tidak ada tulisan Allah menjelma menjadi sebuah buku meskipun itu menjadi alkitab. Yang saya tangkap sebelum Yesus naik dia mengaruniakan “Roh kudus” untuk umatNya (bener2 umatNya bukan yang pengakuan sepihak loh) saya juga belum tentu umatNya (Yesus) kalo Yesus sendiri menyangkalNya kelak hehehe…

    Akhirnya apa benar kalimat
    “Hidup menguasai Firman” (Kita yang menguasai Firman, sama seperti hafalan di luar kepala)
    bukan
    “hidup di kuasai Firman” (Firman menguasai setiap tindakan kita sebagai manusia yang memang jauh dari sempurna)
    kalimat sama yang tak serupa.

    saya juga penulis buku pak, buku yang ngga seberapa laku karena kurang dana sih heheheh. Memang untuk menghadirkan pembelian pada suatu buku harus di selingi dengan cara cerdik bermarketing, salah satunya dengan adanya “sensasi” tapi apapun itu tidak lepas semua manusia ingin menafkahi dirinya dan keluarganya. Tapi apa masih dianggap baik-baik saja kalau itu menjatuhkan seseorang / golongan? bahkan nama Tuhan diatas namakan ? maaf hanya pemula yang suka sekali belajar dari bapak. Saya suka orang yang terus terang di depan dari pada busuk di belakang, manusia itu hidup kan untuk belajar sampai ajal menjemputnya. Saya rasa forum di sini baik untuk pembelajaran untuk menjadi pribadi yang lebih dewasa.

    Menanggapi kalimat dari Pak bengcu :
    —->> kalau belom pernah baca alkitab satu kalipun dari Kejadian sampai Wahyu menurut saya belom BOLEH ikutan bicara ajaran Alkitab. Anda BICARA apa wong belum pernah baca alkitab. ha ha ha ha

    saya masih bingung pak, apa saya berhak bicara kalo saya bisa baca alkitab 100x atau lebih banyak?
    Apa saya berhak bicara kalo saya mengenal Yesus (Pribadi yang menulis Firman (alkitab) yang bagi saya adalah surat kasih dariNya? berarti di sini saya berhak bicara kan pak hehehe sekalian saling belajar ^_^

  2. brenada: Seseorang tidak perlu membaca Alkitab berulang kali untuk mengerti atau memahami – karena setiap kali baca, maka setiap kali itu pula artinya berbeda. “Salah satu” hal yang membuat perbedaan adalah: “Apa yang hendak dicari?”

    Kisanak, anda PERNAH baca Alkitab? baca dari Kejadian sampai Wahyu? Bacalah dulu SATU kali. Setelah baca satu KALI baru kembali lagi untuk komentar nak. Kalau anda belum pernah BACA Alkitab bagaimana punya PENGETAHUAN tentang Alkitab? Ha ha ha ha …

    Jadi selama ini anda cuman baca tulisan “Alkitab” di kulit Alkitab anda berulang-ulang ya? Dan setiap kali BACA meskipun yang terbaca tetap SAMA yaitu “ALKITAB” namun artinya BERBEDA-BEDA ya? Dan setiap kali Mmembaca “ALKITAB” anda pun menemukan yang anda CARI ya? ha ha ha ….

  3. Dear Pak Hai-Hai,

    Salam damai sejahtera ya Pak.. 🙂

    Apakah akan membawa perbedaan apabila saya memberitahu Pak Hai-Hai kalau saya pernah membaca berulang-ulang dari depan ke belakang? Apakah perlu 50 tahun untuk mengerti dan berbicara mengenai suatu kebenaran yang diyakini oleh seseorang? Apakah ada kepastian bahwa membaca Alkitab 1000 kali lebih baik dari 1 kali? Apakah buktinya?

    Apakah sebenarnya tujuan Pak Hai-Hai ya?
    Nampaknya masih banyak keragu-raguan di pikiran dan hati Pak Hai-Hai…

    Makin banyak baca makin tidak tahu apa yang dibaca, makin banyak belajar makin tambah tidak tahu, itu adalah pengertian yang sebenarnya.. bukannya itu adalah falsafah China?

