Agabus Nabi Palsu


Berkas:Maino St. Agabus standing in front of a clouded sky 110.5 x 90.2 cm.jpgMeskipun dari generasi ke generasi para pengkotbah mengajarkan bahwa Agabus adalah seorang nabi yang mendapat karunia untuk meramal masa depan faktanya Agabus hanya seorang nabi palsu yang menipu jemaat dengan berlagak mampu meramal masa depan dan mendapat wahyu dari Roh Kudus

Pada waktu itu datanglah beberapa nabi  dari Yerusalem ke Antiokhia. Kisah para Rasul 11:27

Seorang dari mereka yang bernama Agabus bangkit dan oleh kuasa Roh ia mengatakan, bahwa seluruh dunia akan ditimpa bahaya kelaparan yang besar. Hal itu terjadi juga pada zaman Klaudius. Kisah para Rasul 11:28
 
Lalu murid-murid memutuskan untuk mengumpulkan suatu sumbangan, sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing dan mengirimkannya kepada saudara-saudara yang diam di Yudea. Kisah para Rasul 11:29

Hal itu mereka lakukan juga dan mereka mengirimkannya kepada penatua-penatua dengan perantaraan Barnabas dan Saulus. Kisah para Rasul 11:30

seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya. Ulangan 18:18

Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban. Ulangan 18:19  

Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama allah lain, nabi itu harus mati.
Ulangan 18:20

Apabila di tengah-tengahmu muncul seorang nabi atau seorang pemimpi, dan ia memberitahukan kepadamu suatu tanda atau mujizat, Ulangan 13:1

dan apabila tanda atau mujizat yang dikatakannya kepadamu itu terjadi, dan ia membujuk: Mari kita mengikuti allah lain, yang tidak kaukenal, dan mari kita berbakti kepadanya, Ulangan 13:2

maka janganlah engkau mendengarkan perkataan nabi atau pemimpi itu; sebab TUHAN, Allahmu, mencoba kamu untuk mengetahui, apakah kamu sungguh-sungguh mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu. Ulangan 13:3

Lalu aku berkata: “Aku tidak mau lagi menggembalakan kamu; yang hendak mati, biarlah mati; yang hendak lenyap, biarlah lenyap, dan yang masih tinggal itu, biarlah masing-masing memakan daging temannya!” Zakaria  11:9

Syarat pertama seorang nabi adalah: Dibangkitkan oleh YHWH (TUHAN) dari antara bangsa Israel. Kepada Zakaria, YHWH bilang Dia tidak mau menggembalakan manusia lagi. Sejak itulah tidak ada lagi nabi yang dibangkitkan-Nya. Yesus tidak membangkitkan nabi namun secara pribadi Dia memanggil dan mengajari serta melatih para rasul-Nya. Yesus tidak pernah memanggil Agabus menjadi murid-Nya. Itulah bukti pertama bahwa Agabus adalah nabi palsu yang menipu jemaat dengan ramalan palsu.

Seorang nabi hanya mengatakan yang diperintahkan oleh YHWH kepadanya untuk dikatakan kepada bangsa Israel sedangkan Agabus sama sekali tidak memberitakan firman TUHAN. Itulah bukti kedua bahwa Agabus adalah nabi palsu yang menipu jemaat dengan ramalan palsu.

Para pengkotbah mengajarkan: Agabus adalah nabi karena ramalannya tepat. Perjanjian Lama mengajarkan bahwa yang ramalannya tepat belum tentu nabi namun yang ramalannya meleset pasti bukan nabi. Meskipun ramalannya tentang bencana kelaparan tepat namun Agabus mengajak orang untuk mengikuti Allah lain yaitu Elohim, bukan mengikuti YHWH. Itulah bukti ketiga bahwa Agabus adalah nabi palsu yang menipu jemaat dengan ramalan palsu.

