Misteri Mukjizat Perkawinan di Kana


Image result for Mukjizat Perkawinan di KanaBenarkah Yesus mengubah air menjadi anggur di Kana? Yesus pasti sanggup mengubah air menjadi anggur! Pertanyaannya bukan sanggupkah namun benarkah Yesus mengubah air menjadi anggur di Kana?

Di situ ada enam tempayan yang disediakan untuk pembasuhan menurut adat orang Yahudi, masing-masing isinya dua tiga buyung. Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu: “Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air.” Dan merekapun mengisinya sampai penuh. Lalu kata Yesus kepada mereka: “Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta (architriklinos).” Lalu merekapun membawanya. Yohanes 2:6-8

Setelah pemimpin pesta itu mengecap air, yang telah menjadi anggur itu–dan ia tidak tahu dari mana datangnya, tetapi pelayan-pelayan, yang mencedok air itu, mengetahuinya–ia memanggil mempelai laki-laki, dan berkata kepadanya: “Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang.” Yohanes 2:9-10

Kerabatku sekalian, apabila anda bertanya kepada sepuluh orang Kristen, “Benarkah Yesus mengubah air menjadi anggur di Kana?” maka, percayalah, sebelas orang Kristen akan menjawab, “Yesus pasti sanggup mengubah air menjadi anggur!” Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, pertanyaannya bukan SANGGUPKAH namun BENARKAH Yesus MENGUBAH air menjadi anggur di Kana?

Tujuan menguji kesaksian mukjizat Yesus yang tercatat di dalam Alkitab bukan untuk membuktikan kemampuan Yesus melakukan mukjizat namun untuk membuktikan bahwa yang diajarkan oleh oleh gereja memang yang tercatat di dalam Alkitab. Tujuannya adalah untuk menguji apakah yang dipahami oleh generasi terdahulu benar adanya.

Dan Yesus menjawab mereka: “Pergilah, dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu lihat dan kamu dengar: Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik. Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku.” Lukas 7:22-23

Kerabatku sekalian, kisah perkawinan di Kana hanya dicatat dalam kitab Yohanes. Yohanes menyatakan itulah tanda pertama yang dilakukan oleh Yesus. Tiga kitab Injil lainnya tidak menyinggungnya sama sekali. Kenapa demikian? Mungkin karena tidak tahu kejadian tersebut atau menganggapnya tidak penting?

Lukas mencatat, ketika Yohanes Pembaptis mengirim muridnya untuk bertanya, menjawab pertanyaan mereka Yesus sama sekali tidak menyebutkan mujizat air menjadi anggur. Itukah alasan Lukas tidak mencatatnya? Karena Yesus tidak menyebutkannya? Saya tidak tahu.

Mujizat-mujizat yang dilakukan oleh Yesus ada batasnya. Meskipun sering menyembuhkan orang lumpuh namun Yesus tidak pernah menumbuhkan kaki orang puntung. Yang kakinya lumpuh bisa disembuhkan namun yang tidak punya kaki tidak bisa ditumbuhkan. Yesus menjadikan roti dan ikan menjadi banyak namun tidak mengubah batu menjadi roti. Yesus membangkitkan orang mati namun tidak membangkitkan bangkai alias tubuh yang sudah membusuk.

Pembusukan isi perut  mayat mulai terjadi pada hari ke 2 dan pembusukan tubuh mulai terjadi pada hari ke 3. Itu sebabnya meskipun dibangkitkan pada hari ke 4 namun Alkitab sama sekali tidak mencatat tentang orang banyak mencium bau busuk ketika kuburan Lazarus dibuka sebelum dia dibangkitkan.

Sebagian sarjana Kristen mengajarkan bahwa pada hari ketiga para tamu perkawinan di Kana sudah mabok sehingga tidak bisa membedakan air dan anggur. Tentu saja ajaran demikian tolol sekali sebab mabok anggur tidak menjadikan alat pengecap menjadi tumpul dan menghilangkan kemampuan membedakan air dan anggur. Di samping itu, tindakan dan ucapan pemimpin pesta sama sekali tidak menunjukkan dia mabok.