    Apakah saya nampak lebih muda dari Pak Hai-Hai? Apakah saya nampak lebih tua dari Pak Hai-Hai?
    Yang bisa saya rasakan dari seluruh pembicaraan Pak Hai-Hai adalah kegelisahan.

    Saya sudah mengerti dan paham mengenai Pak Hai-Hai..
    Semoga saya salah dan Tuhan Yesus selalu menyertai anda sekeluarga.

  4. Kalau gak ngerti hukum jangan sembarangan pake istilah hukum. Kuliah hukum sana !!! Baca KUHP dan KUHPerdata sampai 1000 x baru berkomentar hukum

    “Kalau hai hai KENA TIPU maka dia bisa MENGGUGAT ke pengadilan.”

    “Karena TIDAK TERTIPU maka tidak bisa lapor polisi. Itu sebabnya pasal KUHP penipuan adalah DELIK ADUAN. Karena nggak TERTIPU maka hai hai TIDAK bisa melaporkan Philip Mantofa ke polisi namun BISA membongkar KEDOKNYA kepada masyarakat luas.”

    Yang namanya gugatan itu untuk kasus perdata !!! Dasar bebal ! Sejak kapan PENIPUAN digugat ke pengadilan? Sampai kuda gigit jari pun di hukum Indonesia gak dikenal penipuan dalam bidang perdata.Anda S3 hukum di negara mana ?

    Yang dikenal di hukum perdata itu WANPRESTASIi dan PERBUATAN MELAWAN HUKUM (onrechtmatige daad) bukan PENIPUAN

    Anda sendiri yang menulis bila kena tipu bisa menggugat ke pengadilan, tapi Anda juga menulis bahwa penipuan itu masuk dalam delik aduan ! Nampak kali tidak mengerti hukum, sok ngerti hukum lu!

    Kalau terjadi penipuan lapornya ke polisi bukan gugat ke pengadilan! DASAR TOLOL !

    Mengajarkan yang tidak diajarkan oleh hukum Indonesia sama saja artinya menyesatkan orang !

    Belum pernah baca KUHP dan KUHPerdata SOK menulis istilah hukum , itu pembohongan publik.

  5. Kesaksian Philip Mantofa menjamah tangan Yesus yang berlobang paku secara fisik adalah TIPU! Kenapa demikian? Karena Yesus bukan Pinokio yang terbuat dari kayu yang lobang pakunya tidak bisa sembuh. Tubuh Yesus adalah DAGING yang luka pakunya berangsur-angsur sembuh seiring berlalunya waktu. Ketika bertemu Tomas luka Yesus belum sembuh, itu sebabnya Tomas melihat lukanya. Namun, luka Yesus mustahil belum sembuh setelah dua ribu tahun berlalu.

    saya gak setuju dengan pernyataan ini. Setelah mati, Yesus memiliki tubuh kebangkitan yang sifatnyau tidak bergantung kepada keadaan jasmaninya (dia bisa menembus pintu rumah walaupun pintunya terkunci). kalau akhirnya lukanya sembuh secara berangsur-angsur, itu berarti tubuh kebangkatianNya belum sempurna karena butuh pembaharuan. Identitas tanda paku di tangan dan tombak di lambungNya digunakan untuk menyadarkan TOmas bahwa Dia hidup dalam tubuh kebangkitanNya yang baru sama sekali tidak berbicara masalah badaniah yang belum sempurna, melainkan kuasa kebangkitanNya. jadi, lubang pakuNya tidak mengatakan masih bersifat kedagingan, dan akan sembuh berangsur-angsur kalau gitu, belum utuh dong kebangkitanNya kalau masih harus sembuh lukaNya.

    Selebihnya, saya setuju banyak manipulasi Roh Kudus yg dilakukan Philp Mantofa

    Salam Kasih,

  6. brenada, percuma anda MENGAKU sudah baca alkitab berkali-kali karena tulissan anda membuktikan anda nggak paham alkitab dan nggak paham ajaran Alkitab meskipun anad MENYANGKA paham.

    Alkitab harus dipahami, tidak boleh ditafsirkan karena Alkitab ditulis untuk dipahami bukan ditafsirkan.