Pada keesokan harinya kami berangkat dari situ dan tiba di Kaisarea. Kami masuk ke rumah Filipus, pemberita Injil itu, yaitu satu dari ketujuh orang yang dipilih di Yerusalem, dan kami tinggal di rumahnya. Kisah Para Rasul 21:8

Filipus mempunyai empat anak dara yang beroleh karunia untuk bernubuat (propheteuo). Kisah Para Rasul 21:9

Setelah beberapa hari kami tinggal di situ, datanglah dari Yudea seorang nabi bernama Agabus. Kisah Para Rasul Kisah Para Rasul 21:10

Ia datang pada kami, lalu mengambil ikat pinggang Paulus. Sambil mengikat kaki dan tangannya sendiri ia berkata: “Demikianlah kata Roh Kudus: Beginilah orang yang empunya ikat pinggang ini akan diikat oleh orang-orang Yahudi di Yerusalem dan diserahkan ke dalam tangan bangsa-bangsa lain ” Kisah Para Rasul 21:11

Mendengar itu kami bersama-sama dengan murid-murid di tempat itu meminta, supaya Paulus jangan pergi ke Yerusalem. Kisah Para Rasul 21:12

Tetapi Paulus menjawab: “Mengapa kamu menangis dan dengan jalan demikian mau menghancurkan hatiku? Sebab aku ini rela bukan saja untuk diikat, tetapi juga untuk mati di Yerusalem oleh karena nama Tuhan Yesus.” Kisah Para Rasul 21:13

Karena ia tidak mau menerima nasihat kami, kami menyerah dan berkata: “Jadilah kehendak Tuhan!” Kisah Para Rasul 21:14

Maka gemparlah seluruh kota, dan rakyat datang berkerumun, lalu menangkap Paulus dan menyeretnya keluar dari Bait Allah dan seketika itu juga semua pintu gerbang Bait Allah itu ditutup. Kisah Para Rasul 21:30

Sementara mereka merencanakan untuk membunuh dia, sampailah kabar kepada kepala pasukan, bahwa seluruh Yerusalem gempar. Kisah Para Rasul 21:31

Kepala pasukan itu segera bergerak dengan prajurit-prajurit dan perwira-perwira dan maju mendapatkan orang banyak itu. Ketika mereka melihat dia dan prajurit-prajurit itu, berhentilah mereka memukul Paulus. Kisah Para Rasul 21:32

Kepala pasukan itu mendekati Paulus, menangkapnya dan menyuruh mengikat dia dengan dua rantai, lalu bertanya siapakah dia dan apakah yang telah diperbuatnya. Kisah Para Rasul 21:33

Ketika sampai ke tangga Paulus terpaksa didukung prajurit-prajurit karena berdesak-desaknya orang banyak, Kisah Para Rasul 21:35

yang berbondong-bondong mengikuti dia, sambil berteriak: “Enyahkanlah dia!” Kisah Para Rasul 21:36

Apakah kaki dan tangan Paulus diikat oleh bangsa Yahudi lalu diserahkan kepada bangsa asing seperti ramalan Agabus? Tidak! Paulus tidak diikat namun digebukin bahkan akan dibunuh. Kepala pasukan Romawilah yang menghentikan pemukulan dan menyuruh mengikat Paulus dengan dua rantai, namun Paulus tidak diikat kakinya itu sebabnya dia masih bisa berjalan sampai ke tangga. Ramalannya tidak digenapi adalah bukti keempat bahwa Agabus adalah nabi palsu yang menipu jemaat dengan ramalan palsu.

Di Damsyik ada seorang murid Tuhan bernama Ananias. Firman Tuhan kepadanya dalam suatu penglihatan: “Ananias!” Jawabnya: “Ini aku, Tuhan!” Kisah Para Rasul 9:10

Firman Tuhan: “Mari, pergilah ke jalan yang bernama Jalan Lurus, dan carilah di rumah Yudas seorang dari Tarsus  yang bernama Saulus. Ia sekarang berdoa, Kisah Para Rasul 9:11

dan dalam suatu penglihatan ia melihat, bahwa seorang yang bernama Ananias masuk ke dalam dan menumpangkan tangannya ke atasnya, supaya ia dapat melihat lagi.” Kisah Para Rasul 9:12

Tetapi firman Tuhan kepadanya: “Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel. Kisah Para Rasul 9:15

Aku sendiri akan menunjukkan kepadanya, betapa banyak penderitaan yang harus ia tanggung oleh karena nama-Ku.” Kisah Para Rasul 9:16

Benarkah keempat anak perempuan Filipus beroleh karunia bernubuat (propheteuo)? Meskipun tercatat demikian namun sama sekali tidak ada catatan tentang nubuatan mereka. Catatan tentang keempat anak Filipus tidak cukup untuk mengujinya. Bagaimana dengan Agabus?  selain nabi palsu Agabus juga pembual. Roh Kudus tidak bernubuat. Hanya Allah yang bernubuat. Itulah bukti kelima bahwa Agabus adalah nabi palsu yang menipu jemaat dengan ramalan palsu.