Banyak yang mengajarkan bahwa pesta nikah orang Yahudi berlangsung selama tujuh hari. Tentu saja ajaran demikian ngaco-belo sebab

Pesta orang Yahudi mustahil berlangsung selama tujuh hari karena orang Yahudi tidak mungkin berpesta pada hari Sabat. Itu sebabnya hanya orang TOLOL yang nggak beres pengetahuan Alkitabnya yang mengajarkan pesta perkawinan orang Yahudi berlangsung tujuh hari.

Pemimpin pesta bukan orang yang memimpin tamu-tamu menikmati pesta namun orang yang memimpin para pelayan melayani para tamu. Sebelum pesta berlangsung pemimpin pesta yang baik pasti sudah menghitung semua kebutuhan pestanya termasuk di dalamnya anggur.

“Mereka kehabisan anggur.” Itulah terjemahan ucapan Maria kepada Yesus menurut LAI padahal terjemahan yang lebih baik adalah “Mereka perlu (echo) anggur,” kata Maria. “Apa urusanku hai perempuan? Waktu-Ku belum tiba,” jawab Yesus. Berdasarkan kalimat Maria dan Yesus Andi Halim pun mendongeng bahwa Maria meminta Yesus untuk membuat mukjizat namun Yesus menolaknya. Dongeng tolol sekali.

Yohanes mencatat, yang terjadi di Kana adalah yang pertama. Itu berarti sebelumnya, belum pernah. Karena belum pernah, mustahil Maria minta Yesus mengubah air menjadi anggur sebab dia tidak tahu Yesus bisa mengubah air menjadi anggur. Makanya, MENUDUH Maria menyuruh Yesus mengubah air menjadi anggur adalah fitnah.

Sebelum pesta berlangsung, pemimpin pesta menghitung jumlah anggur yang dimiliki dan menyusun strategi agar anggurnya cukup sampai pesta berakhir. Dia mengetahui jumlah anggur yang dimiliki dengan menghitung (stock opname) atau laporan. Selama pesta berlangsung, para pelayan menaati perintah pemimpin pesta.

Dengan membandingkan sisa anggur dan jumlah anggur yang sudah disajikan sebelumnya. Dengan mengecapnya maka pemimpin pesta pun mengetahui kualitas anggur yang dicicipinya lebih berkualitas dari anggur hari-hari sebelumnya.

Apabila bukan pemimpin pesta, kenapa Maria tahu mereka kekurangan anggur dan memberi perintah dan ditaati para pelayan tanpa mempertanyakannya? Kenapa Yesus menyuruh pelayan menyedok air untuk dicicipi pemimpin pesta, bukan dicicipi Maria yang mengadu kepada-Nya mereka perlu anggur? Karena Maria adalah pemimpin pesta kawin di Kana itu? Benar!

Kerabatku sekalian, kalau mau mencuri anggur di pesta kawin di Kana pastilah mencuri anggur yang baik yang disajikan di awal pesta. Kalau mencuri anggur di awal pesta maka tempat yang paling aman untuk menyembunyikannya adalah tempayan pembasuhan yang ditaruh di dalam rumah. Para tamu yang datang tidak akan menyedok isinya untuk membasuh tangan dan kaki sementara tuan rumah menyangka itu  tempayan-tempayan yang sudah kosong karena airnya sudah habis digunakan untuk membasuh para tamu.