    Banyak teolog yang mengajarkan satu-satunya cara untuk mengerti perkataan dan kalimat adalah menafsirkannya. Mereka bilang, “Memahami adalah menafsirkan dengan benar.” Ajaran demikian ngaco-belo sebab memahami dan menafsirkan adalah dua hal yang berbeda.

    Memahami artinya mengerti betul. Menafsirkan adalah menangkap maksud perkataan tidak apa adanya saja namun mengutarakan pendapat sendiri atas suatu perkataan.

    Seseorang menafsirkan ayat Alkitab karena dia tidak memahaminya atau menganggap yang tertulis salah. Mereka yang menafsirkan Alkitab membuang kesempatan untuk memahaminya karena tidak akan belajar lagi sebab merasa dirinya sudah mengerti betul padahal itu hanya pikirannya sendiri.

    Alkitab bukan kitab tafsir 100 mimpi.

    brenada: Makin banyak baca makin tidak tahu apa yang dibaca, makin banyak belajar makin tambah tidak tahu, itu adalah pengertian yang sebenarnya.. bukannya itu adalah falsafah China?

    Benar itulah FALSAFAH Tionghoa untuk menyebut orang SAKIT JIWA.

  7. Penipu biasanya orang-orang yang menyembunyikan IDENTITASnya lo pak.. Sama seperti yang bapak lakukan.. Hehe.. Selain itu, saya sih lebih memilih PENIPU yang bisa melakukan banyak mujizat nyata di depan mata saya, dibandingkan seorang “PENULIS BAIK” (menurut bapak sendiri sih :)) yang hanya bisa berkata tanpa berbuat sesuatu untuk orang lain. 😀

    Kalau memang baik kenapa tidak menggunakan kata-kata yang baik juga pak? Kan jauh lebih baik anda menyebarkan kebaikan dengan didasarkan kebaikan juga apalagi didasari dengan “KASIH”.
    Dasar dari segala hukum di Alkitab kan “KASIH” pak.. Kalau engga salah hukum terutama yang Yesus ajarkan kan:
    “KASIHilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah KASIHilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.”

    Yang patut digarisbawahi adalah “PADA KEDUA HUKUM INILAH TERGANTUNG SELURUH HUKUM TAURAT DAN KITAB PARA NABI”. Jadi sama aja bohong pak jika bapak membahas ayat-ayat alkitab tanpa didasari “KASIH”. Bener engga logika saya yang secara pribadi mengakui bahwa diri saya sendiri masih belum terlalu paham tentang Alkitab??

    1 Korintus 13:4-5
    “Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.”
    Sudah jelas tuh pak deskripsi tentang KASIH. Coba donk pak lain kali bahas tentang KASIH, saya cuma ingin lihat sejauh mana bapak memahami tentang hukum yang pertama dan terutama sebelum bapak membahas hukum-hukum yang lain. 🙂

  8. Perkenalkan nama saya Suryo, saya seorang Budhis dan sympatisan Catholic. Hobby saya Photography dan saya telah mengunjungi Myanmar pada awal tahun 2013, sebelum PM datang untuk mengusir “iblis” di Myanmar, kalau dalam kaca mata saya meng “kristenkan” Myanmar….boleh di bilang perang salib modern. Myanmar 90% penduduknya beragama Budha taat, penduduknya super ramah! Dan boleh dibilang tdk ada kriminalitas…video kerusuhan itu kejadian tempoe dulu, gak usah jauh2, Indonesia pernah mengalami di era tahun 1965-66, 1998….kalau soal kelaparan, iya masi ada, tp di waktu kunjungan kami, para photographers, sambutan hangat tanpa pamrih yg kami dpt, meskipun hidup dalam kekurangan, kecerian terlukis di dalam wajah mereka….sebelum meninggalkan tempat kami sempat mendonasikan sebagian uang kami kepada yg membutuhkan…

    Coba cari dan tonton film, kisah nyata “Heaven is for real” film tentang Jesus, kedamaian, kasih, kepercayaan dan mujizat.

    Salam damai dan kasih.

    Suryo

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.