Dan sekarang, suruhlah beberapa orang ke Yope untuk menjemput seorang yang bernama Simon dan yang disebut Petrus. Kisah Para Rasul 10:5

Ia menumpang di rumah seorang penyamak kulit yang bernama Simon, yang tinggal di tepi laut.” Kisah Para Rasul 10:6

Dan ketika Petrus sedang berpikir tentang penglihatan itu, berkatalah Roh: “Ada tiga orang mencari engkau. Kisah Para Rasul 10:19

Bangunlah, turunlah ke bawah dan berangkatlah bersama-sama dengan mereka, jangan bimbang, sebab Aku yang menyuruh mereka ke mari.” Kisah Para Rasul 10:20

Aku harus bermegah, sekalipun memang hal itu tidak ada faedahnya, namun demikian aku hendak memberitakan penglihatan-penglihatan dan penyataan-penyataan yang kuterima dari Tuhan. 2 Korintus 12:1

Aku tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau–entah di dalam tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya–orang itu tiba-tiba diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga. 2 Korintus 12:2

Aku juga tahu tentang orang itu, –entah di dalam tubuh entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya– 2 Korintus 12:3

ia tiba-tiba diangkat ke Firdaus dan ia mendengar kata-kata yang tak terkatakan, yang tidak boleh diucapkan manusia. 2 Korintus 12:4

Atas orang itu aku hendak bermegah, tetapi atas diriku sendiri aku tidak akan bermegah, selain atas kelemahan-kelemahanku. 2 Korintus 12:5

Ketika Petrus mendapat penglihatan, Cornelius menjadi saksinya. Sementara Cornelius mendapat penglihatan, Petrus menjadi saksinya. Ketika Paulus mendapat penglihatan, Ananias menjadi saksinya. Sementara Ananias mendapat penglihatan Paulus menjadi saksinya. Ketika Yohanes diajak piknik ke sorga, Paulus menjadi saksinya. Kesaksian Yohanes piknik ke sorga adalah saksi atas penyataan Paulus tentang seseorang yang diajak piknik ke sorga. Siapa yang menjadi saksi penglihatan atau bisikan Roh Kudus kepada Agabus? Tidak ada! Satu saksi tidak sah! Itulah bukti keenam bahwa Agabus adalah nabi palsu yang menipu jemaat dengan ramalan palsu.

Kepada Ananias tentang Paulus Yesus berjanji, “Aku sendiri akan menunjukkan kepadanya, betapa banyak penderitaan yang harus ia tanggung oleh karena nama-Ku.” Alkitab mencatat bahwa Yesus menepati janji-Nya. Janji Yesus tersebut adalah bukti bahwa Roh Kudus mustahil menyuruh Agabus memberitahu Paulus tentang penderitaaan yang akan dialaminya. Itulah bukti kedelapan bahwa bahwa Agabus adalah nabi palsu yang menipu jemaat dengan ramalan palsu.

NB:
blog ini khusus saya dedikasikan untuk Samuel Franklyn untuk melanjutkan apa yagn pernah kami bahas sebelumnya, di SINI.

46 thoughts on “Agabus Nabi Palsu

  1. (28) Seorang dari mereka yang bernama Agabus bangkit dan oleh kuasa Roh ia mengatakan, bahwa seluruh dunia akan ditimpa bahaya kelaparan yang besar. Hal itu terjadi juga pada zaman Klaudius. Kisah Para Rasul 11:28

    Yang jadi pertanyaan ya ko, kenapa di Kisah Para Rasul 11:28 di alkitab, tulisan “Roh” nya kok dikasih huruf besar di awalan? Apa kuasa rohnya si agabus dari atas? Kalo bukan dari atas kan biasanya ditulis dengan huruf kecil, thanx ko

  2. @soltyrei, KITA adalah yang PERTAMA kali mempertanyakan KENABIAN Agabus lalu MENGUJINYA. Para penerjemah LAI percaya bahwa yang DIUCAPKAN oleh AGABUS benar bahwa dia adalah NABI yang mendapat KUASA bernubuat dari Roh Kudus. Itu sebabnya Kata PNEUMA diterjemahkan dengan huruf pertama HURUF besar, agar dipahami sebagai ROH KUDUS. Bahasa Yunani tidak kenal huruf besar dan huruf kecil.