Tempayan anggur bukan tempayan pembasuhan. Tempayan pembasuhan ditaruh di luar rumah di mana airnya digunakan untuk membasuh kaki dan tangan para tamu yang baru datang. Kalau Yesus menyuruh pelayan mengisi tempayan pembasuhan dengan air lalu mengubahnya menjadi anggur maka para tamu pun akan membasuh tangan dan kakinya dengan anggur. Kalau semua tempayan pembasuhan digunakan untuk wadah anggur maka para tamu yang datang tidak akan mendapat air untuk membasuh kaki dan tangannya. Itu sebabnya, kalau mau mengubah air menjadi anggur seharusnya Yesus menggunakan tempayan anggur bukan tempayan pembasuhan. Berdasarkan fakta demikian maka dapat disimpulkan bahwa kekurangan enam tempayan pembasuhan sama sekali tidak mengganggu pelayanan pembasuhan tamu-tamu.

Bila demikian, kenapa Yesus menggunakan tempayan pembasuhan untuk mengubah air menjadi anggur? Karena Yesus sama sekali tidak mengubah air menjadi anggur namun MENEMUKAN anggur yang dicuri dan disembunyikan oleh para pelayan di dalam tempayan pembasuhan. Itu sebabnya pemimpin pesta merasa perlu untuk melaporkan hal demikian kepada mempelai lelaki dengan ucapan, “Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang.”

Mustahil mempelai lelaki yang mengatur pelayan untuk menyajikan anggur yang mana kepada para tamu sebab itulah tugas pemimpin pesta. Itu sebabnya yang dilakukan oleh pemimpin pesta itu bukan menegor mempelai lelaki namun melaporkan tindakan pelayan-pelayannya yang menyembunyikan anggur yang baik sampai sekarang.

125 thoughts on “Misteri Mukjizat Perkawinan di Kana

  1. hadeuuhh,,, katanya ngerti isi alkitab,,tapi kok bisa2nya mengancam ingin mempermalukan,,bukannya disini bebas berkomentar,, Belajar berbesar hati jika ada yg tidak sepaham dan sepikir,,
    Tolong buktikan saja klo memang tertulis air yang diisi oleh pelayan2 ternyata tidak berubah menjadi anggur,,mgkn saudara butuh byk belajar dr terjemahan bahasa asli/bahasa lain…supaya jgn jadi salah tafsir (sekedar saran saja)
    Syalom, Tuhan Yesus m’berkati,,

  2. Kisanak, Mendingan hai hai hanya mengancam. YEsus langsung ambil CAMBUK dan NGAMUK, lho. Ha ha ha ha ….. Bukankah di dalma blog ini hai hai SUDAH membuktikan bahwa yang TERCATAT tidak ada mukjizat air menjadi anggur?

  3. om hai2, mending om usul ke LAI untuk mengbah judul perikop nya dengan “pencurian anggur di Kana” atau “konspirasi perkawinan di Kana” kan lebih bagus hahahahaha…
    bilang sendiri jangan menafsirkan Alkitab sembarangan, om sendiri menafsirkan sampai sengaco-ngaco nya, bilang sendiri kalo Alkitab bilang A harus di tafsirkan A, om sendiri menafsirkan sampe Z, kalo orang jawa bilang “pagi dele sore tempe” klo om bukan tempe lagi, udah sampe kecap hahahahaha
    makanya om, jangan kebanyakan nonton sinetron, pikiran om tambah kacau ntar..atau mungkin yang om baca bukan alkitab tapi haikitab?

  4. Terlalu banyak berimajinasi , seperti sutradara saja. Buat cerita yg heboh. Sakau kali ni si beng beng .

  5. Ahh,,ternyata anda tidak lebih dari sekedar pengkhayal dan tukang mengarang saja,,,
    Baiklah,,semoga saudara tersadar dan bertobat,,, hehehehe…aminn

  6. Kisanak kesel ya? Sakitnya di sini ya? Ha ha ha ha …. Anda merasa KESAL karena MERASA Yesus yang tidak mengubah air menjadi anggur nggak SAKTI? Ha ha ha ha … K’cian dech lu! KMP = Koalisi MENJILAT Pantat juga lu ya? ha ha ha ha ha …

  7. siapa juga yang kesel, aku percaya apa kata Alkitab
    klo aku kesel berarti aku percaya kata om donkkk
    kacian deh loee…
    eh om, yg mencuri anggur siapa? emak loe? ato engkong loe? hahahahaha

  8. Quote:
    – Karena Yesus sama sekali tidak mengubah air menjadi anggur namun MENEMUKAN anggur yang dicuri dan disembunyikan oleh para pelayan di dalam tempayan pembasuhan.