  3. lebih cocok spekulan kali yaa ga perlu tepat2 amat ramalannya yg penting mendekati. Kalah dong sama nostradamus.. Ho ho ho ho

  4. Atas orang itu aku hendak bermegah, tetapi atas diriku sendiri aku tidak akan bermegah, selain atas kelemahan-kelemahanku. 2 Korintus 12:5

    Ketika Yohanes diajak piknik ke sorga, Paulus menjadi saksinya. Kesaksian Yohanes piknik ke sorga adalah saksi atas penyataan Paulus tentang seseorang yang diajak piknik ke sorga

    @haihai, apakah yang di lihat paulus adalah yohanes? Selama ini aku pikir, paulus bersaksi tentang dirinya sendiri..

  5. Pemahaman saya saat ini nabi dalam Perjanjian Baru tidaklah seperti nabi Perjanjian Lama. Sebagai contoh kasus mungkin bisa dipelajari mengenai Silas. Dalam PB Silas disebut sebagai nabi tapi kita tidak pernah membaca nubuatan dari Silas. Kalau Silas disebut sebagai nabi palsu cuma karena tidak pernah bertemu dan mendapat panggilan langsung dari Yesus Kristus maka perlu dipertanyakan kenapa Paulus menerima Silas menjadi rekan pelayanannya. Kalau kita baca definisi nubuat di PB di kitab 1 Korintus 14:3 maka definisi nubuat adalah perkataan yang membangun, menghibur dan menasihati manusia. Sama sekali tidak ada unsur meramalkan hal yang akan terjadi dalam definisi nubuat menurut Paulus.

    Kalau dikatakan Roh Kudus tidak bernubuat maka bagaimana dengan Zakharia di Lukas 1:67 yang bernubuat karena dipenuhi Roh Kudus? Agabus besar kemungkinan adalah nabi palsu tetapi tidak semua orang yang disebut sebagai nabi di PB adalah nabi palsu.

  6. to Haihai ;
    Kalau baca Alkitab ya secara HARAFIAH. Hanya para PENIPU yang mengaku membaca Alkitab secara ROHANIAH. untuk MEMOLES jurus TAFSIRNYA banyak teolog yang mengaku memahami Alkitab secara ROHANIA, dan mengajarkan bahwa Alkitab tidak boleh dipahami secara HURUFiAH. Walaupun kedengaran GAIB namun ajaran demikian adalah SULAP alias PALSU belaka? Kenapa demikian? Karena hanya buku 1001 MiMpi saja yang punya makna ROHANIA alias makna TAFSIR. Alkitab hanya punya makna HURUFIAH.

    Kisanak, apabila KISAH PARA RASUL (KPR) menulis NABI maka anda harus memahaminya NABI. Anda nggak boleh MENAFSIRKANNYA sebagai NABI palsu atau NABI benar. Kenapa demikian? Karena bila KPR ingin anda memahaminya sebagai NABI palsu maka dia akan menulis NABI palsu. Dan bila dia ingin anda memahaminya NABI benar maka dia akan menulis NABI benar. Karena KPR hanya menulis NABI. Itu artinya dia ingin memahaminya sebagai NABI.

    Apabila KPR menulis NABI, maka anda tidak BOLEH menafsirkannya
    menjadi NABI palsu atau NABI benar. Kenapa demikian? Karena bila ingin anda memahaminya sebagai NABI palsu maka KPR akan menulis NABI palsu. Bila dia hendak anda memahaminya sebagai NABI benar maka dia akan menulis NABI benar. Namun KPR menulis NABI, itu artinya anda harus memahaminya sebagai NABI.

    Apabila KPR menulis NABI palsu maka anda tidak boleh MENAFSIRKANNYA menjadi NABI palsu BAAL. Kenapa demikian? Karena bila hendak anda memahaminya sebagai NABI palsu BAAL maka KPR akan menulis NABI palsu BAAL.