    Pertanyaan:
    – Jika menurut anda Yesus tidak pernah melakukan mujizat mengubah air menjadi anggur tetapi menemukan tempayan anggur yang dicuri, mengapa Yesus harus repot2 menyuruh pelayan mengisi air ke dalam tempayan? Bukankah lebih mudah Yesus menunjukkan dimana tempayan2 anggur curian disembunyikan?
    – Menurut anda kisah perkawinan di kana itu kisah yang benar pernah terjadi atau hanya kisah fiktif?
    – Secara tidak langsung anda ingin mengatakan kisah perkawinan di kana dalam Alkitab tersebut adalah pembualan?

    Quote:
    Mujizat-mujizat yang dilakukan oleh Yesus ada batasnya. Meskipun sering menyembuhkan orang lumpuh NAMUN YESUS TIDAK PERNAH MENUMBUHKAN KAKI ORANG PUNTUNG. Yang kakinya lumpuh bisa disembuhkan NAMUN YANG TIDAK PUNYA KAKI TIDAK BISA DITUMBUHKAN.
    Yesus menjadikan roti dan ikan menjadi banyak NAMUN TIDAK MENGUBAH BATU MENJADI ROTI. Yesus membangkitkan orang mati NAMUN TIDAK MEMBANGKITKAN BANGKAI ALIAS TUBUH YANG SUDAH MEMBUSUK.

    Pertanyaan:
    – Apa anda meragukan KUASA ILAHI Yesus seperti pandangan anda yang saya Caps Lock?
    – Apa anda meragukan / tidak percaya bahwa Yesus jika berkehendak bisa menumbuhkan orang yang tidak punya kaki?
    Menurut saya pasti Yesus punya alasan tersendiri yang kita tidak tahu mengapa Dia tidak melakukan muzijat seperti yang anda inginkan dalam pandangan anda.
    – Apa Yesus harus melakukan mujizat menumbuhkan kaki orang yang buntung atau mengubah roti dari batu atau membangkitkan kembali bangkai yang sudah membusuk sehingga anda baru percaya bahwa KUASA YESUS TIDAK TERBATAS?

  9. yang mencuri tentu saja BAPAKLU yang GOBLOK dan JELEK itu. Ha ha ha ha ha …. EMAK LU yang JELEK namun GENIT itu juga ikutan mencuri lho?! Ha ha ha ha … Pantesan aja lu GOBLOK. Bapak emaknya maling anggur. Ha ha ha ha …

  10. Kalau Yesus langsung TUNJUK, “Maling lu!” Maka yang terjadi bukan Perkawinan di Kana lagi namun TANGKAP dan GEBUKIN maling di Kana.

    kisah perkawinan tidak pernah MENURUT hai hai. Jadi terima saja yang tercatat di dalam Alkitab.

    Orang Kristen selalu bilang “TIDAK ADA yang MUSTAHIL bagi Yesus!” Orang Kristen selalu bilang, “Yesus MAHAKUASA itu sebabnya TIDAK ada yang TIDAK BISA dia lakukan.” Orang Kristen bilang, “Kalau MAU yesus BISA apa saja.” kalau mau HIDUP dengan SLOGAN kosong demikian bolah BOLEH saja. Namun ketahuilah bahwa Yesus bilang secara tidak langsung, “hai hai akan MELAKUKAN yang LEBIH besar dari yang dia lakukan.” Jadi anda PECAYA dong hai hai? Yesus saja MAHAKUASA jadi hai hai yang melakukan yang LEBIH BESAR dari yang yesus lakukan itu apa dong? Ha ha ha ha ha …

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.