    Anda bertanya perlukah MENAFSIRKAN Alkitab? anakku, pertanyaan anda MENUNJUKKAN bahwa anda TIDAK memahami arti KATA TAFSIR dan MENAFSIRKAN sama sekali. Baiklah saya beri tahu anda apa arti kata MENAFSIRKAN. KBBI mencatat:

    MENAFSIRKAN: menangkap maksud perkataan (kalimat dsb) tidak menurut apa adanya saja, melainkan diterapkan juga apa yg tersirat (dng mengutarakan pendapatnya sendiri)

    Kenapa seseorang MENAFSIRKAN ayat Alkitab? Karena NGGAK NGERTI. Bila ngerti MUSTAHIL dia menafsirkan. Nggak NGERTI namun SOK TAHU, itu sebabnya dia MENAFSIRKAN ayat Alkitab. MENAFSIRKAN agar NGERTI. Padahal itu bukan NGERTI namanya namun TAFSIR alias PENDAPATNYA SENDIRI alias PIKIRANNYA SENDIRI, bukan PENDAPAT penulis Alkitab. PENDAPAT penulis alkitab TERTULIS dengan GAMBLANG dan TEGAS sehingga MUSTAHIL ditafsirkan.

    kisanak, bila anda menulis NABI lalu mengharapkan orang-orang yang membacanya menafsirkannya bermacam-macam, itu artinya anda sedang menulis BUKU tafsir 1001 mimpi. hahahahhaaha

  7. @jesse, anda pernah membaca RAMALAN Nostradamus? Sebelutnya nggak ada yang istimewa dengan ramalannya. Yang Istimewa adalah TAFSIRANNYa. ha ha ha ha …

  8. @Juliamt, selama ini memang PARA sarjana Teologi mengajarkan bahwa Paulus BERSAKSI atas dirinya sendiri. Itulah yang dikotbahkan dari atas mimbar gereja dan itu pula yang diajarkan dalam sekolah minggu remaja. Mereka bilang Paulus RENDAH hati itu sebabnya tidak mau menonjolkan diri. Namun yang TERCATAT adalah Paulus bersaksi tentang SESEORANG, SEORANG kristen.Dan kita tahu bahwa orang itu adalah Yohanes.

  9. oh githu ya pak..
    Saya penasaran penafsiran tentang “mabus” itu lho pak.. Ho ho ho ho.
    Memang yg namanya tafsiran bikin penasaran aja.. Maklum org timur pak.. Ho ho ho ho.

  10. @Samuel Franklyn, NABI adalah LIDAH dari YHWH (TUHAN). Itu sebabnya kita harus pahami NABI menurut ajaran Perjanjian Lama. yang dipanggil secara peribadi oleh Yesus bukan NABI namun RASUL. RASUL ada DUA jenis yaitu: Rasul Yesus dan HAMBA Yesus adalah MEREKA yang dipanggil Ketika Yesus belum disalib. Rasul Yesus Kristus HAMBA Allah adalah MEREKA yang DIPANGGIL secara pribadi oleh Yesus setelah dia Naik ke Sorga. Untuk sementara saya mereka adalah PAULUS dan YAKOBUS.

    NABI yang TIDAK dipanggil secara pribadi oleh YHWH (TUHAN) adalah NABI PALSU. Nabi yang TIDAK memebritakan UCAPAN YHWH adlaah nabi PALSU. NABI yang bicara atas nama Allah lain (bukan YHWH) adalah nabi PALSU. Bagaimana dengan NABi-NABI yang ada di Perjanjian baru? bagaimana dengan Simeon dan Hana? apakah keduanya NABI? Keduanya buKAN nabi SEJATI alias bukan NABI yang DIBANGKITKAN oleh YHWH. Namun keduanya disebut NABI (Hana). bisa dikatakan, keduanya adalah NABI PALSU. Nabi PALSU belum tentu JAHAT. Kita lihat NABI palsu yang sembarangan bernubuat HANYA Agabus.

    Apabila kita baca Perjanjian Lama dengan teliti dan hati-hati maka, SEJAK purbakala di Israel ada SEKOLAH NABI. Pertanyaannya adalah MUNGKINKAH mereka yang disebut NABI pada Perjanjian Baru adalah LULUSAN dari SEKOLAH NABI?

    Terbenam gapura-gapuranya di dalam tanah; TUHAN menghancurkan dan meluluhkan palang-palang pintunya. Rajanya dan pemimpin-pemimpinnya berada di antara bangsa-bangsa asing. Tak ada petunjuk dari TUHAN, bahkan nabi-nabi tidak menerima lagi wahyu dari pada-Nya. Ratapan 2:9

    Saya ingat ayatnya ada namun tidak menemukannya, orang-orang TUA harus membunuh anaknya yang MENGAKU dirinya nabi.

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.